Hari ini, 48 Tahun Lalu, Boeing 707 Pan Am 812 Jatuh di Bali, Tim SAR Butuh 3 Hari Menjangkau Lokasi

Tepat hari ini, 48 tahun lalu yang bertepatan dengan 22 April 1974, sejarah industri penerbangan global mencatatkan cerita kelam. Pan American (Pan Am), maskapai legendaris asal Amerika Serikat (AS) sebagai pelopor kelas ekonomi modern di penerbangan jarak jauh, mengalami kecelakaan naas pada Boeing 707 yang menewaskan 107 penumpang dan awaknya di Bali

Baca juga: Pan Am, Maskapai Pelopor Kelas Ekonomi Modern di Penerbangan Jarak Jauh

William Pierce, yang kala itu menjabat sebagai General Services Officer (GSO) AS dengan penempatan di Surabaya, ditugaskan untuk menyelidiki kasus tersebut. Maklum, dari 107 korban, diketahui 26 di antaranya adalah warga AS. Sisanya beragam, mulai dari Jepang, Australia, Perancis, Kanada, Jerman, Cina, India, Filipina, Denmark, dan Swedia.

William, seperti dikutip dari adst.org, bercerita bagaimana peran masyarakat Bali dalam mengevakuasi korban kecelakaan Boeing 707 Pan Am dengan nomor penerbangan 812 tersebut. Menurut kesaksiannya, militer AS dan FBI, sempat kesulitan untuk mencapai lokasi kejadian yang berada tujuh jam perjalanan dari pusat kota di Depansar. Alhasil, mereka (militer AS dan FBI) baru bisa mencapai TKP setelah 2-3 hari perjalanan.

Anehnya, dalam kondisi masih berupa hutan lebat dan dengan peralatan seadanya serta jalur yang sama, William menyaksikan sendiri masyarakat Bali berjibaku, menembus hutan hingga sampai lokasi kecelakaan Pan Am dalam tempo sekitar 12 jam.

Ia, bersama militer AS dan FBI kemudian bergabung dengan relawan lokal untuk mencapai lokasi. Meskipun rekor waktu tempuh oleh masyarakat lokal menuju TKP kecelakaan, tak mampu disamai, paling tidak tim berhasil sampai kurang dari satu hari perjalanan. Di situlah, dengan mata kepalanya sendiri ia melihat nyaris tak ada korban kecelakaan Pan Am di Bali dalam keadaan utuh.

Peristiwa kecelakaan Boeing 707 Pan Am 812 tentu saja menjadi catatan kelam AS. Mirisnya, catatan kelam itu hampir berjalan beriringan dengan sejarah manis maskapai. Menurut William Pierce, saat itu, Pan Am adalah satu-satunya maskapai non Indonesia yang diizinkan mendarat di luar Jakarta dengan frekuensi dua flight dalam seminggu. Tentu hal itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri sebelum kecelakaan naas merenggutnya.

Misteri jatuhnya pesawat Pan Am dengan nomor penerbangan 812 bermula pada 22 April 1974. Kala itu, pesawat trijet Boeing 707 hendak mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Sekitar 22.05 WITA, petugas ATC on duty, I Wayan Nuastha menerima kontak pertama dari Kapten Zinke, pilot pesawat Boeing 707-321B N446PA berjuluk Clipper Climax.

Tak lama berselang, petugas meminta Clipper menghubungi Pusat Pengawas Wilayah yang berfrekuensi 128,3, sebab tanggung jawab ATC hanya terbatas pada ketinggian 1.000 kaki. Zinke pun menyetujuinya dan berhasil melakukan kontak dengan Mulyadi, petugas yang berdinas.

Saat Capt. Donald Zinke sudah diizinkan mendatat pada pukul 22.27 WITA, pesawat Clipper Climax yang sudah menempuh 4 jam 20 menit perjalanan dari Hong Kong menuju Sydney itu diturunkan pada level 10 ribu kaki sambil meminta clearance di bandara. Percakapan itu tetap didengar Nuastha yang menyiapkan landasan dengan menyalakan semua lampu di sekitarnya. Namun lampu isyarat (rotating beacon) tidak menyala karena rusak.

Baca juga: Inilah 11 Perbedaan Maskapai Penerbangan Era 70-an dengan Sekarang

Pesawat kemudian terus dipandu oleh petugas ATC hingga di ketinggian 2.500 kaki. Anehnya, dari hasil investigasi, pilot mengaku belum melihat bandara. Padahal, dengan teknologi radar tercanggih di zamannya, seharusnya piot sudah melihat berikut runway. Tak lama berselang ATC dan pilot putus kontak. Pagi hari 23 April 1974 sebuah Cessna Angkatan Udara Republik Indonesia melaporkan melihat puing pesawat naas itu masih berasap di Gunung Tinga-tinga di Desa Patas, Gerokgak, Buleleng, Bali.

