Wajib Tahu! Biar Aman, Penumpang Bisa Lakukan Hal Ini Saat di Stasiun dan di Atas Kereta Api

Pengguna kereta api pasti sudah memahami peraturan-peraturan yang diberikan baik di area stasiun maupun saat perjalanan kereta api berlangsung. Petugas yang berjaga pun selalu menginformasikan agar penumpang mengindahkan aturan yang diberikan agar penumpang selalu aman, nyaman dan lancar saat menggunakan kereta api.

Tak hanya itu, berbagai fasilitas yang menjaga keselamatan saat area kereta api pun sudah diberikan. Hanya tinggal penumpangnya saja yang menggunakan fasilitas tersebut dengan baik demi kenyamanan bersama. Beberapa peraturan lainnya yang diberikan digunakan untuk seluruh masyarakat yang berada di area kereta api.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dan dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan. Sejatinya, dalam menggunakan kereta api pun peraturan-peraturan penting terkait keselamatan masih saja ada yang dilanggar oleh penumpang. Dengan berbagai kemudahan yang bisa dinikmati sebagai penumpang kereta, tidak kemudian bisa berbuat seenaknya saat melakukan perjalanan menggunakan si roda besi ini.

Untuk itu, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) merilis tips keselamatan yang harus diperhatikan oleh pengguna kereta api saat berada di stasiun kereta maupun di dalam kereta.

• Saat Berada di Stasiun

1. Perhatikan saat menyebrang,KAI mengimbau kepada penumpang untuk selalu waspada dan tidak boleh langah saat menyebrang di lintasan stasiun atau passenger crossing. Sebelum menyebrang pastikan kondisi dalam keadaan aman dengan cara menengok kanan atau kiri, serta mengikuti arahan dari petugas.

2. Perhatikan garis kuning atau safety line yang berada di peron yang merupakan penanda batas aman untuk menunggu kereta ketika berdiri dan menunggu kereta di stasiun. Berdiri melebihi batas safety line sangat berbahaya dan berpotensi terserempet kereta.

3. Waspada celah antar peron dan kereta karena sering terjadi kasus penumpang kereta yang tidak sengaja terperosok masuk ke celah peron.

4. Hati-hati lantai licin dan perhatikan papan penanda lantai licin yang biasa dipajang petugas kebersihan apabila sedang bertugas.

• Saat di Perjalanan Kereta Api

1. Jangan berdiam di bordes yang merupakan ruangan di ujung kereta sebagai akses untuk keluar masuk antar kereta.

2. Waspada pintu yang menutup bagi yang ingin masuk atau keluar kereta. Jika untuk kereta jarak jauh, pastikan telah menutup kembali pintu kabin kereta dan selalu berhati-hati agar tidak terjepit saat bergerak dari gerbong yang satu ke gerbong yang lain.

3. Ketahui informasi rute evakuasi dan akses ke lokasi penyimpanan peralatan darurat di kereta.

Taruh Barang di Bagasi Kereta, Pahami Ketentuannya!

Menembus Kedalaman 89 Meter: Cina Mulai Bangun Terowongan Kereta Cepat di Bawah Sungai Yangtze

Cina kembali mengukir sejarah baru dalam dunia infrastruktur perkeretaapian global. Sebuah proyek ambisius kini tengah dikerjakan: pembangunan terowongan kereta cepat yang melintasi bawah aliran Sungai Yangtze pada kedalaman hingga 89 meter di bawah permukaan air.

Proyek yang dikenal sebagai Terowongan Sungai Yangtze Chongtai ini merupakan bagian krusial dari jalur kereta api cepat yang menghubungkan Shanghai, Nanjing, dan Hefei. Jalur ini nantinya akan menjadi tulang punggung transportasi yang menghubungkan megapolitan di sepanjang koridor ekonomi Sungai Yangtze.

Keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada teknologi Tunnel Boring Machine (TBM) atau mesin bor terowongan berukuran raksasa. Mesin bor yang diberi nama “Nezha”—merujuk pada tokoh mitologi Cina yang dikenal tangguh—memiliki diameter pemotong mencapai 15,4 meter.

Mesin “Nezha” dirancang khusus untuk menghadapi tekanan air yang sangat tinggi dan kondisi geologis yang kompleks di dasar sungai terpanjang di Asia tersebut. Terowongan ini akan membentang sepanjang 14,25 kilometer, menjadikannya salah satu terowongan perkeretaapian bawah air terpanjang dan terdalam di dunia.

