KCIC: Yang Anjlok Bukan Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Melainkan Kereta Mekanik dan Kereta Teknis

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan kereta yang anjlok di proyek kereta cepat bukan bagian rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). “Kereta yang keluar jalur bukanlah rangkaian kereta cepat, tetapi rangkaian kereta kerja berupa lokomotif kerja dan mesin pemasangan rel,” tegas Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry, dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (19/12).

Baca juga: Mengenal “CPG 500” – Kereta Mekanik untuk Pemasangan Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung

Rahadian merinci kejadian tersebut terjadi pada Minggu (18/12) sekitar pukul 17.00 WIB di Desa Cempaka Mekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. PT KCIC telah melakukan koordinasi bersama pihak terkait untuk menangani kejadian ini. Rahadian menegaskan perusahaan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang.

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi telah memastikan bahwa kereta yang anjlok menimpa lokomotif kerja atau perlengkapan pemasangan rel yang menggunakan balas.

PT KCIC telah melakukan koordinasi bersama pihak terkait untuk menangani kejadian ini. Rahadian menegaskan perusahaan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwenang.

Formasi 3 unit lokomotif (kanan ke kiri: DF4B-9129, DF4B-7553, dan DF4B-7552) siap dikirim ke Depo Kereta Cepat Tegalluar, Bandung, Jawa Barat. (Foto : Twitter/@bbbekti)

Balas atau ballast adalah lapisan kerikil untuk fondasi jalur rel dan berfungsi sebagai drainase. Sehingga proyek pengerjaan kereta cepat bakal tetap dilanjut untuk menyelesaikan pemasangan rel tanpa balas.

Di media sosial sempat beredar video yang menunjukkan situasi lokasi insiden kereta teknis anjlok. Dalam video tersebut, tampak kereta berwarna hijau dan kuning keluar dari jalur seharusnya.

Dan bila ditelusuri, kereta berwarna kuning yang anjlok adalah CPG 500, kereta mekanik untuk pemasangan rel kereta cepat Jakarta-Bandung. CPG 500 merupakan jenis Track-laying Machine (Mesin Peletakan Rel). Jenis mesin ini berfungsi mengatur rel dan bantalan rel yang terintegrasi digunakan untuk meletakkan rel serta bantalan rel kereta api berkecepatan tinggi, satu demi satu. Traksinya pun dioperasikan oleh enam gandar daya bersama-sama, dan setiap mekanisme pengoperasian mengadopsi penggerak hidraulik.

Baca juga: Dukung Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Lokomotif dari Cina Mendarat di Tanjung Priok

Sementara kereta berwarna hijau yang juga anjlok adalah lokomotif dengan julukan “watermellon” yang dalam arti Bahasa Indonesia adalah semangka. Karena warnanya seperti pada buah semangka. Kedatangan tiga lokomotif jenis ini, berikut gerbong barang adalah untuk mendukung proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bukan untuk menarik rangkaian reguler. Rangkaian reguler Jakarta – Bandung pp tetap menggunakan kereta cepat dengan seri CR400AF.

Bisakah Pesawat Mulai dari Lepas Landas Sampai Mendarat Sepenuhnya Otomatis?

Di era kemajuan teknologi seperti sekarang, pesawat dilengkapi dengan banyak peralatan canggih. Karenanya, banyak yang menganggap pesawat modern saat ini bisa menyelesaikan penerbangan mulai dari lepas landas sampai mendarat sepenuhnya dengan otomatis atau autopilot. Benarkah demikian?

Baca juga: Ternyata Kebanyakan Pesawat Saat Ini Mendarat Otomatis (Autoland)

Pilot salah satu maskapai, Tim Hibbetts, seperti dilansir Quora, mengungkapkan bahwa secara teknis, secara teori, dan faktanya pesawat belum sanggup menyelesaikan penerbangan dengan autopilot. Saat ini, tidak ada pesawat yang mampu melakukan ini.

Autopilot tidak bisa menerbangkan pesawat dan tidak bisa pula menggantikan peran pilot-kopilot untuk melakukan beberapa pekerjaan yang sifatnya intuitif. Autopilot dirancang untuk mengambil alih tugas yoke atau sidestick, tidak lebih.

Autopilot didesain untuk mengurangi beban kerja pilot dan kopilot yang sedari di darat sudah sibuk melakukan banyak hal. Dengan mengurangi beban kerja pilot dan kopilot, diharapkan kesadaran situasional keduanya meningkat dan pada akhirnya meningkatkan respon terhadap berbagai hal di kokpit.

