Mencoba Masuk ke Kabin Lokomotif, Kira-kira Ada Apa Aja Sih?

Tak semua orang yang mengetahui apa saja yang terdapat di kabin lokomotif. Yang diketahui semua orang hanyalah seorang masinis yang masuk ke kabin lokomotif dan mengendarainya untuk mencapai tujuan. Lokomotif sangat berperan penting untuk menjalankan rangkaian kereta/gerbong menuju ke berbagai daerah tujuan. Nah, lokomotif juga merupakan bagian dari rangkaian kereta api di mana terdapat mesin untuk menggerakkan kereta api.

Baca juga: Inilah Alasan Masinis Harus Punya Ingatan Bagus dan Wajib Gunakan Sarung Tangan

Biasanya lokomotif terletak paling depan dari rangkaian kereta api. Lalu bagian apa aja sih yang terdapat pada kabin lokomotif yang biasa masinis pergunakan? Berikut bagian-bagian yang terdapat di kabin lokomotif:

– Throtle Handle
Tenaga gerak lokomotif yang berasal dari motor diesel dapat diatur melalui gagang pemberi tenaga atau throtle handle. Pada lokomotif diesel elektrik, gagang tersebut berupa tuas dengan posisi tidak bekerja (idle) dan posisi bekerja mulai dari tingkat 1,2,3 dan seterusnya sampai tingkat 8 yang dapat digerakan oleh masinis. Untuk lokomotif diesel hidrolik gagang pemberi tenaga berupa roda tangan yang dapat diputar dari posisi idle sampai tenaga maksimum tanpa ada tingkat putaran.

– Gagang Pengereman
Pada bagian sistem pengereman ini dapat dilakukan dengan udara tekan dan pengereman sendiri secara dinamik yang keduanya dapat dilakukan dengan menggerakan gagang di meja pengendali. Sistem pengereman ini hanya terdapat pada lokomotif dengan seri BB201, BB202, BB203, CC200, CC201, CC202, CC203, CC204, dan CC205.

– Gagang Pengatur Maju Mundur
Gagang ini berfungsi untuk mengatur arah laju lokomotif agar bisa bergerak maju, ataupun mundur.

– Gagang Klakson
Gagang ini berfungsi untuk membunyikan klakson jika diperlukan. Biasanya masinis membunyikan klakson saat lokomotif akan melewati perlintasan sebidang, terowongan, jembatan, tikungan, jalur ramai dipadati orang dan berada di stasiun ketika kereta hendak berangkat. Klakson juga dibunyikan saat masinis melihat tanda persegi empat dipinggir rel bertuliskan S.35 (Senboyan 35) artinya masinis wajib membunyikan klakson dari lokomotif.

– Peralatan Pendukung
Selain beberapa peralatan penting yang digunakan masinis saat menjalankan lokomotif, ada pula perlatan lengkap penunjang di lokomotif seperti: saklar lampu, tombol reset, meter kecepatan, meter tekanan, meter arus motor traksi, radio lokomotif, pedal deadman, stob blok, dan bendera semboyan.

Baca juga: Indonesian Train Simulator, Rasakan Sensasi Menjadi Masinis Kereta Indonesia 

Beberapa peralatan penting yang ada di kabin lokomotif diharuskan masinis untuk bisa mengoperasikan dengan baik dan benar. Jika dilihat memang cukup mudah, tapi jika dipraktikkan bahkan dijalankan harus memiliki keahlian dengan berbagai macam pelatihan yang diperkenalkan bagian-bagian peralatan lokomotif yang harus digunakan. Setelah itu barulah lokomotif bisa dikuasai masinis untuk dijalankan sesuai prosedur yang diberikan saat menjalankan tugas. (PRAS – Cinta Kereta Api)






















Penuh Penumpang, Bus Double Decker Alami Rem Blong, 19 Orang Terluka

Sebanyak 19 orang mengalami luka akibat hantaman dari bus double decker merah yang diduga mengalami rem blong. Double decker ini datang beberapa inchi dari pejalan kaki sebelum menabrak toko On Appliances di Higham’s Park di London Timur. Dari CCTV The Corner Café terlihat seorang wanita hampir tertabrak oleh bus nomer 212  tepat pukul 08.00 pagi waktu setempat.

Baca juga: Bus Double Decker di London Jadi ‘Solusi’ Hidup Sejahtera Bagi Tunawisma

Video peristiwa yang terjadi pada 25 Januari lalu menunjukkan pengemudi kemudian berbelok keluar dan wanita itu melompat keluar. Tina Hogan yang adalah pegawai kafe mengatakan, wanita itu datang dengan ketakutan dan terlihat hampir tertabrak. Dia menambahkan, bus saat itu terlihat melaju dengan kencang.

Bus double decker tabrak bangunan

Dalam insiden itu, paramedis dan orang yang lewat bergegas ke tempat kejadian di Selwyn Avenue, Chingford, setelah kendaraan menabrak gedung pada jam sibuk pagi hari. Dari layanan ambulans mengatakan, ada 19 orang yang terluka dengan diantaranya tiga orang anak serta dua orang dewasa dibawa ke rumah sakit.

