Mulai 24 November, Garuda Indonesia Buka Rute Denpasar – Sorong

Garuda Indonesia terus mengoptimalkan perluasan jaringan untuk mendukung geliat pertumbuhan sektor pariwisata nasional, yang menjadi salah satu indikator pulihnya ekonomi nasional pasca-pandemi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penambahan rute penerbangan baru di wilayah timur Indonesia, yaitu Denpasar – Sorong pp, yang akan mulai beroperasi pada 24 November 2023 mendatang.

Baca juga: Inilah Destinasi Favorit Pilihan Garuda Indonesia Untuk Rute Domestik dan Internasional

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pengoperasian penerbangan Denpasar – Sorong pp ini juga sekaligus akan secara langsung menghubungkan Provinsi Papua Barat dengan dengan Provinsi Sulawesi Selatan, di mana penerbangan dari Sorong nantinya akan terintegrasi dengan rute penerbangan yang menghubungkan Makassar dengan Denpasar.

Penerbangan ini akan dilayani setiap hari Jumat dan Minggu menggunakan pesawat Boeing 737-800NG yang dapat mengangkut sebanyak 162 penumpang (12 penumpang Business Class dan 150 penumpang Economy Class). Lebih lanjut, sebagai bagian dari upaya Perusahaan untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan trafik atau demand di tengah momentum libur akhir tahun, Garuda Indonesia akan meningkatkan frekuensi penerbangan Denpasar – Sorong pp tersebut menjadi 3 (tiga) kali per minggu, yaitu pada hari Kamis, Jumat, dan Minggu, selama bulan Desember 2023 mendatang.

Penerbangan dengan rute Denpasar – Sorong akan diberangkatkan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar dengan GA-686 pada pukul 02.15 LT dan tiba di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong pada pukul 06.20 LT. Adapun pada rute sebaliknya, pesawat dijadwalkan bertolak dari Sorong dengan GA-621 pada pukul 08.00 LT dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 08.40 LT, kemudian diberangkatkan kembali —dengan nomor penerbangan yang sama— pada pukul 10.55 LT dan mendarat di Denpasar pada pukul 12.25 LT.

Baca juga: Garuda Indonesia Operasikan Penerbangan Komersial dengan Pesawat Berbahan Bakar Bioavtur

Pengoperasian penerbangan Denpasar – Sorong pp tersebut melengkapi rute penerbangan Jakarta – Sorong pp yang telah dioperasikan Garuda Indonesia sebelumnya. Selain itu, pengoperasian rute penerbangan “Sorong – Denpasar (via Makassar)” juga akan menghubungkan Sorong dengan berbagai destinasi yang dapat diakses melalui Makassar, mulai dari Kendari, Gorontalo, Palu, hingga Jeddah; serta meningkatkan konektivitas antara kota terbesar di Provinsi Papua Barat tersebut dengan berbagai destinasi internasional yang dapat diakses melalui Denpasar, di antaranya: Narita, Melbourne, Singapura, Sydney, dan Seoul.

Tips dan Trik Fotografi dari Dalam Kabin Pesawat

Sebagai seorang penggemar fotografi, Anda pasti suka dengan segala tempat untuk diabadikan. Terkadang pun tempat yang manusia awam tak jeli, bagi para pecita fotografi tetap saja bisa mendapatkan angle atau posisi yang baik. Salah satunya seperti dalam pesawat terbang, ini kesempatan baik untuk Anda pecinta fotografi.

Baca juga: Sejumlah Fakta dari Proses Emergency di Pesawat Terbang

KabarPenumpang.com merangkum dan merasakan sendiri bagaimana mendapat sudut pandang dan sisi yang baik dalam pengambilan foto dalam pesawat. Sebab, tidak semua posisi tempat duduk Anda sebagai fotografer mendapatkan angle yang pas untuk mendapat foto terbaik. Sehingga untuk itu banyak yang tiba di bandara lebih cepat untuk mendapatkan tempat duduk di posisi terbaik seperti jendela.

Berikut beberapa tips dan trik yang bisa digunakan Anda penyuka fotografi saat berada di pesawat baik dalam perjalanan kondisi siang atau malam hari.