Setidaknya, ketidakmampuan pesawat melahap seluruh penerbangan dengan otomatis seperti tersebut di atas terjadi sampai saat ini. Tidak menutup kemungkinan di masa mendatang, seiring kemajuan teknologi, konsep satu pilot di kokpit (single cockpit) bisa teralisasi. Inovasi ke arah sana bukan impian melainkan sudah dimulai.

Pada pertengahan tahun 2020 lalu, saat pandemi Covid-19 sedang tinggi-tingginya, Chief Technology Officer Airbus, Grazia Vittadini, mengkonfirmasi pesawat A350-1000 sukses lepas landas, landing, dan taxiing secara otomatis dalam proyek kemanusiaan, mengangkut peratalan medis dari Beijing ke berbagai rumah sakit di Eropa.

Sejak proyek Autonomous Taxi, Take-Off and Landing (ATTOL) pertama kali dimulai pada Juni 2018, Airbus setidaknya telah melakukan total 500 uji terbang. Dari jumlah tersebut, umumnya agenda pengujian masih berupa mengumpulkan data berupa video dan mendukung penyempurnaan algoritma, dengan melibatkan banyak tim teknik dan teknologi Airbus, seperti Airbus Defense and Space, Airbus A³, dan berbagai divisi lainnya.

Selain itu, dari 500 uji terbang, lima di antaranya juga telah dilakukan take off and landing per run untuk mengevaluasi kemampuan modifikasi A350-1000 dalam melakukan take off dan landing otomatis.

Terkait modifikasi A350-1000, Airbus setidaknya telah menyematkan beberapa fitur baru untuk mendukung tes ATTOL, upgrade flight control computer, memasang kamera di segala sudut dan perangkat elektronik pendukung yang terhubung dengan kamera tersebut. Tak lupa, modifikasi A350-1000 juga mencakup algoritma.

Baca juga: Apakah Dua Pilot Mutlak Diperlukan untuk Terbangkan Boeing 737? Apa Saja Tugas Kopilot?

Menurut Capt. Shadrach Nababan, mantan pilot senior Garuda Indonesia, pesawat bisa melakukan taxiing, lepas landas, cruising, mendarat, sampai parkir di apron atau melakukan penerbangan sepenuhnya otomatis (autopilot) dengan syarat salah satu yang terpenting adalah insting atau naluri.

Andai teknologi sudah mampu membuat pesawat mempunyai naluri atau insting, lanjtunya, maka besar kemungkinan pesawat dapat melenggang sendirian tanpa adanya pilot atau setidaknya satu pilot di kokpit.

Sambut Nataru 2022/2023, Garuda Indonesia Group Siapkan 1,3 Juta Kursi Penerbangan

Garuda Indonesia Group yang terdiri dari Garuda Indonesia dan Citilink, mempersiapkan sedikitnya 1,3 juta kursi penerbangan pada periode peak season Natal dan Tahun Baru 2022/2023 yang diproyeksikan akan berlangsung dari tanggal 18 Desember 2022 – 8 Januari 2023.

Baca juga: Mulai 4 Desember, Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Denpasar – Seoul 2x Seminggu

Optimalisasi kesiapan kapasitas penerbangan tersebut sejalan dengan proyeksi peningkatan demand perjalanan transportasi udara pada periode libur akhir tahun. Optimalisasi kapasitas penerbangan tersebut terdiri dari 503,407 kursi penerbangan untuk rute domestik dan 116,267 kursi penerbangan untuk rute International yang akan dilayani oleh Garuda Indonesia.

Sementara Citilink mempersiapkan sedikitnya 684,682 kursi penerbangan untuk rute domestik dan 34,560 kursi penerbangan untuk rute internasional.

Dari siaran pers, disebutkan ketersediaan kursi penerbangan pada periode peak season Nataru ditunjang oleh penambahan frekuensi serta pengoperasian bigger aircraft yang dilaksanakan Garuda Indonesia Group (Garuda Indonesia dan Citilink) pada sejumlah rute penerbangan yang memiliki potensi pertumbuhan demand penumpang yang tinggi.

Adapun sepanjang Desember 2022 ini, Garuda Indonesia Group memproyeksikan dapat mengoperasikan sedikitnya sekitar 2015 frekuensi penerbangan per minggunya, tumbuh sekitar 20,7% dibandingkan bulan November 2022 lalu sebanyak 1670 frekuensi penerbangan per minggunya. Tentunya jumlah tersebut akan terus bergerak dinamis sejalan dengan tren perjalanan masyarakat menggunakan transportasi udara di akhir tahun ini.

