Ada 13 Penerbangan Global dengan Angka Keramat 666, Salah Satunya di Rute Jakarta-Denpasar

Bagi sebagian kalangan, khususnya masyarakat yang hidup dalam budaya Barat, maka deretan angka 666 dianggap punya konotasi negatif. Angka ini terkait dengan keyakinan dan makna yang telah berkembang selama berabad-abad. Lantaran dianggap ‘menyeramkan’, maka menjadi pertanyaan, apakah dereta angka 666 digunakan dalam dunia penerbangan?

Baca juga: Lantaran Bisa Bawa Sial, Sejumlah Maskapai Hilangkan Sejumlah Nomor Bangku

Bagi maskapai penerbangan, penggunaan nomor yang tidak biasa atau khusus untuk penerbangan bisa menjadi hal yang menarik. Hal ini dapat berlaku untuk maskapai penerbangan tertentu, seperti maskapai yang tidak lagi menggunakan nomor setelah penerbangan terhenti.

Angka 666 inilah yang disebut dengan ‘bilangan binatang’. Deretan angka ini identik dengan iblis, antikristus, atau kejahatan pada umumnya. Bagi sebagian orang, angka ini diyakini memiliki arti menakut-nakuti mereka agar mengambil tindakan untuk mengubah keadaan. Tentu jarang maskapai penerbangan menggunakan nomor penerbangan 666, kalau pun ada sepertinya tidak banyak.

Menggunakan OAG untuk menganalisis seluruh jadwal dunia pada bulan September 2023, menunjukkan bahwa hanya 13 rute penumpang terjadwal yang memiliki nomor penerbangan 666. Anehnya, ada 13 rute – dan lagi-lagi angka 13 dikenal dengan rumor mistis.

Dikutip dari Simple Flying, pada bulan September 2023 terdapat 13 penerbangan yang menggunakan kode angka 666. Dan salah satunya ternyata digunakan oleh maskapai di Indonesia.

1. All Nippon Airlines NH666 – Nagasaki ke Tokyo Haneda (Boeing 787-8)
2. Citilink QG666 – Jakarta ke Denpasar-Bali (Aiebus A320ceo)
3. Ryanair FR666 – Dublin ke Birmingham (Boeing 737-800, 737 MAX 8 200)
4. EgyptAir MS666 – Jeddah ke Cairo (Airbus A330-200, A330-300, 737-800, A321, A321neo)
5. Royal Air Morocco AT666 – Tangier ke Paris Orly (Boeing 737-800)
6. Luxair LG666 – Malaga ke Luxembourg (Boeing 737-700, 737 MAX 8, 737-800)
7. China Southern CZ666 – Busan ke Shenyang (Airbus A320neo)
8. Scoot TR666 – Singapura ke Bangkok (Boeing 787-8, 787-9)
9. Volaris Y4666 – Mexico City ke Tuxtla Gutierrez (Airbus A320ceo, A320neo)
10. Himalaya Airlines H9666 – Beijing Daxing ke Kathmandu (Airbus A320ceo)
11. Iran Air IR666 – Kuwait ke Isfahan (Airbus A320ceo)
12. British Airways BA666 – London Heathrow ke Chania (Airbus A320ceo, A320neo)
13. Corendon XC666 – Bratislava ke Antalya (Boeing 737-800)

Tupolev “Concordski” T-114 – Jiplakan Concorde Yang Kalah Digdaya

Ketika mendengar kata pesawat penumpang supersonik, mungkin Concorde menjadi yang pertama muncul di benak Anda. Tapi Concorde bukanlah satu-satunya pesawat berkecepatan fantastis yang pernah menghiasi dunia kedirgantaraan. Pada 31 Desember 1968, sebuah perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan Rusia yang bermarkas di Moskow, Tupolev menerbangkan prototipe Tupolev Tu-144. Pesawat tersebut disinyalir sebagai seteru Concorde, walaupun kekurangan dari produk Rusia ini tidak bisa mengalahkan kejayaan rivalnya.

Baca Juga: Satu Dekade Lebih ‘Terlantar,’ The Last Concorde Akhirnya Huni Rumah Barunya

Sebagaimana dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai sumber, rivalitas antara Concorde dan Concordski (julukan Tupolev Tu-144) dimulai ketika masyarakat di bagian Bumi sebelah Barat mengklaim bahwa Concordski merupakan jiplakan dari Concorde, meskipun pesawat yang dirancang oleh Andrew Tupolev ini mengudara dua bulan lebih awal daripada Concorde. Mereka menilai bahwa Concordski tidak lebih cepat dari Concorde, kurang aman, jarak tempuhnya lebih pendek, dan lebih sulit dikendalikan.

