Gunakan Pesawat Jet Bermesin Empat, Presiden Jokowi Hari ini Mendarat Perdana di Bandara IKN

Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi akan mendarat pertama kali di Bandara IKN (Nusantara) hari ini, Selasa, 24 September 2024. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, membenarkan rencana Jokowi di Ibu Kota Nusantara (IKN) hari ini melalui pesan singkat kepada Tempo.

Baca juga: BAe-146 200 “Republik Indonesia” – Pesawat Jet Empat Mesin Pertama yang Mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta

“Beliau akan menumpang Pesawat Kepresidenan RJ 85 dari Pontianak menuju Bandara IKN,” kata Yusuf. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan timnya telah melakukan uji coba pendaratan di Bandara IKN pada Jumat, 20 September. Menurut menteri, pesawat yang digunakan untuk uji coba pendaratan tersebut memiliki kapasitas kualifikasi yang sama dengan pesawat kepresidenan.

Sebelum terbang perdana ke Bandara IKN, Jokowi akan terlebih dahulu menyaksikan penyuntikan bauksit perdana dari pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 milik PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) yang berlokasi di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Pesawat Kepresidenan RJ 85 atau BAe-146 200 dengan livery merah putih. Dari segi usia, pesawat kepresidenan ini sudah tidak muda lagi usianya, lantaran merupakan peninggalan era Soeharto.

Tentu menjadi pertanyaan menarik, mengapa level kepresidenan tertarik dengan BAe-146? Dari sisi performa, pesawat ini sanggup mendarat dan lepas landas dari lapangan terbang yang sederhana, dan tak perlu landasan yang terlalu panjang, pasalnya dengan sokongan empat mesin, dorongan tenaga yang dihasilkan lumayan besar. Sementara dari aspek keamanan, bekal empat unit mesin tentu memberi level safety lebih baik, tatkala ada satu atau dua mesin yang gagal berfungsi.

Keunggulan BAe-146 diantaranya pesawat telah dilengkapi EFIS (Electronic Flight Instument System) yang modern. Adopsi empat mesin ini kabarnya dibuat untuk mengurangi kebisingan, pasalnya jenis mesin yang digunakan berukuran kecil dan di saat yang bersamaan mempunyai tenaga cukup besar untuk lepas landas di landasan pendek, kemampuan ini disebut STOL (Short Take Off and Landing). Pihak pabrikan, yakni British Aerospace (BAe) menggunakan lapisan peredam suara tambahan yang dipasang ke dalam mesin.

Untuk kepentingan navigasi ada bekal EGPWS (Enhanced Ground Proximity Warning System). EGPWS adalah alat hasil pengembangan yang lebih canggih dari GPWS, yakni alat untuk memberikan peringatan pada penerbang jika pesawat mendekati/akan menabrak daratan/terrain.

Menurut Kepala Desainer BAe 146, Bob Grigg, sejak awal proses desain, pesawat ini dirancang untuk mudah dioperasikan dan menawarkan biaya operasional bagi operator serendah mungkin. BAE Systems menegaskan, keuntungan mengadopsi empat mesin di antaranya termasuk kinerja yang unggul saat lepas landas dari landasan pacu pendek. Daya listrik terutama disediakan oleh generator yang terletak pada masing-masing mesin.

Cessna Citation Longitude, Profil Pesawat Jet Angkut Penumpang yang Mendarat Perdana di Bandara Nusantara

Airbus: Pasar Layanan untuk Pesawat Terbang di Asia-Pasifik Akan Meningkat Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun Ke Depan

Pasar layanan untuk pesawat komersial di kawasan Asia-Pasifik akan meningkat dua kali lipat nilainya dari US$52 miliar saat ini menjadi US$129 miliar pada tahun 2043, menurut laporan Perkiraan Layanan Global (Global Services Forecast/GSF) terbaru dari Airbus.

Baca juga: Lawan Hegemoni Barat, Iran Gandeng Rusia, Cina, dan India Bentuk Konsorsium Perawatan Pesawat

Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan atas sekitar 19.500 pesawat baru untuk kawasan Asia Pasifik, didukung pula oleh tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lalu lintas penumpang di kawasan ini sebesar 4,81 persen.

