Bagian Long Hood Lokomotif CC203 Dipasangi Stiker Nataru, Janggal Gak Sih?

Kejadian cukup heboh di kalangan Railfans soal pemasangan stiker Natal dan Tahun Baru (Nataru) di lokomotif CC203 98 13 (CC 203 25). Seakan tak percaya, dijagad media sosial pun ramai diperbincangkan Railfan se-Jawa dan Sumatera. Bahwasannya lokomotif tersebut sudah dipasangi Stiker Nataru menarik rangkaian KA 101B Singasari rute Blitar – Pasar Senen pada Senin, 20 Desember 2021. Karena sebelumnya hari Minggu, 19 Desember 2021 lokomotif tersebut menarik rangkaian KA Brantas rute Pasar Senen – Blitar belum ada pemasangan stiker apapun alias masih asli. Hmm… cepat juga, ya?

Baca juga: Jadi ‘Paket’ Pada Peluncuran KA Argo, Ini Dia Lokomotif CC203 Penarik Kereta Eksekutif

Stiker Nataru Pertama di Lokomotif CC203
Sudah cukup banyak dan lumrah jika PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat hari besar ikut memeriahkan dengan menempelkan stiker khas ala KAI. Seperti halnya pemasangan stiker Nataru. Yang diketahui pemasangan stiker Nataru sudah biasa dilihat dan cukup heboh pada lokomotif seri CC206. Bagian yang simetris dipasang dihidung lokomotif depan dan belakang. Setelah CC206 ada pula yang lebih simetris lagi yaitu lokomotif seri CC201 yang dipasang stiker dibagian hidung kotaknya, cocok seperti kado yang kita kenal berbentuk kotak.

Nah, mengejutkan lagi saat stiker Nataru dipasangi di lokomotif CC203. Itu paling menggemparkan Railfan sejak kemarin sore. Beredar foto maupun videk yang tersebar luar di media sosial bahwa lokomotif CC203 telah dipasangi stiker Nataru. Argumen pun mencuat saat melihat lokomotif tersebut. Persepti fakta ataupun hoax terucap beberapa Railfan dan seakan tak percaya informasi tersebut. Setelah di telaah dan keberadaan bukti dari video, akhirnya Railfan pun percaya bahwa lokomotif seri CC203 98 15 lah yang terpilih dijadikan stiker Nataru.

Lokomotif CC 203 98 15 menarik Rangkaian KA 101B Singasari (Foto : Dokumentasi Istimewa)

Kecewa sekaligus seneng. Kecewa karena sebagian Railfan yang tinggal di kawasan Madiun sampai Cikampek ada yang bisa melihat ataupun nekat untuk mengabadikan. Karena wilayah mereka yang dilewati lokomotif menarik KA Singasari itu dalam keadaan gelap. Mungkin bisa diakali untuk melihat di perlintasan sebidang KA. Kemudian ada yang senang karena mereka bisa mengabadikan saat cuaca masih terang mulai dari Blitar hingga Nganjuk dan Cikampek hingga Pasar Seneng sampai Tanah Abang.

Baca juga: Sambut Nataru, KAI Hias Lokomotif dan Kereta

Janggal Gak Sih?
Lebih mengejutkan lagi saat Railfan melihat bagian belakang lokomotif ini (bagian Long Hood). Tidak seperti lokomotif CC201, untuk lokomotif CC203 ternyata ikut dipasangi stiker Nataru. Railfan mulai berpendapat, ada yang bagus karena melihat pertama kali, ada pula yang melihatnya agak anegh sekaligus janggal karena belum terbiasa melihatnya. Namun kalau dilihat, stiker tersebut dibuat simetris atau sejajar dengan livery oranye nya lokomotif tersebut. Yang dibilang janggal karena sudah adanya logo KAI lalu ditambah stiker yang bertuliskan pula logo KAI-nya. Lalu menurut kalian sebagai warga awam, kira – kira bagaimana komentarnya? (Pras – Cinta Kereta Api)






















Satelit AS Temukan Pesawat MH370 di Hutan Kamboja! Cina dan Rusia Turun Tangan

Teka-teki jatuhnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH370 yang hilang kontak sejak 8 Maret 2014 silam memasuki babak baru. Setelah sebelumnya kuat diduga jatuh di Samudra Hindia, muncul temuan objek di hutan pedalaman Kamboja melalui citra satelit yang diduga jadi lokasi jatuhnya MH370.

Baca juga: Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370 Ditemukan! Hanya 28 Km dari Lokasi Pencarian Terakhir

Andre Milne dan timnya dari startup asal Amerika Serikat (AS), Unicorn Aerospace, saat ini sudah bertukar informasi dan gambar atas temuannya itu dengan data yang dimiliki Pentagon. Rencananya, awal tahun 2022, keduanya akan mengirim tim untuk mensurvei lokasi menggunakan drone yang dirancang khusus dalam misi MH370 mengingat sulitnya medan.

