Dikira Tewas Kecelakaan Pesawat, Pilot Brasil Selamat Usai 38 Hari Terjebak di Hutan Amazon

Hidup di Hutan Amazon yang penuh dengan misteri, mungkin tidak pernah terbayang seumur hidup Antonio Sena, sampai momen mengerikan itu benar-benar menghampiri hidupnya. Pilot asal Brasil berusia 36 tahun itu belum lama ini dikabarkan terjebak sejak 28 Januari lalu di hutan tropis paling luas di dunia tersebut selama 38 hari, sebelum akhirnya diselamatkan warga setempat.

Baca juga: Menipu Kematian, Begini Kisah Horror Penumpang Selamat dari Dua Kecelakaan Pesawat Terburuk

Dilansir The New York Times, kronologi pilot Antonio Sena terjebak selama 38 hari di Hutan Amazon bermula saat pesawat yang diterbangkannya, Cessna 210, melintasi langit hutan tersebut. Namu sial, pesawat mengalami kerusakan mesin saat di ketinggian 3 ribu kaki. Pesawat akhirnya mendarat darurat, menabrak pepohonan, sebelum akhirnya terbakar.

Meski terjadi benturan sangat keras, beruntung, Antonio Sena berhasil selamat. Tak hanya itu, ia juga sempat mengambil beberapa barang berharga dari dalam pesawat untuk hidup di tengah hutan, seperti pisau saku, senter, beberapa korek api, dan ponsel.

Setelah pesawat terbakar hebat, ia berpikir bahwa petugas akan menemukannya. Selain itu, sebelum pesawat menghantam pepohonan, Sena juga sempat memberi koordinat terakhir melalui radio berharap ada yang mendengar, mencatat, dan menyelamatkannya. Sayang, itu hanya isapan jempol belaka. Beberapa hari berlalu, tak ada satupun tanda-tanda tim penyelamat mencarinya. Hanya ada pesawat yang berlalu lalang.

Begitu juga dengan kantor yang menugaskannya untuk terbang ke area penambangan ilegal di Hutan Amazon, tepatnya di cagar alam Maicuru. Mereka juga tak ada tanda-tanda mencarinya atau mencari pesawat yang membawa solar untuk para untuk para penambang di sana.

Setiap kali ada pesawat melintas, ia pun melambai-lambaikan tangannya dan berteriak sekuat tenaga, mirip seperti balita atau remaja yang berteriak “pesawat…. minta uang”. Merasa sia-sia, ia pun mulai berjalan sejauh 60 mil menuju Paru River dengan petunjuk dari Google Maps di ponselnya yang baterainya sudah hampir habis.

Berjalan 60 mil di jalan tol atau di jalan arteri mungkin terasa biasa saja, namun, tidak demikian untuk di Hutan Amazon, rumah bagi banyak binatang buas dan mematikan, seperti jaguar, anaconda, ular berbusa, serangga beracun, dan lain sebagainya. Lagi pula, ia hanya berjalan menyusuri hutan di pagi menuju matahari di timur.

Begitu matahari mulai meninggi, ia berhenti dan menyiapkan tempat bermukim sementara. Baik ketika berjalan maupun bermukim di hutan, ia tak pernah mendekat ke rawa, sungai, ataupun danau, mengingat binatang buas banyak berada di sana.

Baca juga: Terlambat 2 Menit, Penumpang Ini Selamat dari Kecelakaan Maut Ethiopian Airlines ET302

Selama berminggu-minggu, ia bertahan hidup dengan memakan buah-buahan yang aman dan mengandung air. Sebetulnya, banyak jenis buah yang tak diketahuinya aman atau tidak. Namun, ia belajar dari binatang, salah satunya monyet. Ketika ia melihat binatang itu memakan buah tertentu, seperti breu, ia berasumsi buah itu aman dan Sena turut memakannya.

Empat minggu lebih berada di hutan, mendengar suara binatang dan pesawat sesekali melintas, tiba-tiba ia mendengar suara gergaji mesin. Antonio Sena pun akhirnya tak sendirian lagi, usai bertemu dengan penduduk setempat yang tengah mencari kacang Amazon. Setelah itu, ia menghubungi keluarga melalui radio dan dijemput menggunakan helikopter.

Syuting Adegan Pilot ‘Aneh’ di Kokpit ala Sinetron Indonesia! Netizen: Kalo Ga Bisa Jangan Maksain

Kualitas dunia sinetron atau FTV Indonesia memang masih belum bisa menyamai barat maupun negara-negara maju. Namun bukan berarti bisa dibully seenaknya, bukan? Kendati demikian, netizen kerap tidak tahan melontarkan kritikan pedas saat dipertontonkan suatu keanehan, seperti yang terjadi baru-baru ini pada sinetron yang mengambil set pilot di kokpit.

