Reclining Seat, Ternyata Justru Membuat Susah Penumpang

Menggunakan transportasi dalam perjalanan jauh sudah identik dengan kursi atau bangku yang dapat direbahkan (reclining seat). Khususnya bagi penumpang pesawat udara ternyata ada serba-serbi tentang reclining seat, selain dirancang untuk kenyamanan, nyatanya reclining seat juga bisa membuat susah penumpang.

Ternyata tak hanya nyaman untuk bersendar tapi untuk merebahkan diri kursi pesawat juga nyaman. Sayangnya banyak yang tidak setuju dengan adanya reclining seat di pesawat. Hal ini seperti mimpi buruk untuk penumpang yang ada di belakang penumpang yang menyandarkan bangkunya. Ini bisa Anda bayangkan bila Anda yang berada di belakang si penumpang yang merebahkan tempat duduknya.
tips-tidur-di-pesawatDilansir dari www.news.com.au dan www.usatoday.com merebahkan kursi pesawat sangat mengganggu penumpang lain yang ada di belakang. Terkadang bukan hanya mengganggu tetapi bisa membuat penumpang lain terluka karena tempat duduknya terlalu sempit. Apalagi bila saat menyandarkankan kursi dibelakang ada orang tua ataupun ibu hamil, ini akan sangat mengganggu.

Sebenarnya reclining atau merebahkan diri di pesawat bisa saja menyenangkan dan tidak mengganggu orang lain. Ada beberapa etika yang perlu diikuti penumpang sebelum merebahkan diri. Bertanyalah sebelum merebahkan kursi Anda, dengan bertanya kepada penumpang dibelakang, membuat Anda bisa tahu boleh atau tidaknya merebahkan diri. Bila diperbolehkan, rebahkan kursi Anda tanpa mengganggu penumpang belakang.

Biasanya, bila diperbolehkan pun alasan yang Anda gunakan juga masuk akal. Penumpang lain akan tahu bahwa memang Anda dalam perjalanan dinas yang butuh istirahat cukup agar bugar kembali saat sampai tujuan. Apalagi saat itu perjalanan yang Anda lakukan pagi hari. Selain itu kondisi badan Anda yang benar-benar membutuhkan istirahat juga akan dipikirkan lagi oleh penumpang dibelakang Anda.

Kemudian berpindah ke tempat kursi yang kosong atau tidak ada penumpangnya. Sebelum menggunakan kursi kosong, pastinya Anda akan bertanya kepada pramugari, kursi tersebut bisa digunakan untuk merebahkan diri atau tidak. Bila diperbolehkan, lebih baik Anda berpindah daripada menyusahkan orang lain.

Dari survei yang dilakukan skyscanner, ada dua pembagian penumpang dalam menggunakan kursi pesawat. Yang pertama altruistic soul dan selfish ego. Altruistic soul adalah penumpang yang masih memperhatikan sekitar. Biasanya mereka memilih untuk tidak merebahkan diri di kursinya.

Tipe kedua yakni selfish ego. Kebanyakan penumpang ini lebih memikirkan diri sendiri. Sehingga merebahkan dirinya untuk beristirahat tanpa melihat sekeliling. Usia penumpang ini biasanya diatas umur 35 tahun. Terkadang pramugari yang bertugas juga sudaah memarahi karena ada komplen dari ppenumpang lainnya.

Namun, dengan teguran pun terkadang tidak didengar oleh sipenumpaang tersebut. Dengan adanya ini, biasanya penumpang yang merasa terganggu ataupun pramugari yang sudah menegur hanya akan bisa tersenyum. Tak ayal setelah teguran itu pun si penumpang akan malu dan memperbaiki kelakuannya.

