“Right Bike,” Bantu Temukan Sepeda yang Tepat Bagi Pengendara

Sepeda menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk digunakan pengendara masa kini. Selain bebas polusi, badan pengendara pun lebih sehat karena mengayuh sepeda tersebut. Sayangnya, banyak pengendara yang tidak semuanya pas dengan ukuran sepeda yang mereka inginkan atau bisa dikatakan terkadang lebih pendek atau lebih tinggi dari tinggi badan mereka.

Baca juga: Gandeng ITDT, MRT Jakarta Siap ‘Manjakan’ Pejalan Kaki dan Pesepeda

Velogicfit asal Selandia Baru telah merancang sistem Right Bike dalam membantu pengguna mendapatkan sepeda yang sesuai kebutuhan mereka. Sistem ini sendiri merupakan kombinasi perangkat keras dan lunak yang bisa mengidentifikasi sepeda mana dengan ukuran dan desain yang tepat dengan kebutuhan pengendara.

(Newatlas.com)

KabarPenumpang.com melansir laman newatlas.com (5/8/2019), Velogicfit sendiri memiliki filosofi dimana setiap pengendara sepeda memiliki hak untuk merasa nyaman saat menggunakan sepeda mereka. Adanya sistem Right Bike sendiri juga dikembangkan untuk menurunkan kadar kebingungan pengguna saat mencari sepeda baru apalagi saat berbagai merek menawarkan geometri dan ukuran bingkai.

Cara menggunakan Right Bike sendiri cukup mudah sebab perangkat ini berbentuk monitor berbentuk vertikal dengan tampilan layar sentuh yang dilengkapi kamera 3D built-in. Pengendara sepeda nantinya hanya berdiri di depan layar tersebut dan akan diarahkan untuk membuat pose pngukuran dengan menempatkan tangan serta kaki sesuai dengan posisi di layar.

Dengan cara ini memungkinkan kamera mengukur lekukan inseam, panjang lengan dan sternum. Nantinya sistem Right Bike memberikan rekomendasi sepeda yang cocok dan memperhitungkan pertumbuhan di masa depan dengan cara menampilkan berbagai model sepeda yang sesuai di layar.

Pengendara yang melakukan pengukuran tersebut harus menyimpan pilihan sebelum merekomendasikan daftar pendek dari dua roda bersama dengan ukuran bingkai yang disarankan dan spesifikasi kunci. Perusahaan mengatakan bahwa menjalankan melalui sistem memberikan kepercayaan kepada pelanggan bahwa pilihan mereka akan bekerja untuk mereka, sementara juga memberikan informasi penting khusus pembeli kepada staf penjualan.

Baca juga: Singapura Majukan Jalur Pesepeda Selama 5 Tahun Kedepan

Diketahui, Right Bike mampu mengukur pengendara dari semua ukuran dan usia, dengan algoritme dapat memperhitungkan pertumbuhan yang diharapkan dari anak-anak dan remaja untuk merekomendasikan sepeda dengan penyesuaian yang memadai. Right Bike telah menjalani uji coba di Selandia Baru, Australia, Taiwan dan Jerman, dan Velogicfit sekarang mencari untuk meluncurkan solusi di seluruh dunia dalam beberapa bulan mendatang.

Keluhan Masyarakat Saat Naik Kereta Api Soal Tempat Duduk, KAI Segera Hilangkan Kursi Tegak Kelas Ekonomi

Polemik terjadi mengenai kursi kereta api khususnya kelas ekonomi dengan sandaran tegak makin dikeluhkan oleh penumpang yang melakukan perjalana ke luar kota. Merasa pegal, kurang nyaman dan tidak biasa merupakan komentar di media sosial PT Kereta Api Indonesia saat penumpang menggunakan kursi dengan sandaran tegak. Tak hanya itu ketidaknyamanan juga dirasakan saat melakukan perjalanan lebih dari 5 jam.

Baca juga: Kursi di Gerbong Menghadap Laut, Inilah “Sea Rail” Kereta Wisata Khas Pesisir Korea Selatan

Menurut data yang diperoleh dari berbgai sumber saat ini KAI memiliki 1.346 unit kereta penumpang, diantaranya terdapat 22 persen kereta itu sudah cukup lama dioperasikan sehingga perlu peremajaan. Dari total jumlah unit kereta penumpang yang KAI miliki, 58 persen di antaranya adalah kereta kelas ekonomi sebanyak 831 unit kereta.

