Mengesankan Horor dengan Memperlihatkan Lorong Gelap dan Dingin, Inilah Pintu Masuk Stasiun Kokudō

Kereta api di Jepang menjadi salah satu destinasi pilihan pelancong baik lokal maupun mancanegara. Hal ini kemudian membuat Jepang memberikan pelayanan terbaik mereka di stasiun atau pada armada keretanya. Namun bagaimana ketika Anda sendirian dan akan naik kereta harus melintasi jalan yang cukup membuat kesan horor saat menuju ke stasiun?

Baca juga: Tak Hanya Satu, Ada 4 Stasiun MRT Singapura yang Terkenal Angker

Mungkin Anda tidak ingin bepergian sendiri. Tetapi saat berada di kota Yokohama dan ingin naik kereta, Anda harus menyusuri jalur yang memberikan kesan horor sebelum tiba di stasiun. Dilansir KabarPenumpang.com dari soranews24.com (17/4/2022), jalur horor tersebut diunggah oleh akun Twitter @Kanagawa_unique.

Di mana pengguna akun tersebut membagikan video jalur horor menuju ke Stasiun Kokudō dari Jalur Tsurumi di Yokohama, Kanagawa. Pasti Anda bertanya mengapa ini terkesan horor? Dalam video memperlihatkan, pintu masuk utama ke stasiun seperti lorong dingin dan gelap.

Ini sering disebut masyarakat sekitar “Pintu Masuk Timur,” tetapi yang benar adalah “Pintu Masuk Barat”. Dalam tweetnya @Kanagawa_unique menjelaskan, bahwa pintu masuk secara teknis tidaklah resmi. Meski begitu pintu tersebut terhubung dengan stasiun kereta api dan masyarakat Yokohama selalu memanfaatkannya.

Pada postingannya itu, @Kanagawa_unique juga menyebutkan kemungkinan besar pintu tersebut dulunya digunakan sebagai pintu belakang oleh para pebisnis. Karena adanya jalur ini dan pengguna kereta yang bukan penduduk Yokohama pun angkat bicara di postingan tesebut dengan memberikan berbagai reaksi.

“Apakah ini benar-benar Jepang?” tulis seorang warganet.

“Saya sangat berharap mereka melestarikannya seperti ini. Rasa misteri,” kata warganet lainnya.

Mereka juga ada yang kaget bahwa video itu memperlihatkan celah masuk. Tak hanya itu, warganet lainnya juga mengatakan, bahwa Stasiun Kokudō sendiri cukup aneh. Yang lainnya mengungkapkan penasarannya dengan bertanya apakah pintu masuk stasiun itu memerlukan kartu pembayaran kereta seperti stasiun lainnya.

Baca juga: Legenda Kereta Hantu Manggarai, Antara Fakta dan Mitos

“Yang dibutuhkan hanyalah pintu putar untuk membuatnya terasa seperti monster SCP Jepang,” ujar warganet.

“Sepertinya tempat kamu akan menemukan informasi berharga dalam sebuah game,” tambah yang lainnya.

Kenapa Pintu Kokpit Terbuka Sebelum Pesawat Lepas Landas? Ini Jawabannya

Mustahil bagi penumpang pesawat melihat secara jelas bagian dalam kokpit selama dalam penerbangan. Tetapi, sebelum lepas landas, tepatnya sebelum pintu utama ditutup atau selama boarding, maskapai manapun pasti membiarkan pintu kokpit terbuka dan ini sudah menjadi prosedur standar sebuah penerbangan. Apa alasannya?

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Pintu Kokpit Cegah Pembajakan? Berikut Ulasannya

Sebelum peristiwa serangan 11 September 2001 atau lebih dikenal 9/11, produsen pesawat dunia telah berjuang membuat kokpit senyaman mungkin sebagai elemen pendukung kinerja kru. Namun, pasca serangan tersebut, perubahan drastis terjadi.

Tak hanya harus dalam keadaan tertutup, pintu kokpit juga diwajibkan harus dalam keadaan terkunci. Hal itu sebagai salah satu cara untuk mencegah atau mungkin memperlambat tindak terorisme terhadap kru kokpit.

Selang beberapa bulan, komponen pintu kemudian diperkuat dengan tambahan logam. Logam dinilai mampu menahan pintu dari serangan. Namun, setahun setelahnya atau pada 2002, seorang penumpang masih bisa menembus pintu kokpit dan meneror kru, sebelum akhirnya ia tewas setelah kepalanya dikapak oleh pilot.

Sadar peluang tindak kejahatan masih mengintai kru kokpit, regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (FAA) akhirnya mendorong penggunaan pintu kokpit anti peluru, sebagai pelengkap aturan kokpit harus selalu dalam keadaan terkunci.

