PT KAI Luncurkan KA Brawijaya Relasi Gambir-Malang dan KA Kertanegara Relasi Purwokerto-Malang

Dua kereta baru tujuan Malang, Jawa Timur mulai beroperasi pada 10 Maret 2021 kemarin. Meski keduanya milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) tetapi dioperasikan oleh daerah operasional (Daop) 1 Jakarta dan Daop 5 Purwokerto. Kereta ini adalah KA Brawijaya yang berangkat dari Gambir menuju Malang dan KA Kertanegara dari Purwokerto menuju ke Malang.

Baca juga: KA Ekonomi Matarmaja, Kondang Berkat Jadi Latar Film “5 Cm”

KA Brawijaya sendiri merupakan kereta eksekutif dengan total ketersediaan tempat duduk sebanyak 400 kursi. Namun d masa pandemi hanya 280 kursi yang bisa dipesan oleh penumpang.

Kehadiran KA Brawijaya melengkapi KA Gajayana yang juga memiliki relasi Gambir – Malang. Bedanya KA Brawijaya pada pengoperasiannya tidak melalui Purwokerto – Yogyakarta tetapi akan melalui Cirebon, Semarang dan Madiun.

Sedangkan KA Gajayana melalui Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta dan Madiun. Kereta Brawijaya terdiri dari delapan kereta eksekutif dan memiliki ruang isolasi sementara jika ada penumpang yang memiliki gejala Covid-19.

“Kemudian penumpang dengan gejala tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yang memiliki pos kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Selain itu, dalam perjalanan juga akan ada penyemprotan desinfektan setiap 30 menit sekali pada area dan perangkat yang sering disentuh banyak orang,” ujar KA Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dari siaran pers.

Sedangkan KA Kertanegara yang beroperasi dari Purwokerto menuju Malang memiliki delapan kereta dalam satu rangkaian di mana lima diantaranya kereta eksekutif dan tiga lainnya kereta ekonomi. Kereta ini memiliki kapasitas 490 kursi dengan 250 di kereta eksekutif dan 240 di kereta ekonomi.

“Dengan layanan kelas yang variatif, diharapkan dapat mengakomodir semua segmen pelanggan untuk menentukan kelas layanan yang ingin dipilihnya,” ujar PYMT manajer Humas Daop 5 Purwokerto Hendra Wahyono.

Dia menambahkan, meski penumpang bisa memilih kelas, kursi yang tersedia hanya 70 persen selama masa pandemi yang mana ini sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

“Untuk optimalisasi pendapatan angkutan penumpang dengan memanfaatkan idle searbpada relasi tertentu, makan akan diberlakukan pula tarif khusus pada KA Kertanegara yang bisa dipesan dua jam sebelum keberangkatan kereta,” ujar Hendra.

Baca juga: Sempat Mengular, KA Gajayana Priority Kini Berganti Menjadi Luxury

Untuk diketahui, kehadiran dua kereta ini tidak akan menggantikan kereta lainnya yang sudah beroperasi sebelumnya.

Antonov An-124 Terasa ‘Istimewa’ di Yogyakarta, Tapi Sudah ‘Biasa’ di Makassar

Rabu, 10 Maret 2021, ada sesuatu yang spesial di ruang udara Yogyakarta, pasalnya hari itu, untuk pertama kalinya mendarat pesawat raksasa di bandara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Yang mendarat tak lain adalah pesawat angkut kargo Antonov An-124 100M Ruslan, sudah barang tentu pesawat dengan berat kosong 175 ton ini tak mendarat di Bandara Adi Sucipto.

Baca juga: Antonov An-124 Terbangkan Kereta Cepat Maglev Sejauh 7.500 km

Seperti sudah banyak diwartakan, Antonov An-124 berhasil mendarat dan tinggal landas di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo. Bagi PT Angkasa Pura I selaku pengeloka Bandara YIA, kesuksesan melayani operasional pesawat terbesar kedua di dunia tersebut menunjukkan kualitas fasilitas sisi udara (runway dan apron) Bandara YIA yang memang terbaik.

Pesawat Antonov An-124 100 tiba dari Bandara Sultan Ismail Johor Baru Malaysia berhasil mendarat dengan mulus di YIA pada pukul 09.42 WIB dan sukses lepas landas menuju Colombus Amerika Serikat pada pukul 16.55 WIB. Pesawat ini mengangkut 62 ton kargo berisi komoditas wire harness (kabel). Penerbangan ini menjadi penerbangan ekspor kargo yang pertama kali menggunakan pesawat Antonov. Pesawat Antonov 124-100 sendiri merupakan pesawat kargo berbadan besar terbesar kedua di dunia buatan Ukraina yang memiliki kapasitas muatan hingga 150 ton.