Penambahan frekuensi telah dilaksanakan secara bertahap sejak periode akhir November 2022 pada sejumlah rute penerbangan. Lebih lanjut, Garuda Indonesia juga akan menambah frekuensi di beberapa rute internasional untuk menangkap peluang pasar dalam memaksimalkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Baca juga: Apakah Pramugari Izinkan Penumpang Tidur di Kursi Pesawat yang Kosong Bak di Kasur?

Adapun sejumlah rute-rute internasional yang frekuensinya ditingkatkan di antaranya, yaitu Jakarta – Singapura pp yang kini dilayani sebanyak 21 per minggu, Jakarta – Kuala Lumpur pp yang dilayani sebanyak 5 kali per minggu, Jakarta – Hong Kong yang dilayani sebanyak 3 kali setiap minggunya, Jakarta – Bangkok pp 4 kali per minggu, Denpasar – Sydney pp 2 kali per minggu, dan Jakarta – Melbourne pp yang kini dilayani sebanyak 2 kali setiap minggunya.

Kamome – Inilah Desain Shinkansen “Merah Putih” yang Akan Melayani Jalur ke Nagasaki

Selama bertahun-tahun, sistem kereta kereta cepat Shinkansen hanya dapat membawa penumpang sejauh Fukuoka dari Tokyo, di Pulau Kyushu di barat daya Jepang. Jalur akhirnya kemudian diperpanjang ke selatan, yakni ke Kagoshima. Namun, orang yang bepergian ke atau dari Kyushu barat, termasuk Nagasaki, masih belum memiliki layanan kereta cepat di wilayah tersebut.

Baca juga: Simulator Shinkansen E5 Hadir di Hotel, Untuk Mencobanya Pengunjung Bisa Menginap atau Makan Siang

Dikutip dari Soranews24.com, hal tersebut disebut segera berubah, pasalnya operator kereta api JR Kyushu telah meluncurkan desain visual kereta Shinkansen barunya yang akan berjalan di Rute Kyushu Barat yang diluncurkan tahun depan.

Memanfaatkan warna gambar merah cerah KR Kyushu di bagian luarnya, kereta yang disebut Kamome, diterjemahkan sebagai “Burung Camar”, dengan lambang bergaya burung yang sedang terbang dan logo kaligrafi kuas yang membawa perasaan kebebasan yang serupa saat bergerak.

Keenam gerbong penumpang yang membentuk kereta memiliki ruang untuk 396 penumpang, dengan total 163 kursi yang dipesan di Gerbong 1, 2, dan 3. Kursi di Gerbong 1 memiliki desain krisan keberuntungan di joknya…yang ada di Gerbong 2 pola shishi (singa) yang terinspirasi oleh penggambaran surai makhluk mitos palsu dalam lukisan klasik Jepan…dan di Gerbong 3, motif karakusa (peony flower arabesque).

Sisa 233 kursi non-reserved dapat ditemukan di Gerbong 4 sampai 6, dengan total lima kursi per baris.

Shinkansen baru bukanlah kereta pertama di Jepang yang disebut Kamome. Nama tersebut telah digunakan beberapa kereta api di Kyushu barat, terutama kereta ekspres terbatas yang beroperasi antara Nagasaki dan Kyoto mulai tahun 1961.

Baca juga: Gempa Jepang M 7,3, Teknologi Ini Bikin Kereta Shinkansen Berhenti Otomatis Sebelum Celaka

Itu masih nama yang cocok untuk kereta baru, karena sekali Nagasaki terhubung ke Fukuoka oleh Shinkansen, itu akan menjadi koneksi yang mudah ke jalur Sanyo Shinkansen yang melintasi wilayah barat dan tengah pulau utama Jepang Honshu

Apakah Ada Pesawat yang Dibuat untuk Meredam Kebisingan Mesinnya?

Kebisingan pesawat yang dihasilkan mesin jetnya masih menjadi anomali tersendiri. Di satu sisi mesin jet memungkinkan miliaran penduduk bumi bepergian lintas benua dengan cepat, di sisi lain kebisingan yang dihasilkan mesin jet membuat penumpang dan warga di darat tidak nyaman. Lantas, adakah sesuatu di pesawat untuk meredam kebisingan mesin jet?