Petugas medis mengatakan, pengemudi bus juga harus dikeluarkan dari kendaraan. Sedangkan pemilik kafe Eric Garip mengatakan dirinya bergegas unntuk mencoba membantu ketika terdengar ledakan besar di seberang jalan. Dia mengatakan ada beberapa anak di lantai dan mencoba mengeluarkan sisanya karena panik.

“Saya berbicara dengan pengemudi dan berkata untuk keluar, dia berkata: ‘Saya tidak bisa, saya terjebak.’ Beberapa orang tua juga berada di dalam bus, menangis. Saya mencoba menenangkan mereka tetapi itu adalah kejutan besar. Kami naik ke atas dan menyuruh anak-anak untuk keluar tetapi salah satunya ada di tangga jadi kami mengangkat mereka,” kata Eric, dikutip KabarPenumpang.com dari nypost.com (25/1/2022).

Dia menjelaskan insiden tersebut begitu buruk karena semua orang ketakutan dan menangis. Warga lain yang membantu mengatakan mereka tidak bisa membuka pintu depan karena tertutup rapat dan mengeluarkan semua orang yang bisa dikeluarkan. Saat itu untungnya pengemudi sadar meski dirinya terjebak.

“Saya tinggal dengan yang terluka, ada banyak darah dari cedera kepala. Seorang gadis awalnya tidak bergerak, saya pikir dia sudah mati, tetapi ada denyut nadi yang kuat. Sepertinya banyak darah keluar dari dekat matanya,” ujar warga yang lainnya.

Saksi mata yang melihat insiden itu sedang dalam perjalanan ke kampus ketika bus yang ada di depan mobilnya tiba-tiba membelok melewati reservasi pusat kota dan masuk ke dalam gedung. saksi mata itu menjelaskan, bus itu penuh dengan orang dan kebanyakan anak sekolah.

Baca juga: Routemaster, Si Double Decker Merah Ikon Kota London

“Saya turun dari mobil saya untuk membantu mereka semua turun dari bus. Saya menelepon 999 dan mencoba melihat siapa yang terluka paling parah, dan saya naik bus mereka masih kecil, ibu dan ayah mereka tidak ada di sana, mereka semua kaget. Saya sendiri shock. Beberapa dari mereka terluka parah. Salah satu dari mereka pingsan di tangga, yang lain berdarah dari kepala. Ketika saya berbicara dengannya setelah dia terkejut, itu pasti. Dia bilang remnya tidak berfungsi,” ujar saksi mata.

Indonesia Tidak Kendalikan FIR Kepulauan Riau dan Natuna! Ketinggian 0-37 Ribu Kaki Masih Dikuasai Singapura

Indonesia ternyata tidak sepenuhnya mengambil alih pelayanan ruang udara atau Flight Information Region (FIR) di atas wilayah Kepulauan Riau dan Natuna. Terungkap fakta bahwa Singapura masih mengusai FIR Kepulauan RiaKepulauan Riau dan Natunau dan Natuna untuk ketinggian 0-37 ribu kaki. Di atas itu, FIR-nya sudah berada di tangan Indonesia.

Baca juga: Pengamat: Beijing Mau Terapkan ADIZ di Laut Cina Selatan, tapi Takut ASEAN ‘Ngamuk’

Dengan demikian, pesawat Indonesia masih harus minta izin kepada otoritas penerbangan Singapura jika hendak terbang dari Tanjungpinang ke Pekanbaru, Pulau Natuna, Batam, dan penerbangan di kawasan selat Malaka di ketinggian 0-37 ribu kaki. Di atas itu tidak perlu izin Singapura.

Fakta bahwa Indonesia tidak sepenuhnya kendalikan FIR di atas Kepulauan Riau dan Natuna menyeruak setelah Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana, menyampaikan pandangannya.

Ia mengungkapkan, saat ini Perjanjian Penyesuaian FIR memang belum bisa diakses ke publik sehingga belum bisa dipelajari sepenuhnya oleh masyarakat. Sebab, itu harus dibahas terlebih dahulu di DPR.

Namun bila merujuk pada siaran pers Kemenko Marves dan berbagai pemberitaan di Singapura, lanjut Guru Besar yang biasa disapa Iik itu, sepertinya kendali FIR belum berada di Indonesia.

Setidaknya, ada dua alasan yang membuatnya berpendapat bahwa FIR di atas Kepulauan Riau dan Natuna tidak sepenuhnya berada di tangan Indonesia.

Pertama, Siaran Pers Kemenko Marves menyebutkan di ketinggian 0-37 ribu kaki di wilayah tertentu dari Indonesia akan didelegasikan ke otoritas penerbangan Singapura.

Ini yang oleh media Singapura disebut hal yang memungkinkan bagi Bandara Internasional Changi untuk tumbuh secara komersial dan menjamin keselamatan penerbangan.

Kedua, menurut media Singapura, salah satunya seperti Cxxhannelnewsasia, maka pendelegasian diberikan oleh Indonesia untuk jangka waktu 25 tahun. Repotnya jangka waktu ini dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua negara.