Peremajaan ini bertjuan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan selama dalam perjalanan kereta api. Saat ini KAI terus berupaya untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam berbagai aspek. KAI akan terus melakukn pembelian kereta – kereta khususnya kelas ekonomi untuk menggantikan sarana yang sudah lama beroperasi. Pihaknya terus mendata jumlah kereta yang akan dibeli tersebut guna memenuhi harapan penumpang setia kereta api.

Baca juga: Tentang Kursi di Kereta Ekonomi Premium, Respon Admin Twitter PT KAI Menuai Polemik

Sebelumnya cuitan mengenai hal tersebut ramai di jagad media sosial twitter @KAI121 tentang keluhan kursi kereta kelas ekonomi yang dinilai tidak nyaman dengan harga yag cukup mahal. Cuitan itu pun langsung ramai oleh balasan respon yang beragam dari warga net. Bahkan paa 25 Agustus 2022 lalu unggahan tersebut mencapai 20,1 ribu pengguna dan dicuitkan ulang sebanyak 1.295 kali. Salah satu cuitan dari pengguna kereta api berisi: “Kenapa @KAI121 masih mempertahankan seat berhadap – hadapan seperti ini? Padahal seat kayak gini bikin sakitt badan. Apalagi perjalanan di atas 5 jam,” keluh pemilik akun Twitter @Qruuxxxx. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Pensiun dari Dunia Aviasi, Boeing 747 Disulap Jadi Restoran Mewah

Dewasa ini, sudah banyak sekali inovasi unik dengan cara menyulap barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi layak pakai kembali, tidak terkecuali pesawat bekas. Seperti sebuah Boeing 737 milik Sriwijaya Air yang diubah menjadi sebuah restoran di daerah  Ancol, Jakarta. Pemilik restoran yang melakukan sermoni Grand Opening pada 18 September 2015 silam ini diketahui memang bekerja sama dengan pihak Sriwijaya Air. Tidak hanya di Indonesia, di Karachi, Pakistan pun ada sebuah resto unik yang mengangkat tema moda berjuluk burung besi ini.

Baca Juga: Boeing 747 Dilelang Online, Inikah Akhir Cerita dari The Queen of The Skies?

Sebagaimana yang dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, Airport Security Force (ASF) mengubah salah satu pesawat Boeing 747 milik Pakistan International Airlines (PIA) yang sudah tidak terpakai menjadi sebuah restoran kelas atas. Diketahui, PIA merupakan salah satu maskapai pertama yang menerbangkan Boeing 747, dimana pesawat mewah ini mampu menampung penumpang hingga 500 orang dalam sekalii penerbangan.

Sumber: propakistani.pk

Pesawat Boeing 747 AP-BFV milik PIA tersebut lalu dipindahkan ke area lama Bandara Internasional Jinnah di Karachi, Ibu Kota Provinsi Sindh di Pakistan. Setelah pesawat ditempatkan di lokasi yang cocok, pejabat ASF lalu mendekor ulang pesawat sedemikian rupa sehingga bagian kabin pesawat Jumbo Jet tersebut berubah menjadi sebuah lorong yang diisi oleh meja-meja yang tersusun rapi layaknya restoran bintang lima. Pesawat ini sendiri diketahui telah pensiun dari dunia kedirgantaraan pada tahun 2014 silam.

Diketahui dari laman sumber lain, sejak masa pensiunnya, pesawat ini sering digunakan sebagai sarana pelatihan pasukan keamanan untuk potensi serangan teroris. Sebelumnya, banyak cerita kelam yang menyelimuti pesawat ini. Seperti contoh di tahun 2012, pemberitaan mengenai Boeing 747 AP-BFV milik PIA ini sempat menghiasi dunia aviasi global selama tiga kali. Pertama karena bannya yang meletus, kedua karena bird attack, dan yang ketiga karena kaca pesawat yang retak. Sebelum memasuki masa pensiunnya, diketahui pesawat ini juga merupakan salah satu korban serangan pihak teroris yang kala itu tengah menggila.

Baca Juga: Ada Sosok Boeing 737 Misterius di Bali, Kini Jadi Obyek Foto Favorit Para Pelancong

Namun, pihak AFC membantah pesawat tersebut akan dipergunakan sebagai sebuah restoran dan berdalih akan menjadikannya sebagai ruang makan saja.