Seiring dengan meningkatnya lalu lintas udara tahunan, pertumbuhan armada, dan kebutuhan akan pesawat yang lebih digital dan terkoneksi, pertumbuhan permintaan layanan untuk pesawat akan terlihat pada seluruh kebutuhan operasional mulai dari pengiriman unit pesawat hingga akhir masa pakai, termasuk di dalamnya pemeliharaan armada, modernisasi pesawat, dan pelatihan.

Di antara berbagai segmen bisnis jasa di Asia Pasifik, pasar Pemeliharaan (Maintenance) akan meningkat dua kali lipat dari US$43 miliar menjadi US$109 miliar (CAGR +5,0%). Sektor Peningkatan dan Modernisasi diproyeksikan akan turut tumbuh dari US$5,1 miliar menjadi US$13 miliar (+5,1% CAGR), sementara Pelatihan dan Operasional diperkirakan akan meningkat dari US$4,1 miliar pada tahun 2024 menjadi US$7,6 miliar pada tahun 2043 (+3,3% CAGR).

Airbus mengantisipasi kebutuhan 999.000 tenaga profesional terampil baru di kawasan ini (hampir 45% dari tenaga kerja global) selama 20 tahun ke depan, yang terdiri dari 268.000 pilot baru, 298.000 teknisi baru, dan 433.000 awak kabin baru.

“Kawasan Asia-Pasifik akan mencatatkan volume pertumbuhan dan aktivitas terbesar dalam hal layanan purnajual (aftermarket), dengan banyak peluang untuk efisiensi tambahan, penyederhanaan, dan operasional yang berkelanjutan. Airbus akan senantiasa mengambil peran penting dalam mendukung para maskapai dan umumnya seluruh industri penerbangan dalam menanggapi peluang tersebut,” kata Cristina Aguilar Grieder, Senior Vice President Customer Services Airbus.

Bagaimana Perawatan Mesin Pesawat Dilakukan? Ini Jawabannya

KAI Services Gelontorkan CSR ke SMAN 4 Surakarta, Salah Satu Alumninya Didiek Hartantyo Dirut PT KAI

Dalam rangka memajukan dunia Pendidikan dan sebagai wujud tanggung jawab sosial (CSR) KAI Services kepada masyarakat, Jumat (20/9) KAI Services memberikan bantuan di bidang Pendidikan kepada SMAN 4 Surakarta. CSR disalurkan dalam bentuk Pojok Baca dan peralatan olahraga pada kegiatan KAI Mengajar dalam rangkaian acara KAI TJSL Fest 2024 yang diadakan pada 17 – 20 September 2024.

Baca juga: Delegasi ASEAN Railway CEO Nikmati Layanan KAI Services di Kereta Compartment Suite Class

Vice President Corporate Secretary KAI Services, Rachman Firhan, mengatakan, sebagai perusahaan, pihaknya memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PT KAI ke-79 pada 28 September 2024 mendatang, KAI Services memberikan secara simbolis bantuan kepada sekolah tempat dahulu Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo mengenyam pendidikan menengah atas itu, sebagai wujud rasa kepedulian perseroan pada dunia pendidikan di Indonesia.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami bagi adik-adik siswa SMAN 4 Surakarta, sesuai kata pepatah, buku adalah jendela dunia jadi kami hadirkan Pojok Baca agar para siswa gemar membaca dan membuka cakrawala dunia lewat membaca buku. Apalagi saat ini kita di tengah – tengah tsunami perkembangan teknologi gadget yang membuat buku ditinggalkan. Selain itu kami pun memberikan peralatan olahraga sebagai alat penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah ini,” ujarnya.

Firhan menambahkan, dalam pemberian bantuan ini diharapkan dapat membuat siswa- siswi lebih semangat dalam menimba ilmu untuk keberlanjutan pendidikan mereka masa depan.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Parkir di Stasiun Pasar Senen, KAI Services Siapkan Area Parkir Lebih Nyaman

KAI Services bersama KAI Group juga terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian pada lingkungan sekitar.

