Kapal Pengangkut Kereta Cepat Tiba di Tanjung Priok, Pengiriman Menuju Bandung Direncanakan Senin Depan

Informasi mengenai kedatangan potongan rangkaian kereta cepat untuk Indonesia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis 1 September 2022. Kedatangan menggunakan kapal bertuliskan COSCO berbendera Panama ini tepatnya merapat pada pukul 18.05 WIB.

Baca juga: Waktu Singkat 45 Menit, Kereta Cepat Jakarta Bandung Akan Layani 68 Perjalanan

Kapal yang memiliki panjang lambung 153 meter dan lebar 23.06 dikabarkan membawa 16 kereta berada di lambung kapal. Seluruh awak dan muatan kapal ini merapat di Dermaga 202, Pelabuhan Tanjung Priok dengan selamat. Informasi yang diperoleh bahwa saat unloading dan menuju ke wilayah Bandung masih memerlukan perizinan dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Menurut kabar dari berbagai sumber bahwa pengiriman dari Jakarta menuju Bandung dijadwalkan tanggal 5 – 8 September 2022. Menurut PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kapal yang membawa rangkaian kereta ini terdiri dari 2 trainset di mana masing – masing terdiri dari 8 kereta. Ada beberapa bagian tahapan rencana kedatangan trainset kereta cepat ini ke Pelabuhan Tanjuung Priok. Tahapan pertama yaitu pada 2 September dengan satu rangkaian EMU dan satu rangkian CIT (Comprehensive Inspection Train) dan dilanjutkan pada 4 September dengan satu rangkaian EMU.

Baca juga: Depo EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tegal Luar Selesai Dibangun

Kemudian pada tahapan kedua dijadwalkan pada 25 Desember 2022 yang terdiri atas tiga rangkaian EMU. Tahhapan ketiga pada 25 Februari 2023 dengan menambah tiga rangkaian EMU, dan tahapan terakhir atau keempat pada 15 Maret 2023 dengan 3 rangkaian EMU. Untuk tahapan pertama jika semua perizinan selesai, PT KCIC berharap pengiriman menuju Depo Tegalluar bisa berjalan lancar, mengingat medan jalan yang dilalui melalui tol cukup berat dan kewaspadaan yang lebih besar. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Jerman Wajibkan Penumpang Pakai Masker N95 di Pesawat Sampai 2023, Maskapai Geram

Jerman memutuskan tetap mewajibkan penumpang memakai masker N95 di dalam pesawat sampai bulan April 2023. Hal ini pun ditentang oleh Dewan Perwakilan Maskapai di Jerman (BARIG). Menurutnya, kebijakan memakai masker di dalam pesawat sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang. Karenanya, mereka meminta pemerintah untuk segera mencabut kebijakan tersebut.

Baca juga: Mulai 29 Agustus, Singapore Airlines Tak Wajibkan Penumpangnya Kenakan Masker di Dalam Kabin

“Keputusan Kabinet Federal Jerman untuk memperpanjang dan bahkan memperketat kewajiban saat ini untuk memakai masker di dalam pesawat sulit dipahami,” kata Sekjen BARIG, Michael Hoppe.

“Rencana Pemerintah Federal Jerman tidak masuk akal bagi kami. Tidak ada dasar epidemiologis untuk langkah seperti itu. Kami memohon kepada Parlemen Federal Jerman (Bundestag) dan Dewan Federal (Bundesrat) untuk merevisi proposal legislatif,” tambahnya.

Perbandingan internasional menunjukkan: Jerman sepenuhnya sendiri dengan keputusan ini. Di sebagian besar negara lain, memakai masker hanya dianjurkan. Bagaimanapun, masker medis sudah cukup di sana, dan di Jerman sejauh ini juga,” lanjutnya, seperti dikutip dari Simple Flying.

Jerman awalnya berencana memperpanjang aturan wajib masker bagi penumpang di seluruh moda transportasi (termasuk kereta api dan bus) sampai 23 September mendatang. Namun, kekhawatiran adanya peningkatan kasus aktif Covid-19 saat liburan musim dingin membuat itu diurungkan dan diperpanjang menjadi sampai bulan April 2023.

Tak hanya sekedar mengenakan masker dan tak sekedar menghimbau jenis masker, Pemerintah Jerman mewajibkan setiap penumpang memakai masker jenis N95. Masker ini diklaim lebih ampuh menangkal virus dibanding masker kain atau masker medis standar. Jenis masker ini wajib digunakan mulai 1 Oktober mendatang.

