Mengenang 12 WNI Korban MH17 yang Ditembak Jatuh Rudal Rusia

Meski tak menuntut lebih jauh layaknya Belanda dan Australia, Indonesia turut berduka atas jatuhnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH17 rute Amsterdam-Kuala Lumpur, yang dirudal di wilayah timur Ukraina, atau empat kilometer dari perbatasan Rusia, Kamis, 17 Juli 2014 silam. Sebanyak 12 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban dalam insiden itu.

Baca juga: Makin Panas, Belanda-Australia Tuntut Rusia ke ICAO Gegara Tembak Jatuh Pesawat Sipil MH17!

Dalam manifes penumpang yang dilansir Wall Street Journal, pesawat tersebut membawa 298 orang, terdiri dari 283 penumpang dan 15 kru, dimana 12 orang di antaranya adalah WNI.

12 orang tersebut adalah:

  1. Mr. Hadiono Gunawan (kursi nomor 1D)
  2. Mrs. Yodricunda Theistiasih (11E)
  3. Mrs. Ketut Wiartini (14H)
  4. Mrs. Yuli Hastini (16G)
  5. Mrs. Supartini (31K)
  6. Mr. Hendry (32E)
  7. Ms. Gerda Leliana Lahenda (14C)
  8. Mtr. Werther Smallenburg (12E)
  9. Mrs. Jane M Adi Soetjipto (14A)
  10. Mrs. Vickiline Kurniati Kardi (19F)
  11. Mr. Wayan Sujana (12D)
  12. Clarice Yelena Huizen, yang merupakan anak dari Yodricunda.

Masing-masing korban mempunyai cerita tersendiri sebelum menjadi korban jatuhnya pesawat tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, Hadiono Gunawan supervisor Malaysia Airlines yang turut dalam penerbangan. Ia adalah suami dari Irene, warga negara Filipina, yang pulang berlibur dari Belanda.

Serupa dengan Hadiono, Yodricunda Theistiasih juga demikian. Ia dan anaknya Clarice Yelena Huizen sejatinya ingin kembali ke Indonesia usai berlibur di Belanda sekaligus menjemput suaminya yang merupakan warga negara Belanda, Arnoud Huizen, yang ikut menjadi korban.

Korban lain bernama Ketut Wiartini pun demikian. Setelah menikah dengan warga negara Belanda, Jhon Arga Jigel, ia menetap di Belanda. Bahkan, usia cerai pada tahun 2007 pun, ia tetap tinggal di sana bersama anaknya. Setiap tahun, ia selalu menjenguk keluarganya di Indonesia. Beruntung, anaknya tidak turut dalam penerbangan tersebut.

Baca juga: Kasus Kecelakaan Grumman yang Libatkan WNI di Perth, Terbukti Akibat Kesalahan Pilot

Lain cerita dengan korban Yuli Hastini. Ia bersama suami dan anaknya yang merupakan warga negara Belanda, John Paulisen, Arjuna Paulisen, dan Sri Paulisen, turut menjadi korban. Keempatnya berniat ziarah ke makam ibu dari Yuli di Solo.

Kisah memilukan menimpa keluarga Supartini. Supartini yang merupakan TKI sukses di Den Haag, Belanda, sebetulnya hampir terbang bersama dua saudaranya yang juga TKI di Belanda. Namun, mereka bertiga terbang dengan pesawat berbeda-beda.

Wajah Stasiun Garut Saat Menyelimuti Suasana Malam

Perjalanan dari Jakarta menuju Garut terasa cukup lancar menggunakan transportasi bus. Dengan waktu tempuh hanya 4 jam, akhirnya tiba di kota yang terkenal akan dodolnya ini. Saat menyambangi Kota Garut, pikiran langsung tertuju pada bangunan Stasiun Garut yang akhir – akhir ini menjadi sorotan publik karena reaktivasi jalur kereta api Cibatu sampai dengan Garut. Selain itu menurut beberapa artikel yang diterima, stasiun ini juga digadang – gadang merupakan stasiun terbesar di Asia Tenggara.