Sebelumnya PT KAI mengadakan kegiatan bertajuk TJSL Fest yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, pada 17 – 20 September 2024. Dalam rangkaian acara ini, diisi dengan beragam kegiatan di antaranya layanan berobat gratis di Rail Clinic, Bazar UMKM, Pelatihan Sahabat Difabel, KAI Mengajar, dan Penanaman Pohon.

Serba Canggih, Halte Bus di Seoul Dilengkapi Teknologi Kecerdasan Buatan dan Panel Surya

Seoul, ibu kota Korea Selatan ini memperkenalkan halte bus pintar di area Gerbang Sungnyemun. Halte ini didesain modular dengan teknologi tinggi yang dilengkapi dengan pendingin dan pemanas ruangan, pembersih udara, akses WiFi publik, LED pintar serta fasilitas keselamatan untuk membantu meningkatkan pengalaman serta kenyamanan para pengguna jasa.

Baca juga: Imbangi Pertumbuhan Smart City, Konsorsium ini Hadirkan Halte Bus Pintar Pertama di Jepang!

KabarPenumpang.com melansir smartcitiesworld.net, halte bus ini juga dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan dan membantu memandu calon penumpang tunanetra naik dan turun dari bus. Selain itu, teknologi kecerdasan buatan juga memberikan ‘bantuan’ bahasa asing serta menampilkan waktu kedatangan bus.

Pemerintah Metropolitan Seoul (SMG) berencana untuk memperkenalkan halte tambahan di area Universitas Hongik dan di area Stasiun Hapjeong dan di area Gonghang-daero. Hebatnya lagi, halte bus ini juga dapat menghasilkan energi listrik sendiri melalui panel surya di yang terdapat di atapnya.

Semua fungsi di dalam halte dikendalikan secara real-time melalui sistem kontrol terintegrasi dan Internet of Things (IoT). Berdasarkan data Topis (operasi transportasi Seoul dan layanan informasi), halte dapat menentukan di mana bus seharusnya berhenti, mengontrol pembukaan/penutupan pintu kasa dan kontrol iklim.

Untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19, SMG melaporkan pintu kasa akan tetap terbuka selama periode ini sementara pensteril udara inframerah akan memurnikan udara dan pembersih tangan juga akan tersedia. Kualitas udara secara otomatis diukur dan ditampilkan pada layar elektronik.

Halte bus ini juga dilengkapi dengan fitur keselamatan lainnya termasuk sistem video cerdas dan CCTV. Bagi penumpang lansia atau sulit naik ke bus tinggi maka bisa menekan tombol peringatan saat menunggu bus. Sehingga nantinya mereka akan diberitahu kapan bus berlantai rendah (low deck) akan tiba di halte.

Tak hanya itu, pada saat yang sama, pesan peringatan juga dikirim ke pengemudi bus bahwa ada penumpang yang sedang menunggu. SMG mengatakan akan melanjutkan uji coba smart shelter dan kemudian menganalisis data laba atau biaya operasi untuk menginformasikan peluncuran lebih lanjut.

“Seoul akan berusaha untuk berkontribusi dalam meningkatkan kenyamanan transportasi bagi penumpang bus dengan menganalisis kelayakan dan efektivitas proyek secara menyeluruh, dan tentunya menampung keluhan warga untuk menemukan solusinya”, kata Baek Ho, wakil walikota untuk transportasi kota, Pemerintah Metropolitan Seoul.

Nunggu Bus di Halte ini Bisa Bikin Tambah Pintar, Lho!

Thai Smile Bus, Operator Bus di Bangkok Gunakan Teknologi AI dan GPS Pastikan Penumpang Tidak Salah Halte

Thai Smile Bus, operator bus listrik swasta di Bangkok, Thailand yang mengoperasikan lebih dari 2.500 bus, diwartakan mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI) dan Global Positioning System (GPS) untuk memastikan penumpang tidak akan pernah melewatkian satu halte pun di jaringan Thai Smile Bus.

