Negara-negara di Asia Tenggara Terbitkan Visa Bergaya Schengen, Mungkinkah?

Mengikuti jejak Uni Eropa, maka negara-negara di Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN punya keinginan untuk menerbitkan visa model Schengen. Kampanye tersebut telah digaungkan oleh perdana menteri Thailand yang memperlkenalkamn program visa berhaya Schengen di Asia Tenggara. Namun, hal tersebut rupanya tidak mudah.

Baca juga: Sebaiknya Anda Tahu, Era Stempel Paspor di Negara Schengen Berakhir pada 10 November 2024

Kampanye perdana menteri Thailand untuk memperkenalkan program visa bergaya Schengen untuk perjalanan di seluruh kawasan telah terhambat oleh birokrasi. Thailand, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Laos masing-masing memiliki peraturan perjalanan yang berbeda yang terbukti sulit untuk diurai.

Misalnya, Thailand sekarang mengizinkan pengecualian visa tanpa biaya untuk lalu lintas turis dari 93 negara, sekitar setengah dari jumlah yang disetujui oleh Vietnam. Kamboja mengenakan biaya hampir semua pengunjung sebesar US$30 pada saat kedatangan atau melalui aplikasi e-visa, sementara Myanmar yang bermasalah bersikeras pada visa yang dibeli di muka yang dapat memakan waktu hingga dua minggu untuk diterbitkan.

Kepala eksekutif VietSense Travel, Nguyen Van Tai, mengatakan bahwa blok ASEAN tidak boleh terburu-buru membuat visa bersama karena masalah politik dan keamanan belum terselesaikan.

Layanan imigrasi Kamboja minggu lalu melaporkan tidak ada rencana untuk menaikkan biaya turis sebesar US$30. Marisa Sukosol Nunbakdi, mantan presiden Asosiasi Hotel Thailand, mengatakan visa umum apa pun harus berlaku selama 90 hari, bukan 30 atau 60 hari, untuk mencapai potensi internasionalnya. Thitian Pongsudhirak, seorang profesor di Universitas Chulalongkorn, menekankan bahwa prosedur imigrasi standar di seluruh wilayah tersebut sangat jarang.

Komplikasi berkelanjutan lainnya muncul dari perjanjian bilateral (dua negara). Misalnya, pemberi pinjaman swasta Rusia Tinkoff kini mulai melakukan transfer baht Thailand melalui sistem pesan Swift yang mungkin menjelaskan sampai taraf tertentu mengapa orang Rusia mencintai Thailand. Bank Rusia tersebut sebenarnya mengirimkan dana ke sekitar 30 negara termasuk Tiongkok dan Turki. Namun, beberapa mitra regional Thailand tidak mungkin setuju untuk bekerja sama dengan Tinkoff tanpa diskusi panjang.

Sementara itu, perjanjian bergaya Schengen berjalan lebih baik di tempat lain. Dewan Kerjasama Teluk – yang terdiri dari UEA, Arab Saudi, Oman, Qatar, Bahrain, dan Kuwait – saat ini memerlukan e-visa terpisah. Namun, visa Grand Tours diharapkan tersedia pada akhir tahun 2024 dan perusahaan perjalanan diharapkan meluncurkan paket yang mencakup beberapa negara di timur laut setelah diterapkan. Inisiatif visa bersama serupa yang mencakup lima negara Afrika bagian selatan, yang tersebar di cagar alam yang luas, diharapkan dapat mempopulerkan objek wisata seperti satwa liar yang eksotis dan air terjun yang spektakuler.

Perjalanan bebas visa ala Schengen dalam praktiknya berarti perjalanan yang lancar melalui negara-negara penanda tangan tanpa beban pemeriksaan paspor yang tidak semestinya. Konsep tersebut menciptakan lingkungan yang jauh lebih ramah bagi pelancong dengan menyederhanakan proses multi-entri melalui udara, laut, dan darat.

Sering Disebut Pelancong, Ternyata Sejarah Visa Schengen Berasal dari Sebuah Desa di Luksemburg

Garuda Indonesia Kerahkan A330-900neo dalam Penerbangan Paus Fransiskus ke Papua Nugini

Garuda Indonesia pada Jumat (6/9) turut mendukung rangkaian perjalanan apostolik Kepala Negara Vatikan sekaligus Pemimpin Umat Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, ke Asia-Pasifik.

Baca juga: “Dari Roma ke Jakarta”, Paus Fransiskus Gunakan Airbus A330neo ITA Airways dalam Perjalanan Apostolik

Dalam kesempatan ini, Garuda Indonesia menjadi maskapai yang menerbangkan rombongan Paus Fransiskus menuju Papua Nugini, setelah Uskup Roma tersebut menyelesaikan agenda kunjungannya di Indonesia sejak Selasa (3/9) lalu, di mana Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra turut serta mendampingi perjalanan dari Jakarta menuju Ibukota Papua Nugini, Port Moresby.

