Lebih Cepat dari Jadwal, Sydney Trains Berhasil Mencapai Nol Emisi

Jaringan kereta api di negara bagian New South Wales (NSW), Australia, kini berubah menjadi seratus persen bersih tanpa emisi empat tahun sebelum tanggal target melalui kesepakatan energi terbarukan. Perkembangan ini mengartikan bahwa jaringan itu menjadi pertama di Australia yang melakukan transisi seperti ini.

Baca juga: Pulau Shakalin di Rusia Akan Dilayani Kereta Hidrogen

KabarPenumpang.com melansir laman railway-technology.com (21/10/2021), sebelum menjadi nol emisi, diketahui bahwa pemerintah NSW menandatangani perjanjian empat tahun dengan Red Energy milik Snowy Hydro untuk pasokan listrik agar memberi daya pada jaringan di proyek tersebut. Perjanjian ini akan membuat Red Energy membeli sertifikat energi terbarukan atas nama Sydney Trains.

Sydney Trains dan NSW TrainLink saat ini dikatakan menyumbang hampir 1,3 persen dari konsumsi listrik negara bagian. Menteri Transportasi dan Jalan NSW Rob Stokes mengatakan, operator kereta api mereka telah mencapai target nol emisi 2025 dengan menjadi jaringan kereta api pertama di Australia yang beralih ke energi yang sepenuhnya hijau.

“Transportasi adalah salah satu konsumen energi terbesar, dan kami berinvestasi dalam energi terbarukan untuk masa depan yang lebih hijau bagi pelanggan dan negara kami,“ ujar Stokes.

Dia mengatakan, lebih dari 3.200 layanan kereta terjadwal setiap hari kerja. Di mana jaringan kereta komuter bukan hanya sumber kehidupan vital NSW, tetapi memimpin transisi Australia ke jaringan transportasi umum tanpa karbon.

“Melalui perjanjian ini, Sydney Trains telah mempercepat tujuan awal kami untuk mencapai nol emisi bersih pada tahun 2025 menjadi kenyataan yang segera dan lebih hijau, menempatkan kereta api di garis depan tindakan Pemerintah NSW dalam pengurangan emisi,“ ujar CEO Sydney Trains Matt Longland.

Longland mengatakan, kontrak pasokan listrik mereka sebesar seratus persen terbarukan mulai saat ini hingga akhir tahun keuangan. Dia menyebutkan, bahwa pihaknya bersiap ke pasar untuk menguji solusi guna mempertahankan komitmen terhadap energi terbarukan di masa depan.

Sydney Trains bertujuan untuk meminimalkan konsumsi energinya setidaknya sepuluh persen pada tahun 2025. Ini akan dicapai melalui peningkatan pencahayaan, optimalisasi operasi kereta api, serta pembangkit energi surya di 27 lokasi di seluruh jaringan.

Baca juga: Desiro ML Cityjet Eco, Kereta Bertenaga Baterai Elektro-Hybrid dari Siemens Mobility

Bulan lalu, Transport for New South Wales memberikan perpanjangan kontrak kepada usaha patungan RailConnect NSW untuk 56 mobil penumpang dek ganda tambahan untuk armada Mariyung. Konsorsium RailConnect NSW adalah perusahaan patungan yang terdiri dari Hyundai Rotem Company, Mitsubishi Electric Australia, dan perusahaan CIMIC Group UGL. Setelah dikirimkan, Armada Antar Kota Baru akan bertambah menjadi 610 gerbong.






















Gokil, Boeing 747 Bekas Eva Air Dijual Rp500 Ribuan!

Pada umumnya, pesawat memang dijual dengan harga yang tak murah dan pembelinya sudah pasti harus merogoh kocek miliaran hingga triliunan rupiah. Namun, apa jadinya kalau sebuah pesawat, terlebih pesawat widebody quadjet tersukses di dunia, Boeing 747, dijual dengan harga mulai dari Rp500 ribuan atau €29.95?

Baca juga: Percaya atau Tidak? Airbus A380 Dijual Rp415 Ribu!

Bisnis pesawat purna tugas lama-kelamaan semakin diminati. Sebab, 6.000 pesawat dalam 20 tahun mendatang akan mencapai akhir jam terbangnya. Lantas pesawat tua dibuang ke mana? Sebagian mungkin bakal dibuang ke kuburan pesawat di Gurun Mojave, sebagian lagi didaur ulang dan dibuat jadi barang berharga.

