Takut Pesawat Disita Lessor di Luar Negeri, Maskapai Rusia Hanya Operasikan Penerbangan Domestik

Seluruh maskapai asal Rusia saat ini enggan terbang ke luar negeri. Mereka takut, saat mendarat di bandara tujuan, pesawat akan disita oleh lessor sesuai hukum internasional. Karenanya, mereka hanya mengoperasikan penerbangan domestik. Selama masih berada di dalam federasi Rusia, hukum internasional mungkin bisa dikesampingkan untuk mencegah lessor menyita pesawat.

Baca juga: Boeing-Airbus Stop Suku Cadang, Rusia Bakal ‘Rampas’ Semua Pesawat Asing dari Lessor?

Menurut Cirium, 980 pesawat komersial yang ada di Rusia, 515 di antaranya adalah pesawat sewaan dari berbagai lessor asing, seperti AerCap dan SMBC Aviation Capital yang berbasis di Irlandia. Mayoritas dari pesawat-pesawat tersebut adalah Airbus A320 dan Boeing 737.

Dilansir Traveller, bisa saja leasing pesawat mengutus tim, baik dari dalam negeri Rusia maupun luar negeri, untuk menjemput pesawat. Terkait hal ini, praktisi hukum leasing dan keuangan pesawat, Hendra Ong, pernah menjelaskan langkah-langkahnya.

Secara umum, lessor dapat mengambil kembali fleet dari tangan maskapai dalam rentang waktu 10 hari usai dinyatakan gagal bayar atau tidak membayar kewajibannya sampai waktu yang telah ditentukan. Maskapai-maskapai Rusia kemungkinan bisa masuk ke dalamnya (gagal bayar), mengingat asset mereka berupa cadangan devisa dan emas di bank-bank Eropa dan AS dibekukan.

Namun, bila maskapai tidak kooperatif serta menolak untuk menyerahkan pesawat dan atau dokumen pesawat ke lessor maka bila lessor ingin menempuh jalur hukum, prosesnya mungkin bisa memakan waktu tiga tahun.

Baca juga: Dinilai Krusial Bantu Kesuksesan Maskapai, Berikut Daftar 5 Leasing Pesawat Terbesar Di Dunia

Dalam prakteknya, lessor hanya memiliki tiga pilihan, menempuh jalur hukum lewat pengadilan asing, arbitrase internasional, atau pengadilan tempat dimana lessee atau debitur berada, dalam hal ini Indonesia. Di antara ketiga pilihan tersebut, biasanya lessor lebih senang menempuh jalur hukum melalui arbitrase internasional.

Sayangnya, yuridiksi Rusia tidak mendukung hal itu. Selama pesawat masih berada di kawasan federasi Rusia, maka kepemilikannya adalah 9/10 dari hukum. Itu berarti, pesawat-pesawat lessor yang berada di tangan maskapai-maskapai Rusia saat ini kepemilikannya jatuh ke tangan mereka. Terlebih, ada rencana untuk menasionalisasi seluruh pesawat tersebut dan membuat lessor pusing.

Kekhawatiran lessor terhadap pesawat-pesawatnya bahkan membuat saham mereka turun drastis. Saham AerCap, misalnya, turun sampai 30 persen di bursa New York.

Ancaman lessor terhadap maskapai-maskapai Rusia untuk menyita pesawat mereka saat mendarat di negara ketiga atau negara lain di luar federasi Rusia, memang bukan isapan jempol belaka.

Pada tanggal 3 Maret lalu, sehari setelah Airbus-Boeing resmi men-stop pasokan suku cadang dan dukungan teknis ke maskapai Rusia, salah satu lessor berniat menyita pesawat Airbus A321neo mereka yang dioperasikan oleh Aeroflot saat mendarat di Mesir.

Entah bagaimana ceritanya, pesawat dengan nomor registrasi VP-BXT gagal diambil alih. Sejak saat itu, Aeroflot, termasuk maskapai Rusia lainnya, hanya mengoperasikan pesawat di dalam negeri saja; termasuk mengoperasikan pesawat ke negara lainnya yang sudah dipastikan aman alias tidak akan mendukung tindakan lessor mengambil alih pesawat dari tangan maskapai Rusia.

Baca juga: Telat Bayar Motor Didatangi Debt Collector, Maskapai Telat Bayar Utang Juga Didatangi? 

Mengoperasikan hanya penerbangan domestik ataupun internasional terbatas, tentu saja kerugian besar bagi maskapai Rusia. Sebab, orang-orang Rusia sangat gemar bepergian secara internasional.

