Qantas Buka Penerbangan Internasional Terpendek ke Dili Timor Leste

Qantas resmi membuka penerbangan internasional terpendeknya ke Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato, Dili, Timor Leste. Penerbangan pertama telah dijalankan pada awal April lalu dari Darwin ke Dili menggunakan pesawat Boeing 737-800. Namun, penerbangan mendatang Qantas akan menggunakan pesawat yang lebih kecil Embraer E190 yang disewa dari Alliance Airlines.

Baca juga: Sudah Tahu Perbedaan Qantas dan QantasLink? Simak Di Sini Jika Belum

Di awal, Qantas, melalui anak usahanya QantasLink, akan terbang tiga kali dalam sepekan menggunakan nomor penerbangan QF351, setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat. Penerbangan singkat selama satu jam 20 menit itu akan dijalankan pada pukul 13.30 waktu Darwin dan tiba di Dili pukul 14.20.

Setelah kurang lebih 60 menit berada di Dili, penerbangan balik QF350 akan meluncur pada pukul 15.10 dan mendarat di Darwin pada pukul 17.00.

Namun, pada bulan Juli, frekuensinya akan ditingkatkan menjadi lima penerbangan dalam sepekan, membuka potensi dan koneksi bisnis, pariwisata, dan kargo yang jauh lebih besar.

Dilansir Simple Flying, Darwin-Dili adalah rute internasional baru pertama yang menghubungkan Darwin sejak 2008 silam. Tak hanya itu, rute ini juga menjadi rute internasional pertama pesawat Embraer E190 Qantas.

“Kami senang untuk secara resmi menambahkan Dili ke peta rute kami hari ini dan membantu membangun hubungan yang sangat penting antara Australia dan salah satu tetangga terdekat kami,” kata COO QantasLink, Petrea Bradford.

“Setelah dua tahun menutup perbatasan, rute baru ini merupakan bagian penting dari fokus Qantas dalam membangun kembali konektivitas di kawasan ini untuk bisnis, keluarga, dan kargo,” tambahnya.

“Wisatawan dari Timor Leste juga akan dapat berpindah dengan mulus melalui Darwin ke jaringan domestik dan internasional Grup Qantas yang luas,” ujarnya

“Dili hanya berjarak satu jam penerbangan dari Darwin dan merupakan tujuan yang tepat bagi para pelancong yang suka berpetualang, dengan keindahan alam yang luar biasa, pengalaman budaya yang unik, serta kopi dan masakan yang lezat,” jelasnya.

“Kami berharap dapat bekerja untuk mempromosikan Timor Leste dan semua yang ditawarkan kepada jutaan penumpang setia kami,” tutupnya.

Selama pandemi Covid-19, Qantas mengoperasikan sementara penerbangan mingguan antara Darwin dan Dili dalam kemitraan dengan Pemerintah Australia untuk menjaga hubungan penumpang dan barang yang penting sementara perbatasan internasional ditutup.

Baca juga: Sejarah Qantas, Maskapai Terbesar Australia dan Paling Aman di Dunia

Saat ini, masih dalam suasana pandemi, sekalipun trennya sudah sangat menurun dan warga sudah diizinkan bepergian, banyak keraguan meliputi rute internasional terpendek Qantas ini. Karena masih diikat kontrak antara pemerintah Australia dan Timor Leste, Qantas bisa dengan tenang sekalipun jumlah penumpang dan kargo yang diangkut sangat rendah.

Namun, saat kontrak sudah berakhir dan Qantas mengoperasikan rute ini murni secara bisnis, sanggup Qantas bertahan? Menarik dinanti

Mulai 14 April, Lion Air Buka Penerbangan Langsung Makassar – Semarang 1x Sehari

Mulai 14 April mendatang, Lion Air, maskapai LCC nasional dijawadlkan akan membuka penerbangan langsung Semarang – Makassar. Pada penerbangan tersebut, Lion Air mempersiapkan pesawat jenis Boeing 737-900 ER yang dengan kapasitas 215 kursi kelas ekonomi dan Boeing 737-800 Next Generation dengan kapasitas 189 kursi kelas ekonomi.