Melihat hal itu, riset di Eropa coba mencari teknik pembuangan yang paling ekonomis dan ramah lingkungan. Hal itu dikarenakan pesawat dibuat dari 60 persen alumunium, 15 persen baja, 10 persen logam berharga mahal seperti titanium. Jadi, terlalu sayang untuk dibuang begitu saja, selain untuk menyelamatkan lingkungan.

Valliere Aviation, salah satu raksasa daur ulang pesawat tua di Eropa, mengerti betul betapa menggiurkannya pesawat tua. Biasanya pesawat tua dihancurkan, dibersihkan dari komponen radioaktif sesuai panduan hijau Eropa, diklasifikasikan, dan diteliti bagian mana saja yang masih bisa dipertahankan, seperti suku cadang berharga, roda pendaratan, mesin, dan peralatan avionik.

Semua itu untuk dijual kembali di pasar suku cadang internasional. Namun, itu bukan bisnis satu-satunya.

Di Eropa, tepatnya di Jerman, pesawat purna tugas dibongkar dan dijadikan souvenir atau gantungan kunci oleh Aviationtag. Salah satu produk souvenir atau gantungan kunci perusahaan tersebut datang dari pesawat legendaris Boeing 747 B-16411 bekas Eva Air.

Melalui situs aviationtag.com, perusahaan yang berbasis di Cologne, Jerman, itu selain hendak menyelamatkan lingkungan dengan menghindari penumpukan pesawat-pesawat bekas yang jumlahnya jutaan di dunia, mereka juga melihat minat tinggi para pecinta penerbangan untuk mengabadikan pesawat favoritnya sekalipun dalam bentuk yang lebih kecil; tak terkecuali Queen of the Skies B-16411 Eva Air.

Gantungan kunci dari Boeing 747 Eva Air itu sendiri dijual dengan harga cukup terjangkau, sebesar Rp500 ribuan (kurs 16.410). Cukup mahal memang bila dibanding dengan pesawat superjumbo dari Airbus, A380, yang dijual seharga Rp415.000 atau €27.95. Namun, harga segitu sebetulnya masih masuk akal bila dilihat dari rekam jejak dan nama besar pesawat.

Menurut data ch-aviation.com, Eva Air memesan pesawat dengan nomor seri 29111 ini pada Desember 1996. Penerbangan pertamanya dilakukan pada 7 April 1998 dan dikirimkan 20 hari kemudian.

Baca juga: Koper Bekas Badan Pesawat Boeing 747 Dijual Rp38 Juta! Berminat? Cuma Ada 150 di Dunia

Setelah nyaris 20 tahun, pesawat tersebut menjalani penerbangan terakhir pada Agustus 2017 dari Hong Kong ke Taipei.

Pesawat kemudian diterbangkan ke San Bernardino, tak jauh dari Los Angeles, California, AS. Pesawat kemudian dibongkar bagian per bagiannya mulai Juni 2020. Kini, bagian-bagian dari pesawat ikonik Boeing 747 Eva Air itu bisa dimiliki avgeeks di seluruh dunia dengan mendapatkannya di Aviationtag.

Taman Martha Tiahahu di Blok M Jadi “Taman Literasi”

Taman Martha Tiahahu yang terletak disekitar komplek atau pusat perbelanjaan dan terminal bus Blok M, merupakan salah satu taman terluas di Jakarta Selatan, dengan luas 20.960 m2. Dengan hamparan rumput hijau, air mancur, tugu, kolam besar, air mancur, kandang ayam jago, burung dara dan rumah kompos, menjadikan taman ini lumayan khas menjadi pemandangan yang apik di sekitar kepadatan area Blok M.

Baca juga: PT KCI Gandeng PPD Hadirkan Bus Integrasi dari Stasiun Sudirman ke Gambir dan Blok M

Dan Taman Martha Tiahahu kini menjadi sebuah ‘taman literasi,’  hal ini dikatakan Direktur utama PT Integrasi Transit Jakarta Aidin Barlen bahwa revitalisasinya akan berkolaborasi dengan komunitas. Dia menyebutkan kondisi taman ini setelah direvitalisasi akan mendapat nilai tambah.

“Luas sembilan ribu meter akan diubah menjadi ruang publik dan ruang hijau yang nantinya aktif mewadahi masyarakat dan mendukung bertransit. Kita sudah ada konsep dan fasilitas yang disediakan seperti ruang diskusi, ruang belajar, galeri dan lainnya. Ini akan mulai beroperasi kembali tahun 2022 mendatang,” ujar Aidin dalam groundbreaking.