Dari hasil investigasi terhadap letak bangkai pesawat dan pemeriksaan tempat kejadian menunjukkan bahwa pesawat tidak mengalami kegagalan struktur sebelum jatuh. Ditetapkan bahwa keputusan belok kanan ke 263 derajat lebih cepat, yang didasarkan pada sinyal yang diberikan oleh salah satu Radio Direction Finder adalah penyebab pesawat meledak dan terbakar akibat menabrak gunung. Hal ini tentu aneh dan masih terus menjadi misteri mengingat Boeing 707 Pan Am saat itu adalah pesawat dengan radar tercanggih.

Teruji Selama Puluhan Tahun, Inilah Keunggulan dan Budaya Tinggi Kereta Api Jepang

Kereta api di Jepang saat ini menjadi sarana perjalanan yang signifikan bagi para penumpang terutama untuk perjalanan massal dan berkecepatan tinggi antara kota besar. Namun ternyata, ketika kembali ke 140 tahun lalu, ada sejumlah besar pengetahuan telah dikumpulkan untuk memastikan perkeretaapian berjalan dengan lancar di Jepang.

Baca juga: Simulator Shinkansen E5 Hadir di Hotel, Untuk Mencobanya Pengunjung Bisa Menginap atau Makan Siang

Dirangkum KabarPenumpang.com dari thelogicalindian.com (18/4/2022), dengan pengetahuan ini ada beberapa hal yang sudah dikumpulkan dari masa lalu hinga sekarang.

Kereta api Jepang paling tepat waktu
Sistem kereta api Jepang sangat legendaris karena ketepatan waktunya. Padalah selama jam sibuk penumpang ramai dan padat. Tak hanya itu jalur berkecepatan tinggi andalan Jepang yakni Tokaido Shinkansen telah beroperasi setengah abad tanpa ada satu pun tergenlincir atau tabrakan. Bahkan di tahun 2007 terjadi keterlambatan pun rata-rata hanya 18 detik sepanjang rute 514 km.

Sistem rel teraman
Tak hanya paling tepat waktu, jaringan shinkansen pun ternyata teraman secara global. Dengan nol kematian penumpang sejak kereta peluru mulai beroperasi pada tahun 1964, dan kecelakaan dalam bentuk apa pun sangat jarang terjadi.

Tim pembersih efisien
Dengan berbagai keandalannya, kereta juga dijamin sepi dan sangat bersih. Hanya butuh tujuh menit bagi tim pembersih yang sangat efisien untuk membersihkan setiap kereta. Tim diposisikan di peron saat kereta masuk untuk menghindari membuang waktu. Tidak ada tikungan yang terpotong saat membersihkan dan menyapu setiap mobil dengan kecepatan dan efisiensi yang luar biasa. Untuk pembersihan 17 gerbong kereta peluru ini dalam waktu kurang dari tujuh menit, petugas TISSEI berkali-kali menarik perhatian media internasional.

Stasiun kereta tersibuk di dunia
Sebuah labirin jalur perbelanjaan yang tak berujung, terowongan bawah tanah, dan lautan tubuh yang bergerak, Stasiun Shinjuku adalah tempat penduduk setempat yang berpengalaman tersesat secara teratur. Alasannya karena itu adalah stasiun kereta api tersibuk di dunia. Melayani hampir 3,6 juta penumpang setiap hari, stasiun ini begitu ramai sehingga pada tahun 2016 perusahaan East Japan Railway meluncurkan aplikasi baru yang dirancang khusus untuk berkeliling stasiun tunggal ini. Dari 51 stasiun yang paling banyak diperdagangkan secara global, Jepang adalah rumah bagi 45 stasiun, membuktikan sekali lagi bahwa ini adalah negara yang beroperasi dengan kereta api. Lima stasiun teratas adalah Shinjuku, Shibuya, Ikebukuro, Umeda (di Osaka), dan Yokohama.

Kereta terbalik berjalan terpanjang
Menurut situs web perjalanan Jepang, sekitar satu jam di luar Tokyo, orang akan menemukan Chiba, prefektur pantai yang sering diabaikan oleh orang-orang, tetapi dipenuhi dengan atraksi yang menarik. Ini juga merupakan rumah bagi Sistem Monorel Perkotaan Chiba, yang retro dan futuristik pada saat yang bersamaan. Di sini, kereta menggantung dari rel dan berjalan di sepanjang jalur 15,2 kilometer, menjadikannya sistem rel gantung terluas di dunia. Hampir tidak mungkin berjalan di bawah kereta ini tanpa merasa seperti akan jatuh di atas Anda.

