Garuda Indonesia dan Smartryde Hadirkan Layanan Airport Transfer Service di Rute Internasional

Garuda Indonesia bersama penyedia jasa transportasi airport transfer, SmartRyde, Inc. menghadirkan Airport Transfer Service, sebuah layanan antar jemput eksklusif bagi penumpang dari bandara (arrival airport) menuju ke tujuan di berbagai rute-rute internasional yang dilayani oleh penerbangan Garuda Indonesia.

Baca juga: Taksi dari Bandara Changi Akan Kenakan Biaya Tambahan

Dengan kerjasama tersebut, para pengguna jasa dapat melakukan pemesanan airport transfer service yang juga dapat disesuaikan dengan preferensi jenis kendaraan yang akan digunakan untuk menuju tempat tujuan melalui aplikasi “FlyGaruda” selambat-lambatnya 36 jam sebelum waktu ketibaan di destinasi. Adapun layanan ini tersedia di berbagai bandara pada rute-rute intenasional yang dilayani oleh Garuda Indonesia seperti seperti Sydney, Melbourne, Bangkok, Singapura, Amsterdam, Seoul, Tokyo, dan Kuala Lumpur.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa kolaborasi Garuda Indonesia bersama SmartRyde, Inc. dalam menghadirkan program Airport Transfer Service pada penerbangan di rute-rute internasional merupakan inisiatif berkelanjutan Perusahaan untuk memberikan lebih banyak nilai tambah dan layanan khususnya layanan premium kepada para pengguna jasa, khususnya dalam memberikan alternatif kemudahan mobilitas penumpang dalam mengakses layanan transportasi darat menuju lokasi tujuan setelah melaksanakan penerbangan dengan Garuda Indonesia,

“Selain menyediakan layanan konektivitas udara yang aman dan nyaman, menghadirkan layanan antar jemput eksklusif tentunya merupakan langkah strategis yang turut kami upayakan untuk semakin mengoptimalkan kenyamanan perjalanan para pengguna jasa kami. Inisiatif tersebut merupakan representasi dari komitmen kami untuk memberikan pengalaman perjalanan yang seamless mulai dari mulai dari pre-flight, in-flight, hingga post-flight,” jelas Irfan.

Garuda Indonesia menawarkan beberapa benefit yang dapat dinikmati para pengguna jasa yang meliputi penyediaan berbagai pilihan kendaraan premium yang menyesuaikan kebutuhan pengguna jasa, pelayanan langsung dari pengantar yang meliputi sambutan kedatangan dan bantuan bagasi, pemilihan rute yang mengakomodasi para penumpang di sepanjang perjalanan, hingga protokol keamanan dan regulasi yang melindungi segala kebutuhan para penumpang.

Knightscope K5, Robot Penghalau Taksi Gelap di Bandara LaGuardia

Gaswat, IATA Sebut Harga Tiket Pesawat Bakal Naik

Harga tiket pesawat kemungkinan bakal naik mulai tahun ini, hal tersebut diungkapkan menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional atau International Air Transport Association (IATA). Pangkal musabah dari kenaikan harga tiket pesawat adalah inflasi di seluruh dunia. Selain itu biaya bahan bakar jet, sekitar sepertiga dari seluruh pengeluaran maskapai penerbangan masih tinggi.

Baca juga: Bagaimana Harga Tiket Pesawat Ditetapkan Maskapai? Ini 8 Rahasianya

Indikasi tersebut terungkap dalam pertemuan tahunan IATA pada Senin, 3 Juni 2024 di Dubai, Uni Emirat Arab, yang merupakan basis maskapai penerbangan Emirates. Selain inflasi, tekanan global terhadap industri penerbangan untuk melakukan dekarbonisasi menyebabkan biaya makin tinggi. Maskapai penerbangan berebut untuk mendapatkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable avturefuel, atau SAF) yang ketersediaannya masih terbatas di pasaran.

Meskipun produksi SAF diperkirakan meningkat tiga kali lipat pada 2024, jumlah tersebut masih hanya memenuhi 0,53 persen dari kebutuhan bahan bakar penerbangan, jauh lebih sedikit dari 2 persen yang diamanatkan di uni Eropa pada 2025.