Viaduct Gilingan Paling Langka dan Terancam Hilang Keasliannya

Tak banyak daerah lain yang mengenal viaduct satu ini. Tergolong langka dan paling pendek diantara viaduct lainnya. Viaduct yang berada di Kota Solo ini biasa disebut dengan nama Viaduct Gilingan yang berlokasi di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo. Viaduct yang terkenal kecil ini membentang di atas Jalan Ahmad Yani, Solo yang merupakan jalur bus dan truk jurusan Yogyakarta – Surabaya. Meskipun hanya memiliki panjang 6 meter, namun bangunan hikmat ini dibangun pada tahun 1870.

Baca juga: Glenfinnan Viaduct! Jembatan Harry Potter Yang Pernah Selamatkan Keluarga Kecil

Menurut sumber yang ditelusuri kabarpenumpang.com viaduct yang menghubungkan jalur kereta api antara Solo Balapan – Kalioso ini juga merupakan satu – satunya di jalur Semarang – Solo. Tak hanya itu, viaduct ini sering kali dibuat langssir oleh kereta api ataupun lokomotif langsir dan juga merupakan jalur segitiga pembalik. Wajar saja, jalur ini masih menggunakan single track (satu jalur).

Di bawah viaduct ini terdapat jalan raya yang menyempit karena tak memungkinkan dilebarkan. Sebab itulah menurut warga sekitar, di bawahnya kerap kali terjadi kecelakaan lalu lintas termasuk kendaraan yang melebihi tinggi dari viaduct yang hanya memiliki ketinggian 3,7 meter. Meski jalur kereta api yang dilintasi tidak terlalu ramai, namun pengecekan viaduct ini selalu dilakukan. Apalagi saat ini dilewati oleh rangkaian kereta api bandara dari Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo dan juga ada beberapa penambahan perjalanan kereta api barang angkutan semen dari Brambanan menuju Arjawinangun dan Cirebon pp. Namun, ada kabar mengejutkan untuk lokasi disekitar viadcut ini. Bahkan bangunan yang bernomor kode Bangunan Hikmad (BH) 314B ini rencananya akan di renovasi mengingat pembangunan jalur ganda akan dilakukan.

Menurut informasi yang dikutip Solopos.com, pekerjaan Viaduuct Gilingan ini akan dimulai pada Agustus ini dengan diberlakukannya buka tutup jalan raya hingga Februari 2023. Kemudian berlanjut dari Februari sampai dengan April 2023 akan dilakukan penutupan total pada Jalan A. Yani. Penutupan jalan ini dalam rangka pembangunan jalu ganda kereta api antara Solo – Kalioso dan rencananya akan dilakukan berlanjut sampai dengan Stasiun Brumbung. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini mempersiapkan pengalihan rute diantaranya kendaraan dari arah barat (Jakarta – Yogyakarta), yang semula melewati Viaduct Gilingan akan dialihkan lewat Jl. A. Yani – Jl. Letjen S. Parman – Jl. Monginsidi – Jl. A. Yani. Sebaliknya dari arah timur (Karanganyar – Palur) yang semula melewati Viaduct Gilingan akan dialihkan lewat Jl. A. Yani – Jl. Letjen S. Parman – Jl. Monginsidi – Jl. A. Yani.

Baca juga: Antara Viaduct, MRT dan Pergeseran Makna

Sampai saat ini belum diketahui informasi kelanjutan, apakah Viaduct Gilingan dibongkar total atau tetapp menyisakan bangunan sedikit agar bisa terlihat cagar budayanya. Mengingat bangunan viaduct yang akan digunakan jalur ganda memiliki ketinggian 4,2 meter dari atas jalan raya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Persiapan Pemasangan Rel, Bangunan Liar di Gunung Antang Akan Ditertibkan Akhir Agustus

Lokalisasi Gunung Antang yang berada di kawasan Palmeriam, Matraman, Jakartta Timur atau dekat dengan Stasiun Matraman ini akan ditertibkan tepatnya 30 Agustus 2022 mendatang. Menurut PT Kereta APi Indonesia Daop 1 Jakarta, pihaknya akan mengeluarkan surat peringatan ketiga kalinya untuk segera membersihkan dan mengosongkan lahan yang berada di area tersebut. Jika surat peringatan ketiga tidak digubris, maka penertiban secara tegas akan dilakukan. Sebelumnya penertiban sempat dilakukan namun ada perlawanan dari warga yang berada di lokalisasi tersebut dengan melempari batu pada waktu Minggu dini hari. Akibat dari kejadian tersebut sedikitnya empat warga terluka dan satu rumah rusak akibat dilempari batu saat penyerangan itu.