Baca juga: Inilah Tiga Sumber Kebisingan Pesawat dan Cara Industri Meredamnya

Diketahui, rentang pendengaran normal pada seseorang berada di kisaran 250-8.000 Hz pada 25 dB (desible) atau lebih rendah. Lebih dari itu, bukan berarti gendang telinga seseorang akan langsung pecah karenanya.

Meski rentang pendengaran normal seseorang berada di 25 dB, tetapi, nilai ambang batas (NAB) kebisingan yang masih bisa diterima manusia ialah 85 dB selama kurang lebih delapan jam atau 40 jam dalam sepekan. Lantas, berapa dB kebisingan yang dihasilkan pesawat terbang melalui mesin jetnya?

Dalam sebuah artikel di e-journal.president.ac.id, disebutkan pesawat berjenis Airbus menghasilkan intensitas kebisingan rata-rata sebesar 85,3 dB(A). Mengingat Airbus adalah kompetitor utama Boeing, besar kemungkinan NAB kebisingan pesawat Boeing tak jauh berbeda.

Kebisingan pada pesawat jet nyaris serupa dengan helikopter. Suara kebisingan helikopter yang awalnya melewati NAB kebisingan dapat direduksi menjadi kurang dari 85 dB dengan adanya penggunaan APT berupa helm. Helm digunakan untuk proteksi sampai dengan lebih dari 110 dB.

Kebisingan yang cukup tinggi tersebut dapat mempengaruhi kondisi lingkungan sekitar, seperti fisiologi pada manusia, gangguan pendengaran dan trauma akustik. Karenanya, industri berpikir keras untuk mencari solusi atas kebisingan pesawat, khususnya pada mesin jet.

Menurut Chris Ishmael, yang berpengalaman 30 tahun di bidang maintenance pesawat, seperti dikutip dari Quora, menyebut mesin jet pesawat modern saat ini (turbofan high bypass) sudah jauh lebih baik atau jauh lebih senyap atau tidak bising dibanding mesin jet di masa lalu (turbojet).

Pertama, dari segi mesin, mesin jet pesawat modern sudah menggunakan high bypass fan sehingga perputaran udara di dalam mesin lebih lembut dan lambat. Kedua, dari segi desain nacelle atau casing yang membungkus mesin. Casing mesin pesawat saat ini diketahui memiliki dinding berlubang dan terbuat dari bahan yang mampu meredam serta menyerap kebisingan.

Baca juga: Mengenal Polusi Suara Pesawat: Bisa Bikin Stres Sampai Kardiovaskular! Penumpang-Pilot Terdampak

Ketiga, pada bagian knalpot mesin ada suatu komponen yang disebut sebagai hush kits. Ini sejenis alat untuk meredam atau mereduksi suara yang dihasilkan melalui knalpot mesin pesawat.

Keempat, di bagian badan pesawat bagian luar, struktur dan teknologinya sudah dibuat sedemikian rupa agar mampu meredam kebisingan dari mesin jet. Kelima, di bagian dalam kabin, juga strukturnya dibuat dari bahan yang mampu meredam kebisingan.

Fitur Emergency SOS Satellite di iPhone 14 Gratis Dua Tahun Pertama, Bagaimana Setelahnya?

Fitur Emergency SOS Satellite keluaran Apple yang disematkan pada smartphone iPhone 14, telah melambung namanya, yakni ketika efektif digunakan dalam kondisi darurat saat penyelamatan seorang pria yang tersesat di pedalaman Alaska.

Baca juga: Tersesat di Alaska, Seorang Pria Berhasil Diselamatkan Berkat Fitur Emergency SOS Satellite di iPhone 14

Sebagai fitur bawaan (embedded), Emergency SOS Satellite ditawarkan gratis untuk diakses. Tapi perlu diketahui, ternyata fitur itu tidak selamanya akan gratis. Dikutip dari 9to5mac.com, disebutkan Apple dengan bangga menyebut bahwa layanan pada fitur Emergency SOS Satellite dapat digunakan gratis selama dua tahun pertama. Lantas, bagaimana setelah dua tahun?

Sejauh ini belum ada informasi dari pihak Apple terkait pengenaan biaya fitur setelah dua tahun. Namun, berbagai opsi sangat mungkin terjadi. Dan berikut beberapa opsi yang mungkin bakal dikenakan untuk pengguna iPhone 14.

