Tips – Mau ke Luar Negeri Saat Pandemi? Harus Siap dengan Rencana Cadangan

Ingin berlibur dan menikmati perjalanan internasional di masa pandemi? Ini masih bisa dinikmati oleh Anda dan pelancong lainnya. Namun, sebaiknya Anda harus memiliki rencana cadangan.

Baca juga: Mau Hemat Pengeluaran Saat Melancong? Cek Tips Ini

Sebab, meski beberapa negara telah membuka diri secara penuh, tetapi ada beberapa yang masih sering mengubah aturan masuk dan keluar pelancong. Berikut ini ada lima tips yang KabarPenumpang.com rangkum dari thepointsguy.com, untuk membantu Anda merencanakan perjalanan internasional.

1. Rencanakan semuanya, termasuk penutupan perbatasan
Sudah banyak negara yang membuka diri untuk pelancong mancanegara, tetapi ada juga yang masih menutup serta mengubah aturan masuk atau keluar tanpa pengumuman. Apalagi varian baru Omicron yang saat ini tengah berkembang membuat beberapa negara menutup diri. Bahkan bila membuka untuk pelancong, mereka diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 dalam waktu 48 jam setelah keberangkatan. Yang paling ekstrem adalah saat sebuah negara tiba-tiba menutup pintu internasional mereka dan ada pelancong yang bukan warga negara berada di sana.

2. Beli asuransi perjalanan yang menanggung biaya terkait Covid-19
Banyak asuransi yang tidak mengcover biaya karantina atau tes untuk Covid-19. Padahal banyak negara yang kini mewajibkan pelancong internasional memiliki asuransi yang juga di dalamnya termasuk untuk Covid-19. Pertimbangkan untuk membeli pertanggungan khusus Covid-19 tetapi pastikan untuk membaca cetakan kecil karena sebagian besar asuransi kesehatan perjalanan independen biasanya tidak menyertakan pertanggungan evakuasi darurat, yang berarti Anda akan terjebak di karantina di negara asing.

3. Pikirkan penerbangan Anda dan pesan dengan fleksibel
Ketahui rute pulang terpendek dan penerbangan langsung alternatif apa pun, jika Anda tiba-tiba perlu mengubah penerbangan Anda. Pelancong juga bisa menambahkan polis asuransi untuk tiket yang batal/ubah karena alasan apa pun hingga 24 jam sebelum keberangkat. Aplikasi pemesanan Hopper mengatakan, pihaknya melihat minat yang lebih kuat pada opsi pemesanan fleksibel dan produk gangguan untuk perjalanan internasional dalam beberapa minggu terakhir, terutama untuk paket Batal Untuk Alasan Apa Pun dan Ubah Untuk Alasan Apa Pun, yang sekarang dibeli secara kolektif dengan satu dari setiap enam pemesanan internasional. Hopper juga menawarkan Jaminan Pemesanan Ulang Penerbangan untuk membantu para pelancong menghindari hambatan saat bepergian ke luar negeri, baik karena cuaca, perubahan penerbangan, atau penundaan.

4. Cek aturan Covid-19 di negara tujuan
Setiap negara memiliki aturan masuk dan keluar mereka sendiri selaman pandemi Covid-19. Baiknya sebagai pelancong membaca kembali panduan dan lakukan penelitian sebanyak mungkin serta pastikan persyaratan dipenuhi seluruhnya yang terkait dengan tindakan sebelum kedatangan, kedatangan dan keberangkatan. Periksa juga untuk memastikan bahwa Anda telah mengunduh aplikasi tertentu yang mungkin diperlukan oleh negara yang Anda tuju baik untuk tujuan pelacakan kontak atau untuk mengunggah dokumen terkait Covid-19.

5. Diversifikasi poin dan miles Anda
Bila Anda punya miles, maka bisa menukar penerbangan cadangan jika penerbangan pertama tidak bisa digunakan. Bahkan dengan miles, akan memberikan lebih banyak fleksibilitas seputar perubahan atau pembatalan penerbangan. Biasanya ini juga untuk mengetahui maskapai lain yang mengoperasikan rute jika Anda perlu memesan menit terakhir pada maskapai lain.

Baca juga: Baru Pertama Melancong Sendiri ke Luar Negeri? Simak Tips Berikut Ini

Untuk perjalanan selama masa pandemi ini, seorang pelancong bukan hanya memiliki rencana A dan B tetapi kini harus memiliki rencana C dan D. Sebab Anda memerlukan rencana cadangan untuk pengujian, karantina dan pulang secepatnya jika aturan mulai memperburuk situasi.