Pernyataan masyarakat Barat tersebut pun terbukti. Di perhelatan Paris AirShow yang diadakan pada 3 Juni 1973, Concordski jatuh dan menewaskan 14 orang. Enam diantaranya merupakan awak pesawat dan sisanya adalah orang-orang yang tengah berada di daratan. Banyak spekulasi mencuat pasca jatuhnya pesawat dengan desain yang hampir sama dengan Concorde ini, dari mulai kapabilitas pesawat yang tidak mumpuni untuk melakukan sebuah manuver, hingga sang pilot yang melakukan manuver mengelak untuk menghindari pesawat lain yang tengah mengabadikan momen tersebut.

Lagi, setelah mereka membenahi kekurangan pada model sebelumnya, Tupolev Tu-144D kembali jatuh saat uji coba penerbangannya. Hingga periode 1983, Concordski tercatat hanya mengudara sebanyak 102 kali. Nyaris di ujung tanduk, kiprah Tupolev Tu-144 masih bisa diselamatkan setelah pesawat ini digunakan untuk melatih pilot dari pesawat ruang angkasa Buran, dibawah pengawasan program luar angkasa Soviet.

Ditambah lagi dengan Badan Antariksa Amerika, NASA, yang menggunakan pesawat ini sebagai objek penelitian pesawat supersonik. Dari situ, Tupolev Tu-144 masih bisa memperpanjang nafasnya sedikit.

Walaupun sistem kontrol, navigasi, mesin, rentang penerbangan, sistem pengereman dan kontrol mesin Tupolev Tu-144 tertinggal jauh di belakang Concorde, tapi sistem aerodinamika pesawat Soviet ini mengungguli kompetitornya tersebut.

Baca Juga: Suksesor Concorde ini Tetap Dihantui Bayangan Kelam Pendahulunya

Tu-144 mulai beroperasi pada 1975 sebagai pesawat kargo dan surat yang menghubungkan Moskow dan Alma Ata. Dua tahun berselang, layanan penerbangan penumpangnya mulai beroperasi di antara dua kota itu. Sayangnya, layanan penumpangnya ini hanya bertahan selama 7 bulan, terhitung sejak kecelakaan fatal yang akhirinya berbuntut pada penghentian pengoperasian Tupolev Tu-144. Setelah penerbangan komersial terakhir pada 1 Juni 1978, Tupolev Tu-144 yang masih tersisa disimpan dan sebagian lainnya didonasikan ke museum.

Terhitung sejak produksi pertamanya pada tahun 1968, Tupolev telah merancang sekitar 16 pesawat dengan beragam varian, seperti Tu-144, Tu-144D, Tu-144DA (Proyeksi perbaikan dari Tu-144D dengan kapasitas bahan bakar yang lebih besar), dan Tu-144LL.

Dari Kasus Kebakaran Mesin Airbus A320neo Air China, Inilah Beberapa Potensi Penyebabnya

Kepanikan sempat melanda Bandara Internasional Changi pada hari Minggu (10/9/2023), Airbus A320neo Air China mengalami kerusakan teknis yang menyebabkan mesin kiri terbakar. Video di media sosial memperlihatkan penumpang dan awak pesawat berhasil keluar menggunakan pintu darurat sementara asap hitam mengepul dari mesin yang masih menyala.

Baca juga: Ini Alasan Lampu Kabin Pesawat Dimatikan Saat Lepas Landas dan Mendarat

Penerbangan Air China CA403 dievakuasi sesaat mendarat di Singapura, yakni dengan salah satu mesin pesawat terbakar, yang menyebabkan penutupan Bandara Changi selama tiga jam pada hari Minggu. Foto lain yang diambil di dalam pesawat menunjukkan kabin gelap dan lorong diselimuti asap. CA403 sedang melakukan perjalanan dari Bandara Chengdu Tianfu di Cina ke Bandara Changi, ketika asap muncul di kabin A320neo sebelum mendarat.

Seluruh 146 penumpang dan sembilan awak dievakuasi dengan selamat setelah mendarat sekitar pukul 16:15. waktu setempat, menurut pernyataan dari Otoritas Penerbangan Sipil Singapura.

