Japan Airlines (JAL) dan Bandai Namco Holdings meluncurkan jet penumpang dengan corak khusus berdasarkan serial anime robot populer Gundam di Bandara Haneda Tokyo pada hari Senin lalu, menjelang pembukaan World Exposition 2025 di Osaka pada bulan April mendatang.
Robot tersebut akan muncul di layar di paviliun Bandai Namco di Osaka Expo. Pesawat Boeing 737-800, yang juga menampilkan maskot resmi pameran, Myaku-Myaku, melakukan penerbangan pertamanya pada sore hari dan akan digunakan untuk penerbangan domestik hingga sekitar bulan November.
“Ini adalah hasil akhir yang sangat keren dan mengesankan,” kata Kumiko Miyasaka, kepala cabang JAL di Jepang bagian barat, pada upacara peluncuran.
“Kami ingin membawa mimpi, harapan, dan kegembiraan, terutama bagi anak-anak yang sedang memikul masa depan,” kata direktur Bandai Namco Nobuhiko Momoi. Kedua perusahaan juga berencana merilis barang-barang edisi terbatas untuk memperingati pameran tersebut.
Tren tagar #KaburAjaDulu yang belakangan ramai dibicarakan di berbagai platform sosial media ternyata telah terlebih dahulu viral di Negeri Paman Sam. Tarik mundur ke tahun 2024 kemarin, di mana Presiden Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden AS, ada sebuah perusahaan pelayaran yang menawarkan program tinggal di kapal pesiar dengan durasi waktu yang variatif; mulai dari 1 hingga 4 tahun. Karena durasinya yang tidak sebentar, pada akhirnya program ini hadir seolah sebagai bentuk #KaburAjaDulu dari pemerintahan Donald Trump.
Adalah Villa Vie Residences, perusahaan penyedia jasa hunian dan lifestyle laut yang menggawangi Program Tour La Vie, di mana setiap mereka yang ingin bermukim secara nomaden di laut bisa mencoba program ini. Seperti yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman tempo.co, setiap pelancong bisa mengunjungi hingga 140 negara dalam program ini.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Program Tour La Vie menawarkan berbagai durasi masa tinggal atas Villa Vie Odyssey: pelayaran “Escape from Reality” selama 1 tahun, pelayaran “Mid-Term Selection” selama 2 tahun, pilihan “Everywhere but Home” selama 3 tahun, dan perjalanan “Skip Forward” selama 4 tahun.
“Sejujurnya, kami tidak memiliki pandangan politik apa pun. Kami hanya ingin memberi orang-orang yang merasa terancam cara untuk keluar.” ujar CEO Villa Vie Residences, Mikael Petterson.
“Kami membuat kampanye pemasaran ini bahkan sebelum kami tahu siapa yang akan menang. Terlepas dari siapa yang akan menang, Anda akan membuat setengah dari populasi marah,” sambungnya.
Ilustrasi tinggal di kapal pesiar. Sumber: istimewa
Untuk kapasitas sendiri, kapal Odyssey yang digunakan pada pelayaran ini mampu menampung hingga 600 penumpang. Sementara untuk rute, penumpang akan menghabiskan waktu sebulan di Karibia, sebelum memulai perjalanan 4 bulan di Amerika Selatan dengan 2 kali transit Terusan Panama, 2 Keajaiban Dunia, Fjord Chili, pelayaran Antartika, Karnaval di Rio, dan perjalanan delapan hari ke Sungai Amazon.
Bagi yang ingin ikut pelayaran, harga tiket kapal pesiar dimulai dari US$40.000 atau Rp634 juta per tahun, sedangkan kabin hunian tunggal untuk empat tahun penuh mulai dari US$256.000 atau Rp4,056 miliar, dengan hunian ganda hingga US$320.000 atau Rp5,070 miliar untuk perjalanan tersebut.