Daihatsu Hijet Disulap Jadi Camper Van dengan Interior Mewah Serba Kayu

Mishima Daihatsu sukses menyulap mobil minivan legendarisnya, Hijet, menjadi mobil canver van mewah, bukan karena dilengkapi fitur canggih dan mahal, melainkan serba kayu. Serba kayu tentu bukan berarti body luar mobil terbuat dari kayu melainkan bagian dalam atau interiornya saja.

Baca juga: SAIC Maxus Life Home V90 Villa Edition, Sensasi Campervan Dua Tingkat

Dalam laman resminya, Mishima Daihatsu menamakan canver van berbasis Daihatsu Hijet itu sebagai Quokka, hewan kecil lucu yang dilindungi sekaligus dinobatkan sebagai hewan paling bahagia di Australia.

Sebagaimana namanya, canver van Quokka sangat ‘menggemaskan’ dengan tambilan serba putih di bagian eksterior dan serba coklat dari kayu Hinoki (dari pohon cemara) di kaki Gunung Fuji Jepang di bagian interior. Kayu ini bukan hanya tahan lama, bersifat antibakteri saja, melainkan juga mengeluarkan harum semerbak natural dalam jangka waktu cukup lama.

Status Quokka sebagai hewan paling bahagia di dunia juga menjadi representatif kenyamanan yang ditawarkan canver van.

Meski dimensinya kecil dan tak sebesar canver van lainnya, namun, kesan lebar dan mewah tetap terpancar dari dalam Quokka.

Kayu-kayu tidak dibuat statis melainkan dinamis sehingga sangat multifungsi. Disebutkan, kayu-kayu tersebut di antaranya terdiri dari empat buah kotak persegi berukuran kecil. Dalam foto video tutorialnya, dua buah di antaranya digunakan untuk anak tangga.

Adapun dua sisanya digunakan untuk tempat duduk yang mengapit meja panjang juga dari kayu. Tentu saja ini fleksibel sesuai kebutuhan pengguna.

Interior Daihatsu Camper Van Quokka. Foto: Mishima Daihatsu

Andai di luar hujan, pengguna bisa tetap bersantai sambil menikmati gemericik hujan di bagian dalam kabin canver van. Ada dua buah kursi panjang di sisi bagian dalam dengan meja setinggi dada di tengah.

Di bagian bawah kursi panjang di bagian dalam canver van, terdapat banyak fitur tersembunyi, seperti kotak penyimpanan multifungsi, microwave, kulkas mini, satu penghangat (dari pohon cemara) melengkapi satu penghangat lainnya di antar kursi pengemudi dan penumpang depan, dan inverter.

Masih di bagian interior, ada juga tombol tirai jendela di bagian pojok atas, kaca mini di bagian pintu geser, material keadap suara di bagian bawah lantai kayu, panel surya 175W, monitor flip-down di bagian atas di antara kursi pengemudi dan penumpang depan, speaker, blower AC, rak barang di bagian atas, dan port USB.

Tak lupa, bagian interior depan juga dilengkapi dengan tirai untuk menutupi seluruh kaca depan dan samping kanan kiri kursi.

Di bagian eksteriornya, terdapat rangka alumunium di bagian bawah dan atas untuk memudahkan pengguna mendirikan tenda. Sangat lengkap bukan?

Bagi Anda yang berminat, Mishima Daihatsu Quokka canver van dibanderol seharga Rp320 juta untuk penggerok dua roda lima transmisi manual dan Rp340 juta untuk penggerak empat roda. Baik 4WD maupun 2WD, keduanya memiliki pilihan ban all-terrain.

Nama Daihatsu Hijet tentu tak asing di Indonesia. Di sini, Daihatsu Hijet memiliki cerita panjang, bermula sebagai kendaraan bantuan untuk bencana letusan Gunung Merapi hingga menjadi mobil produksi massal Zebra Espass S91.

Minivan ini diketahui masuk pertama kali ke Indonesia pada tahun 1972. Bukan sebagai kendaraan umum, melainkan pemberian dari pemerintah Jepang sebagai bantuan penanggulangan bencana letusan gunung berapi. Hijet pertama itu adalah seri S37 varian pikap yang memakai mesin ZM 2 tak 2 silinder berpendingin cairan.

Setelah merilis seri Hijet S38, 55, Daihatsu Astra kembali menghadirkan Hijet 1000 S65 sekitar tahun 1984. Mobil ini dibekali mesin yang lebih besar yakni mesin 1.000 cc 3 silinder. Namun seri ini hanya dijual dengan versi pikap, bagi menginginkan varian minivan bisa memesan ke perusahaan karoseri lokal.