Kebakaran di mesin kiri berhasil dipadamkan sekitar 10 menit kemudian dan sembilan penumpang mengalami luka ringan akibat menghirup asap dan lecet selama evakuasi. Asap juga terdeteksi di bagian depan ruang kargo dan toilet.

Meski sebab musabab terjadinya kebakaran pada mesin masih dalam investigasi, namun pihak maskapai awalnya menduga kebakaran disebabkan oleh kerusakan mekanis pada mesin.

Nah, terlepas dari kasus di atas, perlu diketahui beberapa penyebab terjadinya kebakaran pada mesin jet pesawat. Dari forum quora.com, disebut kebakaran pada mesin pesawat jet dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan penyebabnya bisa sangat kompleks. Beberapa penyebab umum kebakaran pada mesin pesawat jet meliputi:

1. Kegagalan Komponen Mesin
Salah satu penyebab utama adalah kegagalan komponen mesin seperti turbin, kompresor, atau bagian lainnya. Kegagalan komponen ini dapat menyebabkan gesekan dan panas berlebih yang dapat mengakibatkan kebakaran.

2. Kebocoran Bahan Bakar atau Minyak
Kebocoran bahan bakar atau minyak di dalam mesin atau dalam sistem bahan bakar pesawat dapat menciptakan atmosfer yang mudah terbakar. Bahan bakar yang bocor dapat terkena panas dari mesin atau komponen lain yang panas dan menyebabkan kebakaran.

3. Overheating
Overheating pada suatu komponen mesin atau sistem dapat menyebabkan material yang ada di dekatnya menjadi terbakar. Overheating bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penggunaan berlebihan atau kegagalan pendinginan.

4. Pelepasan Debu atau Partikel
Saat pesawat beroperasi, debu atau partikel lainnya dari lingkungan dapat terhisap ke dalam mesin. Jika partikel-partikel ini cukup panas atau mudah terbakar, mereka dapat menyebabkan kebakaran.

5. Kegagalan Sistem Kontrol
Kegagalan sistem kontrol mesin, termasuk sistem bahan bakar, sistem pendinginan, atau sistem lainnya, dapat menyebabkan kondisi yang memungkinkan terjadinya kebakaran.

6. Reaksi Kimia yang Tidak Terduga
Beberapa kebakaran mesin jet dapat disebabkan oleh reaksi kimia yang tidak terduga antara bahan-bahan yang ada di dalam mesin atau sistem pesawat.

Baca juga: Untung-Rugi Mesin Pesawat di Sayap dan di Belakang, Mana Lebih Baik?

Sebagai catatan, mesin pesawat jet dirancang dengan banyak sistem keamanan dan pemadam kebakaran untuk mengatasi situasi seperti ini. Pemadam kebakaran seperti sistem pemadaman bahan bakar, peralatan pemadaman kebakaran otomatis, dan sistem ventilasi darurat digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran yang mungkin terjadi dalam mesin atau di sekitarnya.

Mengenal Jenis dan Kapasitas Sekoci (Perahu Penyelamat) di Kapal Penumpang

Ada berapa jenis sekoci atau perahu penyelamat pada kapal permukaan akan sangat bergantung pada jumlah atau kapasitas penumpang di dalamnya. Logikanya, semakin besar kapal dengan penumpang mencapai ribuan, maka selain bicara kuantitas sekoci, maka sekoci juga akan dipersiapkan dengan jenis-jenis yang berbeda, menyesuaikan pada desain kapal itu sendiri.

Baca juga: Langkah-Langkah Ini Akan Mudahkan Proses Evakuasi Saat Kapal Mengalami Kecelakaan!

Selain bergantung pada desain kapal, jenis berbeda pada sekoci kapal juga tergantung pada peraturan maritim, dan peralatan penyelamatan yang tersedia. Beberapa tipe umum sekoci dapat ditemui di kapal penumpang meliputi jenis ini:

1. Sekoci Konvensional
Ini adalah perahu penyelamat yang umum dan biasanya berbentuk seperti perahu kecil dengan badan yang stabil dan kemampuan untuk mengangkut sejumlah penumpang. Mereka dapat dilengkapi dengan mesin atau berperan sebagai perahu angkat jika dibutuhkan.