Baca juga: Setelah Perlintasan Depok – Citayam Ditutup, Kini 3 Perlintasan Liar Kembali Ditutup Petak Citayam – Bojonggede

Jalur kereta api yang akan dipasang di kawasan Gunung Antang menghubungkan dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Jatinegara. Jalur ini akan dibangun untuk perjalanan kereta api jarak jauh dengan keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Manggarai. Adapun jalur yang akan dibangun ini tetap memiliki 2 jalur namun tanpa jaringan Listrik Aliran Atas (LAA).

Di arah barat dari lokalisasi Gunung Antang sudah tersedia 2 jalur kereta api yang nantinya akan disambung sampai dengan Stasiun Manggarai. Namun saat ini jalur tersebut masih dipatok sebagai jalur buntu (badug). Lokalisasi Gunung Antang ini memang harus dibongkar, selain merupakan bangunan liar, saat pembangunan berlangsung lebih mudah untuk pengerjaan jalur ganda.

Baca juga: Bangun Flyover, Perlintasan Sebidang Ciroyom Bakalan Ditutup

Mengingat jika adanya perlawanan susulan saat pembongkaran akhir Agustus 2022 nanti, penjagaan diperketat dengan menurunkan beberapa personil dari aparat kepolisian maupun TNI guna mengamankan proses ini. Tak hanya pembongkaran, saat pembangunan pun penjagaan tetap dilakukan guna menghindari hal yang tidak diduga. Dan saat pembangunan sepenuhnya selesai, layaknya jalur dari Stasiun Jatinegara, Cakung hingg Bekasi akan memiliki jalur khusus antara kereta rel listrik maupun kereta jarak jauh. Bahkan kecepatan nantinya akan ditingkatkan guna kenyamanan dan ketepatan waktu bagi pengguna setia kereta api. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Mulai 29 Agustus, Singapore Airlines Tak Wajibkan Penumpangnya Kenakan Masker di Dalam Kabin

Dengan menurunnya tren Covid-19, maka serangkaian pengetatan pada prosedur perjalanan internasional via pesawat udara mulai dilonggarakan. Meski begitu, kebanyakan maskapai di Asia masih mewajibkan para penumpangnya untuk mengenakan masker saat berada di dalam kabin (kecuali saat makan). Nah, belum lama berselang ada kabar dari Singapore Airlines, bahwa maskapai terbesar di Asia itu telah menghilangkan mandat untuk kewajiban mengenakan masker saat di dalam kabin.

Baca juga: easyJet Tambah Daftar Maskapai yang Izinkan Penumpang Lepas Masker di Pesawat

Dikutip dari simpleflying.com (25/8/2022), seperti kebanyakan maskapai Asia, Singapore Airlines secara ketat menegakkan mandat penggunaan masker di semua penerbangannya, terlepas dari tujuan, untuk tetap mengikuti pedoman pemerintah. Setiap penumpang berusia enam tahun ke atas diharuskan memakai masker selama penerbangan dan hanya diperbolehkan melepas masker selama waktu makan. Namun, Pemerintah Singapura baru-baru ini mengumumkan bahwa penggunaan masker tidak lagi wajib kecuali di transportasi umum dan fasilitas kesehatan.

Kabar gembira ini berarti bahwa penumpang yang terbang dengan Singapore Airlines tidak akan diharuskan memakai masker pada penerbangan mereka mulai 29 Agustus dan seterusnya kecuali mereka terbang ke dan dari tujuan yang masih mewajibkannya. Sejauh ini mengenakan masker juga menjadi opsional di Bandara Internasional Changi Singapura, tetapi penumpang yang masih ingin mengenakan masker di dalam pesawat atau di dalam bandara terlepas dari tujuan dapat terus melakukannya.

Kebijakan baru ini sontak sempat membuat kebingunan bagi para penumpang seperti pada penerbangan SQ25 dan SQ26, Singapore Airlines mewajibkan masker di dalam pesawat karena persyaratan peraturan di Jerman. Karena persyaratan peraturan Spanyol, masker juga diperlukan dalam penerbangan SQ377 dan SQ378 antara Milan dan Barcelona. Meskipun dapat membingungkan dengan kebijakan yang diperbarui, Singapore Airlines telah memberikan daftar rute yang diterbangkan dari Bandara Changi.

