Turki Mulai Produksi Kereta Listrik Pertama untuk Pasar Domestik

Turki dikabarkan mulai memproduksi kereta listrik nasional dan domestik pertama mereka. Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Transportasi dan Infrastruktur Adil Karaismailoglu. Dia menyebutkan, pekerjaan telah selesai untuk memproduksi kereta api listrik dengan kecepatan desain 176 km per jam  dan kecepatan operasi160 km per jam.

Baca juga: Kereta Listrik Choshi Seperti Neraka Saat Perjalanan Malam

Karaismailoglu mengatakan, kereta akan melayani warga Turki dalam waktu yang sangat singkat. Dia mengatakan, untuk produksi kereta listrik, pemerintah menginvestasikan modal sebesar 212 miliar lira (US$21,2 miliar).

Nilai tersebut masuk pada investasi kereta api antara tahun 2003 dan 2020 dan menekankan pentingnya kereta api dalam revolusi hijau. Karaismaloglu menyatakan bahwa seluruh jaringan rel yang ada telah dipulihkan dan panjang rel telah diperbesar menjadi 12.803 km.

Ia menambahkan, pemerintah sedang gencar-gencarnya membuat semua jalur kereta api bersinyal listrik, mengingat sudah ada 3.500 kilometer jalur kereta api yang sedang dibangun. Berbicara tentang pengembangan transportasi kereta api perkotaan, Karaismaloglu mengatakan bahwa kementerian telah mengembangkan sistem perkeretaapian ramah lingkungan sepanjang 312 km.

Karaismailoglu menyatakan bahwa di antara moda transportasi lainnya, kereta api merupakan sistem transportasi yang sangat penting dalam mengurangi emisi karbon.

“Kami akan memenuhi lebih dari 50 persen energi yang dikonsumsi oleh Kereta Api Negara Republik Turki (TCDD) dari sumber energi terbarukan pada tahun 2025. Pada tahun 2021, sekitar 5.753 kilometer, atau 45 persen, jalur TCDD telah dialiri listrik,” ujar Karaismailoglu yang dikutip KabarPenumpang.com dari azernews.az (15/11/2021).

Kesepakatan Paris, yang berupaya menjaga pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius pada akhir abad ini, mulai berlaku di Turki pada 10 November. Revolusi hijau diprediksi akan berdampak signifikan terhadap perekonomian negara, serta iklim. dan lingkungan.

Karaismaloglu juga menyoroti visi kementerian untuk revolusi pembangunan hijau Turki, serta kebijakan dan programnya. Dikatakannya, kementerian telah melakukan investasi di bidang transportasi, logistik, dan digitalisasi untuk memastikan orang, kargo, dan data dapat bergerak bebas.

“Kami bergerak cepat menuju tujuan pembangunan hijau dengan dokumen strategi tingkat tinggi kami untuk transportasi yang berkelanjutan dan cerdas, pelabuhan hijau, pengembangan transportasi kereta api, pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi, dan diseminasi kendaraan mobilitas mikro,” tegasnya.

Baca juga: Bus Listrik Besutan Turki Akan Melayani Jerman

Dia menambahkan, dalam Renstra 2019-2023, kementerian bertujuan untuk menerapkan infrastruktur transportasi yang memungkinkan integrasi semua moda transportasi secara terencana, untuk meningkatkan peluang transportasi barang gabungan dan infrastruktur transportasi perkotaan di tingkat nasional dan internasional. Di bawah Sustainable, Smart Mobility Strategy and Action Plan yang masih dalam pengerjaan, kementerian mengembangkan strategi dan kebijakan yang akan membuat sistem transportasi sesuai untuk kebutuhan saat ini dan masa depan, untuk mengurangi emisi karbon yang berorientasi transportasi dan mendorong transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.






















Piring Terbang, Rover Penjelajah Bulan “Melayang” Andalan di Masa Depan Buatan MIT

Piring terbang pada umumnya dihubungkan dengan kendaraan alien yang kerap tertangkap kamera di Siang ataupun malam hari. Namun, bagi sekelompok peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat (AS), piring terbang adalah rover penjelajah bulan andalan di masa mendatang.

Baca juga: Temukan Objek Misterius di Bulan, Ini Profil dan Sejarah Rover Yutu-2

Dilansir New Atlas, ide membuat piring terbang di bulan tak lepas dari sejumlah fakta dimana ia tidak memiliki atmosfer pelindung. Itu berarti, permukaannya secara langsung terkena plasma ruang angkasa dan sinar ultraviolet matahari.