1. Tempat duduk strategis
Tempat yang strategis sangat bagus untuk sudut pandang pengambilan gambar. Artinya dengan ini Anda baiknya duduk tepat beresebelahan dengan jendela pesawat. Tetapi bila Anda berada di dekat jendela dan pas di bagian sayap, jangan pernah khawatir dengan sayap yang terlihat di kamera, sebab terkadang, sayap memberikan sentuhan sendiri saaat difoto. Bila Anda mendapat tempat di bagian depan pesawat atau pas di belakang ruang kendali, gambar yang diambil pun bisa sama baiknya.

2. Setting kamera
Gunakan dengan shutter speed yang cepat sebab, gambar yang dihasilkan bisa lebih baik diatas 1/250 dengan bukaan f/8 dan ISO sedang untuk cuaca pagi atau siang. Untuk malam hari naikkan ISO hingga paling tinggi, dengan bukaan f/3,5 atau f/5,6 bisa digunakan. Biasanya memang kecepatannya tidak terlalu tinggi apalagi getaran pesawat yang terkadang bisa membuat gambar ada shaking alias blur tidak fokus. Untuk tetap mendapat gambar yang baik, Anda bisa tetap fokus dan tak bergerak dari posisi.

3. Posisi lensa sejajar jendela
Letakkan lensa kamera Anda sejajar dengan jendela adalah hal terbaik yang bisa digunakan. KabarPenumpang.com pernah mencoba untuk menempelkan lensa ke jendela, hasil foto bukannya bagus melainkan justru blur atau tidak fokus sebab, getaran pesawat yang cukup tinggi. Baiknya memang hanya sejajarkan dan posisikan ke arah mana fokus Anda.

4. Manual fokus
Ini yang paling penting, sebab paling mudah untuk mendapat gambar yang bagus dan tidak blur. Dimana titik itu lebih baik dan Anda bisa memfokuskan sesuai keinginan Anda dibandingkan dengan menyetel pada auto focus, ini bisa membuat momen Anda hilang.

Saat landing di bandara Kualanamu dan kamera ditempelkan pada jendela pesawat dan gambar blur (KabarPenumpang.com)

5. Pantulan dari jendela
Karena setiap foto yang diambil di pesawat pasti melalui jendela, baiknya hindari pantulan atau bias dari jendela. Bila siang hari pantulan pastinya lebih terasa dibanding malam. KabarPenumpang.com, mencoba saat malam hari dan bisa dikatakan justru tidak ada pantulan dari jendela. Nah, hal ini baiknya dilakukan saat lampu kabin mati, sebab jendela benar-benar lebih bersih tanpa ada bias atau pantulan dan gambar yang dihasilkan bisa lebih eksotis.

6. Jagan pakai flash
Hindari flash saat memfoto dari pesawat, sebab bukannya memperbaiki keadaan, flash justru akan memperburuk keadaan. Dimana gambar yang dihasilkan justru bisa blur dan pemandangan yang didapatkan tak enak dilihat. Bukan hanya mengganggu pemandangan di gambar, flash juga bisa membuat para penumpang lainnya kaget.

Baca juga: Setiap Pintu Toilet di Kabin Pesawat Ternyata Punya “Kunci Rahasia”

7. Tunggu pesawat dalam kondisi menukik atau miring
Untuk hasil terbaik, biasanya pemandangan lebih dapat saat pesawat dalam kondisi menukik dan miring. Momen ini adalah momen berharga bagi para fotografer yang mencintai fotografi udara karena pemandangan pastinya lebih terlihat dibanding saat berada di angkasa dengan awan biasa. Gambar yang dihasilkan pastinya lebih baik saat landing atau take off.

Terpaksa Gunakan Kantung Muntah? Baca Dulu Tips Ini

Perjalanan baik menggunakan darat, laut maupun udara, tidak menutup kemungkinan sesorang akan merasakan mabuk. Apalagi saat itu perut kosong dan guncangan-guncangan sering terjadi di dalam moda-moda transportasi tersebut. Di berbagai moda transportasi, akan diberikan kantong muntah atau biasanya banyak juga penumpang yang membawa kantung muntahnya sendiri.