Baca juga: Habiskan Rp10 Juta, Pria Asal Malaysia Ubah Daihatsu Hijet S85 Jadi Campervan

Memasuki akhir tahun 80-an, Daihatsu menambah line-up minivan mereka dengan menghadirkan Hijet Zebra S89. Model ini sekaligus menandai hadirnya produk Daihatsu yang benar-benar minibus dengan konsep full pressed body.

Hijet Zebra S89 juga hadir dengan fitur tercanggih di masanya. Tak heran jika mobil menjadi salah satu mobil rakitan (CKD) Indonesia yang di ekspor ke Malaysia dan Vietnam.

Lounge Bisnis Terminal 1 Bandara Dubai Tawarkan Kabin Tidur Gratis

Bicara tentang fasilitas lounge di bandara sepertinya tidak akan ada habisnya, pasalnya kompetisi di layanan ini sifatnya dinamis mengikuti kebutuhan pasar. Seperti kabar terbaru datang dari Terminal 1 Bandara Dubai di Uni Emirat Arab yang menhadirkan kabin tempat tidur untuk istirahat siang. Tawaran tempat tidur di bandara tentu sudah jamak kita dengar, seperti dalam model box, tapi yang ditawarkan di lounge Bandara Dubai ini gratis.

Baca juga: Sejarah Singkat Lounge Bandara, Dibuat untuk Para Bos

Dikutip dari simpleflying.com (17/2/2022), tempat tidur yang dimaksud disediakan oleh Sleep ‘n Fly, berupa kabin. Konkritnya, Sleep ‘n Fly bermitra dengan Priority Pass, memberikan akses gratis kepada pemegangnya. Jika terbang di luar jam sibuk (12.00 hingga 22.00), Anda bisa mendapatkan akses ke kabin tunggal selama tiga jam atau kabin ganda selama satu jam. Anda juga dapat memilih untuk menggunakan kabin selama satu jam dan kamar mandi selama 15 menit dengan satu sapuan.

Selama jam sibuk, pemegang kartu Priority Pass mendapatkan akses ke kabin tunggal selama dua jam atau kabin ganda selama satu jam, tanpa akses pancuran. Namun, masih ada cara untuk mendapatkan lebih banyak waktu jika lounge tidak terlalu sibuk. Saat lalu lintas penumpang tidak padat, petugas kemungkinan mengizinkan untuk menggunakan kabin untuk istirahat panjang.

Di dalam kabin solo memiliki tempat tidur single yang panjangnya 6,5 ​​kaki. Di sebelahnya ada meja kecil dengan handuk segar yang dikemas, lektur, dan pengait di dinding. Untuk traveler yang lelah, ini lebih dari cukup untuk singgah dan menunggu jadwal penerbangan selanjutnya. Konsep kabin/kamar adalah pilihan yang terbaik jika Anda hanya ingin mandi sambil mentransfer penerbangan.

Baca juga: Lima Lounge Bandara Terbaik di Dunia, Nomor Empat Dilengkapi Simulator Mobil Balap Formula 1

Untuk singgah lebih pendek atau siang hari, Bandara Dubai menawarkan segudang ruang tunggu bagi penumpang. Dengan asumsi Anda tidak memiliki akses ke salah satu lounge andalan Emirates, lounge Marhaba dan Ahlan adalah tempat yang ideal untuk menghabiskan waktu.

Warga Solo Sudah Bisa Merasakan KA Feeder KCJB (Kereta Cepat Jakarta Bandung) Lebih Dulu

Beberapa kali di uji coba, akhirnya rangkaian KRDE yang akan digunakan sebagai KA Feeder KCJB dijalankan secara reguler hari ini, Jumat (18/2). Rangkaian ini digunakan sebagai KA Bias (Biandara Internasional Adi Sumarmo) dan dijalankan sekaligus uji coba secara reguler mengangkut penumpang. KA Bias menggunakan rangkaian KRDE yang dikreasikan oleh Balai Yasa Yogyakarta sekaligus mencoba kehandalan saat berjalan secara reguler.

Baca juga: Ada Gangguan Pada Mesin, Feeder Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) Mogok Saat Uji Coba

Dengan harga tiket Rp 15 ribu, penumpang bisa merasakan rangkaian baru ini dari Stasiun Solo Balapan – Bandara – Klaten – Solo Balapan. Perjalanan yang ditempuh selama 1 jam ini dari Bandara Sumarmo berhenti di Stasiun Kadipiro, Solo Balapan, Purwosari, Ceper, dan berakhir di Klaten. Sebanyak 5 unit kereta bernomor K3 2 12 06 – K3 2 12 10 ini masing – masing interior memiliki kapasitas 52 kursi.