Pada paruh pertama tahun 2019, orang Rusia melakukan hampir 20 juta perjalanan ke luar negeri. Destinasi favoritnya adalah Turki, disusul Finlandia, Kazakhstan, Cina, dan Ukraina.
























Akuisisi Jembatan Nusantara, ASDP Kini Punya 219 Armada Ferry

PT ASDP Indonesia Ferry baru saja mengakuisisi PT Jembatan Nusantara pada 22 Februari 2022 kemarin. Akusisi ini membuat ASDP yang tadinya hanya memiliki 166 unit kapal, sekarang memiliki 219, karena mendapat tambahan sebanyak 53 armada dari Jembatan Nusantara.

Baca juga: ASDP Hapus Syarat PCR dan Swab Antigen Penumpang yang Akan Bepergian dengan Kapal Ferry

Dengan adanya akuisisi tersebut, ASDP akan mulai memperpanjang jembatan penyeberangan yang dilayaninya di perairan Indonesia. ASDP juga mulai menyusun struktur untuk memuluskan ambisi sebagai operator kapal ferry terbesar di Indonesia.

Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin mengatakan, untk manajemennya ini sendiri dan ada tiga direksi yang mengelola Jembatan Nusantara. Dia menjelaskan, meski sudah diakuisisi, operasional lintasan yang selama ini dilayani Jembatan Nusantara pun masih berjalan normal.

Adanya ini pun, semakin mendukung kekuatan ASDP dalam menyediakan konektivitas angkutan sungai dan penyeberangan di perairan Indonesia.

“Jembatan Nusantara masih beroperasi di rute komersialnya dan lintasan perintis yang juga banyak dilayani ASDP masih dioperasikan,” tutur Shelvy yang dikutip KabarPenumpang.com dari republika.co.id.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan, akuisisi membuat ASDP menjadi perusahaan terdepan dalam penerapan standarisasi keselamatan dan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa.

“Ini adalah inisiatif strategis perusahaan dalam pengembangan jasa manajemen dan operator kapal yang akseleratif demi mendorong pertumbuhan perusahaan yang agresif dalam menuju IPO,” ungkap Ira.

Ira mengungkapkan, hal tersebut tidak hanya sekedar menambah portofolio perusahaan. Dia mengakui, ASDP harus terus meningkatkan kontribusi kepada negara dan masyarakat melalui pelayanan yang maksimal. Dia mengatakan, pihaknya memiliki tanggung jawab yang besar ke depannya agar ASDP terus berkembang, inovatif serta mampu menjadi pemimpin pasar penyeberangan tanah air.

“Kami memiliki tanggung jawab yang besar ke depannya agar ASDP dapat terus berkembang, inovatif serta mampu menjadi pemimpin pasar penyeberangan di tanah air,” jelas Ira.

Langkah akuisisi tersebut menjadi awal penting karena ASDP berencana meningkatkan kapasitas produksi segmen penyeberangan. Khususnya dengan menambah jumlah armada sebanyak 19 unit kapal hingga 2024 mendatang.

Baca juga: Beda Antara ASDP-Angkasa Pura: Operator Kapal dan Pelabuhan Vs Pengelola Bandara (Saja)

“Jumlah armada ini diperuntukkan di lintasan komersial reguler, eksekutif, long distance ferry (LDF), dan lintasan internasional,” ungkap Ira.

10 Ribu Warga Rusia Terdampar di LN Gegara Penerbangan dan Kartu Kredit Diblokir, di Bali Salah Satunya

10 ribu lebih warga Rusia disebut terdampar di luar negeri, termasuk di Bali, Indonesia. Itu terjadi lantaran penerbangan pulang mereka dibatalkan. Turis Rusia diketahui menjadi turis kedua terbesar di Bali setelah Australia.

Baca juga: Tak Kehabisan Akal Gegara Sanksi Uni Eropa, Maskapai Terbangkan Warga Rusia ke Eropa Lewat Serbia

Selain penerbangan pulang yang dibatalkan, proses refund juga tertunda akibat pemblokiran sistem pembayaran internasional.

Kenyataan pahit itu diperparah dengan diblokirnya kartu kredit produk barat seperti Visa, MasterCard, dan lainnya. Alhasil, mereka kehabisan uang untuk bisa terbang pulang ke Rusia bersama penerbangan lainnya ataupun untuk bertahan hidup. Seperti yang dialami Ivanov.