Willie Walsh, direktur jenderal IATA mengatakan, maskapai penerbangan akan terus berusaha menjaga biaya tetap terkendali demi kepentingan konsumen. “Tetapi menurut saya tidak realistis untuk berharap bahwa maskapai penerbangan dapat terus menanggung semua biayanya. Ini bukanlah sesuatu yang ingin kami lakukan, namun harus.”

Seperti dikutip Tempo.co, Efek pandemi juga masih berkontribusi karena selama tiga tahun, produksi pesawat terganggu. Akibatnya, banyak maskapai penerbangan masih menggunakan pesawat tua yang memakan lebih banyak bahan bakar ketika terbang lebih lama.

Maskapai Pediksi Harga Stabil
Meski demikian, kenaikan tidak terjadi tiba-tiba. Data onsultan penerbangan Cirium mengungkap tarif domestik Eropa stabil sejak musim panas lalu. Sementara tarif transatlantik telah turun karena semakin banyak maskapai penerbangan yang memasuki pasar yang menguntungkan ini.

“Maskapai penerbangan bekerja sangat erat dalam memahami bagaimana orang lain mengenakan tarif pada rute tersebut, hampir setiap jam,” kata CEO Cirium Jeremy Bowen. “Dengan peningkatan kapasitas, jika sebuah maskapai penerbangan membuka suatu rute, kemungkinan besar harga akan turun.”

Begitu juga dengan CEO United Airlines Holdings Inc. Scott Kirby yang mengatakan bahwa harga tiket pesawat stabil seiring berjalannya waktu dengan permintaan yang bertahan. Sementara Presiden Emirates Tim Clark mengatakan, meskipun permintaan kuat memasuki musim panas, harga tetap seimbang.

Harga Tiket Pesawat Naik Gila-gilaan, Bukan Hanya di Indonesia, Ini Penyebabnya!

Cuaca Berkabut, Pilot Berani Lepas Landas, Tapi ‘Ciut’ Saat Pendaratan, Ini Sebabnya!

Dengan perubahan iklim yang terjadi di seantero bumi, maka dunia penerbangan harus bersiap untuk menghadapi beragam konsekuensi, seperti salah satunya adalah cuaca buruk. Terkhusus pada kondisi cuaca buruk atau yang kurang bersahabat seperti berkabut, sering pilot tetap berani untuk membawa pesawat tinggal landas (take-off). Sebaliknya, dengan kondisi cuaca yang sama, pilot justru tidak berani melakukan pendaratan (landing) dan memilih untuk melakukan pendaratan di bandara lain.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Pesawat Dihimbau Tak Mengudara Saat Turun Kabut

Keputusan seorang pilot untuk lepas landas atau mendarat dalam kondisi berkabut sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk aturan keselamatan penerbangan, kemampuan teknis pesawat, dan peralatan bandara. Dari laman quora. berikut adalah beberapa alasan mengapa pilot mungkin lebih berani lepas landas dalam kondisi berkabut tetapi lebih berhati-hati saat mendarat dalam kondisi serupa:

1. Visibilitas Minimum:
Selama lepas landas, pesawat menghabiskan waktu yang relatif singkat di landasan pacu sebelum mencapai kecepatan dan ketinggian di mana visibilitas yang buruk tidak lagi menjadi masalah besar. Pesawat dapat segera naik di atas kabut setelah lepas landas.

Sebaliknya saat mendarat, pesawat harus melalui kabut untuk waktu yang lebih lama saat mendekati landasan pacu. Pilot memerlukan visibilitas yang cukup untuk melihat landasan pacu dan mengatur pesawat dengan tepat, yang membuat mendarat dalam kondisi kabut lebih menantang dan berisiko.

2. Instrumen Penerbangan dan Teknologi:
Proses lepas landas sebagian besar dapat dilakukan dengan bantuan instrumen penerbangan otomatis dan panduan dari menara kontrol lalu lintas udara. Namun, begitu pesawat berada di udara, pilot dapat mengandalkan instrumen dan autopilot untuk navigasi.