Baca juga: Mulai 10 Maret, Thai Lion Air Buka Penerbangan Jakarta – Bangkok, Berikut Syarat Masuk Thailand

Kedua pesawat generasi baru ini sudah dilengkapi dengan interior kabin terbaru. Teknologi ini memberikan keuntungan bagi penumpang karena akan disambut dengan nuansa kabin lebih fresh, hangat, dan menyenangkan. Seluruh armada Lion Air dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9 persen jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Dari siaran pers, Lion Air menyebutkan tarif tiket spesial satu kali terbang (one way) di rute Makassar (Bandara Sultan Hasanuddin) ke Semarang (Bandara Jenderal Ahmad Yani) mulai dari Rp. 1.058.300. Untuk harga tiket satu kali penerbangan Semarang ke Makassar mulai dari Rp. 1.056.300. Jadwal terbang akan dilayani dengan frekuensi penerbangan masing-masing 1 (satu) kali sehari atau 7 (tujuh) kali dalam sepekan pulang pergi (PP).

Baca juga: Hari Ini, 13 Tahun Lalu, MD-90 Lion Air Mendarat Darurat Tanpa Roda Depan

Dari Makassar ke Semarang, menggunakan penerbangan JT-909, berangkat pukul 14.00 WITA dan tiba pukul 15.00 WIB. Sedangkan dari Semarang ke Makassar, menggunakan penerbangan JT-908, berangkat pukul 15.40 WIB dan tiba pukul 18.30 WITA. Setiap penumpang mendapatkan free bagasi 20 kg.

Mampir ke Stasiun Bogor, Cobain Internet yang Super Cepat

Mampir ke Kota Bogor tidak melulu dengan kuliner ataupun temlat wisatanya yang eksotis. Tapi pernahkah kalian mencoba internetan di area Stasiun Bogor? Mungkin kalian tidak menyangka, kalau saat ini Stasiun Bogor sudah memiliki internet paling cepat sampai digadang – gadang mendapat rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

Baca juga: Akses Keluar Stasiun Bogor Kini Ada Dua Pintu

Ya, rekor ini telah resmi didapat sebagai “Stasiun Kereta dengan Internet Wi-Fi Gratis Tercepat di Indonesia” pada kegiatan “Penganugerahan Rekor Staiun Kereta Terintegerasi Alun – alun Kota dengan Koneksi Internet WiFi Gratis Tercepat” di Stasiun Bogor.

Tak tanggung – tanggung, kecepatan internet yang dihasilkan saat digunakan berkapasitas 2000 Mbps (2Gbps), sangat besar bukan? perkembangan layanan Stasiun Bogor terkini dan harapan agar fasilitas Wi-Fi gratis ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh penumpang KRL maupun masyarakat Kota Bogor. Diharapkan kemajuan dalam mengakses internet cepat ini dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan ke depannya dapat muncul di stasiun-stasiun lainnya.

Baca juga: Mau Nikmati WiFi Gratis di Stasiun? Pengguna KRL Jakarta Kota – Bogor Wajib Download LINIPOIN 

Dalam kegiatan ceremony yang dilakukan pada Kamis 31 Maret 2022 lalu turut dihadiri oleh KAI, Pemkot Bogor dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) turut menjadi rekoris atas kolaborasi layanan WiFi gratis di stasiun ini. Turut hadir pula Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Direktur Pengembangan Bisnis PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) Martha Rebecca, Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri, dan perwakilan kewilayahan setempat. Tertarik mencoba? (PRAS – Cinta Kereta Api)

Bus Trailer Penumpang Bertenaga Surya Melaju di Jalan Munich

Startup otomotif asal Jerman Sono Motors memperkenalkan prototipe pra produksi bus  bertenaga surya Sion sebagai bagian dari CES 2021. Meski diperkenalkan hanya melalui online, perusahaan ini menunjukkan trailer surya besar yang dibuat oleh Valoe dari Finlandia.

Baca juga: Global Solar Energy Rilis Shuttle Bus Bertenaga Surya Pertama di Bandara

Meski begitu ide tersebut kini turun ke jalan tetapi dalam bentuk bus penumpang yang dikembangkan secara khusus. Sono berpendapat bahwa sel fotovoltaik di kap, atap, samping dan belakang Sion solar-EV yang akan datang dapat menambah jangkauan hingga 245 km.