Namun, BARIG, yang mewakili sekitar 100 maskapai domestik dan internasional, melalui Hoppe mengungkapkan udara di kabin pesawat sudah sangat bersih dengan adanya filter HEPA. Lebih lanjut, penggunaan wajib masker jenis N95 di pesawat justru hanya membuat masalah baru bagi penumpang, yang notabene rata-rata lebih terbiasa dengan masker medis dan masker kain.

“Memperketat kewajiban memakai masker dalam perjalanan udara juga tidak tepat mengingat fakta bahwa risiko infeksi di pesawat hanya sangat rendah. Ini telah terbukti selama dua tahun terakhir dan juga terbukti secara ilmiah,” ujarnya.

Baca juga: easyJet Tambah Daftar Maskapai yang Izinkan Penumpang Lepas Masker di Pesawat

Tinggi- kinerja filter HEPA dan pertukaran udara lengkap reguler di kabin berkontribusi signifikan terhadap hal ini.Oleh karena itu, pada Mei 2022, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) dan Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) telah mengeluarkan rekomendasi yang jelas untuk menghilangkan kewajiban mengenakan masker di pesawat,” tutupnya.

Jerman menjadi salah satu dari segelintir negara di Uni Eropa yang masih mengatur ketat penggunaan masker di transportasi umum.

Jenius Tapi Nyeleneh, Penumpang Gunakan Selimut Sebagai Penyangga Kaki

Pernahkah terlintas di benak Anda untuk menggunakan selimut yang dipinjamkan oleh maskapai sebagai sebuah hammock untuk menyanggah kaki Anda? Ya, mungkin ide gila semacam ini terlewatkan oleh Anda semua, namun nyatanya, ini benar-benar terjadi. Entah apa yang harus dikatakan untuk penumpang wanita yang satu ini, namun ia membuktikan bahwa travel hack itu nyata adanya!

Baca Juga: Lagi! Penumpang Lakukan Travel Hack Guna Pangkas Bobot Bagasi

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman news.com.au (30/10), seorang wanita yang tidak teridentifikasi identitasnya tertangkap kamera tengah tertidur pulas di dalam sebuah penerbangan, dimana di foto tersebut tampak wanita yang duduk di kursi dekat pintu menggunakan selimut yang diikat ke dua sisi dan dijadikan sebagai penyangga kakinya – layaknya sebuah hammock.

Ya, mungkin wanita ini patut diapresiasi karena ide briliannya memungkinkannya untuk tidur secara pulas dengan kondisi kaki yang tertopang oleh hammock berbahan selimut ini. Berkat ide gilanya ini, foto dari sang penumpang akhirnya menjadi terkenal di laman Passenger Shaming.

Kendati di laman ini banyaknya berisikan aksi memalukan penumpang dan hujatan dari siapa saja yang melihatnya, tapi berbeda dengan yang satu ini – dimana warganet yang melihat unggahan ini memuji aksi briliannya.

Sumber: NZ Herald

“Brilian, penumpang ini memikirkan sesuatu yang out of the box,” ujar salah satu warganet.

“Ini mencegah pembekuan darah dan meningkatkan sirkulasi di ekstremitas bawah.” ujar warganet lain yang terlihat lebih ilmiah ketimbang yang lainnya.

Namun, tidak sedikit juga warganet yang menilai aksi dari wanita ini tergolong sebagai sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan.

“Ini mengerikan, bisa saja memperlambat arus evakuasi,”

“Saya pernah mencobanya sekali namun tampak awak kabin tidak menyukainya,” tambah warganet lain.

Di dalam foto tersebut, tampak si penumpang wanita ini duduk di samping pintu keluar pesawat.

Baca Juga: Cerdas Namun Dipandang Licik, Lufthansa Perkarakan Penumpang yang Praktekkan Travel Hack

Mungkin travel hack yang satu ini bisa Anda coba di dalam penerbangan, tapi ada baiknya Anda memastikan terlebih dahulu apakah cara ini tergolong sebagai sesuatu yang legal atau tidak. Jika legal, silakan Anda coba. Tapi jika tidak, maka jangan pernah melanggar apa yang sudah ditetapkan oleh pihak maskapai, ya!