Kereta khusus wanita di Metro
Ketika Anda memiliki kereta dan stasiun yang padat seperti Jepang, akan selalu ada individu oportunistik yang memanfaatkan jarak dekat untuk memenuhi tujuan yang tidak diinginkan. Sebagai cara untuk mencegah penjahat di kereta yang penuh sesak, sistem metro menerapkan gerbong khusus wanita selama jam sibuk (pagi dan sore hari selama hari kerja).

Rem otomatis untuk gempa
Bukan rahasia lagi bahwa Jepang adalah salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia. Namun berkat desain yang cerdik dan mata yang cermat terhadap detail negara, itu juga salah satu tempat yang paling aman dari gempa? Rumah-rumah dibangun di atas pangkalan bergerak khusus, sementara jaringan kereta api telah dilengkapi dengan mekanisme keamanan yang unik. Saat Shinkansen melesat ke seluruh negeri dengan kecepatan luar biasa, sistem pusat yang menghubungkan mereka semua dapat membekukan setiap satu dari mereka di jalurnya pada tanda pertama gempa bumi.

Baca juga: Gempa Jepang M 7,3, Teknologi Ini Bikin Kereta Shinkansen Berhenti Otomatis Sebelum Celaka

Jembatan kereta terpanjang di dunia
Dikenal sebagai Jembatan Seto Ohashi, struktur ini adalah rangkaian jembatan terhubung yang menghubungkan Prefektur Okayama di Honshu ke Prefektur Kagawa di Pulau Shikoku. Membentang sepanjang 9.368 meter (5,8 mil), jembatan ini terutama digunakan untuk mobil dan memiliki ruang untuk jalur Shinkansen.

10 Tips Hemat Pengeluaran Bepergian dengan Pesawat

Tiket kereta murah banyak dicari oleh para pelancong yang akan bepergian dengan pesawat. Bahkan mereka rela bangun tengah malam demi harga tiket yang lebih miring dari biasanya. Namun, ternyata untuk menghemat uang dalam penerbangan bukan hanya membeli tiket murah. Tetapi ada sepuluh hal berikut ini yang dikutip KabarPenumpang.com dari insider.com (17/4/2022) yang bisa membuat penumpang menghemat uang mereka.

Baca juga: Tips Agar Perjalanan yang Ditunda Menjadi Lebih Istimewa

Terbang dengan kelas bisnis
Lebih baik sebelum memesan kelas bisnis, Anda bisa membeli tiket kelas ekonomi dan meng-upgradenya di bandara. Biasanya memilih meningkatkan ke kelas bisnis di bandara harga yang didapat bisa lebih murah.

Beli air kemasan di bandara
Ini lebih baik dihindari, karena harganya lebih mahal. Lebih baik kalau Anda mengambil botol kosong dan mengisinya di air mancur atau tempat khusus mengisi ulang air minum. Selain itu Anda bisa meminta awak kabin mengisi botol ketika di dalam penerbangan.

Aturan makanan bandara
Banyak orang yang takut membawa makanan melalui Administrasi Keamanan Transportasi. Padahal itu cara yang bagus untuk menghemat uang. Biasanya makanan yang bisa dibawa adalah padat seperti sandwich. Beberapa restoran dan toko dekat petugas keamanan mengiklankan makanan yang disetujui TSA. Bila akan melakukan penerbangan internasional baiknya habiskan makanan langsung sebelum tiba di tujuan karena beberapa negara tidak mengizinkan makanan melewati bea cukai.

Bekukan cairan untuk menghindari pemeriksaan tas
Jika memiliki cairan yang lebih dari 3 ons, baiknya Anda membekukannya sehingga bisa melewati keamanan sebagai benda padat. Meski sedikit meleleh saat perjalanan ke bandara, seharusnya tidak menjadi masalah jika disimpan dengan benar.

Temukan penawaran online daripada toko bebas bea
Toko bebas bea biasanya menggugah penumpang di bandara. Tetapi bila tergiur maka penghematan tidak akan terjadi. Namun bila Anda ingin menghemat, bisa mencari di online dengan harga lebih murah.

Beli tiket beberapa hari
Ada tips untuk membantu menghemat anggaran pembelian tiket. Hari terbaik untuk membeli tiket adalah Selasa dan Rabu karena harga cenderung turun setelah dan sebelum akhir pekan. Jika Anda memiliki fleksibilitas, lebih baik melihat tanggal yang berbeda di kalender daripada mencari hari tertentu untuk terbang.