Ini biasanya mengganggu bila berada di kelas ekonomi. untuk di kelas bisnis atau kelas satu, hal ini tidak berlaku. Sebab kelas bisnis atau kelas satu memiliki fasilitas ini pada kursinya. Penumpang kelas bisnis bisa merebahkan kursi lebih leluasa dan senyaman mungkin. Teknologi yang ada pada kelas ini pun bisa dinikmati bukan hanya menyenderkan kepala saja. Di kelas bisnis penumpang bisa tidur seperti di tempat tidur rumah Anda. Kursi kelas satu atau bisnis ini merupakan fasilitas khusus bagi penumpangnya.

Terbang Jarak Jauh? Don’t Worry Ikuti Tips Ini

Penerbangan dari Jakarta menuju Stockholm, Swedia via Doha, Qatar membutuhkan waktu sekitar 18 jam, sebuah penerbangan rute internasional yang termasuk jarak jauh. Meski kami duduk di kabin pesawat terbaru Boeing 787 Dreamliner, harus diakui duduk lama di pesawat terbilang cukup melelahkan, adanya beragam saranan inflight entertainmet memang bisa mengusir rasa bosan, tapi karena penerbangan lintas benua sejauh 10.369 km jelas harus ada kiat-kiat khusus agar badan tetap bugar dalam penerbangan jarak jauh. Berikut ini ada beberapa tips yang rasanya berguna untuk disimak sebelum Anda melakukan penerbangan jarak jauh.

Toilet di Pesawat, Fungsi Sama Aturan Sedikit Beda

Selain aturan keselamatan yang lebih ketat ketimbang moda transpotasi lain, menggunakan jasa pesawat udara juga punya beberapa ciri khas, semisal untuk urusan toilet. Karena ruang kabin yang terbatas dan alasan keselamatan penerbangan, desain dan penggunaan toilet di pesawat dirancang dengan sentuhan yang serba khusus. Atas dasar desain yang serba khusus tadi, menggunakan fasilitas toilet di pesawat terbang pun ada aturan-aturan yang wajib diperhatikan. Apa saja itu?

Menggunakan Toilet pada Waktu yang Tepat
Jangan sekali-sekali menggunakan toilet saat lepas landas ataupun mendarat. Tak hanya itu, jangan gunakan toilet saat cuaca sedang dalam kondisi tidak baik. Biasanya Pilot atau kru akan memberitahukan kepada para penumpang untuk menggunakan sabuk pengaman bila terjadi sesuatu di udara.

Antri Toilet dengan Tertib
Usahakan agar tetap teratur dalam menggunakan toilet. Karena bukan hanya kita yang akan menggunakan toilet tetapi orang lain juga. Yang terpenting jangan menggedor-gedor pintu dari luar karena hal itu sangat tidak menyenangkanuntuk orang lain ataupun terjadi pada kita.

Jaga Kebersihan Toilet
Jangan karena toilet pesawat adalah fasilitas public sehingga kita bisa menggunakan seenaknya. Setelah menggunakan bersihkan seperti saat kita masuk dan menggunakannya, seperti menekan flas setelah kita BAK/BAB. Tak lupa buang tisu yang kita gunakan pada tempat sampah yang ada di dalam toilet.

Duduk Dekat Koridor
Kalau kamu adalah orang yang beser atau sering ke toilet karena suhu udara di pesawat yang dingin, lebih baik pilih tempat di pinggir atau dekat koridor. Ini membantu kamu untuk memudahkan ke toilet dan tidak mengganggu penumpang lainnya.

Gunakan Toilet Seperlunya
Jangan menggunakan toilet untuk hal-hal yang tidak penting, contohnya seperti berdandan atau hanya untuk bolak-balik cuci tangan. Hal ini akan membuat risih penumpang lain dan toilet pesawat bukanlah tempat yang cocok untuk melakukan aktivitas dandan kamu.

Kunci Pintu Toilet
Hal ini paling penting, sebab pintu toilet pesawat berbeda dengan pintu toilet lainnya. Pintu toilet pesawat bila sudah tertutup akan rapat, namun bila kamu lupa mengunci, akibatnya akan fatal yakni malu dengan penumpang lain bila pintu tiba-tiba terbuka dan diluar ada orang. Terpenting adalah lihat lampu yang ada di toilet, bila lampu belum menyala pertanda pintu toilet ada belum terkunci, cepat tarik pengunci toilet dan lampu akan menyala yang menandakan toilet sudah terkunci.