Baca juga: Bercumbu dengan Reporter Cantik di Kokpit Saat Pesawat Mengudara, Pilot Ini Diskors

Bagaimana tidak dibully, kokpit pesawat dan pilot, dengan segala ciri khasnya, termasuk seragam, filosofi, dan cara menerbangkan pesawat itu sendiri, begitu kentara perbedaannya dengan apa yang dipertontonkan sinteron di salah satu stasiun TV swasta itu.

Beberapa akun media sosial gemuk, salah satunya seperti Instagram @lambe_turah, menyoroti kelucuan itu dengan menulis “Outfit pilot zaman now” sebagai satire.

Bahkan, adegan asli sinteron tersebut diedit, dengan tambahan adegan pesawat American Airlines menabrak menara WTC dalam tragedi 11 September 2001, dan diunggah oleh akun tersebut hingga menuai banyak kritikan. Suatu satire yang mungkin cukup menohok.

Hingga kini, video editan yang diunggah sudah ditonton lebih dari 2,5 juta kali serta menuai reaksi atau komentar sebanyak 7 ribu.

Dari segi jalan cerita, sebetulnya tidak ada ada yang aneh. Pilot duduk di kokpit dan menerbangkan pesawat. Lalu pesawat cruising di udara. That’s it. Tetapi, bila dilihat dari teknis pilot dalam menerbangkan pesawat beserta perangkat kerjanya, tentu banyak kejanggalan.

Mula-mula, dari kursi. Kursi yang digunakan terlihat sangat berbeda, dimana adegan dalam sinetron itu menggunakan kursi gaming. Strukturnya juga berbeda selain warnanya. Keanehan juga terletak pada pangkat di seragam pilot, seatbelt, dan yoke pesawat; termasuk instrumen kokpitnya.

Cara menerbangkannya juga tak kalah aneh. Pilot umumnya menarik yoke pesawat untuk membuat pesawat mengudara, bukan malah mendorongnya sebagaimana yang ada di adegan sinetron tersebut. Pilot dalam sinteron itu juga diketahui salah menghadap sehingga terkesan pesawat terkesan terbang mundur.

Selain itu, di bagian awal saat take off, pesawat teridentifikasi bermesin jet, namun ketika di udara, pesawat seolah-olah bermesin baling-baling layaknya helikopter.

Atas berbagai keanehan tersebut, wajar rasanya bila netizen sampai tak kuasa menahan kritikan tajamnya, sekalipun tak sedikit yang bernada menyindir.

Baca juga: Kucing Ngamuk dan Serang Pilot, Pesawat Ini Mendarat Darurat

“Kalo ga bisa mending jangan maksain apa ya,” tulis salah satu netizen lewat akun Instagram @ndhawinarni.

Beberapa netizen yakin jika untuk membuat set pilot di adegan sinetron Indonesia ini nampak nyata, kru harus menggunakan kursi gaming, seragam pilot, apron, stroller bayi hingga headset. Beberapa lainnya memaklumi berbagai kejanggalan dalam syuting tersebut. Sebab, keterbatasan dana membuatnya menggunakan properti sederhana namun mendekati nyata.

Hadirkan Mega Bintang Mandarin, Ajang “Star Awards 2021” Siap Digelar di Bandara Changi

Menghormati industri televisi berbahasa Cina-Singapura, untuk pertama kalinya Bandara Internasional Changi menjadi tempat penyelenggaraan ajang Star Awards 2021. Kehadiran ajang ini di bandara Negeri Singa itu sempat tertunda dua kali tahun lalu karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Untuk Kunjungan Singkat di Singapura, Bandara Changi Siapkan Fasilitas Khusus Pelancong Bisnis

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman channelnewsasia.com (6/4/2021), alih-alih karpet merah biasa, tetapi para bintang akan memamerkan pakaian mereka dengan berjalan di landasan tepat di depan Airbus A350-900 milik Singapore Airlines pada 18 April mendatang. Perhelatan ini akan diadakan di HSBC Rain Vortex di Bandara Jewel Changi dan juga Terminal 4 Bandara Changi.

Dalam Star Awards 2021, tema yang diusung adalah “Connect!” Ini menunjukkan pada ide untuk menjembatani jarak dan menghubungkan antar manusia. Pada pagelaran yang tadinya dijadwalkan pada 26 April tahun lalu, menghadirkan berbagai bintang tamu spesial yakni Ella Chen, Kevin Tsai, Matilda Tao, Chung Hsin-ling, James Wen, Lau Dan, Lawrence Cheng, Gordon Lam dan Sandra Ng. Rencana acara ini akan disiarkan secara langsung dari studio satelit di Hong Kong dan Taiwan.