Pada penerbangan menuju Papua Nugini tersebut, Garuda Indonesia mengoperasikan pesawat wide body jenis A330-900neo dengan nomor penerbangan GA-7780 yang mampu mengangkut hingga 301 penumpang. Pesawat tersebut diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta pada pukul 09.45 LT dan tiba di Jackson International Aiport, Port Moresby pada pukul 18.50 LT.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, “Merupakan sebuah kehormatan tersendiri ketika kami dapat turut andil dalam salah satu momen penting bagi Indonesia, di mana Garuda Indonesia dipercaya penuh untuk mengantarkan perjalanan Paus Fransiskus ke destinasi kunjungan beliau selanjutnya, yaitu Papua Nugini, melalui penerbangan bersama Garuda Indonesia.”

Irfan menambahkan, penerbangan ini sekaligus merefleksikan semangat nasionalisme berkelanjutan Garuda Indonesia untuk senantiasa mendukung berbagai kegiatan Pemerintah Republik Indonesia (RI). “Kunjungan Paus Fransiskus ini turut mengusung misi persaudaraan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia, sehingga keterlibatan dalam agenda tersebut memiliki nilai dan arti yang sangat penting bagi Garuda Indonesia sebagai maskapai pembawa bendera bangsa yang juga merepresentasikan wujud dari keberagaman di setiap layanan yang kami hadirkan,” ujar Irfan.

Dalam upaya mengoptimalkan kesiapan penerbangan tersebut, Garuda Indonesia berkoordinasi secara intensif bersama seluruh stakeholders. Selain untuk memastikan seluruh langkah serta prosedur yang dilaksanakan telah memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Garuda Indonesia didukung lini anak usaha yang tergabung dalam Garuda Indonesia Group—sebagai unsur penting di balik layanan Garuda Indonesia. Dukungan tersebut mencakup beragam aspek, mulai dari teknis, operasional, hingga pelayanan.

“Kehadiran Garuda Indonesia dalam rangkaian perjalanan Paus Fransiskus kali ini merupakan manifestasi tangan-tangan penuh dedikasi dari seluruh unsur Garuda Indonesia Group, mulai dari Tim Engineering Garuda Indonesia dan GMF AeroAsia yang bertanggung jawab memastikan kelaikan dan keselamatan armada; Aerofood ACS sebagai penyedia inflight meals yang tidak hanya lezat namun juga higienis dan sehat; Gapura Angkasa sebagai organisator proses ground handling yang seamless; Aerojasa Cargo sebagai penyedia layanan logistik dari dan menuju bandara; hingga awak pesawat yang menjadi garda depan pelayanan selama penerbangan,” urai Irfan.

Sebagai bagian dari pelayanan dalam Penerbangan Khusus Paus Fransiskus kali ini, Garuda Indonesia menugaskan 16 awak pesawat—terdiri dari 4 cockpit crew dan 12 cabin crew. Tak hanya itu, Garuda Indonesia juga menghadirkan sejumlah sentuhan khusus pada layanan dan touch point yang diberikan, di antaranya pada inflight menu dan inflight materials.

Jalur Kereta Terpendek di Dunia, Ternyata ada di Vatikan

Pasca Insiden Kebakaran Mesin, EASA Perintahkan Pemeriksaan pada Airbus A350

Regulator Keselamatan Udara Eropa memerintahkan pemeriksaan pada mesin jet Airbus A350 pada hari Kamis, setelah kebakaran terjadi selama penerbangan Cathay Pacific. Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) mengatakan bahwa mereka bertindak untuk mencegah kejadian serupa setelah berkonsultasi dengan regulator dan penyelidik kecelakaan di Hong Kong, tempat Cathay berkantor pusat, serta Airbus dan pemasok mesin Rolls-Royce.

Baca juga: Ditemukan Masalah pada Mesin, Cathay Pacific Periksa Seluruh Armada Airbus A350 

“Tindakan ini merupakan tindakan pencegahan, berdasarkan informasi yang diterima dari penyelidikan awal insiden serius Cathay Pacific baru-baru ini dan temuan maskapai dalam inspeksi berikutnya,” kata Direktur Eksekutif EASA Florian Guillermet dalam sebuah pernyataan.

EASA juga mengonfirmasi bahwa kegagalan selang dalam sistem bahan bakar telah menyebabkan kebakaran yang dengan cepat ditangani oleh kru. “Insiden serius” adalah istilah investigasi dalam penerbangan yang berarti ada kemungkinan besar terjadinya kecelakaan.

“Kami akan terus mengikuti dengan saksama semua informasi yang akan tersedia melalui investigasi keselamatan yang sedang berlangsung,” kata Guillermet.

