Good News Buat ‘Pekerja Mobile’, KAI Hadirkan Coworking Space Gratis di Stasiun LRT Jabodebek Cawang

PT KAI kini menghadirkan fasilitas coworking space di Stasiun LRT Jabodebek Cawang. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung pengguna yang ingin tetap produktif saat bepergian atau sekadar transit.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan bahwa hadirnya coworking space di Stasiun LRT Jabodebek Cawang merupakan bentuk komitmen LRT Jabodebek untuk lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin LRT Jabodebek tidak hanya menjadi moda transportasi yang nyaman dan aman, tetapi juga menjadi ruang produktif bagi masyarakat. Coworking space ini diharapkan bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin bekerja dari mana saja, termasuk di stasiun,” ujar Purnomosidi.

Coworking space ini berlokasi di Concourse Barat, tepat di depan Loco Cafe, Stasiun LRT Jabodebek Cawang. Fasilitas ini menyediakan meja dan kursi kerja yang nyaman dengan kapasitas hingga 48 orang. Pengguna juga dapat menikmati ruang ber-AC, fasilitas charger gratis, serta koneksi WiFi.

Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis tanpa syarat apapun. Pengguna cukup datang dan langsung menggunakan co-working space sesuai kebutuhan. Co-working space ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Selain itu, keamanan di area working space juga dilengkapi dengan CCTV.

Menariknya, fasilitas coworking space ini juga dapat digunakan oleh lembaga atau perusahaan untuk keperluan acara atau kegiatan korporasi, seperti meeting atau workshop. Proses reservasi dapat dilakukan melalui petugas di stasiun untuk memastikan ketersediaan ruang sesuai kebutuhan.

“Demi kenyamanan bersama, pengguna diharapkan untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas, dan menjaga suasana tetap nyaman. Pengguna diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban, seperti membawa minuman beralkohol, merusak fasilitas, tidur atau berbaring di area working space, serta membuat kegaduhan. Selain itu, kami juga mengimbau agar pengguna tetap menjaga barang bawaan masing-masing untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Purnomosidi.

Dengan adanya fasilitas ini, LRT Jabodebek berharap dapat mendukung masyarakat yang membutuhkan ruang kerja fleksibel, baik untuk work from home (WFH) maupun menyelesaikan tugas kantor saat transit di stasiun.

LRT Jabodebek terus berupaya menghadirkan layanan terbaik demi kenyamanan dan kemudahan pengguna. Hadirnya co-working space ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen LRT Jabodebek untuk selalu berkembang dan berinovasi.

PT KAI Hadirkan Coworking Space Gratis di 9 Stasiun

Hari Ini 24 Tahun Lalu, AgustaWestland AW139 Terbang Perdana, Dikenal Sebagai Helikopter BASARNAS

Selain populer dalam penerbangan charter helikopter, nama AgustaWestland AW139 dikenal di Indonesia sebagai helikopter andalan BASARNAS dan Kepolisian Udara. Dan tepat hari ini, 24 tahun lalu adalah momen penerbangan perdana AgustaWestland AW139, yang menandai dimulai debutnya sebagai salah satu helikopter angkut sedang yang paling laris di pasar.

AW139 melakukan penerbangan perdananya pada 3 Februari 2001 di Vergiate, Italia. AW139 dikembangkan oleh Agusta (Italia) dan Bell Helicopter (AS) dalam proyek joint venture yang awalnya dikenal sebagai Agusta-Bell AB139.

Namun, pada 2005, Bell keluar dari proyek ini, dan AgustaWestland (sekarang bagian dari Leonardo) mengambil alih sepenuhnya dan mengubah namanya menjadi AW139.

Helikopter AW139 dikembangkan sebagai helikopter kelas menengah multirole yang menawarkan performa tinggi, fleksibilitas misi, dan teknologi canggih.

Tujuan pengembangan AW139 adalah menghadirkan helikopter kelas menengah multirole untuk sipil dan militer. AW139 dilengkapi dua mesin Pratt & Whitney Canada PT6C-67C, kabin luas dan fleksibel untuk berbagai misi Kecepatan dan daya angkut lebih tinggi dibanding helikopter lain di kelasnya saat itu.