Selama bertahun-tahun, kebijakan pintu kokpit harus dalam keadaan terkunci serta kemampuan yang ditingkatkan, seperti anti peluru dan mampu menahan serangan, diklaim berhasil menurunkan tindak terorisme atau pembajakan pesawat.

Akan tetapi, berbeda dengan prosedur saat pesawat berada di udara, selama boarding, pintu kokpit justru dibiarkan terbuka tanpa ada kekhawatiran pembajakan oleh teroris. Lantas, kenapa pintu kokpit dibiarkan terbuka selama boarding dan meningkatkan peluang terjadinya pembajakan pesawat?

Dilansir Simple Flying, secara umum, pintu kokpit harus dalam keadaan terbuka sebelum pesawat lepas landas didasari kebutuhan pilot dan kopilot untuk keluar masuk kokpit, seperti mengecek prosedur boarding oleh kru kabin, berkomunikasi dengan teknisi, staf pengisian bahan bakar Avtur, serta petugas lainnya yang berkepentingan.

Sebelum pesawat beroperasi, teknisi melakukan serangkaian pemeriksaan vital. Karenanya, ia harus berkomunikasi dengan pilot dan kopilot sebelum akhirnya memberikan persetujuan laik terbang. Petugas pengisian bahan bakar akan memberikan semacam slip untuk mengkonfirmasi jumlah bahan bakar yang diisi.

Kru kabin juga harus berkomunikasi dengan pilot selama boarding sebelum menyerahkan daftar dan jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat.

Manifes penumpang ini bahkan bisa saja terjadi perubahan di detik-detik akhir jelang keberangkatan mengingat ada saja penumpang yang telat, membatalkan penerbangan, pindah kelas penerbangan, dan lain sebagainya.

Baca juga: Kenapa Pintu Kokpit Harus dalam Keadaan Terkunci dan Anti Peluru? Berikut Ulasannya

Setelah pilot dan kopilot puas dengan berbagai informasi yang dibutuhkan dan setelah seluruh persiapan penerbangan rampung, mereka akan meminta kru kabin untuk menutup pintu pesawat, pushback, dan lepas landas atas izin dari petugas ATC.

Selama dalam penerbangan, pintu kokpit hampir pasti lebih banyak dalam keadaan tertutup. Meski begitu, ada kalanya pintu kokpit dibuka, seperti pergantian shift pilot saat dalam penerbangan jarak jauh, pilot atau kopilot pergi ke toilet, menyantap makanan atau minuman, dan lain sebagainya. Ini juga melalui prosedur yang ketat untuk mencegah tindak terorisme.

Banyak Sambungan, Inilah Beragam Tools Yang Mengaitkan Antar Gerbong Kereta

Pernahkah terlintas di benak Anda bagaimana satu rangkaian kereta api bisa saling terhubung satu sama lain? Atau ketika lokomotif melakukan pengereman, gerbong-gerbong yang ditariknya tidak  pernah menyundul bagian depannya? Tentu semuanya telah diperhitungkan secara matang dan digabungkan dengan penggunaan alat yang mumpuni. Nah, kira-kira apa saja ya peralatan yang ada di sambungan kereta?

Baca Juga: Ada Palu Pemecah Kaca di Kendaraan Umum, Tahukah Cara Menggunakannya?

Berikut KabarPenumpang.com sarikan sejumlah alat yang dapat Anda temukan di sambungan kereta, dihimpun dari sejumlah sumber.

Alat Tolak-Tarik

automatic coupler

Sesuai dengan namanya, alat ini berfungsi sebagai alat tarik pada saat rangkaian kereta api ditarik lokomotif, dan berfungsi sebagai alat tolak pada saat kereta atau gerbong didorong oleh lokomotif. Nah, alat tolak-tarik ini sendiri memiliki dua varian, yaitu bercelah dan tanpa celah. Salah satu alat tolak-tarik yang pernah digunakan oleh perkeretaapian Indonesia adalah ganco.

Ganco merupakan alat tolak-tarik bercelah berbahan baja yang dibuat oleh Balai Yasa. Namun, kehandalan dari alat ini relatif rendah mengingat banyaknya kasus rangkaian yang putus. Biasanya, rangkaian terputus karena beban yang ditarik terlalu berat padahal jarak antar gerbong tidaklah terlalu jauh (tidak tegang).