Baca juga: Demi Aman dan Nyaman, Bus di India Ini Gunakan Teknologi Pemindai Wajah

“Dengan kombinasi AI dan GPS, maka sistem notifikasi dapat memberi tahu penumpang tentang halte bus yang akan datang. Misalnya, penumpang akan diberi tahu bahwa halte berikutnya adalah Monumen Kemenangan,” kata CEO perusahaan Kulpornpath Wongmajarapinya pada hari Kamis.

AI dan GPS memastikan Anda tidak akan pernah melewatkan satu halte pun di bus Thai Smile Bangkok. Bus-bus ini juga telah dipasangi sistem bantuan pengemudi yang canggih dan perangkat status pengemudi untuk memberi tahu pengemudi jika perilaku mereka dapat memicu kecelakaan.

Misalnya, katanya, pengemudi akan menerima pemberitahuan untuk tidak menggunakan telepon pintar dan berhati-hati saat menyeberang jalan, seraya menambahkan bahwa penumpang juga akan disarankan untuk berhati-hati saat turun.

Kulpornpath mengatakan fitur-fitur lain telah diterapkan pada bus-bus tersebut seperti sistem manajemen armada bertenaga AI, kamera keamanan, loket penumpang, sistem tiket elektronik, lampu pembasmi kuman, dan perekam video digital seluler. “Perusahaan juga melatih staf bus untuk meningkatkan efisiensi, sehingga layanannya sesuai dengan standar internasional,” tambahnya.

Thai Smile Bus adalah operator bus listrik swasta di Thailand yang saat ini mengoperasikan lebih dari 2.500 bus, termasuk 2.017 bus listrik dan sisanya adalah bus berbahan bakar gas alam. Perusahaan ini memiliki rencana untuk menambah lebih dari 1.000 bus listrik baru pada akhir tahun 2023, sehingga total armada bus listriknya akan mencapai 3.100 unit​.

Thai Smile Bus juga berencana untuk memperluas rute bus listriknya hingga mencakup 122 rute di wilayah metropolitan Bangkok. Mereka bertujuan untuk menjadi operator bus terbesar di kota tersebut, melampaui Bangkok Mass Transit Authority (BMTA) yang saat ini memiliki sekitar 2.885 kendaraan di 119 rute​.

Isuzu Tampilkan “Erga EV” – Bus Listrik Pertama dengan Lantai Datar

Rangkaian Kereta Cepat Shinkansen Terlepas, Pertama Kali dalam Sejarah

Kereta cepat atau kereta peluru melakukan pemberhatian darurat itu bisa saja, seperti untuk tujuan pemerikasaan atau antisipasi adannya jalur rel yang dianggap rawan. Namun, belum pernah terjadi kereta cepat berhenti darurat akibat adanya rangkaian gerbong yang terlepas.

Baca juga: New Private Room Hadir di Tokaido Shinkansen, Ubah Gaya Perjalanan Bisnis dari Tokyo ke Kyoto

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Shinkansen berhenti darurat saat rangkaian kereta terlepas dalam perjalanan menuju Tokyo. Sebuah kereta shinkansen berhenti darurat antara Jepang timur laut dan Tokyo pada hari Kamis setelah dua kereta yang terhubung terlepas, kata operator kereta api JR East, tetapi tidak ada korban luka yang dilaporkan di antara sekitar 320 orang di dalamnya.

Insiden yang melibatkan kereta kecepatan tinggi Komachi dan Hayabusa di Jalur Shinkansen Tohoku menandai pertama kalinya kereta tersebut terlepas saat sedang melaju, menurut JR East. Masalah tersebut terjadi pada pukul 8:10 pagi antara stasiun Furukawa dan Sendai di Prefektur Miyagi.

Sebanyak 72 kereta di jalur Shinkansen Tohoku, Yamagata, dan Akita dibatalkan dan 35 kereta tertunda, yang memengaruhi sekitar 45.000 penumpang, kata JR East.