Helikopter AW139 dikenal sebagai salah satu helikopter kelas menengah terbaik di dunia karena kombinasi kecepatan, daya angkut, fleksibilitas, dan teknologi canggih.

AgustaWestland AW139 memiliki Kecepatan maksimum 310 km/jam, lebih cepat dari pesaing seperti Sikorsky S-76 atau Airbus H175. Jangkauan AW139 mencapai 1.250 km dengan tangki eksternal, ideal untuk operasi jarak jauh. Helikopter ini bisa membawa hingga 15 penumpang atau hingga 2.500 kg muatan eksternal.

AW139 ditenagai oleh 2 mesin Pratt & Whitney Canada PT6C-67C (masing-masing 1.700 shp). Ciri khas dari mesin ini punya tingkat keandalan tinggi dan hemat bahan bakar dibandingkan pesaingnya, serta bisa terbang dengan satu mesin dalam keadaan darurat, meningkatkan keselamatan.

AW139 bisa digunakan untuk berbagai misi, termasuk transportasi VIP (digunakan oleh pemerintah & perusahaan minyak), SAR (Search and Rescue) dengan hoist & FLIR camera, Ambulans udara (MEDEVAC/CASEVAC) dengan kabin luas, Militer dan Penegakan Hukum (varian bersenjata tersedia), dam Operasi offshore – industri minyak gas di laut lepas.

AW139 kini menjadi salah satu helikopter kelas menengah paling sukses di dunia, dengan lebih dari 1.100 unit diproduksi dan dioperasikan di lebih dari 60 negara.

Leonardo AW609 Muncul di Dubai, Selangkah Menuju Sertifikasi

Pengiriman KRL Berjalan Lambat, Biar Sampai Depo Rangkaian Tetap Selamat

KRL import dari Perusahaan CRRC Corporation Limited telah menempuh perjalanan aman dari Stasiun Pasoso, Jakarta Utara menuju Depo Depok, Jawa Barat. Perjalanan ini pun dibatasi kecepatannya tak lebih dari 20 km/jam saat masuk stasiun.

Pengiriman pertama dikirim menggunakan lokomotif bernomor seri CC 2061349 dengan stamformasi yang terdiri dari Lokomotif+6 unit KRL impor+1 kereta pembangkit+2 kereta barang.

Stasiun Pasoso memberangkatkan rangkaian kiriman tersebut pada Sabtu (1/2) pukul 16.19 WIB dengan melewati rute Tanjung Priok, Ancol, Jakarta Kota, Kampung Bandan, Tanah Abang, Manggarai, Depok dan mengakhiri di Depo Depok. Perjalanan memang membutuhkan waktu yang cukup lama, selain masih baru, rangkaian KRL ini butuh perjalanan yang aman hingga di tujuan.

Rangkaian KRL tiba di Stasiun Depok pada pengiriman pertama yang memakan waktu lebih dari 5 jam

Perjalanan Dikawal Ketat
Pengiriman KRL tentu saja dikawal dengan ketat. Selain pengamanan diatas kereta, pengamanan pun dipantau tiap stasiun dan termasuk area jembatan yang berada di Stasiun Kampung Bandan.

KRL ini merupakan pengiriman pertama dari Tanjung Priok ke Depok. Beruntung pengiriman ini membawa 1 unit bagian kabin KRL tersebut. Jadi bisa melihat bentuk unik depan pada kabin KRL-nya. Sebanyak 6 unit KRL dikirim bernomor bodi yaitu CL I-125 1001 sampai dengan CL I-125 1006.

Perjalanan dari sore hingga tiba di Stasiun Depok malam hari memakan waktu lebih dari 5 jam pada pukul 22.46 WIB. Pengiriman tersebut sempat mengganggu perjalanan KRL khususnya dari Kampung Bandan, Manggarai hingga Depok. Namun, rangkaian KRL impor ini sempat berhenti cukup lama di Stasiun Pasar Minggu guna mengurai antrian perjalanan KRL menuju Bogor.