Bagi kamu para pelancong yang gemar naik pesawat, usahakan tips dalam menggunakan toilet pesawat ini dipahami dengan baik. Tips ini juga bisa memudahkan kamu untuk mengerti perbedaan menggunakan toilet di pesawat dengan fasilitas umum lainnya. Untuk para pelancong yang baru pertama kali menggunakan pesawat, bila masih belum paham saat menggunakan toilet, lebih baik bertanya dengan pramugari.

Berapa Banyak Pramugari yang Dibutuhkan di Sebuah Pesawat?

Maskapai di dunia boleh saja memiliki seragam, standar make up, usia, dan kecantikan yang berbeda-beda. Namun, berapa banyak jumlah pramugari atau kru kabin di pesawat, baik penerbangan domestik maupun internasional, itu sudah diatur oleh masing-masing regulator penerbangan sipil negara. Lantas, berapa jumlahnya?

Baca juga: Bagaimana Pramugari Beri Pertolongan Pertama ke Penumpang di Pesawat?

Selain melayani penumpang, pramugari juga bertugas untuk memastikan penumpang selamat dalam kondisi apapun, termasuk dalam kondisi darurat. Atas dasar itu, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menyusun pedoman evakuasi pesawat yang bertujuan untuk memudahkan proses evakuasi.

Hanya saja, ICAO tidak memastikan jumlahnya. Teknis terkait jumlah pramugari, kru kabin, atau awak kabin di dalam pesawat di setiap penerbangan diserahkan organisasi internasional di bawah PBB itu ke maskapai dan regulator di masing-masing maskapai. Karenanya, jumlah pramugari di setiap pesawat bisa berbeda-beda di setiap negara.

Akan tetapi, hampir seluruh regulator penerbangan sipil di setiap negara, pada umumnya berkiblat ke dua regulator penerbangan sipil bergengsi dunia, Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) dan Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA).

Baik EASA maupun FAA menetapkan bahwa jumlah minimum awak kabin harus ditetapkan saat proses sertifikasi pesawat. Meski begitu, penetapan tersebut tak pasti melainkan masih terbuka pintu untuk negosiasi.

Disebutkan, dalam pedoman FAA, jumlah kru kabin di setiap pesawat bergantung pada ukuran dan berat pesawat ditambah total kapasitas penumpang yang diangkut.

Selain itu, FAA juga menetapkan jumlah minimum awak kabin yang pasti di setiap penerbangan, tergantung panjang penerbangan, jumlah penumpang, dan beberapa faktor kunci lainnya.

Berikut pedoman lengkap FAA:

  • Pesawat dengan kapasitas muatan maksimum lebih dari 7.500 pound, dan kapasitas tempat duduk antara sembilan dan 51 penumpang, memerlukan satu pramugari.
  • Pesawat dengan kapasitas muatan maksimum 7.500 pound atau kurang, dan kapasitas tempat duduk antara 19 dan 51 penumpang, memerlukan satu pramugari.
  • Pesawat yang memiliki kapasitas tempat duduk antara 50 dan 101 penumpang, seperti ATR 72 turboprop dengan 69 kursi) membutuhkan dua pramugari.
  • Pesawat dengan kapasitas tempat duduk di atas 100 penumpang memerlukan dua pramugari, ditambah satu pramugari tambahan untuk setiap unit 50 kursi penumpang di atas kapasitas tempat duduk 100 penumpang; yaitu, 150 penumpang akan membutuhkan tiga pramugari, 200 penumpang akan membutuhkan empat pramugari, dll.

Baca juga: Bagaimana Prosedur Pramugari Bantu Penumpang Disabilitas di Pesawat?