Kapasitas sekoci konvensional bisa berkisar dari sekitar 20 hingga 150 orang atau bahkan lebih, tergantung pada ukuran dan desainnya. Beberapa sekoci konvensional mungkin lebih besar dan dirancang untuk mengangkut penumpang dalam jumlah yang lebih besar.

2. Sekoci Angkat (Lifeboat with Davit)
Sekoci jenis ini diangkat dan ditempatkan di atas kapal dengan bantuan sistem davit atau crane. Mereka sering memiliki kapasitas penumpang yang lebih besar daripada sekoci konvensional. Sekoci ini dapat mengangkut sekitar 50 hingga 150 orang atau lebih.

Sekoci tempat ditemukan mayat wanita tua (Daily Mail)

3. Sekoci Tangki (Lifeboat with Tank)
Sekoci ini biasanya berbentuk tabung dan dapat diisi dengan air atau udara untuk menjaga stabilitas dan mengapung di permukaan air. Mereka digunakan dalam situasi darurat dan sering digunakan sebagai tambahan untuk sekoci konvensional.

4. Sekoci Terapung (Inflatable Liferaft)
Ini adalah perahu penyelamat yang terbuat dari bahan tahan air yang dapat diisi dengan udara dalam situasi darurat. Mereka biasanya kompak dan dapat digunakan sebagai perahu penyelamat darurat. Kapasitas sekoci terapung dapat bervariasi dari sekitar 4 hingga 25 orang.

Baca juga: Fakta! Titanic Saat Kecelakaan Ternyata Tak Punya Cukup Sekoci untuk Selamatkan Penumpang

5. Sekoci Self-Righting
Sekoci jenis ini dirancang untuk dapat mengalami terbalik dan kemudian kembali ke posisi yang benar. Ini membantu menjaga agar perahu tetap mengapung dan dapat digunakan dalam situasi yang ekstrem. Kapasitas sekoci self-righting biasanya sekitar 10 hingga 25 orang.

6. Sekoci Darurat (Abandon Ship Lifeboat)

Abandon Ship Lifeboat

Ini adalah sekoci yang siap digunakan dalam situasi darurat ketika kapal perlu ditinggalkan dengan cepat. Mereka biasanya ditempatkan di dek atas dan dapat diakses dengan cepat oleh penumpang dan kru. Kapasitas sekoci darurat biasanya sekitar 20 orang.

 

Dengan Airbus A330-900, Garuda Indonesia Kembali layani Rute Umrah Surabaya-Jeddah

Garuda Indonesia mulai hari ini, Senin (11/9) resmi melayani kembali rute penerbangan ke Tanah Suci dari Surabaya sebagai bagian dari inisiatif berkelanjutan perusahaan dalam memperluas jaringan penerbangan umrah dari 5 (lima) kota besar di Indonesia yakni Banda Aceh, Kertajati, Yogyakarta, Makassar, dan Surabaya.

Baca juga: Rencana Merger Garuda Indonesia, Citilink dan Pelita Air, “Masih Dalam Tahap Awal”

Adapun penerbangan ke Tanah Suci dari Surabaya tersebut dilayani dengan menggunakan armada A330-900 melalui rute penerbangan Surabaya-Jeddah pp.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa sebagai national flag carrier Garuda Indonesia senantiasa berada di garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan akan aksesibilitas udara bagi masyarakat khususnya bagi umat muslim yang akan melaksanakan perjalanan ibadah di Tanah Suci.

“Melalui ketersediaan rute penerbangan dari Surabaya menuju Jeddah ini kiranya mampu menjadi nilai tambah tersendiri bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur terutama dari segi kemudahan akses menuju bandara yang semakin efisien waktu termasuk untuk durasi perjalanan menuju Tanah Suci tanpa harus transit di kota lain yang memerlukan waktu lebih panjang,” papar Irfan.

Irfan menambahkan, kota Surabaya dan sekitarnya memiliki peluang pangsa pasar yang luas untuk dioptimalkan di tengah meningkatkanya masyarakat muslim di Indonesia untuk melakukan perjalanan spiritual baik ibadah umrah maupun haji. “Berkaca dari tahun lalu di mana Provinsi Jawa Timur menempati provinsi kedua dengan jemaah umrah terbanyak di Indonesia, maka kami berharap Garuda Indonesia secara maksimal dapat memenuhi kebutuhan konektivitas udara yang tentunya akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang melalui kesiapan layanan operasional penerbangan yang aman dan nyaman,” jelas Irfan.