Sama seperti rangkaian KRD lainnya, KA Bias yang menggunakan KRDE ini berkecepatan antara 70 – 90 kilometer per jam. Desain interior yang terlihat agak luas ini cocok untuk angkutan feeder (jarak dekat) yang nantinya akan membawa penumpang dari Bandung ke Rancaekek dan selanjutnya menuju ke Stasiun Tegalluar.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KabarPenumpang.com (@kabar.penumpang)

Kursi yang di desain memang bukan kelas eksekutif, tapi posisi kursi bisa diatur layaknya interior KA Premium. Kemudian bagian tengah interior terdapat kursi yang berhadapan. Dibagian tengah ini terlihat lebih luas karena posisi kursi yang berhadapan. Tak ketinggalan fasilitas charger juga tersedia yang sangat dibutuhkan bagi penumpang saat kondisi baterai akan habis.

Baca juga: Ini Dia Wajah KA Feeder Bakal Calon KCJB (Kereta Cepat Jakarta Bandung) 

Belum diketahui apakah rangkaian ini bakal terus dijadikan perjalanan reguler KA Bias atau hanya sementara. Yang pasti sebelum progres KCJB dan stasiun yang dilewati KA Feeder di wilayah Daop 2 Bandung rampung, rangkaian tersebut akan terus di uji coba agar tak ada kendala yang terjadi beberapa hari yang lalu. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Kembali Buka Penjualan Tiket, Virgin Galactic Tawarkan Perjalanan 90 Menit ke Luar Angkasa

Apakah perjalanan wisata ke luar angkasa akan benar-benar menjadi kenyataan sepenuhnya? Pertanyaan ini muncul seiring berjalannya waktu dan banyak yang memikirkan hal ini bisa terjadi dalam waktu dekat. Ternyata pertanyaan itu terjawab, sebab Virgin Galactic mulai membuka kembali penjualan tiket untuk wisata luar angkasa ini.

Baca juga: FAA Ubah Definisi Astronot, Blue Origin Jeff Bezos ‘Keok’ dari Virgin Galactic Richard Branson

Di mana mereka membuka harga sekitar $450 ribu untuk para pelanggan menikmati 90 menit perjalanan dengan roket yang diluncurkan dari udara ke tepi ruang angkasa. Dilansir KabarPenumpang.com dari independent.co.uk (16/2/2022), saat ini sudah ada sekitar 600 reservasi dari penjualan tiket yang pertama kali dibuka oleh Virgin Galactic.

Yang mana harga tiket dijual seharga $200 ribu hingga $250 ribu per kursi. Kemudian pada putaran kedua ini dilakukan pada 16 Februari kemarin dan setip pelanggan harus memiliki deposit $150 ribu dan membayar jumlah penuh sebelum penerbangan dilakukan.

CEO Virgin Galactic Michael Colglazier mengatakan perusahaan telah menguji proses penjualannya selama beberapa bulan sebelumnya. Mereka juga menjual 100 kursi dengan harga baru $450 ribu per kursi. Bahkan mereka menjual total seribu kursi sebelum memulai operasi komersilnya.

Untuk diketahui, Juli 2021 lalu Virgin Galactic tampaknya siap untuk memulai operasi komersial setelah meluncurkan pendiri perusahaan yakni Sir Richard Branson ke tepi luar angkasa. Namun, dari laporan New Yorker, saat Richard dalam penerbangan tersebut, lampu peringatan padam dikokpit dan pesawat tersebut telah melakukan perjalanan di luar wilayah udara yang ditentukan selama 41 detik.

Karena hal ini Administrasi Penerbangan Federal menghentikan semua penerbangan sambil menunggu peninjauan, yang berakhir pada bulan September dan memberi izin kepada Virgin Galactic. Perusahaan kemudian mengumumkan menunda dimulainya layanan komersial, dengan alasan peningkatan teknologi yang tidak terkait.

Diperkirakan tidak akan menerbangkan pelanggan yang membayar sebelum Oktober ini. Pada saat Virgin Galactic go public pada tahun 2019, telah menggembar-gemborkan rencana untuk memulai layanan komersial pada tahun 2020. Sementara itu, pesaing utama Virgin Galactic dalam game pariwisata luar angkasa suborbital, Blue Origin karya Jeff Bezos, telah meluncurkan tiga misi kru yang sukses untuk selebriti dan pelanggan berbayar.