Mendarat memerlukan penggunaan instrumen dan teknik pendaratan yang lebih rumit, termasuk Instrument Landing System (ILS) yang memandu pesawat ke landasan pacu. Meskipun teknologi ILS dan instrumen canggih dapat membantu, mendarat dalam kondisi kabut tetap memerlukan visibilitas yang baik pada tahap akhir pendaratan.

3. Kondisi Darurat:
Jika terjadi keadaan darurat selama lepas landas, pesawat memiliki opsi untuk segera kembali ke bandara atau melanjutkan penerbangan dan mencoba mendarat di bandara alternatif dengan kondisi cuaca yang lebih baik.

Sebaliknya, jika terjadi keadaan darurat saat mendarat dalam kondisi kabut tebal, opsinya lebih terbatas dan berisiko. Pilot harus memiliki visibilitas yang cukup untuk memastikan pendaratan yang aman.

4. Peraturan dan Prosedur Keselamatan:
Peraturan keselamatan penerbangan mengizinkan lepas landas dalam visibilitas rendah dengan menggunakan instrumen dan panduan dari menara kontrol, asalkan persyaratan minimum terpenuhi.

Sementara peraturan keselamatan yang lebih ketat berlaku untuk pendaratan dalam kondisi visibilitas rendah. Banyak bandara memiliki minimum visibilitas yang lebih tinggi untuk pendaratan dibandingkan dengan lepas landas untuk memastikan keselamatan.

5. Psikologi dan Pengambilan Keputusan:
Pilot mungkin merasa lebih nyaman lepas landas dalam kondisi kabut karena mereka tahu bahwa mereka bisa segera naik di atas kabut dan melanjutkan penerbangan dengan instrumen.

Sebaliknya ,endarat dalam kondisi kabut memerlukan visibilitas yang lebih baik pada tahap akhir, yang membuat banyak pilot lebih berhati-hati dan memilih untuk menunggu kondisi membaik atau mendarat di bandara alternatif.

Dalam kesimpulan, meskipun teknologi modern dan prosedur keselamatan memungkinkan lepas landas dalam kondisi kabut, mendarat dalam kondisi kabut tetap menantang dan berisiko lebih tinggi, sehingga pilot biasanya lebih berhati-hati dan memilih untuk tidak mendarat dalam kondisi visibilitas rendah yang ekstrem.

Instrument Landing System Memungkinkan Pesawat Mendarat Ketika Berkabut

Airbus Gandeng Avincis dalam Pengembangan Advanced Air Mobility

Airbus dan Avincis, operator helikopter terkemuka di Eropa, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk bermitra dalam pengembangan Advanced Air Mobility (AAM). Kedua perusahaan akan berkolaborasi untuk menjajaki peluang pengoperasian eletronic Vertical Take-off and Landing (eVTOL) di seluruh Eropa.

Baca juga: Airbus Uji Sistem Kendali Penerbangan pada Prototipe eVTOL CityAirbus NextGen

Melalui perjanjian tersebut, Airbus dan Avincis akan fokus pada pendefinisian konsep operasi eVTOL di Eropa dan sekitarnya. Kedua pihak akan bersama-sama bekerja untuk menentukan profil misi untuk operasi eVTOL di Eropa dan wilayah target lainnya. Perjanjian ini merupakan langkah lain menuju terciptanya ekosistem AAM dan merupakan perluasan hubungan jangka panjang Airbus dengan Avincis.

John Boag, CEO, Avincis, mengatakan: “Kemitraan kami dengan Airbus merupakan tonggak penting bagi Avincis, seiring kami menatap masa depan layanan udara darurat dan platform yang akan mendukung misi kami untuk generasi mendatang. eVTOL akan memainkan peran penting dalam strategi armada jangka panjang kami karena teknologi ini terus berkembang untuk memberi kami jangkauan dan kemampuan lebih jauh di lapangan. Airbus berada di garis terdepan dalam evolusi ini, dan kami sangat senang dapat bekerja sama dengan tim mereka untuk memahami bagaimana kami dapat memanfaatkan teknologi terbaru untuk menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan pada layanan darurat secara global.”

Armada global Avincis saat ini mencakup sekitar 60 pesawat Airbus, yang sangat penting untuk melaksanakan operasi yang aman, andal, dan konsisten dari pangkalannya di Eropa, Afrika, dan Amerika Selatan. Avincis dan Airbus telah menikmati kerja sama jangka panjang dan sukses, mengembangkan hubungan yang solid dan saling percaya yang akan menjadi landasan kolaborasi eVTOL baru ini.