Baca juga: Ridwan Kamil Naik Kereta Inspeksi Tinjau Stasiun Garut

Saat melihat stasiun dengan ketinggian 717 meter dpl ini suasana keheningan pun terasa. Karena banyaknya penerangan, stasiun ini pun terasa lebih hidup walau di malam hari sekali pun. Panorama Stasiun Garut saat malam hari paling cocok buat penikmat fotografi malam yang eksotis. Luasnya area parkir di stasiun ini ternyata karena dari bangunan stasiunnya yang memiliki 2 unit.

Bangunan lama stasiun masih tegak berdiri karena merupakan bangunan cagar budaya (heritage) lalu dibagian sebelahnya berdiri pula bangunan baru yang serba modern lengkap dengan fasilitas penunjang untuk penumpang kereta api.

Tak hanya itu, di bagian halaman parkir terdapat bangunan cagar budaya peninggalan belanda yang rencananya akan digunakan untuk pemanfaatan sentra bisnis. Bergeser kearah timur terlihat sebuah masjid besar tepat di samping bangunan cagar budaya Stasiun Garut yang bersih dan rapi.

Baca juga: Empat Dekade Tak Beroperasi, Stasiun Garut Akhirnya Direaktivasi 

Masjid bernama Nurul Huda ini direnovasi dan di perbaiki saat reaktivasi jalur Garut – Cibatu yang nantinya bisa digunakan seluruh jamaah yang hendak melaksanakan shalat. Kemudian dibagian samping masjid terdapat sentra kuliner atau jajanan yang sengaja dibuat khusus untuk masyarakat yang sekedar nongkrong di caffe, dan paling cocok bagi para penikmat kuliner khas garut yang suasananya dibuat senyaman mungkin. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Yuk Intip Generasi Terbaru dari Hino RK

PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) memperkenalkan deretan produk terbarunya, termasuk sasis bus mesin belakang RK280 yang sudah memenuhi standar emisi Euro 4. Sasis tersebut merupakan pengganti RK8 R260 yang sudah beredar di Tanah Air lebih dari satu dekade.

Baca juga: RK Kompor, Tonggak Awal Keberhasilan Bus Mesin Belakang Hino di Indonesia 

Tentu saja, kehadiran RK280 mendapatkan sambutan positif dari banyak pihak, tak terkecuali para pemili perusahaan otobus (PO) pengguna setia Hino. Karena memang mereka sudah menanti-nanti pembaruan dari produk andalan Hino itu.

Selain pembaruan pada sektor dapur pacu untuk memenuhi standar emisi Euro 4, terdapat enam pembaruan yang membuatnya jauh lebih kompetitif di kelasnya.

Berdasarkan paparan di acara peluncuran Grand Launching Hino Euro 4, pembaruan yang dimaksud meliputi indikator panel baru yang memudahkan pengemudi membaca kondisi panel indikator, stir baru yang dapat disesuaikan oleh pengemudi, julur depan lebih panjang.

Kemudian yang paling penting adalah penambahan auto slack adjuster dan anti-lock brake system (ABS). Penambahan fitur ini membuat sistem rem full air brake yang digunakan oleh RK280 bisa lebih efektif dan responsif serta diklaim menghemat biaya perawatan.

Terakhir adalah penggunaan 10 baut atau stud roda seperti halnya produk-produk Eropa untuk meningkatkan keamanan dan kemampuan berkendara. Sebelumnya, sasis RK dan AK masih menggunakan delapan stud roda, standar lama produk Jepang.

Salah satu pengusaha bus yang diundang dalam acara peluncuran Hino Euro 4 adalah Muhamad Abdul Wahid atau Mas Wahid. Dia mengaku tertarik dengan RK280 yang diperbarui di bagian panel instrumennya.

“Karena sudah commonrail dan Euro-4 sedangkan masih bisa diminumin solar biasa maka filter solar ditambah. Default-nya ada tiga. Dua di bawah, satu di atas sebelum masuk mesin. Kalau masih khawatir ada tambahan alat, jadi total ada empat,” katanya melalui unggahannya di akun Instagram @maswahid.