Penerbangan Surabaya – Jeddah pp ini selanjutnya akan dilayani setiap dua kali per minggunya yaitu setiap hari Senin dan Kamis dengan menggunakan pesawat berbadan lebar (wide-body) jenis Airbus 330-900neo yang memiliki kapasitas sebanyak 295 penumpang.

Baca juga: Mulai Agustus, Garuda Indonesia Perluas Jaringan Rute Umrah dari 5 Kota Besar

Penerbangan Surabaya-Jeddah dilayani dengan GA984 berangkat dari Bandara Internasional Juanda pada pukul 07.50 WIB dan tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah pada pukul 14.25 LT. Sementara itu penerbangan Jeddah-Surabaya dilayani dengan GA985 dan diberangkatkan dari bandara internasional King Abdulaziz pukul 16.30 LT dan tiba di Surabaya keesokan harinya pukul 10.20 WIB.

Mulai 20 Oktober, Airbus A380 “Orange Turtle” ANA Layani Rute Narita-Honolulu

Pesawat penumpang raksasa All Nippon Airways Co. (ANA) Airbus A380 dengan corak penyu “oranye matahari terbenam” akan memulai debutnya yang telah lama ditunggu-tunggu pada 20 Oktober, yakni terbang antara bandara di sebelah timur Tokyo (Narita) dan Honolulu di Hawaii.

Baca juga: 26 Menit Mengudara, Airbus A380 Tanpa Penumpang dan Kargo Milik ANA Balik Kandang

Mengikuti pesawat sebelumnya yang berwarna biru dan hijau zamrud, pesawat oranye matahari terbenam sebenarnya mulai beroperasi sekitar dua tahun lalu. Namun, permintaan perjalanan yang lesu selama pandemi virus corona membuat mereka tetap bertahan.

Dijuluki “Flying Honu” yang diambil dari kata Hawaii untuk penyu, pesawat A380 bertema penyu pertama ANA mengudara pada bulan Mei 2019, diikuti dengan pesawat kedua pada bulan Juni 2019. Pesawat ketiga, yang terinspirasi oleh matahari terbenam di Hawaii, diterbangkan ke Narita International Bandara dari Perancis, lokasi kantor pusat dan pabrik Airbus, pada bulan Oktober 2021, ketika Covid-19 sedang menyebar.

Pada saat itu, penerbangan reguler rute Narita-Honolulu dihentikan, dan pesawat tetap berada di landasan kecuali satu penerbangan setiap tiga atau empat bulan tanpa penumpang untuk menjaga keselamatannya. Maskapai ini melanjutkan pengoperasian pesawat bertema penyu pertama dan kedua pada Juli 2022, menerbangkannya dua kali perjalanan pulang pergi dalam seminggu, dan secara bertahap meningkatkan jumlah penerbangan.

Baca juga: Pertama di Dunia, ANA Operasikan MFF Keluarga Airbus A320 dan A380, Pilot Makin Sejahtera

ANA baru-baru ini memutuskan untuk memperkenalkan jet ketiga untuk memenuhi tingginya permintaan pada rute Honolulu, yang diperkirakan akan terus berlanjut. ANA berencana untuk menerbangkan mereka sebanyak 10 perjalanan pulang pergi dalam seminggu untuk saat ini, dan akan menambah empat penerbangan lagi per minggu mulai 6 Desember mendatang.

Kemenhub Sebut 4 Gangguan Utama LRT Jabodebek Selesai Akhir Oktober, INKA Disorot

Sejak diresmikan pada 28 Agustus 2023, LRT Jabodebek sedikitnya mengalami empat gangguan utama. Saat ini berbagai gangguan tersebut sedang ditangani oleh INKA, KAI melalui Divisi LRT Jabodebek, dan sejumlah stakholders terkait. Ditargetkan pada awal September sampai akhir Oktober seluruh masalah tersebut terselesaikan.

Baca juga: Gangguan LRT Jabodebek di Hari ke-3 Beroperasi, KAI: Tanggung Jawab INKA dan Adhi Karya

“Ada 4 (empat) gangguan utama yang telah kami terima laporannya, yaitu terkait pintu kereta, layar informasi penumpang, kelistrikan, hingga sistem operasi,” kata Juru Bicara Menteri Perhubungan, Adita Irawati, dalam keterangannya, Kamis (7/9/2023).