“Ini akan jadi masalah besar bagi kami. Kami benar-benar kehilangan keuangan kami, sepertinya telah benar-benar dibekukan dan kami tidak dapat menggunakannya sama sekali di sini,” kata Konstantin Ivanov kepada Reuters, usai gagal menarik uang di sebuah ATM di Bali.

Laporan Associated Press, 6.500 warga Rusia terdampar di beberapa kota di Thailand, seperti di Phuket, Surat Thani, Krabi, dan Pattaya. Sebelum pandemi, Thailand adalah salah satu destinasi wisata favorit orang-orang Rusia dengan menumpangi Aeroflot, yang membatlkan hampir seluruh penerbangan internasional mereka lantaran takut pesawatnya disita lessor saat mendarat di luar federasi Rusia.

Kendati negara-negara Barat, seperti 18 negara Uni Eropa, Inggris, dan lainnya, menutup ruang udara wilayahnya untuk penerbangan ke dan dari Rusia, dan memaksa Aeroflot, maskapai nasional Rusia sebagai salah satu yang terbesar menerbangkan rute-rute dari dan ke Rusia, membatalkan penerbangan internasionalnya, warga Rusia tetap bisa pulang ke kampung halaman.

Berbagai maskapai internasional, seperti Emirates, Etihad, Qatar Airways, dan Turkish Airlines diketahui masih terbang ke Moskow sekalipun mendapat tekanan besar dari negara-negara Barat dan melalui jalur memutar akibat sanksi internasional terhadap Rusia.

Turkish Airlines, misalnya, melalui hub terbesarnya di Istanbul, terbang empat kali sehari ke Moskow dan dua kali sehari ke St Petersburg.

Maskapai lain yang masih terbang dan belakangan menjadi andalan penumpang dari dan ke Rusia, Air Serbia. Bahkan, frekuensinya lebih banyak, dari semula dua kali sehari menjadi tiga kali sehari ke Moskow.

Menurut ForwardKeys, sepekan setelah invasi Rusia ke Ukraina, tepatnya pada tanggal 24 Februari sampai 2 Maret 2022, dibandingkan dengan tujuh hari sebelum invasi, terjadi peningkatan 60 persen lebih penerbangan dari Rusia ke Serbia.

Lewat hub maskapai di Begorad, ibu kota Serbia, Air Serbia mengantarkan penerbangan ke dan dari Rusia ke negara-negara lainnya; termasuk negara-negara yang memberikan sanksi ekonomi ke Rusia, seperti Siprus, Perancis, Swiss, Italia, Montenegro, dan negara-negara lainnya di Eropa.

Air Serbia juga tengah mencari cara agar warga Rusia bisa tetap melakukan pemabayaran tiket secara online, sebagai solusi diblokirnya perbankan Rusia, MasterCard, Visa, dan lain sebagainya.

Baca juga: Siap-siap, Tiket Pesawat Naik 2 Kali Lipat Gegara Perang Rusia-Ukraina

“Karena penangguhan layanan Visa dan MasterCard di Federasi Rusia, pembayaran kartu saat ini tidak dapat dilakukan dengan kartu yang dikeluarkan oleh bank Rusia. Air Serbia sedang berupaya menemukan opsi alternatif untuk pembayaran online,” kata Air Serbia di laman resminya.

Namun, selalu ada kemudahan dibalik kesulitan. Disebutkan, warga Rusia tetap bisa melakukan pembayaran secara daring menggunakan mata uang atau kartu kredit yang dikeluarkan Cina, seperti Union Pay.
























Dari Padatnya Penumpang Commuter Line, Hingga MRT Berlakukan 100 Persen Penumpang

Mengacu pada Surat Ederan (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 25 Tahun 2022 pada 9 Maret 2022, bahwa kapasitas penumpang KRL Commuter Lime sudah bisa terangkut sebanyak 60 persen. Antusias warga Jabodetabek menggunakan KRL semakin terlihat pada weekend kemarin. Tak melulu penumpang berusia diatas 6 tahun, banyak para emak – emak yang mengajak buah hatinya bahkan usia batita pun turut meramaikan perjalanan KRL. Kebijakan ini sudah diberlakukan bahwa anak dibawah usia 5 tahun diperbolehkan menggunakan KRL.