Langganan Berbayar
Ini dapat dibandingkan dengan layanan serupa yang ditawarkan oleh perusahaan lain, yang populer seperti Garmin InReach. Garmin menawarkan enam pilihan langganan yang berbeda, tetapi tiga di antaranya ditujukan untuk perusahaan yang membeli layanan untuk banyak anggota staf atau karyawan.

Tidak Berlangganan, Tetapi ada Biaya Penggunaan
Opsi lain yang disarankan beberapa orang adalah Apple tidak membebankan biaya berlangganan, tetapi membebankan biaya penggunaan setelah layanan digunakan.

Termasuk dalam Apple One
Opsi lain adalah Apple menyertakan fitur ini di dalam Apple One. Perusahaan jelas melakukan yang terbaik untuk mendorong pelanggan mendaftar paket langganan Apple, dan ini akan menjadi insentif tambahan yang berbeda untuk melakukannya.

Gratis
Kemungkinan terakhir adalah Apple tidak akan mengenakan biaya kepada pengguna. Namun, ada aspek positif dari citra dan promosi. Seperti pada kasus yang terjadi di Alaska, merupakan bentuk bahasa promosi yang sangat baik bagi Apple.

Baca juga: Jadi Kata Sakral dalam Situasi Darurat, Inilah Arti Penting Kata “Mayday”

Intinya, Apple jelas bermaksud untuk membebankan biaya untuk layanan tersebut ketika menyusun rencananya, jika tidak, Apple tidak akan mengatakan bahwa itu hanya disertakan untuk dua tahun pertama, tetapi jika kita mendapatkan banyak cerita ‘menyenangkan’ seperti di Alaska, mungkin perusahaan akan berubah pikiran dan mempertahankan layanan gratis untuk fitur canggih ini.

Dinilai Cocok untuk Messi-Ronaldo Dkk, Ini Sederet Keunggulan Pesawat Khusus Atlet

Piala Dunia 2022 Qatar memberi pelajaran penting betapa pentingnya kenyamanan pemain sepak bola saat di pesawat. Bagaimana tidak, Argentina, yang diketahui sudah berada di Qatar lima hari sebelum laga pertama melawan Arab Saudi dihelat, dianggap masih mengalami jet lag dan pada akhirnya tidak maksimal saat laga pertama sehingga berakhir dengan kekalahan.

Baca juga: Inilah Airbus UK Broughton FC, Tim Sepak Bola Resmi Airbus Berjuluk “Sang Pembuat Sayap”

Maka dari itu, banyak yang menganggap bahwa tim olahraga, dalam hal ini tim sepak bola, baik nasional maupun klub, membutuhkan pesawat khusus agar selama di perjalanan lintas benua para pemain tetap merasakan kenyamanan dan pada akhirnya tidak mengalami jet lag.

Tak cukup sampai di situ, dengan berbagai teknologi, para pemain juga justru bisa recovery selama dalam perjalanan, bukan malah sebaliknya, kelelahan. Berbagai kebutuhan tersebut pun mendorong kolaborasi Nike dan Teague guna menghasilkan sebuah konsep pesawat khusus untuk para atlet. Seperti apa?

Workout Room. Foto: Nike Teague

Dilansir onemileatatime.com, pesawat khusus atlet besutan dua perusahaan itu diklaim menjadi jawaban atas berbagai keluhan atlet, staf, pelatih, dan tim dokter saat mengarungi jadwal padat kompetisi.

Selama ini, mereka mengungkap bahwa perjalanan panjang atau singkat sekalipun yang tak didukung sarana prasarana memadai -dalam kaitannya dengan atlet- acap kali membuat performa tim menjadi kurang maksimal.

Setelah menjaring keluhan dan masukan dari mereka, Nike dan Teague berinovasi dengan konsep pesawat tersebut. Setidaknya, ada empat hal yang difokuskan di pesawat Boeing 787 Dreamliner khusus untuk para atlet atau tim olahraga ini, mulai dari pemulihan, sirkulasi, istirahat, dan berpikir.

Sleep Pod. Foto: Nike Teague

Pemulihan di sini maksudnya ialah meminimalisir efek negatif penerbangan pada pikiran dan tubuh; termasuk seolah memindahkan pusat pelatihan ke dalam pesawat melalui in-flight biometrics dan berbagai analisa untuk mempercepat diagnosis dan cedera.