Pertunjukan tersebut juga akan menampilkan penampilan bintang pop Hong Kong Gigi Leung dan penyanyi wanita Singapura Joanna Dong. Penggemar dapat mulai menonton pada pukul 15.30 ke meWATCH dan Mediacorp Entertainment Channel di YouTube untuk mengintip persiapan di belakang panggung para bintang, yang akan berlangsung di T4 Heritage Zone dengan ruko bergaya Peranakan berwarna cerah. Komentar langsung tujuh jam akan mencakup wawancara dengan artis.

Setelah segmen pintu masuk karpet merah Walk of Fame para bintang pada pukul 17.00 waktu setempat, pertunjukan upacara penghargaan utama, yang dimulai pukul 19.00, akan memiliki panggung utama dengan latar belakang Lembah Hutan Shiseido dan Pusaran Rain Vortex HSBC di Jewel Changi. Pemberian hadiah juga akan berlangsung di empat lokasi berbeda di Terminal 4.

Artis terkenal seperti Fann Wong, Jeanette Aw dan Mark Lee akan terlibat dalam pertunjukan yang akan dipandu oleh Guo Liang dan Quan Yifong. Sementara itu, para artis yang siap menerima penghargaan sibuk bersiap-siap untuk tampil sebaik mungkin di acara tersebut.

Baca juga: Pembukaan Bandara Changi, ‘Hidup Mati’ Bagi Penerbangan dan Wisata Singapura

Pada konferensi pers online yang diadakan pada Selasa (6/4/2021), Rebecca Lim mengisyaratkan bahwa dia akan mengenakan gaun backless, sementara Desmond Tan mengungkapkan bahwa dia akan mengenakan sesuatu yang sangat berbeda dari biasanya.

KA Argo Jati Layani Penumpang dari Jakarta ke Cirebon Sejak 14 Tahun Lalu

Melancong ke Cirebon menggunakan kereta api? Rasanya ini salah satu cara yang bisa dipilih oleh pelancong untuk menikmati pemandangan. Banyak kereta api jarak jauh yang melintasi kota Cirebon ini dan berhenti di Stasiun Cirebon.

Baca juga: Kereta Api Ekspress Gunung Jati “Jakarta-Cirebon” Hanya Bertahan 20 Tahun

Namun ada satu kereta jarak jauh yang khusus mengantarkan penumpang dari Jakarta menuju ke Cirebon. KabarPenumpang.com menghimpun berbagai laman sumber, kereta ini adalah Kereta Api Argo Jati yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ini merupakan kereta api kelas eksekutif dalam Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon.

Beroperasi sejak tahun 2005 dengan nama KA Cirebon Express Utama yang kemudian berganti menjadi KA Argo Jati sejak 12 April 2007. Dalam operasionalnya, KA Argo Jati melayani penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir menuju ke Stasiun Cirebon Kejaksaan.

Perjalanannya sendiri dua kali dalam sehari pergi pulang setiap harinya. Sedangkan khusus akhir pekan, KA Argo Jati melayani perjalanan sebanyak satu kali dalam sehari. Yang mana dalam operasional khusus tersebut menggunakan kereta fakultatif.

KA Argo Jati Fakultatif sendiri dioperasikan oleh Daop 1 Jakarta. Dengan kapasitas 50 penumpang per gerbong, KA Argo Jati mampu membawa hingga 350-450 penumpang setiap hari. Namun, karena masa pandemi mengikuti ketentuan dan peraturan yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan terkait perjalanan penumpang.

Perjalanan KA Argo Jati dari Jakarta ke Cirebon (atau sebaliknya) akan menempuh jarak 214 km dengan waktu kurang lebih tiga jam. Sepanjang perjalanan ini, KA Argo Jati hanya akan berhenti di tiga stasiun, yakni Stasiun Jatibarang, Stasiun Bekasi dan Stasiun Jatinegara.

KA Argo Jati Reguler dari Cirebon biasanya berangkat pagi pukul 05.25 dan siang pukul 13.50. Sementara itu, KA Argo Jati Reguler dari Jakarta biasanya berangkat pagi pukul 09.00 dan sore pukul 17.20. Untuk perjalanan di akhir pekan, KA Argo Jati Fakultatif berangkat dari Cirebon pukul 11.00 siang dan dari Jakarta pukul 07.15 pagi.

Tiket kereta untuk rute ini ditawarkan dengan harga kisaran Rp125 ribu, Rp140 ribu, Rp160 ribu dan Rp185 ribu per orang, tergantung dengan tempat duduk, subkelas kereta yang Anda pilih, serta waktu pemesanan tiket dan hari keberangkatan kereta. Sebagai kereta kelas eksekutif, KA Argo Jati menawarkan fasilitas khas kereta Argo.