Dia menambahkan, pembangunan revitalisasi taman tersebut akan memakan waktu konstruksi selama delapan bulan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kota Jakarta adalah tempat literasi literatur berkembang.

“Pembangunan ini tidak ada yang kebetulan. Maha mengatur sudah mengaturnya sehingga ini menjadi rangkaian cerita. Kita memilih tempat ini karena ketersambungannya dengan MRT Jakarta, TransJakarta dan pusat kegiatan anak muda. Selain itu, dipilihnya tempat ini, harapannya menjadi satu taman yang menumbuhkan minat baca,” uja Anies.

Dia menyebutkan, Taman Martha Tiahahu ini akan menjadi taman yang menumbuhkan minat tukar pikiran, gagasan untuk memajukan peradaban bangsa ini. Selain itu, tanggung jawabnya tidak kecil tetapi besar. Karena Indonesia memiliki bahasa yang amat kaya.

“Kita harus perkaya, semoga dengan adanya taman literasi ini, kekayaan bahasa Indonesia akan tumbuh lagi. Tapi tak kalah penting, kita libatkan penggiat literasi,” ungkap Anies.

Baca juga: TransJakarta Mulai Uji Coba Komersial Bus Listrik Rute Balai Kota-Blok M

Dia menambahkan, tempat ini juga diharapkan menjadi simpul yang memiliki tujuan sosiologis, transformatif serta tidak dipandang dari angka banyaknya orang yang datang atau uang yang dikeluarkan. Tetapi menjadi platrofm transformasi kota Jakarta dan menjadi tempat kumpul generasi baru.






















Hong Kong Punya Bus Wisata Unik untuk Penumpang ‘Insomnia’

Tidur menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia untuk bisa merelaksasikan tubuh setelah lelah beraktivitas seharian. Namun, banyak juga orang yang tidak bisa langsung tidur dikarenakan berbagai hal dan ini membuat tubuh menjadi lelah dan mudah diserang berbagai penyakit.

Baca juga: Mirip Sleeper Bus, Begini Desain Tempat Tidur Double Decker ‘Hotel Udara’ di Pesawat

Dari kasus di atas, Hong Kong menghadirkan tur bus unik, yaitu memungkinkan penduduk yang haus perjalanan dan kurang tidur menjadikannya sebuah alternatif dan menganggap ini sebagai tempat untuk tidur meski hanya sebentar. Perjalanan dengan bus tingkat reguler tersebut menempuh jarak 76 km (47 mil) dan ditempu selama waktu lima jam.

KabarPenumpang.com melansir afar.com (26/10/2021), perjalanan di sekitar wilayah Hong Kong dimaksudkan untuk menarik orang-orang yang mudah terbuai oleh perjalanan panjang. Ini terinspirasi oleh kecenderungan para komuter yang lelah untuk tertidur di angkutan umum.

“Ketika kami sedang melakukan brainstorming tur baru, saya melihat postingan media sosial dari teman saya yang mengatakan bahwa dia stres dengan pekerjaannya, dia tidak bisa tidur di malam hari,” kata Kenneth Kong, manajer pemasaran dan pengembangan bisnis Ulu travel, selaku penyelenggara bus wisata.

Kong menjelaskan, saat dirinya bepergian dengan bus, dia bisa tidur dengan nyenyak. Postingan ini kemudian menginspirasi mereka untuk membuat tur tersebut dan memungkinkan penumpang hanya tidur di bus.

“Tapi ketika dia bepergian dengan bus, dia bisa tidur nyenyak. Postingannya menginspirasi kami untuk membuat tur ini yang memungkinkan penumpang hanya tidur di bus,” kata Kong.

Tarif tiketnya antara $13 hingga $51 per orang, tergantung pada kursi yang mereka pilih di dek atas atau bawah. Goodie bag untuk penumpang termasuk penutup mata dan penutup telinga untuk tidur yang lebih nyenyak. “Sleeping Bus Tour” pertama Sabtu lalu terjual habis seluruhnya.

Beberapa penumpang datang dengan persiapan, membawa selimut sendiri dan mengganti sepatu mereka dengan sandal, sementara yang lain membawa bantal perjalanan.