Pembelian onboard terlalu mahal
Banyak aturan dalam pesawat telah berubah di tengah pandemi virus corona, termasuk beberapa maskapai yang menangguhkan makanan panas selama penerbangan. Usahakan membawa bekal makanan dari rumah atau hotel sebelum boarding. Jika tidak, Anda harus membeli makanan ringan di pesawat, yang terlalu kecil untuk dianggap sebagai makanan dan sangat mahal.

Parkir mobil di bandara
Jika Anda tinggal jauh dari bandara dan memiliki banyak barang bawaan, menyetir sendiri mungkin tampak seperti pilihan termudah. Tetapi beberapa orang tidak menyadari betapa mahalnya parkir. Menjangkau keluarga atau teman untuk tumpangan jelas merupakan pilihan termurah, tetapi taksi biasanya masih lebih murah daripada membayar parkir tergantung pada lama perjalanan Anda.

Tukar uang
Mungkin di bandara tempat pertama Anda bisa menukar uang. Tapi ternyata itu adalah pilihan buruk jika menginginkan tarif bagus. Sebagian besar bank atau pusat perbelanjaan memiliki penukaran mata uang dengan harga lebih stabil. Jika Anda lupa, dapatkan cukup uang untuk taksi ke kota dan pergi ke bank lokal.

Baca juga: Hindari Biaya Bagasi Tambahan, Penumpang Bagikan Tips di TikTok Gunakan Bantal Leher

Pergi dengan maskapai yang sama
Jika Anda adalah pelanggan setia suatu maskapai atau kelompoknya dan membuka diri menjadi member. Biasanya akan ada poin yang bisa dikumpulkan dan ditukar untuk mendapatkan tiket, bagasi check in gratis, akses lounge hingga upgrade kelas.

10 Kesalahan Pelancong dalam Mengepak Koper

Dalam setiap liburan, Anda akan membawa pakaian dan barang lainnya yang dibutuhkan dalam wujud kemasan di dalam koper. Namun, apakah Anda sudah benar mengepak koper sebelum pergi? Bila belum, Berikut ini ada sepuluh kesalahan yang dilakukan orang saat mengepak koper yang dirangkum KabarPenumpang.com dari huffpost.com.

Baca juga: Tips – Mau ke Luar Negeri Saat Pandemi? Harus Siap dengan Rencana Cadangan

1. Tidak menggunakan daftar
Daftar barang yang dikemas sebelum perjalanan adalah hal yang penting agar tidak melupakan apa yang perlu dibawa. Baiknya sebelum bepergian, luangkan waktu untuk menulis kebutuhan dan memeriksa item yang akan di bawa. Sebab bila tidak ada daftar, ada kemungkinan barang penting terlupakan dan tertinggal.

2. Pakaian lipat
Ini sering kali jadi masalah orang yang akan bepergian. Bila sudah sering, maka akan tahu cara untuk melipat pakaian agar muat di dalam koper. Anda bisa menggunakan metode rolling atau menggulung pakain dan diikat dengan karet agar tetap kencang dan aman di dalam koper.

3. Batasan berat dan ukuran
Sebelum bepergian dan harus mengeluarkan biaya lebih karena barang bawaan melebihi berat yang ditetapkan. Baiknya cek ulang situs web maskapai untuk persyaratan ukuran dan dan menggunakan timbangan bagasi sebelum menuju bandara.

4. Membawa alas kaki berlebihan
Saat bepergian, kerap kali seseorang cenderung memasukkan banyak barang ke dalam koper. Bahkan terkadang membawa alas kaki lebih dari yang seharusnya. Jadi baiknya, tetapkan sepatu atau sandal yang akan di bawa dan jumlahnya tak lebih dari dua pasang agar lebih menghemat tempat.

5. Botol obat
Jika Anda seorang yang memang harus mengonsumsi obat-obatan, maka persiapkanlah dengan baik. Baiknya bawa secukupnya atau hitung berapa hari Anda pergi. Sehingga botol atau kotak obat Anda tidak harus semuanya di bawa.

6. Tas pakaian kotor
Setiap bepergian, Anda pasti akan memiliki pakaian kotor. Siapkan satu tas untuk menempatkan pakaian kotor agar tidak tercampur dengan pakaian yang bersih. Ini bisa di bawa, jika Anda tidak mencuci pakaian di tempat Anda menginap.

7. Pengepakan berlebihan
Ada banyak cara untuk menghindari overpacking yakni mengurangi pakaian atau memilih barang seperti celana jeans yang bisa dipakai beberapa kali sebelum dicuci. Bila memang ada yang dibutuhkan dan bisa dibeli di tempat tujuan, baiknya lakukan itu ketimbang kelebihan muatan.