Di luar dua itu, dalam keterangan pers Kementerian Perhubungan, disebutkan, untuk alasan keselamatan penerbangan, Indonesia masih mendelegasikan kurang dari 1/3 ruang udara (atau sekitar 29 persen) yang berada di sekitar wilayah Singapura kepada Otoritas Navigasi Penerbangan Singapura secara terbatas.

Namun demikian, biaya pelayanan jasa navigasi penerbangan pada area layanan yang didelegasikan tersebut menjadi hak Indonesia selaku pemilik ruang udara di area tersebut, sehingga aspek keselamatan tetap terjaga dan tidak ada pendapatan negara yang hilang.

Memang, masih Hikmahanto Juwana melanjutkan, konsep FIR bertujuan untuk keselamatan penerbangan. Namun pada kenyataannya Bandara Internasional Changi dapat mencetak keuntungan besar bila FIR di atas Kepulauan Riau dan Natuna masih dikendalikan oleh Singapura.

FIR atas ruang udara suatu negara yang tunduk pada kedaulatan negara bisa saja dikelola oleh negara lain. Hanya saja bila dikelola oleh negara lain menunjukkan ketidakmampuan negara tesebut dalam pengelolaan FIR yang tunduk pada kedaulatannya.

Sejarah FIR di atas wilayah Kepulauan Riau dan Natuna dikelola oleh Singapura tak lepas dari ketidaksiapan Indonesia dalam mengelolanya.

Pada tahun 1946, International Civil Aviation Organization (ICAO) menyatakan bahwa Indonesia belum mampu mengatur lalu lintas udara di wilayah yang disebut sektor A, B, dan C. Saat itu, Indonesia baru saja merdeka dari penjajahan.

Baca juga: Penuhi Rekomendasi ICAO, Aireon dan FlightAware Rilis Sistem Tracking Pesawat Real-Time

Oleh karenanya, sejak tahun 1946, sebagian FIR wilayah barat Indonesia berada di bawah pengelolaan FIR Singapura, yakni meliputi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, dan Natuna. FIR yang dikuasai Singapura ini mencakup sekitar 100 nautical miles (1.825 kilometer).

Akibat penguasaan Singapura, seluruh pesawat yang hendak melintas di wilayah tersebut harus melapor ke otoritas Singapura, termasuk pesawat-pesawat milik Indonesia.

“Doctor Yellow” – Kereta Inspeksi di Jalur Shinkansen

Shinkansen, kereta berkecepatan tinggi di Jepang ini sudah terkenal di dunia internasioal. Para pelancong yang mampir ke Negeri Sakura juga banyak yang ingin menikmati kereta tersebut. Nah, ternyata shinkansen punya dokter yang bisa menangani berbagai permasalahan kereta berkecepatan tinggi tersebut.

Baca juga: Berbagai Hal ini Dipercaya Mampu Mengurangi Kebisingan dan Getaran pada Rel Kereta

Penasaran? Itu adalah Doctor Yellow Shinkansen. Yang mana, kereta ini dinamakan seperti itu karena  bertugas mediagnosis masalah apa pun dengan trek dan kabel overhead saat melaju dan kereta ini punya ciri khas berwarna kuning. Nyatanya, warna kuning di Jepang melambangkan kebahagiaan. Bahkan banyak penduduk lokal yang percaya bahwa penampakann dari kereta diagnostik khas ini membuat Anda bahagia dan membawa keberuntungan.

KabarPenumpang.com melansir jrailpass.com, Doctor Yellow juga merupakan kendaraan tercepat yang beroperasi di jaringan kereta peluru Shinkansen, dan sering kali mencapai kecepatan penuh hingga 443 kpj untuk menguji lintasan dengan benar. Doctor Yellow secara teratur ditempatkan di jalur kereta api Jepang untuk memastikan bahwa jalur pengukur standar yang digunakan untuk layanan shinkansen cukup rata dan stabil.

Doctor Yellow memiliki gerbong hanya tujuh dan lebih pendek dari shinkansen lainnya. Bukan hanya itu, kereta ini berisi peralatan pemantauan canggih yng menganalisis keselarasan trek dan keausan kabel di atas kepala. Kereta diagnostik ini biasanya membawa sembilan kru yag terdiri dari dua masinis, tiga teknisi lintasan dan empat pekerja untuk menganalisis masalah terkait daya.

Selain itu juga memantau data yang dikumpulkan dan menyampaikan masalah apa pun kepada kru pemelihara untuk memperbaiki masalah. Ada dua jenis metode pemeriksaan yang digunakan oleh Doctor Yellow yakni “Inspeksi Nozomi”, yang berjalan di jalur kecepatan tinggi kereta penumpang dengan nama yang sama.

“Inspeksi Kodama”, yang menguji stasiun-stasiun di mana kereta api tidak lewat dengan kecepatan tinggi. Selain itu, jika ada gempa bumi di Jepang, atau getaran yang tidak biasa dilaporkan di bagian jalur shinkansen, kereta Doctor Yellow segera dikirim ke daerah tersebut untuk menguji keamanannya.