Berita penjualan tiket menyebabkan saham Virgin Galactic, yang terpukul tahun lalu setelah serangkaian berita buruk, melonjak mencatatkan kenaikan lebih dari 30 persen selama jam perdagangan Selasa. Virgin Galactic juga mengumumkan perubahan logo, menggantikan desain sebelumnya yang menampilkan iris mata manusia dengan garis ungu sederhana dari pesawat luar angkasa bertenaga roketnya.

Awal operasi komersial, bagaimanapun, telah menjadi target bergerak untuk Virgin Galactic. Sejak perusahaan ini didirikan pada tahun 2004, perusahaan menghadapi banyak penundaan dan gangguan selama program pengembangan dan pengujiannya.

Baca juga: Catat, 11 Juli Virgin Galactic Bawa Penumpang Pertama ke Luar Angkasa! Disiarkan Live

Saham perusahaan juga terpukul di bulan Januari oleh berita bahwa perusahaan itu menaikkan utang sebanyak setengah miliar dolar. Sahamnya telah melayang pada atau di bawah $10 per saham sejak itu jauh dari tertinggi sepanjang masa di $62,80, yang dicapai pada awal 2021.

Bangun Flyover, Perlintasan Sebidang Ciroyom Bakalan Ditutup

Informasi soal penutupan perlintasan sebidang di kawasan Jl. Arjuna, Ciroyom, Bandung berdekatan dengan Stasiun Ciroyom bakal dilakukan. Perlintasan sebidang yang merupakan jalan raya menuju Pasar Ciroyom memang terkenal ramai dengan kendaraan bermotor yang menyeberang rel kereta api. Terlebih saat perlintasan ditutup saat kereta api akan lewat, kemacetan pun tak terhindarkan. Karena banyak pula angkutan umum (angkot) yang ngetem sembarangan disepanjang pasar hingga mendekati pintu perlintasan.

Baca juga: Setelah Kemayoran, Perlintasan Sebidang Pasar Senen Siap–siap Ditutup

Diketahui bahwa Stasiun Ciroyom merupakan area yang sangat dekat dengan Pasar Ciroyom. Tak heran banyak masyarakat berbelanja di pasar tradisional ini menggunakan transportasi kereta api. Stasiun Ciroyom didominasi dengan kereta api lokal yang memiliki rute Padalarang – Bandung – Cicalengka. Tak hanya itu, jalur kereta api di area Ciroyom ini dilewati kereta api jarak jauh rute Bandung – Jakarta dan Bandung – Semarang hingga Surabaya. Bisa dibayangkan betapa sibuknya lalu lintas kereta api saat lewat di area ini. Terlebih pintu perlintasan menutup sekitar 2 hingga 3 menit sebelum kereta api lewat.

Flyover di Ciroyom Akan Gantikan Perlintasan Sebidang
Pembangunan underpass Cimahi guna menghindari kemacetan lalu lintas saat menyeberang rel kereta api masih tahap pengerjaan. Saat ini pemerintah juga mulai merencanakan menutup perlintasan sebidang di Ciroyom akan dibangun flyover. Flyover sepanjang 700 meter akan dibangun juga sebagai upaya mengatasi lonjakan kendaraan yang terjadi saat KCJB (Kereta Cepat Jakarta Bandung) beroperasi.

Kepala Divisi Perencanaan DJKA Kemenhub Provinsi Jabar, Ari Yudanto memaparkan bahwa jembatan layang Ciroyom akan dibangun mulai dari 2022 dan ditargetkan selesai pada 2023. Meski terkesan mendadak, tapi menurut Ari, pembangunan flyover ini perlu dilakukan untuk menunjang alur waktu aktivasi KCJB.

Baca juga: Perlintasan Sebidang Pondok Cina Kini Tak Lagi Ramai

Menanggapi isu flyover yang akan melintasi wilayahnya, Lurah Ciroyom, Moch. Agus F mengaku akan ikut mengawal dan melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait program ini. Jika lahan yang nantinya akan menjadi garapan proyek flyover di sekitar Ciroyom ini 100 persen milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) yang saat ini masih digunakan oleh masyarakat. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Flightradar24.com Rilis Fitur Search Baru, Ini Detailnya

FlightRadar24.com baru saja merilis fitur searching baru. Fitur ini tidak menghilangkan fitur-fitur yang ada sebelumnya melainkan dilengkapi menjadi lebih kaya informasi dan jauh lebih bermanfaat.