Bila An-124 terasa istimewa saat tiba di YIA, maka sejatinya kedatangan An-124 sudah menjadi hal yang biasa di bandara lain, seperti di Bandara/Lanud Hasanuddin Makassar, An-124 kerap wara-wiri saat mengirimkan material dan komponen bagi jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 yang menjadi aset Skadron Udara 11.

Saat jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU membutuhkan perawatan berat (overhaul) di Belarusia, maka baik pengiriman dan penerimaannya menggunakan jasa Antonov An-124. Sebagai informasi, Su-27/Su-30 dimasukkan ke dalam ruang kargo dengan kondisi ‘dilepas’ beberapa bagiannya, seperti sayap tengah, sayap ekor dan ekor tegaknya.

Dikutip dari Indomiliter.com, meski pada dasarnya adalah pesawat angkut sipil, An-124 punya sebutan dengan kode NATO sebagai Condor. Pesawat yang terbang perdana pada 24 Desember 1982 ini punya panjang 69,10 m dan berat kosong mencapai 175 ton. Payload An-124 mampu mengangkut berbagai bawaan yang cukuo besar dengan total mencapai 150 ton. Kapasitas payload yang dibawa An-124 lebih besar 25 persen daripada yang dapat dibawa C-5A Galaxy.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Pesawat ini mengandalkan 4 buah mesin Turbofan model Ivchenko-Progress ZMKB D-18T sebagai daya dorongnya. Ibarat kapal ferry Ro-Ro, An 124 dilengkapi dengan dua buah “Cargo Door” yang terdapat pada ekor dan hidung. dengan menggunakan sistem hidrolik, pintu muatan bisa membuka dengan lebar untuk akses keluar masuk barang.

Sejak terbang perdana pada 1982, sampai 2004 sudah 55 unit An-124 yang telah diproduksi. Meski beberapa kali sempat tersiar kabar di Rusia mengenai kemungkinan pemroduksian kembali Ruslan, rencana itu sepertinya sulit terealisasi karena Biro Desain Antonov terletak di Ukraina, yang notabene kini menjadi lawan berat Rusia yang didukung NATO.

Antonov An-124 dikembangkan oleh Soviet Design Bureau OKB Antonov yang sekarang bernama Antonov ASTC, sebuah pabrikan pesawat terbang asal Ukraina yang dikenal sebagai pencetak pesawat terbang raksasa.

Baca juga: Hari Ini, 32 Tahun Lalu, Pesawat Kargo Terbesar di Dunia Antonov An-225 Mriya Terbang Perdana

An-124 didesain sebagai pesawat militer Angkut strategis, mulai dari helikopter, pesawat ringan, tank, dan berbagai bawaan militer lainya mampu dibawa pesawat ini. Dengan kapasitas bahan bakar penuh (348.740 liter) dan minium payload, diatas kertas An-124 dapat terbang sejauh 14.000 km (ferry flight) pada kecepatan jelajah 865 km per jam.

Hari ini, 17 Tahun Lalu Bom Meledak di Kereta Komuter Spanyol dan Tewaskan 192 Penumpang

Tepat 11 Maret 2004 atau 17 tahun lalu serangan bom guncang kota Madrid di Spanyol yang menewaskan 192 orang dan lebih dari dua ribu orang luka-luka. Ledakan tersebut terjadi di dalam empat gerbong kereta komuter Cercanías ini semacam KRL Jabodetabek.

Baca juga: Akibat Ledakan Tabung Gas Saat Memasak, 70 Orang Tewas di Dalam Kereta Tezgam Express

Para korban jiwa berasal dari berbagai negara di Eropa yakni Spanyol, Rumania, Kuba, Chili, Kolombia, Republik Dominika, Ekuador, Guinea Bissau, Honduras, Maroko, Peru dan Polandia. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, bom-bom yang diledakkan diidentifikasi dan diketahui diledakkan melalui telepon selular.

Insiden ini kemudian bukan hanya mengakibatkan ratusan orang tewas dan ribuan terluka, tetapi penumpang yang selamat pun memperlihatkan sorot mata yang ketakutan. Petugas kemudian melakukan upaya penyelamatan penumpang yang tewas serta terluka.