Avincis adalah salah satu operator Layanan Darurat Udara terkemuka di dunia, yang menyediakan layanan penerbangan penting bagi sektor sipil untuk menyelamatkan nyawa, melindungi masyarakat, dan melindungi lingkungan. Dengan armada lebih dari 220 pesawat, Avincis mengandalkan tim yang terdiri lebih dari 2.400 profesional yang berani dan berbakat, termasuk pilot, kru, dan teknisi yang sangat berpengalaman. Avincis memiliki basis di Spanyol, Portugal, Italia, Norwegia, Swedia dan Finlandia, serta beroperasi di Mozambik dan Chili.

Airbus Gandeng MAGicALL, Kembangkan Motor Listrik Taksi Udara eVTOL CityAirbus NextGen

Ini Sebabnya Tiket Kereta Api Sulit untuk Dipalsukan

Seiring digitalisasi dan sistem pengamanan yang ketat, beredarnya tiket kereta api palsu sudah tidak terdengar dalam beberapa tahun belakangan. Namun, selalu ada saja orang yang iseng atau bertanya tentang tiket kereta api ini, seperti mungkinkah tiket kereta api dipalsukan, mengingat teknologi scanning, printer dan foto copy kini juga kian canggih dariu aspek presisi.

Baca juga: Pembatalan Tiket Lama dan Ribet, PT KAI Coba Buat Aplikasi Mudahkan Penumpang dengan Online

Seperti dikutip dari forum quora, saat memverifikasi keaslian tiket kereta api, penting untuk dipahami bahwa sebagian besar tiket kereta api sudah dicetak di atas kertas pengaman, yang dilengkapi watermarking, hologram dan microprinting. Fitur keamanan ini dirancang untuk mencegah duplikasi palsu, sehingga foto copy berkualitas tinggi sekali pun akan mudah dibedakan dari aslinya.

Selain itu, tiket kereta api sering kali menggunakan tinta termal, yang berubah warna saat terkena panas, sehingga sangat sulit untuk mereproduksi efek yang sama persis pada foto copy. Tidak cuma itu, tekstur dan bahan kertas tiket asli hampir tidak mungkin ditiru menggunakan teknologi fotokopi standar.

Seperti di negara-negara maju, beberapa tiket kereta api mengandung ‘benang pengaman’ tersembunyi yang bersinar di bawah sinar UV, sehingga semakin sulit untuk membuat foto copy yang meyakinkan. Penggabungan fitur keamanan canggih ini semakin mempersulit penipu untuk membuat tiket palsu yang meyakinkan, dan dalam banyak kasus, foto copy tiket kereta api tidak akan dianggap sah.

Vietjet Luncurkan Penerbangan Langsung Hanoi – Melbourne, 8 Juni 2024 Buka Rute Langsung ke Sydney

Penerbangan perdana Vietjet dari Hanoi, Vietnam, menuju Melbourne, Australia, tiba di Bandara Melbourne pada tanggal 4 Juni 2024. Penerbangan ini disambut oleh Natalie Hutchins, Anggota Parlemen Victoria, Menteri Pekerjaan dan Industri, Menteri Perempuan, Menteri Perjanjian dan Penduduk Asli Victoria, Wakil Duta Besar Vietnam untuk Australia Nghiem Xuan Hoa, Kepala Penerbangan Bandara Internasional Melbourne Jim Parashos, Wakil Komisaris Utama Vietjet Nguyen Thanh Ha, dan Wakil Presiden Vietjet Nguyen Thi Thuy Binh, bersama dengan penduduk setempat serta para penumpang.

Baca juga: Vietjet Raih ‘Best Ultra Low-Cost Airline’ dan ‘Best Low-Cost Airline Onboard Hospitality’ 2024

Penerbangan Hanoi – Melbourne merupakan rute keenam Vietjet yang menghubungkan Vietnam dengan Australia. Dengan dua penerbangan pulang pergi setiap hari Selasa dan Sabtu menggunakan pesawat A330 berbadan lebar yang modern, Vietjet terus meningkatkan kenyamanan perjalanan antara Hanoi dan Australia. Ekspansi jaringan penerbangan internasional Vietjet ini juga akan memberikan manfaat bagi para wisatawan di Asia dan Australia.