“Saya menderita insomnia, jadi saya di sini untuk mencoba tidur,” kata Anson Kong, 25 tahun, salah satu penumpang dalam tur bus pertama.

Dia mengatakan bahwa tur itu ide yang bagus dan “lebih menarik” dari yang diharapkan. Pada tur hari Sabtu (23/10/2021), bus berhenti sehingga penumpang dapat mengambil foto di tempat-tempat indah di Pulau Lantau kota. Salah satunya adalah area perawatan pesawat di dekat bandara Hong Kong, di mana penumpang dapat berfoto selfie dengan latar belakang pesawat.

Penumpang lain, Marco Yung, mengatakan bahwa dia bergabung dengan tur itu karena dia biasanya tertidur dalam perjalanan bus jarak jauh, dengan mengatakan bahwa ini adalah “kesempatan besar” untuk tidur. Kecenderungan untuk tertidur di transportasi umum adalah sejenis pengkondisian, menurut Dr. Shirley Li, peneliti utama dari Sleep Research Clinic and Laboratory di University of Hong Kong.

“Orang-orang di Hong Kong tidak punya cukup waktu untuk tidur. Itulah mengapa kita harus menggunakan waktu lain untuk tidur, yang merupakan perjalanan sehari-hari kita, terutama ketika kita bepergian dengan transportasi umum,” kata Li.

Baca juga: Naik Bus dengan Pod Tidur di Jepang Lebih Murah daripada Naik Shinkansen

“Bagi sebagian orang, mereka mungkin cenderung mengasosiasikan transportasi umum dengan tidur mereka. Dan itulah mengapa mereka lebih mudah tertidur di bus, ”katanya.

Kereta Ikonik Melaju Saat Tim Baseball Astros Home Run dan Pluit Cho Cho!” Berbunyi

Seorang pria yang dikenal dengan sebutan Bobby Dynamite merupakan seorang petugas kereta Astros di Minute Maid Park, Texas, Amerika Serikat . Dia menggerakkan kereta ikonik dan meniup pluit selama 21 musim bersama Houston Astros. Bernama asli Bobby Vasquez, pria gemuk tersebut sudah melakukan pekerjaannya sejak tahun 2001.

Baca juga: Kereta Ikonik ”Katak Hijau” Dipindah ke Tempat Kelahiran Hachiko

Kereta ikonik yang dikemudikannya adalah replika lokomotif uap General 4-4-0 yang menampilkan jeruk plastik sebagai tanda yang senama dengan stadion. Dia akan memulai pertunjukannya setiap kali tim baseball Astros melakukan home run. Bobby akan melajukan kereta dan mengaktifkan pluit untuk para penggemar dengan bunyi “Cho cho!”

“Saya tidak akan menukarnya dengan sesuatu di dunia ini,” kata Bobby.

Pria 41 tahun ini awalnya hanya magang di Astros dan melajukan kereta serta meniup pluit setiap kali tim baseball itu mengambil disiplin di inning pertama, memukul home run dan memenangkan pertandingan. Siang harinya dia bekerja di surat kabar di Deer Park.

“Pada malam hari saya bisa datang ke sini dan menjadi ‘Bobby Dynamite’ dan mengemudikan kereta dan bersorak untuk Astros dan membantunya tetap keras di stadion baseball. Saya sama sekali tidak melupakan betapa beruntungnya Saya harus melakukan apa yang saya lakukan,” ungkap Bobby.

Kursi Crawford di bawah kereta adalah tempat yang sangat panas untuk menangkap bola house run, namun Bobby mengatakan hanya satu dinger yang membuat keretanya penyok. Dia mengatakan ketika pandemi Covid ini terjadi pada 2020, menjadi musim paling nyata tanpa pemain atau penonton di stadion baseball.

“Saya telah menjauhkan diri secara sosial dalam bisbol selama 20 tahun terakhir, jadi berada di sana sendirian seharusnya tidak menjadi masalah besar,” kata Bobby.

Baca juga: Serba-Serbi Trem San Francisco yang Melegenda bin Ikonik

Kereta Minute Maid dimodelkan setelah lokomotif era 1860-an. Lapangan baseball ini dibangun di tempat yang dulunya merupakan Union Station di Houston. Kereta api memberi penghormatan kepada sejarah kereta api metropolis dan pengaruh vitalnya pada peningkatan Houston. Mesin kereta api juga dapat ditampilkan dalam stempel resmi Kota Houston. Harapan Bobby minggu ini sangat sibuk ketika Braves datang ke kota. “Cho Cho!”






