Banyak dari mereka yang bajunya berlumuran darah ataupun compang-camping. Bahkan kondisi kereta yang meledak sangat mengenaskan, karena badan gerbong ringsek dan hangus. Selain itu, ceceran darah serta potongan tubuh bercampur dengan puing-puing. Awalnya pemerintah Spanyol menuduh ledakan bom tersebut adalah perbuatan dari kelompok militan Basque (Euskadia Ta Askatasuna (ETA)).

Namun tuduhan itu dibantah pimpinan ETA, Batasuna, dan menuduh “kelompok perlawanan Arab” di balik peledakan. Meski begitu, pemerintah Spanyol tidak menampik adanya pelaku lain dari pengeboman tersebut. Terlebih setelah polisi menemukan sebuah mobil van berisi tujuh detonator dan sebuah tape recorder berbahasa Arab di sebuah kota dekat Madrid.

Selain itu juga ada sebuh surat dari sebuah kelompok yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda yang mengaku bertanggung jawab atas peledakan bom tersebut. Sayangnya, tidak ada bukti asli dari surat yang ditujukan kepada Abu Hafs dari Brigade al- Masri, sebuah kelompok yang berhubungan dengan Al Qaeda.

Selain bertanggung jawab atas serangan itu, Al Qaeda saat itu juga menegaskan kembali ancaman serangan berikutnya. Hal itu seperti dimuat dalam surat kabar berbahasa Arab yang berbasis di London, Al-Quds Al-Arabi.

Baca juga: 20 Tahun Lalu, Ledakan Beruntun Terjadi di Metro Manila, Korban Tewas Terbanyak di Stasiun Blumentritt

Ini merupakan serangan teroris terburuk yang pernah dialami Spanyol, jauh lebih keji dari serangan teroris Euskadi Ta Askatasuna (ETA) pada 1987, di sebuah supermarket di Barcelona yang menewaskan 21 orang dan melukai 40 orang lainnya. Selain itu juga peristiwa ini serangan teroris terparah di Eropa setelah peristiwa Lockerbie pada 21 Desember 1988). Konon ada tiga belas bom yang mana sepuluh di antaranya meledak.

Update Misteri Hilangnya MH370, Ahli Sebut Pesawat Jatuh Gegara Kehabisan Bahan Bakar!

Misteri hilangnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 terus menjadi buah bibir seantero dunia. Banyak teori mengiringi hilangnya pesawat, seperti pilot bunuh diri bersama para penumpang di tempat yang jauh dari daratan agar tak ditemukan dan selalu dikenang, ditembak, dibajak, dan lain sebagainya.

Baca juga: Empat Tahun Pasca Hilangnya MH370, Malaysian Airlines Rilis Laporan Investigasi

Terbaru, pesawat diduga kehabisan bahan bakar setelah terbang tanpa arah selama tujuh jam, sebelum akhirnya jatuh ke laut dengan kecepatan tinggi tanpa bisa dikendalikan pilot.

Dilansir thesun.ie, dugaan tersebut muncul setelah para ahli mempelajari puing spoiler diduga pesawat Boeing 777-200ER Malaysia AirlinesMH370 yang ditemukan di Afrika Selatan. Para ahli berpendapat, kerusakan yang terdapat pada puing spoiler tersebut mengindikasikan pesawat itu meluncur dengan kecepatan tinggi dalam kondisi kehabisan bahan bakar sebelum berakhir di laut.

Pesawat kehabisan bahan bakar karena terbang ke arah yang salah, entah itu karena disengaja atau tidak. Besar kemungkinan secara tidak sengaja. Barulah setelah tujuh jam, pilot baru sadar bahwa pesawat menuju rute yang salah dan sudah berada jauh di tengah lautan sehingga semuanya terlambat.

Ada pula dugaan bahwa pilot sudah mati atau setidaknya dalam kondisi tak sadarkan diri saat situasi genting ini berlansung. Tak disebutkan dengan jelas penyebab mengapa ia pingsan atau meninggal. Pesawat pun akhirnya meluncur dan menyelam bebas ke kedalaman sekitar 40.000 kaki dalam penyelaman hantu (ghost dive) tanpa adanya kontrol dari pilot.

Lagi-lagi, ini hanya teori, tanpa bisa dipastikan kebenarannya mengingat black box pesawat masih belum ditemukan.

Kendati sudah dilakukan berbagai cara untuk menemukan pesawat yang hilang pada 8 Maret 2014 tersebut dan belum berhasil, para peneliti secara independen terus coba mengungkap penyebab hilangnya MH370.