“Tengah ditangani oleh INKA, Divisi LRT Jabodebek dari PT KAI, serta stakeholder terkait, dan ditargetkan selesai awal September hingga akhir Oktober,” tambahnya.

Kendati banyak terjadi masalah, animo masyarakat terhadap LRT Jabodebek tetap tinggi. Hingga Rabu (06/09) sore, jumlah penumpang yang telah dilayani oleh LRT Jabodebek mencapai 331.947 orang.

Saat ini, lanjut Adita, terdapat 12 rangkaian kereta (trainset) yang dioperasikan dan siap melayani penumpang. Jumlah rangkaian kereta ini secara bertahap akan ditambahkan hingga keseluruhan rangkaian kereta yang berjumlah 31 dioperasikan, dengan formasi 27 rangkaian dioperasikan untuk melayani penumpang, dua rangkaian dilakukan perawatan berat, dan dua rangkaian disiagakan sebagai cadangan.

“Dengan jumlah rangkaian tersebut, untuk saat ini LRT Jabodebek akan dioperasikan dari pukul 05.00 WIB hingga 18.58 WIB dengan headway 10-20 menit,” ujarnya.

Kendati demikian, Adita optimis bahwa ke depan LRT Jabodebek dapat dioperasikan sesuai dengan pola operasi ideal dengan jam operasi lebih lama dan headway hingga 4-8 menit ketika keseluruhan rangkaian kereta sudah dijalankan secara bertahap sehingga masyarakat diharapkan dapat terus memantau jadwal LRT Jabodebek ini.

Adapun terkait tarif promosi yang diberlakukan oleh Kementerian Perhubungan, Adita menjelaskan bahwa promo ini masih berlaku hingga 30 September 2023. Dengan adanya promo ini, masyarakat hanya akan dikenakan tarif dasar sebesar Rp 5.000,- untuk seluruh lintas pelayanan.

“Setelah September ini, kami akan berlakukan skema tarif maksimal Rp 20.000 untuk seluruh lintas pelayanan, namun tetap kami buka opsi untuk pemberlakuan promo dengan skema lain jika ada masukan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca juga: Jelang Komersial, Tarif LRT Jabodebek Resmi Ditetapkan, Ini Rinciannya

Adita berharap subsidi PSO dan tarif promo yang diberikan oleh DJKA Kementerian Perhubungan pada tarif LRT Jabodebek ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Semoga kehadiran LRT Jabodebek dengan tarif yang sudah disubsidi ini dapat memberikan alternatif moda transportasi kepada masyarakat sehingga tidak bergantung kepada kendaraan pribadi,” tutupnya.

Mengenal Kereta Api Lokal yang Super Murah dan Wajib Kalian Tahu

Mengunjungi ke berbagai kota besar bahkan kabupaten tak lengkap rasanya jika dihadirkan perjalanan kereta api dengan tarif yang super murah. Bahkan bagi warga sekitar yang menempati, kereta api ini wajib menemani setiap perjalanan dalam jarak yang pendek. Selain harganya yang murah, fasilitasnya pun tetap nyaman. Hanya saja yang membedakan kereta api ini berhenti di setiap stasiun, baik stasiun besar maupun kecil.

Baca juga: KA “Simandra,” Kereta Api Ekonomi Lokal Tanpa Sensasi Mandra

Ya, menggunakan kereta api lokal di Pulau Jawa bahkan Sumatera, sangat di favoritkan bagi seluruh masyarakat. Naik kereta api lokal tak lagi seperti dulu yang harus semerawut dengan para pedagang yang asal naik dan tak bertiket. Kereta api lokal saat ini sudah sangat nyaman, bahkan hampir menyamai kenyamanan kereta api jarak jauh dengan rangkaian yang sama. Kereta lokal dapat menampung penumpang 100 bahkan 150 persen, tergantung dari jarak dan wilayah yang ditentukan.

Beberapa kereta lokal seperti wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Daop 2 Bandung, Daop 4 Semarang, Daop 6 Yogyakarta, Daop 7 Madiun, dan Daop 8 Surabaya menjadi andalan para warga sekitar maupun pelancong yang ingin menikmati perjalanan santai dengan harga yang relatif murah. Tapi jangan salah, karena berhenti di setiap stasiun, kereta api ini memiliki estimasi waktu yang cukup lama. Seperti di wilayah Daop 2 Bandung, hanya dengan kereta api Lokal Garut Cibatuan yang tarifnya hanya Rp 14.000 rute Garut – Purwakarta menempuh waktu hingga 6 jam.