Boeing Pusing Lagi: 737 MAX ‘Sembuh’, 787 Dreamliner ‘Sakit’

Belum selesai merayakan keberhasilan 737 MAX lolos sertifikasi ulang dan comeback melayani penumpang, raksasa manufaktur dirgantara asal Amerika Serikat (AS), Boeing, kembali dipusingkan dengan persoalan lain. Rabu lalu, perusahaan mengaku hanya memproduksi dua 787 Dreamliner per bulan. Itu pun tidak dikirim ke operator manapun. Alhasil, tak ada uang yang didapat.

Baca juga: Demi Hemat Uang, Mantan Pilot Boeing 737 MAX Didakwa Bohongi FAA-Sebabkan Kecelakaan

Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mulai mengizinkan Boeing 737 MAX kembali melayani penumpang pada 18 November 2020, disusul regulator penerbangan sipil lainnya di Kanada, Brasil, Panama, Meksiko, Eropa, Cina, Malaysia, Singapura, dan India, beberapa waktu kemudian.

Belum genap tiga bulan, Boeing 737 MAX sudah berhasil mencatat 2.700 penerbangan penumpang dan 5.500 jam terbang bersama berbagai maskapai.

CEO Boeing, Dave Calhoun, mengungkapkan pihaknya sudah bekerja amat keras untuk memastikan retrofit 737 MAX aman.

Business Insider melaporkan, Boeing telah melalui proses perbaikan selama 400 ribu jam, 1.400 tes dan pengecekan, serta lebih dari 3.000 jam terbang pesawat 737 MAX. Hasilnya, Boeing mengklaim permasalahan software flight control -yang menjadi penyebab dua kecelakaan MAX- telah diselesaikan dengan baik.

Seiring kepercayaan publik terhadap 737 MAX, laporan CNN Internasional, Boeing mulai menambah produksi pesawat tersebut menjadi 19 unit per bulan pada kuartal ketiga, naik dari 16 unit per bulan pada kuartal sebelumnya. Boeing menargetkan produksi pesawat 737 MAX bisa mencapai 31 unit per bulan pada awal 2022.

Boeing juga mengaku sudah mendapat pesanan sebanyak 679 pesawat 737 MAX. Namun, itu belum menggantikan 1.000 pesanan yang dibatalkan pelanggan selama pesawat itu digrounded. Diperkirakan, sebagian besar pesanan pesawat itu akan dikirim pada akhir 2022.

Ini tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi Boeing, mengingat 737 MAX sudah menguras kocek perusahaan sangat dalam untuk perbaikan sana sini, ditambah kehilangan begitu banyak pendapatan lantaran maskapai di seluruh dunia ramai-ramai membatalkan pesanan pesawat itu. Tak ada operator yang ingin membeli dan menerima pesawat yang digrounded selama 20 bulan itu.

Selesai satu masalah, masalah lain menunggu. Boeing ternyata masih dipusingkan dengan persoalan 787 Dreamliner.

Baca juga: Tak Percaya Boeing, FAA Inspeksi Langsung Pesawat Boeing 787 Dreamliner Soal Cacat Produksi

Juli lalu, Boeing menghentikan pengiriman pesawat itu setelah FAA menyatakan badan pesawat tidak memenuhi standar. Temuan FAA ini memang tak membuat pesawat yang sudah beroperasi bersama maskapai ditarik alias di-grounded. Tetapi, Boeing dilarang melakukan pengiriman pesawat ke klien.

Itu sebab, Rabu lalu, Boeing mengaku hanya memproduksi dua pesawat Boeing 787 Dreamliner per bulan, turun drastis dari lima unit per bulan. Saat ini, setidaknya ada 105 unit pesawat 787 Dreamliner yang selesai dibangun tetapi mangkrak alias tak dikirimkan ke siapapun. Boeing memprediksi bakal merogoh kocek US$1 miliar atau sekitar Rp14 triliun (kurs 14.219) untuk perbaikan.


Paling Murah, Garuda Indonesia Tawarkan Tes PCR Rp260 Ribu!