Pada akhir Januari lalu, seorang wartawan atau jurnalis investigas asal Perancis, Florence de Changy, dalam bukunya, The Disappearing Act: The Impossible Case Of MH370, mengklaim pesawat jatuh akibat terkena senjata laser, jet tempur, atau rudal. Pesawat terpaksa ditembak lantaran membawa muatan atau kargo terlarang. Tetapi, tak disebutkan dengan jelas muatan apa yang dimaksud.

Baca juga: Hipotesa Baru Misteri MH370: Kopilot Sempat Ambil Kendali Penuh dan Arahkan Pesawat Kembali ke Malaysia

Peneliti independen lainnya dari Amerika Serikat (AS), Victor Iannello, Bobby Ulich, Richard Godfrey, dan Andrew Banks, lebih berfokus pada dimana pesawat berada dan mengapa pencarian sepanjang tahun 2014-2018 oleh tim pancarian asal Australia dan lainnya tidak membuahkan hasil.

Hasil dari penelitian keempatnya menunjukkan bahwa jam-jam terakhir penerbangan berada di selatan di Samudera Hindia sepanjang E93.7875 ° bujur, yang cocok dengan lingkaran besar antara titik jalan BEDAX (sekitar 100 NM barat dari Banda Aceh, Sumatra) dan kutub selatan. POI diperkirakan terletak dekat dengan busur ke-7 di sekitar garis lintang S34.4 °. Jaraknya sekitar 1.800 km di sebelah barat Dunsborough, Australia Barat.”

Lima Kota Baru Akan Terhubung dengan Jariangan Lufthansa Express Rail

Jaringan Lufthansa Express Rail pada paruh kedua tahun ini akan menggunakan kereta sprinter ekstra cepat. Selain itu juga Jerman Rail atau DB dan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa juga mengumumkan rencana untuk menghubungkan lima kota lagi ke jaringan Lufthansa Express Rail.

Baca juga: Kamboja Punya Kereta Bandara yang Unik, Mirip Railbus Batara Kresna di Solo

Dilansir KabarPenumpang.com dari railjournal.com (9/3/2021), layanan ini akan diperluas ke Bandara Frankfurt dari Hamburg ke Munich mulai Juli dengan tambahan ke bandara Berlin, Bremen dan Münster mulai Desember. Penambahan ini juga bertepatan dengan peluncuran sprinter baru yang akan mengurangi waktu tempuh dari Munich ke Cologne menjadi kurang dari empat jam.

Ada pula dua layanan pulang pergi harian tanpa perhentian perantara akan diperkenalkan dari Munich dan Nuremberg ke Bandara Frankfurt, yang selanjutnya mengurangi waktu perjalanan hingga setengah jam. DB dan Lufthansa telah menawarkan 134 layanan harian dari 17 kota ke Bandara Frankfurt, menyusul perluasan skema sebelumnya pada Juli 2020 untuk memasukkan layanan ke dan dari Hannover, Leipzig dan Basle.

“Dengan inisiatif ini kami memperkuat tawaran mobilitas di Jerman dan juga lokasi bisnis domestik. Dengan menghubungkan transportasi kereta api dan udara secara cerdas, kami menawarkan pelanggan kami rantai perjalanan yang mulus dan nyaman. Mobilitas jaringan dan terintegrasi menguntungkan konsumen dan lingkungan,” kata Harry Hohmeister, anggota dewan eksekutif Deutsche Lufthansa.

Dewan direksi DB, Berthold Huber mengatakan, kerja sama yang baik kini berubah menjadi kemitraan komprehensif yang belum pernah ada antara Lufthansa dan DB. Dia menyebutkan, pada akhir tahun, DB akan membangun jaringan bandara terbesar di Jerman sehingga lebih dekat lagi dengan rel kereta api dengan koneksi sprinter baru.

Mitra juga mengumumkan peningkatan layanan lainnya yakni mulai April, kereta sekarang dapat dipesan selama penerbangan lanjutannya yang terkait. Penumpang Lufthansa Express Rail juga akan memiliki akses ke jalur cepat di pos pemeriksaan keamanan ketika lalu lintas bandara meningkat lagi.

Baca juga: Landas Pacu di Bandara ini ‘Dipotong’ oleh Jalur Kereta! 

Selain itu, saat mendarat di Bandara Frankfurt, bagasi penumpang Express Rail akan diutamakan. Layanan tersebut akan mempertahankan fitur yang termasuk pada layanan Lufthansa Express Rail lainnya seperti kursi yang dipesan di kereta, keamanan koneksi, kredit jarak tempuh untuk perjalanan kereta serta perjalanan kelas satu dan akses ke lounge DB untuk pelanggan bisnis dan kelas satu. Fitur lainnya juga akan ditambahkan di masa mendatang.