Setelah pengiriman pertama dengan 6 unit KRL selesai, maka dilanjutkan pengiriman kedua pada Minggu (2/2) di siang hari. Total pada kloter pertama sebanyak 36 unit KRL yang dikirim. Belum diketahui kapan uji coba rangkaian itu dilakukan. [MASEN]

KRL Kiriman dari Cina Tiba di Jakarta, Ini Penampakannya

Pelabuhan Makassar Sabet Predikat Sebagai Pelabuhan Terpadat di 2024

Di antara banyaknya pelabuhan yang ada di Indonesia, PT. Pelni mencatat bahwa sepanjang tahun 2024 silam, Pelabuhan Makassar menjadi pelabuhan dengan arus penumpang terpadat. Angka yang didapat oleh pihak Pelni di tahun 2024 meningkat lebih dari 100% dari tahun sebelumnya. Pencapaian ini seolah menjadikan Pelabuhan Makassar sebagai tonggak penting bagi transportasi laut di Indonesia Timur.

Baca Juga: Simak Imbauan ASDP Indonesia Ferry Kepada Calon Penumpang di Tengah Cuaca Ekstrem

Sebagaimana yang dilansir dari siaran pers PT. Pelni, tercatat Pelabuhan Makassar sebagai pelabuhan terpadat di jaringan PELNI selama tahun 2024 dengan total 399.028 penumpang. Angka ini meningkat hingga 103% dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 387.022 penumpang.

Menyusul Pelabuhan Makassar, ada juga Pelabuhan Ambon yang mencatat 301.683 penumpang, Pelabuhan Bau-Bau 258.982 penumpang, Pelabuhan Surabaya 234.379 penumpang serta Pelabuhan Tanjung Priuk dengan 204.522 penumpang.

Plh Kepala Cabang PT. Pelni Makassar Robby Munardi menjelaskan bahwa posisi Makassar sebagai pelabuhan strategis yang menghubungkan wilayah barat, tengah dan timur Indonesia sudah berlangsung sejak lama. Jadi agaknya, tidak heran jika Pelabuhan Soekarno-Hatta – nama lain dari Pelabuhan Makassar, menjadi pelabuhan terpadat.

Penumpang di Pelabuhan Makassar. Sumber: istimewa

Sejalan dengan Robby, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT. Pelni, Dessy Nuraini turut menekankan pentingnya pelabuhan Makassar dalam ekosistem operasional Pelni.

“Makassar tidak hanya menjadi pelabuhan terpadat, tetapi juga menjadi tulang punggung layanan angkutan penumpang kami di Indonesia Timur. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat layanan di pelabuhan ini, dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas untuk kenyamanan penumpang,” pungkas Dessy.

Melihat capaian positif PT. Pelni – terutama di Pelabuhan Makassar, diketahui PT. Pelni akan memperluas konektivitas antarwilayah, memperkenalkan inovasi baru dalam pelayanan dan memastikan bahwa armada kapal tetap terjaga dengan baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diketahui, Pelabuhan Makassar menyandang predikat sebagai pelabuhan kelas utama, bersanding bersama Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya dan Pelabuhan Belawan di Medan. Di antara sekian banyak dermaga, ada 4 dermaga utama di Pelabuhan Makassar: Dermaga Soekarno, Dermaga Hatta, Dermaga Layar Putih dan Dermaga Penumpang.

Shanghai International Port – Pelabuhan Laut Penumpang Terbesar di Dunia

Empat Tahun Beroperasi, Trans Metro Dewata Vakum Sejak 1 Januari 2025

Pulau Dewata, di kala libur Panjang cukup menjadi incaran para pelancong baik mancanegara maupun lokal. Ini kerap kali membuat jalanan berbagai daerah di Bali cukup padat dan macet. Sehingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melalui Ditjen Perhubungan Darat menghadirkan program Buy The Service (BTS) Teman Bus di Bali yakni Trans Metro Dewata.