Seiring berkembangnya teknologi, banyak kereta di Indonesia yang kini menggunakan Automatic Coupler, dimana proses penyambungan dua gerbong hanya dilakukan dengan cara menempelkan ujung gerbong dengan gerbong lainnya, dan sambungan telah terjadi. Guna mencegah benturan keras yang terjadi antara dua gerbong, ditambahkan bantalan khusus yang terbuat dari karet pada bagian belakang Automatic Coupler. Gesekan yang terjadi antara dua gerbong ini lama kelamaan akan menggerus bantalan tersebut dan diperlukan bantalan baru untuk menunjang kenyamanan penumpang.

Rantai Pengaman

Rantai Pengaman

Jika ada rangkaian yang terputus, maka rantai pengaman berperan sebagai alat keselamatan tambahan. Rantai ini banyak dijumpai pada gerbong yang masih menggunakan alat tolak-tarik ganco. Namun karena kereta api pada saat ini telah banyak menggunakan Automatic Coupler, maka kehadiran rantai pengaman pun sudah semakin jarang ditemui.

Sambungan Pengereman

Rantai Pengaman


Alat pengereman pada kereta ini harus tersambung dengan baik, mulai dari lokomotif hingga gerbong terakhir pada rangkaian. Sambungan ini terbuat dari karet yang pada bagian ujungnya terbuat dari besi, agar memaksimalkan daya sambung pada gerbang selanjutnya. Guna memaksimalkan performa sistem pengereman, sambungan-sambungan ini harus kedap udara.

Baca Juga: Ibarat “Sedia Payung Sebelum Hujan,” Jangan Sepelekan Kotak P3K di Kendaraan

Sambungan Listrik
Setiap gerbong membutuhkan tenaga listrik untuk menghidupkan kipas, lampu, dan lain-lain.  Untuk mencegah kejadian konslet, maka panel listrik yang terdapat di ujung gerbong dilindungi oleh sebuah box, alih-alih terkena air hujan atau gangguan lain yang memungkinkan terjadinya konslet.

Stasiun Bangil, di Masa Lalu Dioperasikan Dua Operator Kereta Api

Stasiun Bangil merupakan stasiun paling timur di Daerah Operasional 8 Surabaya yang juga stasiun kereta api kelas I. Stasiun ini terletak di Pongar, Bangil, Pasuruan dengan relasi kereta lintas Bangil menuju Sidoarjo. Selain itu juga stasiun yang berada diketinggian +9 mdpl tersebut memiliki keistimewaan yakni terletak di persimpangan Jalur Surabaya-Malang yang diresmikan 20 Juli 1879.

Baca juga: Jalurnya Pernah di Bom, Ini Sejarah Panjang Stasiun Padalarang

Sebagaimana KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, Stasiun Bangil memiliki sejarah panjang hingga keberadaannya saat ini. Sejarahnya adalah diresmikan oleh Staatsspoorwegen (SS) pada 16 Mei 1878 bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Surabaya–Pasuruan. Di mana jalur tersebut adalah jalur kereta api pertama yang dimiliki perusahaan itu.

Menjadi salah satu stasiun besar di Pasuruan, Stasiun Bangil memiliki depo lokomotif. Sayangnya, bangunan yang ada saat ini sudah tidak terlihat asli kecuali bagian kanopi dan depo lokomotif yang tak lagi digunakan. Ini karena, dalam beberapa catatan sejarah, bangunan asli Stasiun Bangil telah dijatuhi bom melalui serangan udara dalam serangkaian Agresi Militer Belanda I di wilayah Pasuruan–Sidoarjo.

Sehingga kemungkinan besar Stasiun Bangil saat ini dibangun ulang oleh Djawatan Kereta Api setelah Agresi dan bisa kembali beroperasi seperti sedia kala. Di masa lampau tepatnya dalam peta lama yang terbit tahun 1910, Stasiun Bangil dilalui dua operator kereta berbeda.

Dari arah utara yakni kereta-kereta yang berangkat dari Surabaya dioperasikan oleh SS menuju ke Malang dan kota lain di sebelah timur. Sedangkan dari arah barat, kereta-kereta yang melintas dioperasikan Modjokerto Stoomtram Maatschapij.

Kereta ini menghubungkan Mojokerto dengan Bangil yang melintasi Bangsal, Mojosari, Noro dan Pandaan. Pada masa lalu, kereta-kereta yang beroperasi masih menggunakan mesin uap. Ini terlihat di ujung peron masih ada pompa air yang berfungsi menyuplai air ke kereta.

Ketika beroperasi di masa Kolonial Belanda, harga karcis alias tiket kereta masih menggunakan Gulden yang adalah mata uang Negeri Kincir Angin. Tarif kelasnya pun bervariasi yakni untuk Kelas 1 (Eksekutif) 1,90 Gulden, Kelas 2 (Bisnis) 1,30 Gulden dan untuk Kelas 3 (Ekonomi) 0,64 Gulden.