Langkah tersebut memengaruhi model A350 bermesin ganda yang lebih besar, A350-1000, yang mewakili 15% dari armada A350 atau 86 jet. A350-900 yang lebih kecil dan banyak dijual tidak terpengaruh.

Dalam arahan darurat yang dikeluarkan pada Kamis malam, EASA memberi maskapai penerbangan waktu antara tiga hingga 30 hari untuk melakukan pemeriksaan visual dan pengukuran pada selang bahan bakar tetapi tidak meminta bagian-bagian tersebut dilepas untuk pekerjaan tersebut, kecuali jika ditemukan rusak.

Rolls-Royce dan Airbus mengatakan sebelumnya bahwa mereka bekerja sama erat dengan pihak berwenang untuk mematuhi arahan yang direncanakan. Rolls-Royce mengatakan bahwa mereka berfokus pada meminimalkan gangguan jangka pendek, sambil menambahkan: “Kami mohon maaf kepada mereka yang mungkin terpengaruh.”

A350-1000 dan mesin XWB-97-nya telah menjadi sorotan sejak jet yang menuju Zurich itu terpaksa kembali ke Hong Kong pada hari Senin setelah masalah mesin, yang kemudian ditelusuri hingga ke diketahui adanya kebocoran bahan bakar.

Penyelidikan awal telah mengungkap bahwa selang antara manifold dan nosel injeksi bahan bakar bocor, kata sumber pada hari Rabu, dan penyelidikan yang dipimpin Hong Kong sekarang harus menentukan apakah ini penyebab atau akibat dari insiden tersebut.

EASA mengatakan kebakaran tersebut telah menyebabkan kerusakan akibat panas pada rumah mesin, termasuk saluran yang digunakan untuk dorongan balik saat mendarat. “Kondisi ini, jika tidak dideteksi dan diperbaiki, dapat, dikombinasikan dengan kegagalan tambahan, menyebabkan kebakaran mesin yang lebih parah dan mengakibatkan kerusakan pada pesawat,” katanya.

Airbus A350 vs A330 – “Dua Saudara Kandung dengan Kekuatan Berbeda”

Belum Genap Setahun Beroperasi, Penumpang Whoosh Sudah Tembus 5 Juta dari 154 Negara

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2024, Whoosh merayakan pencapaian baru dengan melayani 5 juta penumpang dari 154 negara hingga 4 September 2024. Menariknya, capaian ini didapat saat Whoosh bahkan belum genap setahun beroperasi, di samping banyaknya stigma negatif terkait investasi yang begitu mahal dengan rute yang pendek.

Baca juga: Dipuji Bos Kereta Api se-ASEAN, Dirut KCIC: Indonesia Piooner, Patut Berbangga dengan Whoosh

Adapun sejumlah gift berupa voucher tiket juga diberikan untuk sejumlah pelanggan yang menggunakan Whoosh lebih dari 130 perjalanan dalam kurun waktu 3 bulan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa pencapaian 5 juta penumpang ini adalah hasil dari upaya KCIC dalam memberikan layanan yang berkualitas dan inovatif untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan penumpang.

“hingga saat ini, Whoosh telah melayani 5 juta penumpang lebih yang di antaranya terdapat ratusan ribu penumpang asing dari 154 negara. Angka ini tidak hanya mencerminkan volume penumpang Whoosh yang terus mengalami kenaikan, tetapi juga menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang modern, cepat, dan efisien ini, ujar Eva”.

Dalam upaya untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan, lanjut Eva, Whoosh telah memperkenalkan berbagai inovasi layanan yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penumpang. Beberapa inovasi layanan yang telah diluncurkan meliputi :

1. Frequent Whoosher Card: Kartu ini memberikan kemudahan dan keuntungan bagi penumpang setia Whoosh, seperti tarif flat untuk semua jadwal keberangkatan.

2. EduTrip: Program edukasi yang ditujukan bagi pelajar, memungkinkan mereka untuk belajar langsung tentang teknologi kereta cepat dan etika dalam menggunakan transportasi ini.

3. Refund Online pada Hari yang Sama: Penumpang kini dapat melakukan pembatalan tiket dan mendapatkan pengembalian dana pada hari yang sama, memberikan fleksibilitas lebih dalam merencanakan perjalanan.

4. Peningkatan Fasilitas Stasiun: Fasilitas di stasiun terus ditingkatkan, termasuk ketersediaan moda transportasi yang terintegrasi. Seperti shuttle bus Damri menuju Bandara Sokearno Hatta, T-Shuttle menuju Bandara Halim, Shuttle Summarecon menuju pemukiman warga dan mall Summarecon Bandung, ojek, dan taksi online, serta jembatan penghubung antara Stasiun Halim dan Stasiun LRT.