Dengan melihat pedoman jumlah minimum pramugari atau awak kabin di setiap penerbangan, maka, bisa dipastikan, pesawat superjumbo semisal Airbus A380 dengan jumlah penumpang 500 orang, maka jumlah kru kabin minum di pesawat adalah 10 orang.

Sambut Hari Ulang Tahun Kota Madiun, KAI Berikan Harga Diskon

Suka berkunjung ke Kota Madiun yang terkenal dengan kuliner khas pecelnya? Kini ada kabar gembira untuk masyarakat yang ingin ke Kota Madiun dengan perjalanan kereta api. Karena nantinya ada potongan diskon untuk kereta api yang melintas di wilayah Daerah Operasi (Daop) VII Madiun khususnya Stasiun Madiun. Kok bisa? Ya, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Madiun yang ke-104 pada 15 Juli 2022 nanti, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menyediakan tarif diskon bagi penumpang yang naik kereta api untuk tujuan Stasiun Madiun maupun keberangkatan dari Stasiun Madiun.

Baca juga: Menipu! Terdengar Sangat “Eropa,” Padahal Stasiun ini Terletak di Jawa Timur

Hari jadi Kota Madiun yang diselenggarakan setiap tanggal 20 Juni ini nantinya akan ada beberapa kegiatan isimewa tentunya. Dengan diadakannya acara pada saat HUT Kota Madiun, ada beberapa kereta api yang melintas di Stasiun Madiun yang tak luput dapat potongan harga bagi penumpang naik dan turun di Stasiun Madiun. Berikut ini nama – nama kereta api yang mendapat potongan diskon:

1. KA Bima
2. KA Gajayana
3. KA Brawijaya
4. KA Argo wilis
5. KA Turangga
6. KA Mutiara selatan
7. KA Malabar
8. KA Matarmaja
9. KA Majapahit
10. KA Jayakarta
11. KA Gaya baru malam
12. KA Bangunkarta
13. KA Brantas
14. KA Singasari
15. KA Pasundan
16. KA Wijayakusuma
17. KA Ranggajati
18. KA Sancaka reguler/fakultatif
19. KA Kartanegara
20. KA Logawa
21. KA Mutiara timur
22. KA Gajayana tambahan

Dari beberapa kereta api yang disebutkan, diskon yang berlaku bagi penumpang yang melakukan perjalanan keberangkatan maupun tujuan Stasiun Madiun akan dikenakan potongan harga sebesar 10%. Meski potongan harga dapat dinikmati untukk kereta api semua kelas (eksekutif/argo, bisnis, ekonomi), namun tidak berlaku bagi kereta api kelas Luxury, PSO maupun wisata.

Untuk mendapatkan diskon harga, penumpang hanya perlu memesan tiket online melalui aplikasi KAI Access saja mulai tanggal 13 Juni sampai dengan 14 Juli 2022. Kemudian penumpang bisa melakukan perjalanan pada tanggal 14, 15, 16, 20, 21, 22, 23, 28, 29, 30 Juni dan 5, 6, 7, 12, 13, 14 Juli 2022. Tak hanya itu, jika penumpang ingin mengubah tanggal perjalanan maupun membatalkan perjalanan di tanggal tersebut, masih diperbolehkan.

Baca juga: Beginilah Penampakan Rangkaian Kereta Api di Jalan Bogowonto, Madiun

Seperti diketahui, HUT Kota Madiun akan ada berbagai acara yang menarik, termasuk pembukaan Festival Kuliner Bogowonto tanggal 15 Juli 2022 berupa rangkaian kereta api yang berdiri di atas rel Jalan Bogowonto, Madiun disulap menjadi area kuliner yang dapat memanjakan pengunjung yang mencobanya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

USV Mayflower – Kapal Tanpa Awak Otonom yang Pertama Kali Melintasi Samudera Atlantik

Pengembangan kapal permukaan tanpa awak ibarat jamur di musim hujan, beragam institusi, baik sipil dan militer getol dengan adopsi wahana yang kondang disebut USV (Unmanned Surface Vessels) ini. Dan dari belahan utara, ada kabar pencapaian sebuah USV yang berhasil melintasi Samudera Atlantik selama 40 hari lamanya.