Meski temuan objek diduga pesawat MH370 tersebut terbilang ekstrem, karena melawan stigma publik kebanyakan, tetapi Milne mengaku yakin bahwa objek tersebut adalah lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

Secara posisi, Kamboja juga berdekatan dengan Malaysia dan berada tak jauh dari jalur pesawat menuju ke Beijing.

Tak hanya itu, secara data, Milne juga mengakui sangat kuat dan tepat bila menduga Kamboja menjadi lokasi jatuhnya pesawat.

Dilansir express.co.uk, data yang diterimanya sinyal terakhir yang diterima dari pesawat Malaysia Airlines MH370 ke ATC Malaysia adalah di Kamboja, bukan di Samudra Hindia Selatan. Tetapi, karena ada data lain berdasarkan satelit Inmarsat, pada akhirnya semua mata lebih tertuju ke sana dan hasilnya terbukti nihil sampai saat ini.

Selain berkomunikasi dengan orang kepercayaan di Pentagon, Milne dan tim juga meminta tim Intel Sat Militer Cina, Rusia, dan AS, turun tangan dengan teknologi penginderaan jarak jauh guna mendeteksi massa alumunium dan titanium untuk mengkonfirmasi keberadaan pesawat.

Pesawat sendiri dibuat dari 60 persen alumunium, 15 persen baja, 10 persen logam berharga mahal seperti titanium. Karenanya, tak heran bila Milne meminta mereka untuk mengecek alumunium dan titanium.

Terlepas dari itu, dari gambar atau foto-foto citra satelit yang dikumpulkannya, ia menemukan kecocokan bekas lokasi jatuhnya pesawat MH370, yang saat ini sudah ditumbuhi vegetasi hutan, dengan ukuran aslinya dengan skala 1:1.

Baca juga: Ada Jalur Penerbangan Palsu ke Pulau Jawa Sebelum MH370 Hilang di Samudera Hindia

Sebelum Milne, wartawan atau jurnalis investigas asal Perancis, Florence de Changy, juga pernah melawan arus ilmuan global, termasuk Pemerintah Malaysia, yang menduga lokasi jatuhnya pesawat MH370 di Samudra Hindia.

Dalam bukunya, The Disappearing Act: The Impossible Case Of MH370, seperti dikutip dari Republic World, jurnalis surat kabar Le Monde Diplomatique itu menyebut “Pesawat jatuh akibat ditembak jet tempur, rudal atau sistem senjata laser baru yang sedang diuji di wilayah tersebut (di Teluk Thailand, dekat Vietnam) pada saat itu.”

Fenomena Cuaca Baru “Danau Atmosfer,” Genangan Air Seluas 1.000 km di Langit Samudra Hindia

Ilmuan atmosfer, Brian Mapes dan Wei-Ming Tsai beserta tim, berhasil menemukan badai jenis baru di langit Samudra Hindia yang dinamakan “danau atmosfer.” Fenomena cuaca atau meteorologi baru ini muncul dari kumpulan uap air terkonsentrasi yang bergerak agak lambat dan menciptakan ‘genangan’ di langit setinggi beberapa sentimeter dan lebar seluas 1.000 km (620 mil).

Baca juga: Mendarat di Tengah Terjangan Badai 150 Km Per Jam, Pilot Airbus A380 Dimarahi Pihak Maskapai

Kedua ilmuan tersebut berhasil menemukan danau atmosfer saat mempelajari pola cuaca di atas Samudra Hindia, wilayah yang menurut mereka tidak menarik banyak perhatian para ahli meteorologi. Tim secara khusus memeriksa pola hujan dan uap air yang terjadi pada skala sehari-hari.

Struktur baru tersebut terkait dengan ‘sungai’ di atmosfer, sebuah fenomena umum yang dipelajari dengan baik dan melibatkan gumpalan tipis uap air pekat yang panjang dan dapat membentang hingga ribuan kilometer. ‘Sungai-sungai’ yang bergerak cepat ini dapat membawa sejumlah besar air dan berubah menjadi hujan.

Dilansir New Atlas, danau atmosfer lahir dari ‘sungai’ langit. Tetapi, pada titik tertentu mereka terjepit, membentuk massa uap air yang terkonsentrasi dan terisolasi. Danau-danau ini kemudian melayang sangat lambat melintasi langit, di daerah di mana kecepatan angin sekitar nol.

Ilmuan Brian Mapes dan Wei-Ming Tsai serta tim mengaku mempelajari data satelit Samudra Hindia selama lima tahun dan mengidentifikasi 17 danau atmosfer yang berlangsung lebih dari enam hari. Ke semua danau atmosfer itu terjadi di semua musim dan berad di 10 derajat khatulistiwa. Di beberapa kondisi, danau atmosfer bahkan bisa berubah menjadi siklon tropis.

Dalam survei awal untuk membuat katalog badai semacam itu, Mapes menggunakan data satelit selama lima tahun untuk menemukan 17 danau atmosfer yang berlangsung lebih dari enam hari dan dalam jarak 10 derajat khatulistiwa, di semua musim. Danau lebih jauh dari khatulistiwa juga terjadi, dan kadang-kadang menjadi siklon tropis.