5. Layanan Batal dan Ubah Jadwal Online: Layanan ini memungkinkan penumpang untuk membatalkan atau mengubah jadwal perjalanan mereka dengan mudah melalui platform online, menjadikan pengalaman perjalanan lebih fleksibel dan nyaman.

6. Layanan Contact Center: KCIC telah memperkuat layanan contact center untuk memberikan respons cepat dan solusi atas setiap pertanyaan atau keluhan penumpang di nomor 150909 dan chat WhatsApp: 0815-1032-0909 (chat only).

7. Dynamic Pricing: Penerapan tarif dinamis yang disesuaikan dengan permintaan dan ketersediaan kursi, memungkinkan penumpang mendapatkan harga tiket yang lebih kompetitif.

Baca juga: “Stasiun Tegalluar Summarecon”, Resmi Jadi Nama Baru Destinasi Akhir Kereta Cepat Whoosh

KCIC akan terus berusaha untuk memperkenalkan layanan-layanan baru yang dapat meningkatkan kenyamanan dan memberikan kemudahan pada penumpang. Berbagai inovasi dihadirkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, cepat, dan menyenangkan bagi seluruh penumpang Whoosh.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah membawa kami ke pencapaian ini. Dengan Whoosh, perjalanan tidak hanya menjadi lebih cepat dan nyaman, tetapi juga mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Indonesia terutama daerah-daerah yang dilalui oleh trase Whoosh,” tutup Eva.

Reformasi Perkeretaapian, Pemerintah Inggris Bentuk Shadow Great British Railways

Pemerintah Inggris sedang melanjutkan reformasi perkeretaapian saat Rancangan Undang-undang (RUU) Kepemilikan Publik memasuki tahap akhir di House of Commons. Reformasi tersebut bertujuan untuk memprioritaskan penumpang dan mengatasi masalah lama seperti penundaan, pembatalan, dan layanan yang tidak dapat diandalkan.

Baca juga: Gegara Aturan Brexit, Layanan Kereta Mewah Orient Express Harus ‘Terhenti’ di Wilayah Inggris

Reformasi tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan penghematan yang signifikan bagi pembayar pajak, yang diperkirakan mencapai 150 juta GBP per tahun, dengan mengurangi biaya yang dibayarkan kepada perusahaan swasta. Reformasi perkeretaapian bertujuan untuk memprioritaskan penumpang daripada perusahaan swasta

Elemen utama reformasi ini adalah pembentukan Shadow Great British Railways (Shadow GBR), pendahulu dari implementasi penuh Great British Railways (GBR).

Badan baru ini akan menyatukan pengoperasian layanan rel dan kereta di bawah satu organisasi, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan jaringan rel.

Pembentukan Shadow GBR menandai dimulainya perombakan menyeluruh sistem perkeretaapian Inggris. Ini menyatukan para pemimpin utama dari Departemen Transportasi, Network Rail, dan operator milik publik untuk berkolaborasi erat dalam meningkatkan layanan penumpang dan barang.

Langkah ini dipandang sebagai langkah penting menuju pembentukan GBR, yang akan memikul tanggung jawab penuh atas layanan dan infrastruktur kereta api.

Dikutip Railway-news, Menteri Transportasi Louise Haigh berkata:
“Hari ini, saya akan memulai reformasi terbesar untuk perkeretaapian kita dalam satu generasi. Saya bertekad untuk mengakhiri kekacauan, keterlambatan, dan gangguan yang dihadapi orang-orang dalam perjalanan kereta api setiap hari.

RUU Kepemilikan Publik
RUU Kepemilikan Publik dirancang untuk mengembalikan perkeretaapian Inggris ke kepemilikan publik. Tujuan pemerintah adalah untuk membalikkan dampak dari “manajemen yang terfragmentasi” dan menciptakan layanan yang lebih andal dan berfokus pada penumpang.

RUU tersebut merupakan komponen utama dari strategi pemerintah yang lebih luas untuk merevitalisasi perkeretaapian Inggris, menjadikannya lebih efisien, mudah diakses, dan terjangkau.

Selain perubahan legislatif, pemerintah juga berupaya memodernisasi tenaga kerja perkeretaapian. Ini termasuk proposal untuk menurunkan usia minimum masinis kereta dari 20 menjadi 18 tahun, dengan tujuan mempercepat pelatihan masinis dan meningkatkan ketahanan sistem.

Bersamaan dengan reformasi struktural, pemerintah telah mengumumkan beberapa inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman penumpang. Penjualan Kereta Api baru direncanakan untuk awal tahun depan, yang menawarkan diskon hingga 50% untuk tiket kereta api guna mendorong lebih banyak orang menggunakan kereta api. Prakarsa ini akan bertepatan dengan peringatan 200 tahun kereta api penumpang Inggris.