Biasanya kantung muntah yang ada di bus dan kereta adalah kantung kresek kecil berwarna hitam sedangkan untuk di pesawat bukan kantung kresek melainkan kantung kertas yang berlapis plastik atau lilin terkadang juga ada yang terbuat dari kardus. Tetapi saat ini lebih banyak kantung kertas yang dilapisi plastik atau seluruhnya terbuat dari plastik.

Baca juga: Untuk Penumpang Obesitas, Perpanjangan Sabuk Pengaman Belum Jadi Prioritas

Dari penelusuran KabarPenumpang.com, ternayata kantung mabuk untuk pesawat dengan berpinggir plastik ditemukan tahun 1949 oleh Gilmore Schjldahl untuk maskapai Northwest Orient Airlines. Tak hanya itu, saat menggunakan kantung muntah baiknya dengan bijak, berikut ini ada beberapa tips menggunakan kantung muntah.

1. Untuk penggunaan kantung muntah sendiri di kereta api maupun bus antar kota antar provinsi baiknya di cek dulu. Karena kantung kresek bisa saja bocor sehingga saat muntah bukan tertampung baik malah tumpah kemana-mana.

2. Bila Anda menaiki pesawat baiknya gunakan kantung muntah saat akan muntah. Jangan dibuat mainan sebab setiap bangku akan diberikan hanya satu.

Contoh kantung muntah milik maskapai

Baca juga: Ada Palu Pemecah Kaca di Kendaraan Umum, Tahukah Cara Menggunakannya?

3. Jangan pernah gunakan kantong muntah pesawat untuk menyimpan makanan, sebab kantong muntah pesawat sudah dilapisi plastik dan dari beberapa maskpai sudah ada kantung yang dilapisi dengan antiseptik seperti milik Garuda. Sedangkan untuk maskpai lainnya hanya berupa kertas yang dilapisi plastik saja.

4. Gunakan kresek hitam juga untuk muntah saja. Kandungan yang ada pada pembuatan kantong hitam kresek sangat berbahaya bagi tubuh. Bila Anda memiliki makanan lebih jangan pernah memasukkannya dalam kantong kresek tersebut. Anda boleh menggunakan kresek untuk membuang sampah.

5. Kantung muntah jangan untuk dibuat mainan. Pernah ingat film komedi mister Bean yang menggunakan kantung muntah untuk main letupan agar berbunyi? Ledakannya bila saat itu kantung berisi muntahan bisa tercecer dimana-mana.

Hampir semua kantung muntah baiknya digunakan untuk muntah saja jangan untuk yang lain. Memang tidak ada aturan jelas tentang peraturan kantung muntah, tetapi baiknya gunakan secara semestinya jangan untuk hal lainnya. Ini akan meminimalisirkan hal tidak diinginkan seperti keracunan antiseptik yang sudah ada pada lapisan kantung muntah.

Daftar Destinasi Wisata di Bandung Gratis untuk Penumpang Kereta Cepat Whoosh

Penumpang Kereta Cepat Whoosh terus mendapat keuntungan tambahan. Keuntungan tersebut berupa gratis tiket masuk berbagai destinasi wisata dan potongan harga spesial di restoran di Bandung Raya. Promo berlaku sampai dengan H+15 dari tanggal pada tiket. Promo ini berlaku hingga Oktober 2024. Diharapkan, ini dapat mendorong kunjungan wisata di sekitar Stasiun Kereta Cepat Whoosh.

Baca juga: Naik Kereta Cepat Whoosh Gratis Tiket Masuk Destinasi Wisata di Bandung, Ini Daftarnya: Belaku Sampai Oktober 2024

Terbaru, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berkolaborasi dengan destinasi wisata Tepi Kota Healing di Arcamanik, Bandung, Tepi Danau di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dan Baker Street Resto di Cimandiri, Kota Bandung untuk memberikan diskon khusus bagi para penumpang Kereta Cepat Whoosh.

“Banyak penumpang Kereta Cepat Whoosh yang memanfaatkan promo ke berbagai destinasi wisata sebelumnya. Testimoni positif pun datang dari penumpang dan pengelola destinasi wisata tersebut. Kami pun saat ini sedang mempersiapkan berbagai kolaborasi lainnya untuk memberikan manfaat lebih bagi penumpang Kereta Cepat Whoosh,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa.