Kehadiran Trans Metro Dewata menjadi layanan ketiga setelag Palembang dan Surakarta. Kehadirannya diresmikan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster pada 7 September 2020 lalu di Pasar Badung, Denpasar. Trans Metro Dewata sendiri merupakan bus yang digadang-gadang akan mengurangi kemacetan dan polusi di Bali.

Baca juga: Medan Kini Punya Transmetro Deli, Gratiskan Tiket Penumpang Hingga Akhir 2020

Tak hanya itu, kehadiran Trans Metro Dewata juga untuk meningkatkan lagi minat massyarakan untuk menggunakan angkutan umum. Sayang beribu sayang, Trans Metro Dewata hanya bertahan selama empat tahun dan berhenti beroperasi sejak 1 Januari 2025 kemarin.

Hal ini dikarenakan Pemerintah Daerah Provinsi Bali gagal mempersiapkan peralihan operasional sebelum kesepakatan berakhir. Sehingga Trans Metro Dewata terakhir beroperasi 31 Desember 2024 lalu dan dihentikan hingga batas Waktu yang belum ditentukan.

Trans Metro Dewata, selama beroperasi dengan melayani lima koridor. koridor 1 (Central Parkir Kuta-Terminal Persiapan), koridor 2 (Terminal Ubung-Bandara Ngurah Rai), koridor 3 (Terminal Ubung-Pantai Matahari Terbit), koridor 4 (GOR Ngurah Rai-Monkey Forest Ubud), dan koridor 5 (Sentral Central Parkir Kuta-Politeknik Negeri Bali).

Trans Metro Dewata ini beroperasi mulai pukul 04.30 WITA hingga pukul 22.00 WITA. Jeda keberangkatan tiap bus yakni sekitar 10 menit dan keberangkatan terakhir masing-masing koridor pukul 18.00 WITA.

Baca juga: Kontroversi MetroTrans Melaju di Jalur ‘Sempit,’ Inilah Tanggapan PT TransJakarta

Semasa masih beroperasi, tarif Trans Metro Dewata ini memiliki dua kategori yakni regular dan khusus. Untuk ongkos penumpang regular mulai dari Rp4000 (penumpang umum), sedangkan kategori khusus dikenakan ongkos Rp2000 biasanya tarif ini untuk pelajar, mahasiswa, lansia, dan disabilitas.

Selain itu, pembayarannya pun ada dua pilihan yakni menggunakan kartu uang elektronik atau QRIS. Bagi penumpang yang merupakan kategori khusus dan menggunakan kartu uang elektronik, mereka perlu mendaftarkan kartu tersebut ke kantor Trans Metro Dewata.

Ini ditujukan agar tarif atau ongkos dibayar sesuai dengan tarif khusus. Sedangkan mereka yang menggunkan QRIS, wajib untuk menunjukkan bukti kartu pelajar atau kartu mahasiswa saat melakukan pembayaran.

Sebelum naik Trans Metro Dewata, calon penumpang harus menyiapkan alat pembayaran. Setelah itu calon penumpang bisa menunggu Trans Metro Dewata di titik henti sesuai rute yang hendak ditumpangi. Rentang waktu keberangkatan antar bus Trans Metro Dewata yakni sekitar 10 menit.

Setelah bus tiba di titik henti, penumpang bisa naik bus dan melakukan tap-in atau pembayaran di awal. Jika sudah tiba di lokasi titik henti yang dituju, penumpang bisa turun dan tidak perlu tap out kartu sebelum keluar bus. Khusus penumpang yang menggunakan kartu uang elektronik dan hendak pindah koridor atau turun sejenak dari bus yang ditumpangi, penumpang tidak akan dikenakan biaya naik bus pada saat tap-in kedua. Asalkan, rentang waktu tap-in tidak lebih dari 90 menit.

Mulai Agustus 2019, MetroTrans Gantikan “Bikun” di Kampus UI Depok

Selamat Datang Gapeka 2025, Jadwal Lama Terganti, Jadwal Baru Semoga ‘Mancarli’

Informasi tentang perubahan jadwal atau Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) tahun 2025 beredar di media sosial. Mulai dari perubahan perjalanan kereta api, jam keberangkatan maupun kedatangan kereta api sampai nama kereta api sendiri pun berubah.