“Bukan hal yang aneh bagi kereta Shinkansen untuk berhenti untuk pemeriksaan keselamatan, tetapi saya terkejut karena ini adalah pertama kalinya saya mendengar bahwa kereta tersebut terputus,” seorang pria berusia 59 tahun yang berada di dalam kereta tersebut mengatakan kepada Kyodo News dalam sebuah wawancara telepon.

JR East menghentikan sementara semua layanan kereta peluru antara Tokyo dan Shin-Aomori di Prefektur Aomori untuk pemeriksaan. Kereta tersebut melanjutkan operasi sekitar pukul 1:10 siang setelah menyelesaikan pemeriksaan kereta Hayabusa dan Komachi di lokasi dan memindahkannya ke stasiun Sendai.

Penyebab insiden tersebut sedang diselidiki tetapi tidak ada kelainan eksternal yang ditemukan pada coupler, menurut JR East.

Foto yang diambil dari helikopter Kyodo News menunjukkan kereta peluru Hayabusa-Komachi No. 6 dari Jalur Shinkansen Tohoku yang menuju Tokyo — bagian Hayabusa (atas kiri) dan bagian Komachi (bawah) — terlepas dan berhenti di rel di Osaki, Prefektur Miyagi, antara stasiun Furukawa dan Sendai pada 19 September 2024. (Kyodo) ==Kyodo

Kereta-kereta tersebut terhubung di stasiun Morioka dan sedang menuju Tokyo dengan kecepatan 315 kilometer per jam saat terlepas. Komachi berjarak sekitar 300 meter dari Hayabusa setelah pemberhentian darurat dilakukan.

JR East adalah satu-satunya operator di Jepang yang memasangkan kereta dengan komposisi berbeda untuk layanan Shinkansen, dan penyambungan serta pemisahan kereta Komachi merah dan Hayabusa hijau di Morioka menarik banyak penggemar kereta api.

Mampu Melesat 300 Km Per Jam dalam Tiga Menit, Inilah Rahasia Shinkansen

Ritz-Carlton Yacht Collection Resmikan “Ilma” – Superyacht Berstandar Kemewahan Hotel Kelas Super

Selain dikenal sebagai jaringan hotel super mewah yang tersebar di manca negara, Ritz-Carlton juga mempunyai lini perjalanan laut mewah. Seperti belum lama ini, yakni pada 2 September 2024, Ritz-Carlton Yacht Collection meresmikan superyacht mewah yang diberi label “Ilma”.

Baca juga: Inilah Nautilus, Desain Superyacht Hybrid, Bisa Jadi Kapal Permukaan dan Kapal Selam

Ilma punya panjang 790 kaki dan dapat menampung hingga 448 pernumpang. Secara umum, Ritz-Carlton Yacht Collection saat ini mengoperasikan dua kapal pesiar superyacht: Evrima dan Ilma. Kapal pertama, Evrima, diluncurkan pada Oktober 2022, sedangkan Ilma, yang lebih besar, mulai beroperasi pada Agustus 2024. Selain itu, mereka telah membuka reservasi untuk kapal ketiga mereka yang bernama Luminara, yang direncanakan mulai berlayar pada musim panas 2025.

tz-Carlton Yacht Collection adalah bagian dari portofolio merek Ritz-Carlton yang dimiliki oleh Marriott International. Meskipun pengoperasian kapalnya dilakukan oleh tim khusus yang berfokus pada yacht, standar pelayanan, kualitas, dan pengalaman pelanggan tetap sejalan dengan reputasi hotel Ritz-Carlton.

Sama seperti di hotel mereka, Ritz-Carlton Yacht Collection menawarkan layanan premium, termasuk suite mewah, layanan butler, dan pilihan kuliner berkualitas tinggi. Kapal pesiar ini dirancang untuk memberikan pengalaman intim dan personal, dengan kapasitas penumpang yang lebih kecil dibandingkan dengan kapal pesiar konvensional, biasanya hanya sekitar 298 penumpang per kapal.

Lini kapal pesiar ini menawarkan berbagai rute di seluruh dunia, termasuk di Karibia, Mediterania, dan Eropa Utara. Mereka fokus pada pengalaman destinasi yang mendalam, seringkali mengunjungi pelabuhan kecil yang tidak dapat dijangkau oleh kapal pesiar besar.