Semua makanan dan minuman sudah termasuk dalam harga paketan di atas, begitu pula WiFi dan kunjungan medis. Layanan tata graha disediakan setiap minggu dan layanan binatu disediakan dua minggu sekali, masing-masing tanpa biaya tambahan, sementara untuk opsi alkohol hanya termasuk saat makan malam saja.
Dalam upaya untuk menarik lebih banyak ‘pelacong berkualitas tinggi’ dan meningkatkan pendapatan daerah, maka para pemimpin di Bali secara serius mempertimbangkan untuk memberlakukan pajak pariwisata harian bagi semua pelancong asing.
Seperti dikutip The Bali Sun (28/2/2025), para pemimpin di Bali telah lama terinspirasi oleh model pariwisata Bhutan yang dikontrol ketat, di mana wisatawan asing harus membayar US$100 per hari sebagai bagian dari Biaya Pembangunan Berkelanjutan.
Dari mantan Menteri Pariwisata Indonesia Sandiaga Uno hingga anggota DPR paling terkenal di Bali Ni Luh Djelantik, telah lama menjunjung tinggi model pariwisata Bhutan.
Kerajaan Himalaya Bhutan telah menerapkan model pariwisata yang sangat terorganisir dan terstruktur dengan ketat yang telah dirancang untuk mempromosikan kepentingan nasional negara tersebut dalam melestarikan budaya dan lanskap alam sambil berbagi warisan uniknya dengan demografi wisatawan yang kecil dan sangat berinvestasi.
Model pariwisata Bhutan mengharuskan pengunjung untuk mengajukan visa sebelum perjalanan, dan meskipun visa tersebut mengizinkan masa tinggal hingga 90 hari dan biayanya US$40, namun wisatawan dewasa harus membayar tambahan US$100 per hari untuk Biaya Pembangunan Berkelanjutan.
Pada saat mengajukan permohonan, wisatawan harus mengonfirmasi tanggal kedatangan dan keberangkatan, mengonfirmasi rencana perjalanan dan rencana perjalanan mereka selama perjalanan, yang dalam hampir semua kasus disediakan oleh penyedia tur berpemandu. Mereka juga harus ikut Ikrar Persahabatan, dan dengan melakukannya, pengunjung berkomitmen untuk melindungi, melestarikan, dan memberikan kontribusi positif bagi Kerajaan Bhutan.
Jika terjadi perubahan rencana dan wisatawan meninggalkan daerah tersebut lebih awal dari yang diharapkan, Biaya Pembangunan Berkelanjutan mereka untuk hari-hari perjalanan mereka dikurangi akan dikembalikan; wisatawan juga diizinkan untuk memperpanjang masa tinggal mereka setelah kedatangan, dengan biaya US$100 per hari yang sama ditambah Bhutan juga sangat jelas dalam bagaimana, di mana, dan mengapa menggunakan dana yang dihasilkan oleh wisatawan melalui Biaya Pembangunan Berkelanjutan.
Bhutan menjelaskan, “Dana Dana Pariwisata Bhutan dikumpulkan oleh kas negara dan dana dialokasikan untuk berbagai proyek yang menciptakan peluang jangka panjang dan berkelanjutan bagi masyarakat Bhutan, melalui layanan kesehatan gratis, pendidikan dan pelatihan, peningkatan keterampilan industri pariwisata dan perhotelan, peningkatan infrastruktur, pelestarian dan konservasi lingkungan, program dan inisiatif pelestarian budaya yang mendukung bisnis dan ekonomi lokal.”
Model pariwisata Bhutan digembar-gemborkan oleh banyak orang di seluruh dunia sebagai cara untuk menerapkan pariwisata yang benar-benar berkelanjutan, tetapi banyak yang merasa bahwa Bali masih jauh dari mencapai sistem seperti itu. Setahun yang lalu bulan ini, Bali memperkenalkan Pajak Pariwisata, biaya wajib sebesar Rp150.000 untuk semua wisatawan internasional.