Setelah proyek ini rampung, waktu tempuh antara pusat ekonomi Shanghai menuju Hefei akan terpangkas signifikan. Kereta cepat yang melintasi terowongan ini dirancang untuk melaju dengan kecepatan operasional hingga 350 km/jam.

Bagi penumpang, kehadiran jalur ini tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga kenyamanan ekstra karena jalur ini meminimalisir hambatan geografis yang selama ini memisahkan wilayah utara dan selatan Sungai Yangtze.

Membangun struktur permanen pada kedalaman hampir 90 meter di bawah sungai besar bukanlah perkara mudah. Tim insinyur harus memastikan struktur terowongan mampu menahan tekanan hidrostatik yang masif sekaligus menjaga kedap air secara sempurna.

Proyek ini menjadi bukti nyata kepemimpinan Cina dalam teknologi konstruksi bawah air dan perkeretaapian modern. Selain untuk mobilitas penumpang, jalur ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi regional dan integrasi kawasan Delta Sungai Yangtze menjadi pusat inovasi yang lebih kompetitif.

Yuk, Kenali Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia, Ada yang Hampir 60 Km

Selain Terpanjang, Ternyata Ada Fakta Menarik Lainnya Tentang Terowongan Sasaksaat

Berada di Kabupaten Bandung Barat, jalur kereta api di wilayah tersebut memang terkenal dengan panoramanya yang luar biasa menakjubkan. Jalur yang berkelok membelah perbukitan membuat yang melihatnya seakan merasakan nyamannya perjalanan. Terlebih lagi berbagai peninggalan sejak jaman kolonial Belanda yang hingga kini masih kokoh digunakan pada perjalanan kereta api.

Ya, bagi kalian yang sering gunakan kereta api rute Jakarta – Bandung pulang pergi, tentu sudah paham betul daerah mana yang memiliki pemandangan yang eksotis. Jalur berliku serta menyeberangi bukit dengan jembatan maupun memasuki terowongan pastinya titik utama penumpang kereta api untuk mengabadikan momen tersebut. Salah satu yang paling digemari penumpang saat menggunakan kereta api adalah Terowongan Sasaksaat.

Terowongan ini sangat legendaris bagi masyarakat yang sudah mengetahui sejarah atau bahkan sekadar melewati menggunakan kereta api. Terowongan Sasaksaat yang memiliki panjang hampir 1 kilometer ini menjadi ikonik perjalanan kereta api di bumi Parahyangan. Aksesnya yang cukup terjangkau karena dekat dengan bangunan kecil yang bernama Stasiun Sasaksaat.

Sasaksaat – Inilah Terowongan Kereta dengan Waktu Pembangunan Paling Lama di Indonesia

Diketahui bahwa Terowongan Sasaksaat ini dibangun tidak sembarangan. Bahkan sejarah mencatat bahwa terowongan ini ada berbagai cerita menarik saat pembangunan berlangsung. Makanya hingga kini terowongan tersebut masih kokoh meskipun sering kali kereta api melintas.

Selain sebagai aktif terpanjang di Indonesia, Terwongan Sasaksaat tentu memiliki fakta menarik lainnya. Tak heran, terowongan ini diberi predikat sebagai bangunan cagar budaya dari PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI). Berikut ini beberapa fakta menarik dari Terowongan Kereta Api Sasaksaat:

• Dibangun Manual Dengan Sistem Kerja Rodi
Bangunan terowongan tersebut dibuat secara manual oleh warga yang dipaksa menjadi pekerja rodi membelah perbukitan Cidepong, menggunakan peralatan alakadarnya seperti balincong dan linggis. Terowongan tersebut dibangun dengan presisi yang tinggi, karena tingkat kesulitan tanah perbukitan di daerah tersebut. Paling tidak ada hitungan kemiringan dan kelokan 16-25 derajat.

Bagian tengah jalur rel pun dibuat agak menanjak dengan tujuan supaya air tanah dari perbukitan di atas terowongan bisa mengalir dan tidak merembes ke bantalan rel. Lantaran bisa menyebabkan besi dan kayu rel mengembang.