Stasiun Bangil memiliki delapan jalur kereta api ditambah dua jalur menuju gudang yang letaknya di sebelah barat daya stasiun. Di mana jalur 2 adalah sepur lurus dari dan ke arah timur (Jember – Banyuwangi), jalur 3 adalah sepur lurus arah selatan (Malang–Blitar–Kertosono) dan barat (Surabaya), serta jalur 6–8 merupakan jalur parkir rangkaian KA angkutan BBM.

Baca juga: Menipu! Terdengar Sangat “Eropa,” Padahal Stasiun ini Terletak di Jawa Timur

Per 21 Mei 2010, sistem persinyalan stasiun ini telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik berbasis kontrol logika terprogram (Programmable Logic Controller, PLC) buatan Len Industri, yaitu Sistem Interlocking Len generasi ke-2 (SIL-02).

Rindu ke Stasiun? Nikmati Tur Virtual dari Greater Anglia di Inggris

Masih belum berani bepergian dengan moda transportasi umum tapi rindu mengunjungi stasiun? Mungkin dengan tur virtual bisa mengobati kerinduan Anda. Di Inggris, bagi Anda yang ingin mengikuti tur online berbasis web ini, menawarkan pilihan autopilot atau manual bagi calon penumpang saat menavigasi stasiun.

Baca juga: Japan Rail Fair Mengajak Ikut Menikmati Perjalanan Kereta Virtual

Pengguna teknologi dapat memilih lokasi di dalam stasiun yang ingin mereka lihat dan secara otomatis akan dipandu ke sana atau Anda bisa memilih untuk mengklik halaman sendiri. KabarPenumpang.com merangkum dari railway-technology.com (12/4/2022), ada peta interaktif yang memungkinkan pengguna untuk melihat tata letak stasiun secara keseluruhan, serta mengklik tautan untuk menavigasi area tertentu di stasiun.

Platform ini bertujuan untuk meningkatkan jaminan terkait dengan aksesibilitas dan keselamatan umum penumpang di stasiun.

“Tur ini telah dirancang untuk mendukung perencanaan perjalanan, memberi pelanggan gambaran yang lebih jelas tentang stasiun sebelum mereka melakukan perjalanan dan mengurangi kecemasan tentang bagaimana mereka akan berkeliling dari tempat parkir ke peron ke bandara,” kata juru bicara Greater Anglia.

Tur ini menggunakan teknik fotografi 360 derajat, foto udara dan peta interaktif untuk menemukan fasilitas pelanggan. Teknologi ini juga mencakup area publik lainnya di stasiun yang meliputi pintu masuk, toilet, meja layanan pelanggan atau kantor tiket, peron, lift, tempat parkir mobil, kafe dan area drop off.

Ada pemandangan udara dari tempat parkir mobil, parkir sepeda, halte bus dan pangkalan taksi ataulokasi penurunan, sementara paving taktil yang bertekstur paving di tepi platform, titik pertemuan perjalanan dapat dilihat di menu drop-down.

“Ini memberi Anda pengalaman paling dekat dengan secara fisik berada di sana. Pelanggan dapat meluangkan waktu untuk melihat-lihat tanpa tekanan perjalanan yang sebenarnya. Ini memberi orang panduan visual dan tur lisan melalui stasiun. Ini memberdayakan bagi pelanggan karena memungkinkan mereka untuk memutuskan apa yang bukan penghalang untuk perjalanan mereka daripada diberi tahu apakah ada sesuatu yang dapat diakses atau tidak,” jelas juru bicara itu.

Ada panduan adegan lisan dengan teks tertutup di halaman beranda dan widget aksesibilitas yang memungkinkan pengguna mengubah opsi tata letak yang mencakup ukuran font besar, kontras tinggi, atau transkripsi audio. Perencanaan perjalanan yang terinformasi adalah kunci bagi beberapa penumpang dan fitur-fitur ini berguna untuk alasan ini.

Menerapkan teknologi tur virtual dalam kaitannya dengan stasiun kereta api melibatkan banyak tantangan. Greater Anglia mencari penyedia untuk mengadaptasi teknologi yang akan digunakan di lingkungan stasiun yang dinamis dan beragam sambil membuatnya dapat diakses.

Stasiun harus difilmkan pada waktu tenang di mana hanya ada beberapa pelanggan yang menggunakannya. Ini penting untuk memastikan kejelasan dalam kaitannya dengan memastikan penumpang mendapatkan gambaran rinci tentang lokasi di dalam stasiun. Selain itu, izin untuk rekaman udara diperlukan.