Ya, perubahan Gapeka 2025 terjadi pada awal Februari ini yang sudah bisa di cek melalui website maupun aplikasi PT Kereta Api Indonesia. Terlihat bahwa jadwal kereta api untuk perjalanan baru ini terlihat adanya penambahan rute kereta api. Tak hanya itu, rangkaian yang semula dengan fasilitas seadanya, kini memiliki fasilitas layaknya perjalanan kelas cukup mewah.

Beberapa penambahan perjalanan kereta api diantaranya pada rangkaian KA Sawunggalih dan KA Taksaka dengan menambah perjalanan yang semula pagi dan malam hari, kini bertambah menjadi pagi, siang dan malam hari. Selain itu adanya penambahan nama kereta api baru pada Gapeka 2025. Seperti KA Arjuno Ekspres (Surabaya Gubeng – Malang pp.), KA Ijen Ekspres (Ketapang – Malang pp.), KA Sancaka Utara (Surabaya Pasarturi – Yogyakarta – Cilacap pp.), KA Cakrabuana (Purwokerto – Cirebon – Gambir pp.), KA Gunungjati (Semarang Tawang – Cirebon – Gambir pp.), dan KA Madiun Jaya (Madiun – Cirebonprujakan – Pasarsenen pp.).

Rangkaian Kereta Api Mataram rute Solo Balapan-Pasar Senen melintas di kawasan Bekasi

Selamat Datang Kembali KA Parahyangan
Dari nama-nama kereta api tersebut ada yang dihilangkan pada Gapeka 2025 kali ini. Seperti halnya KA Kutojaya Utara dengan rute Kutoarjo – Pasarsenen pp., kini rangkaian tersebut digunakan oleh rangkaian KA Madiun Jaya. Selain itu brand ‘Argo’ pada beberapa kereta api pun dihilangkan. Seperti pada Gapeka 2023 adanya KA Argo Cheribon dengan rute Gambir – Cirebon – Tegal. Jadwal baru kali ini diubah namanya menjadi KA Gunungjati dan KA Cakrabuana dengan rute yang diperpanjang hingga ke Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Purwokerto.

Selain beberapa nama KA yang hilang dan diganti, ada nama kereta api yang menjadi sorotan para warga yang biasa menggunakannya. Salah satunya KA Parahyangan. Nama kereta api ini kembali ‘lahir’ setelah semula diberi nama KA Argo Parahyangan sejak tahun 2010 setelah dilebur jadi satu dengan menghilangkan nama KA Argo Gede. KA Parahyangan kini kembali mencuat namanya pada awal Februari ini dengan rute Bandung – Gambir pp. yang tentunya sangat melekat dengan warga yang biasa menggunakannya. Kelasnya pun tetap sama menggunakan eksekutif dan ekonomi premium dengan rangkaian berbodi stainless steel.

Dengan harga tiket mulai dari Rp150.000 untuk kelas ekonomi premium dan kelas eksekutif Rp250.000, perjalanan KA Parahyangan tetap menjadi andalan warga Jakarta maupun Bandung yang merasakan perjalanan dengan panorama indahnya Bumi Parahyangan.

Dengan berlakunya perjalanan baru Gapeka 2025 PT KAI optimis memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan setia kereta api dengan perjalanan yang Aman, Lancar dan Terkendali (MANCARLI). Dan berharap tetap bisa menjadi andalan penumpang yang setia menggunakan jasa kereta api dengan fasilitas yang disediakan lebih aman, nyaman dan efisien. Bagi masyarakat pengguna kereta api tetap dihimbau agar selalu mengecek jadwal sebelum melakukan perjalanan dan informasi update yang tersedia di website dan media sosial resmi PT KAI. [MASEN]

Simak Imbauan ASDP Indonesia Ferry Kepada Calon Penumpang di Tengah Cuaca Ekstrem

Kondisi cuaca yang terbilang cukup ekstrem beberapa waktu yang lalu membuat sejumlah Perusahaan penyedia jasa transportasi seperti ASDP Indonesia Ferry mengeluarkan imbuan kepada calon penumpangnya. Tidak lain, imbauan ini ditujukan agar calon penumpang tetap merasa aman dan nyaman selama perjalanan. Lalu, apa saja imbauan yang dianjurkan oleh pihak ASDP Indonesia Ferry?