Sirkulasi di sini lebih ke arah bagaimana menjaga stamina dan kebugaran para atlet selama di perjalanan, termasuk di dalamnya mendukung proses penyembuhan para atlet melalui berbagai sarana prasarana berteknologi canggih ataupun konvensional layaknya pusat kebugaran di darat.

Sedangkan istirahat ialah konsep untuk membantu seluruh atlet dan tim mendapatkan posisi atau strategi tidur yang ideal. Tujuannya, ketika bangun dan balik ke darat, seluruhnya bisa mendapatkan kembali kebugaran fisik seperti sediakala, untuk melanjutkan kompetisi.

Therapy Room. Foto: Nike Teague

Adapun berpikir, maksudnya ialah menciptakan ruang untuk pengelolaan mental dengan melihat kembali video pertandingan diselingi dengan analisis dari tim maupun pelatih, baik sebelum maupun sesudah pertandingan. Tujuannya, tentu agar tak mengulangi kesalahan yang sama dan membuat tim menelan kekalahan.

Baca juga: Rayakan Piala Dunia 2022 Qatar, Warga Serbu Pesawat ‘Nyangkut’ di Rofftop Mall di Brasil

Saat ini, pesawat Boeing 787 Dreamliner khusus atlet besutan Nike dan Teague masih sebatas prototipe dan tengah menunggu pesanan dari tim olahraga di dunia. Namum demikian, tim-tim olahraga di dunia dikabarkan antusias untuk bisa memiliki pesawat tersebut demi kesuksesan tim.

Diketahui, tim-tim olahraga di dunia umumnya lebih suka men-charter pesawat mengingat kebutuhan perjalanan udara mereka cukup rendah. Namun, tak sedikit tim-tim olahraga yang menganggarkan hingga jutaan dolar untuk mencharter pesawat; salah satunya tim football asal AS, New England Patriots, yang menganggarkan hingga US$4 juta per musim. Karenanya, mereka pun memutuskan untuk membeli pesawat Boeing 767 bekas pada 2017 lalu.

Dari Citra Satelit, Jalur Kereta Api Korea Utara – Rusia Mulai Hidup

Sejak merebaknya pandemi Covid-19 tiga tahun lalu, Korea Utara yang menggantungnya jalur ekspor impor lewat wilayah Rusia dan Cina, telah menutup jalur kereta ke kedua negara tersebut. Namun, belakangan jalur kereta dari Korea Utara, khususnya ke Rusia telah mulai terbuka kembali, apakah langkah pembukaan jalur kereta ini karena menurunnya pandemi? atau karena alasan lain?

Baca juga: Bikin Merinding! Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik dari Kereta Api

Sebelumnya merebak kabar bahwa Korea Utara diduga ikut memasok amunisi ke Rusia dalam mendukung operasi khusus Rusia di Ukraina. Dikutip dari 38north.org (12/12/2022), citra satelit komersial PlanetLabs, baru-baru ini menunjukkan barang-barang telah dikirim dari Rusia ke stasiun kereta api Korea Utara yang dijaga ketat di Tumangang.

Pada akhir November dan awal Desember 2022, kargo yang dibongkar terlihat berada di samping kereta setidaknya dua kali. Kegiatan ini terjadi sekitar sebulan setelah kereta api pertama terpantau melintasi Jembatan Tumangang, yang menghubungkan kedua negara dalam beberapa tahun.

Korea Utara (Korut) mengumumkan pada bulan September bahwa mereka akan melanjutkan lalu lintas kereta api dengan Rusia, yang telah ditangguhkan selama hampir tiga tahun karena pandemi. Berdasarkan aktivitas baru-baru ini, perdagangan antara kedua negara telah dilanjutkan. Area penanganan kargo yang diperluas di Tumangang juga menunjukkan bahwa Korut mengantisipasi peningkatan volume barang dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi.

Pada tanggal 29 November, kereta delapan gerbong yang terpasang pada lokomotif muncul di Stasiun Khasan, yang merupakan stasiun Rusia terakhir sebelum melintasi perbatasan Korea Utara.

Sebagai negara sosialis komunis, Korea Utara memberlakukan prosedur keamanan yang ketat, termasuk pada komoditas yang melewati perbatasan. Sebuah fasilitas keamanan berada sekitar satu kilometer dari Jembatan Persahabatan Tumangang yang melintasi ke arah Rusia.

Korea Utara juga telah melanjutkan perdagangan dengan Cina melalui kereta api dari Dandong ke Sinuiju di sisi lain negara itu. Sebuah pusat karantina besar-besaran telah didirikan di sana di mana barang-barang menunggu beberapa bulan sebelum dikirim ke seluruh negeri.