Baca juga: Setelah Lama Dinas Kereta Inspeksi 4 Ini Akhirnya Masuk Balai Yasa Manggarai, Kenapa?

Doctor Yellow paling sering berjalan di jalur Sanyo Shinkansen dan Tokaido Shinkansen dari Hakata ke Tokyo. Stasiun Hakata terletak di Fukuoka di pulau Kyūsh. Sayangnya, Japan Rail tidak menerbitkan jadwal shinkansen untuk pengoperasian Doctor Yellow, yang berarti tidak ada yang tahu pasti kapan salah satu kereta layanan khas akan terlihat.

Apa Itu Simulator Level D? Berikut Penjelasannya

Simulator penerbangan secara luas digunakan di dunia aviasi untuk training and check pilot. Pergerakan, visi, dan fungsinya diatur oleh regulator penerbangan sipil AS, FAA dan regulator penerbangan sipil Inggris, CAA, dengan empat level berbeda. Level D adalah yang tertinggi atau simulator paling canggih dan akurat yang masyhur digunakan oleh maskapai penerbangan.

Baca juga: 9 Maskapai Penerbangan ini Sewakan Flight Simulator, Satu dari Indonesia

Disebut sebagai simulator penerbangan level D atau Full Flight Simulators (FFS), itu karena simulator tersebut berukuran mirip seperti kokpit dari pesawat yang disimulasikan.

Sertifikasi FFS memerlukan fungsionalitas dan penempatan kontrol yang identik, peralatan, flight deck indicators, circuit breakers, sekat, “eye position”, dan lokasi peralatan tambahan yang sesuai.

Dilansir Simple Flying, simulator level D dengan level A, B, dan C berbeda. Namun, dari semua simulator itu harus mencakup tiga hal; flight deck, visual system, dan motion system. Kemampuan dari ketiga itulah yang membedakan simulator penerbangan level A sampai simulator penerbangan penerbangan level D.

Simulator level A memiliki motion system hanya tiga derajat gerakan. Ini sangat dasar sekali. Di samping itu, sistem visualnya juga relatif mendasar.

Simulator level B sedikit di atas simulator level A, memiliki tiga derajat gerakan. Bedanya, ini lebih akurat dengan model higher-fidelity aerodynamic.

Berbeda dengan simulator level A dan B, simulator penerbangan level C memiliki enam derajat kebebasan atau six degrees of freedom. Simulator level ini harus horizontal field atau sudut pandang minimal 75 derajat untuk setiap pilot.

Sedangkan simulator penerbangan level D atau full flight simulator, ini juga mempunyai enam derajat kebebasan. Hanya saja, visual sistemnya lebih baik dengan tingkat pencahayaan yang lebih luas dan detail. Horizontal field of view pilot juga ditingkatkan dari 75 derajat menjadi 150 derajat. Lebih penting dari itu, simulator level D memiliki motion effect tambahan untuk mensimulasikan insiden tertentu.

Selain itu, simulator level D juga menawarkan pengaturan dan tata letak kokpit yang identik dengan pesawat nyata, bidang penglihatan yang luas dan simulasi dalam kondisi siang, malam, sampai senja.

Meski begitu, full flight simulator tetap memiliki batasan, seperti membuat ground seolah hidup, sustained acceleration, dan efek G-force.

Simulator level D biasa digunakan untuk semua pelatihan pilot, mulai dari crew procedures training, instrument flight training, transition and conversion training, and recurrent training.

Bagi avgeeks yang ingin menjajal simulator level D, bisa dibilang sangat sulit. Sebab, kecuali maskapai penerbangan, tak banyak yang memiliki simulator level ini.

Baca juga: Musisi ini Ciptakan Simulator Boeing 737 Canggih, Biaya Lebih Murah tapi Berkualitas Tinggi

Meski begitu, ada beberapa maskapai yang menyewakan simulator penerbangan level D, salah satunya British Airways.

British Airways bisa dibilang jadi salah satu maskapai penyedia jasa penyewaan flight simulator terlengkap, termasuk fligth simulator 767-300, 747-400, dan 777-200. Harganya sangat bervariasi, mulai dari US$548 untuk satu jam flight simulator 767, US$1,647 untuk tiga jam menikmati flight simulator B747 dan B777.

Ini Cara Mudah Naik KRL Lintas Yogya – Solo dan Harga Tiket KMT per Tahun 2022

Bagi kalian yang suka bepergian ke Yogyakarta ataupun Solo, sekarang sudab tak bingung lagi naik transportasi kereta api. Karena di Wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, kita sudah bisa menggunakan KRL (Kereta Rel Listrik) dengan mudah, lho. Biasanya bagi traveller hal yang mudah dan murah itu sudah jadi prioritas utama yang paling penting. Seperti gak mau ambil pusing untuk naik transportasi KRL yang sudah disediakan oleh PT KAI di wilayah ini. Bahkan antusiasme warga Yogya dan Solo seperti sudah biasa sebagai pengguna kereta api sejak jaman KRD Prameks berkuasa di jalurnya.