Mesinnya yang sudah mengadopsi commonrail juga membuat suaranya jadi lebih halus. Tenaga juga meningkat walaupun masih menggunakan mesin yang sama dengan sebelumnya, yakni keluarga J08E.

Baca juga: “Kandang Macan” Tempat Istirahat Pengemudi yang Berkembang Seiring Zaman

“Tenaga meningkat, gross vehicle weight meningkat, jadi resmi bisa [pakai bodi] super high deck. Dan ya, baut sepuluh, spaceframe asli tanpa potong sasis,” tulisnya. (Bisa Satria)

Putin Balas Sanksi Barat, Pesawat Milik Lessor Asing Senilai Rp143 Triliun Resmi Jadi Milik Rusia!

Presiden Rusia Vladimir Putin membalas sanksi Barat. Baru-baru ini, ia telah mengesahkan undang-undang baru yang mempersulit lessor atau leasing pesawat asing merebut kembali pesawat dari tangan maskapai-maskapai Rusia. Lessor masih mempunyai waktu sampai tanggal 28 Maret sebelum UU berlaku. Jika tidak, seluruh pesawat-pesawat mereka resmi jatuh ke tangan Rusia.

Baca juga: Takut Pesawat Disita Lessor di Luar Negeri, Maskapai Rusia Hanya Operasikan Penerbangan Domestik

Selain itu, undang-undang baru tersebut juga mewajibkan setiap pesawat-pesawat asing yang dioperasikan maskapai-maskapai Rusia untuk didaftarkan atau diregistrasi di Rusia. Ini bertujuan “untuk memastikan fungsi kegiatan yang tidak terganggu di bidang penerbangan sipil”.

Sebelumnya, maskapai-maskapai Rusia masih bisa meregistrasi pesawat yang dioperasikannya di luar negeri. Aeroflot, maskapai nasional Rusia, diketahui banyak meregistrasi pesawat mereka di Bermuda.

Undang-undang baru tersebut tentu saja adalah sanksi balasan terhadap Barat. Lebih spesifik lagi, aturan tersebut lahir setelah Irlandia dan Bermuda, negara favorit lessor seluruh dunia meregistrasi pesawat, mengumumkan penangguhan sertifikat kelaikan udara (AOC) seluruh pesawat yang dioperasikan maskapai-maskapai Rusia.

Karenanya, dengan ditandatanganinya UU baru tersebut oleh Putin, seluruh maskapai Rusia telah dilindungi payung hukum untuk mengoperasikan pesawat yang ‘tidak laik’ terbang tersebut akibat AOC-nya dicabut oleh negara tempat pesawat tersebut diregistrasi, sekalipun hanya bisa terbang di dalam negeri dan beberapa negara bekas pecahan Uni Soviet saja.

Menurut analisis Theo Leggett, pengamat penerbangan yang juga BBC International Business Correspondent, usai Barat menutup ruang udaranya dan meminta pesawat dikembalikan ke lessor, praktis, mereka tak punya apa-apa lagi dan tidak bisa beroperasi.

Menurut Cirium, 980 pesawat komersial yang ada di Rusia, 515 di antaranya adalah pesawat sewaan dari berbagai lessor asing, seperti AerCap dan SMBC Aviation Capital yang berbasis di Irlandia. Mayoritas dari pesawat-pesawat tersebut adalah Airbus A320 dan Boeing 737.

Dengan ‘mencuri’ atau menasionalisasi pesawat-pesawat tersebut, maskapai-maskapai Rusia untuk sementara waktu bisa memperpanjang napas, memanfaatkan luasnya wilayah Federasi Rusia, meskipun jumlah penduduknya tergolong sedikit.

Baca juga: Boeing-Airbus Stop Suku Cadang, Rusia Bakal ‘Rampas’ Semua Pesawat Asing dari Lessor?