Lebih jauh lagi, hampir 27 juta GBP telah dialokasikan untuk memperluas teknologi tap-in, tap-out ke 45 stasiun tambahan, termasuk London Stansted. Ini akan menyederhanakan perjalanan kereta api bagi penumpang, terutama mereka yang beralih dari penerbangan internasional ke layanan kereta api domestik.

Eurostar – Layanan Kereta Cepat yang ‘Menyatukan’ Empat Negara Eropa

Peringati Hari Pelanggan, KAI Wisata Bawa Rombongan ASEAN Railway CEOs’ Naik Kereta Wisata

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan, KAI Wisata sebagai anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang bertindak sebagai Event Organizer untuk ASEAN Railway CEOs’ Conference ke-44 (ARCEOs’ Conference), dengan bangga menyambut para CEO Kereta Api Asia Tenggara untuk merasakan pengalaman istimewa melakukan perjalanan dengan kereta wisata.

Baca juga: Delegasi ASEAN Railway CEO Nikmati Layanan KAI Services di Kereta Compartment Suite Class

Perjalanan ini diikuti oleh delapan operator kereta se-Asia Tenggara, yaitu Kereta Api Tanah Melayu (Malaysia), Vietnam Railways (Vietnam), Ministry of Public Works and Transport (Kamboja), Lao National Railways (Laos), Philippine National Railways (Filipina), Myanma Railways (Myanmar), State Railway of Thailand (Thailand), dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Indonesia). Hendy Helmy selaku Direktur Utama KAI Wisata menyampaikan, “KAI Wisata sangat bangga dapat menyambut rombongan ARCEO’s khususnya para CEO Kereta Api Asia Tenggara untuk dapat menikmati perjalanan istimewa ini sekaligus memperkenalkan beberapa jenis Kereta Wisata.”

Perjalanan kereta wisata ini dimulai dari Stasiun Gambir hingga Stasiun Bandung dengan menggunakan rangkaian Kereta Luar Biasa (KLB) dari KAI Wisata yang terdiri dari Kereta Dining on Train, Kereta Panoramic, Kereta Priority, dan Kereta Compartmen milik KAI. Hendy Helmy juga menambahkan, “Pada momen hari ini memperingati hari pelanggan yaitu rombongan ASEAN Railway CEOs’ memiliki agenda naik kereta wisata dengan rangkaian KLB relasi Jakarta-Bandung”.

KAI Wisata berharap dengan pengalaman baru ini dapat membuka peluang berkolaborasi dengan Kereta Wisata di Asia Tenggara. Dalam kesempatan kali ini KAI Wisata fokus memberikan layanan berkualitas kepada para CEO. Harapan besar dalam kunjungan ini akan meninggalkan kesan mendalam terhadap Kereta Wisata yang dikelola oleh KAI Wisata.

KAI Wisata juga mengucapkan terima kasih kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang telah mempercayakan kami sebagai anak perusahaannya untuk menjadi Event Organizer dalam penyelenggaraan ASEAN Railway CEOs’ Conference (ARCEOs’ Conference) ke-44 sehingga dapat memiliki kesempatan membawa para CEO Kereta Api di Asia Tenggara naik Kereta Wisata.

“KAI Wisata terus menunjukkan komitmen terhadap pelayanan terbaiknya serta mempromosikan potensi wisata di Indonesia kepada Internasional bahwa banyak titik wisata yang bisa didatangi menggunakan Kereta Wisata sebagai pelengkap transportasi perjalanan traveler,” tutup Hendy Helmy.

Ditunjuk PT KAI Sebagai EO, KAI Wisata Bakal Ajak CEO Kereta Api se-ASEAN naik KLB Gambir-Bandung

Delegasi ASEAN Railway CEO Nikmati Layanan KAI Services di Kereta Compartment Suite Class

Pada hari ketiga penyelenggaraan  ASEAN Railway CEOs’ Conference (ARCEOs’ Conference) ke-44, para delegasi transportasi dari seluruh Asia Tenggara menikmati perjalanan menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) relasi Stasiun Gambir – Stasiun Bandung. Dalam perjalanan ini, KAI Services memberikan pelayanan prima untuk setiap delegasi yang berada di kereta Compartment Suite Class.

Baca juga: Ketika Bos Kereta Api se-ASEAN Antusias Jajal Ciomy dan Cuanki di Booth KAI Services

Prama Prami KAI Services memberikan pelayanan prima mulai dari menyambut para delegasi saat hendak memasuki kereta Compartment Suite Class hingga menyapa setiap delegasi dengan penuh keramahan saat sudah berada ditempat duduk.