Baca juga: Yara Birkeland, Inilah Kapal Kargo Tanpa Awak dan Bebas Emisi Pertama di Dunia

Dikutip dari newatlas.com (8/6/2022), pada 5 Juni lalu, USV yang bernama Mayflower telah tiba di Halifax, Nova Scotia, Kanada, setelah berlayar sejauh 3.500 mil laut (5.600 km) dari Plymouth, Massachusetts di Inggris. Sebelumnya, Para peneliti di Plymouth University di Inggris pertama kali mengungkapkan rencana untuk meluncurkan kapal penelitian otonom pada tahun 2015.

Proyek Mayflower membawa sejumlah mitra global, termasuk Nvidia, penelitian kelautan nirlaba ProMare dan IBM, yaitu untuk membangun kapal trimaran berukuran panjang 15 meter. USV Mayflower dibekali teknologi kecerdasan buatan, 15 sistem komputer dengan lebih dari 30 sensor, sistem navigasi canggih dan stasiun cuaca. Sebelum mengarungi Atlantik Utara, kapal yang diluncurkan pada akhir 2020, telah melewat fase sea trial.

Pada Juni 2021, kapal tanpa awak memulai perjalanan epiknya, tetapi upaya itu dibatalkan setelah hanya tiga hari berlayar dengan kecepatan rata-rata 7 knot untuk 450 mil laut karena masalah dengan sistem propulsi hybrid solar-electric/diesel. Penilaian jarak jauh menentukan bahwa kesalahan generator tidak dapat diperbaiki tanpa campur tangan manusia sehingga Mayflower kembali ke pangkalan.

Baca juga: 10 Kapal Misterius Ini Ditemukan Tanpa Awak

Tercatat beberapa kali Mayflower diuji untuk berlayar jarak jauh, namun kerap menemui masalah pada generator, dan baru pada misi terakhir ini, obsesi pelayaran USV perdana berhasil melintasi Atlantik. “Perjalanan kami, sejak konsepsi, sangat penting dan menantang,” kata ProMare di situs LinkedIn. “Jadi kami sangat senang bahwa kapal inin berhasil menyelesaikan tantangan ketahanan menjadi kapal otonom mandiri pertama yang melintasi Samudera Atlantik.”

Diklaim Kuat dan Dilengkapi Teknologi Canggih, Mengapa Pesawat Terbang Menghindari Badai?

Setiap pesawat penumpang modern umumnya ketika diluncurkan telah dibekali dengan beragam sensor dan perangakt elektronik yang memungkinkannya untuk terbang dengan aman saat menghadapi tantangan alam, semisal turbulensi akibat cuaca buruk. Namun, yang menjadi pertanyaan, mengapa dengan bekal seabreg perangkat canggih, faktanya pesawat cenderung atau lebih memilih terbang untuk menghindari cuacar buruk?

Baca juga: Lawan Cuaca Buruk, Pesawat WestJet Tergelincir di Landas Pacu

Menghindari Potensi Masalah
Pesawat modern dirancang untuk terbang melewati badai dan cuaca buruk. Angin kencang pun tidak akan menyebabkan pesawat jatuh dari langit, didera hujan lebat pun tidak akan merusak badan pesawat. Petir pun demikian, bukan masalah serius. Bahkan, menurut US National Weather Service, sebuah pesawat dalam layanan komersial disambar petir rata-rata sekali atau dua kali per tahun.

Dengan pesawat berbahan logam, badan pesawat bertindak sebagai sangkar Faraday dengan listrik yang dibawa melalui eksterior. Sementara dengan pesawat berbahan komposit, elemen konduktor telah ditambahkan untuk mengarahkan arus.