Garuda Indonesia melalui anak usahanya Aero Globe Indonesia, bekerja sama dengan KPH Lab (Kartika Pulomas Hospital Laboratories), menawarkan tes PCR dan rapid antigen dengan harga super murah, masing-masing Rp260 ribu dan Rp45 ribu. Kedua tes Covid-19 itu bisa didapat di seluruh jaringan Rumah Sakit dan Klinik KPH Lab yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca juga: Kapasitas Penumpang Pesawat Boleh 100 Persen tapi Wajib PCR, Pengamat: Mungkin Stok Masih Banyak

Lebih lanjut, promo khusus tes Covid-19 tersebut berlangsung hingga 31 Desember 2021 dan berlaku bagi seluruh penumpang domestik dan internasional, dengan periode pembelian tiket dan periode penerbangan 20 September 2021 hingga 31 Desember 2021.

Untuk mendapatkan harga khusus tersebut para pengguna jasa dapat melakukan pemesanan tes Covid-19 sesuai dengan preferensi di kantor penjualan Garuda Indonesia ataupun melalui Whatsapp Service Aero Globe Indonesia (AGLine) di nomor +62 877 7746 1807 untuk selanjutnya mendapatkan service voucher yang dapat ditukarkan di klinik penyedia layanan yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, program harga khusus tersebut selain merupakan upaya maskapai untuk memberikan nilai tambah layanan penerbangan bagi para penumpang yang akan melaksanakan perjalanan di masa pandemi ini, juga merupakan bentuk komitmen Garuda Indonesia untuk mendukung langkah percepatan penanganan pandemi yang dilaksanakan Pemerintah.

“Di tengah langkah penanganan pandemi melalui sejumlah penyesuaian ketentuan persyaratan perjalanan, promo khusus tes Covid-19 ini menjadi wujud komitmen kami untuk senantiasa hadir, memberikan kemudahan aksesibilitas layanan penerbangan bagi masyarakat yang akan merencanakan perjalanan di era kenormalan baru ini,” jelasnya.

“Bagi kami, menghadirkan layanan penerbangan yang aman, nyaman dan terpercaya bagi seluruh pengguna jasa adalah prioritas kami,” tambahnya, melalui keterangan resmi perusahaan.

Sayangnya, PCR dan antigen murah dari Garuda Indonesia tidak ada keterangan berlaku berapa hari, entah itu 2 x 24 jam atau 3 x 24 jam, sebagaimana aturan baru dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 27 Oktober 2021 menetapkan tarif tertinggi tes RT PCR pada harga Rp275 ribu untuk daerah di Jawa-Bali, dan Rp300 untuk daerah luar Jawa-Bali mulai 16 Agustus 2021.

Penurunan tarif tertinggi itu terhitung merupakan perubahan tarif ketiga. Kemenkes pada 16 Agustus lalu menetapkan tarif tertinggi tes RT PCR pada harga Rp495 ribu untuk daerah di Jawa-Bali, dan Rp525 ribu untuk daerah luar Jawa-Bali.

Baca juga: Catat! Mulai 12 Juli Hanya Hasil PCR dari 742 Lab yang Bisa Dipakai untuk Naik Pesawat

Patokan harga terhitung turun dari harga awal yang ditetapkan Kemenkes pada 5 Oktober 2020 lalu dengan batasan tarif tertinggi Rp900 ribu untuk pemeriksaan RT PCR. Batasan tarif tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RT-PCR atas permintaan sendiri atau mandiri.

Tes PCR menjadi syarat penumpang pesawat untuk rute domestik Jawa dan Bali belakangan menjadi polemik di masyarakat. Banyak yang berpendapat aturan tersebut hanya untuk kepentingan bisnis semata, bukan tulus ikhlas menekan laju penyebaran Covid-19.

Deretan Kecelakaan Fatal TransJakarta, Didominasi Kecelakaan Tunggal

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) saat ini memiliki 13 koridor dan sudah mulai beroperasi sejak tahun 2004. Menjadi salah satu transportasi publik Pemprov DKI Jakarta, TransJakarta menjadi solusi mengatasi kemacetan. Tetapi sayangnya armada bus TransJakarta memiliki banyak masalah dan membuatnya tak baik-baik saja.

Baca juga: Empat Rute TransJakarta Mulai Dioperasikan Kembali Setelah Dihentikan Karena Pandemi

Seperti yang terjadi pada Senin (25/10/2021) pagi, terjadi kecelakaan antar dua bus TransJakarta yang menewaskan dua orang. Kecelakaan ini terjadi di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Dua armada itu milik operator Bianglala Metropolitan dengan nomor bodi BMP 211 dan BMP 240.