• Memiliki 35 Sleko di Dalam Terowongan
Terdapat 35 sleko (lubang berlindung) yang tersedia di dalam Terowongan Sasaksaat untuk petugas terowongan. Sleko tersebut terdiri dari 17 lubang di sisi kiri dan 18 lubang di sisi kanan terowongan. Setiap beberapa jam sekali, penjaga terowongan wajib mengecek bantalan rel baik setelah kereta lewat ataupun sebelum lewat. Hal itu demi menjamin keamanan kereta saat melintas.

• Tertua dan Terpanjang di Asia Pasifik
Terowongan kereta yang membentang sepanjang 949 meter dengan tinggi 4,31 meter dan lebar 3,92 meter itu merupakan terowongan kereta api tertua dan terpanjang di Asia Pasifik yang masih aktif hingga saat ini. Terowongan Sasaksaat sendiri dibangun oleh Staatsspoorwegen antara tahun 1902-1903. Terowongan dengan nomor Bangunan Hikmat (BH) 503 itu berada di jalur Purwakarta dan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat pada KM 143+144 antara Stasiun Sasaksaat dan Stasiun Maswati.

Incaran Spot Foto Kereta Api, Terowongan Sasaksaat Menjadi Destinasi Terfavorit Para Railfans

Rekor Baru! OTP Garuda Indonesia Group Tembus 92,08% Selama Musim Mudik Lebaran 2026

Operasional penerbangan selama peak season Lebaran 1447 H/2026 resmi berakhir dengan catatan manis bagi Garuda Indonesia Group. Maskapai pembawa bendera bangsa ini bersama anak usahanya, Citilink, berhasil membukukan tingkat ketepatan waktu penerbangan (On-Time Performance/OTP) rata-rata sebesar 92,08%.

Angka ini bukan sekadar statistik biasa, melainkan pencapaian OTP tertinggi dalam tiga tahun terakhir selama momentum Lebaran. Sebagai perbandingan, pada periode mudik 2025 OTP tercatat di angka 87,12%, sementara pada 2024 berada di level 86,07%.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Dani Haikal Iriawan, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan cerminan dari kesiapan operasional yang matang meski dihadapkan pada frekuensi penerbangan yang sangat padat.

“Capaian ini menjadi indikator kuat konsistensi peningkatan kinerja operasional kami, khususnya dalam mengelola intensitas penerbangan tinggi pada periode peak season,” ujar Dani.

Kunci di balik mulusnya operasional ini adalah sinergi di berbagai lini, mulai dari kesiapan armada yang optimal, personel garda terdepan yang sigap, hingga koordinasi intens dengan regulator bandara. Selain itu, kesadaran penumpang untuk hadir lebih awal di bandara turut menjadi faktor krusial yang menjaga kelancaran jadwal keberangkatan.

Layani 1,1 Juta Penumpang
Tak hanya tepat waktu, minat masyarakat untuk terbang bersama Garuda dan Citilink juga tetap tinggi. Sepanjang periode 14–29 Maret 2026, Garuda Indonesia Group sukses mengangkut lebih dari 1,1 juta penumpang.

Secara rinci, Garuda Indonesia melayani 501.336 penumpang melalui 3.297 penerbangan, sementara Citilink melayani 681.162 penumpang dengan total 4.357 penerbangan. Dengan angka tersebut, tingkat keterisian kursi (Seat Load Factor/SLF) secara grup menembus angka 86%.

Rute Favorit: Dari Aceh hingga Amsterdam
Selama musim mudik kali ini, beberapa rute tercatat menjadi primadona bagi para pelancong:

Domestik: Jakarta–Medan, Jakarta–Banda Aceh, Surabaya–Denpasar, Jakarta–Pangkal Pinang, serta Yogyakarta–Denpasar.
Internasional: Jakarta–Amsterdam, Jakarta–Madinah, Jakarta–Jeddah (untuk jamaah Umrah), Jakarta–Haneda, dan Denpasar–Tokyo.

Ekspansi Kereta Cepat Italia: Hitachi Raih Kontrak Baru Pasok Armada Frecciarossa Terbaru

Raksasa manufaktur kereta api, Hitachi Rail, baru saja memenangkan kontrak prestisius untuk memasok tambahan armada kereta cepat ke Italia. Langkah ini mempertegas ambisi operator kereta api nasional Italia, Trenitalia, untuk semakin mendominasi pasar transportasi jarak jauh yang efisien dan ramah lingkungan.

Kontrak baru ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan platform ETR1000, yang lebih dikenal oleh para penumpang dengan nama komersial Frecciarossa 1000 (Si Panah Merah).