Hal ini menyebabkan permukaannya menjadi bermuatan positif, cukup sehingga debu di bulan melayang hingga 1 meter (3,3 kaki) di atas permukaan tanah. Hal itu sejatinya merupakan efek yang sama yang menyebabkan rambut kita berdiri saat bermuatan statis.

Sebelumnya, para peneliti telah menyarankan agar pesawat luar angkasa atau rover penjelajah bulan memanfaatkan fenomena ini. Jika sayap terbuat dari bahan bermuatan positif seperti Mylar, maka dapat dipastikan rover atau glider dan permukaan bulan yang bermuatan positif akan saling tolak, menyebabkannya melayang.

Menurut tim MIT, meskipun fakta seperti itu mungkin berhasil pada asteroid kecil, gaya gravitasi pada benda langit yang lebih besar seperti bulan masih akan menarik glider ke bawah. Di situlah rover penjelajah seperti piring terbang masuk dan bisa menjadi desain rover andalan di masa depan.

Disebut andalan, sebab, rover piring terbang yang melayang di atas permukaan bulan lebih mudah dioperasikan dan bisa menghindari beberapa kemungkinan terburuk, seperti roda macet, rover terguling akibat medan terjal, atau bahkan gagal dalam misi tertentu lantaran tak sanggup melewati medan terjal tersebut.

Rover terbaru NASA yang sedang menjelajah Mars sebetulnya sudah mengadopsi gaya ini. Hanya saja, mekanismenya berbeda dan tetap dianggap kurang efisien karena mereka tidak melayang secara alamiah melainkan terbang.

Dalam percobaan pembuktian konsep, model rover 60 gram atau seukuran telapak tangan orang dewasa, digantung dari pegas di atas permukaan aluminium di dalam ruang vakum, untuk mensimulasikan permukaan tanpa udara gravitasi rendah di bulan.

Itu dilengkapi dengan satu pendorong ion yang menghadap ke atas, dan empat yang menghadap ke bawah. Kemudian dibuat skema pengukur daya dorong ion-ion tersebut.

Setelah bereksperimen dengan berbagai voltase, ditentukan bahwa sumber daya yang relatif kecil akan diperlukan untuk melayangkan rover 2-lb (907-g) sekitar 1 cm (0,4 in) di atas permukaan bulan.

Melayang rover yang lebih besar dan lebih tinggi jelas akan membutuhkan lebih banyak daya, meskipun penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menentukan seberapa baik gaya tolakan elektrostatik akan bekerja di ketinggian yang lebih tinggi.

Meskipun demikian, teknologi rover piring terbang penjelajah ini menjanjikan sangat menjanjikan terutama pada asteroid kecil dengan gravitasi sangat rendah.

Baca juga: Usai Kirim Foto Pertama dari Mars, Robot NASA Bakal Cetak Rekor Ini

“Dengan rover melayang, Anda tidak perlu khawatir tentang roda atau bagian yang bergerak,” kata Prof. Paulo Lozano, yang memimpin penelitian bersama dengan mahasiswa pascasarjana Oliver Jia-Richards.

“Medan asteroid bisa sangat tidak rata, dan selama Anda memiliki mekanisme yang terkontrol untuk menjaga rover Anda tetap mengambang, maka Anda bisa melewati medan yang sangat kasar dan belum dijelajahi, tanpa harus menghindari asteroid secara fisik,” tutupnya.

Terminal Jati Kudus, Rumah Bagi Bus Malam Premium

Sejauh mata memandang, terminal bus isinya pasti bus, angkutan kota, petugas hingga penumpang. Tetapi bagaimana jika bus yang dilihat bukan dengan armada biasa melainkan kelas premium milik setiap perusahaan otobus atau PO?

Baca juga: Jejak Sejarah Stasiun Muntilan, Kini Berubah Jadi Terminal Bus Prajitno

Ini mungkin saja terjadi dan bisa ditemukan di beberapa terminal bus besar. Seperti di Terminal Jati Kudus, mungkin ketika siang hari tampak lengang bahkan cenderung sepi. Warung yang buka pun bisa dihitung jari karena aktivitas di Terminal Jati Kudus sendiri mulai pukul 16.00 hingga 20.00 WIB.