Danau atmosfer berlangsung selama berhari-hari dan terjadi beberapa kali dalam setahun. Jika semua uap air dari danau-danau ini dicairkan, itu akan membentuk genangan air yang dalamnya hanya beberapa sentimeter dan lebarnya sekitar 1.000 kilometer (sekitar 620 mil).

Jumlah air ini dapat menciptakan curah hujan yang signifikan untuk dataran rendah kering di negara-negara Afrika timur di mana jutaan orang tinggal, menurut Mapes.

Baca juga: Kenapa Kapal Pesiar Bisa Tahan Terjangan Badai? Ternyata Jawabannya Sangat Sederhana!

Ini adalah tempat yang rata-rata kering, jadi ketika [danau atmosfer] ini terjadi, itu pasti sangat penting,” kata Mapes.

“Saya berharap dapat mempelajari lebih banyak pengetahuan lokal tentang mereka, di daerah ini dengan sejarah bahari yang terhormat dan mempesona di mana para pelaut yang jeli menciptakan kata monsun untuk pola angin, dan tentu saja memperhatikan badai hujan sesekali ini juga,” ujarnya.

Mulai dari Sibuk Sampai Penakut, Inilah Tipe Penumpang dalam Penerbangan

Sebagai seorang penumpang dalam penerbangan, Anda pasti sering memperhatikan gerak gerik dan tingkah laku penumpang lainnya. Ini adalah hal yang wajar karena, setiap penumpang memiliki karakter yang berbeda satu dengan lainnya.

Baca juga: Tak Hanya Pesawat dan Kereta Api, Penumpang Kapal Pesiar Juga Punya Tipe Tersendiri

Merangkum dari willdrinkfortravel.com, tingkah laku penumpang yang sering dijumpai adalah tidak peduli dengan sekitar dan tidak bisa duduk diam. Itu adalah sebagian kecil contohnya. Tetapi berikut ini ada beberapa tipe penumpang yang akan dihadapi selama penerbangan.

1. Sibuk
Penumpang seperti ini biasanya setelah tanda sabuk pengaman dimatikan, mereka akan mulai berbincang dengan teman-temannya. Tak hanya itu mereka juga berjalan ke toilet setiap 15 menit. Memang bila dalam penerbangan jarak jauh, peregangan pada kaki dibutuhkan, tetapi Anda tidak akan ingin bila seseorang berjalan di lorong setiap 15 menit.

2. Gugup dan goyang kaki
Ini adalah penumpang yang seperti ingin diperhatikan orang lain. Penumpang seperti ini tidak akan bisa duduk dengan tenang dan biasanya akan menggoyangkan kaki mereka, memutar badan dari sisi ke sisi atau melakukan hal apapun yang membuat dirinya diperhatikan orang lain.

3. Tidur dalam penerbangan
Pernah lihat penumpang tidur? Biasanya mereka adalah penumpang yang bangun tengah malam untuk mengemas barang bawaan. Banyak dari penumpang ini bahkan tertidur sebelum pesawat lepas landas. Yang buruknya lagi tak sadar saat mereka bersandar pada tetangga kursi sebelah

4. Penonton
Mereka adalah penumpang yang menikmati perjalanan dengan menonton, membaca buku atau melihat sekitar dalam kabin atau jendela. Biasanya penumpang seperti ini jarang tertidur.

5. Orang Tua yang Kewalahan
Pasti Anda pernah melihat penumpang lansia atau orang tua yang membawa anak bepergian tanpa bantuan siapapun.Mereka tidak hanya bepergian dengan kereta dorong, kursi mobil, dan beberapa barang bawaan, tetapi mereka pada akhirnya bertanggung jawab atas (ketidakbahagiaan) anak mereka. Mereka melakukan segala daya mereka untuk membuat anak mereka tetap tenang dan tenang selama penerbangan, tetapi terkadang anak-anak hanya memiliki agenda mereka sendiri. Orang tua selalu terlihat sangat kewalahan dan meminta maaf.

6. Pengadu
Tidak peduli apa yang dilakukan pramugari, ‘The Complainer’ selalu tidak bahagia. Dan jika mereka duduk di kelas satu atau kelas bisnis? Lupakan! Minuman mereka tidak pernah dibuat dengan benar, suhunya selalu terlalu dingin dan pengalaman mereka lebih baik di maskapai yang berbeda. Baiknya ketika bertemu penumpang seperti ini, pasang headphone Anda.

Baca juga: Inilah Beberapa Tipe Penumpang Pesawat, Anda Masuk Kategori Yang Mana?

7. Penumpang yang Takut
Anda dapat melihat wisatawan ini satu mil jauhnya. Orang-orang ini memiliki ketakutan bawaan untuk terbang, yang berarti mereka memiliki mekanisme koping mereka sendiri. Begitu pesawat mulai lepas landas, mereka memejamkan mata, berdoa, menarik napas dalam-dalam, dan berharap mereka berada di tempat lain. Selebaran ini sebenarnya bisa sangat lucu untuk ditonton.