8. Menyimpan dokumen dengan benar
Ketika bepergian, kemaslah dokumen di satu tempat. Seperti ketika vaksin diwajibkan dan kartu vaksin harus di bawa. Baiknya satukan kartu vaksin dengan kartu lainnya seperti SIM atau tanda pengenal lainnya. Jangan pernah satukan dengan paspor karena bisa terselip dan jatuh.

9. Ruang ekstra
Berlibur dan biasanya Anda akan membawa pulang suvenir. Jika tidak mau menambah bawaan selain koper, sebelum pergi sisakan ruang untuk suvenir.

Baca juga: Tips Penerbangan: Bahaya, Jangan Terlalu Banyak Muat Informasi di Label Koper Bagasi

10. Pengepakan menit terakhir
Banyak orang melakukan kesalahan dengan menyiapkan pengepakan di menit terakhir sebelum keberangkatan. Ini yang membuat muatan Anda berlebih dan banyak barang yang tidak diperlukan. Jadi, jangan pernah mengepak barang beberapa jam sebelum keberangkatan, tapi kemaslah beberapa hari untuk menghindari kelebihan muatan dan barang tertinggal.

Mengenal “CPG 500” – Kereta Mekanik untuk Pemasangan Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung

KCJB telah memperlihatkan sebuah kereta mekanik yang berfungsi untuk instalasi atau pemasangan rel bersama Menteri Perhubungan serta jajaran dari PT KCIC. Disaksikan secara langsung instalasi perdana rel di Depo Tegaluar, Bandung, Jawa Barat oleh Budi Karya Sumadi pada Rabu, 20 April 2022 kemarin. Proyek KCJB ini merupakan proyek strategis nasional dan menjadi simbol persahabatan antara negara Indonesia dengan Cina.

Baca juga: Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Dipasang

Diketahui, instalasi rel yang dilakukan menggunakan teknologi yang berbeda dengan proyek kereta api lainnya di Indonesia. Dimana, sebelum dilakukan pemasangan rel, terlebih dahulu dilakukan penyambungan rel per 50 meter menjadi rel utuh sepanjang 500 meter. Dengan cara ini, durasi pemasangan rel secara keseluruhan akan menjadi lebih cepat.

Kereta mekanik untuk pemasangan rel yang disaksikan kali ini bernomor seri CPG 500 yang merupakan jenis Track-laying Machine (Mesin Peletakan Rel). Informasi yang tim kabarpenumpang.com dapatkan bahwa jenis mesin ini berfungsi mengatur rel dan bantalan rel yang terintegrasi digunakan untuk meletakkan rel serta bantalan rel kereta api berkecepatan tinggi, satu demi satu. Traksinya pun dioperasikan oleh enam gandar daya bersama-sama, dan setiap mekanisme pengoperasian mengadopsi penggerak hidraulik.

Mesin CPG 500 ini terdiri dari wagon/ mesin penggandeng rel, track laying machine dan gerbong pengangkut rel. Kekuatan wagon yaitu 132 kw, kecepatan penarikan rel paling besar yaitu 5 km per jam, kekuatan track laying machine yaitu 319 kw, kecepatan peletakan rel yaitu 600 meter per jam dan gerbong pengangkut rel terdiri dari 38 gerbong, dengan model N17. Mesin CPG 500 yang diproduksi oleh CRRC Yangtze Co.Ltd ini memiliki panjang 180 meter dan Lebar 3.334 mm. Kemudian mesin ini memiliki tinggi 4.700 mm dan berat 185 ton.

Dengan adanya mesin CRG 500 ini diharapkan proyek KCJB lebih cepat terealisasi progres proyek KCJB ini sudah mencapai 82 persen, dengan target selesai dan dioperasikan pada tahun 2023. Kereta Cepat Jakarta Bandung dibangun sepanjang 142,3 km dari Stasiun Halim, Jakarta sampai dengan Depo Tegaluar, Jawa Barat.

Baca juga: Ini Dia Penampakan Nomor Kereta Ukur Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang Akan Dikirim ke Jakarta 

Kehadiran kereta cepat ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas pergerakan penumpang khususnya dari Jakarta menuju Bandung atau sebaliknya, serta untuk membangun pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama di wilayah yang dilalui jalur kereta cepat. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Tunjukkan Solidaritas, Jepang Ubah Warna Bodi Kereta Sesuai Bendera Ukraina

Perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina hingga hari ini masih terus berlangsung. Karena hal tersebut, ratusan orang meninggal dunia dan puluhan ribu masyarakar Ukraina lainnya mengungsi menyelamatkan diri mereka ke negara di sekitar.