Dengan Singapore Airlines menetapkan prioritas untuk menghapus mandat penggunaan masker, anak perusahaannya yang berbiaya murah, Scoot, mungkin akan segera menyusul. Maskapai penerbangan murah mungkin mungkin membuat masker opsional untuk penerbangan ke Yunani, Jepang, Arab Saudi, Taiwan, dan Thailand. Scoot mungkin juga mengikuti contoh maskapai utama yang mengizinkan pemakaian masker wajah opsional pada penerbangan ke Australia tetapi mewajibkannya pada penerbangan kembali ke Singapura.

Baca juga:Maskapai Ini Izinkan Penumpang Tak Kenakan Masker di Pesawat, Tertarik Mencoba?

Meskipun terlepas dari kebijakan masker maskapai mana pun, mengingat bagaimana beberapa negara masih memberlakukan kewajiban mengenakan masker, masih akan lebih baik bagi penumpang untuk mengemas satu atau dua masker kapan pun dan di mana pun mereka bepergian untuk menghindari kebingungan yang mungkin terjadi.

[Video] Pekerja Bandara Tewas Seketika Usai Terkena Baling-baling Pesawat Antonov An-24 yang Tengah Berputar

Secara statistik, pesawat merupakan moda transportasi paling aman di dunia. Namun, dalam kaitannya dengan proses ground service sebelum maupun sesudah penerbangan, pesawat belum tentu menjadi moda paling aman di dunia. Setidaknya, ini terbukti dari adanya insiden nahas yang terjadi baru-baru ini.

Baca juga: Miris, Warga Afghanistan Tewas di Bandara Kabul Gegara Kepanasan dan Kelaparan Saat Tunggu Evakuasi

Pada Jumat, 19 Agsutus lalu, terjadi kecelakaan kerja yang melibatkan petugas ground handling dengan pesawat Antonov An-24 UTair di Bandara Belyoarsk, Rusia. Laporan media lokal TASS, petugas disebut terkena bilah mesin atau baling-baling yang tengah berputar, sekalipun tidak dalam putaran penuh.

Dalam tayangan video viral yang beredar, petugas nampak telah mengerjakan suatu pekerjaan di bagian bawah belakang pesawat. Setelahnya, petugas bergegas menuju bagian depan. Namun nahas, sehabis menundukkan kepala melewati nacelle mesin, petugas terkena bilah mesin pesawat dan tewas seketika.

Meskipun hanya disebutkan petugas tewas akibat terkena baling-baling pesawat, namun, dalam tayangan video terlihat jelas bahwa bilah mesin pesawat telak mengenai kepala. Tayangan video juga menunjukkan terjadi percikan yang kemungkinan adalah darah akibat pecahnya kepala petugas terkena bilah mesin pesawat.

Usai kejadian, petugas dari Central Interregional Investigation Department for Transport Federasi Rusia langsung melakukan penyelidikan mendalam terkait kronologi insiden tersebut, bekerjasama dengan pihak maskapai dan petugas dari unit lain yang terkait.

“Pada 19 Agustus, di bandara Beloyarsk Khanty-Mansiysk Autonomous Okrug – Yugra, setelah menghidupkan mesin pada pesawat An-24 yang bersiap untuk terbang ke Berezovo, sebuah kecelakaan terjadi saat membersihkan bantalan dorong – seorang teknisi pesawat jatuh di bawah bilah baling-baling yang berputar dan menerima cedera yang tidak sesuai dengan kehidupan. Alasan insiden itu sedang ditetapkan,” kata juru bicara maskapai.

“Menurut data awal, pada 13:48 (11:48 waktu Moskow) pada 19 Agustus di bandara kota Beloyarsky selama prosedur pelepasan An-24 maskapai Utair, agen penanganan darat layanan pesawat terluka oleh baling-baling pesawat. Korban meninggal di tempat karena luka-lukanya,” tambahnya.

Kecelakaan atau insiden fatal di bandara memang jarang tetapi pernah beberapa kali terjadi setiap tahun. Pada bulan Juli lalu, petugas ground handling Bandara Gatwick dilaporkan tewas akibat insiden terkait konstruksi.

Baca juga: Bayi Tewas di Bandara Manila dengan Leher Dilingkari Pakaian Dalam

Pada bulan yang sama, seorang pekerja bandara juga dilaporkan meninggal akibat tersengat listrik saat melakukan pekerjaan konstruksi di Bandara Internasional Charlotte Douglas, North Carolina, Amerika Serikat (AS).