Baca juga: Masih Aman, Tarif KRL Jabodetabek Tidak Jadi Naik Sampai Lebaran 2022 

Pantauan kabarpenumpang.com di Stasiun Manggarai kemarin, Minggu 13 Maret 2022, pemandangan kepadatan penumpang sudah terlihat. Tak peduli pagi, siang, bahkan malam ramainya penumpang yang hendak berpindah KRL juga terlihat. Kebanyakan penumpang yang hendak mengisi waktu liburnya tersebut mengaarah ke Jakarta Kota dan Sudirman sampai Tanah Abang. Banyak remaja tanggung juga memanfaatkan momen kebijakan perubahan peraturan ini.

Terlihat juga kepadatan penumpang saat didalam KRL. Terlihat ramainya penumpang saat perjalanan KRL dari Cikarang tujuan Jakarta Kota. Ini karena kapasitas penumpang KRL Commuter Line 60 persen, serta kursi yang semula dibatasi untuk duduk baik kursi panjang semula hanya 4 penumpang, kini menjadi 6 hingga 8 penumpang dan kursi pendek (prioritas) yang semula hanya 2 penumpang, bisa menempati 3 penumpang yang duduk.

Naik MRT Sudah Bisa Terisi 100 Persen Penumpang
Bagi masyarakat pengguna setia MRT kini juga bernafas lega. Jika PT Kereta Commuter Line menambah kapasitas penumpang hingga 60 persen, untuk PT MRT Jakarta mulai hari ini Senin (14/3) sudah berlakukan kapasitas penumpang hingga 100 persen. Itu berarti masyarakat bisa menggunakan MRT seperti biasanya. Terutama pada kursi yang sudah tidak menerapkan pembatasan antar penumpang.

Kebijakan penerapan ini merupakan implementasi dari Surat Keputusan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Nomor 145 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan RI Nomor 25 Tahun 2022 mengenal pengaturan kapasitas penumpang maksimal 100 persen untuk moda transportasi massal yang berada di wilayah dengan status PPKM Level 2.

Dengan jadwal operasi pukul 05.00-21.30 WIB setiap hari berlaku Senin-Jumat dengan selang waktu keberangkatan kereta setiap 5 menit pada jam sibuk, yaitu 7.00-9.00 WIB dan 17.00–19.00 WIB, dan setiap 10 menit di luar waktu itu. Sedangkan pada akhir pekan, MRT Jakarta beroperasi mulai pukul 6.00-21.30 WIB dengan selang waktu keberangkatan antar kereta setiap 10 menit.

Baca juga: Proyek MRT Jakarta Fase 2A Terus Berjalan, Fase 3 dan 4 Juga Tak Kendor

Dari semua kebijakan yang memudahkan masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi baik Commuter Line maupun MRT, disarankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang masih berlaku. Dan tetao ikuti arahan dari petugas yang melayani masyatakat di stasiun kereta api agar semua tetap dalam keadaan aman dan nyaman. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Dua Juta Turis Australia Bakal Padati Bali Usai Penerbangan Perdana Jetstar Setelah 2 Tahun

Setelah dua tahun, Jetstar sukses menghelat penerbangan perdana ke Bali. Itu terjadi setelah pesawat Boeing 787-8 Dreamliner dengan nomor penerbangan JQ43 mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, pada hari ini, Senin 14 Maret 2022 dengan membawa 300 penumpang dari Bandara Tullamarine Melbourne, Australia.

Baca juga: Ternyata 40% Turis Australia ke Bali Terbang Dengan JetStar

Pada tahap awal, Jetstar akan terbang tiga kali sepekan dari Melbourne ke Denpasar, Bali, setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Bila kondisi sudah normal, bukan tidak mungkin Jetstar akan kembali terbang PP ke Bali sebanyak 85 kali dalam sepekan.

Semestinya, penerbangan tersebut diikuti oleh penerbangan lain ke Bali, yaitu rute Sydney-Denpasar besok, 15 Maret 2022.

Sayangnya, rute Sydney-Denpasar yang juga terbang tiga kali dalam sepekan diputuskan mundur sampai bulan April. Tidak disebutkan dengan jelas tanggalnya. Namun, di travel agent online penerbangan perdana ke Bali dari Sydney setelah dua tahun lamanya dimulai pada tanggal 19 April.

Setelah Melbourne dan Sydney pada bulan April mendatang, Jetstar, yang mengangkut sekitar 40 persen lebih penumpang dari Negeri Kangguru ke Pulau Dewata, Bali, itu segera memulai lagi penerbangan dari kota-kota lainnya di Australia, seperti Brisbane, Adelaide, Cairns, dan Darwin pada Mei.

“Hari ini adalah tonggak penting bagi kami di Jetstar, dan juga bagi bisnis lokal di Bali yang sangat terpengaruh oleh kurangnya pariwisata selama pandemi, ” kata CEO Jetstar Gareth Evans.