Baca Juga: Mau Travelling, Ini Tips Buat Melipat Pakaian Yang Hemat Tempat!

Melansir dari siaran pers, melalui Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, pihak ASDP Indonesia Ferry mengimbau kepada semua calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan. “Kami terus memantau perkembangan situasi, terutama bagi pengguna jasa yang datang dari wilayah terdampak banjir.” Ujar Shelvy.

Tidak bisa dipungkiri, ada beberapa kasus calon penumpang yang terlambat sampai di pelabuhan akibat terjebak banjir, mobil mogok, dan faktor X lainnya yang pada akhirnya berimbas pada batalnya keberangkatan mereka. Belum lagi antrean yang mengular – terutama di momen libur panjang, tentu ini menjadi salah satu parameter yang juga harus diperhitungkan oleh calon penumpang supaya tidak terlambat sampai di pelabuhan.

“Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, periksa informasi cuaca, dan rencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari keterlambatan akibat gangguan di jalur darat.” Tandas Shelvy melengkapi imbauan dari pihak ASDP Indonesia Ferry.

(ASDP)

Di lain sisi, diketahui pihak ASDP Indonesia Ferry juga sempat memberlakukan kebijakan khusus untuk memperpanjang masa berlaku tiket yang sudah expired pada akhir Januari 2025 kemarin. Kebijakan ini berlaku khusus untuk calon penumpang yang mengalami keterlambatan karena terjebak banjir, khususnya di Pelabuhan Merak – di mana calon penumpang cukup menunjukkan tiket perjalanan beserta dokumentasi kondisi banjir serta kendaraan yang digunakan. Nantinya, ini akan menjadi dasar pihak ASDP untuk memperpanjang masa berlaku tiket.

Kebijakan ini diterbitkan pihak ASDP Indonesia Ferry sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap calon penumpangnya. Bukan tidak mungkin jika di waktu mendatang, ASDP Indonesia Ferry juga kembali memberlakukan kebijakan semacam ini guna meningkatkan kepuasan calon penumpang yang jika ditinjau lebih lanjut, ini akan berimplikasi pada meningkatnya jumlah penumpang di waktu mendatang.

Baca Juga: Anda Tak Nyaman dengan Penumpang di Kursi Sebelah? Ini Solusinya

Dalam menghadapi dinamika perjalanan di tengah cuaca yang tidak menentu, pihak ASDP Indonesia Ferry diketahui akan terus berkoordinasi aktif dengan BMKG dan stakeholder lainnya, demi memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar, aman, dan selamat. Terakhir, pihak ASDP Indonesia Ferry juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini terkait kondisi cuaca dan lalu lintas menuju Pelabuhan – terutama pada saat kondisi cuaca ekstrem seperti yang terjadi belakangan ini.

Jenis Obat-Obatan Yang Baiknya Disiapkan dalam Perjalanan

Gapeka 2025 Berlaku 1 Februari, Jadwal Perjalanan LRT Jabodebek Tidak Berubah

Perubahan Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) yang mulai diterapkan oleh KAI mulai 1 Februari 2025 tidak berdampak pada operasional LRT Jabodebek. Masyarakat tetap dapat menggunakan layanan LRT Jabodebek dengan jadwal yang sama seperti sebelumnya, tanpa perubahan waktu keberangkatan maupun jumlah perjalanan.

Baca juga: Demi Kenyamanan dan Keamanan Penumpang LRT Jabodebek, KAI Mulai Uji Coba Kereta Khusus Wanita

Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi mengungkapkan bahwa layanan LRT Jabodebek tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Untuk bulan Februari, kami masih menggunakan jadwal yang sama. Tidak ada perubahan dalam jumlah perjalanan maupun waktu keberangkatan,” ujar Purnomosidi.