Baca juga: KA Prameks (Prambanan Ekspres) Berhenti Operasi, Ini Dia Sejarahnya

Harganya yang ekonomis membuat warga Yogya maupun Solo sangat membutuhkan transportasi KRL ini. Jika kalian ingin bepergian naik KRL ini pastikan melihat jadwalnya terlebih dahulu, baik di stasiun maupun aplikasi jadwal KRL di ponsel. Jam operasional KRL Yogya – Solo dimulai dari pukul 05.05 WIB sampai dengan pukul 18.30 WIB.
Sama halnya jika kita naik KRL di wilayah Jabodetabek. Karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, kalian harus mengunduh aplikasi PeduliLindungi atau membawa sertifikat vaksinasi.

Mesin Tap Kartu KMT di Stasiun Yogyakarta. (Foto: Tribun Travel)

Saat memasuki area stasiun, kalian juga wajib scan barcode menggunakan aplikasi PeduliLindungi yang sudah di instal atau menunjukkan sertifikat vaksinasi kepada petugas yang berjaga. Minimal vaksinasi tiap penumpang adalah dosisi pertama. Setelah itu kalian bisa memasuki peron dengan tap menggunakan Kartu Multi Trip (KMT).
Gimana sih kalau yang belum punya KMT? Enggak perlu khawatir, kalian bisa menuju ke loket KRL yang menyediakan KMT dengan harga terjangkau. Harga KMT yang tersedia adalah KMT Reguler seharga Rp30.000 dengan isi saldo Rp10.000, KMT X-Presi seharga Rp50.000 termasuk saldo Rp15.000, dan KMT Special Edition seharga Rp50.000 dengan saldo Rp15.000.

Kelebihan dan keuntungan jika kalian memiliki KMT adalah tidak berlaku masa kadarluasa artinya KMT tersebut bisa digunakan seumur hidup dan jika rusak penggantian kartu dapat dilakukan secara gratis selama tujuh hari sejak KKT diaktivasi.

Untuk isi saldo juga mudah banget. Kalian perlu mengunjungi stasiun dan menuju loket KRL yang tersedia. Untuk mengisi saldo KMT kalian bisa mengisi minimal Rp10 ribu. Tak hanya mengisi dari loket pembelian, kalian bisa mengisi ulang saldo menggunakan mesin otomatis, caranya:
– Taruh KMT di bagian bertuliskan “Letakkan tiket di sini”
– Munculnya sisa saldo di layar sentuh
– Masukkan uang kertas yang akan diisi saldo dan uang jangan sampai terlipat
– Saldo KMT akan terisi otomatis
– Pilih “selesai” dan ambil KMT untuk lanjutkan perjalanan

Baca juga: KRL BN-Holec Pernah Beroperasi Sebagai “Prameks,” Ternyata Sering Bermasalah

Selain menggunakan KMT, kalian juga bisa mengunduh aplikasi LinkAja di ponsel dan mengisi saldo minimal Rp 10 ribu. Saat memasuki pintu masuk untuk scan barcode kalian cukup mendekatkan sensor scan LinkAja secara otomatis saldo akan terpotong. (PRAS – Cinta Kereta Api)






















Masuk Kabin Pesawat Lebih Awal, Beri Penumpang Banyak Kebebasan

Siapa sih yang tidak suka dengan perjalanan udara menggunakan pesawat? Mungkin hanya sedikit orang yang disebabkan fobia ruang sempit, ketinggian atau trauma karena banyak pesawat yang mengalami kecelakaan dalam penerbangannya.

Baca juga: Hindari Biaya Bagasi Tambahan, Penumpang Bagikan Tips di TikTok Gunakan Bantal Leher

Meski begitu, masih banyak yang menyukai perjalanan dengan pesawat. Tapi banyak yang tidak akan berpikir bagaimana bisa terbang dengan pesawat secara sains maupun mekanika. Namun yang jelas terbang dengan pesawat adalah hal yang mengagumkan.

Nah, ketika berbicara tentang penerbangan ada sedikit hal menarik untuk memikirkan pesanan boarding Anda. Apakah itu? KabarPenumpang.com melansir dari laman travelandleisure.com (10/1/2022), saat penerbangan ramai, Anda bisa meminimalisir gangguan dengan berbagai cara untuk menikmati penerbangan dengan nyaman yakni naik pesawat lebih dahulu.

Ashwin Krishnan salah saorang penumpang mengatakan, jika Anda berada di kelas ekonomi dan membawa bagasi untuk di bawa ke kabin, ukur seberapa ramai penerbangan itu. Bila Anda berpikir akan penuh, maka naiklah ke pesawat lebih awal.

Ashwin menyebutkan, dengan begini bisa meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan ruang kabin yang pas untuk bagasi. Timothy Chiu penumpang lainnya mencatat bahwa dirinya telah lebih dari satu juta mil terbang dengan berbagai maskapai lainnya.