Greater Anglia and Virtual Tours Experts mengatasi kendala teknis untuk membuat teknologi dapat digunakan pada platform seperti perangkat seluler dan juga komputer.
Tur virtual dapat sangat berguna bagi pelanggan penyandang disabilitas untuk memeriksa seberapa mudah akses perjalanan mereka.

Baca juga: Singapura Hadirkan Tur Virtual Untuk Mudahkan Pelancong

Panel Aksesibilitas Greater Anglia terdiri dari sekelompok pelanggan penyandang disabilitas yang bertemu secara teratur dengan perusahaan untuk berbagi umpan balik terkait proyek tersebut. Para anggota telah berbagi dukungan mereka untuk ide tur virtual di seluruh.

Mudahkan Pelancong Mancanegara, Jepang Ganti Toilet Jongkok Menjadi Gaya Barat

Menjadi destinasi yang banyak dikunjungi pelancong mancanegara, Jepang mulai merubah banyak hal untuk memudahkan. Salah satunya adalah toilet yang tadinya tradisional alias toilet jongkok menjadi toilet duduk bergaya barat.

Baca juga: Wow, Toilet Umum di Jepang Dibuat Transparan

Toilet ini dirubah karena banyak pelancong mancanegara yang belum terbiasa dengan gaya Jepang. Dilansir KabarPenumpang.com dari laman scmp.com, para pelancong itu bingung menggunakan toilet jongkok dan bahkan menghindarinya sebagi hal yang tidak sehat.

Pemerintah Jepang mempromosikan modernisasi toilet menjelang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo tahun 2020 kemarin. Sebanyak empat ribu toilet umum ada di destinasi dan sebuah survei dilakukan oleh Badan Pariwisata Jepang tahun lalu menunjukkan 58 persen dari mereka adalah gaya Barat dan 42 persen adalah tipe jongkok.

Karena agensi percaya bahwa permintaan toilet gaya Barat tinggi di antara pengunjung asing, agensi mulai menawarkan subsidi kepada pemerintah daerah untuk merenovasi toilet tradisional Jepang di tempat umum pada tahun 2017, menanggung sepertiga dari total biaya, termasuk biaya untuk memasang papan tanda multibahasa dan ilustrasi.

Di Nagoya, Jepang tengah, Walikota Takashi Kawamura meluncurkan rencana Juni lalu untuk mengganti semua toilet umum bergaya Jepang di taman, stasiun kereta bawah tanah dan fasilitas lain yang digunakan oleh kota dengan yang bergaya Barat.

“Saya ingin kota Nagoya memiliki toilet paling keren di dunia,” kata Kawamura.

Untuk diketahui, sekitar separuh toilet umum yang digunakan wisatawan di kota berpenduduk 2,3 juta jiwa itu bertipe jongkok. Kota ini berencana untuk memprioritaskan modernisasi toilet di Istana Nagoya, tempat wisata yang populer, kata pejabat pemerintah kota.

Kyoto yang berada di “Rute Emas” menjadi populer karena menghubungkan Tokyo dan Osaka untuk pelancong. Tak hanya itu, Kyoto juga merenovasi toilet tradisionalnya tetapi juga mengajari pengunjung tentang cara menggunakan tipe jongkok dengan menempelkan stiker ilustrasi dan menjelaskan dalam beberapa bahasa termasuk Inggris dan Cina.

Baca juga: Toilet Alam di Stasiun Itabu, Jadi yang Paling Luas di Dunia

Situs web kota Kyoto juga menawarkan “peta toilet umum” yang menunjukkan lokasi toilet bergaya Jepang, bergaya Barat yang dapat digunakan oleh penyandang disabilitas, orang tua dengan bayi, atau lainnya. Meskipun gerakan “Westernisasi” toilet telah mendapatkan momentum di Jepang, banyak kota menghadapi kesulitan keuangan dalam memperbarui toilet mereka meskipun ada subsidi dari pemerintah pusat. Biayanya hingga beberapa juta yen untuk merenovasi seluruh bangunan toilet.

4 Menu Bersejarah Hadir dalam Penerbangan ‘Imajinasi’ Fokker 100 ‘PanAm Brasil’

Restoran berbasis pesawat kian menjamur. Di Brasil, tepatnya di Brasilia, sebuah pesawat Fokker 100 menawarkan berbagai menu bersejarah dalam penerbangan. Menariknya menu-menu tersebut setiap bulan berganti-ganti, sesuai dengan rute penerbangan mereka, sekalipun semua proses penerbangan tersebut hanyalah imajinasi belaka.

Baca juga: First Airlines, “Maskapai” Jepang dengan Penerbangan Virtual Reality Pertama

Dilansir Simple Flying, ide membuat restoran dari pesawat Fokker 100 bernama The Plane Experience itu muncul tanpa disengaja. Seperti biasa, di sela-sela aktivitasnya sebagai pekerja, salah satu pendiri Ricardo Espindola, juga aktif berkutat di gereja.