Beberapa bulan sebelumnya, atau tepatnya pada bulan Februari, ground handler senior berusia 70 tahun tewas akibat kecelakaan kerja saat mengoperasikan mesin loading.  Pada tahun 2019, seorang ground handler tewas di Bandara Hartsfield-Jackson Atlanta akibat terjepit antara kendaraan baggage loading dan pesawat United Airlines. Setahun kemudian, seorang ground handler tewas terlindas pesawat Boeing 737 Nok Air di Bandara Internasional Don Mueang, Bangkok.

Enaknya Naik KA Joglosemarkerto Bisa Healing Keliling Jawa Tengah

Naik kereta api jarak jauh dari satu kota ke kota lainnya sudah biasa warga masyarakat yang ingin bepergian pada aktivitas tertentu baik bertugas maupun liburan. Tapi jika ingin merasakan dan menghabiskan waktu dengan naik kereta api khususnya yang berada di wilayah Jawa Tengah, kiranya patut dicoba kereta api yang satu ini. Rangkaian KA Joglosemarkerto sepertinya menjadi pilihan tepat untuk sekadar jalan – jalan keliling Jawa Tengah hingga bertugas yang diharuskan berpindah kota.

Baca juga: Manfaatkan Kereta “Nganggur,” Yogyakarta Berangkatkan KA Joglosemarkerto

Sesuai dengan namanya Joglosemarkerto yang berarti kepanjangan dari Yogyakarta, Semarang dan Purwokerto. KA ini berkeliling di Provinsi Jawa Tengah melewati berbagai kota diantaranya Yogyakarta, Kutoarjo, Kroya, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Semarang, dan Solo. Kelas yang tersedia rangkaian KA Joglosemarkerto pun terdiri dari kelas ekskutif dan ekonomi (80 tempat duduk).

Pemandangan yang disuguhkan jika naik KA Joglosemarkerto pun beragam. Mulai dari hamparan sawah, bukit bahkan pegunungan untuk rute Kroya – Purwokerto – Prupuk hingga pemandangan laut utara yang berada di petak Ujungnegoro – Plabuan – Kuripan menjadi pelengkap yang ingin menikmati perjalanan siang hari dengan KA ini.

Baca juga: KA Joglosemarkerto Rute Cilacap – Yogyakarta Segera Beroperasi, Ini Jadwal dan Tarif Promonya

Untuk harga tiket KA Joglosemarkerto pun bervariatif, mulai dari harga Rp50.000 – Rp250.000 untuk kelas ekonomi dan Rp85.000 – Rp410.000 untuk kelas eksekutif. Harga tersebut tergantung dari jarak antar stasiun yang dipesan oleh penumpang. Hingga kini KA Joglosemarkerto masih diminati warga sebagai KA jarak menengah melewati berbagai kota di Jawa Tengah. Dan saat ini rangkaian KA Jogalosemarkerto berjalan 4 kali sehari, 2 rangkaian rute Yogyakarta – Tegal – Solo – Yogyakarta dan 2 rangkaian berikutnya berjalan sebaliknya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Naik KRL Berhenti di Stasiun Pasar Minggu Kok Lama, ya? Ternyata Ini Alasannya

Bagi masyarakat yang tinggal diarea jalur selatan menggunakan KRL rute Bogor – Manggarai tentu menyadari saat berhenti di Stasiun Pasar Minggu berhenti cukup lama dibanding stasiun KRL lainnya. Saat naik KRL di stasiun perhentian sangat dirasakan berhenti tak capai 1 menit saat kereta datang membuka pintu hingga menutup pintu, namun tidak untuk Stasiun Pasar Minggu. Ternyata ada beberapa alasan saat KRL berhenti cukup lama di stasiun yang memiliki 4 jalur ini.

Baca juga: Railfans Harus Tahu, Ini Jawaban Mengapa Jalur 1 atau 2 di Stasiun KRL Terkadang Berlawanan Arah

Diketahui bahwa Stasiun Pasar Minggu merupakan stasiun operasional yang melayani perhentian kereta yang diatur oleh Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). PPKA bertugas mengatur datang dan berangkatnya kereta api yang masuk di stasiun tersebut dengan mengatu persinyalan dan wesel rel kereta api. Saat KRL masuk di Stasiun Pasar Minggu khususnya arah Jakarta Kota, terasa cukup lama untuk diberangkatkan kembali. Ini karena mencegah antrean KRL saat memasuki Stasiun Manggarai. Ada beberapa stasiun yang disinggahi KRL saat berangkat dari Stasiun Pasar Minggu, yaitu Stasiun Pasar Minggu Baru, Duren Kalibata, Cawang, Tebet dan Manggarai. Beberapa stasiun yang disebutkan merupakan stasiun non operasional atau stasiun yang dikendalikan persinyalan blok secara otomatis.