Saat Sono telah bermitra dengan MVG Munich mengatakan, ada 20 modul fotovoltaik semi-fleksibel telah dipasang di atap trailer bus yang akan melintasi jalan-jalan di wilayah metropolitan Munich. Ini di belakang bus penumpang yang dioperasikan oleh perusahaan transportasi lokal Münchner Verkehrsgesellschaft (MVG), untuk menguji hasil energi dunia nyata dan mengukur potensi teknologi dalam penggunaan sehari-hari.

“Kemitraan dengan MVG menggambarkan potensi besar dari teknologi surya unik kami, yang sekarang digunakan untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan pada transportasi umum,” kata salah satu pendiri dan CEO Sono, Laurin Hahn yang dikutip KabarPenumpang.com dari newatlas.com (31/3/2022).

“Ini adalah tonggak sejarah dalam misi Sono Motors untuk menjadikan setiap kendaraan bertenaga surya. Terutama di saat harga energi naik dan peraturan emisi kawasan perkotaan meningkat, teknologi surya kami menawarkan nilai tambah yang besar bagi operator angkutan umum. Bus kota dan gerbong, baik listrik maupun bertenaga diesel, menawarkan banyak ruang dan berada di jalan setiap hari. Trailer bus surya pertama untuk MVG akan diluncurkan di jalan-jalan Munich di masa depan dan memungkinkan penumpang MVG merasakan mobilitas matahari dalam penggunaan sehari-hari,” tambahnya.

Iterasi teknologi PV milik Sono ini dikembangkan secara khusus untuk implementasi pada bus, dan menampilkan unit pusat MPPT perusahaan serta pengontrol muatan yang menampilkan algoritme untuk mengoptimalkan hasil energi. Trailer bus surya yang akan berfungsi sebagai testbed bergulir dibuat bekerja sama dengan MVG, dan menampilkan beberapa modul PV seluas 12 meter persegi dengan daya lebih dari 2.000 watt.

Diharapkan energi yang dihasilkan oleh pengaturan ini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sistem HVAC dan sistem kemudi trailer.

“Sistem fotovoltaik di trailer bus kami sekarang memungkinkan kami untuk menguji dalam kondisi nyata seberapa baik pembangkit listrik bekerja dan apakah mungkin ada rute di jaringan kami yang lebih cocok daripada yang lain untuk jenis pembangkit listrik ini. Pertanyaan tentang penghematan energi apa yang dapat dicapai dengan menggunakan energi matahari, tentu saja, sangat menarik dengan latar belakang harga bahan bakar dan energi saat ini,” kata Veit Bodenschatz dari MVG.

Baca juga: e-paper Papercast, Sistem Informasi Digital di Halte Bus dengan Tenaga Surya

Sono memperkirakan bahwa teknologi tersebut berpotensi menghemat 2.500 liter solar dan 6,5 ton CO2 per bus per tahun, yang berarti bahwa operator yang menjalankan armada sederhana 300 bus dapat mencari penghematan tahunan hingga 2.000 metrik ton CO2. Teknologi surya memang datang dengan jejak lingkungannya sendiri, dengan perhitungan yang menunjukkan sekitar 1,5 metrik ton CO2 diproduksi per bus atau trailer bus selama produksi sistem. Namun Sono menilai angka satu kali ini bisa berhasil diimbangi dalam waktu kurang dari satu tahun beroperasi.

Tuksedo, Karoseri Mobil Sedan di Indonesia Tampil di IIMS 2022

Karoseri merupakan rumah-rumah kendaraan yang dibangun di atas rangka/sasis mobil atau sasis khusus bus ataupun truk. Di Indonesia karoseri yang cukup terkenal adalah untuk pembuatan bus atau truk.

Baca juga: Cerita Bos PO SAN Ajak Karoseri Ternama Lakukan Test Crash: Cuma Garuk-garuk Kepala

Tapi ternyata bukan hanya untuk kendaraan besar ada karoseri. Tetapi untuk kendaraan kecil roda empat seperti mobil pun ada karoserinya. Perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 yang berlangsung di JI EXPO Kemayoran mulai 31 Maret hingga 10 April 2022 menghadirkan Tuksedo Studio.

Ini adalah karoseri kendaraan kecil yang mana mereka membuat kendaraan kecil pesanan perorangan. Tuksedo membuat rangka, dengan sentuhan pribadi dari pembuatnya, dan jiwa yang diresapi oleh penciptanya.