Kembangkan Layanan Kereta Cepat, Taiwan High Speed Rail Gandeng Hitachi dan Toshiba

Bagi para pelancong yang sering menggunakan jasa kereta api di Italia, armada Frecciarossa 1000 adalah standar emas kenyamanan. Kereta ini dirancang untuk melaju dengan kecepatan komersial hingga 350 km/jam, menghubungkan kota-kota besar seperti Milan, Florence, Roma, hingga Naples dalam waktu singkat.

Apa yang baru dari pesanan kali ini? Hitachi menjanjikan beberapa peningkatan yang akan langsung dirasakan oleh penumpang:

Interior yang Lebih Ergonomis: Desain kursi dan tata letak kabin yang diperbarui untuk memberikan ruang kaki yang lebih lega.

Konektivitas WiFi Generasi Terbaru: Menjawab kebutuhan penumpang bisnis dan wisatawan yang memerlukan koneksi internet stabil selama perjalanan.

Efisiensi Energi: Kereta ini diklaim lebih ramah lingkungan dengan penggunaan material yang dapat didaur ulang hingga 94% di akhir masa pakainya.

Investasi Trenitalia pada armada tambahan dari Hitachi ini bukan tanpa alasan. Italia tengah memposisikan diri sebagai hub kereta cepat di Eropa. Selain melayani rute domestik, armada Frecciarossa 1000 kini telah merambah rute lintas negara, seperti Madrid-Barcelona di Spanyol dan Milan-Paris di Prancis.

Dengan tambahan unit baru ini, frekuensi perjalanan antar kota diprediksi akan semakin padat, memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang dalam memilih jadwal keberangkatan.

Luca D’Aquila, COO Hitachi Rail Group, menyatakan bahwa kontrak ini merupakan bukti kepercayaan berkelanjutan terhadap teknologi kereta cepat mereka. Bagi Hitachi, proyek di Italia ini merupakan etalase teknologi terbaik mereka sebelum dibawa ke pasar global lainnya.

Bagi penumpang, kehadiran armada baru ini berarti satu hal: perjalanan melintasi Italia akan semakin cepat, nyaman, dan tentunya bergaya.

Hitachi Rail Integrasikan 5G Digital Signalling Pada Jalur Kereta Api Perkotaan

Thailand Resmi Terapkan Biaya Masuk 300 Baht bagi Turis Asing, Ini Aturan dan Tujuannya

Pemerintah Thailand akhirnya mulai merealisasikan kebijakan yang telah lama diperbincangkan, penerapan biaya masuk bagi turis asing yang datang melalui jalur udara. Mulai periode ini, setiap wisatawan mancanegara yang mendarat di bandara-bandara Thailand akan dikenakan biaya sebesar 300 Baht atau sekitar Rp130.000.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif Negeri Gajah Putih untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata, sekaligus memperkuat infrastruktur dan layanan bagi para pelancong dalam jangka panjang.

Penerapan biaya ini bukan sekadar pungutan tambahan tanpa alasan. Berdasarkan laporan dari Travel and Tour World, dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk beberapa tujuan utama, seperti:

Asuransi Jiwa dan Kesehatan: Sebagian dari biaya tersebut akan digunakan untuk memberikan perlindungan asuransi bagi turis asing selama berada di Thailand. Hal ini bertujuan untuk meringankan beban biaya medis jika terjadi insiden yang tidak diinginkan.

Pengembangan Infrastruktur: Dana akan disalurkan untuk pemeliharaan situs pariwisata dan peningkatan fasilitas umum di bandara serta transportasi publik.

Pemulihan Pariwisata Berkelanjutan: Thailand berkomitmen untuk mengelola destinasi wisata agar tetap terjaga kelestariannya di tengah lonjakan jumlah pengunjung pasca-pandemi.

Bagi Anda yang berencana terbang ke Bangkok, Phuket, atau Chiang Mai, Anda tidak perlu bingung mencari loket pembayaran khusus. Secara teknis, biaya 300 Baht ini akan langsung dimasukkan ke dalam harga tiket pesawat (integrated into airfares). Dengan kata lain, penumpang sudah otomatis membayar biaya tersebut saat melakukan transaksi pembelian tiket di maskapai masing-masing.