Tuntutan para pengemudi ojek online terkait tunjangan hari raya (THR) sepertinya akan terealisasi. Pasalnya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, aturan mengenai THR tersebut targetnya terbit minggu-minggu awal Maret 2025 ini.
Dia menyatakan, aturan tersebut masih dalam finalisasi.
“Sudah finalisasi, finalisasi. Insya Allah minggu ini (terbit). Target kita minggu ini,” ujar Yassierli dalam siaran YouTube Kompas TV, Selasa (3/3/2025).
Untuk diketahui, ribuan pengemudi ojek online, kurir online, dan pekerja aplikasi online menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian Ketenagakerjaan pada 17 Februari 2025. SPAI secara spesifik juga menuntut Kemenaker untuk mewajibkan THR ojol kepada platform seperti GoJek, Grab, Shopee Food, Lalamove, Maxim, InDriver, dan lainnya.
Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati menyatakan para pengemudi ojol dan pekerja aplikasi online menginginkan THR diberikan dalam bentuk uang tunai, bukan bahan pokok.
Status Kemitraan Pengemudi Ojol Lily juga menyoroti hubungan kemitraan antara driver ojol dengan perusahaan aplikasi.
Menurutnya, pengemudi ojol seharusnya sudah bisa dikategorikan sebagai pekerja, bukan mitra, karena mereka memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan dari aplikasi. Dia juga mengatakan, jangan lagi memberi imbauan kepada platform dan bukan lagi berupa insentif.
Hingga kini, pemerintah masih menggodok aturan terkait THR bagi pekerja di sektor transportasi berbasis aplikasi. Adapun pemberian THR ini harus mengikuti aturan THR yang berlaku sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, pihaknya akan menyiapkan aturan terkait meregulasi THR untuk pengemudi online.
Dia menjelaskan, nantinya aturan bisa berbentuk surat edaran (SE) atau peraturan Menteri (Permen). Yassierli menilai, THR meripakan bagian dari budaya Indonesia, maka dirinya mendukung agar perusahaan aplikator penyedia layanan transportasi online memberikan THR kepada pengemudinya.
Namun, berdasarkan Permen Ketenagakerjaan No.6/2016, perusahaan wajib memberikan THR kepada pekerja yang setidaknya memiliki hubungan kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Karena pengemudi online hanya memiliki hubungan mitra kerja dengan perusahaa aplikas, maka dianggap tidak wajib mendapatkan THR.
Tenggelamnya RMS Titanic pada 15 April 1912, telah menjadi salah satu tragedi maritim paling terkenal dalam sejarah. Namun, di balik kisah tragis ini, muncul teori konspirasi yang menarik perhatian banyak orang, yaitu pertukaran kapal Titanic dan Olympic. Bagi yang belum tahu, RMS Olympic merupakan ‘kembaran’ dari Titanic. Nah, bagaimana teori liar ini bisa berkembang secara masif di masyarakat? Berikut KabarPenumpang.com sarikan dari berbagai laman sumber.
Asal Mula Teori Konspirasi
Teori ini berawal dari keyakinan bahwa kapal yang tenggelam bukanlah Titanic, melainkan kapal kembarannya, RMS Olympic. Sebelumnya, RMS Olympic sempat mengalami mengalami kerusakan parah akibat tabrakan dengan kapal HMS Hawke pada tahun 1911, yang menyebabkan kerugian finansial besar bagi perusahaan pemiliknya, White Star Line.
Para pendukung teori ini berpendapat bahwa White Star Line, yang menghadapi kesulitan keuangan, memutuskan untuk menukar kedua kapal tersebut: Olympic yang telah rusak, diubah menjadi Titanic, sementara Titanic yang masih baru diubah menjadi Olympic. Tujuannya adalah untuk mengklaim uang asuransi yang besar atas kehilangan Titanic. Jadi inilah hipotesa awal dari teori liar soal Titanic dan Olympic ini.