LRT Jabodebek tetap mengoperasikan 348 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan serta hari libur (weekend). Waktu tunggu antar kereta atau headway selama jam sibuk (peak hours) tetap 11 menit, sementara di luar jam sibuk (off-peak hours) 12,5 menit.

Berikut keberangkatan kereta pertama dan terakhir:

Hari Kerja (Senin – Jumat)
Keberangkatan awal:
* Dukuh Atas BNI – Jatimulya: 06.17 WIB
* Dukuh Atas BNI – Harjamukti: 06.22 WIB
* Jatimulya – Dukuh Atas BNI: 05.22 WIB
* Harjamukti – Dukuh Atas BNI: 05.30 WIB

Keberangkatan terakhir:
* Dukuh Atas BNI – Jatimulya: 22.49 WIB
* Dukuh Atas BNI – Harjamukti: 22.54 WIB
* Jatimulya – Dukuh Atas BNI: 21.54 WIB
* Harjamukti – Dukuh Atas BNI: 22.02 WIB

Akhir Pekan & Hari Libur (Sabtu, Minggu, Hari Libur Nasional)
Keberangkatan awal:
* Dukuh Atas BNI – Jatimulya: 06.21 WIB
* Dukuh Atas BNI – Harjamukti: 06.28 WIB
* Jatimulya – Dukuh Atas BNI: 05.22 WIB
* Harjamukti – Dukuh Atas BNI: 05.35 WIB

Keberangkatan terakhir:
* Dukuh Atas BNI – Jatimulya: 22.31 WIB
* Dukuh Atas BNI – Harjamukti: 22.39 WIB
* Jatimulya – Dukuh Atas BNI: 22.13 WIB
* Harjamukti – Dukuh Atas BNI: 21.46 WIB

Saat ini, rata-rata jumlah pengguna harian LRT Jabodebek mencapai 86.871 orang pada hari kerja (weekday) dan 41.580 orang pada akhir pekan (weekend), menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ini sebagai pilihan transportasi yang praktis dan efisien.

Sebagai moda transportasi berbasis otomatis yang modern dan efisien, LRT Jabodebek terus berkomitmen menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi para pengguna. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga keselamatan selama berada di area stasiun maupun saat perjalanan berlangsung.

Baca juga: Sinergi Kreatif KAI Wisata dan LRT Jabodebek Kembangkan Potensi Iklan di Stasiun dan Kereta

“Kami juga mengajak seluruh pengguna untuk saling menghormati dan peduli terhadap sesama, terutama pengguna prioritas seperti penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, serta pengguna yang membawa anak kecil. Berikan tempat duduk bagi mereka yang membutuhkan, hindari berdesakan saat naik atau turun, serta jaga ketertiban demi kenyamanan bersama,” tambah Purnomosidi.

Dengan jadwal perjalanan yang tetap optimal dan frekuensi layanan yang stabil, LRT Jabodebek terus berupaya menjadi solusi transportasi yang andal bagi masyarakat Jabodetabek.

Besok Gapeka 2025 Berlaku, KAI Services Tingkatkan Pelayanan Kepada Penumpang

PT KAI akan meluncurkan 16 kereta api (KA) baru bersamaan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 yaitu pada 1 Februari 2025. KAI Services sebagai Central of Services hadir memberikan pelayanan terbaik di kereta baru tersebut dengan meningkatkan pelayanan untuk para penumpang di semua unit bisnis yang dikelola KAI Services.

Seperti di unit Sales on Train, KAI Services menghadirkan menghadirkan promo di 5 kereta baru dan di 14 nomor kereta. Kereta-kereta tersebut yakni, KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi – Solo Balapan – Cilacap. KA Gunung Jati relasi Gambir – Cirebon – Semarang Tawang. KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen, KA Cakra Buana relasi Gambir – Cirebon – Purwokerto serta KA Ijen Ekspress relasi Ketapang – Malang.