Berusia Lebih dari Satu Abad, Gerbong Ketel di Bogor Akhirnya Dipercantik

Kemeriahan dan keberhasilan dari pencinta kereta api yang bernama Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) bersama dengan PT Kereta Api Indonesia telah menyelamatkan sebuah gerbong yang bisa dibilang teronggok lama di Depo KRL Bogor. Kunjungan yang didasari atas kecintaannya terhadap pelestarian kereta api telah membuahkan hasil terhadap gerbong yang asal mulanya merupakan angkutan bahan bakar cair.

Baca juga: Gerbong Kereta Tua Dikonversi Jadi Hotel Mewah di Pinggir Pantai Inggris

Gerbong bernomor KR7 ini telah diperbaharui dengan memperbaiki seluruh bagian gerbong termasuk menambah warna keasliannya saat berjalan di era Staatspoorwegen (SS). Kegiatan yang dilakukan 1 September 2022 lalu merupakan upaya untuk melestarikan benda – benda bersejarah. Preservasi pun dilakukan dengan semaksimal mungkin menjaga keaslian bentuknya.

Gerbong KR7 ini ternyata memiliki kode arti, yaitu untuk huruf K merupakan kepanjangan dari kata Ketel yang berarti gerbong pengangkut bahan cair atau curah. Kemudian huruf R merupakan masih menggunakan rem tenaga manual atau individu. Menurut informasi dari berbagai sumber, gerbong KR7 ini memulai masa dinasnya pada 24 Maret 1914. Hingga saat ini gerbong tersebut ternyata tersimpan baik di Depo KRL Bogor meski mengalami karat akibat usia yang melebihi 100 tahun.

Baca juga: Rumah Sakit di Inggris Sulap Gerbong Tua Jadi Ruang Serbaguna

Sebagai sejarah, gerbong yang bertuliskan PJKA ini awal digunakan untuk mengangkut minyak dari Tanjung Priuk ke Sukabumi melewati Stasiun Bogor. Namun setelah mada dinasnya berakhir pada tahun 1988, gerbong ini hanya bertugas sebagai asistensi di Depo Bogor untuk penyimpanan bahan bakar untuk lokomotif yaitu minyak residu atau jenis HSD. Kedepannya, gerbong KR7 ini akan dijadikan cagar budaya kereta api yang dilestarikan mengingat gerbong jenis tersebut sudah jarang ditemukan bahkan sudah hilang termakan usia. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Uji Coba Akhir Tahun, Inilah Kesiapan Depo LRT Jabodebek Jelang Peresmian

LRT Jabodebek yang tak butuh lama lagi jelang peresmian, pihaknya masih terus mempersiapkan kelengkapan seperti rangkaian kereta, sarana dan juga prasaranya. Termasuk kesiapan yang masih terus dilakukan saat di Depo LRT yang berlokasi di Bekasi. Pembangunan depo hingga saat ini telah mencapai 85,11 persen.

Baca juga: Depo EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tegal Luar Selesai Dibangun

Depo LRT Jabodebek yang memiliki kepentingan untuk menyimpan, memeriksa, merawat hingga memperbaiki sarana LRT ini memang bagian wilayah paling vital. Dengan luas 100.000 m2 ini sudah ada beberapa operasional penunjang yang sudah digunakan, seperti area mesin bubut roda jenis underfloor, stabling, Automatic Train Wash Plant (ATWP) dan juga bangunan Operation Control Center (OCC).

Seluruh operasional LRT Jabodebek nantinya akan berjalan secara otomtis dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Operator OCC contohnya yang nantinya akan memantau jalannya LRT dan hanya akan mengiintervensi jika ditentukan ketidaksesuaian seprti adanya keterlambatan, gangguan suplai daya, dan lain – lain. Sama halnya seperti jalur kereta api di Jabodetabek ataupun jalur kereta api di Jawa dan Sumatera. Adanya OCC sangat dibutuhkan saat memantau jalan kereta api secara jarak jauh. Juga bisa berkontak langsung dengan petugas dilapangan seperti masinis dan stasiun yang masuk dalam wilayah tersebut.

Seperti diketahui moda transpotasi Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi ini akan beroperasi sekitar awal 2023. Persiapan terus dilakukan mengingat waktu yang tidak begitu lama saat launching perdana nanti. Karena proses pembangunan LRT Jabodebek secara keseluruhan baru mencapai 81,75 persen.