Terletak di Jalan AKBP Agis Kusumadya, Jati Wetan, Kudus di Jawa Tengah, Terminal Jati Kudus memiliki lokasi strategis. Karena itu, terminal ini mudah dijangkau meski bukan berada di tengah kota. Beoperasi sejak sore hingga malam, barisan bus antar kota antar provinsi (AKAP) akan terlihat dikala senja menyapa kota Kudus.

Bus AKAP ini biasanya dari Jabodetabek dan beragam armada milik PO hadir di terminal itu seperti Haryanto, Bejeu, New Shantika, Nusantara dan Muju Jaya serta Muji Jaya Putra Mandiri (MJPM) yang terakhir tiba yakni pukul 20.00. Hampir semua bus AKAP yang tiba dan berangkat dari Terminal Jati Kudus adalah armada keluaran terbaru yang dilengkapi fasilitas menarik, terlebih lagi jika Anda seorang pecinta bus.

Bus-bus rute Jabodetabek – Kudus – Jepara terkenal bukan bus sembarangan, perihal pelayanan jadi yang utama. Karena lengah sedikit dalam hal pelayanan, maka penumpang bisa langsung berpindah hati ke bus lain.

Bahkan, bus-bus plat K ini bisa dibilang pencipta tren modifikasi ala bus malam seperti menghadirkan strobo, lampu kolong dan lainnya. Selain itu, servis kepada penumpang yang ditawarkan bus-bus Kudus bisa dibilang beda-beda tipis antara satu perusahaan otobus dengan perusahaan otobus lainnya.

Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi penumpang, karena jadi ada banyak pilihan. Untuk warga Kudus dan sekitarnya, transportasi bus memang begitu diminati. Efisien, adalah hal yang melatarbelakanginya maka tidak heran tiap harinya pemberangkatan dari Terminal Jati Kudus ada banyak dari berbagai perusahaan otobus.

Selain itu, penggemar bus biasanya menjadikan terminal ini sebagai tujuan touring mereka. Mencoba bus dengan pelayanan terbaik dan juga bisa sembari hunting foto serta memanjakan mata dengan melihat barisan bus bagus adalah alasannya.

Baca juga: Wales Bangun Terminal Bus Terpadu, Sinergikan Ritel dan Perkantoran

Tak jarang juga banyak penggemar bus dari sekitaran daerah Kudus yang sampai meluangkan waktu mereka mulai sore hingga sehabis isya, hanya untuk sekadar foto-foto armada bus kesukaan mereka. (Senna Aditiya – Pecinta Bus)






















Buntut Insiden 20 Tahun Silam, Bandara di AS Masih Wajibkan Penumpang Lepas Sepatu di Jalur Pemeriksaan

Saat jutaan orang di AS bersiap untuk bepergian dengan pesawat udara, maka proses pemeriksaan keamanan di bandara akan menjadi tantangan tersendiri, dimana jalur antian akan menjadi lebih panjang, yang artinya durasi tunggu penumpang menjadi lebih lama dari biasanya. Dan satu elemen yang mengganggu adalah adanya kewajiba  untuk melepas sepatu saat melewati jalur keamanan.

Baca juga: Inilah CLEAR, Teknologi Baru di Bandara: Penumpang Tak Perlu Keluarkan KTP atau Paspor!

KabarPenumpang.com melansir news4jax.com (22/12/2021), pemberlakuan persyaratan lepas sepatu bagi penumpang di pemeriksaan keamanan bandara telah berlaku sejak 20 tahun lalu. Pelancong diharuskan melepas sepatu di bandara di seluruh Amerika Serikat setelah insiden pada 22 Desember 2001, ketika seorang penumpang gagal mencoba meledakkan bahan peledak di pesawat yang disembunyikan di sepatunya.

Richard Reid, yang dikenal sebagai “Pembom Sepatu,” adalah seorang teroris yang menaiki penerbangan American Airlines dari Paris ke Miami dengan bahan peledak yang dikemas di bagian bawah sepatunya. Dia terlihat mencoba menyalakan korek api di pesawat, yang kemudian berhasil digagalkan oleh beberapa penumpang.

Reid akhirnya dijatuhi hukuman tiga hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat setelah mengaku bersalah atas delapan tuduhan kriminal federal terorisme. Karena hal ini, penumpang akan lebih baik tidak menggunakan sepatu dengan baja di ujung, tumit, betis, gesper, atau paku. Sepatu tenis seringkali merupakan pilihan terbaik.