Baca juga: Imbas Perang Ukraina, Ada Sentimen Hilangkan Tanda Berbahasa Rusia di Stasiun Bawah Tanah Tokyo

Perang ini pun membuat banyak dunia mengecam aksi Rusia dan menunjukkan solidaritas mereka ke Ukraina. Jepang menjadi salah satunya, di mana ini diperlihatkan dengan menghadirkan kereta yang bodinya sudah dicat sesuai warna bendera Ukraina.

Kereta tersebut dijalankan oleh salah satu operator kereta api di kota Takamatsum Jepang Barat yakni Takamatsu-Kotohira Electric Railroad Company. Sebagaimana dilansir KabarPenumpang.com dari laman mainichi.jp (19/4/2022), kereta dengan dua gerobong ini bodinya dicat warna kuring dan biru.

Selain itu juga ada pesan yang tertulis, “Kami mendukung Anda,” “Kepada operator kereta api Ukraina yang bekerja untuk melindungi kehidupan orang” dan “Kami berharap untuk perdamaian dunia” di kedua sisi.

Kyoko Imai seorang staf operator memiliki ide untuk mewarnai kereta dengan warna bendera Ukraina. Dia mengatakan, ingin melakukan sesuatu untuk menunjukkan rasa hormat pada staf kereta api di Ukraina yang bekerja dengan mempertaruhkan nyawa mereka.

Operator Takamatsu-Kotohira Electric Railroad Company juga dikenal dengan Kotoden. Di mana mereka juga berencana untuk menjual stiker reta dan menyumbangkan seluruh hasilnya ke Kedutaan Besar Ukraina di Jepang.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Bikin Rute Internasional Kacau, Penumpang-Maskapai Kena Batunya

Untuk diketahui, layanan kereta api di negara Eropa Timur telah beroperasi untuk memindahkan orang ke tempat yang aman dan mengirimkan kebutuhan sejak invasi dimulai pada 24 Februari. Kereta yang dijalankan oleh operator awalnya berwarna kuning di bagian bawah.

Viral Pelancong Jepang Minta Maaf dengan Lima Bahasa Setelah Tak Gunakan Masker di Perayaan Songkran

Masker di negara Asia masih menjadi kewajiban yang harus digunakan oleh setiap orang. Namun seorang turis Jepang saat melancong ke Thailand justru melepas maskernya di stasiun, di dalam kereta bahkan di mana pun dirinya berada. Bahkan dia memvideokannya dan mengunggah perbuatannya tersebut ke akun TikTok.

Baca juga: Ketika Terbang Tanpa Masker Diizinkan, Haruskah Khawatir Terular Covid?

Meski begitu, dia meminta maaf di TikTok atas perilaku yang dibuatnya selama di Thailand. Dilansir KabarPenumpang.com dari mothership.sg (19/4/2022), awal mula keisengannya dimulai saat dirinya menembakkan air ke orang-orang di Stasiun Bangkok dan menari di kereta sambil meminta penontonnya untuk membuang masker mereka.

@shizu0405fc3

I’m so sorry. ฉันขอโทษค่ะ 申し訳ありませんでした。정말로 죄송합니다. ខ្ញុំសុំទោស

♬ オリジナル楽曲 – おしず – おしず

Video yang diunggah 15 April oleh @shizu0405fc3 di TikTok memfilmkan dirinya terkikik saat menembakkan air ke orang-orang yang tengah mengantre tiket. Perilakunya itu pun membuat petugas stasiun menghampirinya dan pelancong Jepang itu juga menembaki dengan pistol air.

Video lainnya yang diunggah di hari yang sama menunjukkan dia di jalan dengan beberapa pekerja kasar, tertawa bersama sembari membuka masker ketika seorang pekerja menyirami air ke dirinya. Dia meminta penonton untuk mengikuti tindakannya karena gila memakai masker di cuaca panas Bangkok.

Ini kemudian membuat warganet menyerukan untuk penangkapannya. Bahkan mereka marah hingga mengkritik wanita tersebut karena kurang rasa hormat dan sopan santun. Tak hanya itu, warganet Jepang mengatakan perempuan itu adalah orang Korea pada videonya 17 April, sementara beberapa pengguna juga menyerukan penangkapannya.

Karena hal ini pelancong Jepang tersebut meminta maaf atas tindakannya dalam sebuah video yang diunggah pada 19 April. Dia mengklarifikasi bahwa dia adalah keturunan campuran Jepang-Korea dan meminta maaf karena menggunakan lagu Kamboja favoritnya di salah satu video sebelumnya.