Untuk dapat menggunakan promo ini, penumpang Kereta Cepat harus menunjukkan Tiket Fisik maupun Bukti Transaksi di Aplikasi/Website/Email penumpang. 1 tiket berlaku untuk 1 orang. Promo berlaku sampai dengan H+15 dari tanggal pada tiket. Promo ini berlaku hingga Oktober 2024. Tiket yang sudah digunakan tetap dapat digunakan untuk mendapatkan promo di destinasi wisata yang sudah bekerjasama dengan KCIC lainnya

Adapun sampai dengan sampai saat ini manfaat yang akan dirasakan penumpang kereta cepat Whoosh antara lain:

  1. Free Entry dan Free Shuttle Dusun Bambu dari Stasiun Padalarang
  2. Free Entry Farmhouse
  3. Free Entry Floating Market
  4. Free Entry The Great Asia Afrika
  5. Diskon 15% di Baker Street Resto cabang Cimandiri.
  6. Free Entry Tepi Danau
  7. Free Entry Tepi Kota Healing

Informasi lebih lanjut hubungi customer service KCIC di Stasiun, email ke cs@kcic.co.id, telepon ke 121, website kcic.co.id, dan sosial media KCIC di Kereta Cepat ID.

Melalui kolaborasi ini, KCIC turut membantu mendorong peningkatan kunjungan wisata di wilayah Jawa Barat. Berbagai promo menarik ini juga memberikan keuntungan tambahan bagi para penumpang Kereta Cepat Whoosh.

Baca juga: Catat, QR Code Tiket Kereta Cepat Whoosh Tidak Bisa Digunakan Lagi Jika Penumpang Mencetak Tiket Fisik

Eva mengatakan, KCIC akan selalu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan destinasi wisata dan restoran lainnya selama hal ini berdampak positif bagi semua pihak terkait.  Kerja sama tersebut akan membuat manfaat yang didapatkan penumpang kereta cepat Whoosh makin luas.

“Bukan hanya layanan pada penumpang, kami juga berupaya untuk terus berkontribusi pada pengembangan ekonomi di sekitar trase kereta cepat Whosh. Sehingga Kereta Cepat Whoosh ini bukan hanya moda transportasi penumpang tetapi juga bisa menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Mengunyah Permen Karet Dapat Redakan Dengungan di Pesawat, Kok Bisa?

Bagi Anda yang pernah bepergian menggunakan pesawat, mungkin sebagian dari Anda pernah mengalami dengungan yang hebat pada telinga, terutama ketika si burung besi melakukan take off dan landing.

Baca Juga: Muncul Dengung di Telinga? Jangan Panik, Atasi dengan Cara Tradisional

Sebagaimana yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman getawaytips.azcentral.com, fenomena ini akrab disebut Airplane Ear. Dimana dengungan tersebut disebabkan oleh perbedaan tekanan udara di tempat tinggi dengan tempat rendah, dimana tempat tinggi memiliki lapisan udara yang semakin tipis akibatnya tekanannya menjadi rendah. Tentunya, hal ini dapat mengganggu perjalanan Anda, atau bahkan yang lebih parahnya lagi, dengungan tersebut tidak jarang disertai rasa mual ingin muntah.

Beberapa ahli menyarankan untuk menelan ludah berkali-kali hingga dengungan tersebut hilang dengan sendirinya. Namun ada juga yang berpendapat bahwa dengungan tersebut dapat dihilangkan dengan cara mengunyah permen karet. Lalu, apa hubungannya mengunyah permen karet dengan menghilangkan dengungan pada telinga ketika mengudara?

Para ahli berpendapat bahwa mengunyah permen karet dapat membantu menyamakan tekanan udara sehingga dengungan tersebut dapat berkurang secara bertahap, walaupun bukan permen karet itulah yang bekerja menghilangkan dengung.

Tindakan mengunyah dan menelan menggunakan otot di sekitar Eustachian Tube, berpotensi membuka jalur udara di bagian belakang rongga hidung Anda. Melakukan hal ini memungkinkan udara masuk atau keluar dari Eustachian Tube, membantu menyamakan tekanan dan mengurangi tekanan pada telinga bagian dalam dan voila, dengungan tersebut akan perlahan berkurang.