Mobil yang dibuat studi Tuksedo dibuat dari awal hingga akhir dari desain hingga lukisan dan dari imajinasi menjadi kenyataan tangan atau seniman, arsitek, tukang las, tukang kayu yang bersama-sama dalam kolaborasi yang harmonis menghasilkan mobil barusesuai permintaan.

Mobil-mobil tersebut cukup unik karena pembuatan rangka bodynya awalnya dibentuk di atas rangka kayu yang kemudian dibentuk rangka dari besi. Seorang seniman Tuksedo asal Bali mengatakan, rangka mobil yang sudah jadi kemudian dilapisi aluminium.

Seniman itu mengatakan, bodi mobil dengan mesin pun terkadang berbeda. Dia mengatakan, bodi mobil Porsche, tetapi mesin yang digunakan lebih banyak bukan dari merek yang sama. Salah satunya menggunakan mesin dari VW.

Harga mobil yang dibuat Tuksedo pun kisaran harga sekitar Rp1 miliar hingga Rp30 miliar. Harga ini pun tergantung dari kesulitan pembuatannya. Salah satu yang dipamerkan di IIMS oleh Tuksedo adalah milik ketua MPR RI Bambang Soesatyo seharga Rp1,17 miliar.

Baca juga: Tri Sakti Jadi Karoseri Anak Bangsa Pertama yang Bangun Bus Tingkat

Produksi dari karoseri mobil asal Pulau Dewata ini, pemasarannya masih di dalam negeri. Mobil produksi termahal hingga saat ini seharga Rp5 miliar.

Mau Naik Pesawat? Kata Pramugari: Jangan Lupa Periksa Tas Besar

Ternyata memesan tiket penerbangan untuk bepergian adalah hal terpenting. Namun ini bukanlah yang pertama dari rangkaian persiapan untuk bepergian itu. Sebab sebelum berangkat Anda harus mengepak tas dan mencari cara untuk mencapai bandara. Kemudian melewati kemanan menuju ke gerbang pemeriksaan sebelum akhirnya masuk ke dalam pesawat untuk terbang ke tujuan.

Baca juga: Enam Tips Aman Bawa Anak Naik Pesawat, Nomor Empat Sering Dilupakan Orang Tua

Tapi ternyata selain kebutuhan ini, pramugari memperingatkan ada satu langkah ekstra yang harus diambil penumpang sebelum naik pesawat. KabarPenumpang.com merangkum dari bestlifeonline.com (24/2/2022), langkah ini adalah Anda memastikan perjalanan Anda berjalan semulus mungkin. Pramugari mengatakan Anda harus selalu memeriksa tas terbesar sebelum naik ke pesawat.

Bahkan perjalanan sesingkat mungkin melibatkan beberapa bentuk pengepakan dan bagasi. Tetapi jika Anda ingin menghindari kejutan di menit-menit terakhir dan menghindari stres yang tidak perlu di bandara, pramugari menyarankan untuk memeriksa tas sebelum naik ke penerbangan. Apalagi jika itu adalah tas Anda yang paling besar.

“Beberapa penumpang benar-benar berkeringat karena membawa terlalu banyak barang pribadi, ransel,dan barang bawaan. Jauh lebih mudah untuk memeriksa barang bawaan Anda dan berjalan di pesawat dengan santai dan bebas stres,” tulis Arina Bloom, seorang pramugari.

Awak darat akan sering membiarkan Anda memeriksa tas di gerbang secara gratis. Entah itu menghindari biaya tambahan atau tidak ingin berurusan dengan kerumitan tas yang berpotensi hilang, banyak pelancong berusaha keras untuk menghindari memeriksa barang bawaan mereka sebelum penerbangan. Tetapi bahkan jika Anda telah berhasil melewati keamanan dengan tas, masih tidak ada jaminan akan dapat menyimpannya bersama di kabin.

Ini bisa berarti mengorbankan pengepakan sebanyak yang Anda suka, hanya untuk dipaksa menunggu di korsel bagasi saat tiba Namun jika khawatir tentang membayar lebih, kru darat dengan senang hati mengambil tas dari Anda sebelum proses boarding dimulai dalam banyak kasus.