Prama Prami KAI Services memberikan pelayanan sepanjang perjalanan untuk para delegasi dari Stasiun Gambir hingga Stasiun Bandung mulai dari memberikan sajian makanan dengan menu appetizer dan dessert yang menghadirkan beragam menu untuk para delegasi ASEAN Railway CEOs’ Conference. Sementara untuk Main Course, para delegasi diberikan kesempatan dining on train di dining train yang rangkaiannya ikut di perjalanan KLB ini.

Tidak hanya itu, KAI Services juga memberikan sajian menu appetizer dan dessert andalan yang bisa dinikmati setiap delegasi yang berada di kereta Compartment Suite Class, sedangkan untuk sajian main course sendiri, para peserta berkesempatan mencicipi pada dining train. Selain itu, sebagai ucapan selamat datang, para delegasi yang berada di kereta Compartment Suite Class juga diberikan welcome drink serta diberikan amenities berupa handuk hangat.

Prama Prami KAI Services memberikan layanan privasi kepada setiap delegasi yang berada di kereta Compartment Suite Class seperti menyiapkan sajian hidangan terbaik serta memberikan informasi yang dibutuhkan kepada setiap delegasi sepanjang perjalanan dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Bandung.  Para delegasi nampak menikmati dengan nyaman setiap pelayanan yang diberikan prama dan prami KAI Services.

Seperti diungkapkan Hairol Mohamad, delegasi dari Malaysia yang mengatakan, bahwa pelayanan hospitality yang diberikan KAI Services bisa dikatakan terbaik. Mulai dari segi makanan, pelayanan prama prami, hingga keretanya yang nyaman. “Selama perjalanan saya merasakan kenyamanan dengan pelayanan yang diberikan, ini merupakan pengalaman terbaik untuk saya yang baru pertama kali naik kereta api di Indonesia” ujar Hairol.

Selain memberikan pelayanan untuk para delegasi ASEAN Railway CEOs’ Conference di kereta Compartment Suite Class, KAI Services juga memberikan pelayanan cuci kereta dengan membersihkan seluruh rangkaian di Kereta Luar Biasa yang digunakan dalam perjalanan dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Bandung. Para petugas Cuci Kereta KAI Services membersihkan bagian eksterior kereta agar seluruh delegasi merasakan kenyamanan dengan kereta yang bersih.

Menurut Plt Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, KAI Services sangat bangga bisa memberikan pelayanan kepada setiap delegasi ASEAN Railway CEOs’ Conference yang berada di kereta Compartment Suite Class.

“Kami senang bisa menjamu dan memberikan pelayanan kepada para delegasi ASEAN Railway CEOs’ Conference dalam perjalanan Jakarta Bandung di kereta Compartment Suite Class. Semoga pelayanan yang Prama dan Prami berikan dapat memberikan kenyamanan sepanjang perjalanan.” Ujar Ririn.

Dibalik Kemewahan Kereta Compartment Suites, Ada Dukungan KAI Services

LRT “Bali Urban Subway” Resmi Dibangun, Fase Pertama Ditargetkan Tuntas Tahun 2028

Proyek Light Rail Transit (LRT) Bali resmi dibangun di kedalaman 30 meter. Groundbreaking proyek tersebut dilakukan pada Rabu (4/9/2024) di Sentral Parkir Kuta, Bali.

“Pemkab Badung itu menetapkan 15 meter (ke bawah). Kekuatannya sama, tetapi kami tetap ambil 30 meter untuk amannya,” ungkap Direktur PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) saat peletakan batu pertama proyek tersebut.

Baca juga: Digarap Korea, Feasibility Study LRT Bali Relasi Bandara Ngurah Rai-Central Park Selesai April 2024

Ari menjelaskan pembangunan stasiun pada fase satu di Sentral Parkir Kuta dilakukan di atas lahan aset Pemprov Bali dan Pemkab Badung. Dengan begitu pembelian lahan milik swasta atau perseorangan untuk proyek tersebut dapat diminimalisasi.

Adapun PT SBDJ telah menetapkan PT Indotek sebagai kontraktor utama bersama China Railway Construction Corporation (CRCC). Perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan kontraktor lokal PT Sinar Bali Bina Karya (Sinar Bali) dalam pengerjaan konstruksi.

Menurut Ari, Indotek mempunyai kemampuan teknis yang mumpuni untuk mengerjakan proyek sebesar LRT Bali. Sedangkan, CRCC juga dipilih karena memang mempunyai reputasi sebagai kontraktor transportasi kereta global yang memiliki pengalaman membangun 200 ribu kilometer (km) di lebih 100 negara.

Ari menjelaskan ada 10 bor raksasa yakni tunnel boring machine (TBM) yang akan didatangkan pada April 2025. Terhitung sejak September 2024 sampai waktu tersebut, akan dilakukan pembangunan konstruksi koridor-stasiun.