Kemudian, gunakan kaus kaki atau sepatu boot sekali pakai untuk tujuan sanitasi. Jangan memakai sepatu yang terlihat tidak biasa. Dengan melepas sepatu di bandara merupakan bahaya kesehatan bagi sebagian orang.

Hal ini karena mengingat lantai tempat Anda berjalan di dekat garis keamanan kotor karena semua pelancong yang lewat, banyak dokter mengatakan ini bisa menjadi bahaya kesehatan. Terutama bagi para pelancong yang memakai sandal dan kemudian bertelanjang kaki melewati antrean.

Bagi yang membenci proses melepas sepatu mereka di bandara, mereka akan terhibur mengetahui bahwa akan ada solusi dalam waktu dekat. Laboratorium Departemen Energi AS sedang mengembangkan teknologi yang akan memindai sepatu saat masih dipakai, yakni saat penumpang berada di jalur keamanan.

Baca juga: Teknologi Skrining Baru di Bandara: Tak Perlu Lepas Sepatu!

Penumpang akan berhenti sejenak selama sekitar dua detik sebelum gambar bagian bawah sepatu mereka dipindai. Teknologi ini dapat mempercepat proses penyaringan sebesar 15 persen hingga 20 persen. Kabarnya, tahun depan teknologi ini akan dicoba pasang di beberapa bandara AS.

‘Shinkansen’ Copot Rangkaian, Railfans Heboh

Ada informasi tak biasa yang di sebar Railfans di media sosial Whatsapp. Sekitar pukul 10.30 WIB pagi tadi (28/12/2021), seorang Railfan asal Bogor menyebar video kereta inspeksi 4 keluar Depo Lokomotif Tanah Abang. Kereta Inspeksi atau biasa dijuluki ‘Shinkansen’ ini tak biasanya keluar untuk melakukan langsiran, apalagi sebelumnya tidak informasi akan keluar untuk menjalankan dinas inspeksi.

Baca juga: Akses Keluar Stasiun Bogor Kini Ada Dua Pintu

Diketahui bahwa Kereta Inspeksi 4 memiliki 5 stamformasi (SF) dengam tenaga diesel. Sempat ramai di jagad media sosial Whatsapp dan bertanya – tanya apakah akan keluar hanya untuk uji coba atau melakukan inspkeksi dadakan.

Rangkaian Inspeksi ‘Disunat’
Ramai membahas Kereta Inspeksi 4 di media sosial, ternyata ada salah satu Railfans mengatakan bahwa rangkaian ada yang ‘disunat’ alias dipotong rangkaian. Kereta ini ternyata melakukan langsiran keluar dari Depo Lokomotif Tanah Abang menuju jalur 1 Stasiun Tanah Abang kemudian mundur kembali untuk melakukan pindah jalur menuju ke bagian pengecekan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Uniknya rangkaian Kereta Inspeksi 4 ketika dipotong rangkaian jadi bisa terlihat bagian persambungan kereta yang menggunakan sistem sambungan ‘Akordeon’. Persambungan yang dipasang Kereta Inspeksi 4 ini memang dirancang untuk menghidari dari air yang masuk kedalam rangkaian. Persambungan sistem ‘Akordeon’ ini sudah lama digunakan sejak KRL masuk ke Jabodetabek. Jadi Kereta Inspeksi 4 sudah tidak menggunkan persambungan dengan bahan karet hitam yang biasa digunakan kereta api jarak jauh.

Spekulasi Railfans Tentang Kereta Inspeksi 4 saat Langsir
Ketika foto dan video Kereta Inspeksi 4 langsir dan dipotong rangkaian, banyak spekulasi yang diterima di Whatsapp mengenai copot rangkaian kereta tersebut. Salah satunya spekulasi unik dan menggelitik yang disampaikan yaitu: “Oh, itu bakalan jadi KRD Bumi Geulis. Bumi Geulis Mewah. Ha ha ha”. Alhasil sebagian besar Railfans di grup tersebut tergelitik dengan candaannya dengan pemikiran yang tidak akan terjadi.