Selain itu, sangat penting untuk memeriksa barang bawaan jika merasa tidak bisa membawa tas ke dalam bagasi kabin. Bloom mengatakan, penumpang yang menggunakan tas beroda mungkin akan memudahkan saat membawa ke bandara. Tetapi ini akan berbeda ketika harus mengangkat barang bawaan ke dalam kabin untuk diletakkan di bagasi atas kepala.

Anda beruntung bila ada yang mau membantu, meski begitu pramugari Jamila Hardwick mengungkapkan bahwa penumpang tidak boleh meminta bantuan mereka untuk menyimpan barang bawaan di bagasi kabin.

“Kami tidak dibayar sampai pintu ditutup. Jika kita terluka saat meletakkan tas itu di bagasi kabin di atas kepala, kita tidak bisa menganggapnya sebagai cedera di tempat kerja,” jelasnya.

Baca juga: Ingin Hindari Pengeluaran Lebih Untuk Bagasi? Inilah Tips Ala Pramugari!

Ini dilakukan untuk mencegah pramugari mengalami kecelakaan yang fatal. Sehingga setiap penumpang perlu berpikir dua kali sebelum membawa tas besar ke dalam kabin pesawat.

Harga Bensin Makin Mahal, Gesits Tawarkan Tukar Tambah Motor Bensin dengan Motor Listrik + Cashback Rp1,5 Juta

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) makin mahal. Per 1 April 2022, BBM non subsidi jenis bensin Pertamax (RON 92) naik dari semula Rp9.000 sampai Rp9.400 per liter, menjadi Rp12.500 sampai Rp13.500 per liter. Pertalite RON 90 juga mendapat sinyal dari Menkom Marves Luhut Binsar Pandjaitan akan naik.

Baca juga: IIMS 2022, Volta Pamer Fitur Motor Listrik Anti Maling Rp15 Jutaan: Bisa Dimatikan dari Jarak Jauh

Dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 mulai 31 Maret sampai 10 April mendatang, Gesits menawarkan berbagai promo menarik. Di antaranya adalah trade in atau tukar tambah motor bensin atau konvensional dengan motor listrik Gesits.

“Gesits bekerjasama dengan Adira Finance menawarkan program kerja sama untuk mempercepat motor konvensional ke motor listrik kita menawarkan program trade-in atau tukar tambah. Jadi Adira memfasilitasi jadi kita tampung apabila ada yang berminat jadi ditukar sekalian cicilan juga,” kata Marketing Manager PT Gesits Bali Pratama, Herlina Gea, kepada wartawan, Kamis (31/3).

Progra trade in bisa dibilang program yang dinanti-nanti, baik oleh masyarakat maupun oleh PT Gesits sendiri.

Di penghujung tahun 2020, Direktur Utama PT Gesits Bali Pratama, Sari Suryanti, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencari mitra untuk mengadakan program trade in.

Ketika itu ditargetkan pada tahun 2021 mitra atau perusahaan rekanan tersebut sudah bisa didapat untuk menjalin kerjasama tersebut. Ini kemudian dikonfirmasi pada gelaran IIMS Hybrid 2022 dengan menggandeng Adira Finance terkait program tersebut.

Selain program trade in, lanjut Herlina, pihaknya juga menawarkan promo cashback sebesar Rp1,5 juta khusus pembelian selama event IIMS Hybrid 2022, baik kredit maupun cash.

“Selama ini kami hanya memberikan promo cashback sampai dengan Rp1 juta tapi untuk event ini Rp1,5 juta,” ujarnya.

PT Gesits Bali Pratama juga menggandeng Adira Finance untuk memberikan program cicilan untuk memudahkan masyarakat memiliki motor Gesits.

Baca juga: Pertamax Naik Rp12.500, CEO Volta Ajak Pengendara Beralih ke Motor Listrik: Ini Saat yang Tepat!

Tak berhenti sampai di situ, PT Gesits Bali Pratama juga bekerjasama dengan Tokopedia, untuk memberikan potongan harga sampai Rp1,8 juta. Promo potongan harga tersebut bisa didapat pembeli dengan melakukan transaksi pembelian motor Gesits via aplikasi Tokopedia.