Baca juga: Jembatan Sungai Yalu – Jembatan Kereta Penghubung Cina dan Korea Utara

Area karantina yang begitu luas belum didirikan di Tumangang, yang menunjukkan bahwa penyeberangan perbatasan Rusia tidak mungkin menerima kargo sebanyak yang dibawa oleh kereta dari dan ke Cina, tetapi ini adalah tanda lain dari lambatnya Korea Utara membuka diri ke dunia seperti tren pandemi Covid-19 yang berkurang.

Ingkar Janji, Elon Musk Suspend Akun Twitter yang Lacak Jet Pribadinya

Akun Twitter @ElonJet yang kondang dikenal dengan konten melacak penerbangan jet pribadi Elon Musk, Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N628TS, akhirnya di-suspend Twitter. Akun yang dikelola mahasiswa University of Central Florida bernama Jack Sweeney itu dianggap Twitter telah mengganggu privasi Elon Musk dan mengancam keselamatannya.

Baca juga: Pasca Beli Twitter, Elon Musk Janji Tak Akan Blokir Akun @ElonJet yang Ganggu Privasinya 

Sebelum resmi di-suspend atau ditangguhkan, sejak Elon Musk resmi membeli Twitter pada 27 Oktober lalu, akun @ElonJet terus dipantau oleh Twitter. Sepekan sebelum di-suspend, akun tersebut sempat shadow-banned atau penangguhan parsial dimana akun tersebut tidak ditemukan saat dicari di fitur pencarian (searching), baik oleh akun yang sudah mem-follow ataupun belum.

Saat shadow-banned ini berlangsung, tak sedikit followers-nya yang memposting sekaligus mengetag akun sang pemilik, @JxckSweeney, untuk meminta kejelasan terkait apa yang terjadi.

Sweeney pun merespon dengan memposting bahwa automated jet-tracking dibatasi dalam tingkat yang cukup serius. Dalam postingan tersebut, terselip juga informasi bahwa head of trust and safety Twitter, Ella Irwin, telah meminta ke timnya pemfilteran visibilitas yang ketat pada akun ElonJet. Itu kenapa akun tersebut sulit ditemukan. Namun, hari Selasa lalu, akun tersebut kembali berfungsi normal.

Sehari berselang atau pada hari Rabu, akun tersebut di-suspend sepenuhnya dan tetap tidak bisa diakses sampai berita ini ditulis.

Menaggapi itu, Sweeney membagikan sebuah gambar yang berisi email dari Twitter terkait alasan lebih rinci kenapa akun @ElonJet di-suspend. Disebutkan, itu karena akun tersebut melanggar aturan platform manipulation and spam dan itu tidak bisa ditolelir. Ini tentu membuat kaget avgeeks yang mengikuti perkembangan akun @ElonJet, termasuk tentu saja Jack Sweeney selaku pemilik.

“Saya cukup terkejut (akun @ElonJet di-suspend) setelah fakta bahwa dia mengatakan dia (Elon Musk) secara terbuka tidak akan melakukannya (men-suspend),” kata Sweeney dalam sebuah cuitan.

Diketahui Elon Musk sempat berjanji tidak akan menangguhkan akun @ElonJet yang telah membuatnya jengkel. Janji itu terlontar tak lama setelah ia membeli Twitter.

Mulanya, Jack Sweeney membuat voting online dengan narasi apakah Elon Musk akan memblokir akun Twitter @ElonJet atau tidak. 58 persen lebih dari 25 ribu voters menjawab ‘Ya’ atas pertanyaan tersebut.

Tak ingin itu menjadi bola liar, Elon Musk menulis cuitan di akun Twitter resminya yang mengungkapkan komitmennya terhadap kebebasan berekspresi sekalipun itu menimbulkan risiko keamanan.

Baca juga: Elon Musk – Sosok Dibalik Transportasi Ultra Modern

“Komitmen saya untuk kebebasan berbicara meluas bahkan untuk tidak melarang akun mengikuti pesawat saya, meskipun itu adalah risiko keselamatan pribadi langsung,” cuitnya. Kendati begitu, netizen pro Elon Musk tetap menyerang Jack Sweeney dan menuntutnya menutup akun @ElonJet. Jack pun menegaskan ia tidak akan menuruti permintaan itu. Ia memiliki landasan hukum yang jelas atas itu.