Baca juga: Rail Bicycle, Mudahkan Petugas Kereta Api Lakukan Inspeksi Pada Jalur Rel

Setelah rangkaian Kereta Inspeksi 4 kembali masuk ke Depo Lokomotif Tanah Abang dan berpindah jalur menuju pengecekan, beberapa Railfans yang dilokasi ada yang tetap menunggu di peron Stasiun Tanah Abang dengan harapan rangkaian Kereta Inspeksi langsir kembali dan mendapatkan momen yang tidak terduga untuk di upload di media sosial mereka. (PRAS – Cinta Kereta Api)






















Jepang Dilanda Badai Salju Tebal, Jalur Darat dan Udara Terhambat

Salju tebal menghantam garis pantai Laut Jepang dan daerah-daerah di utara serta barat Negeri Sakura tersebut pada Senin (27/12/2021). Salju lebat ini turun dalam waktu 24 jam dan untungnya tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Terjebak Badai Salju, 23 Loyang Pizza Dipesan Pilot Air Canada Langsung dari Kokpit

Meski begitu, ini membuat banyak kendaraan terdampar karena ketebalan salju yang berkisar 55 cm hingga 190 cm di berbagai kota termasuk Nagoya, Kyoto dan Hiroshima. Bahkan hujan salju tersebut membuat satu kendaraan menabrak kendaraan lainnya dari belakang di Jalan Tol Mizuru -Wakasa di Prefektur Kyoto.

Dilansir KabarPenumpang.com dari japantimes.co.jp (27/12/2021), operator jalan raya, West Nippon Expressway Company bahkan menutup jalur masuk dan keluar jalan bebas hambatan. Di Hikone, sebuah truk besar dilumpuhkan tepat sebelum fajar di bagian Rute Nasional 8.

Insiden tersebut pada satu titik menyebabkan lalu lintas mundur hingga hampir dua kilometer. Seorang pria berusia 44 tahun terdampar dalam perjalanan ke Hikone untuk bekerja setelah bertemu dengan kendaraan lain yang terdampar.

“Saya belum bergerak selama empat jam,” ujarnya.

Penduduk setempat terlihat di pagi hari membersihkan salju dari jalan di bagian jalan raya Toyosato. Tak hanya itu, salju tebal juga menyebabkan Jalur Tokaido Shinkansen yang membentang dari Tokyo hingga ke Osaka harus beroperasi dengan kecepatan lebih lambat dari biasanya.

Bahkan di jalur JR Tokaido juga, kereta ekspres tertunda hingga empat jam pada Senin pagi kemarin. Selain itu West Japan Railway Company juga harus menghentikan pengoperasian beberapa kereta api mereka.

Bukan hanya lalu lintas darat yang kacau akibat salju lebat, tetapi sejumlah penerbangan ke dan dari kota-kota di pantai Laut Jepang dan Hokkaido dibatalkan. Diketahui, ada sekitar 130 penerbangan domestik dibatalkan pada hari Minggu karena salju dan Senin sebanyak 50.

Baca juga: Diterjang Badai Salju, Halte Bus di Cina Ambruk Tewaskan Calon Penumpang

Badan cuaca memperingatkan bahwa hujan salju lebat serta jalan yang tertutup es dan gelombang tinggi dapat berlanjut hingga hari ini, Selasa (28/12/2021). Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mendesak warga di daerah yang terkena dampak untuk tidak keluar sebanyak mungkin, dengan mengatakan gangguan lalu lintas lebih lanjut dapat terjadi.






















Rayakan 20 Tahun Film Harry Potter, Seniman 3D Kazakhstan Hadirkan Video Hogwarts Express

Sebagai seorang pecinta film Harry Potter, Anda sepertinya tidak perlu menjadi Potterhead untuk mengetahui tentang Hogwarts Express. Sebab, kereta ajaib imajiner dari dunia sihir milik film Harry Potter itu kembali hidup. Penasaran bagaimana bisa?

Baca juga: Anda Pecinta Harry Potter? Kudu Lamar Kerjaan yang Ditawarkan Oleh Operator Kereta Heritage Inggris Ini!

Seperti yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman sumber hindustantimes.com (7/12/2021), seorang seniman 3D dari Kazakhstan belum lama ini menciptakan kembali Hogwarts Express dan memenuhi impian masa kecilnya. Iskander Utebayev yang berasal dari Nur-Sultan Kazakhstan adalah seniman 3D yang menghidupkan lagi kereta imajiner itu.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Iskander Utebayev (@bat.not.bad)


Dia memposting video dari kereta api ajaib itu di akun Instargram @bat.not.bad dan menjadi viral. Dalam postingan itu, Utebayev menuliskan caption “Dua dekade keajaiban. Peringatan 20 tahun Harry Potter. Desain khusus saya untuk interior/lokomotif listrik Hogwarts Express dengan pemandangan panorama. Alam ajaib.”