“Sambil menunggu tunnel, pengerjaan akan difokuskan untuk pembangunan konstruksi di tiap stasiun. Itu cukup lama. LRT saja pengeboran dari awal (habiskan waktu) lebih dari satu hingga dua tahun. Kami usahakan sebelum itu,” kata Ari.

Bali Urban Subway akan dibangun dalam empat fase. Yakni, fase satu yang meliputi Bandara I Gusti Ngurah Rai-Kuta Sentral Parkir-Seminyak-Berawa-Cemagi dengan panjang 16 kilometer. Kemudian, fase dua, Bandara I Gusti Ngurah Rai-Jimbaran-Unud-Nusa Dua sepanjang 13,5 km.

Fase tiga meliputi Sentral Parkir Kuta-Sesetan-Renon-Sanur. Selanjutnya, fase empat meliputi Renon- Sukawati-Ubud. Namun, fase ketiga dan keempat masih tahap feasibility study (FS) atau uji kelayakan.

Nilai investasi untuk kedua fase pertama mencapai US$10,8 miliar dan untuk keseluruhan empat fase adalah US$ 20 miliar. Pembangunan fase Bandara Ngurah Rai ke Kuta Sentral Parkir ditambah keseluruhan fase 2 ditargetkan dapat selesai pada akhir kuartal kedua pada 2028. Keseluruhan fase 1 dan fase 2 diharapkan dapat beroperasi penuh pada akhir 2031.

“Untuk fase pertama kami proyeksi bisa beroperasi di awal 2028. Untuk fase dua di akhir 2028. Kenapa? (Kondisi tanah) Kuta, Seminyak, Canggu, Cemagi itu berbatu sehingga mengakibatkan pekerjaan agak sedikit lambat dengan proses pengeboran 3 meter per hari. Kalau Nusa Dua itu tanah kapur, bisa habiskan proses 30 meter per hari sehingga lebih cepat,” beber Ari.
Harga Tiket LRT Bali

Sementara itu, terkait dengan harga tiket LRT Bali, harga tiket bagi wisatawan asing diperkirakan berkisar US$35-US$40 atau sekitar Rp542 ribu-Rp620 ribu (asumsi Rp15.500 per dolar AS) per orang per pekan. Ari Askhara mengungkapkan, sebenarnya, tarif tiket belum terpikirkan karena masih melihat berapa biaya aktual untuk pembangunan konstruksi proyek tersebut.

Rencana Pembangunan Jaringan Kereta di Bali, Berpusat di Bandara Ngurah Rai, Pilih Trem Baterai atau ART?

“Belum (untuk harga tiket). Karena kita harus melihat berapa biaya aktual untuk konstruksinya. Target utamanya adalah wisatawan karena (jalur) titik-titiknya adalah (tempat) wisatawan,” kata Ari.

“Di dalam proyeksi kami untuk para turis kisaran antara US$35-US$40, terserah mereka mau pakai kapan dalam seminggu. Bayangkan, kalau turis datang dari airport ke Cemagi itu sudah Rp 350 ribu naik grab itu (menempuh) 2,5 jam,” imbuhnya. Pihaknya akan mengusahakan agar penumpang lokal yang memiliki identitas KTP Bali tarifnya gratis.

Hari Ini, 19 Tahun Lalu, Mandala Airlines Flight 091 Jatuh dan Menimpa Pemukiman Warga di Medan

Tepat pada hari ini, 19 tahun yang lalu, bertepatan dengan Senin, 5 September 2005, pesawat Boeing 737-200 Mandala Airlines flight RI 091 jatuh dan menimpa pemukiman warga, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Polonia, Medan. Hasil penyelidikan petugas menunjukkan, penyebab kecelakaan diketahui akibat pilot tak menempatkan flap dan slat untuk mendukung take off.

Baca juga: Hari Ini, 17 Tahun Lalu, Bouraq dan Mandala Airlines Jadi ‘Korban’ Arogansi Militer AS dalam Insiden Bawean

Dari berbagai sumber yang dihimpun, efek dari kekeliruan pilot tersebut mengakibatkan daya angkat pesawat menjadi tidak maksimal. Hal itu juga diperparah dengan salah satu mesin yang ditemukan tak bertenaga. Kedua kombinasi tersebut pada akhirnya membuat pesawat menabrak tiang listrik (setelah lepas landas) sebelum jatuh ke jalan dan menimpa rumah warga yang terletak hanya sekitar 100 meter dari Bandara Polonia.

Pesawat kemudian meledak beberapa kali dan terbakar dengan hanya menyisakan ekor pesawat bertuliskan PK-RIM. Sebanyak lima rumah warga yang tertimpa badan pesawat juga terbakar. Menurut kesaksian seorang penumpang yang selamat, pesawat baru saja lepas landas dan tiba-tiba oleng ke kiri lalu mulailah api menjalar.