Bus dan Kereta Tetap Nyalakan Pendingin Meski Suhu di Luar Dingin, Apa Alasannya?

Pendingin udara atau AC dalam angkutan umum selalu dinyalakan meski cuaca di luar cukup dingin. Apa alasan pendingin udara ini dinyalakan? Apakah penumpang di dalam tidak akan beku atau menggigil? Pertanyaan ini kerap kali terlontar dari para penumpang.

Baca juga: Tips Ini Bisa Bantu Hilangkan Udara Panas Dalam Kabin Mobil

Ternyata ada alasan pasti pendingin udara dinyalakan meski cuaca diluar cukup dingin. KabarPenumpang.com melansir laman thesource.metro.net, mendapatkan bahwa alasan utamanya adalah karena bus dan kereta api merupakan ruangan yang tertutup. Sehingga sistem HVAC (pemanas, ventilasi dan pendingin udara) harus tetap digunakan untuk memastikan sirkulasi udara yang tepat untuk semua orang di dalamnya.

Bahkan ketika cuaca dingin, bus dan kereta api bisa menjadi pengap dan hangat apalagi ketika banyak penumpang di dalamnya dan menghasilkan panas serta bernafas pada saat yang sama. Alasan lainnya adalah untuk mempertahankan pendingin udara tetap kering. Sebab, interior yang hangat dan lembab cenderung mendorong pertumbuhan bakteri dan membantu menghasilkan bau yang lebih kuat.

Tak hanya itu, suhu untuk area penumpang juga sudah ditentukan sebelumnya di berbagai divisi bus atau kereta api metro. Ini biasanya ditetapkan untuk mengakomodasi penumpang rata-rata. Hal tersebut diterapkan juga agar ketika bus terisi penuh ataupun tidak penuh, yang pada intinya agar semua penumpang merasa nyaman.

Suhu dalam bus atau kereta juga terus dipantau dan diatur berdasarkan suhu aktual dalam kendaraan. Tetapi penumpang di dalam bus akan merasa suhu lebih dingin ketika ada lebih sedikit penumpang di dalamnya apalagi ketika ada yang turun meninggalkan bus.

Namun kemudian bagaimana jika suhu di dalam terlalu dingin atau terlalu hangat? Penumpang bisa memberitahu operator bus atau kereta api dan mereka akan menyesuaikan suhu dalam kisaran yang sudah ditentukan sebelumnya. Mereka juga bisa mematikan sistem kontrol iklim sepenuhnya jika situasi memerlukannya.

Baca juga: Kereta Uap Kalimantan, Pelancong Diajak Jelajah Hutan Borneo Tanpa Pendingin Udara

Tetapi yang perlu diingat bahwa apa yang panas atau dingin untuk seorang penumpang yang satu bisa berbeda dengan yang dilaporkan oleh penumpang lainnya. Bahkan para operator bus atau kereta akan membuat penumpang nyaman dengan memberikan yang terbaik kepada sebanyak mungkin orang sambil mempertahankan lingkungan yang paling optimal.

Abdulaziz bin Ibrahim, Masinis Pertama Arab Saudi Tutup Usia di 96 tahun

Seorang masinis kereta pertama Arab Saudi, Abdulaziz bin Ibrahim Al Dariwish diwartakan meninggal di usia 96 tahun. Dia mulai mengemudikan lokomotif di jalur pertama kereta api Arab Saudi antara Riyadh dan Dammam yang dibuka pada 1951 lalu. Al Dariwish menjadi masinis setelah pekerjaan tersebut sebelumnya terbatas untuk orang Amerika.

Baca juga: Elena Chukhnyuk, Eksis di Perang Dunia II, Inilah Masinis Wanita di Lokomotif Uap

KabarPenumpang.com melansir gulfnews.com (1/3/2021), Arab Saudi sendiri saat ini berada di jalur yang tepat untuk mengembangkan jaringan relnya. Ini sebagai bagian dari dorongan seluruh GCC untuk meningkatkan transportasi regional dengan kereta Haramain berkecepatan tinggi yang beroperasi pada kapasitas hampir penuh.

Selain itu Metro Riyadh yang memperpanjang jalur sepanjang 800 km pun hampir selesai dibangun. Proyek-proyek semacam itu membantu negara bergerak untuk mewujudkan tujuan Visi 2030, dengan transportasi sebagai pendorong utama kebangkitan ekonomi yang akan terjadi saat ekonomi Kerajaan menjauh dari ketergantungannya pada minyak.