 

 

FedEx Terima Kendaraan Listrik BrightDrop EV600 Pertama dari General Motors

General Motors baru saja meluncurkan spin off terbarunya yang bernama BrightDrop. Di mana perusahaan tersebut mengirim lima van pengiriman EV600 BrightDrop berukuran lebih besar ke perusahaan ekspedisi FedEX di Inglewood, California dan menjadi yang pertama dalam pesanan 500 kendaraan yang direncanakan.

Baca juga: Kendaraan Listrik Semakin Banyak, Energy Absolute Buka Pabrik Baterai

Van EV600 sendiri mulai diproduksi pada musim gugur lalu dan memiliki ruang kargo 600 kaki kubik (17 meter kubik). Kendaraan listrik tersebut dibangun dengan menggunakan baterai Ultium 20-modul paket datar GM. Yang mana EV600 akan mampu menempuh jarak 250 mil (400 km) dengan baterai penuh.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (19/12/2021), FedEx berencana untuk mulai menyebarkan BrightDrop di jalan dan melakukan pengiriman di Los Angeles pada paruh pertama tahun 2022 mendatang. Selain itu FedEx juga akan menambah lebih banyak kendaraan saat BrightDrop menyediakannya.

FedEx sendiri memiliki lebih dari 200 ribu kendaraan bermotor dalam armadanya. Untuk diketahui, perusahaan eksperdisi yang satu ini juga bergerak menuju operasi yang lebih berkelanjutan dalam beberapa cara setelah sebelumnya mengarahkan van pengiriman nol emisi yang dikembangkan oleh Workhorse dan Smith Electric Vehicle.

FedEx juga menjajaki penggunaan robot otonom dan pod pengiriman swakemudi karena mereka bercita-cita untuk operasi global netral karbon pada tahun 2040.

“Pengiriman BrightDrop EV600s pertama adalah momen bersejarah, lahir dari semangat kolaborasi antara dua perusahaan Amerika terkemuka. Di FedEx, mengubah armada pickup dan pengiriman kami menjadi kendaraan listrik merupakan bagian integral untuk mencapai tujuan keberlanjutan ambisius kami yang diumumkan awal tahun ini. Upaya kolaboratif ini menunjukkan bagaimana bisnis dapat mengambil tindakan untuk membantu mengantarkan masa depan emisi yang lebih rendah untuk semua,” kata Mitch Jackson, Chief Sustainability Officer, FedEx.

FedEx tertarik membeli van listrik tersebut sebagai titik validasi. Di mana yang tidak disebutkan adalah FedEx nyatanya telah lama mencari pemasok kendaraan listrik yang andal.

Baca juga: Kendaraan Listrik Pangkas 70 Persen Suku Cadang Mesin, Biaya Perawatan Jadi Lebih Murah

Perusahaan memiliki kesepakatan dengan mantan startup EV Chanje untuk membeli 1.000 van pengiriman listrik tetapi dibiarkan dalam kesulitan ketika Chanje gagal memenuhi janjinya. GM juga bermitra dengan FedEx Express pada uji coba tahun lalu untuk menguji EP1, palet listrik yang dapat digunakan untuk mengangkut paket dari kendaraan pengiriman ke pintu depan pelanggan.

Menggunakan palet listrik memungkinkan pekerja FedEx menangani 25 persen lebih banyak paket sehari. Sementara itu, GM memutuskan untuk memulai bisnis logistik baru yang berfokus pada EV sebagai bagian dari poros besar senilai $35 miliar untuk kendaraan listrik . GM telah mengejar Tesla dan pembuat EV lainnya ketika mencoba untuk menulis ulang sejarahnya dan memimpin muatan ke masa depan yang serba listrik.

Cerita Busmania – Dari Foto-foto, Touring Hingga Jadi Banyak Teman

Moda transportasi bus sekarang semakin dicintai oleh masyarakat, pergeseran sudut pandang ke arah yang lebih baik membuat moda transportasi ini makin diminati masyarakat dan jadi andalan untuk bepergian. Di satu sisi, yang mungkin banyak orang belum banyak ketahui adalah adanya penggemar bus atau bisa disebut Busmania. Mereka, para penggemar bus adalah orang-orang yang bisa dibilang memiliki kesukaan tersendiri terhadap moda transportasi bus.

Baca juga: Penguasa Jalur Selatan, PO Budiman Punya Aturan Ketat

Kegiatan mereka bisa dibilang beragam. Mulai dari hunting foto, touring naik bus, bertukar informasi terbaru tentang dunia bus, bahkan melakukan kunjungan ke perusahaan otobus. Tak heran, apabila Anda sedang di terminal bus, ada kelompok orang yang asyik mengambil foto bus kesukaan mereka. Umurnya beragam, dari ABG sampai yang sudah berkeluarga.

Bahkan, Anda mungkin saja menemui komunitas penggemar bus sedang kopi darat (kopdar). Karena memang ada komunitas yang menaungi para penggemar bus di Indonesia. Kopi darat penggemar bus di dunia maya tidak jarang berlanjut menjadi pertemanan di dunia nyata. Hal ini menurut Dimas Jati Surya yang seorang penggemar bus, memberikan banyak manfaat. Saling memberikan manfaat menurutnya.