Namun progres pembangunan infrastruktur sudah mendekati ke tahap 97 persen hingga Mei 2022 lalu. Pihaknya meminta doa restu agar penyelesaian bisa berjalan lancar dan komersial dimulai akhir Desember 2022 atau paling lambat awal 2023 mendatang. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Masih Ada Waktu, Lomba Fotografi Kereta Api Tinggal Seminggu Lagi

Ajang lomba fotografi masih dibuka bagi penikmat fotografi kereta api. Berburu kereta api tak melulu memamerkan hasil karyanya di media sosial saja, tapi ini saatnya khususnya bagi pecinta kereta api berkarya dan membuahkan hasil. Saat kabarpenumpang.com melihat informasi melalui instagram @keretaapikita bahwa informasi tersebut sedang berlangsung.

Baca juga: [Galeri Foto] Eks Jembatan Kereta di Cina ini Disulap Jadi Tempat yang Instagramable!

Bagi pecinta kereta api yang ingin mengikuti perlombaan tersebut harus mengikuti persyaratan yang telah ditentukan. Lomba fotogrgai kereta api bertemakan”Dari Balik Lensa Kereta Api Bangkit untuk Indonesia” ini diadakan dimaksudkan agar penikmat fotografi bisa turut andil dan meningkatkn kepuasan dengan hasil karya yang nantinya akan dihargai.

Persyaratan dari perlombaan ini pun harus diikuti para peserta yang mengikutinya. Bagi pengguna peserta yang menggunakan kamera, pihak penyelenggara memperbolehkan kamera apapun yang akan digunakan peserta seperti jenis DSLR, Ponsel, Drone, dan lain sebagainya. Untuk pengambilan foto diwajibkan dalam kurun waktu 1 Januari 2022 hingga penutupan pelaksanaan lomba. Peserta juga diwajibkan bagi yang belumpernah menang dalam lomba kontes fotografi apapun kecuali di unggah di media sosial. Diperbolehkan mengedit foto namun tidak boleh merubah estentik atau menambah bahkan mengurangi objek foto secara digital termasuk tidak diperbolehkan menambah watermark. Yang terpenting adalah lomba foto ini dilakukan dengan periode waktu mulai tanggal 26 Agustus – 9 September 2022.

Baca juga: Tips dan Trik Fotografi dari Dalam Kabin Pesawat

Pengiriman foto bisa dikirimkan melalui https://bit.ly/lombafoto77thnKAI/ dan pengiriman foto harus beresolusi besar (Hi Resolution). Pengunguman juara nantinya akan diumumkan pada tanggal 14 September 2022. Dari lomba foto yang diadakan tersebut dan diinformasikan di media sosial Instagram beberapa diantaranya berkomentar miring terhadap lomba ini. Beberapa komentator sangat menyayangkan bahkan mempertanyakan soal foto hak milik PT Kereta Api Indonesia jika peserta tidak menang saat pengunguman lomba. Hingga saat ini komentar tersebut belum direspon pihak penyelenggara. Alhasil beberapa diantara mereka enggan mengikuti lomba tersebut sebelum ditanggapi komentar mereka. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Sky Whale – Desain Pesawat Penumpang Tiga Dek, Lebih Besar dari Airbus 380

Di tengah harga minyak dunia yang kini sedang melambung, desain alias rancangan pesawat penumpang dengan kapasitas besar menjadi kurang populer, pasalnya tingginya harga minyak akan terkait langsung dengan harga tiket pesawat, dimana tingginya tiket pesawat akan berpengaruh pada demand penerbangan itu sendiri. Namun, tetap ada saja suatu masa dimana dunia penerbangan mengalami lonjakan permintaan yang besar.

Baca juga: Desain Pesawat Sayap Tinggi vs Sayap Rendah: Ini Perbedaan-Persamaan dan Untung-Ruginya

Dan ketika lonjakan demand penerbangan terjadi, maka dunia dirgantara akan menggeliat, maskapai dan manufaktur dirgantara saling beradu imajinasi dan konsep untuk pesawat penunpang berkapasitas besar yang efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Dikutip dari thesun.co.uk (30/8/2022), dijuluki sebagai desain “Sky Whale – (Paus Terbang)” – inilah pesawat dengan kabin bulat besar, massive sweeping wings, dan ruang yang cukup untuk 755 penumpang. Dirancang untuk penerbangan jarak jauh, Sky Whale hadir dalam tiga dek besar dengan lima baris kursi, termasuk kelas bisnis di lantai atas yang mewah lengkap dengan jendela atap yang memperlihtkan “pemandangan langit”.