Dia juga menyebutkan, dengan menaiki pesawat terlebih dahulu membuat penumpang mendapatkan yang dia inginkan. Salah satu lainnya yakni saat seseorang naik lebih awal ke pesawat adalah mendapatkan kabin di atas kepala yang tidak jauh dari kursi penumpang..

“Jika Anda terbang dengan kelas ekonomi/pelatih dan memiliki bagasi kabin, ukur seberapa ramai penerbangan itu nantinya. Jika Anda mengharapkan penerbangan penuh, cobalah untuk naik lebih awal karena ini akan meningkatkan peluang untuk mendapatkan ruang kabin untuk bagasi di atas yang telah ditentukan,” ujar Chiu.

Krishnan bukan satu-satunya di Quora yang memuji kabin terlebih dahulu, sebab Timothy Chiu, yang mencatat bahwa dia telah “lebih dari satu juta mil terbang dengan berbagai maskapai penerbangan,” menambahkan alasan berbeda untuk naik pesawat lebih awal.

“Sementara penyimpanan overhead adalah alasan yang jelas, semua orang menyatakan, inilah alasan saya tidak berpikir banyak orang menyadari mengapa Anda harus ingin naik pesawat sedini mungkin. Beberapa maskapai ketika mereka perlu mengeluarkan orang dari pesawat, mulai dengan orang terakhir yang naik ke pesawat. Mereka mungkin perlu memindahkan orang karena batasan berat (karena angin, panas, dan lainnya),” tambahnya.

Baca juga: “Blue Carpet,” Solusi Futuristik Atur Antrian dan Jaga Jarak Saat Boarding di Bandara

Jadi, lain kali Anda terbang, tiba di sana sedikit lebih awal atau membayar boarding prioritas. Sehingga Anda dan barang-barang Anda dapat naik bersama dengan mudah dan pastikan untuk berterima kasih kepada ilmuwan, mekanik, pilot, dan anggota kru saat Anda menunggu untuk lepas landas juga.

Inilah Biju Patnaik, Pilot India yang Bantu Indonesia Merdeka Sekaligus Gurunya Tiga Pahlawan Nasional

Jasa-jasa seluruh pahlawan nasional dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia sangat besar. Namun, jangan lupakan, dalam prosesnya, ada jasa-jasa orang asing. Salah satunya ialah Biju Patnaik, seorang pilot andal asal India.

Baca juga: Husein Sastranegara – Perintis TNI AU Yang Gugur Karena Kecintaannya Pada Dunia Dirgantara

Selain turut membantu Indonesia mempertahankan kemerdekaan, Ia diketahui juga seorang guru dari tiga pahlawan nasional Indonesia, yaitu bapak penerbangan pertama Indonesia Adisucipto, Iswahyudi, dan Abdulrahman Saleh. Biju Patnaik disebut sempat mengajarkan ketiganya ilmu penerbangan.

Biju Patnaik mengemban misi untuk menerbangkan PM Sutan Sjahrir dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Foto: Prem Patnaik

Terlepas dari pahlawan nasional Adisucipto, Iswahyudi, dan Abdulrahman Saleh memang pada dasarnya sudah mengenyam pendidikan penerbangan terlebih dahulu, namun, bila setiap orang yang mengajarkan satu atau lebih ilmu disebut guru, maka, tidak ada salahnya bila Biju Patnaik sebagai guru dari ketiga pahlawan nasional yang juga pilot terbaik Indonesia itu.

Disarikan dari berbagai sumber, kehadiran Biju Patnaik di Indonesia untuk membantu mempertahankan kemerdekaan tidak terlepas dari tokoh pahlawan nasional, Bung Hatta. Bung Hatta diketahui bersahabat dengan Jawaharlal Nehru, yang merupakan perdana menteri India pertama.

Momen Biju Patnaik saat tiba di Pangkalan Udara atau sekarang disebut Lapangan Udara Maguwo. Foto: Prem Patnaik

Mengetahui sahabatnya tengah kesulitan dan membutuhkan bantuan terbaik dari India untuk mempertahankan kemerdekaan, Nehru pun mengutus pilot terbaik India, Biju Patnaik.

Dengan menggunakan pesawat Dakota VT-CLA, Biju Patnaik melakukan perjalanan dari India ke Yogyakarta dan mendarat di lapangan udara monumental, yang menjadi saksi detik-detik terakhir pesawat milik Biju Patnaik yang ditumpangi Adisutjipto (Adisucipto), Abdulrahman Saleh, dan Adisumarmo sebelum jatuh ditembak pesawat P-40 Kittyhawk Belanda, yaitu Lapangan Udara atau Pangkalan Udara Maguwo.

Biju Patnaik punya hubungan yang sangat dekat dengan Presiden Soekarno. Ini adalah salah satu momen istri Biju Patnaik, Gyan Patnaik, tengah menggendong putri Presiden Soekarno. Foto: Prem Patnaik

Saat tiba pertama kali di Indonesia, Biju Patnaik langsung disambut oleh Kepala Staf Angkatan Udara Komodor Udara Soeryadi Suryadarma, dan kemudian menghadap Presiden Soekarno dengan membawa pesan dari Jawaharlal Nehru. Sejak itulah Biju Patnaik secara berlanjut membantu perjuangan Indonesia dengan menggunakan pesawat Dakota miliknya.