Baca juga: Kereta Api di Indonesia Masih Suka Telat, Ini Penyebabnya!

Beda dengan lokal wilayah Daop 1 Jakarta, salah satunya KA Lokal Merak yang bertarif hanya Rp 3.000 dengan jarak waktu 2 setengah jam. Banyaknya penumpang menggunakan kereta api lokal memiliki tujuan dan akses ke tempat yang susah bahkan jauh dijangkau oleh transportasi lain. Tak hanya wilayah Jakarta maupun Bandung, ada juga Semarang yang memiliki kereta jenis diesel hidrolik dengan nama KA Kedung Sepur. Daop 6 Yogyakarta kini dimudahkan dengan KRL dengan rute Palur – Solo Balapan – Yogyakarta pp. Dan Prambanan Ekspres. Kemudian Daop 7 Madiun dan Daop 8 Surabaya sangat kental dengan KA Lokal Rapih Dhoho/Penataran. Dan Daop 8 Surabaya, KA Lokal Dhoho/Penataran, Lokal Lamongan, dan Indro. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Pertamax! Finlandia Jadi Negara Pertama yang Adopsi Paspor Digital untuk Warganya

Sebagai salah satu negara di Skandinavia, Finlandia dikenal sebagai negara paling ‘bahagia’ di dunia. Seolah menambah kebahagiaan warganya, maka jika ada penduduk Finlandia yang ingin bepergian ke wilayah tertentu di Inggris, maka mereka dapat ‘membuang’ paspor kertas mereka, lantaran warga Finladian dapat menggunakan paspor digital yang ada di smartphone.

Baca juga: Keren, Denmark Luncurkan Paspor Digital Covid-19, Seperti Apa?

Untuk pertama kalinya di dunia, pelancong asal Finlandia yang berangkat dari Bandara Helsinki untuk menuju ke Manchester, London, atau Edinburgh dengan maskapai nasional Finnair, maka hanya perlu memeriksa Kredensial Perjalanan Digital atau Digital Travel Credential (DTC) mereka di perbatasan.

Program percontohan ini diharapkan menjadi awal dari berakhirnya perjalanan internasional yang memerlukan paspor fisik. Uji coba tersebut, yang akan berlangsung hingga akhir Februari 2024, bertujuan untuk menjadikan proses pemeriksaan keamanan perbatasan yang rumit menjadi bagian yang lebih sederhana dan cepat dalam perjalanan udara.

“Proyek percontohan DTC akan memungkinkan penumpang pada penerbangan Finnair ke London, Edinburgh, dan Manchester melewati kontrol perbatasan tanpa mengantri, lebih cepat serta lancar dari biasanya,” kata juru bicara Finish Border Guard. “Proyek percontohan ini akan menguji DTC di lingkungan pengendalian perbatasan nyata, yang dilaporkan untuk pertama kalinya di dunia.

DTC adalah versi digital dari paspor fisik dan juga dapat diandalkan. Hal ini memungkinkan penyeberangan perbatasan yang lancar dan cepat tanpa mengorbankan aspek keamanan

Sesuai dengan standar Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), yang juga sedang mengerjakan kerangka kerja global untuk paspor digital, program ini mengharuskan wisatawan Finlandia untuk mengunduh aplikasi (FIN DTC Pilot), mendaftar ke Kantor Polisi Utama Vantaa, memiliki foto paspor diambil ulang dan mengirimkan data lainnya ke Penjaga Perbatasan Finlandia hingga 36 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, di bandara, teknologi pengenalan wajah akan memverifikasi identitas, yang diyakini pihak berwenang akan mempercepat pemrosesan di bandara lebih dari 30 persen.

Meskipun versi digital memiliki kelemahan yang jelas, seperti perangkat yang diperlukan untuk menyimpan DTC, versi digital juga dapat menghilangkan beberapa tekanan yang timbul karena keharusan menjaga paspor. Dengan banyaknya visa dan dokumentasi perjalanan lainnya yang beralih ke digital dalam beberapa tahun terakhir, hal ini tampaknya merupakan langkah logis ditrapkan di kawasan lain.

Kroasia akan bergabung dalam proyek ini, meluncurkan perjalanan DTC bagi penduduk yang berangkat dari Bandara Internasional Zagreb akhir tahun ini.