Sejak dibagikan, video tersebut telah ditonton lebih dari 3,5 juta kali. Video Hogwarts Express adalah suguhan visual untuk para penggemar di seluruh dunia. Orang-orang menghargai usaha Utebayev dan bahkan memintanya untuk merancang surat Hogwarts.

Ini bukan satu-satunya berita yang membuat para penggemar buku dan serial film yang sangat dicintai menjadi gelisah. Sebab baru-baru ini, teaser tampilan pertama dari Harry Potter 20th Anniversary: ​​Return to Hogwarts yang sangat ditunggu-tunggu diungkapkan oleh HBO Max.

Di mana tahun ini menandai dua dekade sejak film Harry Potter pertama diputar di bioskop pada 2001. Dalam teaser tersebut, karakter yang berbeda dari seri Harry potter terlihat menerima surat undangan yang dibungkus dengan amplop yang persis seperti surat yang dikirim ke siswa Hogwarts.

Kehadiran film ini dapat melihat karakter favorit mereka sekali lagi dalam reuni tersebut. Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma Watson, Helena Bonham Carter, Ralph Fiennes, Gary Oldman, Tom Felton dan Chris Columbus antara lain ada dalam daftar peserta.

Baca juga: Glenfinnan Viaduct! Jembatan Harry Potter Yang Pernah Selamatkan Keluarga Kecil

The Harry Potter 20th Anniversary: ​​Return to Hogwarts akan mengikuti model reuni Friends dan tidak akan ada naskahnya. Buku dan serial film Harry Potter sukses secara komersial dan dicintai oleh anak-anak di seluruh dunia. Serial ajaib ini juga membantu Rowling menjadi salah satu penulis paling terkenal dan sukses yang pernah ada.

Akses Keluar Stasiun Bogor Kini Ada Dua Pintu

Sejak diresmikannya alun–alun Kota Bogor, Stasiun Bogor atau lebih dikenal pada masa kolonial Belanda bernama Station Buitenzorg. Alun – alun Kota Bogor diresmikan pada Jumat, 17 Desember 2021 ini membuat penumpang KRL yang turun di Stasiun Bogor terasa lebih mudah dan tidak perlu memutar. Karena pintu bagian timur stasiun kini sudah bisa digunakan untuk masuk dan keluar penumpang di Stasiun Bogor.

Baca juga: Kedatangan Kereta Istimewa ke Bogor, Railfans: Cegat Bareng, Kuy!

Bangunan Tua Stasiun Bogor Lebih Terlihat
Jika penumpang KRL yang turun di Stasiun Bogor melewati pintu keluar arah selatan, memang sudah biasa dilakukan bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Terkadang beberapa penumpang diantaranya ysng ingin keluar mengarah kebun raya bogor sedikit mengeluh, karena harus berjalan memutar dulu dari pintu keluar selatan lalu berjalan kearah timur. Ketika keluar dipintu selatan, yang terlihat hanya beberapa kios minimaeket dan parkiran kendaraan roda dua maupun empat yang sangat luas.

Namun jika beralih keluar Stasiun Bogor dari pintu timur ataupun keluar melewat peron jalur 1 stasiun, terlihat lebih mudah justru lebih nyaman. Ketika keluar melewati pintu timur ini, penumpang akan langsung dimanjakan dengan pemandangan taman kota yang luas dan menyejukan mata dengan hamparan tumbuhan hijau, tidak kumuh dan udara terasa lebih sejuk.

Tak hanya itu, yang paling menakjubkan adalah warga juga bisa melihat secara langsung utuhnya bangunan Stasiun Bogor yang dibangun sejak jaman kolonial Belanda. Bangunan stasiun yang bertuliskan “Bogor 1881” membuat kagum melihatnya, seakan kembali mengenang pada masa kolonial Belanda yang merupakan saksi biksu perjuangan Kemerdekaan Indonesia.