Wakil Presiden Vietjet Nguyen Thi Thuy Binh menyampaikan: “Sejak penerbangan pertama Vietjet ke Australia pada April 2023, kami terus memperluas jaringan kami yang menghubungkan lima kota terbesar di Australia, yaitu Melbourne, Sydney, Brisbane, Perth, dan Adelaide, dengan Ho Chi Minh City. Peluncuran rute Melbourne – Hanoi pada 4 Juni 2024, dan rute Sydney – Hanoi yang akan diluncurkan pada 8 Juni 2024, semakin membuktikan komitmen kami untuk terus mengembangkan jaringan penerbangan serta menyediakan layanan berkualitas antara Australia dan Vietnam guna memenuhi permintaan masyarakat setempat dan wisatawan.”

Kepala Penerbangan Bandara Melbourne, Jim Parashos, menyampaikan bahwa pertumbuhan pasar Vietnam merupakan salah satu hal positif yang muncul pasca pandemi. Ia menambahkan, “Peningkatan kapasitas di pasar memberikan keuntungan bagi penumpang dalam bentuk tarif yang lebih murah, tetapi juga memberikan akses bagi eksportir ke pasar-pasar bernilai tinggi. Layanan Vietjet di Hanoi akan melengkapi layanan penerbangan lima kali seminggu ke Ho Chi Minh City yang beroperasi saat ini serta membuka pintu bagi masyarakat Vietnam untuk terhubung dengan beragam destinasi Asia lainnya melalui jaringan maskapai ini. Vietnam merupakan salah satu dari sepuluh destinasi internasional utama kami.”

Peluncuran rute Hanoi – Melbourne diharapkan dapat menarik investasi dan meningkatkan permintaan dalam sektor pariwisata, pendidikan internasional, kunjungan keluarga, dan peluang kerja di Victoria. Tujuan dari rute ini adalah untuk membantu memulihkan sektor pariwisata

Menyusul peluncuran rute Hanoi – Melbourne, Vietjet akan meluncurkan rute penerbangan Hanoi – Sydney pada tanggal 8 Juni 2024 mendatang. Saat ini, Vietjet mengoperasikan 58 penerbangan mingguan antara Vietnam dan Australia. Selain itu, maskapai ini juga memiliki empat rute yang menghubungkan Vietnam dengan Indonesia: Jakarta ke Ho Chi Minh City, Jakarta ke Hanoi, Bali ke Ho Chi Minh City, dan Bali ke Hanoi. Langkah ekspansi ini menggarisbawahi komitmen Vietjet dalam menyediakan beragam pilihan konektivitas menuju berbagai destinasi internasional.

Salib Sydney, Kota Terbesar di Australia Sekarang adalah Melbourne

“Sarung Tangan” – Jadi Pembeda antara Pilot Pesawat Tempur dan Pilot Pesawat Penumpang

Dari kostum yang dikenakan, ada perbedaan yang sangat kentara antara pilot pesawat tempur dan pilot pesawat sipil (komersial). Di antaranya adalah pada penggunaan sarung tangan. Pilot pesawat tempur lazim mengenakan sarung tangan, sementara pilot pesawat penumpang lazimnya terlihat lebih santai tanpa sarung tangan. Sudah barang tentu semua ada penjelasannya.

Baca juga: Inilah Alasan Masinis Harus Punya Ingatan Bagus dan Wajib Gunakan Sarung Tangan

Pilot pesawat tempur mengenakan sarung tangan karena beberapa alasan yang berkaitan dengan keselamatan, performa, dan perlindungan:

1. Perlindungan dari api dan panas
Sarung tangan yang digunakan oleh pilot pesawat tempur biasanya terbuat dari bahan tahan api seperti Nomex. Ini memberikan perlindungan tambahan dalam situasi darurat seperti kebakaran di kokpit.

2. Cengkeraman dan kontrol
Sarung tangan dapat meningkatkan cengkeraman dan kontrol terhadap joystick dan tombol-tombol di kokpit, yang sangat penting dalam manuver udara yang cepat dan presisi tinggi.