Setiap tahun, gereja tersebut menghadirkan pameran kuliner internasional. Pada tahun 2019, Ricardo, yang sangat tertarik dengan pesawat sejak usia dini, terpikir untuk menghadirkan mockup pesawat. Ia pun bermitra dengan Taty Osler untuk memuluskan idenya itu, dari sinilah cikal bakal The Plane Experience dimulai.

Disebutkan, sebuah tim yang terdiri dari beberapa orang membuat mockup Embraer E190 dan pada Agustus 2019 mockup tersebut digunakan di pameran kuliner internasional gereja. Rencananya, mockup tersebut akan kembali dibongkar setelah pameran. Namun, itu urung dilakukan. Mockup tersebut terus digunakan untuk memberikan pengalaman terbang bagi siapapun, dua kali dalam sebulan.

Entah bagaimana ceritanya, Ricardo dan Taty kemudian melirik pesawat Fokker 100 bekas Avianca yang mangkrak sejak tahun 2014, untuk disulap menjadi restoran sekaligus pengalaman terbang dalam imajinasi.

Pada bulan September 2020, Fokker 100 tersebut disumbangkan ke gereja untuk direnovasi menjadi restoran. Proses renovasi membutuhkan waktu satu tahun, meliputi renovasi total pada lantai, pemasangan kursi first class bekas pesawat Boeing 767 TransBrasil dan kursi Fokker asli, serta cat baru, interior maupun eksterior. Konfigurasinya di set semirip mungkin dengan penerbangan penumpang.

Baca juga: Maskapai Legendaris Pan Am Ternyata Sudah Terbang ke Jakarta Sejak 1960

Lama dinanti, di bulan Agustus 2021, restoran berbasis Fokker 100 tersebut pun lahir. Ketika itu belum menyandang nama The Plane Experience, melainkan menggunakan nama PanAm Brasil.

Akan tetapi, nama tersebut terkendala karena identik dengan maskapai legendari asal AS. Dari situ, barulah itu ditetapkan sebagai The Plane Experience sebagai nama maskapainya dan Clipper Golden Light sebagai nama pesawat.

Clipper Golden Light terbang dua kali dalam sepekan setiap Jumat dan Sabtu malam. Tujuannya setiap bulan berubah dan menunya pun ikut berubah mengkuti negara tujuan.

Selama bulan April, pesawat Clipper Golden Light dijadwalkan terbang (dalam khalayan atau imajinasi) ke Madrid, Spanyol, dan menu-menu yang disajikan pun adalah maskakan-maskapain Negeri Matador.

Di antara menu-menu tersebut, terdapat menu legendaris, Paella Marinera dan Spanish Torillas with Cured Meet.

Sebelum menyantap makanan di restoran ini, penumpang tetap menjalani penerbangan seperti pada umumnya. Sekalipun penerbangan hanya sebatas imajinasi, namun prosesnya tetap seperti penerbangan sungguhan, seperti dimulai safety demonstration dengan safety equipment sungguhan, suara yang menundakan pesawat sedang pushback, lepas landas, cruising, dan mendarat.

Baca juga: Eva Air Tawarkan Kencan Antar Penumpang ‘Jomblo’ Secara Acak di Udara, Tiket Ludes dalam Sekejap

Usai lepas landas dan tanda mengenakan seat belt sudah padam, penumpang akan disuguhi setiap menu yang sudah dipesan. Saking sungguhannya, terkadang, penumpang juga diajak merasakan sensasi turbulensi meskipun sekali lagi ini hanyalah drama.

Selain melayani penumpang makan dan minum sambil merasakan sensasi penerbangan khalayanan, The Plane Experience juga menjalankan sejenis program amal, dimana sekitar 300-400 anak-anak yang belum pernah naik pesawat, berkunjung, menikmati suasana berada di dalam pesawat, sampai bercita-cita menjadi seorang dirgantarawan, salah satunya pilot.

Kereta Cepat Jakarta Bandung Capai Tahap Akhir. Kira – kira Berapa Harga Tiketnya?

Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) sudah mencapai tahal akhir. Uji coba akan dilakukan saat berlangsungnya momen G20 mendatang. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan proyek KCJB juga turut mendukung saat acara G20 pada november mendatang.

Baca juga: Ini Dia Penampakan Nomor Kereta Ukur Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang Akan Dikirim ke Jakarta

Tak hanya itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan Bandung-Jakarta memiliki jangkauan penumpang yang cukup besar. Presiden Direktur KCIC Dwiyana Slamet Riyadi, hasil riset Polar UI pada 2021 mengenai potensi penumpang dari Kereta Cepat Jakarta Bandung yang diperkirakan bisa mengangkut 30.000 penumpang harian.