Filosofi layanan dan kemewahan yang ada di Ritz-Carlton Hotel diterapkan juga di kapal pesiar mereka, di mana para tamu dapat menikmati berbagai fasilitas seperti spa, program kebugaran, dan tur eksklusif di daratan.

Secara keseluruhan, Ritz-Carlton Yacht Collection adalah ekspansi merek Ritz-Carlton ke dunia pelayaran, memberikan pilihan perjalanan laut dengan standar dan layanan yang sama seperti yang diharapkan dari hotel mereka.

FB277 – Superyacht Serba Komplit yang Siap Disewakan Per Juni 2019

Tok! Anggaran Kemenhub 2025 Rp31,45 Triliun, Ditjen Hubla Paling Tinggi-Ditjen KA Anak Tiri

Kementerian Perhubungan mendapat tambahan anggaran sebesar Rp6,69 triliun untuk tahun 2025. Dengan tambahan ini, Pagu Anggaran Penyesuaian Kementerian Perhubungan menjadi sebesar Rp31,45 triliun di tahun depan, dari sebelumnya Rp24,76 triliun.

Baca juga: Kemenhub Ungkap 55 Persen Bus Pariwisata Tidak Sesuai Standar, Mayoritas Belum Perpanjang Uji Kir

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk pemenuhan kegiatan strategis di enam unit Eselon I.

“Tambahan anggaran digunakan untuk pemenuhan kegiatan antara lain layanan angkutan umum, antarmoda, keamanan dan keselamatan, pemenuhan pengoperasian dan perawatan prasarana perkeretaapian milik negara (infrastructure maintanence and operation-IMO), serta keperintisan dan kegiatan strategis lainnya,” ujarnya, saat menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI tentang Penyesuaian Alokasi Anggaran Menurut Fungsi, Program dan Rincian Kegiatan Masing-masing Unit Eselon I K/L Mitra Kerja Komisi V DPR RI dalam RAPBN TA 2025, di Jakarta, Jumat (20/9).

Adapun rincian alokasi penambahan anggaran pada tiap Eselon I antara lain Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebesar Rp1,68 triliun, untuk pengadaan bus, pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, layanan angkutan jalan perintis, angkutan perkotaan, angkutan antarmoda, angkutan barang perintis, serta angkutan penyeberangan perintis.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebesar Rp3,32 triliun, untuk layanan perintis, subsidi angkutan motor melalui kereta api, serta pengoperasian dan perawatan prasarana perkeretaapian milik negara (IMO).

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebesar Rp1,47 triliun, untuk kegiatan keperintisan, keselamatan dan keamanan penerbangan, serta pekerjaan pemenuhan fasilitas sisi darat Bandar Udara Khusus VVIP IKN.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebesar Rp133,3 miliar, untuk kegiatan pelayanan angkutan kapal ternak, layanan angkutan rede, serta pelayanan angkutan Lebaran, Natal, dan tahun baru.

Kemudian, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek sebesar Rp61,12 miliar, untuk kegiatan subsidi angkutan umum perkotaan di wilayah Jabodetabek, penyediaan angkutan umum dengan skema Buy The Service, pengadaan dan pemasangan marka jalan di ruas jalan nasional, serta operasional terminal tipe A.

Badan Kebijakan Transportasi sebesar Rp8,19 miliar, untuk kegiatan tinjauan dokumen naskah akademis Sistranas, analisis kebijakan jaringan lintas angkutan barang yang berkeselamatan, serta evaluasi kebijakan pengangkutan barang berbahaya dan beracun.

Selain itu, penambahan anggaran juga digunakan untuk program padat karya dengan angka sementara sekitar Rp69,25 miliar untuk penyerapan tenaga kerja kurang lebih sebanyak 32.576 orang.

Adapun jenis kegiatan program padat karya antara lain pembuatan, pembersihan, dan normalisasi saluran drainase, rehabilitasi bangunan dengan tingkat kerusakan ringan, pengecatan dan pembersihan gedung kantor, pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana transportasi, serta kegiatan lainnya tanpa keahlian.