Baca juga: Lima Manuver Pesawat yang Membentuk Gambar di Langit Selama Pandemi Covid-19, Nomor 4 “Jorok”

Flightradar24, layanan pelacakan penerbangan pesawat komersial secara real time, menjadi rujukan banyak orang. Data-data yang ditampilkan dalam Flightradar24 cukup terperinci meliputi jalur penerbangan, tempat keberangkatan dan tujuan penerbangan, hingga jenis pesawat terbang.

Selain rincian di atas, terdapat pula data historis penerbangan yang dapat dikelompokkan berdasarkan maskapai penerbangan, jenis pesawat, atau bandara.

Meski sudah diunduh jutaan kali di Google Play Store dan Apple Store dan digunakan secara reguler di web oleh jutaaan orang di seluruh dunia, FlightRadar24 tidak berpuas diri dan terus melakukan sejumlah inovasi.

Belum lama ini, FlightRadar24 merilis fitur search baru. Fitur lama seperti mencari flight number, call sign, registration, dan rute tetap ada saat mencari live flight namun diperkaya dengan informasi kedatangan, keberangkatan, dan pesawat, serta tautan ke informasi tambahan tentang penerbangan tersebut.

Untuk live flight di hasil penelusuran, mengklik ikon pesawat dalam lingkaran akan langsung mengantarkan pengguna ke penerbangan tersebut.

Masih dalam fitur search FlightRadar24, di sini juga terdapat empat shortcut baru; flight by route, live flight by airline, airports by country, and nearby.

Flight by Route

Flight by route, pengguna bisa melihat langsung penerbangan dari sebuah bandara ke bandara lain dengan mengetikkan call sign dua bandara tersebut, misalnya JFK-LHR, dan live flight akan langsung muncul.

Live flights by airline

Flight by airline, sesuai namanya, adalah fitur baru FlightRadar24 untuk mengetahui seluruh penerbangan atau live flight dari sebuah maskapai. Informasi, mulai dari pesawat yang digunakan, rute, nomor penerbangan , dan nomor registrasi pesawat, semua tersedia.

Baca juga: Terpantau di Flightradar24, Pesawat VVIP Rusia dan Amerika Serikat Tiba di Jakarta dalam Waktu Berdekatan

Airports by Country

Airports by country, sama seperti flight by airline. Hanya saja dengan cakupan yang lebih meliputi bandara-bandara di sebuah negara. Setelah sebuah bandara di suatu negara dipilih, kemudian akan muncul tujuh shortcut, seperti show on map, arrivals, departures, on ground, find arriving fllight, find departing flight, dan more.

Nearby search results

Fitur nearby menjadi fitur search baru terakhir. Fitur ini memungkinkan pengguna menemukan bandara atau penerbangan terdekat darinya. Ketika pengguna ingin mengakses fitur nearby dengan mengkliknya, sistem akan meminta izin mengakses lokasi pengguna untuk keakurasian data.

7 Kesalahan Penumpang yang Mesti Dihindari Saat di Gate Pengecekan Keamanan Bandara

Saat boarding, pengecekan identitas sampai di gate pengecekan x-ray prosesnya bisa berbeda-beda di tiap bandara. Bukan karena perbedaan SOP yang mencolok, melainkan karena penumpang yang tidak siap. Tentu saja ini menyusahkan penumpang lainnya di belakang.

Baca juga: Bye-bye Pencurian di Bandara, Baki Pintar Ini Pastikan Barang Penumpang Aman

Selain itu, masih banyak hal lain yang bisa memperlambat proses itu dan ini harus dihindari demi lancarnya proses pengecekan bandara. Dilansir travelandleisure.com, berikut tujuh kesalahan penumpang wajib dihindari saat di gate airport security.

1. Tidak siap

Penumpang tidak siap adalah mereka yang tidak menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, seperti tiket dan identitas. Entah itu karena lupa menaruhnya dimana atau meletakkannya di dalam koper dan tertumpuk barang lainnya sehingga harus mencarinya terlebih dahulu tepat di depan petugas. Ini tentu saja memperlambat proses pengecekan.

2. Datang mepet

Tipe penumpang bisa bermancam-macam. Ada yang datang jauh dari jadwal penerbangan, misalnya, tiga jam sebelum terbang. Ada pula yang datang dengan waktu yang sangat mepet. Biasanya, dalam kondisi terburu-buru, penumpang lupa mempersiapkan segalanya dengan baik sehingga berpotensi tertahan saat di gate pengecekan.

3. Tidak ikut program TSA PreCheck

Khusus di AS dan bandara-bandara lainnya, penumpang bisa mengikuti TSA PreCheck. Ini semacam mengecek identitas penumpang oleh petugas sebelum tiba di gate. Alhasil, ketika tiba di gate, penumpang sudah terverifikasi dan bisa melenggang bebas. Tetapi, bagi mereka yang tidak ikut TSA PreCheck, harus tetap menjalani proses pengecekan seperti biasa dan ini memakan waktu lama.