Meski begitu, Theo menekankan, dalam waktu dekat, mundurnya Boeing dan Airbus untuk memasok suku cadang dan dukungan teknis pesawat mungkin tidak memiliki implikasi apapun. Begitu juga saat pesawat satu per satu mengalami kerusakan, itu bisa saja dikanibal menggunakan suku cadang pesawat lain atau memproduksinya sendiri melalui perusahaan dalam negeri atau perusahaan lain di luar negeri.

Akan tetapi, bila itu terjadi, keamanan pesawat mesti dipertanyakan karena sudah tidak sesuai dengan standar pabrikan.
























Garuda Indonesia Mulai Berangkatkan Jamaah Umrah dari Surabaya Tanpa Transit

Garuda Indonesia pada Selasa (15/3) kembali melayani penerbangan umrah bagi jamaah asal Indonesia yang berada di Jawa Timur dan sekitarnya seiring dengan telah dibukanya kembali bandara internasional Juanda untuk perjalanan luar negeri, termasuk untuk penerbangan Umrah. Adapun pada penerbangan perdana Umrah dari Surabaya ini, Garuda Indonesia mengangkut sedikitnya 220 calon jemaah umrah melalui penerbangan langsung tanpa transit rute Surabaya – Madinah.

Baca juga: Arab Saudi Lockdown Gegara Virus Corona Jenis Baru! Ibadah Umrah Ditangguhkan

Penerbangan umrah dari Surabaya ini melengkapi layanan penerbangan Umrah yang dilayani melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta yang sebelumnya telah dibuka kembali pada bulan Januari lalu. Adapun penerbangan umrah dari Surabaya ini akan dilayani satu kali setiap dua minggu dengan menggunakan armada Airbus A330-300 dengan kapasitas 24 penumpang kelas bisnis dan 263 penumpang kelas ekonomi.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa dilayaninya penerbangan umrah dari Surabaya ini diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih beragam bagi calon jemaah umrah untuk berangkat melaksanakan ibadah di tanah suci tanpa melalui transit terlebih dahulu di Jakarta. “Kedepannya kami akan terus memaksimalkan peluang pengembangan jaringan penerbangan langsung untuk layanan umrah dari berbagai wilayah keberangkatan lainnya asal jamaah umrah sehingga aksesibilitas layanan penerbangan umrah akan semakin seamless melalui penerbangan tanpa transit menuju tanah suci,” ujar Irfan.

Baca juga: Menteri Agama Tiadakan Haji, Garuda Indonesia ‘Paling Kecil’ Rugi Rp3,3 Triliun

Dengan dioperasikannya penerbangan umrah dari Surabaya ini, saat ini Garuda Indonesia mengoperasikan sedikitnya 9 (Sembilan) penerbangan ke Tanah Suci yang dilayani melaui 2 (dua) kota besar yaitu Jakarta dan Surabaya.

Pekerja Bandara di Jerman Mogok Massal Akibat Perang Rusia-Ukraina, Penerbangan Kacau

Mogok massal serikat pekerja bandara di Jerman, Verdi, membuat industri penerbangan di negara tersebut kalang kabut. Penundaan dan pembatalan penerbangan besar-besar pun tak terhindarkan. Sampai saat ini, mogok massal masih berlajut seiring dengan proses negosiasi kenaikan gaji dan turunannya yang juga masih berlangsung.

Baca juga: Staf Keamanan Mogok Kerja, Delapan Bandara Jerman Ditutup

Dilansir DW, serikat pekerja bandara yang melakukan mogok massal berasal dari berbagai sektor di industri penerbangan, seperti petugas check-in konter, petugas kargo, petugas keamanan bandara atau Avsec, dan banyak lagi. Tak heran bila sistem operasional bandara dan penerbangan lumpuh dibuatnya.

Lumpuhnya sistem operasional bandara dan penerbangan terjadi di hampir seluruh bandara besar Jerman, seperti Bandara Berlin, Bandara Düsseldorf, Bandara Bremen, Bandara Hanover, Bandara Leipzig, Bandara Munich, dan Bandara Cologne/Bonn.