Ketika tiba saatnya untuk lepas landas, Sky Whale yang sangat besar menempatkan dirinya pada posisinya sebelum mesin besarnya berputar pada sudut 45 derajat seperti pesawat jet tempur Harrier jump. Kemudian Sky Whale mulai bergerak dan mesin yang berputar mendorong ke depan, memungkinkan mesin raksasa itu lepas landas dengan pendakian hampir vertikal.

Dengan fitur luar biasa tersebut, memungkinkan Sky Whale tidak terbatas pada bandara besar, persisnya Sky Whale hanya membutuhkan ruang yang cukup untuk lebar sayap 87,7 meter dan panjang 76,8 meter.

Baca juga: Boeing Tak Yakin Konsep Pesawat Bertenaga Hidrogen, Sindir Airbus?

Sky Whale diharapkan dapat mencapai kecepatan tertinggi lebih dari 997 km per jam. Nah, Sky Whale statusnya saat ini adalah impian dari desainer Spanyol Oscar Vinals – dan sejak pertama kali meluncurkan konsep tersebut delapan tahun lalu, ia telah melihat banyak minat terhadap pesawat itu. Belum lama ini, desain Oscar ditampilkan di pameran transportasi masa depan di Pusat Kebudayaan Sheikh Abdullah Al Salem di Kuwait.

Dipulangkan, KRL Yogya – Solo Nantinya Hanya Layani ‘Buatan Indonesia’

Kereta Rel Listrik (KRL) yang bertugas di lintas Yogyakarta – Solo Balapan/Palur pp. ini sepertinya akan kehilangan 2 trainset yang biasanya untuk mengangkut penumpang setiap harinya. Ya, KRL buatan Jepang inilah yang digadang – gadang akan di pulangkan ke daerah saat pengiriman ke Kota Gudeg ini. Setelah menlusuri informasi kuat dari media sosial, rangkaian KRL seri 205.9 dan 205.32 akan dipulangkan ke wilayah Jabodetabek dan nantinya akan dikirim ke Depo KRL Depok. Informasi mengenai kapan akan dikirim masih belum tersedia, mengingat simpang siurnya informasi perihal pengiriman KRL ini.

Baca juga: Penumpang Bersepeda Makin Mudah Naik KRL Yogya – Solo Menuju ke Tempat Tujuan

Diketahui jalur Yogyakarta – Palur sudah dialiri listrik dan angkutan KRL sudah bisa dinikmati oleh warga Yogya, Solo dan sekitarnya. Menggantikan sarana angkutan KRD Prameks, KRL lebih banyak menampung penumpang tanpa harus membeli tiket yang sesuai jam keberangkatan. KRL yang beroperasi saat ini di wilayah Daop 6 Yogyakarta ini jenis i9000 atau lebih dikenal dengan KFW hasil rancangan PT INKA Madiun dan seri 205 yang didatangkan dari Jepang. Infomrasi bahwa seri 205 akan dipulangka ke Jabodetabek, nantinya seri KFW-lah yang akan menggantian dan terus dioperasikan sebagai KRL jalur Yogya – Palur pp.

Namun, beberapa warga sempat khawatir dengan keberadaan KRL KF tersebut. Karena beberapa bulan lalu sempat KRL jenis ini mengalami mogok di stasiun salah satunya Stasiun Purwosari yang mengakibatkan keterlambatan lalu lintas kereta api hingga penumpang dievakuasi pindah ke KRL lain. Dan sempat juga pintu KRL yang tidak tertutup saat dalam perjalanan.

Baca juga: KRL Yogya-Solo Gunakan Kereta Produksi PT INKA

Dari beberapa insiden tersebut, PT KCI akan berkomitmen agar kejadian tersebut atau hal lain yang dapat merugikan penumpang tidak akan terulang serta akan melakukan perawatan dan perbaikan secara berkala. Mengingat KRL berjalan setiap hari untuk melayani penumpang beraktivitas di bebearapa kota yang dilewati KRL. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Di Rute Jenewa – Paris, Pilot dan Kopilot Air France Baku Hantam di Dalam Kabin

Cemas dan panik bakal dirasakan penumpang bila mengetahui pilot dan kopilot baku pukul di dalam kokpit. Dalan dunia penerbangan, urusan keamanan dan keselamatan adalah prioritas yang tak bisa ditawar, dan apa jadinya bila pilot dan kopilot justru saling beradu pukul. Bagaimana mereka dapat fokus mengendalikan pesawat?