RMS Olympic. Sumber: wikipedia
Poin Penting Sisi Pro Teori
Para pendukung teori ‘penukaran’ Titanic dan Olympic mengklaim bahwa adanya beberapa bukti yang mendukung klaim mereka, antara lain:
Perbedaan Desain: Mereka menunjukkan adanya perbedaan desain yang tidak konsisten antara foto-foto Titanic dan Olympic, terutama pada bagian rivet (paku keling) dan jendela.
Masalah Keuangan White Star Line: Para pendukung teori bahwa Titanic dan Olympic sengaja ditukar berpendapat bahwa masalah keuangan yang dihadapi White Star Line memberikan motif yang kuat untuk melakukan penipuan asuransi.
Kesaksian Korban dan Saksi: Beberapa saksi mata mengklaim melihat perbedaan antara kapal yang berangkat dan kapal yang tenggelam.
Bangkai kapal Titanic di Samudera Atlantik. Sumber: NationalGeographic
Poin Penting Sisi Kontra Teori
Meskipun teori ini menarik, sebagian besar sejarawan dan ahli maritim menolaknya. Mereka berpendapat bahwa:
Bukti Ilmiah: Bukti ilmiah, seperti analisis bangkai kapal Titanic, menunjukkan bahwa kapal yang tenggelam adalah Titanic, bukan Olympic.
Skala Operasi: Pertukaran kapal sebesar itu akan membutuhkan ketelitian dan ‘space’ yang sangat besar dan rumit, yang sulit untuk disembunyikan.
Motif yang Tidak Masuk Akal: Mereka yang tidak percaya akan teori ini berpendapat bahwa klaim asuransi tidak akan menutupi kerugian akibat hilangnya kapal sebesar Titanic. Ditambah lagi, reputasi perusahaan juga akan hancur seiring berjalannya waktu.
Kesaksian Saksi: Kesaksian saksi mata seringkali tidak akurat dan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ingatan yang salah dan bias.
Jadi, teori soal pertukaran kapal Titanic dan Olympic tetap menjadi perdebatan yang menarik. Meskipun ada beberapa bukti yang diklaim mendukung teori ini, sebagian besar bukti ilmiah dan ahli sejarah menolaknya. Tragedi tenggelamnya Titanic tetap menjadi kisah tragis yang disebabkan oleh kombinasi faktor, termasuk tabrakan dengan gunung es, desain kapal yang cacat hingga kurangnya sekoci penyelamat yang pada akhirnya menjadikan adegan dramatis tak terlupakan oleh banyak orang.
Pekerjaan di Kereta Api Indonesia (KAI) tak sekadar hanya masinis atau kondektur saja. Tapi tahukah kalian, ternyata cukup banyak pekerjaan yang bisa memperlancarkan bahkan aman dalam perjalanan kereta api. Dari segelintir pekerjaan di KAI, ada yang paling menarik bahkan bisa juga menjadi bagian terpenting agar perjalanan kereta api bisa aman, lancar dan terkendali.
Nah, Kira-kira apa saja ya pekerjaan di KAI ini? Yuk, kita simak rangkumannya berikut ini:
1. Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA)
Pekerjaan jenis ini harus membutuhan keahlian khusus dan kedispilinan yang tinggi. Seorang PPKA juga bertanggung jawab mengatur bahkan melakukan segala tindakan untuk menjamin keselamatan dan ketertiban dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan urusan perjalanan kereta api. PPKA juga bertugas kepada rumah sinyal, menjaga pintu perlintasan, menjaga wesel, menjadi petugas boarding, dan menjamin perjalanan kereta api berjalan dengan aman dan selamat. Dengan demikian, konsep PPKA tidak sekadar mengoperasikan persinyalan, tetapi juga menyusun jadwal serta memberi izin keberangkatan terhadap kereta api.