Kereta ini memiliki gerbong penumpang yang lengkap dengan AC, toilet, dan hiburan audio-video melalui TV LCD. Tempat duduk penumpang terbuat dari kulit dan dapat diatur posisi sandarannya. Setiap tempat duduk turut didukung oleh pijakan kaki, bantal, selimut, meja lipat, lampu baca, colokan listrik dan bagasi ala pesawat.

Baca juga: Pernah Ada, Jalur Cirebon ke Kadipaten Hilang dan Hampir Sukar Dilacak

Area bagasi yang lebih luas tersedia di bagian ujung kereta. KA Argo Jati juga menyediakan koneksi WiFi di kereta makan serta ruang merokok khusus. Kereta yang sudah berusia satu dekade lebih ini juga menyediakan fasilitas ramah difabel.

Hari Ini, 55 Tahun Lalu, Presiden Irak Tewas dalam Kecelakaan Pesawat de Havilland Dove

Pada hari ini, 55 tahun lalu, bertepatan dengan 13 April 1966, Presiden Irak kedua, Abdul Salam Arif, tewas dalam kecelakaan pesawat de Havilland DH.104 Dove 1 RF392 Royal Iraqi Air Force di Irak Selatan. Selain presiden, dua menteri Irak juga tewas seketika dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga: De Havilland Comet, Inilah Pesawat Jet Komersial Pertama di Dunia

Meskipun lebih terlihat seperti kecelakaan, banyak dugaan berseliweran bahwa kecelakaan pesawat yang ditumpangi Presiden Abdul Salam Arif terjadi akibat sabotase oleh lawan politik. Maklum, Abdul Salam Arif naik menjadi presiden usai menggulingkan presiden pertama Irak, Abdel Karim Qasim. Terlebih, ketika menjabat, pemerintahannya juga diiringi dengan retorika perebutan kekuasaan dengan pejabat di pemerintahannya yang haus kekuasaan dan tak sejalan dengan langkah politik Abdul Salam.

Dilansir berbagai sumber, tak banyak cerita tentang bagaimana kronologi kecelakaan terjadi. Usai mengkudeta Qasim pada 8 Februari 1963, Abdul Salam Arif mulai memimpin Irak, yang sebelumnya berbentuk monarki di bawah kontrol Inggris, dengan penuh dukungan dari rakyat Irak.

Itu terjadi karena Arif dekat dengan rakyat karena memimpin propaganda anti pemerintah di bawah Dewan Komando Revolusi Irak.

Setelah beberapa lama berjalan aman, pemerintahan Arif mulai digoyang isu perpecahan. Adalah perdana menteri Irak, Ahmed Hassan al-Bakr, yang memainkan perpecahan di tubuh pemerintah Arif usai presidennya berniat menggabungkan diri ke Republik Persatuan Arab (UAR) bersama Suriah dan Mesir.

Presiden Arif kemudian mendepak seluruh kubu kontra dan membuat kabinet baru yang pro terhadapnya. Tak sampai di situ, ideologi politiknya yang beraliran kiri juga membuat banyak partai nasionalis dibubarkan. Sebagai gantinya, ia mendirikan Uni Sosialis Arab (ASU). Sejak saat itu, banyak loyalisnya yang mengundurkan diri. Kendati demikian, ia tetap berhasil melanjutkan pembangunan Irak ke arah yang lebih baik.

Pembangunan infrastruktur yang massif membuatnya sibuk pergi dinas. Salah satunya pada 13 April 1966, perjalanan dinas yang rupanya justru malah mengantarkannya ke tempat persemayaman terakhir.

Ketika itu, pesawat de Havilland DH.104 Dove 1 RF392 Royal Iraqi Air Force jatuh di Irak Selatan. Kondisi cuaca dilaporkan dalam keadaan baik saat kecelakaan terjadi. Begitu juga dengan kondisi pesawat. Simpang siur sempat terjadi pasca kecelakaan itu. Disebutkan, Presiden Arif tewas akibat kecelakaan helikopter, bukan pesawat de Havilland Dove.

de Havilland DH.104 Dove sendiri adalah pesawat Inggris jarak pendek yang dikembangkan dan diproduksi oleh de Havilland. Desainnya, merupakan pengembangan versi pesawat komersial yang lebih besar dari biplan Dragon Rapide.

Baca juga: ‘Sultan’ Inggris Ingin Terbangkan Mobil, Jadi Sebab Lahirnya Pesawat Aneh ATL-98 Carvair

Dove merupakan pesawat yang populer dan dianggap sebagai salah satu rancangan sipil paling sukses di Inggris. Tercatat, lebih dari 500 pesawat diproduksi antara tahun 1946 dan 1967. Beberapa varian militer juga diproduksi de Havilland, seperti Devon oleh Royal Air Force and the Sea Devon oleh Royal Navy, dan serta berbagai militer dari negara lain di seluruh dunia.