Meski begitu, tetap ada saja potensi terjadinya masalah, dan untuk itu pilot memutuskan untuk terbang menghindari badai – baik ringan maupun berat. Perlu juga dicatat, rute penerbangan direncanakan sebelumnya dan akan memperhitungkan pergerakan cuaca yang diprediksi. Dengan cara ini, area masalah tertentu dapat dihindari, yang akan diperhitungkan dalam rute, waktu penerbangan, dan kebutuhan bahan bakar. Sistem pesawat onboard juga akan membantu pilot menghindari cuaca buruk setempat.

Kenyamanan Penumpang
Alasan lain pilot untuk menghindari badai juga terkait dengan kenyamanan penumpang. Angin kencang dapat sangat mempengaruhi pergerakan pesawat dan sebagian besar disebabkan oleh turbulensi udara yang jernih – yang disebabkan oleh variasi kecepatan angin. Hal ini terjadi karena gaya angkat yang dihasilkan oleh sayap akan bertambah dan berkurang seiring dengan perubahan kecepatan atau arah angin.

Baca juga: Enam Jenis Turbulensi Pesawat, Mana yang Paling Sering Terjadi?

Pertimbangan Keamanan di Darat
Meskipun pesawat dirancang untuk menahan badai, mengapa mengambil risiko. Pengalihan atau penundaan singkat jauh lebih masuk akal daripada mengambil risiko badai yang berpotensi ekstrem.

Ada juga faktor keamanan di darat. Efek badai lebih mungkin terjadi pada ketinggian yang lebih rendah dan tentu saja, dapat sangat mempengaruhi lepas landas dan mendarat. Ini adalah alasan lain mengapa perencanaan awal sangat penting – jika badai kemungkinan besar terjadi di bandara kedatangan, penerbangan mungkin tertunda atau tentu saja pendaratan dapat dialihkan.

Singapura Mulai Juli 2022 Jual Kredit Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Punya status sebagai hub penerbangan internasional terbesar di Asia Pasifik, menjadikan peluang besar bagi Singapura dengan Bandara Changi-nya untuk memasarkan produk bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) ke mitra maskapai asing atau penerbangan charter untuk membantu kampanye pengurangan emisi karbon.

Baca juga: Setelah Singapore Airlines, Giliran Malaysia Airlines Gunakan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan

Dikutip dari siaran pers Singapore Airlines, Otoritas Penerbangan Sipil Singapura atau Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS), Singapore Airlines (SIA), dan Temasek akan meluncurkan penjualan kredit bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) pada bulan Juli 2022. Penjualan kredit SAF ini merupakan bagian dari proyek perontohan CAAS-SIA-Temasek yang diumumkan pada bulan November 2021 lalu untuk mempercepat penggunaan SAF di Singapura.

Sejumlah 1.000 kredit SAF akan tersedia untuk dijual. Ini dihasilkan dari 1.000 ton SAF murni yang dicampur, dikirim, dan diangkut dari Bandara Changi Singapura, dan diharapkan dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 2.500 ton. Setiap kredit yang dibeli akan membantu mengurangi 2,5 ton emisi karbon dioksida.

Peluncuran kredit SAF memberikan pelanggan – termasuk pelaku perjalanan korporat dan individu, serta perusahaan ekspedisi kesempatan untuk berkontribusi bagi lingkungan, dan mengurangi jejak karbon mereka. Dengan membeli kredit ini, mereka juga dapat membantu mendorong permintaan SAF, mendukung pengembangan industri SAF yang baru tumbuh, dan memajukan penggunaan SAF untuk industri penerbangan yang berkelanjutan.

Kredit SAF akan didaftarkan sebagai bagian dari proyek percontohan dalam Roundtable on Sustainable Biomaterials (RSB)[1] Book & Claim System untuk memastikan bahwa transaksi kredit SAF dilakukan dengan cara yang terpercaya dan transparan, tanpa penghitungan kredit ganda. The Book & Claim System diaktifkan oleh RSB yang merupakan salah satu pemimpin global dalam standar sertifikasi keberlanjutan.