“Saya minta maaf karena memercikkan air ke banyak orang, dan tidak memakai topeng di kereta. Saya benar-benar minta maaf kepada semua orang yang tinggal di Thailand dan saya campuran (keturunan) -ayah Korea dan ibu Jepang. Saya juga menggunakan favorit saya Lagu Kamboja juga,” ujarnya di TikTok.

Turis itu kemudian mengulangi permintaan maafnya kepada orang-orang yang tinggal di Thailand, Jepang, Korea, dan Kamboja, dan berkata “Saya sangat menyesal” dalam bahasa Inggris, Thailand, Jepang, Korea dan Kamboja.

Baca juga: Facebit, Deteksi Tanda Vital Pada Pengguna Masker

Untuk diketahui, pemerintah saat ini telah memberlakukan larangan penggunaan senjata air untuk Songkran sehubungan dengan situasi Covid-19 di negara itu. Masker juga masih harus dikenakan di depan umum dengan pelanggar berulang menghadapi denda hingga 20 ribu baht (S$800) untuk pelanggaran berulang.

Kenapa Pesawat Lepas Landas dan Mendarat Melawan Arah Angin?

Secara sederhana, seharusnya pesawat akan lebih mudah lepas landas dan mendarat dengan dorongan angin. Namun, ternyata justru sebaliknya. Lantas, kenapa pesawat lepas landas dan mendarat melawan arah angin atau berlawanan dengan arah angin?

Baca juga: Ternyata, Pesawat Tak Selalu Ngebut di Runway untuk Bisa Terbang, Ini Alasannya

Kita tahu, sebelum mulai memulai penerbangan, pilot dan kopilot biasanya akan bertemu untuk membahas berbagai hal, seperti rute yang dilalui, bahan bakar minimum (bergantung pada jumlah awak, penumpang, kargo, cuaca, dan kemungkinan rintangan selama penerbangan), informasi cuaca, arah angin, dan informasi bandara tujuan serta bandara yang dilalui sepanjang perjalanan.

Semua ini menjadi kewajiban pilot sebelum memulai penerbangan dan memegang peran vital terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan.

Pilot juga perlu menghitung jarak pendaratan atau landing distance. Proses menentukan ini berdasarkan faktor eksternal tidaklah mudah.

Pada pesawat-pesawat tua, pilot harus menghitung secara manual. Namun, pada pesawat terbaru, seperti Boeing 737 Dreamliner dan Airbus A350, pilot cukup memasukkan angka-angka ke komputer (onboard performance tool) dan rekomendasi pun keluar. Dengan begitu, potensi kesalahan cenderung berkurang dibanding dengan menghitung secara manual.

Dari informasi pra penerbangan, termasuk berat total pesawat ditambah bahan bakar, penumpang dan kargo, panjang runway, arah angin, serta kecepatan angin, pilot sudah dibekali dengan kemampuan menghitung berapa kecepatan yang dibutuhkan pesawat untuk bisa lepas landas. Dari sini kemudian diketahui, apakah pesawat perlu melesat dengan kecepatan penuh di runway atau tidak.

Baca juga: Berapa Detik Pesawat Melesat di Runway untuk Bisa Terbang? Ini Jawabannya

Sebagaimana yang umum diketahui, pesawat bisa terbang disebabkan oleh adanya empat gaya. Gaya thrust (gaya dorong), lift (gaya angkat), weight (gaya berat), dan drag (gaya ke belakang atau menarik mundur). Gaya lift ini memainkan peranan penting dalam mengangkat pesawat saat lepas landas ke arah berlawanan dengan angin.

Dilansir monroeaerospace.com, mayoritas pesawat memang lepas landas dengan melawan arah angin. Saat melawan arah angin, gaya yang datang pada sayap menyebabkan dorongan ke atas (upward thrust).

Dengan begitu, pesawat bisa lepas landas dengan kecepatan rendah atau tanpa garus ngebut karena dibantu dengan angin yang mendorong sayap ke atas dan menyebabkan lift, sesuai dengan hukum ketiga Newton tentang gerak, yang menyatakan bahwa setiap gaya pada suatu benda akan menyebabkan gaya yang sama besar dalam arah berlawanan. Itulah mengapa pesawat lepas landas ke arah angin atau berlawanan dengan arah angin.

Begitu juga dengan mendarat. Pesawat di dunia pada umumnya juga melawan arah angin. Jelang pendaratan, selain menurunkan ketinggian, pesawat juga mesti menurunkan kecepatan. Ada berbagai cara menurunkan kecepatan saat di udara jelang mendarat, mulai dari menurunkan landing gear sampai melawan arah angin.