Banyaknya warga Bogor maupun pendatang dari luar Kota Bogor tak mau ketinggalan untuk sempatkan berfoto bersama dengan latar belakang Stasiun Bogor dan juga area alun – alun Kota Bogor. Antusiasme warga tak lepas dari persaan suka cita mereka saat berkunjung. Namun, ada pula yang sedikit kecewa karena alun – alun Kota Bogor belum 100 persen dibuka untuk umum. Karena masih ada perbaikan yang harus diselesaikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Keluar Masuk Pintu Hall Timur Hanya Berlaku Weekend
Ramainya Stasiun Bogor akan penumpang yang ingin menggunakan KRL memang terjadi setiap hari. Selain merupakan stasiun akhir perjalanan KRL dijalur selatan Jawa Barat, Stasiun Bogor juga mudah diakses dari segala arah. Begitu pula yang dilakukan saat menuju pintu masuk Stasiun Bogor melalui pintu timur atau dari alin – alun Kota Bogor.

Baca juga: Mau Nikmati WiFi Gratis di Stasiun? Pengguna KRL Jakarta Kota – Bogor Wajib Download LINIPOIN

Ternyata rekayasa arus penumpang pun dilakukan. Untuk pintu selatan atau pintu utama ini berlaku untuk penumpang yang keluar masuk stasiun. Namun khusus untuk penumpang dari pintu timur hanya berlaku untuk masuk Stasiun Bogor di hari kerja (Senin sampai Jumat) mulai pukul 8 pagi. Kecuali di hari weekend atau hari libur, penumpang KRL bisa menggunakan pintu hall timur untuk keluar masuk Stasiun Bogor. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Bikin Panik Barat, Kereta Cepat Cina 400 Km/Jam dengan Fitur Wheelset Bakal Terhubung ke Rusia-India

Tak puas dengan status sebagai negara dengan jaringan kereta api berkecepatan tinggi terbesar di dunia, Cina bertekat terus memperluas jaringan kereta cepatnya sampai ke negara-negara tetangga. Saat ini, Cina diketahui memiliki 37.900 kilometer jalur kereta cepat. Di tahun 2035, itu ditargetkan meningkat sampai 70 ribu kilometer.

Baca juga: Kereta Cepat Cina Resmi Terhubung dengan Laos, Selanjutnya Singapura

Bila itu terjadi, bukan tak mungkin jaringan kereta cepat Cina bisa tembus sampai India, Pakistan, Rusia, dan negara-negara pecahan Uni Soviet lainnya di Asia Tengah dan meningkatkan mobilitas ekspor Negeri Komunis tersebut dan membuat Barat panik.

Dilansir eurasiantimes.com, perkembangan kereta cepat Cina memang tak bisa dianggap remeh. Saat ini beberapa jalur kereta berkecepatan tinggi Cina bisa melesat sampai 350 kilomter per jam, mengubah perjalanan antar kota dan mematahkan dominasi pesawat.

75 persen dari semua kota di Cina dengan populasi sama dengan atau lebih dari 500 ribu yang dilintasi kereta cepat Cina juga meningkatkan perekonomian daerah, seiring meningkatnya pembangunan.

Ke depan, Cina akan meningkatkan kecepatannya menjadi 400 km per jam dan itu tidak ditujukan untuk perjalanan domestik saja, melainkan perjalanan internasonal.

Sekitar akhir tahun 2020, raksasa teknik kereta api milik negara China CRRC sudah melakukan pratinjau prototipe kereta listrik berkecepatan sangat tinggi untuk rute internasional. Kereta ini mampu beroperasi dengan kecepatan mencapai 400 km per jam.

Prototipe ini diklaim memiliki kemampuan untuk beroperasi pada suhu berkisar antara -50C hingga +50C, cocok untuk dioperasikan di hampir seluruh negara di dunia.

Menariknya, kereta berkecepatan sangat tinggi atau kereta super cepat Cina ini juga memiliki fitur wheelset yang dapat menyesuaikan roda kereta api dengan sepur atau rel. Masing-masing negara memang mengadopsi besaran rel yang berbeda-beda karena erat kaitannya dengan medan dan iklim di sana.

Dengan wheelset tersebut, kereta super cepat Cina, yang melesat sampai 400 km per jam untuk perjalanan internasional, sangat mungkin untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai negara seperti Rusia, Mongolia, India dan Pakistan via Bangladesh dan Myanmar, serta negara-negara pecahan Uni Soviet di Asia Tengah.

Baca juga: Kecepatan ‘Dilebih-lebihkan’, Ternyata Kecepatan Maglev Cina 600 Km Per Jam

Indikasi tersebut saat ini bisa dilihat dengan beroperasinya kereta cepat Cina yang menguhubungkan Laos dengan dengan provinsi Yunnan, Cina.