Pelanggan korporat dan perusahaan ekspedisi SIA dapat membeli kredit SAF langsung dari SIA, mengurangi emisi karbon yang terkait dengan penerbangan mereka. Perusahaan ekspedisi pada gilirannya juga dapat menjual kredit kepada klien mereka untuk mengurangi emisi karbon dari operasi bisnis mereka.

Baca juga: 2023 Pesawat Falcon 50 Berbahan Bakar Amonia Terbang Perdana, Tantang Pesawat Hidrogen Airbus?

Mulai kuartal keempat tahun 2022, semua pelanggan SIA dapat membeli gabungan kredit SAF dan penggantian kerugian karbon, sebagai bagian dari program sukarela pengimbangan karbon grup perusahaan SIA. SIA juga akan bermitra dengan Climate Impact X (CIX), pertukaran global untuk kredit karbon berkualitas, untuk memperkenalkan paket portofolio yang terdiri dari kredit SAF dan kredit karbon. Produk ini akan dirancang untuk memenuhi permintaan perusahaan akan SAF sambil menyeimbangkan keterjangkauan.

Sepur Trutuk, Sejarah Jalur Kediri-Jombang

Menjadi salah satu jalur kereta mati dan stasiun yang tidak dipakai hingga beralih fungsi, tak mungkin menghilangkan cerita atau sejarah yang ada. Hal ini pun sama dengan kereta api atau sepur yang juga pernah beroperasi di jalur tersebut baik untuk mengangkut penumpang ataupun bahan pokok pangan.

Baca juga: Sepur Kluthuk Jaladara, Kereta Uap Kuno Yang Lintasi Jalur Kota Solo

Salah satu sepur yang akan dibahas kembali oleh KabarPenumpang.com adalah sepur yang pernah melintas di jalur Kediri dan Jombang. Ya, kereta api atau sepur ini bernama Sepur Trutuk atau Kediri Stoomtram-Maatschappij (KSM) dengan lokomotif bernomor B1503.

Sepur Trutuk sendiri terakhir beroperasi di stasiun Pare, Kediri, Jawa Timur sejak tahun 1975 silam. Dulunya sepur Trutuk sendiri digunakan untuk mengangkut tebu, beras dan gula. Sepur ini terdiri dari lokomotif uap, gerbong dan lori untuk mengangkut bahan-bahan pangan tersebut.

Namun, tak hanya mengangkut bahan pangan pokok, Sepur Trutuk juga mengangkut penumpang yang akan bepergian ke Kediri ataupun Jombang. Sebab pada masa itu dari dua daerah tersebut sangat ramai dengan penumpang.

Pada masanya, sepur Trutuk mulai beroperasi dari Stasiun Pare dan berangkat pertama sekitar pukul 04.00 WIB dan perjalanan terakhirnya pukul 17.00 WIB. Dikarenakan keberangkatan awal dari Stasiun Pare, maka di sebelah selatan stasiun ini terdapat depo penyimpanan lokomotif, gerbong dan lori Sepur Trutuk.

Baca juga: “Si Gombar” yang Tak Lagi Menghembuskan Uapnya

Entah mengapa sepur ini sendiri dinamakan sepur Trutuk, padahal lokomotif sepur ini menggunakan lokomotif uap B1503 dan tidak berbunyi trutuk-trutuk bahkan berbunyi jess..jess..tuit..tuit.. sama dengan lokomotif uap lainnya. Sayangnya sepur ini harus berhenti beroperasi mengikuti ditutupnya jalur kereta api dari Kediri menuju Jombang dan juga tidak beroperasinya lagi stasiun Pare. Stasiun Pare sendiri berada di Pare, Kediri, Jawa Timur.