Kecelakaan ini menjadi fatal karena pertama kalinya terjadi tumbukan antar bus TransJakarta di dalam jalur. Padahal saat itu, bus di depan tengah berhenti dan harusnya bus dibelakang mengurangi kecepatan serta mengerem untuk menghindari tabrakan.

Sayangnya itu tidak terjadi sehingga bus belakang menabrak bagian belakang bus yang ada di depannya. Selain dua orang meninggal, 37 orang lainnya mengalami luka mulai dari ringan hingga berat dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Selain itu, pada 2020 bus TransJakarta bertabrakan dengan Bajaj dan menewaskan satu orang penumpang Bajaj itu. Insiden ini awalnya saat Bajaj melintas dari arah Lodan menuju ke arah persimpangan dan ternyata sebuah bus TransJakarta juga melintas.

Pengemudi Bajaj sempat mengerem tetapi tidak berhenti hingga akhirnya terjadi tabrakan antara keduanya. Selain satu penumpang tewas, satu penumpang lain dan pengemudi Bajaj mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Bahkan di tahun 2016, 2017 dan 2018 juga banyak insiden yang dibuat oleh TransJakarta. Sayangnya dari data yang ada, tidak disebutkan kecelakaan tunggal atau dengan kendaraan lainnya.

Dari data tersebut, banyak didapatkan kecelakaan tunggal yang terjadi pada bus TransJakarta di mana, pengemudi menabrak separator. Selain itu juga menghindari penyeberang jalan dan membuat pengemudi harus banting setir dan membuat bus menabrak separator dan sebuah pohon.

Baca juga: PPKM Level 2, TransJakarta Mulai Berlakukan Kapasitas Angkut Penumpang 100 persen

Insiden ini juga menewaskan seorang warga karena tertimpa pohon yang tertabrak. Berkaca dari berbagai macam insiden yang terjadi pada bus TransJakarta ada empat tipe kesalahan yakni lalai dalam melaksanakan tugas, melakukan tugas dengan cara salah walaupun niat sudah benar, melaksanakan kegiatan tidak sesuai aturan dan tidak akurat dalam menilai situasi karena ketidakcukupan informasi.






















Video: Dahsyatnya Mesin Concorde Saat Lepas Landas, Alarm Mobil Sampai Bunyi!

Sudah bukan rahasia kalau pesawat supersonik Concorde memiliki kekuatan mesin yang begitu dahsyat. Tetapi, seberapa dahsyat dan bising mesin Concorde?

Baca juga: Sejarah Concorde Mendarat-Lepas Landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Sonic Boom Bikin Kaca Pecah?

Di masanya, pesawat supersonik Concorde begitu menyita perhatian. Setiap hari, surat kabar, televisi, dan sejenisnya tak ada kata lelah meliput dan menginformasikan segala hal tentang Concorde dan turunannya. Namun, siapa nyana, 27 tahun setelah terbang perdana, sederet masalah pada pesawat ini akhirnya mengakhiri era penerbangan supersonik.

2 Maret 1969 merupakan kali pertama Concorde dengan prototipe pertamanya, Concorde 001, membelah angkasa. Kala itu, langit Toulouse di Perancis menjadi saksi bisu dari terbangnya prototipe ini selama kurang lebih setengah jam lamanya.

Sejak saat itu, dibutuhkan waktu sekira tujuh tahun lamanya bagi perusahaan yang dikembangkan oleh Aerospatiale (Perancis) dan British Aircraft Corporation untuk bisa memulai layanan komersialnya.

Penerbangan penumpang terjadwal perdana dari Concorde ini terjadi pada 21 Januari 1976, dimana maskapai Air France menjabani rute penerbangan Paris – Rio de Janeiro, dan British Airways yang melakoni rute penerbangan London – Bahrain.

Setelah penerbangan perdana sampai penerbangan penumpang berjadwal perdana, pamor Concorde terus meningkat sampai di puncak tertinggi. Namun, sederet masalah satu per satu menghampiri dan klimaksnya saat Concorde Air France (AF) dengan nomor penerbangan 4590 jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Charles de Gaulle Paris, Perancis pada 25 Juli 2000.

Selain memiliki masalah teknis, Concorde juga memiliki masalah non teknis. Tetapi ini tidak ada kaitannya dengan penerbangan secara langsung. Masalah tersebut tak jauh-jauh dari suara mesin Concorde yang menggelegar.