“Kami sangat bersemangat untuk kembali ke Bali hari ini setelah dua tahun yang panjang, dan kami yakin bahwa Bali akan segera mendapatkan kembali posisinya sebagai tujuan wisata internasional terpopuler kami sekarang setelah perbatasan dibuka,” tambahnya.

“Sebelum COVID, Jetstar mengoperasikan hingga 85 penerbangan pulang pergi per pekan ke Bali, membawa lebih dari dua juta penumpang setiap tahun dan menyumbang hampir dua miliar dolar Australia setiap tahun untuk perekonomian lokal Bali,” lanjutnya, seperti dikutip dari Escape.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas dukungannya dan berharap dapat terus bekerja sama untuk membantu industri pariwisata Bali bangkit kembali secepat mungkin,” tutupnya.

Posisi Jetstar sebagai maskapai LCC terbesar di Australia untuk penerbangan ke Bali memang tidak diragukan lagi. Hal itu tak lepas dari harga tiketnya yang sangat murah. Tiket penerbangan Jetstar ke Bali dijual $125 dari Brisbane, Sydney, dan Melbourne, $105 dari Darwin, dan $99 bekas Perth, Cairns, dan Adelaide. Sangat murah bukan?

Baca juga: Singapore Airlines Group Perluas Jaringan VTL ke 66 Kota, Termasuk Bali Mulai 16 Maret

Jetstar, yang merupakan anak perusahaan Qantas, tentu bukan maskapai pertama yang terbang lagi ke Bali setelah tertunda bertahun-tahun akibat virus Corona. Sebelumnya, maskapai-maskapai lainnya sudah lebih dahulu memulai, seperti Singapore Airlines, Garuda Indonesia, AirAsia, KLM Royal Dutch Airlines, dan Scoot.

Dalam waktu dekat, setidaknya ada dua maskapai lagi yang sudah siap terbang ke Bali. Dua itu adalah Malaysia Airlines pada hari Jumat mendatang dan Qantas akhir bulan Maret.
























Awak Mayasari Bakti Punya Panggilan Sayang ke Armadanya, Salah Satunya “Manohara”

Awak bus kota Mayasari Bakti diam-diam punya panggilan sayang atau sebutan khusus untuk menyebut jenis bus tertentu. Salah satu diantaranya adalah “Manohara” yang digunakan untuk menyebut bus-bus dengan bodi Evo C maupun Evo X custom dari Karoseri Rahayu Santosa (RS).

Baca juga: “Cilokan” Suplemen Pendapatan Awak Mayasari Bakti

Entah mengapa nama “Manohara” digunakan untuk menyebut bus dengan body tersebut . Namun yang jelas bus-bus itu memang dirilis saat kasus yang menimpa aktris sekaligus model Manohara Odelia Pinot menjadi buah bibir pada 2010 silam.

Dede, pengemudi bus Mayasari Bakti Patas AC 52 Bekasi Timur-Tanah Abang mengaku tak tahu menahu kenapa nama model cantik itu dicatut oleh rekan-rekannya 12 tahun lalu. Tetapi, penggunaan sebutan khusus untuk bus-bus yang digunakan oleh Mayasari Bakti sudah berlangsung lama.

“Enggak tahu kenapa ya kok bisa disebut “Manohara”. Apa gara-gara sama cakepnya ya? Tetapi ya dulu itu bodi baru itu bikin heboh juga. Siapa yang mengira pake bodi begitu, sama kaya bus malam, Lorena kan pakai bodi yang modelnya sama cuma ada beda sedikit,” katanya.

“Manohara” yang ada di Mayasari Bakti sebenarnya banyak macamnya. Pertama adalah bus berbodi Evo C atau Evo X custom yang menggunakan sasis baru Hino AK8 A215 bermesin depan. Kemudian ada pula bodi serupa yang dipasangkan ke sasis lama Hino AK3HR bermesin depan dan Hino RK-T bermesin belakang.

Seluruhnya disebar ke rute-rute yang masih dioperasikan oleh perusahaan dengan logo bola bersayap itu. Beberapa diantaranya masih tersisa sampai dengan saat ini kecuali Hino RK-T yang sudah dipensiunkan atau dijual ke luar Jakarta lantaran umumnya terlalu tua.