3. Kondisi ekstrem
Pilot pesawat tempur sering kali beroperasi dalam kondisi ekstrem, termasuk suhu yang sangat dingin atau sangat panas, serta dalam situasi di mana mereka mungkin perlu keluar dari pesawat dengan cepat (eject) yang memerlukan perlindungan tambahan.

4. Keamanan
Sarung tangan juga melindungi tangan pilot dari cedera akibat benturan atau serpihan yang mungkin terjadi selama pertempuran udara.

Di sisi lain, pilot pesawat penumpang biasanya tidak mengenakan sarung tangan karena beberapa alasan:

1. Kondisi operasi yang lebih stabil
Pilot pesawat penumpang biasanya beroperasi dalam lingkungan yang lebih stabil dan terkontrol, dengan sedikit risiko kondisi ekstrem atau situasi pertempuran.

2. Kemudahan penggunaan instrumen
Sarung tangan bisa mengurangi kepekaan sentuhan yang diperlukan untuk mengoperasikan instrumen dan layar sentuh di kokpit pesawat penumpang modern.

3. Kenyamanan
Tanpa sarung tangan, pilot bisa lebih nyaman dan memiliki sentuhan langsung yang lebih baik dengan kontrol kokpit, yang penting untuk operasi rutin selama penerbangan komersial.

Jadi, perbedaan utama antara penggunaan sarung tangan oleh pilot pesawat tempur dan pilot pesawat penumpang adalah terkait dengan kebutuhan spesifik dan kondisi operasional yang berbeda di kedua jenis penerbangan tersebut.

KA Gumarang dengan 16 Gerbong Jadi Kereta Api Campuran Terpanjang di Indonesia

Rangkaian kereta api sudah barang tentu dapat disesuaikan berdasarkan atas permintaan penjualan kursi dan kapasitas atau kemampuan unit penarik (lokomotif). Terkait dengan rangkaian kereta api di Indonesia, tahukah Anda, kereta api apa yang punya rangkaian gerbong terpanjang?

Baca juga: Yuk Intip Kelas Apa Saja yang Telah Dimiliki Kereta Api Indonesia, Sudah Lengkap?

Mengutip sumber dari akun Instagram PT KAI @kai121_, jawaban kereta api dengan rangkaian terpanjang saat ini adalah KA Gumarang. Ditarik oleh satu lokomotif, KA Gumarang punya konfigurasi 9 unit gerbong kelas bisnis, 5 unit gerbong kelas eksekutif, 1 unit kereta makan, dan 1 unit kereta pembangkit.

Jadi dengan total 16 gerbong yang ditarik lokomotif, KA Gumarang memegang rekor sebagai kereta kelas campuran terpanjang di Indonesia.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KAI121 (@kai121_)

Dari sejarahnya, KA Gumarang pertama kali diluncurkan pada 24 September 2001. Awalnya, kereta ini melayani rute dari Jakarta (Stasiun Pasar Senen) menuju Surabaya (Stasiun Pasar Turi), melalui jalur utara Pulau Jawa yang melintasi Cirebon, Semarang, dan Bojonegoro. Saat ini, KA Gumarang masih melayani rute Jakarta-Surabaya dengan waktu tempuh sekitar 10-12 jam tergantung kondisi operasional.

KA Gumarang menawarkan dua kelas layanan utama yaitu kelas eksekutif dan bisnis. Kelas eksekutif menyediakan kenyamanan lebih dengan fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan kelas bisnis.

Nama “Gumarang” diambil dari legenda Minangkabau yang menggambarkan seekor kerbau besar yang kuat. Nama ini mencerminkan harapan agar kereta ini dapat memberikan pelayanan yang kuat dan tangguh.

Dari Total 612 Unit Kereta “Stainless Steel New Generation” Pesanan PT KAI, Tujuh KA Kini Telah Beroperasi

Dengan tampilan eksterior yang menarik dan interior nyaman serta modern, maka setiap calon penumpang kereta api berharap bila rangkaian gerbong yang dinaikinya telah menggunakan model “Stainless Steel New Generation.” Namun, karena keterbatasan anggaran, PT KA baru dapat menyediakan kereta New Generation secara bertahap. Dan untuk mempersiapkan perjalanan, sebaiknya terus update informasi yang disampaikan oleh pihak PT KAI.