Untuk diketahui, jalur kereta api pertama Arab Saudi diresmikan oleh pendiri Raja Abdul Aziz dan almarhum Raja Saud, yang memasang paku hingga mil terakhir di jalur dari Dammam ke Riyadh. Haramain High Speed ​​Railway adalah proyek lain yang diluncurkan pada tahun 2018 oleh Raja Salman jalur 450 km berteknologi tinggi dan canggih yang menghubungkan lima stasiun antara Madinah dan Makkah dengan kecepatan 300 km per jam.

Jalur Utara-Selatan Saudi, yang dibuka pada 2017, menambah 800 km lagi dari wilayah Al Jawf ke Riyadh pada November, memperkenalkan kereta malam dengan gerbong tidur yang pertama di negara itu. Pembangunan metro Riyadh, membentang sepanjang 176 km yang melayani 85 stasiun di enam jalur, juga sedang berjalan, dengan rencana untuk Otoritas Pembangunan Riyadh untuk memulai operasi dan commissioning secara bertahap.

Ada rencana untuk menambahkan lebih banyak jalur ke rel kereta api di masa depan, dengan koneksi antara Yanbar Industrial City dan Pelabuhan Raja Abdullah di Laut Merah, serta jembatan darat sepanjang 1.150 km yang menghubungkan pantai timur Kerajaan dengan pantai baratnya. Proyek kereta api GCC di Saudi akan mencakup 628 km dari rencana kereta api Teluk, menghubungkan negara itu ke Bahrain.

Baca juga: Asaad Namroud, Saksi Sejarah Bahwa Jaringan Kereta di Lebanon Pernah Besar dan Eksis

Politeknik Kereta Api Saudi didirikan, berbasis di Buraidah Al Qassim, untuk melatih pengemudi, teknisi sinyal, perwakilan layanan pelanggan stasiun, dan orang lain yang berencana untuk bekerja di proyek semacam itu.

Demi Hidupi Keluarga, Wanita ini Jadi yang Pertama Kemudikan Bajaj di Somalia

Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret mengingatkan banyaknya kaum hawa yang berjuang untuk kehidupan bangsa maupun keluarga mereka. Seperti salah satunya perempuan asal Somalia yang merupakan wanita pertama yang mengemudikan taksi roda tiga yang disebut Bajaj di jalan-jalan ibu kota konservatif Somalia (Mogadishu) di mana kendaraan tersebut selama ini dikemudikan oleh pria.

Baca juga: Sambut Hari Perempuan Internasional, Dua Stasiun di India Hadirkan Vending Machine “Pembalut”

Wanita tersebut adalah Saynab Abdikarin yang percaya bahwa apa pun pekerjaan yang dilakukan pria, wanita juga bisa melakukannya. Ibu dari lima anak ini mengemudikan Bajaj di Mogadishu demi menghidupi anak-anaknya setelah suaminya meninggalkan mereka sepuluh bulan lalu. KabarPenumpang.com melansir aljazeera.com (7/3/2021), dia tidak memiliki siapa-siapa untuk mendukungnya.

“Jika salah satu anak saya tidak enak badan, saya tidak punya siapa-siapa untuk membantu saya. Saya bekerja untuk mendukung anak-anak saya. Saya banyak mengalami tantangan dari ketidaksetujuan sosial hingga yang lainnya,” ungkap Saynab.

Bahkan para pengemudi bajaaj ini pun cukup membahayakan bagi para pria. Di mana pada April 2019, tiga orang tewas ketika pasukan keamanan melepaskan tembakan selama protes yang membuat ratusan pengemudi turun ke jalan kota atas pembunuhan seorang operator becak oleh seorang petugas keamanan. Pengemudi becak juga terjebak dalam serangan oleh kelompok bersenjata al-Shabab, yang pejuangnya sering menargetkan pos pemeriksaan keamanan di Mogadishu.

Belum lama ini, tepatnya pada 13 Februari, setidaknya tujuh pengemudi becak terluka di sebuah pos pemeriksaan selama pemboman bunuh diri. Adanya hal tersebut, pemerintah kemudian menutup beberapa jalan di Mogadishu dan ini membuat Saynab dan rekan pengemudi bajaaj lainnya rugi secara finansial.

“Ketika jalan ditutup, itu menjadi masalah,” kata Saynab.

Meski begitu, kehadiran wanita 28 tahun tersebut menjadi pengemudi bajaaj ternyata didambakan oleh para penumpang wanita yang menyambut kedatangannya.

“Saya memilih dia karena dia perempuan, Saya memilih dia karena saya ingin mendorongnya,” kata Safiya Ali.