Stasiun ini memiliki depo tempat penyimpanan lokomotif dan jalur percabangan menuju Stasiun Papar yang masih aktif hingga kini. Selain penutupan jalur, depo penyimpanan lokomotif Sepur Trutuk sendiri juga dibongkar dan kini bekas depo tersebut menjadi sebuah bengkel. Sedangkan stasiun Pare telah menjadi sebuah rumah makan dan perumahan bekas PJKA yang menghadap ke utara menjadi areal pertokoan dan pusat jajanan serba ada.

Byee Boeing-Airbus, Aeroflot Borong 300 Pesawat Rusia Usai Dapat Suntikan Rp43 Triliun dari Putin

Maskapai nasional Rusia, Aeroflot, tengah dalam keadaan sulit usai mendapat sanksi bertubi-tubi dari Barat. Beruntung, Pemerintah Rusia bergerak cepat. Belum lama ini Presiden Rusia Vladimir Putin memastikan Aeroflot bakal mendapat suntikan dana sebesar Rp 43 triliun atau US$3 miliar. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan, di antaranya memborong 300 pesawat.

Baca juga: Cina Larang Pesawat Boeing-Airbus dari Maskapai Rusia Masuki Wilayahnya, Gegara Putin Tewas?

Laporan Al Jazeera, 300 pesawat tersebut seluruhnya sudah pasti adalah pesawat-pesawat buatan dalam negeri Rusia, mengingat Barat masih memberlakukan sanksi keras ke Negeri Beruang Merah.

Menurut sumber pemerintah yang dikutip media lokal, Aeroflot sangat mengincar pesawat narrowbody pesaing Airbus A320 dan Boeing 737, Irkut MC-21. Tak disebutkan dengan jelas berapa jumlahnya. Namun, ini diperkirakan akan lebih besar dibanding yang lain.

Aeroflot juga berencana memesan Sukhoi Superjet 100 yang mampu mengangkut 100 penumpang, lebih sedikit 100 penumpang dibanding Irkut MC-21, serta sejumlah kecil pesanan untuk pesawat narrowbody lainnya Tupolev Tu-214.

Meski berbeda, ketiga produsen pesawat itu berada dalam satu grup yang sama di bawah United Aircraft Corporation, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Rostec, BUMN Rusia yang fokus di bidang industri pertahanan dan kedirgantaraan.

Pembelian 300 pesawat dalam negeri Rusia oleh Aeroflot masih harus menunggu suntikan dana trilunan rupiah dari pemerintah cair. Dana tersebut diketahui berasal dari National Wealth Fund (NWF) Rusia, dana investasi yang kelola pemerintah yang berasal dari surplus fiskal, operasi mata uang asing resmi, uang dari privatisasi, pembayaran transfer pemerintah, pendapatan dari ekspor sumber daya alam.

Dari NWF, Aeroflot akan mendapat suntikan sebesar US$1,73 miliar atau sekitar Rp25 triliun. Sedangkan sisanya akan didapat maskapai dari penerbitan 5,42 miliar saham baru yang telah disetujui para pemegang saham.

Saat ini, prosesnya masih dalam diupayakan oleh pemerintah. Presiden Putin diketahui telah memerintahkan jajaran menterinya untuk membuat aturan baru tentang bagaimana NWF dapat dibelanjakan untuk menyelamatkan ekonomi negara melalui perusahaan-perusahaan strategis milik pemerintah.

Baca juga: Bye-bye Barat, Rusia Mulai Produksi Pesawat Tu-214 Gantikan Pesawat Narrowbody Boeing-Airbus

Ini bukan kali pertama dana NWF menyelamatkan maskapai. Selama pandemi virus Corona, Aeroflot, diktahui telah mendapat suntikan US$1,3 miliar atu sekitar Rp19 triliun.

Angka tersebut termasuk salah satu dana talangan terbesar untuk maskapai, meskipun angkanya masih jauh dari dana talangan negara-negara kaya Arab seperti Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi untuk maskapai nasionalnya, termasuk masih kalah dari Singapura yang menyuntikkan dana ratusan triliun ke Singapore Airlines.