“Kita jadi bisa menambah teman, bisa tanya referensi bus AKAP, jam berangkat bus. Gak ada ruginya deh,” menurut Dimas Jati Surya. “Kalo kita touring ke luar kota, biasanya sih teman-teman disana banyak menawarkan tempat singgah, begitu pun kalo teman-teman ke wilayah rumah saya, ya saya persilahkan singgah di rumah saya,” imbuh Dimas Jati Surya.

Tidak jarang juga para penggemar bus dijadikan semacam ‘konsultan’ orang-orang yang ingin bepergian naik bus ketika masih bingung memilih bus yang aman dan juga nyaman. Seperti pengalaman Rio Handoko asal Semarang yang juga merupakan seorang penggemar bus. “Biasanya sih karena tau saya suka bus, jadi teman-teman jaman sekolah, ketika mau naik bus, pasti nanya ke saya enaknya naik bus apa dari tempat ini menuju tempat tujuan,” ujar Rio Handoko

“Kalau yang notabenenya dia bukan penggemar bus, saya biasa kasih saran naik bis yang pasti-pasti aja, gak neko-neko dan gak pake sambung-sambung kendaraan” imbuh Rio.

Baca juga: Mau Jauh dari Calo Saat Naik Bus? Cek Tips Berikut ini

Penggemar bus semakin hari semakin bertambah jumlahnya, hal ini tentu dilatarbelakangi oleh semakin mudahnya akses internet, dimana informasi semakin mudah didapat. Bagaimana, Anda tertarik jadi seorang penggemar bus? (Senna Aditiya-Penggemar Bus)

Kerahkan Kawanan Drone, Korean Air Pangkas Waktu Inspeksi Pesawat Sampai 60 Persen

Korean Air berhasil memangkas waktu inspeksi sampai 60 persen dengan mengerahkan empat (kawanan) drone, menjadikannya sebagai maskapai pertama. Sebelumnya, saat masih mengandalkan tenaga manusia, proses inspeksi pesawat memakan waktu 10 jam dan saat ini dipangkas dengan kehadiran drone menjadi empat jam saja.

Baca juga: Pertama di Eropa, Drone DJI Sukses Inspeksi Pesawat Airbus A330 di Luar Hanggar

Dilansir Simple Flying, Korean Air dikenal sebagai salah satu maskapai dengan kemampuan maintenance, repair, and overhaul (MRO) tinggi. Divisi pemeliharaan dan teknik maskapai memiliki fasilitas sangat mumpuni untuk heavy maintenance checks dan pemeriksaan terjadwal lainnya.

Fasilitas MRO tersebut berkapasitas tinggi itu menariknya tersebar di senatero Korea Selatan, mulai dari Gimpo, Incheon, Gimhae, dan Bucheon.

Seiring berjalannya waktu, Korean Air mulai melirik peran teknologi dalam melakukan inspeksi pesawat, dalam hal ini drone. Melalui metode ‘drone swarms’ empat drone berlogo Korean Air itu menyebar ke seluruh area pesawat, utamanya area-area vital, sesuai dengan lokasi masing-masing yang sudah diprogram.

Andai salah satu drone melakukan kesalahan alias error, tiga drone lainnya disebut bakal mengambil alih tugas yang dibebankan padanya.

Dengan bekal kamera high-performance, drone dengan tinggi dan lebar sekitar satu meter serta berat sekitar 5,5 kg tersebut mampu mengidentifikasi objek sekecil 1 mm tak kasat mata. Ini berarti, tanpa melakukan langkah-langkah lanjutan, cacat mikro pada badan pesawat bisa terdeteksi dengan lebih cepat, sesuatu yang tentu saja tak bisa dilakukan dengan mata telanjang.

Selama beroperasi, drone dipantau pusat data secara real time dan hasil dari berbagai temuan drone tersebut disimpan di cloud.

Meski bermanfaat, kehadiran drone di hanggar untuk melakukan inspeksi pada pesawat aktif di hanggar yang juga aktif dinilai berisiko. Karenanya, Korean Air memasang alat yang disebut geo-fencing dan deteksi pencegah tabrakan, memastikan drone tidak liar dan keluar ke area hanggar serta menabrak pesawat terdekat atau pesawat lainnya.

Inspeksi pesawat menggunakan drone juga pernah dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat (AS). Pada Agustus lalu, perusahaan asal Belanda, Mainblades, sukses menjalankan inspeksi atau pengecekan langsung pesawat yang baru mendarat menggunakan drone di luar hanggar dan di bandara aktif. Ini merupakan yang pertama kalinya di Eropa.

Inspeksi menggunakan drone DJI Matrice 300 RTK terhadap pesawat Airbus A330 maskapai regional Negeri Kincir Angin, Truenoord.