Bagi pembeli yang ingin bundling baterai menjadi dua baterai, mengingat setiap pembelian motor Gesits hanya mendapat satu baterai, PT Gesits dan Tokopedia juga akan memberikan gratis handphone. Meski begitu, tak disebutkan dengan jelas handphone seperti apa yang akan didapat.

Maha Motorhome – Sulap Nissan Navaro Jadi Campervan yang Asyik untuk Camping

Selain tema mobil listrik, tema kendaraan campervan turut mengemuka selama perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022. Salah satu yang menarik perhatian adalah Maha Motorhome besutan Baze Innovating Mobility dan perusahaan karoseri asal Semarang, CV Laksana. Dengan mengambil basis Nissan Navara, kendaraan 4×4 pick up dengan kabin ganda ini berhasil disulap menjadi campervan yang cukup berkelas.

Baca juga: SAIC Maxus Life Home V90 Villa Edition, Sensasi Campervan Dua Tingkat 

Di tangan Laksana yang piawai dalam pembuatan karoseri kendaraan bus dan niaga, bagian bak belakang Navara ini dirombak total dengan bentuk berundak plus pop-up roof. Persisnya, Maha Motorhome mengedepankan tiga mode, yaitu mode berkendara, mode bersantai dan mode beristirahat.

Maha Motorhome dilengkapi suguhan kabin dengan akses khusus antara area baris kedua ke baris belakang yang lengkap fiturnya. Fitur kabin hasil rancangan Baze dilengkapi dengan toilet dan shower, sink adan stove, refrigerator, AC, dan Push Acrylic Window. kabin ekstra di Maha Motorhome dibangun dari bahan lightweight fiber termasuk honeycomb switch panel dan galvanis.

Pada kabin juga ada juga sofa bed dan meja multi fungsi, tempat tidur, dapur, electricity module dengan secondary battery. Yang terakhr disebut sebagai sumber energi tambahan untuk kendaraan saat tengah camping, yang punya keuntungan lebih senyap dan daya tahan energi listrik yang lebih lama.

Baca juga: Habiskan Rp10 Juta, Pria Asal Malaysia Ubah Daihatsu Hijet S85 Jadi Campervan

Menurut informasi dari pihak CV Laksana, Maha Motorhome dibuat secara kustom, yang artinya detail kendaraan dapat menyesuaikan kepada keinginan tiap pemesan. Untuk urusan harga, Maha Motorhome ada dikisaran Rp500 juta, tentu tidak termasuk harga kendaraan.

Menjajal Spot Cibatu yang Nggak Akan Bikin Halu

Berlokasi di Kapubaten Garut, Jawa Barat, Stasiun Cibatu kini makin ramai pengunjung dan penumpang dari wilayah sekitar stasiun. Bagaimana tidak, stasiun ini sekarang sudah melayani penumpang yang hendak menuju ke Pusat Kota Garut dengan Kereta Api Lokal maupun Jarak Jauh. Stasiun Cibatu juga memiliki Masjid Al-Fattah yang merupakan masjid yang diresmikan Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo.

Baca juga: Stasiun Cibatu, Nuansa Vintage Yang Tak Lekang Ditelan Zaman

Tak melulu dengan bangunan stasiun, depo lokomotif, tandon air dan turntable, namun ada pula pemandangan area sekitar Cibatu yang mempesona dan jelas gak akan bikin halu. Kabarpenumpang.com akan mengajak kalian untuk melihat pemandangan cantik nan menawan dan sayang jika tidak disimak.

Jika kalian penikmat foto ataupun videografi kereta api, tentu rasanya tidak mau ketinggalan momen yang jarang terjadi. Ya, tepat di jalur cabang (arah timur) yang terhubung antara jalur KA ke Tasikmalaya dengan Garut ini jika momen pas, kalian akan mendapatkan 2 kereta sekaligus yang masuk bersamaan menuju Stasiun Cibatu. Rangkaian itu adalah KA Parcel rute Surabaya – Bandung dan KA Lokal Cibatuan rute Garut – Bandung – Padalarang.

Bergeser mendekati sinyal muka lengan terlihat pemandangan hamparan sawah yang luas saat belum panen dan tak ketinggalan dengan pemandangan Bukit Sadakeling yang memanjakan mata. Sangat cocok disini untuk yang gemar dengan foto /video momen luasnya pemandangan apalagi ditambah dengan kereta api yang melintas.