Tidak hanya permen karet, jenis permen lain pun akan memberikan efek yang serupa dengan permen yang tidak akan ada habisnya tersebut. Lain cerita jika Anda bepergian dengan anak kecil. Upayakan untuk memberi mereka minum ketika pesawat tengah take off dan landing, karena gerakan menelan yang mereka lakukan akan membuka Eustachian Tube.

Baca Juga: Kuping Berdengung Saat Take Off? Jangan Panik dan Pahami Penyebabnya

The Centers for Disease Control and Prevention menyarankan untuk mengkonsumsi Anti-Inflammatory atau Oral Pseudoephedrine setengah jam sebelum Anda mengudara. Dengan mengkonsumsi salah satu dari dua rekomendasi tersebut, dipercaya dapat mengantisipasi fenomena Airplane Ear.

Inilah 5 Kasus Serangan Siber yang Terkenal dalam Dunia Maskapai Penerbangan

Setelah pada artikel sebelumnya dikupas tentang dampak serangan siber (cyber attack) yang berimbas serius pada maskapai penerbangan, maka beberapa kasus telah membuktikan betapa parahnya serangan siber yang memengaruhi maskapai penerbangan.

Baca juga: Ini 7 Dampak Serangan Siber yang Berimbas Serius pada Maskapai Penerbangan

Berikut kami sarikan lima kasus serangan siber yang terkenal dalam dunia maskapai penerbangan.

1. Serangan WannaCry pada British Airways (2017)
Pada tahun 2017, maskapai British Airways mengalami gangguan serius akibat serangan ransomware WannaCry. Serangan ini menyebabkan gangguan besar pada sistem reservasi dan penerbangan, sehingga sejumlah besar penerbangan dibatalkan dan penumpang mengalami keterlambatan. Serangan ini juga mengancam data pribadi penumpang.

2. Serangan Petya/NotPetya pada Maskapai Penerbangan Ukraina (2017)
Pada tahun yang sama, serangan siber yang dikenal sebagai Petya atau NotPetya menghantam maskapai penerbangan Ukraina dan beberapa maskapai lainnya. Serangan ini mengganggu operasi penerbangan, membuat penumpang kesulitan untuk memesan tiket dan mengecek informasi penerbangan.

3. Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) pada Delta Airlines (2017)
Pada tahun 2017, Delta Airlines mengalami serangan DDoS yang menyebabkan gangguan pada situs web dan aplikasi mobile maskapai. Penumpang tidak dapat memeriksa jadwal penerbangan atau melakukan check-in online selama serangan ini berlangsung.

Serangan Distributed Denial of Service (DDoS) adalah jenis serangan siber yang bertujuan untuk membuat sumber daya komputer atau layanan online tidak tersedia bagi pengguna yang sah dengan cara menghambat akses ke layanan tersebut.

Serangan DDoS melibatkan penggunaan sejumlah besar komputer atau perangkat terdistribusi (bot) untuk secara bersamaan membanjiri sumber daya target dengan lalu lintas yang berlebihan.

LC Peru, maskapai asal Peru yang sudah bangkrut. Kini, pemerintah Peru dikabarkan ingin mendirikan maskapai LCC bernama LAPERU. Foto: Getty Images

4. Serangan Phishing pada Singapore Airlines (2020)
Pada tahun 2020, maskapai Singapore Airlines mengungkapkan bahwa akun milik sejumlah anggota program loyalitas pelanggan mereka telah diakses oleh pihak ketiga melalui serangan phishing. Data pribadi pelanggan, seperti nomor paspor dan poin milik mereka, mungkin terpengaruh.

5. Serangan SolarWinds pada Maskapai Amerika Serikat (2020)
Serangan siber yang menggunakan perangkat lunak SolarWinds sebagai vektor masuk menyasar beberapa maskapai penerbangan Amerika Serikat pada tahun 2020. Serangan ini mengakibatkan kompromi pada beberapa data operasional.