Nah, Stasiun Pasar Minggu-lah yang menjadi stasiun perhentian agar tidak terjadi antrean atau penumpukan KRL saat memasuki Stasiun Manggarai. Mengingat Stasiun Manggarai masih melakukan switch over yang pada akhirnya kecepatan KRL dibatasi dan perlu adanya pergantian saat memindahkan rel kereta api. Meski KRL dari arah Bogor ke Jakarta cukup melintas jalur layang di Stasiun Manggarai, namun PPKA yang bertugas tetap fokus dengan jalur kereta api lainnya.

Baca juga: Lain Dulu Lain Sekarang, Wajah Baru Stasiun Manggarai Kini Lebih Menawan

Selain menghindari antrean atau penumpukan KRL di Stasiun Pasar Minggu meski sudah memiliki persinyalan blok otomatis, PPKA Pasar Minggu tetap berkomunikasi dengan PPKA dan PK (Pusat Kendali) Manggarai apakh jalur tersebut sudah aman dilalui atau belum. Dengan kata lain penumpang mohon bersabar jika PPKA/announcer petugas stasiun mengungumkan melalui pengeras suara dengan kata “KRL tujuan akhir Jakarta Kota menunggu waktu keberangkatan di Stasiun Pasar Minggu.” (PRAS – Cinta Kereta Api)

“Tetap Dingin”, Inilah Kondisi Agar Mesin Pesawat Jet Tidak Overheating

Sebagaimana mesin pada umumnya, maka mesin pesawat akan terkait langsung dengan proses pembakaran, yang artinya mesin akan menghasilkan panas. Namun, panas pada mesin pesawat tentu harus dikontrol untuk memastikan dapat bekerja dengan benar. Seperti pada mesin pesawat jet untuk mendinginkan dan melumasi bagian yang bergerak digunakan oli.

Baca juga: Bagaimana Cara Mesin Pesawat Dipasang? Berikut Ulasannya

Namun, selain dari penggunaan oli, perakitan turbin juga menjadi begitu penting dalam mesin jet yang sangat sensitif terhadap panas. Kondisi bilah turbin di luar batas suhu bahkan untuk beberapa detik dapat membuat bilah turbin tidak berguna sehingga merugikan operator dalam jutaan dollar. Dengan demikian, pembakaran harus dikontrol sedemikian rupa sehingga suhu tidak naik di atas dan di luar kapasitas turbin.

Dikutip dari simpleflying.com, pada prinsipnya, sistem oli mesin jet tidak terlalu berbeda dengan sistem oli pada mobil Anda. Ada tangki oli dan pompa yang memompa oli di sekitar mesin. Dalam mesin jet, kompresor dan turbin berputar pada poros yang dijalankan oleh bantalan bola. Ini mengurangi gesekan dan membuat konstruksi lebih mudah. Karena bantalan bola ini membawa beban besar, mereka dapat memanas dan mudah stres.

Jadi, untuk menghilangkan panas dari bantalan, oli dialirkan melalui ruang bantalan bola. Minyak pertama-tama dipompa keluar dari reservoir minyak atau tangki ke filter oli. Filter ini memastikan tidak ada partikel karbon atau kotoran lain yang melewatinya. Dari filter, oli mengalir dari saluran tekanan masuk ke ruang bantalan.

Minyak kemudian disemprotkan langsung pada bantalan oleh jet minyak. Minyak ini kemudian dikembalikan ke tangki minyak (setelah proses pendinginan) dengan bantuan pompa pemulung. Sebelum dialirkan ke tangki, melewati Fuel Cooled Oil Cooler (FCOC). Di FCOC, bahan bakar dilewatkan melalui pipa di mana minyak dilewatkan. Proses ini menambahkan panas ke bahan bakar dan membuang panas dari minyak. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan karena bahan bakar membutuhkan panas sementara minyak membutuhkannya untuk diambil.