Baca juga: Setelah 100 Tahun Lebih, Ilmuan Sedunia Masih Bingung Jelaskan Mengapa Pesawat Bisa Terbang

Ketika mendarat pun, selain menurunkan kecepatan dengan flap and slat serta engine reverse, itu juga dibantu dengan dorongan angin yang berlawanan dengan pesawat. Ini pula alasan mengapa pesawat melawan arah angin saat mendarat.

Berbeda dengan lepas landas dan mendarat, saat cruising di udara, pesawat justru terbang searah dengan arah angin. Ini akan membuat pesawat lebih efisien dalam mempertahankan ketinggian dan meningkatkan kecepatan.

Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Dipasang

Instalasi atau pemasangan rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) mulai dipasang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hadir langsung menyaksikan instalasi perdana rel KJCB yang berlangsung di Depo Tegaluar, Jawa Barat, pada Rabu (20/4).

Menhub mengatakan, proyek KCJB merupakan proyek strategis nasional dan menjadi simbol persahabatan antara negara Indonesia dengan Tiongkok. “Proyek ini juga menggunakan teknologi transportasi yang pertama kalinya ada di Asia Tenggara. Saya bangga dan apresiasi dengan apa yang sudah dilakukan, dengan memasang rel menggunakan teknologi yang tinggi,” kata Menhub.

Instalasi rel yang dilakukan menggunakan teknologi yang berbeda dengan proyek kereta api lainnya di Indonesia. Dimana, sebelum dilakukan pemasangan rel, terlebih dahulu dilakukan penyambungan rel per 50 meter menjadi rel utuh sepanjang 500 meter. Dengan cara ini, durasi pemasangan rel secara keseluruhan akan menjadi lebih cepat.

Menhub meminta PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) khususnya kepada konsorsium BUMN baik Indonesia maupun Tiongkok terus bersinergi dalam menyelesaikan proyek KCJB sesuai dengan target, dengan tetap mengutamakan pemenuhan kualitas pekerjaan serta keselamatan kerja.

Pada kesempatan yang sama, Dirut KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menjelaskan, progres proyek KCJB ini sudah mencapai 82 persen, dengan target selesai dan dioperasikan pada tahun 2023. Ia menambahkan, saat ini tengah dilakukan pelatihan bagi para masinis yang akan mengoperasikan kereta cepat tersebut.

Kereta Cepat Jakarta Bandung dibangun sepanjang 142,3 km dari Stasiun Halim, Jakarta sampai dengan Depo Tegaluar, Jawa Barat. Kehadiran kereta cepat ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas pergerakan penumpang khususnya dari Jakarta menuju Bandung atau sebaliknya, serta untuk membangun pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama di wilayah yang dilalui jalur kereta cepat.

Pasca Mobil Tabrak KRL, Perlintasan Liar Rawageni Ditutup Permanen

Pasca kecelakaan minibus menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan Rawageni, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat membuat perjalanan KRL terhambat dan menimbulkan kepadatan penumpang di tiap stasiun. Kepadatan penumpang terlihat di Stasiun Depok pagi tadi. Karena perjalanan KRL alami antrian mulai dari Stasiun Citayam hingga Bojonggede.

Baca juga: Begini Cara Agar Terhindar dari Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api

Mobil berplat nomor B 1563 NYZ itu ringsek setelah terseret sejauh sekira 10 meter setelah dihantam KRL yang melintas. Menurut keterangan Endi Rais, penjaga palang perlintasan, kondisi jalur Citayam cukup padat saat insiden terjadi. Endi mengatakan bahwa saat itu pintu palang sudah ditarik dan dalam kondisi setengah tertutup.

KRL seri 205.24 + 25 yang tertabrak minibus juga alami ringsek dibagian bemper. Terdiri dari 12 kereta, rangkaian tersebut langsung terhenti di kilometer 34+4/5. Beruntung, KRL yang tertabrak tidak mengalami anjlok bagian roda. Sesaat setelah kejadian, penumpang sempat dievakuasi ke rangkaian KRL nya dengan penyelamatan darurat, yaitu menyebrang menggunakan kursi interior KRL yang di jadikan jembatan melalui pintu KRL.

Baca juga: Setelah Kemayoran, Perlintasan Sebidang Pasar Senen Siap–siap Ditutup 

Pasca kejadian tersebut pihak KAI Commuter akhirnya menutup secara permanen dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Tak hanya perlintasan liar Rawageni yang ditutup, beberapa perlintasan liar antara petak Stasiun Citayam dan Stasiun Depok perlu dievaluasi dan bisa jadi ditutup guna menghindari kecelakaan. Karena masih banyaknya jalan pintas yang terhubung dengan pemukiman warga menuju Jalan Raya Citayam yang kebanyakan menyeberangi rel kereta api. (PRAS – Cinta Kereta Api)