Pada hari ini, serikat pekerja bandara di Frankfurt turut bergabung, menambah kekacauan industri penerbangan di Jerman. Sebagai bandara tersibuk dan terbesar di Jerman, Bandara Frankfurt bak urat nadi bagi arus keluar masuk Jerman.

Akibat serikat pekerja bandara mogok massal, sedikitnya 160 penerbangan dibatalkan di Bandara Düsseldorf pada 14 Maret lalu. Demikian juga di Bandara Cologne/Bonn 94 penerbangan dibatalkan. Di Berlin, tidak diketahui berapa banyak penerbangan yang dibatalkan. Yang pasti, penumpang banyak yang terlantar.

Menariknya, pekerja bandara di seantero Jerman itu menuntut kenaikan gaji lantaran kondisi saat ini kian sulit. Mereka mengklaim biaya hidup di Jerman meningkatan akibat pandemi virus Corona dan perang Rusia-Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu, disamping beban kerja yang juga meningkat. Karenanya, pekerja bandara meminta kenaikan gaji setidaknya €1 (US$1,10) per jam.

Negosiasi lebih lanjut telah dijadwalkan pada hari Rabu dan Kamis mendatang. Selama negosiasi belum ada kata sepakat, mogok massal akan terus berlanjut dan industri penerbangan di Jerman membuat ribuan penumpang terlantar.

“Kami menghormati hak karyawan penyedia layanan keamanan untuk mogok. Namun, kami tidak bersimpati dengan pemogokan menyeluruh yang dilakukan dan berdampak kepada penumpang. Kami mengimbau kepada mitra perundingan bersama untuk kembali berunding di meja untuk menemukan solusi damai bersama-sama,” tulis Fraport, operator Bandara Frankfurt, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Perusahaan Jerman Rancang Kursi Penumpang dan Pilot yang Dilengkapi Sensor Detak Jantung

Ini bukan kali pertama serikat pekerja bandara di Jerman mogok massal. Pada tahun 2019, staf keamanan beberapa bandara di Jerman juga melakukan mogok massal dan menyebabkan 600 penerbangan dibatalkan. Tuntutannya masih sama, kenaikan gaji.

Di tahun 2018 pun demikian. Mogok massal serikat pekerja bandara dan pekerja publik lainnya membuat penerbangan sempat kacau. Tuntutannya sama dengan hari ini, kenaikan upah.
























30 Tahun Beroperasi, Kereta Shinkansen “Nozomi” Layani 1,3 Miliar Penumpang

Kereta Shinkansen di Jepang memiliki umur yang cukup panjang dan salah satunya adalah Nozomi. Kereta ini adalah yang tercepat di jalur Tokaido Shinkansen dan sudah meluncur selama 30 tahun, yaitu sejak Maret 1992 silam.

Baca juga: “Doctor Yellow” – Kereta Inspeksi di Jalur Shinkansen

Kereta Shinkansen Nozomi selama ini sudah mengangkut penumpang dengan jumlah kumulatif mencapai sekitar 1,3 miliar orang. KabarPenumpang.com melansir laman japantimes.co.jp (14/03/2022), layanan kereta superexpress tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan menghubungkan Stasiun Tokyo dengan Stasiun Shin-Osaka dalam waktu 2,5 jam.

Pada generasi pertamanya, Nozomi melaju dengan kecepatan maksimum 270 km per jam. Dengan kecepatan tersebut, membuat perjalanan dari Tokyo ke Shin-Osaka dipersingkat 19 menit. Ini lebih cepat dibandingkan dengan kereta shinkansen Hikari yang memulai debutnya lebih awal dari Nozomi.

Shinkansen Nozomi dioperasikan oleh Central Japan Railway Company (JR Central) bersama dengan layanan kereta cepat Tokaido Shinkansen lainnya. Di mana JR Central sendiri menjadi operator yang menarik perhatian sebagian besar pelancong bisnis dan mempublikasikannya melalui tagline, “Dengan kereta Nozomi, Anda dapat meninggalkan Tokyo di pagi hari dan pergi ke pertemuan mulai jam 9 pagi di Osaka.”