Dalam sebuah video unggahan tahun 2017 oleh Kanal YouTube Heathrow Aircraft, terlihat dan terdengar jelas bagaimana perbedaan suara deru mesin Rolls-Royce/Snecma Olympus 593 pesawat supersonik Concorde dan mesin pesawat lainnya semisal Boeing 777 British Airways.

Video diambil dari Colnbrook Village, dekat ujung Heathrow’s Runway 27 Right, menggunakan camcorder VHS. Teknologi kamera recorder di masa itu sudah pasti belum sebagus sekarang.

Alhasil, bagi sebagian avgeeks, termasuk sang perekam yang mengaku sebagai Steve, video tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan betapa dahsyatnya suara mesin Concorde yang menggelegar.

Saking kerasnya suara mesin Concorde, alarm mobil diklaim sampai bunyi, meski belum ada bukti video terkait ini. Padahal, tak lama setelah lepas landas, afterburner atau mesin dimatikan untuk menghindari kebisingan berlebih.

Baca juga: Eksklusif: Foto Kabin Penumpang Concorde Saat Ngebut Secepat Kilat Menuju New York

Di masa sekarang, tak ada pesawat yang saking bisingnya membuat alarm bunyi, kecuali suara petir mengguntur. Mungkinkah suara mesin Concorde sama dengan suara petir?

“Bagi mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk mengalami secara pribadi dan dekat, suara Concorde lepas landas, besarkan volume di tablet/ponsel Anda. Ini masih tidak benar-benar adil – itu adalah deru vulkanik yang luar biasa – sebagai saksi efek Concorde selalu pada alarm mobil di sekitar take off run!” tulis Steve dalam deskripsi video tersebut.

Jerman Hadirkan Coworking Space di Stasiun Pusat Berlin, Tarifnya Per Menit

Coworking space atau ruang kerja bersama yang bisa digunakan siapa pun dan kapan pun saat ini semakin menjamur. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, di mana banyak orang tak lagi ke kantor untuk bekerja melainkan dari luar ruangan agar meminimalisir penularan virus corona.

Baca juga: Coworking Space di Stasiun MRT Bundaran HI Resmi Dibuka dan Gratis Hingga 31 Desember

Jerman, juga memilik ruang kerja bersama di Stasiun Pusat Berlin yang mana ini dikelola oleh Deutsche Bahn atau DB dan baru saja meluncurkan empat fasilitas kerja sama baru di stasiun lain yang ada di Jerman. Dilansir KabarPenumpang.com dari railway-news.com (26/10/2021), tujuan meluncurkan ruang kerja bersama ini adalah agar pelanggan merasa nyaman dan dapat bekerja saat bepergian.

Pelanggan cukup membayar untuk akses ke layanan melalui aplikasi Everyworks gratis yang tersedia untuk perangkat Apple dan Android. Selain itu pengguna harus membayar 16 sen per menit. Untuk diketahui, Hannover adalah ruang kerja pertama yang dibuka dan akan diikuti bulan depan oleh Frankfurt am Main.

Di mana pelanggan bisa memanfaatkan ruang kerja bersama Design Office d stasiun utama Karlsruhe dan Nuremberg. Proyek Everyworks adalah bagian dari inisiatif Kota Cerdas DB yang lebih luas untuk mempromosikan perjalanan kereta api yang ramah lingkungan dengan menyediakan layanan baru dan lebih baik yang membuatnya lebih menarik untuk bepergian dengan kereta api.

Dr Meike Niedbal, Kepala inisiatif Smart City DB, mengatakan, pekerjaan mandiri menjadi semakin penting setelah satu setengah tahun terakhir.

“Kami telah memperhatikan bahwa, selain kantor klasik dan kantor di rumah, kami juga membutuhkan peluang kerja yang fleksibel dan profesional di mana saja. Dengan setiap pekerjaan kami menawarkan tempat kerja modern di lokasi paling sentral di kota yakni stasiun kereta api,” ujarnya.

Baca juga: Aliante, Kursi Tunggu Bandara yang Bisa Jadi Meja Kerja ala Coworking Space

Niedbal menambahkan, dengan nilai tambah ini mereka membuata stasiun lebih menarik dan di atas segalanya. Ini juga memberikan insentif lebih lanjut kepada orang-orang yang bepergian dan melakukan perjalanan bisnis untuk beralih ke kereta api yang ramah iklim.