Seorang pemilik toko di distrik Hodan Mogadishu, Safiya mengatakan dia tidak pernah lebih bahagia di dalam taksi.

“Saya ingin wanita lain juga naik bajaajnya dan lebih menyemangatinya,” katanya.

Tapi Safiya mengatakan dia “sangat” mengkhawatirkan keselamatan Saynab, terutama saat dia bekerja setelah matahari terbenam. Sebab keamanan di Mogadishu bisa menjadi buruk. Apalagi rasa tidak aman adalah perhatian semua pengemudi bajaaj di Mogadishu dan seperti rekan prianya. Saynab mengatakan ada lingkungan tertentu yang dia hindari, terutama pada malam hari.

“Anda bisa dirampok atau terbunuh. Saya lebih suka bekerja di pusat kota,” katanya sembari menyebut beberapa daerah yang tidak akan dikunjunginya.

Petugas polisi sering menyulitkan pengemudi becak di banyak pos pemeriksaan yang menghiasi kota tepi pantai, tetapi Saynab mengatakan menjadi seorang wanita telah menguntungkannya ketika berurusan dengan petugas keamanan. Dia mengaku karena seorang wanita, kebanyakan tentara tidak menghentikan dirinya dan tidak mengganggu.

Dia menyebutkan bahwa mereka mengerti bahwa saya adalah seorang ibu yang bekerja untuk menghidupi keluarga. Dia mengaku para tentara itu mengerti dirinya seorang ibu yang bekerja untuk menghidupi keluarga dan memperlakukan Saynab dengan hormat. Pengemudi pria juga menyambutnya dan mengatakan mereka senang seorang wanita akhirnya bergabung dengan industri mereka.

Baca juga: Merasa Tak Langgar Norma, Ibu Lima Anak Jadi Pengemudi Taksi Wanita Pertama di Jalur Gaza

“Senang sekali melihat seorang wanita bekerja sebagai tukang becak. Saya ingin memberi tahu semua gadis untuk bekerja dan tidak bergantung pada siapa pun. Saya juga ingin memberi tahu semua remaja putra bahwa ada pekerjaan, bahwa mereka dapat menemukan pekerjaan seperti Saynab,” kata Noor Aden Isse.

Honeywell Kembangkan Mesin Pesawat Listrik-Hybrid

Perjalanan udara disinyalir menyumbang antara 2-3 persen dari emisi karbon dunia. Karenanya, berbagai perusahaan berlomba untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan atau rendah karbon. Salah satunya ialah Honeywell Aerospace.

Baca juga: Inilah Dornier D328eco, Pesawat Hybrid-Listrik Deutsche Aircraft Berteknologi Pilot Tunggal

Dilansir Simple Flying, melalui program Honeywell Green Jet Fuel, perusahaan yang bermarkas di Phoenix, Amerika Serikat (AS), itu berencana mengembangkan mesin pesawat listrik-hybrid. Mesin ini nantinya akan memusatkan sistem baru yang inovatif di sekitar generator turbo kecil tapi kuat dengan bahan bakar biofuel.

Meskipun mesin didesain akan lebih kecil dari yang sudah ada, namun, kekuatannya bisa mencapai dua kali lipat. Selain itu, Honeywell juga akan menggabungkan turbogenerator dengan unit daya tambahan (APU) HGT1700 untuk membentuk sistem sumber daya penuh, sebuah terobosan brilian mengingat mesin dan APU merupakan dua hal berbeda namun akan lebih sempurna bila digabungkan.

Kendati dibuat khusus untuk pesawat listrik-hybrid, tetapi, desainnya yang jauh lebih kecil dari mesin pada umumnya juga memungkinkan mesin tersebut digunakan di kendaraan nirawak, seperti mobil atau taksi terbang, taksi drone, pesawat komuter, dan lain sebagainya.

“Ada kebutuhan inheren untuk tenaga listrik dan hibrida-listrik karena segmen mobilitas udara perkotaan mulai terbentuk dan kendaraan udara nirawak (UAV) mulai beroperasi. Turbogenerator kami menyediakan paket yang aman dan ringan untuk melayani segmen yang sedang berkembang ini, dan kami merancang solusi kami untuk memenuhi kebutuhan unik pelanggan yang mengembangkan kendaraan udara di masa depan,” kata Stephane Fymat, juru bicara Honeywell Aerospace.

Bil tak ada aral melintang, penerbangan demonstrasi menggunakan mesin turbogenerator akan dimulai pada kuartal III 2021 atau sekitar bulan Juli-September.