Pengembangan Dove bermesin empat yang lebih panjang, yang dimaksudkan untuk digunakan di wilayah yang kurang berkembang di dunia, adalah Heron . Varian Dove bermesin tiga yang dirancang ulang secara signifikan dibangun di Australia sebagai de Havilland Australia DHA-3 Drover.

Mules Saat Kereta Terakhir, Siswa di Jepang Terkunci di Toilet Stasiun

Seorang siswa terkunci di dalam stasiun setelah kereta terakhir. Ini terjadi saat dirinya pergi ke toilet di sebuah stasiun kereta api di Kumamoto. Setelah hasratnya untuk buang air besar terpenuhi dan akan keluar dari toilet ternyata siswa tersebut mendapatkan dirinya terkunci.

Baca juga: Asyik Syuting “Around the World By Train” di Peru, Tony Robinson Terjebak Dalam Toilet Kereta

Insiden tersebut terjadi pada 16 Oktober lalu, ketika kereta terakhir berangkat dari Stasiun Fujiskuigu-mae di distik Chuo kota Jumamoto, Jepang. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman japantoday.com (21/10/2020), saat tahu dirinya terkunci di toilet, siswa tersebut kemudian mulai men-tweet untuk meminta bantuan langsung di Twitter sekitar pukul 23.30 waktu setempat.

Dia juga berbagi foto dan video ketika membuka jendela di pintu dengan tangannya. Siswa tersebut dengan tergesa-gesa menjelaskan situasinya dalam serangkaian tweet.

“Saya benar-benar terjebak di stasiun. Ketika saya berada di toilet karena sakit perut, seorang anggota staf datang dan mengatakan mereka akan tutup tetapi saya berkata ‘Tunggu sebentar’ dan sekarang inilah yang terjadi. Apa yang sedang terjadi? Serius.”

Kemudian kicauannya dijadikan pribadi dan mengatakan, “Satu-satunya cara saya bisa keluar adalah dengan melompati pagar. Saya harus memasuki area terlarang.”

Orang-orang dengan cepat membalas tweet tersebut dengan nasihat praktis tentang cara terbaik menangani situasi, bahkan ada yang menyarankan agar dia menghubungi polisi. Namun, pada pukul 00.22 waktu setempat, siswa tersebut memperbarui akun Twitter-nya dengan pesan baru.

“Saya keluar! Saya keluar! Aku bisa pulang sekarang !!!”

Meskipun tidak jelas bagaimana dia berhasil melarikan diri dari stasiun yang ditutup, siswa tersebut memperingatkan semua orang untuk berhati-hati terhadap jenis situasi ini, dengan mengatakan dia kedinginan dan kelelahan mental setelah ‘cobaan’ itu.

“Petugas stasiun yang datang untuk memeriksa toilet terkunci saat saya keluar dari toilet dan kami melakukan kontak mata. Jadi tentu saja saya pikir saya masih bisa keluar. Saat saya menuju (ke pintu keluar), pintunya ternyata ditutup. Ketika saya bergegas kembali ke tempat anggota staf tadi, dia tidak ada lagi. Artinya saya sengaja terjebak, bukan? Ini tahanan rumah, bukan?” tambah siswa tersebut.

Terlepas dari klaim siswa bahwa penutupan tersebut disengaja, kereta listrik Kumamoto membuat pernyataan pada 18 Oktober, meminta maaf atas kesalahan tersebut dan mengutip penyebabnya sebagai “kurangnya konfirmasi” oleh staf.

“Mulai sekarang, kami akan memberlakukan aturan konfirmasi patroli untuk karyawan dan subkontraktor kami, untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi,” ujar mereka.

Baca juga: Seorang Penumpang Tertidur, Bangun-Bangun Gerbong Terkunci

Di seluruh Jepang, stasiun biasanya menutup jendela mereka setelah kereta terakhir, jadi sangat penting bagi karyawan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di lokasi.

Jangan Sembarangan Gunakan WiFi Gratisan, Berikut Tips Keamanan Data dari FBI

Liburan bebas peretas bisa saja terwujud jika pelancong tahu cara untuk mengamankan perangkat ponsel pintarnya. Pasalnya ketika bepergian, para penjahat siber juga mulai berselancar di media sosial melalui banyak cara.

Baca juga: Takut Data Pribadi Anda Diretas, Ini Dia Fakta dan Tips Untuk Mencegahnya!