Baca juga: PT KAI Operasikan Kereta Ekonomi New Generation di KA Gaya Baru Malam Selatan

Terkait dengan kehadiran Kereta new generation, sebelumnya, PT KAI telah melakukan kontrak pembelian kereta-kereta baru sebanyak 612 unit melalui PT Industri Kereta Api (INKA), yang akan dioperasikan bertahap sampai 2025.

Sampai berita ini diturunkan, kereta eksekutif yang sudah menggunakan new generation adalah
– Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi – Gambir)
– Argo Lawu (Solo Balapan – Gambir)
– Argo Dwipangga (Gambir – Solo Balapan)
– Taksaka (Yogyakarta – Gambir)

Kereta kelas campuran adalah
– Lodaya Pagi dengan nomer KA92 (Bandung – Solo Balapan)
– Lodaya Malam dengan nomer KA93 (Solo Balapan – Bandung)

Pada dasarnya terdapat dua jenis kereta ekonomi stainless steel New Generation. Yang pertama adalah kereta ekonomi new generation stainless steel, yang merupakan produksi PT INKA dan dalam kondisi 100 persen baru. Kereta api ini dapat dicontohkan seperti KA Majapahit rute Malang – Pasar Senen.

Yang kedua adalah kereta ekonomi new generation stainless steel versi modifikasi dari tim Balai Yasa Manggarai. Kereta ekonomi jenis ini adalah modifikasi dari kereta ekonomi yang menggunakan kursi tegak lurus dan berhadapan. Di antara kereta api yang menggunakan model jenis ini adalah KA Jayabaya (Malang – Pasar Senen) dan KA Gaya Baru Malam Selatan (Surabaya Gubeng – Pasar Senen).

KAI Luncurkan KA Argo Dwipangga “New Generation”, Serba Canggih dan Nyaman

Layani 1,7 Juta Penumpang di Bulan Mei, LRT Jabodebek Catatkan Jumlah Pengguna Bulanan Tertinggi

LRT Jabodebek berhasil melayani 1.704.223 pengguna pada bulan Mei. Dengan rata-rata jumlah pengguna pada hari kerja mencapai 70.335 pengguna, sementara pada akhir pekan dan hari libur nasional rata-rata sebanyak 33.707 pengguna

Baca juga: Jadi Destinasi Wisata Baru, LRT Jabodebek Diserbu Penumpang Selama Libur Panjang Waisak 

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawomo, menyampaikan bahwa jumlah pengguna pada bulan Mei merupakan rekor jumlah pengguna bulanan tertinggi sejak LRT Jabodebek resmi beroperasi pada bulan Agustus 2023 lalu.

“Jumlah pengguna pada bulan Mei melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada bulan September 2023, saat tarif flat Rp5.000 masih diberlakukan. Pengguna pada bulan Mei naik 12% dibanding jumlah pengguna pada periode tersebut yakni sebanyak 1.506.191 pengguna,” ujar Mahendro.

Walaupun pada bulan Mei sudah tidak memberlakukan tarif flat Rp5.000 seperti saat itu, namun jumlah pengguna LRT Jabodebek pada bulan Mei justru meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek sudah melekat dan menjadi pilihan masyrakat dalam bertransportasi sehari-hari.

Adapun jika dibandingkan dengan bulan April, terjadi pertumbuhan 18%, dengan jumlah pengguna pada bulan April sebanyak 1.402.933 pengguna.

Mahendro mengungkapkan hal ini merupakan pencapaian luar biasa dan menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan LRT Jabodebek, serta pengakuan atas kualitas dan kenyamanan yang ditawarkan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan efisien.

Baca juga: Tak Sampai Setahun, LRT Jabodebek Telah Layani 10 Juta Penumpang

“Kami sangat berterima kasih atas antusiasme, dukungan, dan kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek. Peningkatan jumlah pengguna ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Mahendro.

Dengan pencapaian ini, LRT Jabodebek semakin optimis untuk menjadi pilihan utama transportasi massal di kawasan Jabodebek.