Baca juga: Inggris Berdayakan Drone Untuk Pantau Para Pelanggar dan Inspeksi Jalur Kereta

Dalam prosesnya, inspeksi pesawat menggunakan drone ini mampu menampilkan gambar-gambar beresolusi tinggi dengan sangat detail, jauh melebihi kemampuan inspeksi dengan mata telanjang. Prosesnya juga lebih cepat dan efektif dibanding pengecekan oleh manusia.

Tak hanya itu, dari sisi maskapai, inspeksi di luar hanggar tentu berdapak baik pada keuangan. Sebab, biaya sewa hanggar bisa dibilang cukup mahal. Sudah begitu, slotnya tak selalu tersedia kapanpun. Butuh waktu untuk mendapat slot di hanggar, melakukan pemeriksaan pada pesawat, sampai kembali menerbangkannya.

Dari Bandara ‘Hantu’ Jadi Pelopor Kota Baru, Inilah Sejarah dan Masa Depan Bandara Ngloram

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandara Aryo Jipang-Ngloram yang berada di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Jumat (17/12). Kehadiran Bandara Ngloram diharapkan dapat mewujudkan konektivitas antar daerah, yang dapat memperlancar pergerakan masyarakat maupun distribusi barang.

Baca juga: Bakal Layani Penerbangan Berjadwal, Inilah Profil Maskapai Pelita Air, Anak Perusahaan Pertamina

Keberadaan bandara ini dipercaya akan mempercepat aktivitas ekonomi baik di Kabupaten Blora, maupun daerah sekitarnya seperti Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Purwodadi, Rembang. “Akan lebih dekat apabila terbang lewat Bandara Ngloram,” katanya, dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com.

Meski lama menjadi bandara ‘hantu’ karena sudah 35 tahun tak beroperasi, namun, bandara yang dibangun Pertamina tersebut memiliki masa depan cerah, bahkan disebut-sebut sebagai pelopor terbentuknya kota baru.

Ir. Djati Walujastono M.Eng, Anggota Tim Reaktifasi Percepatan Pembangunan Bandara Aryo Jipang-Ngloram, Kec. Cepu, Kab. Blora, dalam sebuah tulisan, coba membeberkan sejarah bandara tersebut, lengkap beserta masa depan cerahnya.

Disebutkan, Bandara Ngloram merupakan bandara khusus yang dibangun tahun 1978 dan dihentikan operasinya pada tahun 1984. Sebelum dihentikan, bandara ini dioperasikan oleh Pertamina mulai tahun 1980-1984. Kemudian bandara ini dialihkan kepemilikannya dari PT Pertamina ke Departemen Pertambangan dan Energi pada tahun 1988.

Pada 2007 Pemprov Jateng mengirim surat kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar Bandar Udara Ngloram, yang merupakan aset departemen, dilimpahkan kepada Departemen Perhubungan agar dapat diaktifkan.

Rencana pengaktifan kembali Bandara Ngloram dikabulkan oleh Pemerintah Pusat yang tertuang dalam surat rekomendasi pengelolaan lapangan terbang untuk Ngloram, yang diterbitkan oleh Menteri Perhubungan saat itu, Jusman Syafii Djamal.

Berbeda dari fungsi sebelumnya, pengembangan Bandar Udara Ngloram ditujukan untuk melayani penumpang umum dan ekspatriat dan menjadi Bandar Udara Komersial.

Sejak tahun 2019, Bandara Ngloram direvitalisasi dengan biaya Rp 132 miliar, meliputi perpanjangan runway, pelapisan, pembuatan taxiway, apron, pagar pengaman, dan terminal penumpang, dan rampung pada tahun ini.

Saat ini, Bandara Ngloram memiliki landas pacu (runway) sepanjang 1500 m x 30 m yang mampu didarati pesawat ATR 72, taxiway 142 m x 23 m, apron 90 m x 60 m, dan terminal penumpang seluas 3.526 m² yang dapat menampung kapasitas hingga 210 ribu penumpang per tahun. Sejauh ini, baru Citilink yang membuka penerbangan ke dan dari Bandara Ngloram dua kali dalam sepekan.

Baca juga: Bandara Tunggul Wulung, Jadi Basis Sekolah Penerbangan di Selatan Jawa

Ke depan, Bandara Ngloram disebut bakan menjadi pelopor terbentuknya kota bandara (Airport City) yang merupakan embrio terbentuknya konsep Aerotropolis, dengan Desa Ngloram dan Desa Kapuan menjadi tumpuannya.

Bahkan, Airport City gabungan dari Desa Ngloram dan Desa Kapuan diperkirakan bakal lebih besar daripada Kota Cepu dan menjadi kawasan komersil yang terintegrasi di Jawa Tengah.

Catat! Ini Daftar Kereta Api Tambahan Saat Angkutan Nataru

Pemerintah telah melonggarkan level PPKM. Masyarakat pun mulai berbondong – bondong mempersiapkan tanggal yang pas untuk pergi berlibur. Tak hanya menjelang libur Natal dan Tahun Baru, beberapa hari sebelumnya sudah terlihat di beberapa kota besar khususnya di Pulau Jawa. Tak heran masyarakat pun telah memadati kawasan wisata di kota tujuan yang mereka kunjungi.