Nah, FBI atau Federal Bureau of Investigation memiliki kiat agar pelancong bisa menikmati liburan tanpa haru takut kejahatan siber. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman techrepublic.com (18/12/2019), berikut beberapa tips atau kiat menangkal kejahatan siber dari FBI.

#1 Nonaktifkan koneksi instan untuk membuka jaringan WiFi
Jaringan WiFi yang terbuka dan tidak aman adalah mimpi buruk keamanan dan harus dihindari dengan cara apapun. Permasalahannya banyak perangkat yang dikonfigurasikan secara default untuk menerima semua koneksi dari jaringan WiFi tidak aman terdekat. ini yang membuka area penyerangan dan bisa memuat malware, pencurian data dan lainnya. Untuk menghindarinya, pelancong bisa melakukan pengaturan nonaktif koneksi WiFi otomatis dan mencoba masuk ke jaringan WiFi baru.

#2 Periksa nama jaringan sebelum bergabung
Bila berada di hotel, ruang tinggi bandara, restoran ataupun tempat lain, banyak jaringan WiFi aman yang tersedia untuk pelanggan. Tapi ini pun terkadang masih tidak aman, sebab penjahat cyber bisa mengakses titik WiFi dan membuat konfigurasi jaringan dengan nama yang sama serta berharap pelancong tertipu. Sehingga pelancong diharapkan memeriksa jaringan yang benar adalah nama yang tepat.

#3 Jika WiFi tanpa jaminan diperlukan, jangan lakukan hal sensitif
Berada di dalam situasi harung menggunakan jaringan WiFi tidak aman, jangan pernah melakukan hal sensitif. Hal sensitif seperti transaksi perbankan, pembelian atau apapun dengan akun yang ama. Sebab ini memudahkan penjahat siber untuk mencuri kresendial pelancong. Seiring dengan kehadiran WiFi publik, pelancong juga harus menghindari penggunaan stasiun pengisian daya publik. Sebab, yang terlihat seperti port USB bisa saja digunakan untuk mencuri data. Jika membutuhkan pengisian baterai bawa adaptor steker listrik dan cari soket untuk charger.

#4 Gunakan fitur hotspot WiFi pribadi
Gunakan hotspot pribadi untuk mengindari pencurian data oleh penjahat siber. Pastikan hotspot ini punya kata sandi yang rumit dan pelancong menjadi satu-satunya yang terhubung daripada berada di jaringan WiFi apapun.

#5 Menyiapkan WiFi untuk tamu
Sebagian besar router dan modem WiFi modern memiliki kemampuan untuk menyiarkan beberapa jaringan, termasuk mengatur jaringan tamu yang memisahkan lalu lintas Anda dari milik teman dan keluarga. Anda tidak pernah tahu apakah seseorang yang tinggal di rumah Anda menggunakan perangkat yang tidak aman atau rusak, sehingga membuat jaringan terpisah selalu merupakan tindakan pencegahan yang baik.

#6 Nonaktifkan layanan lokasi saat bepergian
Menyiarkan lokasi Anda dengan mem-posting di media sosial, masuk dari tempat yang tidak dikenal, dan melakukan bisnis internet lain yang berbagi lokasi Anda memberikan penjahat indikator yang baik bahwa Anda tidak di rumah. Matikan semua berbagi lokasi saat Anda pergi agar rumah Anda lebih aman.

Baca juga: Pastikan Akses Free WiFi di Bandara Aman dari Peretasan, Tips Ini Layak Anda Perhatikan!

#7 Jangan memposting gambar atau memposting tentang perjalanan liburan
Mungkin sulit, tetapi hindari posting tentang rencana liburan Anda dan berbagi foto kumpul-kumpul keluarga, setidaknya sampai Anda tiba di rumah. Adalah satu hal bagi penjahat yang cerdas untuk menggunakan data lokasi untuk mencari tahu ketika Anda tidak di rumah, tetapi tidak perlu banyak upaya untuk menggunakan pos media sosial publik agar seseorang dapat melihat ketika Anda pergi.

Dear Traveler, AS Izinkan Botol Parfum 100 Ml Lebih Masuk Kabin

Administrasi Keamanan Transportasi Amerika Serikat (TSA) akhirnya merivisi aturan tentang cairan, aerosol, dan gel maksimum 100 ml. Sekarang, traveler sudah diizinkan membawa produk-produk cairan, aerosol, dan gel, seperti parfum hingga sunblock ke dalam kabin lengkap dengan botolnya, tanpa harus dipindahkan ke plastik zipper transparan.

Baca juga: Tips Lolos dari Aturan Batas Cairan Maksimal 100 Ml ke Kabin Pesawat, Cukup Pakai Kertas!

Itu berarti, barang-barang bawaan setiap penumpang kedatangan dan keberangkatan internasional bisa lebih dari 100 ml.