Pada 3 KA baru seperti KA Sancaka Utara, KA Gunung Jati, dan KA Madiun Jaya, Kuliner Kereta by KAI Services hadir dengan promo free Teh Botol Sosro kepada penumpang yang membeli menu-menu seperti Nasi Goreng Parahyangan Legend, Ayam Geprek, Nasi Rames, Nasi Ayam Bulgogi.  Sementara di KA Cakra Buana dan KA Ijen Ekspress  hadir promo setiap pembelian 2 produk ciomy rasa ayam plus teh premium akan mendapatkan free 1 ciomy rasa keju.

Sementara dalam Gapeka 2025 ini KAI Services juga menyiapkan personil disemua unit bisnis mulai dari cleaning, security, parkir, dan prama prami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang kereta api. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan mess di beberapa titik  yang dapat digunakan untuk menunjang kinerja para prama dan prami dalam menjalankan tugas.

Dengan hadirnya mess ini, diharapkan  prama dan prami KAI Services dapat lebih baik dalam menjalankan tugas terutama dalam pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 yang akan dimulai pada 1 Februari 2025.

Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Rachman Firhan, KAI Services siap memberikan pelayanan terbaik dalam rangka pemberlakuan Gapeka 2025. Semua unit bisnis kita siapkan untuk menyambut Gapeka tanggal 1 Febuari 2025 besok. Salah satunya yang kita siapkan adalah hadirnya promo di Kuliner Kereta untuk 5 kereta baru yang disiapkan PT KAI.

Disusun Pertama Kali Tahun 1840-an di Perancis, Inilah Gapeka 2021 dari PT KAI

KRL Kiriman dari Cina Tiba di Jakarta, Ini Penampakannya

Pengiriman rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) dari Perusahaan Cina CRRC Sifang Co. Ltd tiba pada Kamis (30/1). Menggunakan kapal kargo Xin Da Fang asal Cina, merapat di dermaga 202 Pelabuhan Tanjung Priok. Menurut kabar yang beredar rangkaian KRL ini akan datang secara bertahap. Tahap pertama tiba di Tanjung Priok membawa 11 unit kereta.

Jumat (31/1) sekitar pukul 10 pagi pada pantauan CCTV Pelabuhan Tanjung Priok satu persatu KRL dibawa menggunakan truk trailer dari dermaga menuju Stasiun Pasoso. Jarak dari dermaga 202 dengan Stasiun Pasoso tidak terlalu jauh hanya saja kemacetan sempat terjadi diarea tersebut. Rangkaian KRL itu disusun diatas rel yang berada di emplasemen Stasiun Pasoso.

Proses pemindahan KRL dari kapal kargo keatas truk trailer di Dermaga 202, Tanjung Priok

Alasan KCI Memilih KRL dari Cina
Selama ini moda transportasi di Jabodetabek mayoritas berasal dari Jepang. Beberapa seri KRL dari perusahaan Jepang seperti Japan Railway, Nippon Sharyo maupun Tokyu Corporation menjamur di jalur Jabodetabek. Nah, pada tahun 2025 ini cukup mengejutkan oleh masyarakat terutama penggemar kereta api. Bermacam perbincangan di media sosial sempat terjadi. Namun ini alasan KCI membeli rangkaian KRL dari Cina tentu saja karena harganya yang lebih murah dibanding produsen KRL Jepang dan Korea Selatan.

Tak hanya itu alasan lainnya dari segi teknis. KCI memilih dari Cina karena juga memenuhi persyaratan teknis. Tentunya KRL yang diimpor ini sudah memenuhi spesifikasi teknis dan ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Kemudian reputasi rekam jejak yang baik dan produsen KRL impor tersebut telah bekerja sama dengan 28 negara di dunia.

Rencana rangkaian KRL tersebut setelah disusun di atas rel Stasiun Pasoso selanjutnya akan dikirim ke Depo Depok untuk perawatan lebih lanjut. Rute yang akan dilalui KRL impor ini dari adalah: Tanjung Priok-Pasar Senen-Kampung Bandan-Manggarai-Pasar Minggu-Depok-Depo Depok. Untuk jam pengiriman dari Tanjung Priok ke Depo Depok masih menunggu informasi lanjut pihak KCI. [MASEN]

Komuter KRL Jabodetabek dari Cina Tiba di Awal 2025, Beropasi di Akhir Tahun