Baca juga: Situs Layanan Bandara di AS Dilumpuhkan Hacker Pro Rusia

Lima kasus di atas hanya beberapa contoh kasus serangan siber yang memengaruhi maskapai penerbangan. Serangan siber dapat berdampak signifikan pada operasi dan layanan maskapai, serta mengancam keamanan data pelanggan dan operasional. Oleh karena itu, industri penerbangan terus berupaya untuk memperkuat sistem keamanan siber mereka dan melindungi diri dari ancaman siber.

Ini 7 Dampak Serangan Siber yang Berimbas Serius pada Maskapai Penerbangan

Pernah dengar dong tentang cyber attack (serangan siber) yang menimpa layanan penerbangan. Meski antisipasi serangan siber telah diupayakan, namun serangan siber selalu saja terjadi dengan beragam level impact.

Baca juga: Kado Valentine untuk SAS Skandinavia, Aplikasi Maskapai Diserang Hacker “Anonymous Sudan”

Pada dasarnya, serangan siber dapat memiliki dampak yang signifikan pada maskapai penerbangan karena industri ini sangat bergantung pada sistem komputer dan teknologi informasi untuk mengoperasikan penerbangan secara efisien dan aman. Dari laman quora.com, berikut beberapa modus di mana serangan siber dapat memengaruhi maskapai penerbangan:

1. Gangguan Operasional
Serangan siber dapat menyebabkan gangguan pada sistem komputer yang mendukung operasi penerbangan, termasuk sistem pengawasan lalu lintas udara, manajemen penerbangan, dan manajemen operasi penerbangan. Ini dapat mengganggu penerbangan, penjadwalan, dan operasi bandara.

2. Keamanan Penerbangan
Serangan siber yang berhasil dapat memengaruhi keamanan penerbangan dengan mengakses sistem yang mengendalikan navigasi udara, sistem komunikasi, atau sistem pengawasan lalu lintas udara.

3. Pelanggaran Data Pribadi
Maskapai penerbangan mengumpulkan dan menyimpan banyak data pribadi penumpang, seperti informasi kontak, detail pembayaran, dan paspor. Serangan siber dapat mengakibatkan pencurian data pribadi dan identitas.

4. Gangguan Layanan Pelanggan
Serangan siber yang mengganggu situs web atau sistem reservasi online dapat mengganggu layanan pelanggan dan membuat penumpang kesulitan dalam memesan atau mengubah penerbangan.

5. Keterlambatan atau Pembatalan Penerbangan
Jika serangan siber mengganggu sistem operasional, bisa terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan yang berdampak pada penumpang dan rantai pasokan.

6. Ancaman Keamanan Pesawat
Serangan siber juga dapat menjadi ancaman terhadap sistem keselamatan dan keamanan pesawat, termasuk sistem kendali penerbangan.

7. Ancaman Keamanan Data Operasional
Informasi operasional maskapai, termasuk rencana penerbangan dan peralatan, dapat menjadi target serangan siber, yang berpotensi membahayakan keamanan dan keberlanjutan operasi.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan Siber, Airbus Luncurkan Program Pendekatan Human-Centric

Maskapai penerbangan mengambil langkah-langkah serius untuk melindungi diri dari serangan siber, termasuk investasi dalam keamanan siber, pelatihan staf, dan pemantauan sistem yang konstan. Namun, ancaman siber terus berkembang, dan maskapai terus memperbarui strategi keamanan mereka untuk menghadapinya.

Cara Angkat Armrest di Kursi Pesawat Dekat Aisle, Ternyata Ada Tombol Rahasianya

Saat duduk di kursi pesawat, armrest menjadi salah satu hal penting dalam mendukung kenyamanan penumpang, baik penumpang di pojok dekat jendela, kursi tengah, maupun kursi di dekat aisle atau lorong. Umumnya, penumpang dapat dengan mudah mengangkat armrest di kursi tengah dan pjok dekat jendela. Tapi tidak dengan armrest di kursi dekat aisle. Lantas, bagaimana tips dan caranya angkat armrest kursi dekat aisle?

Baca juga: Keuntungan-Kerugian Duduk di Kursi Dekat Jendela-Tengah-Aisle Pesawat, Mana Lebih Favorit?

Setiap kursi di kabin pesawat memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Maka dari itu, bila menyesuaikan pada kelebihannya saja, tentu keputusan memilih kursi tertentu akan menjadi blunder tersendiri.