Baca juga: Sambut Nataru, KAI Hias Lokomotif dan Kereta

Antusiasme masyarakat di Pulau Jawa saat liburan Natal dan Tahun Baru lebih dominan menggunakan angkutan darat. Kereta api misalnya, mereka sudah mempersiapkan waktu untuk berkunjung keluar kota dengan memesan tiket kereta api jarak jauh, berharap tidak kehabisan tiket. Untuk mencegah kehabisan tiket dan menenuhi pelayanan pada masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memutuskan untuk menjalankan Kereta Api Tambahan. Sudah tradisi memang, PT KAI selalu memberikan pelayanan tambahan rangkaian kereta api dalam mengatasi lonjakan penumpang ataupun kehabisan tiket KA.

Sesuai informasi yang diperoleh dari instagram KAI: @KAI121_, bahwa terdapat beberapa tanggal dan KA tambahan yang akan dijalankan jelang Natal dan Tahun Baru kali ini. KA yang akan diberangkatkan adalah KA kelas eksekutif, ekonomi premium maupun ekonomi biasa. Adapun kereta api yang dijalankan sebagai berikut:

1. Tanggal 17 – 31 Desember 2021
KA Solo Tambahan
Berangkat Gambir : 22.50 WIB dan 09.50 WIB
Berangkat Solo : 09.55 WIB dan 22.10 WIB

2. Tanggal 17 – 31 Desember 2021
KA Sembrani Tambahan
Berangkat Gambir : 20.50
Berangkat Surabaya Pasar Turi : 20.00

3. Tanggal 23 – 31 Desember 2021
KA Taksaka Tambahan
Berangkat Gambir : 10.40 WIB dan 23.45 WIB
Berangkat Yogyakarta : 12.00 WIB dan 21.35 WIB

4. Tanggal 20, 23 – 31 Desember 2021
KA Gaya Baru Malam Selatan
Berangkat Pasar Senen : 11.00 WIB
Berangkat Surabaya Gubeng : 12.00 WIB

5. Tanggal 20, 23 – 31 Desember 2021
KA Kutojaya Utara
Berangkat Jakarta Kota : 04.30 WIB
Berangkat Kutoarjo : 17.10 WIB

6. Tanggal 18 – 31 Desember 2021
KA Logawa
Berangkat Jember : 06.00 WIB
Berangkat Purwokerto : 05.30 WIB

7. Tanggal 18 – 31 Desember 2021
KA Ambarawa Ekspres
Berangkat Surabaya Pasar Turi : 13.10 WIB
Berangkat Semarang Poncol : 08.10 WIB

8. Tanggal 18 – 31 Desember 2021
KA Sribilah Utama
Berangkat Medan : 15.00 WIB
Berangkat Rantauprapat : 14.45 WIB

9. Tanggal 24 – 27 dan 30 Desember 2021
KA Sindang Marga
Berangkat Kertapati : 20.15 WIB
Berangkat Lubuk Linggau : 19.45 WIB

10. Tanggal 26 Desember 2021
KA Argo Parahyangan
Berangkat Bandung : 21.50 WIB
Berangkat Gambir : 22.25 WIB

*(Sumber: Instagram PT Kereta Api Indonesia (Persero))

Baca juga: Spot Berburu Kereta Api Disini, Gak Perlu Izin

Kereta Api Argo Parahyangan rute Gambir ~ Bandung berjalan langsung di Stasiun Cikarang
(FOTO : Sendy Prasetya)

Lokasi Rapid Test Antigen
Selama liburan Natal dan Tahun Baru, PT KAI juga memudahkan kepada masyarakat pengguna kereta api agar selalu lebih waspada terhadap kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Maka dari itu beberapa stasiun sudah melayani tempat pendaftaran Rapid Test Antigen sebelum melakukan perjalanan kereta api. Berikut Stasiun yang melayani Rapid Test Antigen:

1. DAOP 1 JAKARTA
Pasar Senen
Gambir
Bekasi
Cikampek
Karawang

2. DAOP 2 BANDUNG
Bandung
Kiaracondong
Tasikmalaya
Banjar
Purwakarta
Cimahi
Cipeundeuy

3. DAOP 3 CIREBON
Cirebon
Cirebon Prujakan
Jatibarang
Haurgeulis
Brebes
Babakan

4. DAOP 4 TEGAL
Semarang Tawang
Semarang Poncol
Tegal
Cepu
Ngrombo
Pemalang
Pekalongan
Weleri

5. DAOP 5 PURWOKERTO
Purwokerto
Kroya
Sidareja
Kutoarjo
Kebumen
Cilacap
Gombong

6. DAOP 6 YOGYAKARTA
Yogyakarta
Lempuyangan
Solo Balapan
Klaten
Purwosari
Sragen
Wates
Solo Jebres

7. DAOP 7 MADIUN
Madiun
Jombang
Blitar
Kediri
Kertosono
Tulungagung
Nganjuk

8. DAOP 8 SURABAYA
Surabaya Pasar Turi
Surabaya Gubeng
Malang
Sidoarjo
Mojokerto
Bojonegoro
Babat
Kepanjen
Wonokromo
Lamongan