Di Maguwo, Biju Patnaik tinggal selama beberapa minggu sebelum akhirnya kembali ke India dengan membawa serta Sutan Syahrir ke India untuk meminta bantuan dunia internasional.

Douglas C-47B-20 Dakota yang ditumpangi Adisutjipto (Adisucipto), Abdulrahman Saleh, dan Adisumarmo ditembak jatuh pesawat P-40 Kitty Hawk Belanda. Foto: Central Museum of the Indian Air

Selama di Pangkalan Udara Maguwo inilah, pesawat yang dibawanya, digunakan Biju Patnaik untuk melatih pilot-pilot AURI, Adisutjipto, Abdulrachman Saleh, dan Iswahyudi. Selama dua minggu berlatih, ketiga pilot terbaik AURI ini akhirnya mampu menerbangkan pesawat Dakota sendiri.

Namun nahas, setelah bisa menerbangkan pesawat itu, ketiganya, kecuali Iswahyudi, justru tewas bersama jatuhnya pesawat tersebut, saat membawa bantuan obat-obatan dari Palang Merah Malaya untuk Palang Merah Indonesia, akibat serangan pesawat tempur Belanda. Ironisnya, peristiwa itu terjadi juga di tempat yang sama ketika keduanya belajar menerbangkan pesawat Dakota VT-CLA, yaitu di Pangkalan Udara Maguwo.

Bintang Jasa Utama sebagai penghargaan tertinggi dari pemerintah Indonesia untuk Biju Patnaik. Foto: Prem Patnaik

Baca juga: Tjilik Riwut – Heroisme Putera Dayak dalam Dirgantara Indonesia

Selain menerbangkan Sutan Syahrir Biju Patnaik juga menerbangkan petinggi Indonesia lainnya, seperti Bung Hatta, untuk melakukan lobi militer di luar negeri. Misi ini ternyata berhasil hingga akhirnya Indonesia bisa mempertahankan kedaulatannya di muka dunia internasional. Lobi politik yang kuat serta perjuangan yang tiada habisnya membuat negeri ini mampu bertahan di tengah serangan yang bertubi-tubi.

Atas berbagai jasa-jasanya itu, Biju Patnaik pun diganjar penghargaan yang sangat tinggi dari pemerintah Indonesia berupa Bintang Jasa Utama.

 

Inilah Prem Mathur, Pilot Komersial Wanita Pertama di India

Jauh sebelum penerbangan komersial dikenal luas di India, seorang wanita sudah akrab dengan dunia yang umumnya didominasi kaum Adam. Dilahirkan dari latar belakang keluarga aviasi, sehari-hari i sangat lekat dengan pesawat sampai pada akhirnya membuat ia tercatat sebagai pilot komersial pertama di India. Wanita itu adalah Prem Mathur.

Baca juga: Kartini in Aviation, Inilah Capt. Esther, Satu-satunya Kepala Pilot Uji Perempuan di Dunia

Dalam ulasan media lokal Feminism In India, wanita yang lahir pada tahun 1910 (atau tahun 1924 menurut sumber lain) justru mulai mencintai dunia penerbangan saat ditakut-takuti.

Semasa kecil, abangnya, yang berprofesi sebagai flying instructor atau instruktur penerbangan, kerap mengajaknya terbang dan melakukan manuver akrobatik. Tujuannya untuk membuat Prem Mathur ketakutan.

Namun, yang terjadi malah sebaliknya, Prem Mathur nampak menikmati aksi-aksi akrobatik di pesawat dan benar-benar jatuh cinta pada pesawat. Dari sini, ia tumbuh dan berkembang dengan tekad kuat menjadi seorang penerbang atau pilot.

Setelah berhasil lulus sebagai sarjana, Prem Mathur mulai fokus menjadi seorang pilot wanita dengan bergabung ke Allahbad Flying Club milik sang kakak pada tahun 1947.

Tekad dan keinginan kuat membuatnya mudah menerima seluruh pelajaran dan dengan cepat mendapatkan lisensi pertama atau Student Pilot License (SPL), membuka jalan panjang menuju lisensi peswat komersial atau Airline Transport Pilot License (ATPL).

Ujian pertamanya usai mendapatkan lisensi terbang terjadi pada tahun 1949. Ketika itu, ia mengikuti kejuaraan National Air Race di Kolkata, dimana ia menjadi satu-satunya peserta wanita. Awalnya ia sempat berkecil hati dan dikucilkan peserta lain, panitia, dan penonton.

Akan tetapi, ia berhasil menjawab semua keraguan itu dengan keluar menjadi juara dan mendapat pujian setinggi langit dari Perdana Menteri Lal Bahadur Shastri. Menariknya, saat menjadi juara, ia baru mencetak beberapa ratus jam, kalah jauh dibanding peserta lainnya yang diisi oleh pilot-pilot senior.