“Sisanya sekarang enggak banyak, ada yang udah dijual-jualin. Kebanyakan yang jalan sekarang juga pakai bekas APTB [Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway]. Bodinya iya masih bagus-bagus tapi ya terlalu tua sama mesinnya udah banyak yang enggak bagus,” tutur Dede.

Selain itu, masih ada lagi sebutan khusus yang digunakan oleh awak Mayasari Bakti untuk menyebut jenis bus tertentu, yakni “Isabela” dan “Khong Guan”.”Isabela” digunakan untuk menyebut bus-bus baru dengan bodi buatan karoseri Mayasari Utama atau karoseri milik Mayasari Bakti.

Kemudian “Khong Guan” merujuk pada bodi bus kota yang mengotak, mirip bodi Volgren Australia yang digunakan oleh bus-bus Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD). Sama seperti “Isabela”, “Khong Guan” juga diproduksi oleh karoseri Mayasari Utama.

Baca juga: Era Bus Single Glass Kembali Terlihat Jelas

Baik “Khong Guan” maupun karoseri Mayasari Utama sudah lenyap tak bersisa. Jejaknya masih bisa ditemukan di dunia maya lewat sejumlah foto-foto yang diambil belasan tahun lalu. [Bisma Satria]
























Icelandic Airlines, Pelopor Maskapai LCC Jarak Jauh Langganan Bill dan Hillary Clinton Saat Masih Pacaran

Berbicara terkait maskapai low-cost carrier (LCC) jarak menengah dan jauh, sebagian orang mungkin akan teringat dengan AirAsia X, Scoot, dan Jetstar. Walau populer, ketiganya bukanlah pelopor atau perintis kelas tersebut. Adapun perintisnya datang dari Islandia, yaitu maskapai Loftleiðir Icelandic.

Baca juga: Livery “Aurora” Icelandair, Jadi Yang Paling Atraktif di Jagad Penerbangan

Loftleiðir Icelandic didirikan pada tahun 1944 oleh tiga pilot muda Islandi saat menyenyam pendidikan sekolah pilot di Kanada. Sepak terjang tiga pendiri ini bahkan sampai dibuatkan film dokumenter pada tahun 2009, dimana Alfreð Elíasson adalah salah satu pemeran yang paling menonjol di film tersebut.

Setelah didirikan, sebulan kemudian maskapai Loftleiðir Icelandic mulai beroperasi. Awalnya, maskapai hanya mengoperasikan rute domestik, menghubungkan Reykjavík dengan safjörður menggunakan pesawat Stinson Reliant.

Kemudian berkembang dengan mengoperasikan pesawat lain seperti Douglas DC-3 serta pesawat amfibi Consolidated PBY Catalina dan Grumman Goose, yang sangat cocok untuk destinasi ke pulau-pulau di Islandia.

Dua tahun kemudian, sebetulnya Icelandic Airlines sudah menatap masa depan maskapai yang lebih cerah dengan dimulainya penerbangan internasional. Namun, itu terhalang lantaran pesawat pendukung Douglas DC-4 batal dikirim. Alhasil, penerbangan internasional pertama maskapai baru bisa dilaksanakan setahun setelahnya.

Penerbangan internasional pertama Loftleiðir Icelandic dihelat pada 17 Juni 1947, tepat di peringatan hari kemerdekaan Islandia dari Denmark, untuk rute Reykjavík ke Kopenhagen, yang notabene ibu kota Denmark. Selain itu, maskapai juga terbang jauh ke Amerika Selatan sebagai penerbangan charter.

Di akhir tahun dekade 40an, maskapai itu semakin berkembang setelah mendapat izin terbang ke Bandara John F. Kennedy (dahulu Bandara Idlewild New York) dengan DC-4 kedua yang bergabung dalam barisan armada.

Dilansir laman resmi maskapai, pada awal 1950-an, persaingan ketat di pasar domestik dengan Flugfélag slands mendorong Loftleiðir Icelandic untuk lebih memfokuskan diri pada penerbangan transatlantik.

Rupanya ini keputusan yang sangat tepat mengingat letak geografis Islandia yang berada di antara daratan Eropa dan Amerika Utara, sekalipun letaknya agak condong ke atas, tidak sejajar antara keduanya.

Dengan letak geografis itu, maskapai bisa menjadikan pangkalannya di Reykjavík sebagai hub utama penerbangan transatlantik. Guna memuluskan langkah ini, maskapai pun melakukan sejumlah langkah, mulai dari menurunkan biaya operasional atau biaya tiket. Dari sinilah cikal bakal Icelandic Airlines sebagai pelopor maskapai LCC jarak menengah dan jauh bermula.