Dampak bagi Wisatawan Indonesia
Thailand tetap menjadi salah satu destinasi paling ramah kantong bagi warga Indonesia. Meskipun ada biaya tambahan sebesar 300 Baht, para pengamat menilai hal ini tidak akan menurunkan minat kunjungan secara signifikan. Nilai tambah berupa perlindungan asuransi justru memberikan rasa aman lebih bagi para traveler mandiri maupun keluarga.

Namun, penting bagi penumpang untuk selalu mengecek detail rincian tiket mereka guna memastikan tidak ada kebingungan saat proses check-in atau kedatangan. Kebijakan ini juga diharapkan dapat membantu Thailand memberikan pelayanan yang lebih profesional dan aman bagi jutaan turis yang datang setiap tahunnya.

Hubungkan Tiga Bandara Utama: Ambisi Megaproyek Thailand Bangun Kereta Cepat Sepanjang 220 Km

Pegang Paspor British Citizen Tapi Ditolak Masuk Cina, Penumpang Ini Malah Dideportasi!

Niat hati ingin menikmati liburan solo selama 10 hari di Cina, seorang wanita berusia 26 tahun asal Douglas, Isle of Man, justru harus menelan pil pahit. Setelah menempuh penerbangan melelahkan selama 12 jam dari Bandara Gatwick, London, ia ditolak masuk dan langsung dideportasi oleh otoritas imigrasi di Shanghai.

Kejadian ini bermula dari perbedaan persepsi mengenai aturan bebas visa terbaru yang diberlakukan Pemerintah Cina untuk warga negara Inggris. Penumpang tersebut meyakini bahwa paspor miliknya, yang diterbitkan di Isle of Man namun mencantumkan status sebagai British Citizen, sudah tercakup dalam perjanjian bebas visa tersebut.

Setibanya di meja transfer domestik di Shanghai untuk melanjutkan penerbangan ke Guangzhou, petugas imigrasi mulai menunjukkan raut wajah bingung saat memeriksa paspornya. Petugas kemudian menanyakan visa masuk milik penumpang tersebut.

Meskipun wanita ini bersikeras bahwa Isle of Man adalah bagian dari Kepulauan Inggris (British Isles), pengawas imigrasi setempat menyatakan hal yang berbeda. Menurut otoritas Cina, paspor tersebut dianggap tidak termasuk dalam kategori United Kingdom (UK) atau Great Britain yang mendapatkan fasilitas bebas visa 30 hari. Akibatnya, ia dinyatakan tidak memiliki izin masuk yang sah.

Situasi semakin memanas ketika upaya komunikasi dengan Konsulat Inggris di Shanghai terhambat karena perbedaan waktu. Penumpang malang ini menggambarkan pengalamannya seperti seorang buronan. Ia dikawal ketat oleh petugas keamanan melewati area pemeriksaan dan dipaksa naik kembali ke pesawat menuju Inggris.

Lebih menyesakkan lagi, paspornya disita selama penerbangan pulang dan baru dikembalikan setibanya di Bandara Gatwick. “Tidak ada yang membuatmu merasa lebih sendirian selain ditolak masuk ke sebuah negara dan tidak tahu apa yang sedang terjadi pada dirimu,” ungkapnya kepada BBC.

Untuk diketahui, Isle of Man adalah wilayah Crown Dependency atau dependensi mahkota, bukan bagian dari United Kingdom secara administratif, meski secara geografis berada di Kepulauan Inggris. Hal inilah yang seringkali memicu zona abu-abu dalam perjanjian internasional, termasuk urusan bebas visa.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi para pelancong, khususnya pemegang paspor dengan status wilayah khusus. Perbedaan penafsiran antara dokumen identitas dan perjanjian diplomatik antarnegara bisa berujung pada deportasi yang merugikan secara materi dan mental.

Saat ini, penumpang tersebut telah meminta klarifikasi kepada pemerintah setempat mengenai mengapa paspor yang mengidentifikasi pemegangnya sebagai British Citizen tidak diakui dalam perjanjian internasional tersebut.

Korea Selatan Berlakukan Bebas Visa Rombongan bagi WNI: Minimal 3 Orang dan Syarat Khusus Lainnya

Libur Lebaran Telah Usai, Aktivitas Kembali di Mulai, Lonjakan Penumpang Terlihat Ramai

Ramai di media sosial tentang beragam informasi bahwa libur Lebaran telah usai dan masyarakat memulai dengan aktivitasnya kembali. Ya, banyak disaksikan masyarakat khususnya di kawasan Jabodetabek saat menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dengan rute tertentu. Rute ini paling dominan dengan masyarakat yang aktivitasnya mayoritas pekerja di Daerah Khusus Jakarta.