Baca juga: Stasiun Koka, Hadirkan Karya Seni Ninja yang Jadi Spot Foto dan Destinasi Wisata

Saat berada dilokasi ini, usahakan untuk mengambil pemandangan pagi hari, karena matahari terbit dari timur yang perlahan keluar dari balik bukit menambah keeksotisan hasil jepretan di kamera. Ditambah embun pagi yang menyelimuti sawah dan ladang di sekeliling rel kereta api, menambah kepuasan dengan hasil yang didapatkan. Bagaimana, kalian tertarik berkunjung? (PRAS – Cinta Kereta Api)

Mantap, Airbus A380 Sukses Terbang Pakai Bahan Bakar Minyak Goreng Bekas

Airbus A380 sukses melakukan penerbangan uji menggunakan bahan bakar berkelanjutan (SAF) dari minyak goreng dan lemak bekas pada 25 Maret silam. Pesawat komersial di dunia itu menyelesaikan penerbangan tiga jam dari Bandara Blagnac di Toulouse ke markas besar Airbus di Occitanie, Perancis.

Baca juga: Airbus Gandeng CFM Internasional, Uji Coba Mesin Berbahan Bakar Hidrogen di Pesawat A380

Usai sukses melahap penerbangan perdana, Airbus melangsungkan penerbangan kedua menggunakan minyak goreng dan lemak bekas yang sama dengan uji coba pertama. Pada uji coba kedua, A380 terbang dari Toulouse ke Nice. Fokus pada penerbangan kedua adalah memantau SAF saat lepas landas dan mendarat.

Bahan bakar SAF yang dipasok TotalEnergies, perusahaan yang berbasis di wilayah Normandia, Perancis, itu diketahui terbuat dari Hydroprocessed Esters and Fatty Acids (HEFA), yang bebas dari aromatik dan belerang.

Airbus sebelumnya sudah pernah melakukan uji terbang lain juga menggunakan minyak goreng dan lemak bekas menggunakan pesawat uji A350 pada Maret 2021. Airbus juga menerbangkan pesawat narrowbody A319neo dengan bahan bakar minyak goreng dan lemak bekas pada bulan Oktober di tahun yang sama.

Manufaktur pesawat asal Eropa itu berharap, usai sederet uji terbang ini, sertifikasi pesawat untuk terbang menggunakan SAF bisa didapat pada akhir dekade ini.

Baca juga: Airbus Mulai Kerjakan Tangki Bahan Bakar Hidrogen Pesawat, Boeing Panas-Dingin

Saat ini, pesawat-pesawat Airbus dapat terbang menggunakan 50 persen bahan bakar berkelanjutan atau bahan bakar ramah lingkungan. 50 persen lainnya tetap menggunakan bahan bakar Avtur.

Meski fokus utama dalam dekarbonisasi atau upaya mencapai emisi nol persen di dunia penerbangan pada tahun 2050 mendatang, Airbus tetap tidak mengesampingkan cara lain menurunkan emisi karbon, termasuk penggunaan SAF yang lebih massif di masa mendatang. SAF diklaim Airbus bisa menurunkan 53-71 persen emisi karbon.

“Meningkatkan penggunaan SAF tetap menjadi jalur utama untuk mencapai ambisi industri emisi karbon nol pada tahun 2050,” kata Airbus dalam sebuah pernyataan yang dikutip CNN Internasional.

SAF sebagai bahan bakar pesawat sebetulnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Itupun sudah tersedia massif di beberapa bandara.

Baca juga: Minyak Jelantah Bekas Goreng Kentang Sekarang Jadi Bahan Bakar Pesawat

Di Bandara Zurich, Swiss, misalnya, SAF siap menyuplai pesawat kapan pun. Namun, kendala logistik, harganya yang mencapai 3-4 kali lipat dari bahan bakar konvensional, serta ekosistem bisnis pendukungnya yang belum tersedia, membuat maskapai belum bisa beralih sepenuhnya dari bahan bakar konvensional (Avtur).

Terlepas dari SAF, Airbus sendiri menargetkan bakal meluncurkan pesawat ramah lingkungan atau pesawat bebas emisi pertama di dunia, ZEROe, ke pasar global pada 2035 mendatang.