Pun sebaliknya, bila sekedar menghindari kekurangan kursi di dekat jendela, kursi tengah, dan kursi lorong atau aisle saja, hasilnya mungkin juga tak begitu memuaskan.

Itu sebab, sebelum memilih kursi, ketahui dulu keuntungan dan kerugiannya. Bukan hanya kursi tertentu, tetapi seluruhnya agar kursi pesawat yang dipilih bisa benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Tips atau cara memilih kursi terbaik di pesawat tentu dalam konteks maskapai yang menggratiskan pemilihan kursi. Sebab, tak sedikit maskapai yang mengenakan tarif tertentu untuk pemilihan kursi di pesawat. Salah satunya Southwest Airlines.

Kursi di aisle kekurangannya tentu tak bisa melihat pemandangan dengan leluasa dan harus rela diganggu dua penumpang di sebelahnya. Kursi ini juga memiliki kekurangan karena kerap disenggol penumpang lain dan troli makanan secara tak sengaja. Biasanya ini terjadi di pesawat LCC yang lorongnya sempit.

Tetapi, kursi aisle memiliki beberapa kelebihan, seperti kemudahan akses ke toilet ataupun keluar masuk pesawat dan ruang lebih besar. Ini cocok untuk penerbangan malam hari yang biasanya membuat penumpang lebih cepat keluar-masuk toilet serta penumpang dengan berat badan berlebih (over weight).

Akan tetapi, bagi sebagian penumpang, kursi aisle sulit diakses lantaran tidak ada tombol di pinggiran armrest untuk mengangkatnya. Nyatanya, armrest kursi dekat aisle bisa diangkat dengan mudah dengan tombol rahasia yang tersembunyi di balik atau di bagian bawah armrest.

Baca juga: Mengapa Kursi Pesawat Tidak Memiliki Dua Sandaran Tangan di antara Kursinya?

Tombol rahasia untuk mengangkat armrest kursi dekat aisle belum lama ini diungkap oleh pramugari TUI melalui akun TikTok @silvercharlie. Dalam unggahannya, ia tampak duduk di kursi pesawat dekat lorong dan mencoba mengangkat armrest. Hasilnya, tidak bisa.

Sampai akhirnya ia mencungkil (layaknya mencungkil tombol ke arah atas untuk menutup jendela mobil) tombol di bawah armrest dan armrest pun terangkat ke atas. Dengan begitu, ia dan tentu saja penumpang pun bisa dengan mudah duduk dan beranjak dari kursi. Posisi tombolnya ada di bagian ujung belakang bawah armrest. Seperti pada video di bawah ini.

Cara dan posisi tombol tersembunyi yang sama juga bisa dilakukan untuk mengangkat armrest kursi dekat jendela pesawat.

@silvercharlie

This video is for people who didnt know that the aisle seat armrest moves too, its like this on most aircraft types 😇✈️ #airplanehacks #travel #aviation #cabincrew #flightattendant #flyingtip #fyp #aisleseat

♬ original sound – Charlie Silver

 

Daulet Beg Oldi, Bandara Militer Tertinggi di Dunia yang Dioperasikan Angkatan Udara India

Bila Daocheng Yading didapuk sebagai bandara komersial tertinggi di dunia (4.411 meter di atas permukaan laut – mpdl), maka menjadi pertanyaan, dimanakah bandara militer tertinggi di dunia saat ini? Hasil penelusuran kami merujuk nama Daulet Beg Oldi, yang merupakan bandara militer yang dioperasikan oleh militer India dengan posisi pada ketinggian 4.500 npdl.

Baca juga: Berada di Atas Awan, Daocheng Yading Jadi Bandara Tertinggi di Dunia!

Daulet Beg Oldi adalah sebuah bandara yang terletak di wilayah perbatasan India dan Cina di wilayah Ladakh Himalaya yang dikelola oleh Angkatan Udara India. Daulet Beg Oldi memiliki letak geografis yang strategis dan penting, terutama dalam konteks ketegangan perbatasan antara India dan Cina.

Bandara ini terletak di ketinggian yang sangat tinggi, sehingga pengoperasian pesawat di sana memerlukan teknologi dan keterampilan khusus. Fasilitas ini terutama digunakan untuk keperluan militer dan tidak melayani penerbangan sipil umum.