Dibantu dengan promosi serta penguatan brand sebagai maskapai LCC jarak jauh, pamor Loftleiðir Icelandic melesat dengan cepat, utamanya di kalangan wisatawan muda dari Eropa ke Amerika Utara dalam penerbangan transatlantik, termasuk mantan Presiden AS Bill Clinton dan ibu negara Hillary Clinton.

Baca juga: Jóhanna Sigurðardóttir – Mantan Pramugari yang Sukses Menjadi Perdana Menteri Islandia

Sayangnya, kisah maskapai Loftleiðir Icelandic harus berakhir pada tahun 1979, usai merger dengan kompetitornya, Flugfélag slands, untuk membentuk Icelandic Airllines atau Icelandair.

Meski begitu, Icelandair tetap menjadikan penerbangan transatlantik sebagai fokusnya dengan mengusung segmen LCC jarak menengah dan jauh. Maskapai itu juga fokus melayani penerbangan charter ke Antartika, yang basis perusahaan atau tim penelitinya berasal dari negara-negara Nordik, tak jauh dari Islandia.
























Begini Ternyata Cara Isi Air Toilet di Bus AKAP

Bus antar kota antar provinsi (AKAP) atau pun pariwisata banyak yang dilengkapi dengan toilet di dalamnya. Toilet biasanya berada di bagian belakang kabin atau bus dengan deck tinggi berada di bagian tengah dekat tangga. Tetapi biasanya letak toilet ini pun tergantung dengan permintaan PO bus ketika memesannya ke karoseri.

Baca juga: Airavat, Bus AKAP dengan Fasilitas Mini Bar dan Toilet Kering

Biasanya toilet dilengkapi dengan toilet duduk, wastafel, cermin, ember dan semprotan air. Selain itu toilet ini hanya digunakan untuk buang air kecil bukan untuk buang air besar. Namun pernahkah Anda berpikir air toilet ini berasal darimana? Tenyata air ini berasal dari penyimpanan atau tandon yang posisinya berada di belakang toilet.

“Itu diisi, jadi ada tandon airnya. Ada juga permintaan customer air AC dibuang ke tandon, tapi kalau standar Adiputro dipisah air AC dan air toilet,” ujar Supervisor Finishing Bus Karoseri Adiputro Yohan Setiawan yang dikutip KabarPenumpang.com dari kompas.com.

Kapasitas tandon ini sekitar 25 liter dan Yohan menjelaskan, jika air habis, maka akan diisi kembali ketika bus semarang berhenti atau beristirahat. Untuk sistem pembuangannya, toilet bus akan langsung ke jalan raya.

“Ada juga yang pakai septic tank, tapi standarnya tidak ada. Semua bus sekarang pada minta langsung ke bawah, kalau pakai septic tank baunya masuk ke kabin,” kata Yohan.

Oleh karena itu, toilet yang ada di kabin hanya bisa digunakan ketika bus sedang berjalan. Selain itu, penumpang hanya boleh buang air kecil, sehingga tidak meninggalkan kotoran dan terjatuh di jalanan.

Baca juga: Meski Ada Perubahan Jadwal, Kereta Jarak Jauh Harus Tetap ‘Berhenti’ dan Isi Air ke Gerbong

Ini jadi mengingatkan dengan kereta api yang juga menggunakan air untuk digunakan di toilet. Nah apakah sama? ternyata tidak jauh berbeda. Kereta api juga memiliki tandon di bagian atas gerbong yang mampu menampung sekitar 60 liter air untuk dua tandon. Biasanya diisi ketika kereta berhenti lama di salah satu stasiun seperti di Cirebon atau stasiun besar lainnya.
























Begini Cara Agar Terhindar dari Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

Beberapa hari lalu kabarpenumpang.com menerima informasi dan membuat artikel soal kecelakaan kereta api dengan kendaraan lainnya di perlintasan. Dan itupun hampir setiap hari berturut – turut.

Baca juga: Terobos Palang Pintu. Truk Nyeruduk Kereta Api Lokal Cepu di Perlintasan Lamongan, Begini Kronologinya 

Kecelakaan terjadi di perlintasan tanpa palang pintu maupun yang berpalang pintu. Banyak dugaan antara kelalaian petugas palang pintu maupun pengendara kendaraan bermotor yang tak mengindahkan aturan saat melintasi rel kereta api. Padahal kalau paham aturan untuk nelintasi rel kereta api baik yang berpalang pintu maupu yang tidak, terjamin keselamatannya dan terhindar dari bahaya tertabrak kereta api.