Baca juga: Paspor Perjalanan Digital, Cara Pastikan Data Penumpang Tetap Aman

Inisiatif serupa, program Known Traveler Digital Identity, didirikan antara Belanda dan Kanada, menggunakan teknologi blockchain. Namun, kebijakan tersebut terhenti ketika pandemi melanda dan belum pulih kembali. Uni Eropa berharap 80 persen pelancong udara akan menggunakan DTC untuk bepergian ke luar negeri pada tahun 2030.

Yang Unik dari Stasiun Karangsari, “Satu Nama Beda Wilayah”

Pernahkah menyadari bahwa stasiun – stasiun kereta api memiliki keunikan. Mulai dari bangunan, lokasi, bahkan sejarah ketika saat pembangunan. Bahkan keunikan nama stasiunnya pun termasuk didalamnya. Seperti yang kita ulas saat ini mengenai Stasiun Karangsari.

Baca juga: Tragedi Garut Tegaskan Banyak Titik Rawan Longsor di Sepanjang Jalur Kereta di Tanah Pasundan

Jika pernah melewati ataupun ke stasiun ini pasti menyadari lokasi yang diingat. Ada yang mengatakan bahwa lokasi Stasiun Karangsari berada di Jawa Barat, ada pula Stasiun Karangsari berada di Jawa Tengah. Ternyata memang kenyataannya seperti itu. Nama Stasiun Karangsari memiliki dua wilayah di Pulau Jawa yaitu wilayah Daerah Operasi (Daop 2) Bandung dan wilayah Daerah Operasi (Daop 5) Purwokerto.

Pesona Karangsari di Bumi Parahyangan
Menelusuri Stasiun Karang Sari (singkatan: KRAI) yang berada di wilayah Daop 2 Bandung Jawa Barat memang bukanlah hal yang mudah. Letaknya cukup jauh dengan jalan raya membuat stasiun ini jauh dari hingar bingar keramaian kendaraan bermotor lainnya. Stasiun Karangsari berlokasi di Desa Karangsari, Kecamatan Leuwigoong, Garut, Jawa Barat ini merupakan stasiun kelas III dengan ketinggian +651M dpl dan hanya memiliki 2 jalur.

Panorama yang ditawarkan di sekitar stasiun, sangatlah menggoda. Gunung, bukit serta hamparan sawah pun tak luput dari pandangan mata yang melihatnya. Udara yang menyelimuti area stasiun pada pagi, sore dan malam hari terkadang menusuk hingga sesekali menggigil kedinginan. Udara yang dihasilkan area ini cukup bersih.

Meski stasiun ini cukup kecil dan masih menggunakan sistem persinyalan manual/mekanik, kereta api pun masih ada yang berhenti untuk naik dan turun penumpang disini. Salah satunya adalah kereta api lokal Cibatu dengan rute Cibatu – Bandung – Purwakarta. Memang dari segi bangunan ini minimalis namun tak sedikit warga pengguna kereta api naik dan turun cukup banyak. Selain jauh dari jalan raya untuk ke Kota Bandung dan Garut, akses yang ditempuh cukup lama sekitar 40 menit. Selain KA lokal Cibatu, tak ada kereta api lainnya yang berhenti disini, kecuali berhenti untuk bersilang menunggu kereta api lain. Karena jalur yang dilalui dari Bandung ke timur ini masih menggunakan satu jalur.

Baca juga: Stasiun Labuan, Pernah Jadi Stasiun di Paling Ujung Barat Pulau Jawa

Merangkap Stasiun Angkutan Batu Balas
Beralih ke Stasiun Karangsari (singkatan: KRR) wilayah Daop 5 Purwokerto dan berada di ketinggian +233M dpl. Berada di lokasi Jalan Raya Panembangan, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, stasiun ini berada di jalur dengan ramainya kereta api yang melintas. Mulai dari kereta api kelas argo hingga kereta api barang. Meski memiliki 4 jalur dan peron yang tersedia, namun tak ada sama sekali kereta api yang berhenti disini. Stasiun berjarak dua petak dengan Stasiun Besar Purwokerto ini juga merangkap stasiun bongkar muat batu balas. Jadi stasiun ini memiliki jalur khusus menuju bongkar muat batu balas yang masih aktif. Gerbong batu balas juga terdapat dijalur simpan khusus sewaktu – waktu jika diperlukan untuk menabur balas. (PRAS – Cinta Kereta Api)