Bandara militer Daulet Beg Oldi telah ada selama beberapa dekade. Namun, tanggal pasti pembukaannya mungkin tidak tersedia secara publik atau diklasifikasikan karena alasan keamanan, tapi sumber tak resmi menyebut bandara ini sudah mulai dioperasikan India pada tahun 1962. Dalam konteks konflik perbatasan dan masalah keamanan nasional, sering kali informasi tentang fasilitas militer seperti bandara ini dianggap rahasia negara. Oleh karena itu, tanggal pembukaan pastinya mungkin tidak terungkap secara terbuka.

Bandara ini memiliki landasan pacu yang memiliki panjang sekitar 2.000 meter. Lantaran berada di kondisi geografis yang ekstrem, maka tidak sembrang pesawat bisa beroperasi di Daulet Beg Oldi.

Baca juga: 5 Bandara Tertinggi di Dunia, Semuanya Ada di Cina

Dari laman SimpleFlying, disebut pesawat yang digunakan wara-wiri untuk angkutan logistik adalah Antonov An-32, dan belakangan pesawat angkut sekelas C-130 Hercules sudah dapat beroperasi. Di masa mendatang, Angkatan Udara India berharap C-17 Globemaster III juga dapat beroperasi di Daulet Beg Oldi.

Sejarah Panjang Korean Air, Maskapai Nasional yang Awalnya Dimiliki Pemerintah

Sebagai maskapai yang melayani penerbangan reguler ke Jakarta dan Denpasar, Korean Air dan Asiana Airlines lekat di benak netizen Indonesia. Terkhusus Korean Air, maskapai nasional Korea Selatan paling top ini punya sejarah panjang yang unik, terlahir sebagai maskapai nasional yang dimiiki oleh pemerintah, hingga kemudian beralih dimiliki oleh swasta.

Baca juga: Sama-sama Maskapai Nasional Negeri K-Pop, Tapi Mengapa Korean Air Lebih ‘Dikenal’ Ketimbang Asiana Airlines 

Ibarat pepatah tak kenal maka tak sayang, maskapai yang bersama Garuda Indonesia tergabung dalam aliansi Sky Team ini, sebelumnya dikenal dengan nama Korean National Airlines, didirikan pada 1 Maret 1969. Maskapai ini didirikan sebagai perusahaan milik pemerintah Korea Selatan.

Dalam beberapa dekade pertama operasinya, Korean Air mengalami pertumbuhan yang signifikan. Maskapai ini mulai melayani rute internasional dan memperluas jaringan penerbangannya ke berbagai destinasi di seluruh dunia.

Seragam vintage awak kabin Korean Air (paddleyourownkanoo.com)

Namun, pada tahun 1990-an, Korean Air menghadapi sejumlah masalah, termasuk kecelakaan pesawat dan isu-isu keselamatan penerbangan. Ini menyebabkan berkurangnya kepercayaan publik dan masalah finansial. Pemerintah Korea Selatan terpaksa melakukan restrukturisasi dan privatisasi maskapai ini untuk mengatasi masalah tersebut.

Pada tahun 1999, Korean Air menjalani proses privatiasi, dan sahamnya dijual kepada Hanjin Group, sebuah kelompok bisnis swasta. Privatisasi ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen dan kinerja maskapai. Di bawah kepemilikan swasta, Korean Air melanjutkan upaya untuk memperbaiki citra dan kualitas layanannya. Maskapai ini memodernisasi armadanya dan mengadopsi teknologi terbaru.

Baca juga: Korean Air Flight 902 Ditembak Jet Uni Soviet, Malah Soviet Minta Ganti Rugi Operasional

Saat ini Korean Air menjadi salah satu maskapai penerbangan terkemuka di dunia dengan jaringan penerbangan yang mencakup banyak destinasi di Asia, Eropa, Amerika Utara, dan lainnya. Dengan hub di Bandara Incheon, Seoul, saat ini Korean Air diperkuat dengan armada Boeing 777 series/787 series/ 737 series, dan Airbus A380/A330 series/A321/A320. Untuk penerbangan Seoul-Jakarta, Korean Air melayani dengan Boeing 777-300ER.