Beberapa stasiun KRL Commuter Line telah nampak kepadatan yang cukup signifikan. Beberapa stasiun yang paling dirasakan dan terpantau adalah Stasiun Bogor maupun Stasiun Manggarai yang merupakan stasiun sentral bagi para penumpang yang melakukan transit dari peron ke peron. Ya, awal kembali beraktivitas inilah masyarakat mulai kembali ke rutinitas sehari-hari dalam bekerja.

Stasiun Bogor yang merupakan titik utama para pekerja ini menggunakan Commuter Line untuk beraktivitas menuju wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kepadatan pun terasa sejak pagi hari mulai pukul 06.00 WIB. Petugas pun bersiaga untuk mengamankan arus penumpang yang ada di area Stasiun Bogor tersebut. Rangkaian KRL yang sudah siap berada di jalur tiap peron pun di serbu penumpang, berharap tak tertinggal jadwal perjalanan yang mereka tentukan.

Tak hanya itu, antrean panjang sempat terlihat di loket pembelian tiket, sementara petugas tetap terus mengatur arus penumpang agar tetap tertib. Meski padat, operasional perjalanan KRL terpantau berjalan normal. KRL yang datang maupun berangkat pun sesuai jadwal, meski volume penumpang di peron stasiun cukup tinggi.

Lain di Stasiun Bogor, lain halnya di Stasiun Manggarai. Sejak pagi hari, tepatnya mulai pukul 08.00 WIB, arus penumpang terpantau meningkat signifikan. Kepadatan didominasi oleh masyarakat yang menuju kawasan perkantoran di berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan kembalinya aktivitas rutin warga setelah menjalani libur Lebaran yang berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Tidak hanya pekerja, para pelajar juga mulai kembali beraktivitas dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kondisi tersebut menjadi petunjuk meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek, khususnya pada moda transportasi publik seperti kereta commuter line yang menjadikan Stasiun Manggarai sebagai salah satu pusat transit utama.

Dengan berakhirnya masa libur panjang, ritme kehidupan di Jakarta pun kembali berjalan normal, ditandai dengan tingginya pergerakan masyarakat di berbagai titik transportasi publik.

Murah dan Nyaman, Alasan Kereta Ekonomi Kerakyatan Paling Dicari di Musim Mudik

Masih Ada Long Weekend, Kereta Api Tambahan Lebaran Diperpanjang Hingga 5 April 2026

Meski libur Lebaran 2026 telah usai dan mayoritas masyarakat telah kembali beraktivitas seperti biasanya, namun perjalanan kereta api jarak jauh ternyata masih tersedia untuk layanan tambahan. Ya, pantauan kabarpenumpang mengenai layanam kereta api tambahan angkutan lebaran masih terlihat jadwal dan harga tiket yang terlihat di aplikasi Access by KAI.

Jadwal kereta api tambahan tersebut masih bisa di pesan hingga beberapa hari ke depan, yaitu 5 April 2026. Layanan kereta api tambahan tersebut masih cukup tersedia kursi yang bisa dipilih untuk melakukan perjalanan ke berbagai kota di Pulau Jawa. Terpantau untuk long weekend pada kalender Minggu pertama adalah tanggal 3 April 2026 yang jatuh pada Hari Jumat.

Bagi masyarakat yang masih dalam suasana libur, momen ini tentu bisa dimanfaatkan untuk sekadar mengisi liburan dengan berbagai perjalanan kereta api pilihan. Meskipun angkutan Lebaran hingga 1 April 2026, masyarakat masih bisa menikmati layanan kereta api dengan pilihan destinasi tujuan termasuk kereta api tambahan tersebut.

Walaupun semua layanan kereta api tambahan masih melayani hingga beberapa hari ke depan, namun tidak untuk rangkaian Kereta Motis (Motor Gratis). Layanan Kereta Motis sudah berakhir sampai dengan 30 Maret 2026. Jadi masyarakat hanya bisa menggunakan kereta api reguler maupun tambahan selama tiket masih tersedia.