9. DAOP 9 JEMBER
Jember
Ketapang
Banyuwangi Kota
Rogojampi
Probolinggo
Kalisetail

10. DIVISI REGIONAL 1
Medan
Kisaran
Tanjung Balai
Rantau Prapat
Mambangmuda
Tebing Tinggi

11. DIVISI REGIONAL 2
Kertapati
Prabumulih
Muaraenim
Lahat
Tebing Tinggi
Lubuk Linggau

12. DIVISI REGIONAL 3
Tanjungkarang
Kota Bumi
Baturaja
Martapura

Selain itu, untuk mengatasi lonjakan penumpang kereta api saat libur Natal dan Tahun Baru, pihak dari PT Kereta Api Indonesia tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan yang ketat guna menghindari terpapar virus Covid-19. (Pras – Cinta Kereta Api)

Train Suite Shiki-shima Jadi Hotel Bergerak, Dilengkapi Segala Kemewahan ala Bintang Lima

Saat berkunjung ke Jepang, pelancong tidak akan bosan dan petuangan akan dimanjakan  menggunakan fasilitas kereta api, baik kerera antar kota dan kereta kommuter. Sebab Negeri Sakura ini memiliki berbagai jenis kereta yang bisa digunakan pelancong maupun masyarakat mereka sendiri.

Baca juga: Tiga Sleeper Train ini Sajikan Pengalaman Fantastis Mengular di Benua Biru!

Mungkin yang terpikir dalam benak Anda hanyalah kereta biasa yang digunakan untuk bepergian. Tetapi yang satu ini berbeda, di mana kereta tersebut dikonversi menjadi sebuah hotel mewah dan bergerak.

Kamar di kereta futuristik Jepang. Foto: Train Suite Shiki-shima

Penasaran? Dilansir KabarPenumpang.com dari laman timeout.com (13/12/2021), ini adalah Train Suite Shiki-shima memiliki bathtub hinoki, makanan gourmet dan gerbong observasi modern. Untuk menikmati perjalanan dengan kereta ini, Anda harus merogoh kocek yang cukup mahal, yakni 370 ribu yen atau sekitar Rp46,8 juta per orang.

Memang terdengar sangat mahal untuk naik kereta. Tetapi kereta tidur ultra mewah tersebut lebih unggul dari lokomotif lain yang pernah ditemui. JR East’s Train Suite Shiki-shima adalah kereta wisata tidur yang membawa penumpang dalam perjalanan selama beberapa hari melalui beberapa tempat indah terbaik di Jepang, termasuk kilang anggur Nagano, atau melalui eksplorasi budaya Ainu di Hokkaido.

Kereta ini memiliki kapasitas maksimum hanya 34 penumpang, dengan lima gerbong tidur, dua gerbong observasi, gerbong lounge dan gerbong makan. Paket yang ditawarkan untuk musim mendatang adalah perjalanan satu malam ke Nagano dan perjalanan tiga malam ke Hokkaido, dengan kereta berangkat dari Stasiun Ueno Tokyo.

Ada banyak hal yang bisa dilihat di salah satu perjalanan mewah ini, meskipun keretanya sendiri menawarkan banyak suguhan untuk mata. Sebagai permulaan, orang bisa menghabiskan berjam-jam menatap pemandangan dari jendela gerbong observasi di kepala dan ekor kereta.

Sedangkan untuk gerbong tidur, setiap suite-nya dilengkapi dengan toilet pribadi dan kamar mandi sendiri. Beberapa bahkan memiliki bak mandi cemara hinoki untuk berendam saat Anda melewati beberapa lanskap paling indah di Jepang.

Jika Anda memilih untuk memesan tur tiga malam di Hokkaido, hari-hari biasa di kereta Shiki-shima mungkin dimulai dengan bangun untuk sarapan Hakodate ikura (telur salmon) dan cumi-cumi di atas nasi sebelum turun di Stasiun Hakodate untuk naik trem eksklusif berkendara keliling kota. Untuk makan siang, Anda akan disuguhi menu Perancis yang menggunakan bahan-bahan musiman dari daerah sekitar yang disiapkan oleh chef Yuya Sekikawa, sebelum Anda turun untuk tur ke Museum dan Taman Nasional Upopoy Ainu.

Baca juga: Sleepers Train di Jepang Sukses Angkat Pamor Wilayah yang Dilaluinya

Perjalanan dua hari satu malam di Nagano (kamar double mulai dari 370 ribu per orang) akan berlangsung dari bulan Juni hingga September sedangkan perjalanan empat hari, tiga malam di Hokkaido (kamar double mulai dari 800 ribuper orang) akan dimulai dari April hingga November. Untuk menikmati kereta ini, Anda bisa memesannya melalui situs web resmi JR East hingga 31 Januari 2022. Untuk perhatian, pelancong harus memesan terlebih dahulu karena kapasitas kereta dan Anda akan dipilih dengan undian untuk menikmati perjalanan.