Ternyata di tahun 1993, kereta Nozomi sempat beroperasi di Sanyo Shinkansen di Jepang barat yang dioperasikan oleh JR West. Pada awal debutnya, kereta Nozomi hanya melakukan dua kali perjalan pergi dan pulang per harinya.

Kemudian jadwalnya direvisi tahun 2003 ketika platform shinkansen dibuka di Stasiun Shinagawa di Tokyo. Yang selanjutnya memungkinkan layanan Nozomi untuk membuat lompatan lebih jauh ke depan.

Berdasarkan dari jadwal yang direvisi, jumlah harian kereta Nozomi yang dioperasikan jumlahnya melebihi kereta Hikari. Tak hanya itu, kereta Nozomi pun ditingkatkan baik gerbong dan rekayasa lainnya, sehingga membuat kereta ini melaju dengan kecepatan 285 km per jam.

Baca juga: JR East Uji Coba Layanan “Gerbong Kantor” di Kereta Cepat Shinkansen

Dengan kecepatan tersebut, maka waktu tempuh dari Tokyo ke Shin-Osaka telah dipersingkat menjadi 2 jam 21 menit. Bahkan jumlah maksimum kereta Nozomi yang dapat dioperasikan per jam meningkat menjadi 12. Karena pandemi, jumlah penumpang kereta Nozomi kemudian turun selama dua tahun terakhir.

“Kami akan terus mengejar fitur (layanan Nozomi) keamanan, akurasi dan kenyamanan,” kata Presiden JR Central Shin Kaneko.

Makin Panas, Belanda-Australia Tuntut Rusia ke ICAO Gegara Tembak Jatuh Pesawat Sipil MH17!

Rusia bakal menghadapi sanksi lain akibat jatuhnya Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH17 di dekat Desa Hrabove, Donetsk, Ukraina, 17 Juli 2014 silam. Belum lama ini Belanda dan Australia menuntut negara yang dipimpin Vladimir Putin itu ke Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dengan tuduhan sebagai dalang jatuhnya pesawat.

Baca juga: Hasil Rekonstruksi MH17: Penumpang Punya Cukup Waktu untuk Kenakan Masker Oksigen

Kedua negara (Belanda dan Australia) dalam waktu dekat akan membeberkan bukti-bukti keterlibatan Rusia dalam insiden tersebut.

Disebutkan, pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH17 jatuh di wilayah yang dikuasai separatis yang didukung Rusia, usai terkena rudal surface-to-air Buk-TELAR. Sistem rudal itu diklaim di tempatkan di tempat kejadian tepat di tanggal 17 Juli 2014 atau di hari yang sama dimana pesawat jatuh.

Kedua pemerintah negara tersebut mamaparkan, rudal tersebut ditembakkan oleh Brigade Militer Anti-Pesawat ke-53 Federasi Rusia dan didampingi oleh kru militer Rusia yang terlatih atau seseorang yang memiliki kuasa penuh untuk memberikan instruksi dan sebagainya sebelum rudal ditembak.

Usai menjatuhkan pesawat, sistem rudal buatan Rusia itu dibawa kembali ke Federasi Rusia dengan maksud menghilangka jejak.

Belanda dan Australia menjadi pihak yang paling ngotot menuntut Rusia dikarenakan warganya banyak yang menjadi korban.

Dalam manifes penumpang yang dilansir Wall Street Journal, pesawat memuat 298 penumpang, dimana 80 di antaranya adalah anak-anak, dari 10 negara.

Rinciannya, 196 warga Belanda, 43 warga negara Malaysia, 38 warga Australia, 12 warga negara Indonesia, 10 warga Inggris, empat warga Belgia, empat warga Jerman, tiga warga Filipina, satu warga Selandia Baru dan satu warga negara Kanada.