“Meskipun tambahan yang diterima belum memenuhi seluruh kebutuhan prioritas kami, kami akan tetap berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan mengoptimalkan anggaran yang ada di Kementerian Perhubungan,” kata Menhub.

Sebelumnya, Kemenhub menyampaikan kebutuhan anggaran 2025 sebesar Rp80,63 triliun. Melalui Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional tentang Pagu Anggaran 2025, Kemenhub memperoleh pagu sebesar Rp24,76 triliun, sehingga terdapat gap sebesar Rp55,87 triliun.

Baca juga: Kemenhub Akhirnya Buka Suara Soal Kenaikan Tarif KRL

Distribusi pagu anggaran Rp24,76 triliun tersebut mencakup unit kerja eselon I di Kemenhub yakni Sekretariat Jenderal Rp681,31 miliar; Inspektorat Jenderal Rp116,18 miliar; Ditjen Perhubungan Darat Rp4,25 triliun; Ditjen Perhubungan Laut Rp10,37 triliun; Ditjen Perhubungan Udara Rp4,57 triliun; Ditjen Perkeretaapian Rp1,79 triliun; Badan Kebijakan Transportasi Rp108,57 miliar; BPSDM Perhubungan Rp2,72 triliun; dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Rp132,10 miliar.

Kemudian, Kemenhub menyampaikan permohonan tambahan anggaran sebesar Rp7,68 triliun, yang akhirnya disetujui penambahan sebesar Rp6,69 triliun.

KAI Wisata Tebar Diskon Sampai 20 Persen di Kompas Travel Fair, Ada Kereta Panoramic

PT KA Pariwisata (KAI Wisata) menawarkan diskon sampai 20 persen dalam gelaran Kompas Travel Fair 2024 ini mulai 20-22 September 2024 di Jakarta Convention Centre (JCC). Dalam acara ini akan menjadi kesempatan besar bagi para pengunjung untuk menemukan berbagai penawaran menarik dalam menjelajahi keindahan Indonesia khususnya pengunjung yang hobi traveling menggunakan layanan kereta api.

Baca juga: Sudah Tahu Beda Kereta Wisata by KAI Wisata dengan Kereta Api Reguler by KAI? Simak Di Sini

“Suatu kehormatan untuk KAI Wisata dapat menjadi bagian dalam acara Kompas Travel Fair 2024, dengan adanya kegiatan Kompas Travel Fair 2024 tahun ini yang merupakan acara rutin tahunan dalam menyajikan banyak penawaran perjalanan wisata dan membuka peluang bagi KAI Wisata untuk menawarkan paket perjalanan wisata kepada masyarakat luas.” ungkap Hendy Helmy, Direktur Utama KAI Wisata.

Selama Kompas Travel Fair 2024, KAI Wisata memberikan potongan harga sebesar 20 persen untuk semua layanan kereta wisata dengan pola carter yang berlaku untuk keberangkatan hingga 30 November 2024. Harga perjalanan kereta wisata yang ditawarkan mulai dari Rp20.500.000 untuk tujuan Cirebon sampai dengan harga tertinggi Rp85.000.000 untuk tujuan Banyuwangi.

Pada kesempatan ini KAI Wisata menawarkan sembilan jenis kereta wisata yang pengunjung bisa carter diantaranya Kereta Panoramic, Kereta Imperial, Kereta Bali, Kereta Priority, Kereta Jawa, Kereta Sumatera, Kereta Toraja, Kereta Nusantara, dan Kereta Istimewa.

Khusus untuk harga carter Kereta Istimewa dibanderol harga mulai dari Rp68.000.000 untuk perjalanan menuju Bandung dan harga tertinggi Rp223.550.000 untuk perjalanan tujuan Banyuwangi, harga penawaran tersebut telah diskon sebesar 15 persen. Setiap kereta dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan, dengan kenyamanan dan pelayanan terbaik.