Nah, dari kejadian yang terjadi bahwa semua orang ingin selamat diperjalanan hingga ditempat tujuan. Kabarpenumpang.com akan membagikan tips kepada semua pengendara saat melintasi perlintasan kereta api baik ada palang pintu maupun tidak:

Untuk pejalan kaki jika ingin menyeberang rel kereta api biasakan untuk tengok kiri – kanan – kiri sebelum menyeberang. Ini dilakukan untuk menyeberang di rel single maupun double track. Jika tidak ada kereta yang melintas, baru dipersilakan untuk menyeberang

Untuk kalian yang menggunakan kendaraan roda 2 atau lebih, saat melintasi perlintasan kereta api harap untuk berhenti terlebih dahulu dengan jarak 50 – 100 meter dari rel. Pastikan tengok kiri – kanan – kiri terlebih dahulu. Di sarankan untuk tidak menggunakan pengeras suara di kuping, mendengarkan lagu bahkan menelepon. Atau jika ada orang yang mengatur di perlintasan, ikuti arahannya. Kalau semua aman baru boleh melintas.

Bagi kendaraan yang melintasi rel kereta api dengan palang pintu, ini sangat rentan. Karena banyaknya pengendara yang menerobos palang pintu walaupun pintu sudah tertutup. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, jika sirine perlintasan berbunyi dimohon untuk berhenti walaupun palang pintu belum tertutup. Ini guna menghindari angka kecelakaan kendaraan saat diperlintasan berpalang.

Baca juga: Tak Bisa Berhenti Seketika, Ternyata Sistem Pengereman Kereta Dipengaruhi Banyak Faktor

Dari beberapa tips tersebut ini mengacu pada Pasal 114 UU LLAJ, diatur bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai di tutup dan atau ada isyarat lain. Dan jika tidak ada palang pintu, cukup melihat tanda STOP dan pengendara diwajibkan berhenti sebentar guna mengecek apakah ada kereta api yang melintas atau tidak. (PRAS – Cinta Kereta Api)

KA BIAS Akan Perpanjang Rute Sampai Wonogiri, Ini Kata Jenderal Perkeretaapian

KA Bandara Internasional Adi Sumarmo (BIAS) merupakan kereta bertenaga diesel (KRD) yang melayani rute Solo Balapan sampai dengan Bandara Adi Sumarmo. KA ini melayani angkutan penumpang bagi yang hendak bepergian ke bandara melalui jalur udara. KA BIAS ini melayani 3 kali perjalanan pulang pergi dengan waktu tempuh hanya 20 menit.

Baca juga: Kamboja Punya Kereta Bandara yang Unik, Mirip Railbus Batara Kresna di Solo

Ada kabar mengenai KA BIAS ditengah diskusi dengan Jendral Perkeretaapian, Zulkifli saat webinar berlangsung mengatakan bahwa nantinya KA BIAS akan perpanjang rutenya, yang semula di Stasiun Solo Balapan hingga menuju Stasiun Wonogiri. Hingga saat ini alasan diperpanjang rute KA BIAS sampai dengan Stasiun Wonogiri karena usulan dan harapan warga setempat agar memudahkan jika ingin pergi ke bandara. Karena saat ini warga baru bisa naik KA Batara Kresna dari rute Wonogiri – Purwosari lalu pindah dengan KRL menuju Solo kemudian pindah lagi dengan KA BIAS.

Zulkifli menambahkan dalam rencana ini nantinya ada dua penambahan perjalanan KA BIAS rute Wonogiri – Solo Balapan – Bandara Adi Sumarmo yaitu pagi dan sore. Kemudian stasiun pemberhentian yang dilewati tidak seperti KA Batara Kresna berhenti tiap stasiun, KA BIAS hanya berhenti di Wonogiri, Solo Kota dan Purwosari. Namun penumpang tak perlu khawatir, rute Adi Sumarmo sampai dengan Klaten masih tetap beroperasi. Jadi nantinya ada 2 rute yang melayani KA BIAS, tujuan Klaten dan tujuan Wonogiri.

Diharapkan dengan diperpanjang rute ini, masyarakat bisa dengan mudah melakukan perjalanan menuju bandara dengan akses menggunakan KA BIAS yang telah terintegerasi. Serta penumpang lebih mudah mengatur waktu saat keberangkatan dari stasiun awal menuju bandara ataupun sebaliknya, tanpa harus pindah kereta. (PRAS – Cinta Kereta Api)