Meski sudah berhasil menjadi pilot berlisensi, Prem Mathur masih menemui jalan berliku untuk benar-benar menjadi pilot pesawat komersial. Usai pindah ke ibu kota India, New Delhi, Prem Mathur memiliki peluang sangat besar untuk menjadi pilot pesawat komersial usai bergabung dengan maskapai Deccan Airways.

Sayangnya, maskapai tidak nyaman dengan pilot wanita dan lebih mendorong Prem Mathur menjadi seorang instruktur penerbangan. Ia pun akhirnya memutuskan hengkang dari maskapai itu beberapa tahun kemudian.

Baca juga: Penerbangan Bersejarah di Iran, Seluruh Kru Kokpit Perempuan

Setelah itu, ia bekerja sebagai pilot pribadi untuk orang konglomerat India. Tak betah, ia akhirnya pindah lagi dan berlabuh ke maskapai Indian Airlines pada tahun 1953 dan menjadi pilot komersial wanita pertama di India. Tak hanya itu, di tahun tersebut ia juga diangkat menjadi kapten pilot dan menjadikannya sebagai kapten pilot wanita pertama di India.

Setelah pengabdian panjang selama 30 tahun, ia akhirnya keluar dari maskapai pada tahun 1984. Ia kemudian menghembuskan napas terakhirnya pada tahun 1992.

Airbus Batalkan Kontrak Rp85 Triliun, Qatar Airways Ngamuk-Bocorkan Video Buruknya Kualitas Cat Pesawat A350

Kisruh antara Qatar Airways dan Airbus semakin memanas. Setelah keduanya berniat saling tuntut ke pengadilan, kali ini kisruh berlanjut ke tingkat yang lebih parah berkenaan dengan bisnis jangka pendek sampai panjang antar keduanya.

Baca juga: Terancam Dituntut Airbus, Qatar Airways Serang Balik-Tuntut Airbus Terkait Masalah A350

Awalnya, Airbus membatalkan pesanan 50 pesawat A321 Qatar Airways sebesar US$ 6 miliar atau Rp85 triliun tanpa alasan yang jelas. Tentu saja Qatar Airways tidak terima. Flag carrier Qatar itu kemudian membalas dengan menunjukkan video rendahnya kualitas cat pesawat Airbus A350.

Qatar Airways mengungkapkan, selama ini, kasus rendahnya kualitas cat pesawat Airbus A350 sampai-sampai mengelupas seolah sangat dirahasiakan ke publik.

“Kami mengonfirmasi bahwa kami mematuhi semua kewajiban kami berdasarkan semua kontrak yang berlaku. Oleh karena itu, sangat disayangkan dan frustrasi bahwa Airbus telah mengambil keputusan nyata untuk memperluas dan meningkatkan perselisihan ini,” tulis Qatar Airways dalam sebuah pernyataan yang dikutip Simple Flying.

Saat ini, 21 pesawat Airbus A350 Qatar Airways yang cacat pada bagian cat-nya sudah digrounded dan dilarang terbang oleh otoritas penerbangan sipil Qatar.

Merasa dirugikan, awal bulan ini terungkap bahwa Qatar Airways sudah melayangkan tuntutan ganti rugi atas sebesar US$600 juta atau Rp8 triliun kepada Airbus melalui proses pengadilan. Tak cukup sampai di situ, Qatar Airways juga meminta tambahan US$4 juta atau Rp57 miliar setiap harinya sampai pesawat kembali mengudara.

Divisi Teknologi dan Konstruksi Pengadilan Tinggi di Inggris mengatakan, pihaknya akan mempercepat pemrosesan kasus ini hingga bulan April 2022 mendatang.

Setelah video dari Qatar Airways yang menunjukkan cat pesawat A350 terkelupas beredar, Airbus seolah bungkam dan belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait hal itu.

Terakhir, Airbus mengatakan pihaknya telah mempersiapkan langkah menuju ke ranah hukum atas tudingan maskapai yang menyebut bahwa Airbus tak serius dalam menanggapi masalah ini.

“Dalam menghadapi ongoing mischaracterisation of non-structural surface degradation pada armada pesawat A350 oleh salah satu pelanggannya, Airbus menjadi perlu untuk mencari penilaian hukum independen sebagai jalan ke depan untuk menyelesaikan perselisihan, yang tidak dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak selama diskusi langsung dan terbuka,” kata Airbus dalam keterangan resminya kepada KabarPenumpang.com.

Baca juga: Dituding Qatar Airways Tak Serius Terkait Masalah Cat A350, Airbus Tempuh Jalur Hukum!

“Keselamatan adalah prioritas utama Airbus. Temuan terkait surface paint-related telah dinilai secara menyeluruh oleh Airbus dan dikonfirmasi oleh European Aviation Safety Agency (EASA) karena tidak memiliki dampak kelaikan udara pada armada A350,” lanjutnya.

“Upaya pelanggan ini untuk salah mengartikan topik khusus ini sebagai masalah kelaikan udara merupakan ancaman terhadap protokol internasional tentang masalah keselamatan,” tambahnya.