Tak hanya itu, diskon 20 persen pun masih diberlakukan pada setiap pemesanan tiket kereta api online. Dan ada juga tarif khusus yang bisa di pesan 2 jam sebelum keberangkatan. Tarif promo dan khusus tersebut berlaku di hampir semua kereta dengan pemberangkatan baik dari arah Jakarta maupun sebaliknya. Tentunya masyarakat masih bisa menikmati tarif hemat tersebut.

Diketahui sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mencatat 202.279 penumpang kereta pada Minggu, 29 Maret 2026. Angka ini menunjukkan kepadatan arus balik Lebaran karena okupansi tempat duduk sementara telah mencapai 123,8 persen.

Penjualan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran secara kumulatif kini mencapai 4.808.151 tiket. Jumlah total tiket tersebut merupakan 106,9 persen dari total kapasitas sebanyak 4.498.696 tempat duduk.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan pola pergerakan mobilitas masyarakat tahun ini terlihat menyebar. Volume pelanggan terus bergerak naik semenjak pertengahan Maret karena moda kereta api memiliki jadwal perjalanan yang pasti..

Selain itu, KAI masih menyediakan potongan harga tiket sebesar 20 persen bagi penumpang kelas eksekutif pada periode tertentu. Diskon bertajuk Promo Silaturahmi tersebut berlaku khusus bagi keberangkatan kereta api mulai 25 Maret hingga 1 April 2026.

Arsitektur Neo Indishce Bikin Stasiun Pasar Senen Tak Lekang Oleh Waktu

Pencurian Manis! 400.000 Batang KitKat Raib Saat Perjalanan Truk dari Italia Menuju Polandia

Sebuah insiden kriminalitas logistik yang cukup mencengangkan baru saja menimpa raksasa makanan Nestle. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 400.000 batang cokelat KitKat dilaporkan hilang secara misterius saat sedang dalam pengiriman dari Italia menuju Polandia. Kejadian ini menjadi sorotan dunia transportasi karena skala muatannya yang sangat besar dan melibatkan kerugian finansial yang signifikan.

Bayangkan, ratusan ribu batang cokelat yang seharusnya mengisi rak-rak toko di Polandia itu raib begitu saja di tengah jalan. Pihak Nestle telah mengonfirmasi raibnya satu truk penuh muatan “manis” tersebut dan kini tengah berkoordinasi dengan otoritas kepolisian lintas negara untuk melacak keberadaan kargo tersebut.

Pencurian kargo di jalur darat Eropa memang terus meningkat, namun raibnya 400.000 unit produk konsumsi dalam sekali angkut menunjukkan perencanaan yang matang. Belum jelas apakah truk tersebut dibajak secara paksa atau merupakan korban dari sindikat yang menggunakan dokumen pengiriman palsu—modus yang kian marak di mana pelaku menyamar sebagai perusahaan logistik resmi.

Bagi para pelaku, mencuri produk makanan populer seperti KitKat memiliki keuntungan tersendiri: barang ini sangat mudah dijual kembali di pasar gelap atau toko-toko retail kecil tanpa memicu kecurigaan besar, berbeda dengan barang elektronik yang memiliki nomor seri unik.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi industri transportasi darat di Uni Eropa. Jarak antara Italia dan Polandia yang cukup jauh menuntut sopir untuk berhenti di beberapa titik istirahat (rest area). Di titik-titik inilah biasanya truk menjadi sasaran empuk komplotan spesialis pencuri kargo.

Hilangnya 400.000 batang cokelat ini bukan hanya soal kerugian materi bagi Nestle, tetapi juga gangguan pada rantai pasok distribusi di wilayah tujuan. Kejadian ini mempertegas pentingnya penggunaan teknologi pelacakan GPS yang lebih canggih dan prosedur verifikasi pengemudi yang lebih ketat bagi perusahaan logistik.

Otoritas berwenang saat ini tengah memeriksa rekaman CCTV di sepanjang rute utama yang menghubungkan Italia dan Polandia. Mereka juga mengimbau para distributor dan peritel untuk waspada jika ada pihak yang menawarkan stok KitKat dalam jumlah besar dengan harga yang jauh di bawah pasar.

Bagi pembaca di dunia transportasi, insiden ini mengingatkan bahwa muatan apa pun—bahkan cokelat sekalipun—memiliki risiko keamanan yang tinggi jika sistem pengawasan selama transit tidak diperketat.

Era Baru Logistik Eurasia: Kereta Kargo Rusia-Iran Beroperasi Penuh Melalui Koridor INSTC