Setelah Laos, jaringan kereta cepat Cina ditargetkan tersambung ke Thailand, Malaysia, sampai Singapura, dengan tujuan akhir pelabuhan ekspor-impor Singapura yang sangat sibuk, melengkapi ekspansi jaringan perkeretaapian Cina ke Asia Tenggara.

Kemenhub Izinkan Boeing 737 MAX Kembali Terbang, Garuda Indonesia dan Lion Air Malah Pusing?

Pemerintah Indonesia akhirnya mengizinkan Boeing 737 MAX kembali terbang melayani penumpang. Kepastian itu didapat usai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) mengeluarkan surat bernomor A4402/8/6/DRJU-DKPPU-2021 tentang pencabutan larangan beroperasi MAX sejak 14 Maret 2019 lalu.

Baca juga: Baru 4 Bulan Beroperasi, Boeing 737 MAX SpiceJet Mendarat Darurat di Mumbai!

Hal ini sejatinya akan membuat Garuda Indonesia dan Lion Air Group, yang notabene sebagai operator Boeing 737 MAX, senang. Namun, bagi sebagian pengamat, pencabutan larangan beroperasi bagi MAX justru akan menambah ruwet keadaan dua maskapai itu. Mengapa demikian?

Surat diizinkannya Boeing 737 MAX kembali beroperasi ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto tanggal 27 Desember 2021 dengan tembusan kepada Menteri Perhubungan, Duta Besar AS untuk Indonesia, Direktur di Lingkungan DJPU, dan Direktur Utama LPPNPI.

Surat tersebut memang spesifik ditujukan kepada Direktur Utama PT Garuda Indonesia dan Direktur Utama PT Lion Mentari Airlines.

“Sehubungan dengan telah selesainya proses evaluasi terhadap perubahan desain pesawat Boeing 737-8 (737 MAX), dengan ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menetapkan pencabutan larangan beroperasi bagi seluruh pesawat udara Boeing 737-8 (737 MAX), yang dioperasikan oleh operator penerbangan Indonesia di wilayah ruang udara Republik Indonesia dan berlaku sejak tanggal ditandatanganinya surat ini,” tulis Novie.

Sebagai tindak lanjut dari proses di atas, DJPU telah menerbitkan perintah kelaikudaraan DGCA AD Nomor 21-12-001 dengan subject: Air Transport Association (ATA) of America Code 22, Auto flight; 27, Flight controls; and 31, Indicating/recording systems yang berlaku efektif untuk pesawat 737-8 (737 MAX), yang wajib dipatuhi oleh operator penerbangan sebelum kembali beroperasi (Return to Service).

“Operator penerbangan wajib memenuhi ketentuan-ketentuan pengoperasian yang dipersyaratkan DJPU sebelum dapat beroperasi secara komersial,” tulis Novie.

Meski sudah diizinkan kembali terbang, Garuda Indonesia mengaku masih fokus melakukan pembenahan. Kita tahu, maskapai penerbangan nasional Indonesia itu berada dalam kondisi sulit diambang kebangkrutan.

Sudah menjadi rahasia umum kalau perseroan saat ini memiliki utang Rp70 triliun. Setiap bulan utang bertambah Rp1,4 triliun.

Di saat yang bersamaan, iklim penerbangan juga masih belum stabil akibat pandemi virus Corona dan membuat pendapatan terus melorot. Itu berarti, armada yang ada masih berlebih dan banyak yang digrounded, termasuk Boeing 737 MAX. Sebelum diizinkan terbang, pengamat menyebut, biaya leasing pesawat tersebut ‘argonya’ untuk sementara waktu berhenti karena force majeure.

Akan tetapi, setelah Boeing 737 MAX diizinkan kembali terbang, itu berarti ‘argonya’ otomatis berjalan dan akan sangat merugikan bila pesawat tidak dioperasikan. Terlebih, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodkjo pernah berujar kalau biaya leasing pesawat Garuda Indonesia empat kali lipat dari harga rata-rata global.

Baca juga: Setelah Malaysia, Giliran Singapura Izinkan Boeing 737 MAX Kembali Terbang

Faktanya, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiawan, belum menunjukkan sinyal akan segera mengoperasikan kembali pesawat tersebut.

Dengan demikian, pencabutan larangan itu hanya akan menambah beban Garuda Indonesia sampai pesawat tersebut kembali dioperasikan. Hal yang sama juga berlaku bagi Lion Air Group.