Rasio kimia yang benar (stoikiometri) untuk membakar campuran udara dan bahan bakar adalah 15:1. Pembakaran pada rasio ini dapat menghasilkan panas melebihi 2000 derajat Celcius, yang terlalu tinggi untuk bilah turbin. Karena alasan inilah pembakaran dikontrol secara mekanis untuk memastikan bahwa pembakaran berada pada suhu yang tepat.

Pada ruang bakar mesin jet, udara yang berasal dari tahap kompresor terbagi menjadi tiga. Satu disebut udara Primer, yang kedua disebut udara Sekunder dan yang ketiga disebut udara Tersier. Dari jumlah tersebut, hanya udara primer yang masuk langsung ke dalam ruang untuk pembakaran. Menariknya, hanya 20 persen udara yang berasal dari kompresor yang merupakan udara primer ini. Udara primer dicampur dengan bahan bakar dan dibakar pada rasio stoikiometri 15:1.

Udara sekunder dan udara tersier dialirkan di sekitar ruang bakar. Yang pertama kemudian perlahan-lahan dimasukkan ke dalam ruang bakar melalui lubang yang dibor pada casing ruang yang disebut lubang udara sekunder. Ini mengurangi suhu luka bakar dan meningkatkan molekul udara yang bercampur dengan bahan bakar. Udara sekunder juga hanya 20 persen dari total aliran udara. Udara sekunder memainkan peran penting lainnya. Mengalir ke ruang bakar melalui baling-baling pusaran yang membantu untuk membentuk pusaran.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bilah turbin tidak menyukai panas. Ketika terkena panas mereka mengalami ‘merayap’. Sebuah creep adalah bentuk stres yang memperluas pisau. Ketika creep dibiarkan berkembang, ia dapat tumbuh ke titik di mana bilah dapat menyentuh casing mesin yang dapat menyebabkan kegagalan yang fatal. Jadi, sudu-sudu turbin dan perakitannya membutuhkan sistem pendingin.

Baling-baling turbin didinginkan oleh engine bleed air. Udara dari tahap kompresor mesin dikeluarkan dan diumpankan ke bilah untuk mendinginkannya. Ada lubang yang dibor pada bilah di mana udara dilewatkan.

Pada mesin jet generasi awal, hanya udara Tekanan Rendah (LP) yang dilewatkan melalui bilah. Jenis pendinginan ini dikenal sebagai Single pass with Internal Cooling. Saat mesin mulai menjadi lebih besar dan kebutuhan untuk daya dorong yang lebih besar, bilah turbin harus memiliki kapasitas untuk menahannya. Jadi muncullah Single Pass Multi-Feed Internal Cooling dengan Film Cooling.

Dalam jenis pendinginan ini, baik udara LP dan Tekanan Tinggi (HP) dilewatkan melalui bilah yang membuat pendinginan lebih efisien. Juga, dalam sistem pendingin jenis ini, lubang dibor secara strategis sehingga lapisan udara dilapisi di sekitar bilah. Ini membentuk lapisan batas yang dengan sendirinya mendinginkan bilah.

Jenis pendinginan ini cukup bagus, tetapi dikembangkan lebih lanjut. Para insinyur menemukan bahwa melewatkan udara melalui blade lebih dari sekali dapat lebih mengoptimalkan pendinginan. Disadari juga bahwa melewatkan udara melalui bilah sekitar lima kali dapat meningkatkan efisiensi pendinginan ke tingkat yang terhormat. Jadi, diputuskan untuk mengembangkan Quintuple pass, Multi-Feed Internal Cooling dengan Extensive Film Cooling.

Dalam sistem ini, udara HP dilewatkan melalui blade empat kali, sedangkan udara LP dialirkan melaluinya satu kali. Seperti pada jenis pendinginan sebelumnya, lubang dibor sedemikian rupa sehingga lapisan udara diselimuti di sekitar bilah, mendinginkan bilah lebih banyak.

Baca juga: Gokil, Rolls-Royce Luncurkan Mesin Pesawat Sebesar Pesawat Airbus A220

Keterbatasan bilah turbin untuk menahan suhu tinggi adalah salah satu alasan mengapa ada batasan daya dorong mesin jet. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan afterburner yang bisa digunakan pada jet tempur. Dalam mesin jet afterburning, udara dan bahan bakar dinyalakan di knalpot atau pipa jet yang berada tepat di belakang bilah turbin. Udara dari turbin dibakar dalam pipa jet dengan mencampurnya dengan bahan bakar dan menyalakannya menggunakan seperangkat pembakar. Ini memberi pesawat dorongan tenaga ekstra.