Pameran KAI Wisata di Kompas Travel Fair 2024 Ini merupakan kesempatan besar bagi pengunjung yang tidak boleh dilewatkan untuk langsung memesan kereta wisata pola carter dengan harga yang lebih terjangkau. KAI Wisata mengajak semua pengunjung datang ke Booth pameran di Main Lobby M15 Jakarta Convention Center untuk menikmati permainan games menarik dan penawaran perjalanan kereta wisata dengan berbagai tujuan destinasi wisata pulau Jawa yang sangat indah.

Baca juga: Bisnis Makin Menggeliat, KAI Wisata Bukukan 772.313 Pelanggan

“Dengan beragam pilihan kereta wisata yang ditawarkan saat pameran berlangsung ini akan khusus diberikan langsung diskon sampai dengan 20 persen selama pameran kompas travel fair berlangsung untuk keberangkatan sampai akhir November 2024,” tambah Hendy Helmy.

“KAI Wisata berharap dengan adanya Kompas Travel Fair 2024 ini pengunjung segera pesan kereta wisata pola carter untuk menikmati perjalanan mewah dan nyaman yang tidak kalah menarik dengan kereta wisata luar negri yang bisa langsung menikmati indahnya Indonesia melalui perjalanan kereta api wisata,” tutupnya.

Hitachi Rail Integrasikan 5G Digital Signalling Pada Jalur Kereta Api Perkotaan

Hitachi Rail telah dikontrak untuk mengintegrasikan Kontrol Kereta Berbasis Komunikasi atau Communications-Based Train Control (CBTC) dengan teknologi komunikasi 5G pada jalur kereta api perkotaan di New York dan Hong Kong.

Baca juga: Hitachi Rail “Blues” Kereta Bertenaga Hibrida Tiga Moda Resmi Beroperasi di Sisilia Italia

Inovasi ini akan meningkatkan Jalur Lintas Kota New York dan Penggerak Orang Otomatis Bandara Internasional Hong Kong. Dengan menggunakan 5G untuk komunikasi kereta-ke-darat yang penting, Hitachi Rail bertujuan untuk meningkatkan kinerja secara signifikan sekaligus mengurangi biaya investasi dan siklus hidup.

Sistem sinyal digital SelTrac CBTC canggih Hitachi Rail kini menggabungkan kemampuan 5G, yang menjadi yang pertama di industri ini. Sistem CBTC memungkinkan manajemen lalu lintas yang lebih baik dan peningkatan kapasitas, keselamatan, dan keandalan dibandingkan dengan sistem sinyal tradisional.

Integrasi teknologi 5G semakin meningkatkan kemampuan ini dengan mengganti sistem komunikasi lama seperti radio dan WiFi, sehingga menyediakan koneksi yang lebih cepat dan lebih andal.

Penggunaan 5G juga mengurangi kebutuhan akan infrastruktur rel yang luas, karena lebih sedikit titik akses radio 5G yang dibutuhkan dibandingkan dengan solusi WiFi saat ini. Hal ini tidak hanya memangkas biaya tetapi juga menyederhanakan upaya pemeliharaan dan pemasangan.

Selain itu, bandwidth 5G yang ditambahkan memungkinkan penggunaan solusi manajemen aset digital canggih, yang memungkinkan pelaporan data kereta api secara real-time dan pengoptimalan operasi dan pemeliharaan.

Penerapan 5G juga akan memastikan konektivitas yang andal dan berkinerja tinggi di lingkungan yang sulit, seperti terowongan. Hal ini memungkinkan operasi tanpa gangguan dan pemantauan secara real-time, yang penting untuk menjaga kualitas layanan dalam sistem kereta api perkotaan.

Terlebih lagi, penggunaan 5G oleh Hitachi Rail memposisikan operator untuk memanfaatkan inovasi masa depan, seperti peluncuran teknologi 6G yang diantisipasi, tanpa perlu merombak infrastruktur yang ada.

Kompatibilitas 5G memastikan keamanan investasi jangka panjang, pertimbangan penting mengingat siklus hidup infrastruktur akses radio selama 30 tahun.