Selain mengembangkan mesin untuk pesawat listrik-hybrid, Honeywell diketahui juga tengah mengembangkan mesin turbofan generasi terbaru bersama Lembaga Penerbangan dan Antarikasa Nasional Amerika Serikat (NASA).

Baca juga: Prototipe Kedua Pesawat Listrik-Hybrid Terbesar di Dunia Ampaire Electric EEL Sukses Mengudara

Mesin ini disebut dapat mencapai tingkat ekstraksi daya hingga empat kali lipat dari tingkat ekstraksi daya mesin pesawat tercanggih saat ini. Tak hanya itu, pada saat yang sama, mesin itu juga membakar bahan bakar hingga 10 persen lebih sedikit atau 10 persen lebih hemat.

Bersama Honeywell, NASA fokus untuk “melakukan pengembangan dan pengujian teknologi pada turbin bertekanan rendah yang canggih”. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk “menetapkan dasar ekstraksi daya turbofan sambil juga mengembangkan alat prediksi komputasi.”

Pramugara dan Pilot Baku Hantam di Toilet Saat Pesawat Mengudara, Tangan dan Gigi Patah!

Malang betul nasib pramugara satu ini. Alih-alih mendapat penerbangan yang aman dan nyaman, ia justru harus menerima kenyataan pahit dimana tangannya dibuat patah oleh sang pilot saat terlibat baku hantam di kamar mandi pesawat yang tengah mengudara. Sebaliknya, pilot kehilangan sejumlah gigi dalam insiden tersebut.

Baca juga: Pukul Penumpang Wanita, Pilot Ini Langsung Kena Skorsing Seminggu

Dilansir newshub.co.nz, kronologi kejadian di pesawat maskapai Donghai Airlines pada 20 Februari lalu sebetulnya bermula dari hal sepele. Ketika itu, pesawat maskapai asal Cina, dengan nomor penerbangan DZ6297, itu berjarak sekitar 50 menit dari bandara tujuan di Xian, Cina. Seluruhnya berjalan normal sampai akhirnya pilot hendak menggunakan toilet terdekat dari kokpit.

Sayangnya, ia datang nyaris bersamaan dengan penumpang first class yang juga ingin menggunakan toilet. Karena merasa lebih berhak, pilot yang tak disebutkan namanya itu mengusir penumpang dan memintanya kembali ke kursi, namun penumpang tak menggubrisnya.

Sebelum menggunakan toilet, ia memanggil pramugara yang dianggapnya tidak becus bekerja. Tak hanya itu, tindakan pramugara membiarkan toilet digunakan penumpang first class lebih dahulu ketimbang dirinya juga dianggap membahayakan penerbangan.

Merasa tak bersalah, pramugara membela diri dengan mengeluarkan beberapa argumen. Di sinilah perkelahian antar dua petugas di pesawat yang tengah mengudara bermula. Mendengar pembelaan dari pramugara, pilot naik pitam dan langsung memukulnya. Baku hantam pun terjadi.

Disebutkan, perkelahian itu menjalar hingga ke toilet. Lantas, siapa pemenangnya? Tentu tidak ada atau kata pepatah menang jadi arang kalah jadi abu. Keduanya mengalami luka-luka. Pramugara dilaporkan mengalami patah tangan dan pilot kehilangan sejumlah gigi.

Dalam sebuah pernyataan, maskapai menyebut keduanya telah diskors sampai proses penyelidikan internal selesai. Nantinya, bilapun keduanya diizinkan kembali bekerja, mereka tidak akan ditugaskan dalam penerbangan yang sama.

“Perusahaan sangat mementingkan argumen di antara kru pesawat selama penerbangan dan melakukan verifikasi internal yang ketat. Staf yang terlibat baku hantam telah ditangguhkan (dari) pekerjaan mereka untuk memastikan keselamatan penerbangan,” kata maskapai dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Mabuk dan Ngamuk Gegara Diputusin Pacar, Wanita ini Pukul Jendela Pesawat Sampai Retak

“Ketika karyawan akhirnya kembali bekerja, mereka tidak akan diizinkan untuk beroperasi pada penerbangan yang sama satu sama lain,” lanjutnya.

Selain terjadi di Cina, aksi barbar pilot juga pernah terjadi di Amerika Serikat (AS). Pada April 2017 lalu, seorang pilot maskapai Delta Airlines dilaporkan telah memukul seorang penumpang wanita yang sedang berkelahi dengan penumpang lainnya. Akibat perlakuannya itu, ia diberikan sanksi berupa skorsing selama seminggu.