4. Tidak mempacking barang dengan rapi

Di bandara barang bebawaaan penumpang berbeda-beda. Ada yang hanya tas kecil, tas jinjing, tas berkurung medium, koper keci, koper besar, dan lain sebagainya. Intinya berbeda-beda. Cara mereka menyimpan ponsel, KTP, paspor, dan boarding pass pun berbeda-beda.

Ada yang menaruhnya di tas khusus yang mudah dijangkau dan ada pula yang tidak. Nah, pada penumpang yang tidak meletakkan barang-barang di atas secara strategis inilah yang biasanya membuat proses pengecekan di bandara berjalan lamban.

5. Salah mengenakan pakaian

Sebetulnya tidak ada salah mengenakan pakaian di bandara. Namun, dalam konteks kecepatan saat di gate pengecekan, istilah tersebut sah-sah saja.

Kita tahu, saat di gate pengecekan identitas dan x-ray, penumpang harus melepas ikat pinggang, sepatu, dan jaket, menaruh ponsel, mengeluarkan seluruh barang di saku dan meletakkan ke baki. Proses ini akan lama bagi mereka yang misalnya menggunakan sepatu yang tak praktis dan sebagainya.

6. Membawa barang terlarang

Adanya barang terlarang yang terdeteksi di x-ray tentu akan memperlambat proses pengecekan dan itu berdampak pada penumpang lain di belakang. Petugas biasanya akan membongkar isi koper sampai diketahui apa yang membuat alarm berbunyi.

Baca juga: Keren, Teknologi di Bandara Qatar Mungkinkan Penumpang Lewati X-Ray Tanpa Keluarkan Barang Elektronik

7. Tidak mencari informasi

Mencari informasi sebelum berangkat adalah penting. Informasi apapun tentang kelancaran penumpang, seperti barang apa saja yang dilarang dan dibolehkan, dan lain sebagainya. Tentu saja berbeda penumpang yang tidak mencari informasi dengan yang mencari informasi.

Penumpang yang mencari informasi sudah pasti menyesuaikan barang bawaannya dan mempermudah petugas dalam proses pengecekan.

Bandara Changi Luncurkan Program Ramah Disabilitas ‘Tersembunyi’

Bandara Internasional Changi baru-baru ini meluncurkan program ramah disabilitas invisible atau disabilitas ‘tersembunyi’ atau tak terlihat. Lewat program ini, penyandang disabilitas tersembunyi akan diidentifikasi melalui sebuah mekanisme khusus, didatangi, dan dituntun sampai ke pesawat.

Baca juga: Lewat Air Hub Blueprint, Industri Dirgantara Singapura Bakal Bebas Emisi Mulai 2030

Dilansir Airport Technology, Bandara Changi sudah lama menjadi bandara hub internasional, khususnya di wilayah Asean. Bandara yang terletak di Singapura itu juga masuk ke dalam jajaran bandara elite dan bandara tersibuk di dunia dengan 68 juta penumpang sepanjang tahun 2019.

Tak puas, belum lama ini Pengelola Bandara Changi dan sejumlah stakeholder Singapura serta lembaga dan perusahaan internasional bertekad meluncurkan Air Hub Blueprint, sebuah roadmap industri dirgantara Singapura yang bebas emisi mulai 2030 sampai 2050 mendatang.

Selain memandang jauh ke depan, Pengelola Bandara Changi atau Changi Airport Group (CAG) juga tak melupakan hal lain untuk menjadikannya lebih iklusif dan ramah bagi semua pihak dalam waktu dekat; termasuk bagi para penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas tersembunyi, melalui inisiatif ‘Care @ Changi’.

Inisiatif atau program ‘Care @ Changi’ terdiri dari berbagai alat dan metode bantuan untuk para penyandang disabilitas tersembunyi, seperti lanyard unik atau tanda pengenal unik agar petugas khusus untuk menangani rekan disabilitas tersembunyi bernama Changi Care Ambassadors bisa menyadari kehadiran mereka.

VP Passenger experience, ground operations and customer service Bandara Changi, Damon Wong, mengungkapkan pihaknya melakukan mengumpulkan berbagai informasi dari orang tua dan pengasuh terkait apa saja yang dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas tersembunyi.

Selain itu, lanjut Wong, pihaknya juga melibatkan para ahli dari sekolah dan organisasi berkebutuhan khusus untuk lebih memahami kebutuhan dan tantangan mereka (penyandang disabilitas tersembunyi), seperti gangguan spektrum autisme, sindrom Down, dan demensia.