Insiden Mandala Airlines flight RI 091 itu pun dilaporkan menewaskan sedikitnya 100 orang penumpang. Tak hanya itu, 49 orang di darat juga turut menjadi korban. Beruntung, dari 117 orang (112 penumpang dan 5 awak), terdapat 17 penumpang yang dilaporkan selamat.

Anehnya, semua penumpang selamat tersebut berada di bagian depan pesawat. Fakta korban selamat di bagian kursi depan pada kecelakaan Mandala Airlines flight RI 091 tersebut pun masih menjadi misteri hangat untuk dibahas. Fakta ini juga membantah temuan penumpang di bagian belakang pesawat lebih berpeluang besar hidup saat terjadinya kecelakaan.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan majalah TIME, setelah adanya insiden, sepertiga belakang pesawat hanya mampu membuat tingkat kematian 32 persen, dibandingkan dengan bagian tengah dengan 39 persen dan bagian depan dengan 38 persen.

Martin Rottler, seorang ahli penerbangan, lebih lanjut menjelaskan bahwa duduk di baris belakang berarti Anda tidak akan berhadapan dengan banyak orang, dan ini dapat membantu Anda untuk memudahkan mencari jalan keluar.

Selain misteri penumpang selamat seluruhnya berasal dari baris depan kursi, misteri soal bau menyengat durian yang diduga jadi penyebab terjadinya kecelakaan juga ramai diperbicangkan; sekalipun beberapa tahun lalu sudah banyak bantahan terkait keterkaitan durian dengan kecelakaan Mandala Airlines RI 091.

Dilansir dw.com, pesawat tujuan Jakarta tersebut jatuh persis di tengah jalan Jamin Ginting, kawasan pemukiman Padang Bulan, Medan, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Polonia.

Baca juga: Saatnya Nostalgia, Ini Dia Lima Maskapai yang Sempat Mewarnai Langit Indonesia!

Salah satu korban tewas dalam kecelakaan pesawat Mandala Airlines maut itu adalah Gubernur Sumatera Utara (Sumut) kala itu, Tengku Rizal Nurdin. Jenazah almarhum teridentifikasi dari gigi dan bekas operasi. Rizal Nurdin rencananya akan mengikuti pertemuan rutin para gubernur dengan Presiden Bambang Yudhoyono pada hari itu juga. Almarhum Rizal Nurdin kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman Mesjid Raya Medan.

Selain Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin, dua anggota Dewan Perwakilan Daerah DPD, Sumatera Utara, mantan Gubernur Raja Inal Siregar, dan Abdul Halim Harahap juga termasuk dalam daftar penumpang yang tewas.

“Poin Nomer 1 dan 4”, Ini Sebab ‘Bersihkan’ Koper dari Label dan Stiker Sebaikanya Anda Lakukan

Meski bukan suatu keharusan, membersihkan label atau stiker pada koper setelah perjalanan sebaiknya dilakukan. Dengan membersihkan label atau stiker setelah perjalanan, Anda membantu memastikan perjalanan berikutnya lebih lancar dan menjaga koper dalam kondisi terbaiknya.

Baca juga: Tips Penerbangan: Bahaya, Jangan Terlalu Banyak Muat Informasi di Label Koper Bagasi

Dan berikut beberapa alasan yang sebaiknya Anda lalukan untuk membersihkan koper dari label dan stiker setelah menuntaskan suatu perjalanan.

1. Menghindari Kebingungan di Masa Depan
Label atau stiker dari penerbangan sebelumnya, terutama yang mencantumkan tujuan atau informasi bagasi, dapat menyebabkan kebingungan pada petugas bandara atau sistem otomatis. Hal ini bisa mengakibatkan koper salah rute atau mengalami keterlambatan dalam pengiriman.

2. Kebersihan dan Penampilan
Label dan stiker yang tertinggal bisa membuat koper terlihat kotor atau usang. Membersihkannya membantu menjaga penampilan koper tetap rapi dan terawat.

3. Menghindari Pengelupasan yang Sulit
Semakin lama label atau stiker dibiarkan menempel, semakin sulit untuk mengelupasnya dengan bersih. Lem yang mengering bisa meninggalkan residu yang sulit dibersihkan.

4. Perlindungan Informasi Pribadi
Label bagasi sering kali mencantumkan informasi pribadi seperti nama, alamat, atau nomor penerbangan. Membersihkan label ini membantu melindungi privasi dan mencegah penyalahgunaan informasi.

5. Mengurangi Potensi Kerusakan pada Koper
Beberapa label atau stiker yang terbuat dari bahan kuat atau menggunakan lem yang keras bisa merusak permukaan koper saat dikelupas setelah lama menempel.

Tips – Cara Agar Koper Anda Lebih Cepat Keluar di Baggage Carousel