Namun saat November 2022 nanti baru akan diuji coba pengoperasian kereta tersebut. Sudah mencapai 80 persen pengerjaan kereta cepat ini dilakukan. Bentangan jembatan dan terowongan juga hampir tahap penyelesaian. Menurut Rahadian Ratry selaku General Manager Corsec PT KCIC mengatakan sudah ada 13 terowongan yang berhasil tembus termasuk terowongan ke-4 yang berada di Purwakarta.

Percepatan pembangunan pun dilakukan pada titik konstruksi lainnya. Seperti pemasangan jalur rel (track lying) untuk penunjang operasional. Rencananya ada 11 rangkaian kereta yang akan dijalankan dijalur Jakarta – Bandung tersebut dengan kapasitas 600 penumpang ler rangkaiannya. Kecepatan yang dijalankan saat operasional kereta cepat yaitu 350 km per jam dengan jarak 142 km antara Stasiun Halim (Jakarta) sampai dengan Stasiun Tegalluar (Bandung). Waktu tempuh juga akan dicapai selama 45 menit.

Baca juga: Ridwan Kamil: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Lakukan Uji Coba November 2022 

Kereta cepat ini bisa dikatakan rampung atau sudah bisa mengangkut penumpang/masyarakat umum pada Juni 2023 dengan tarif yang berkisar Rp150.000 – Rp350.000 per orang dan memiliki tiga kelas dalam satu rangkaiannya. Tertarik mencoba? (PRAS – Cinta Kereta Api)

Kereta Peluru di India Mulai Beroperasi Tahun 2027

India, sebagai salah satu negara yang memiliki jaringan kereta api terbesar di dunia, sebentar lagi akan meluncurkan kereta peluru untuk mengangkut penumpang. Ini dikatakan oleh Ketua National High Speed ​​Rail Corridor (NHSRCL) Satish Agnihotri. Dia menyebutkan bahwa stasiun kereta peluru pertama di India berada di Surat.

Baca juga: Indian Railways Siap Luncurkan Kereta Berkecepatan Tinggi dari Varanasi, Kota Suci Bagi Umat Hindu

Stasiun ini akan diresmikan tahun 2023 dan uji coba akan dimulai pada tahun 2026. Kemudian, setahun kemudian atau tepatnya tahun 2027, kereta peluru pertama di India akan mulai beroperasi.

“Meskipun uji coba antara Surat dan Bilimora akan dilakukan pada 2026, kami akan memulai operasi kereta peluru di antara dua stasiun ini mulai 2027. Stasiun Surat diharapkan siap beroperasi pada September 2023,” kata Agnihotri.

Uji coba ini memiliki jarak sekitar 50 km antara Surat dengan Bilimora. Dilansir KabarPenumpang.com dari hindustantimes.com (14/4/2022), Pejabat NHSRCL mengatakan, pekerjaan sipil untuk stasiun kereta peluru sedang dilakuakn dengan kecepatan tinggi. Dalam pembangunan ini ada empat stasiun yakni Vapi, Bilimora, Surat dan Bharuch dari total 12 stasiun yang akan siap pada Desember 2024.

Selain pembangunan empat stasiun awal ini, akan ada jembatan sepanjang 237 km yang juga akan dibangun. Jembatan ini adalah jembatan layang jenis khusus yang terdiri dari serangkaian lengkungan, pilar atau kolom yang menopang rel atau jalan yang ditinggikan.

“Prioritas kami adalah menyelesaikan dan memulai operasi kereta peluru di rute ini. Pemeliharaan dan penyediaan teknologi terkini adalah komitmen dari Jepang,” kata Duta Besar Jepang, Satoshi Suzuki.

“Teknologi terbaru kami adalah E5 Shinkansen, namun kami menyediakan versi yang ditingkatkan dari teknologi ini dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan polusi di India. Gerbong kereta peluru akan antigempa,” tambah Satoshi.

Seorang pejabat NHSRLC mengatakan, pekerjaan konstruksi tiang pancang, pile cap, pondasi terbuka dan yang lainnya sedang berlangsing disepanjang 125 km. Depo Surat sudah terpancang 118 fondasi telah selesai dari 128 fondasi sedangkan Depo Sabarmati sudah dimulai pada 4 Februari kemarin.

Hub terminal penumpang di Sabarmati yang mengintegrasikan rel kecepatan tinggi, metro, bus rapid transit dan dua stasiun kereta api diharapkan selesai Agustus tahun ini.