Bandara Changi juga mengembangkan alat khusus bernama Changi Airport Social Story. Alat yang dikembangkan bersama dengan organisasi penyandang disabilitas ternama di Singapura, Rainbow Centre Training and Consultancy, itu terdiri dar gambar dan deskripsi singkat untuk memberikan pengetahuan proses penerbangan mulai dari datang sampai naik pesawat, tiba di bandara tujuan, dan keluar dari bandara.

Kendati sudah dibekali pengetahuan seluruh rangkaian penerbangan, para penyandang disabilitas tersembunyi tetap akan didampingi oleh 300 Changi Care Ambassadors yang dikerahkan sesampainya di bandara.

Andai lanyard unik yang sudah dibagikan tidak terlihat petugas, mereka tetap dibekali dengan pendekatan Observe, Wait, and Listen (OWL) untuk mengetahui apakah penumpang tertentu tergolong dalam penyandang disabilitas tersembunyi atau tidak.

Baca juga: Bandara Kualanamu Bakal Saingi Bandara Changi dan Kuala Lumpur, Begini Caranya

Meski sudah tergolong selangkah lebih maju dibanding bandara lain di dunia dalam melayani penyandang disabilitas tersembunyi, namun, Bandara Changi tidak berpuas diri.

Ke depan mereka bertekad menambah jumlah Changi Care Ambassadors, menjangkau lebih banyak sekolah dan organisasi penyandang disabilitas, ketersediaan lanyard khusus di bandara, ruang sensorik, dan lainnya.

Sambut G20, Rangkaian Kereta Api Ini Sampai Ikutan ‘Ganti Baju’

Ada yang berbeda dari rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek rute Surabaya – Jakarta Gambir hari ini, Kamis (17/2). Sekilas terlihat memang biasa saja, menggunakan lokomotif CC 206 dengan rangkaian eksekutif berdinding stenlees steel. Namun bila dilihat seksama, biasanya rangkaian ini menggunakan livery eksekutif yaitu garis bergelombang. Tapi rangkaian tersebut menggunakan livery layaknya KRL batik yang berada di jalur Solo – Yogya.

Baca juga: Mobil Listrik GATe Rancangan UGM akan Digunakan di Bandara dan Event G20 Bali

Ya, rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek ini menggunakan livery khusus menyambut G20 Indonesia. Seperti diketahui bahwa Tahun 2022, Indonesia secara resmi memegang Presidensi Group of Twenty (G20) selama setahun penuh.

Artinya, Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan perhelatan yang dimulai dari 1 Desember 2021 hingga KTT G20 di November 2022. Serah terima presidensi dari Italia, selaku Presidensi G20 2021 kepada Indonesia, sudah dilakukan secara langsung pada 31 Oktober 2021 di Roma, Italia.

KA Argo Bromo Anggrek merupakan rangkaian pertama yang menggunakan livery G20 Indonesia. Walaupun belum sepenuhnya rangkaian tersebut diganti livery, setidaknya sudah terlihat nantinya beberapa rangkaian lain akan diganti selama G20 Indonesia berlangsung.

Tak banyak yang menyanjung karena ini mendapatkan momen tersebut untuk diabadikan dengan kanera, tak banyak pula yang kecewa akan livery tersebut. Penggemar kereta api sempat kurang setuju dengan livery tersebut karena kurang cocok dengan penempatan pada kereta stenlees steel dan kurang simetris. Rangkaian yang baru terpasang di KA Argo Bromo Anggrek livery G20 Indonesia bernomor K1 0 18 01 JAKK dan K1 0 18 07 JAKK.

Namun begitu livery G20 Indonesia akan terus dipasang ke beberapa rangkaian terutama pada kelas eksekutif dan ekonomi premium jarak jauh. Livery dengan motif seperti batik merah dengan warna dasar putih dan berlogo KAI dibagian ujung livery, membuat rangkaian terlihat lebih cerah dan unik. Tak lupa pada rangkaian tersebut tertulis dengan mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”. Dikutip dari situs Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, melalui tema ini, Indonesia mengajak seluruh dunia untuk bersama-sama mencapai pemulihan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Baca juga: Puji UMKM di Indonesia, Ratu Maxima Sebut GoJek dalam KTT G20 Roma

Semakin terintegrasinya perekonomian global, keberhasilan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi di suatu negara tidak akan dapat bertahan lama apabila tidak diikuti oleh keberhasilan yang sama di negara-negara lain. (PRAS – Cinta Kereta Api)