“Akun ini berhak memposting keberadaan jet, data ADS-B bersifat publik, setiap pesawat di dunia wajib memiliki transponder, Bahkan kebijakan Twitter AF1 (@AirForceTrack) menyatakan data yang ditemukan di situs lain diizinkan untuk dibagikan di sini sebagai dengan baik,” jelasnya melalui akun @ElonJet.

Muncul Teori Baru, Ini Sederet Teori Terpopuler Jatuhnya Boeing 777-200 Malaysia Airlines MH370

Teori demi teori jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 seolah tiada hentianya. Terbaru, pakar penerbangan asal Perancis, Gilles Diharce, mengungkapkan bahwa lokasi jatuhnya pesawat MH370 memang di Samudera Hindia, tetapi lokasi persisnya di Arc Ketujuh (7th Arc). Tak hanya itu, ia mengklaim dengan segala bukti yang dikantongi bahwa pilot sengaja menjatuhkannya di sana.

Baca juga: Satelit AS Temukan Pesawat MH370 di Hutan Kamboja! Cina dan Rusia Turun Tangan

Sebelum pakar yang juga mantan pengawas lalu lintas udara Angkatan Udara Perancis itu, sudah lebih dahulu ada banyak teori yang coba mengungkapkan dimana lokasi jatuhnya MH370, kenapa pesawat Malaysia Airlines MH370 menghilang tak terdeteksi, dan kenapa pesawat nahas itu juga tak kunjung ditemukan.

Sedikitnya, ada lima teori populer yang menyertai hilangnya pesawat 777-200ER Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 rute Kuala Lumpur-Beijing. Berikut selengkapnya.

1. MH370 jatuh dan ditemukan di hutan Kamboja

Teka-teki jatuhnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH370 yang hilang kontak sejak 8 Maret 2014 silam memasuki babak baru. Setelah sebelumnya kuat diduga jatuh di Samudra Hindia, muncul temuan objek di hutan pedalaman Kamboja melalui citra satelit yang diduga jadi lokasi jatuhnya MH370.

Andre Milne dan timnya dari startup asal Amerika Serikat (AS), Unicorn Aerospace, saat ini sudah bertukar informasi dan gambar atas temuannya itu dengan data yang dimiliki Pentagon. Rencananya, awal tahun 2022, keduanya akan mengirim tim untuk mensurvei lokasi menggunakan drone yang dirancang khusus dalam misi MH370 mengingat sulitnya medan.

2. Lokasi jatuhnya diklaim berada di 1.993 km sebelah barat daya Perth

Insinyur penerbangan asal Inggris, Richard Godfrey, mengklaim telah menemukan lokasi jatuhnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH370 yang hilang kontak sejak 8 Maret 2014 silam. Pesawat nahas itu berada di 1.993 km sebelah barat Perth, 28 km dari lokasi pencarian terakhir oleh kapal AS pada tahun 2018 dan terletak 4.000 meter  di dasar laut.

3. Jalur palsu MH370

Pulau Jawa, Sabang, Pantai Sumatra, Banda Aceh, dan Lhokseumawe tercatut dalam sebuah penelitian terbaru terkait misteri hilangnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH370 pada 8 Maret 2014. Kelimanya diduga dilibatkan secara tidak langsung oleh pilot Zaharie Ahmad Shah untuk membuat jalur palsu, sebelum mengarah ke Selatan setelah dirasa aman.

Baca juga: Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370 Ditemukan! Hanya 28 Km dari Lokasi Pencarian Terakhir

4. Kehabisan bahan bakar dan jatuh di Samudera Hindia

Pada Maret tahun lalu, pesawat diduga kehabisan bahan bakar setelah terbang tanpa arah selama tujuh jam akibat pilot kehilangan arah atau pilot pingsan/meninggal, sebelum akhirnya jatuh ke Samudera Hindia dengan kecepatan tinggi tanpa bisa dikendalikan pilot.

5. Jatuh di Laut China Selatan (LCS) akibat ditembak senjata laser

Jurnalis investigas asal Perancis, Florence de Changy dalam bukunya, The Disappearing Act: The Impossible Case Of MH370, seperti dikutip dari Republic World, menyebut “Pesawat jatuh akibat ditembak jet tempur, rudal atau sistem senjata laser baru yang sedang diuji di wilayah tersebut (Laut China Selatan, di Teluk Thailand, dekat Vietnam) pada saat itu.”