Belanda dan Australia sebetulnya tidak mengharapkan Rusia mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk ganti rugi, melainkan hanya berharap Rusia meminta maaf kepada keluarga korban secara tulus.

“Pemerintah akan terus melakukan segala daya dan upaya untuk meminta Rusia bertanggung jawab atas jatuhnya flight MH17 dan menegakkan ketertiban hukum internasional,” kata menteri luar negeri Belanda, Wopke Hoekstra.

“Kami tidak bisa dan tidak akan membiarkan tewasnya 298 orang, termasuk 196 warga negara Belanda, dibiarkan begitu saja. Peristiwa terkini di Ukraina menggarisbawahi pentingnya hal ini,” lanjutnya.

“Pada Oktober 2020, Rusia secara sepihak menarik diri dari negosiasi dengan Australia dan Belanda terkait jatuhnya Penerbangan MH17 dan menolak untuk kembali ke meja perundingan meskipun telah berulang kali diminta oleh Australia dan Belanda,” ujar Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne, dalam sebuah pernyataan.

“Penolakan Federasi Rusia untuk bertanggung jawab atas perannya dalam jatuhnya Penerbangan MH17 tidak dapat diterima, dan Pemerintah Australia selalu mengatakan bahwa itu tidak akan mengecualikan opsi hukum apa pun dalam mengejar keadilan kami,” tambahnya, seperti dikutip dari Simple Flying.

Baca juga: Sama-sama Jatuh Dirudal, Inilah Persamaan dan Perbedaan Insiden Malaysia Airlines MH17 dan Ukraine International PS752

Andai Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), yang notabene badan resmi di bawah PBB untuk mengatur wilayah udara dan aturan tentang penerbangan global, memutuskan Rusia bersalah, dengan sederet fakta yang diungkap Belanda dan Australia, mereka mungkin tidak bisa memaksa Rusia mengeluarkan uang untuk ganti rugi.

Namun, ICAO sangat bisa untuk membuat industri dirgantara Rusia makin suram di masa mendatang, jika tidak mau kembali berunding menyelesaikan hal tersebut.
























Punya Panjang 30,5 Meter, Sedan ini Bisa Angkut 75 Orang, Dilengkapi Kolam Renang serta Heliped

American Dream adalah mobil (sedan) terpanjang di dunia sempat teronggok tak terpakai dan berkarat di belakang gudang New Jersey selama bertahun-tahun. Padahal dulunya digunakan dalam beberapa penampilan film.

Baca juga: Mampu Angkut 250 Penumpang, BYD Automobile Luncurkan Bus Listrik Terpanjang di Dunia

Hingga akhirnya mobil terpanjang di dunia itu dijual sejak 2019 lalu kepada pemiliknya saat ini, Michael Dezer. Karena memiliki Museum Mobil dan objek wisata Dezerland Park di Orlando, Florida, Dezer kemudian memiliki keahlian untuk membangun kembali Dream.

Bukan mobil untuk dikendarai jika Anda tidak punya banyak teman. Foto: Guinness Book of Records

KabarPenumpang.com melansir dari laman newatlas.com (10/3/2022), mobil ini saat diperbaiki menghabiskan biaya US$250 ribu dan memakan waktu pembangunannya kembali selama tiga tahun. Dezer mengatakan, kabinnya benar-benar hancur sehigga dia memotong dan menggantinya dari mobil lain.

Tak hanya itu, dirinya juga mengganti seluruh drive train. Bahkan dalam proses pembangunannya kembali, Dezer memastikan untuk menambahkan satu setengah inci panjangnya dan memungkinkan mendapatkan kembali Rekor Dunia Guinneess untuk mobil terpanjang.

Interior yang luas dan terbentang ke belakang, membuat Dream mampu menampung hingga 75 orang. Mobil ini juga dilengkapi dengan kolam renang built in, memiliki papan loncat sendiri serta sebuah helipad di ujung mobil yang mampu menopang berat sampai 2.270 kg.

