Tuesday, October 20, 2026
HomeBandaraImbas Serangan Houthi, Bandara Riyadh Batasi Penerbangan Komersial

Imbas Serangan Houthi, Bandara Riyadh Batasi Penerbangan Komersial

Otoritas penerbangan Arab Saudi memberlakukan pembatasan ketat terhadap lalu lintas penerbangan komersial di Bandara Internasional King Khalid (RUH), Riyadh. Langkah pembatasan tanpa batas waktu ini diambil menyusul gelombang serangan drone dan rudal oleh milisi Houthi yang terus mengancam infrastruktur vital di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Berdasarkan pemberitahuan resmi Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan otoritas penerbangan setempat, setiap maskapai penerbangan internasional maupun domestik kini diwajibkan untuk mengantongi izin khusus (prior permission) untuk setiap jadwal kedatangan maupun keberangkatan. Prosedur ketat ini secara praktis memangkas penerbangan reguler ke ibu kota Arab Saudi, sekaligus memaksa sejumlah maskapai global membatalkan atau menyesuaikan operasional rute penerbangan mereka.

Sejumlah maskapai internasional bereaksi cepat terhadap eskalasi keamanan ini. Qatar Airways mengumumkan penangguhan seluruh penerbangan menuju Riyadh hingga 24 Oktober serta memangkas frekuensi penerbangan ke Jeddah. Penyesuaian operasional dan pemangkasan rute serupa juga dilakukan oleh Etihad Airways, Air India, hingga Akasa Air guna mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Eskalasi serangan dalam kurun beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu sektor aviasi komersial, tetapi juga memberikan dampak lanjutan terhadap perekonomian dan agenda forum investasi internasional yang dijadwalkan berlangsung di Riyadh. Kendati demikian, otoritas keamanan Arab Saudi bersama tim teknis penerbangan terus berupaya memperketat sistem pertahanan udara dan melakukan evaluasi operasional guna memastikan keamanan wilayah udara ibu kota.

Dihantam Rudal Balistik Houthi, Inilah Profil dan Dampak Kerusakan Bandara King Khalid Riyadh

RELATED ARTICLES

Yang Terbaru