Baca juga: Pramugara dan Pilot Baku Hantam di Toilet Saat Pesawat Mengudara, Tangan dan Gigi Patah!

Dikutip dari Airlive.net (30/8/2022), sepasang pilot telah diskors menyusul perkelahian di tengah penerbangan di kokpit pesawat Air France. Pilot dilaporkan bertukar pukulan selama penerbangan antara Jenewa dan Paris pada bulan Juni lalu.

Tak lama setelah lepas landas, awak kabin mendengar konflik sebelum membubarkannya. Satu pilot tetap berada di kokpit selama sisa perjalanan. Alasan perkelahian itu tidak jelas, tetapi juru bicara maskapai menyebutnya sebagai “perilaku yang sama sekali tidak pantas” dan saat ini masih dalam investigasi.

Baca juga: Jadi Korban “Bucin,” Dua Awak Kabin Republic Airways Saling Baku Hantam

Air France telah mengalami peningkatan pengawasan untuk malpraktik keselamatan selama beberapa bulan terakhir. Otoritas investigasi keselamatan penerbangan sipil Perancis, Bureau d’Enquetes et d’Analyses, menemukan maskapai yang berbasis di Paris telah mengabaikan dan melanggar prosedur keselamatan dalam beberapa kesempatan – termasuk pada penerbangan 2020 di mana awak pesawat menemukan setelah lepas landas bahwa tangki pesawat kekurangan 1,4 ton bahan bakar.

Setelah 14 Tahun, Switchblade Flying Sports Car Mendapat Izin Uji Terbang dari FAA

Setelah 14 tahun dalam pengembangan, Switchblade, mobil sport terbang roda tiga pertama di dunia – three-wheel flying sports car, akhirnya mendapat persetujuan untuk memulai uji penerbangan. Diproduksi oleh Samson Sky, prototipe Switchblade disebut dapat melesat dengan kecepatan 322 km per jam dan dirancang untuk dibuat dari kit DIY.

Baca juga:Mobil Terbang AirCar Sukses Terbang Antar Bandara, Kreator: Bisa Terbang Sejauh 1.000 Km

Saat berada di darat, Switchblade bergerak dengan tiga rodanya dan, dengan panjang hanya 5,1 meter dan lebar 1,8 meter, kendaraan ini cukup kecil untuk muat masuk ke dalam garasi. Namun, saat mencapai area landas pacu, Switchblade sayapnya akan berayun dan ekornya memanjang dalam waktu kurang dari tiga menit, memungkinkan kendaraan ‘skybrid’ itu terbang ke angkasa.

Dikutip dari dailymail.co.uk (30/8/2022), bulan lalu, Switchblade telah menerima stempel persetujuan dari Federal Aviation Administration (FAA), otoritas penerbangan di Amerika Serikat, untuk memulai proses pengujian. Sam Bousfield, CEO Samson Sky dan desainer Switchblade, mengatakan, “Kecepatan lepas landas diperkirakan 128 km per jam, yang berarti itulah kecepatan yang perlu kami capai, di mana Switchblade akan mulai terangkat dari tanah.”

Switchblade sekarang dapat menjalani serangkaian uji coba, dimulai dengan pengujian taxii berkecepatan tinggi dan mengarah ke pengujian penerbangan di udara.

Menurut perusahaan yang berbasis di Oregon, 2.100 orang dari 52 negara dan 50 negara bagian Amerika telah memesan kit kendaraan ketika akhirnya disetujui untuk dijual. Samson Sky mengatakan bahwa pembeli awal Switchblade termasuk insinyur NASA, pilot maskapai, dan pengusaha.

Baca juga: Mobil Terbang KleinVision dengan Desain Sayap Gawang Sukses Terbang Perdana

Persetujuan FAA baru-baru ini telah menarik minat 360 pemesanan baru hanya dalam beberapa minggu terakhir, dan perlu dicatat bahwa 58 persen dari pemesan belum berstatus sebagai pilot. Maka untuk bisa mengawaki Switchblade, diperlukan dua surat izin, yakni surat izin mengemudi di jalan raya dan surat izin sebagai penerbang. Selain itu, untuk menerbangkan Switchblade harus dilakukan di bandara umum atau swasta. Maklum, Switchblade berbeda dengan kendaraan vertikal take-off and landing (VTOL), yang bisa lepas landas dari jalan raya.