Dilansir Simple Flying, perubahan aturan ambang batas maksimum 100 ml untuk produk-produk cairan, aerosol, dan gel terjadi setelah banyaknya desakan. Setidaknya, ada tiga lembaga atau institusi yang menentang aturan itu; Brown University, The dermatology department of the Providence, dan Rhode Island Ivy League school.

Ketiganya mengecam aturan yang dibuat TSA itu karena membahayakan penumpang atau bertentangan dengan prinsip-prinsip medis, dalam hal ini untuk produk-produk sunblock atau Sun Protection Factor (SPF). Disebutkan, sunblock dapat melindungi tubuh seseorang dari radiasi ultraviolet yang diketahui dapat menyebabkan kanker kulit.

Selain sunblock, berbagai produk medis lainnya berbasis cairan, aerosol, dan gel yang sebelumnya dilarang, seperti obat tetes mata, inhaler, dan lain sebagainya, juga sudah diizinkan masuk ke dalam kabin lengkap dengan botolnya tanpa harus maksimum 100 ml dan dipindahkan ke plastik zipper transparan.

Meski demikian, TSA bukan berarti membebaskan hal itu sebebas-bebasnya. Lembaga yang didirikan oleh Presiden Amerika Serikat ke-43, George Walker Bush, tersebut tetap mewajibkan traveler atau penumpang internasional untuk melaporkan barang-barang itu. Bila tidak melapor, siap-siap barang disita petugas.

“TSA mengizinkan sejumlah besar cairan, gel, dan aerosol yang diperlukan secara medis dalam jumlah yang wajar untuk perjalanan Anda, tetapi Anda harus melaporkannya kepada petugas keamanan di pos pemeriksaan untuk diperiksa,” tulis TSA dalam laman resminya.

Baca juga: Lebih dari 100 ml, Cairan Tak Boleh Masuk ke Dalam Kabin

Kebijakan TSA mengubah aturan itu sebetulnya sudah melalui tahapan panjang. Hanya saja, momen penetapannya memang diatur sedemikian rupa agar begitu terasa perubahannya, dimana revisi terjadi tepat sebulan sebelum Bulan Kesadaran Kanker Kulit.

Di bulan tersebut, cuaca hangat mulai muncul di belahan bumi utara dan orang-orang mulai melakukan lebih banyak aktivitas di luar ruangan, American Academy of Dermatology (AAD) mendorong orang-orang untuk #PracticeSafeSun. Di Amerika Serikat, kanker kulit adalah bentuk kanker yang paling umum dan paling dapat dicegah.

Diserang Rudal dan Drone Peledak, Bandara King Abdulaziz Jeddah Tutup Sementara

Bandara Internasional King Abdulaziz Arab Saudi (KAIA) di Jeddah ditutup sementara menyusul serangan rudal dan drone peledak. Diketahui, serangan tersebut memang menyasar langsung ke fasilitas publik seperti bandara.

Baca juga: Walau Masih Lockdown, Rudal Tak Bertuan Sudah Hantam Bandara International Baghdad

Meski berhasil dicegat oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi, namun, Riyadh tak ingin mengambil risiko dan akan tetap menutup bandara untuk beberapa hari ke depan. Seluruh penerbangan dialihkan ke bandara terdekat di sekitar Arab Saudi.

Dalam keadaan normal maupun ketika pandemi Covid-19, bandara yang menjadi gerbang masuk ibadah haji dan umroh tersebut biasanya merupakan bandara tersibuk di Arab Saudi. Sebelum pandemi, setidaknya ada 42 juta penumpang setiap tahun hilir mudik di bandara ini.

Seiring menegangnya hubungan Arab Saudi-Iran, Negara Minyak tersebut kerap mendapat serangan drone peledak dan rudal dari pemberontak Houthi yang didukung Negeri Syiah Iran. Hingga kini, tak terhitung berapa jumlah serangan yang sudah dilancarkan Houthi. Terbaru, enam drone peledak dan rudal yang menyasar warga sipil berhasil dicegat pasukan koalisi.

“Milisi Houthi dengan sengaja meningkatkan serangan musuh dan teroris terhadap warga sipil dan objek sipil secara sistematis,” kata Brigadir Jenderal Arab Saudi Turki al-Maliki, seperti dikutip Simple Flying dari Al Arabiya News.

Akibat serangan itu, seluruh penerbangan domestik dan internasional Bandara Jeddah dialihkan ke berbagai bandara sekitaran Jeddah. Penerbangan tersebut di antaranya Saudia, flynas, Ariana Afghan Airlines, Biman Bangladesh Airlines, Ethiopian Airlines, Qatar Airways, Egyptair, Gulf Air, Buffalo Airways, dan flydubai.