“Untuk kereta peluru pertama, beberapa gerbong kereta akan dikirim sebagai gerbong lengkap dan sebagian lagi akan dirakit di India. Teknologi ini didasarkan pada sistem penghindaran kecelakaan yang mencakup persinyalan terbaru dan desain pelatih yang membuat kereta bebas dari kecelakaan,” kata Agnihotri.

Agnihotri mengatakan bahwa satu lakh orang akan dipekerjakan ketika pekerjaan sipil berlangsung hingga puncaknya, yang diperkirakan akan tercapai pada Juni.

“Proyek tersebut saat ini telah menyerap sekitar 20.000 tenaga kerja,” kata Agnihotri.

Namun, proyek tersebut menghadapi masalah karena masalah pembebasan lahan di Maharashtra. Total panjang rute ini adalah 508,17 km dan kecepatan operasional maksimum kereta peluru adalah 320 kpj. Seluruh rute kereta peluru Ahmedabad- Mumbai akan memiliki 12 stasiun dengan delapan di Gujarat dan empat di Maharashtra.

Baca juga: Dekat Perbatasan Cina-India, Kereta Peluru Pertama Mengular di Tibet

Stasiun di Maharashtra termasuk Mumbai (BKC), Thane, Virar dan Boisar. Sementara 98,7 persen dan 100 persen tanah telah diperoleh masing-masing di Gujarat dan Dadra & Nagar Haveli, hanya 68,7 persen yang telah diperoleh di Maharashtra.

Simulator Shinkansen E5 Hadir di Hotel, Untuk Mencobanya Pengunjung Bisa Menginap atau Makan Siang

Orang awam mengendarai kereta peluru berkecepatan tinggi? Ini mungkin adalah sebuah hal yang mustahil. Sebab, kereta peluru dikemudikan oleh seorang masinis yang sudah dibekali ilmu untuk mengoperasikan kereta tersebut.

Baca juga: Unik, Hotel di Tokyo Tawarkan Kamar Hotel Lengkap dengan Simulator Kereta Api

Namun, bagi Anda yang masih ingin mengemudikan kereta peluru, bisa merasakan sensasinya. Sebab, sebuah hotel di Tokyo, kini menghadirkan simulator kereta cepat shinkansen di lobinya. Hotel tersebut adalah Metropolitan Edmont di Iidabashi, Tokyo.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman timeout.com (12/4/2022), pengunjung dapat mengemudikan simulator shinkansen E5 di hotel tersebut hingga Maret 2023 mendatang. Simuator tersebut hadir untuk publik pertama dan pengunjung bisa menyesuaikan diri dengan kursi masinis.

Mesin ini memiliki warna pirus ikonik E5 dan hampir sebesar kokpit shinkansen E5 yang sebenarnya. Anda akan dapat menavigasi kereta di sepanjang rute pendek antara stasiun Oyama dan Utsunomiya dengan kecepatan 320 km per jam, kecepatan tertinggi untuk kereta komersial di Jepang.

Simulator tersebut dilengkapi dengan kursi pengemudi, pengukur, sakelar dan tuas asli. Selain sistem keamanan sinyal asli kereta DS-ATC, Anda juga dapat memeriksa speedometer, S-TIMS (Sistem Manajemen Informasi Kereta) dan informasi lainnya di tiga monitor.

Pengunjung yang akan menggunakan simulator tersebut bisa memilih waktu lima menit atau sepuluh menit. Dalam pilihan lima menit, akan disertakan panduan di layar dan melakukan perjalanan rute pendek di antara stasiun.

Sedangkan jika memilih sepuluh menit atau tingkat menengah, maka memungkinkan Anda menavigasi kereta dari satu stasiun ke stasiun lain tanpa bantuan apa pun. Nah, untuk menikmati simulator ini, pengunjung harus menginap atau memesan makan siang prasmanan di hotel tersebut.

Prasmanan, tentu saja, lebih murah. Selain makan sepuasnya (mulai dari 3.300 untuk dewasa), Anda hanya perlu membayar tambahan 1.000 per grup untuk menikmati simulator selama 25 menit. Penawaran prasmanan saat ini tersedia setiap hari mulai pukul 11.30 hingga 14.30 (15.00 pada akhir pekan dan hari libur) hingga 15 Juli.

Baca juga: Indonesian Train Simulator, Rasakan Sensasi Menjadi Masinis Kereta Indonesia

Untuk diketahui, bahwa pengalaman shinkansen hanya dapat menampung empat grup per hari, jadi pesanlah sesegera mungkin. Bagi train otaku yang akan menginap semalam bisa menikmati pengalaman 40 menit di simulator E5. Kamar mulai dari 16.500 yen per malam termasuk sarapan. Pemesanan saat ini tersedia hingga 15 Juli.