Keunikan lainnya, Dezer memasang bendera Amerika di bagian depan mobil. Meski begitu, nyatanya Dezer tidak memiliki rencana untuk melajukan Dream kembali ke jalanan alias hanya akan berada di museum dan menjadi daya tarik pengunjung.

Dalam sebuah video, terlihat helikopter kecil yang mendarat di atas mobil. American Dream yang saat ini memiliki panjang seratus kaki atau sekitar 30,5 meter. Awalnya dibangun di California sekitar tahun 1986 oleh Jay Ohrberg dan dari serangkaian limusin Cadillac Eldorado, American Dream awalnya memiliki panjang 18,3 meter dengan 26 roda, mesin V8 di depan dan V8 lain di belakang.

Baca juga: Bus Listrik Terpanjang Akan beroperasi di Denmark

Dengan cepat memahami kesalahan jalannya, Ohrberg kemudian memperpanjangnya hingga 100 kaki, meletakkan engsel di tengah untuk memberinya kesempatan untuk berbelok.

Bus Toilet di India Hadir dengan Air Panas dan Ruang Menyusui, Jadi Buruan Pelancong Wanita

Ketika banyak yang mengatakan India itu negara yang jorok, ternyata pada akhir Januari kemarin sebuah bus direnovasi menjadi sebuah toilet untuk pelancong. Bus ini langsung menjadi pusat perhatian di Sonajhuri haat di daerah pusat kerajinana di jalan Bolpur Santiniketan di Benggala Barat, India.

Baca juga: Sulap Bus Reyot, Ecotact Hadirkan Bus Toilet Berfasilitas Lengkap!

Dirangkum KabarPenumpang.com dari livemint.com (1/3/2022), proyek percntohan tersebut merupakan hasil dari nota kesepahaman antara kelompoh swadaya (SHG), Bolpur Mahila Mahasangha, dan startup berbasis Raipur yakni Eloo. Proyek ini telah dikerjakan sejak November dan kemungkinan akan diresmikan secara resmi pada awal Maret, segera setelah pemilihan kota.

Bagian wanita di bus memiliki tiga kamar kecil dan satu ruang menyusui/ganti pakaian. Ada juga “bagian netral gender”. Foto: Diptendu Roy

Di bagian toilet untuk wanita, ada tiga bilik dan satu ruang menyusui atau ganti pakaian. Ada pula di bus toilet ini area kamar mandi dan fasilitas air panas. Di bagian depan, ada pantry yang menawarkan air kemasan dan minuman ringan serta ruang ATM. Jika ada perluasan proyek nantinya akan ditentukan dari respon lainnya.

Sebagai catatan, pada tahun 2016, aktivis yang berbasis di Bengaluru N.V. Vasudeva Sharma memulai petisi di Change.org untuk menuntut toilet jalan raya yang bersih bagi perempuan. Petisi ditutup setelah mengumpulkan 218.003 pendukung.

Sebuah survei online tahun 2019 oleh organisasi pemberdayaan wanita Pinkishe dan perusahaan kebersihan wanita, Sanfe menyatakan bahwa 90 persen wanita menemukan “kamar kecil umum di lingkungan luar, baik itu tempat kerja, pusat perbelanjaan atau hotel, tidak bersih atau tidak cocok untuk digunakan di lingkungan luar negara”. Bahkan kebanyakan menghindari toilet umum.

“Saya takut perjalanan jauh sekarang. Saya tidak tahan menggunakan kamar kecil kotor di pompa bensin di jalan raya. Sebagian besar perjalanan berakhir dengan kram perut yang parah dan saya juga menderita infeksi bakteri akibat menahan kencing,” kata Debjani Mazumdar, seorang profesional komunikasi yang berbasis di Kolkata.

Baca juga: Bus Tua Bekas Layanan Kereta Api Selandia Baru Diubah Jadi Rumah Berjalan

Ini dirasakan para pelancong dan tidak ada toilet untuk mengeluarkan hasrat itu. Karena masalah ini para pelancong tidak makan atau minum di jalan karena tidak ada toilet bersih.