Bahkan, beberapa penerbangan dari maskapai Saudia dari Washington Dulles-Dhaka-Nairobi-Madrid serta Ethiopian Airlines A350 Addis Ababa-Jeddah, termasuk juga penerbangan flynas dan Ariana Afghan Airlines, sudah berada di langit dan tak jauh dari bandara saat Bandara Jeddah akhirnya ditutup.

Dari keempat penerbangan itu, dua di antaranya sempat berputar-putar agak lama di atas Laut Merah sebelum akhirnya dialihkan ke Madinah.

Pasar penerbangan sipil Arab Saudi diprediksi akan sangat bergairah di masa mendatang. Itu karena Kerajaan Arab Saudi tak lagi ingin bergantung pada minyak sebagai sumber pendapatan negara. Di tahap awal, negara menargetkan pariwisata menyumbang 10 persen dari PDB pada 2030 mendatang; termasuk peningkatan target jemaah umroh menjadi 30 jemaah per tahun pada 2030 dari semula hanya 8 juta jemaah pada 2015 lalu.

Oleh karenanya, Bandara KAIA terus bersolek untuk menatap visi pemerintah 2030. Selain itu, bandara ini ditargetkan bisa menjadi hub global untuk fleksibilitas operasional melalui koneksinya terhadap jaringan bandara-bandara internasional.

Baca juga: Bandara King Abdulaziz Miliki Penanganan Bagasi Canggih Sepanjang 34,6 Kilometer

Bandara Jeddah dilengkapi kompleks Terminal Haji dan Umroh di area seluas 230.000 meter persegi. Kompleks ini termasuk area check in, penanganan bagasi, kesehatan, transportasi publik dan lainnya.

Bandara ini memiliki empat terminal penumpang, di antaranya Terminal 1 yang mampu menampung 30 juta penumpang per tahun. Selain itu, terminal selatan, utara, dan Kompleks Terminal Haji dan Umroh. Bandara ini memiliki tiga runway.

Mi-8, Inilah Jenis Helikopter Angkut yang Dibakar KKB di Papua

Setelah melakukan pembakaran pada pesawat Quest Kodiak milik Mission Aviation Fellowship (MAF) di Bandara Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya pada 6 Januari 2021. kembali, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua berulah dengan melakukan pembakaran pada wahana udara, persisnya pada Minggu, 11 April 2021, sebuah helikopter angkut milik PT Ersa Air dibakar di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak.

Baca juga: Bukan Twin Otter, Pesawat yang Dibakar KKB di Intan Jaya ialah Quest Kodiak

Dikutip dari tribunnews.com (12/4/2021), “helikopter memang dalam kondisi tidak bisa terbang,” ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri. Menurut Fakhiri, pembakaran tersebut sempat diwarnai dengan aksi penembakan. Tetapi, ia menilai ulah KKB tersebut lebih karena mereka berusaha menganggu aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah pegunungan. “Mereka mau mengganggu aktivitas penerbangan. Tentu dititik rawan kami sudah instruksikan untuk memperhatikan betul bandara karena di beberapa titik ini aktivitas hanya bisa lewat udara, seperti Ilaga, Beoga dan Intan Jaya,” tutur Fakhiri.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi bagian depan helikopter mengalami kerusakan akibat dibakar. Helikopter tersebut parkir di kawasan Bandara Ilaga lantaran mengalami kerusakan mesin sejak 31 Maret 2021.

Helikopter itu tengah mengalami kerusakan dan sedang menunggu spare part untuk perbaikan. Karena itulah heli tersebut terparkir di lokasi kejadian dan belum bisa kembali ke Timika. Berdasarkan foto yang beredar di media sosial, helikopter yang dibakar KKB berwarna putih. Helikopter itu tampak bolong di bagian depan hingga menembus ke dalamnya.

Mi-8 yang disewa BNPB (Foto: Antara/Feny Selly)

Dari penampaan, helikopter yang dimaksud identik dengan Mil Mi-8, helikopter angkut berat buatan Rusian Helicopters. Ada banyak varian Mi-8 yang telah diluncurkan, namun pada umumnya, helikopter ini digunakan untuk menjalankan peran sebagai helikopter transport penumpang, transport pasukan, transport vip, pengintaian, perang elektronik, serangan, pengintai artileri dan pos komando udara.

Baca juga: Percaya atau Tidak, Rusia Pernah Membuat Helikopter Berkapasitas 196 Penumpang

Helikopter ini punya kapasitas angkut (payload) sampai 4 ton, dan dilengkapi ramp door untuk membawa kendaraan taktis ringan. Helikopter jenis Mi-8 juga disewa oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk operasi pemadaman kebakaran hutan.