2. Teknisi Jalan Rel dan Jembatan
Pekerjaan ini bertugas dalam pemeliharaan jalan rel, beserta dengan segala peralatan, perlengkapan, agar setiap sisi nya dapat dilalui dengan aman. Beberapa pekerjaan yang dilakukan harus sepenuhnya bisa bertanggung jawab karena merupakan aspek keselamatan perjalanan kereta api. Menjaga bangunan-bangunan seperti jembatan dan rel kereta api yang selalu dilakukan pengecekan secara rutin. Memelihara alat-alat yang disediakan saat dipergunakan baik alat mekanik maupun manual serta menangani masalah lintasan yang disebabkan oleh perubahan kondisi cuaca, tanaman tepi lintasan yang tumbuh berlebihan, atau masalah drainase termasuk membantu dalam survei lokasi.
Teknisi jalan rel tengah memeriksa bagian rel di atas jembatan. (Foto: Dok. KAI)
3. Teknisi Sinyal, Telekomunikasi dan Listrik (Sintelis)
Pekerjaan ini melakukan pemeriksaan dan perawatan peralatan sinyal, telekomunikasi, dan administrasi meliputi perawatan berkala, tidak berkala, korektif, dan lainnya. Hal ini untuk menjaga agar peralatan sinyal dan telekomunikasi kereta api tetap andal dan dalam kondisi yang baik. Perangkat ini merupakan alat yang berfungsi sebagai isyarat berupa warna maupun bentuk yang dipasang di sepanjang rel. Alat itu akan memberikan isyarat tertentu untuk mengatur dan mengontrol pengoperasian kereta. Di balik perangkat Persinyalan Telekomunikasi dan Listrik kereta api ada tangan-tangan terampil yang bertugas merancang, membuat, dan merawat alat-alat tersebut.
4. Teknisi Sarana Kereta Api
Teknisi Kereta Api atau biasa disebut TKA adalah petugas yang melayani fasilitas sarana dan melakukan perbaikan ringan, peralatan, fasilitas, atau sarana kereta api. Tugas panjang TKA dimulai dari sebelum rangkaian kereta api dilangsir di peron stasiun sampai dengan di stasiun tujuan dan saat terjadi peristiwa luar biasa hebat. Pada saat kereta berangkat atau berjalan, beberapa tugas TKA adalah mengontrol kondisi kereta setiap 30 menit sekali, seperti: genset, lampu, dan pendingin udara. TKA pun bertanggung jawab melakukan perbaikan jika terjadi kondisi rusak ringan pada rangkaian kereta. TKA juga sangat memproritaskan penumpangnya agar merasakan kenyamanan dan menikmati pelayanan yang baik sampai dengan stasiun tujuan.
5. Kondektur
Pekerjaan ini pasti sudah tak asing lagi bagi para penumpang yang melakukan perjalanan dengan kereta api. Ya, pekerjaan sebagai kondektur ini merupakan bagian yang memimpin seluruh staf di dalam kereta api. Dalam pelayanan dari KAI sendiri, kondektur harus melayani kebutuhan, masukan dan keluhan penumpang maupun memastikan penumpang menerima pelayanan di atas KA sesuai 7S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun, Semangat, Siap melayani). Selain itu kondektur juga bertugas memberangkatkan kereta api saat di stasiun dengan memberikan semobyan keberangkatan kereta api yang terlihat setelah PPKA menerima aba-aba keberangkatan. Semboyan yang diberikan kondektur adalah Semboyan 41 dengan meniup peluit panjang kearah masinis di lokomotif.
6. Masinis
Pekerjaan yang paling disenangi masyarakat adalah masinis. Masinis merupakan orang yang bertanggung jawab untuk menjalankan moda transportasi rel. Masinis bertanggung jawab untuk mempercepat, memperlambat atau menghentikan kereta api mengikuti/mematuhi persinyalan dan semboyan kereta api dan menjamin keselamatan kereta api yang dijalankannya sehingga dapat dikatakan masinis adalah kepala perjalanan. Terlihat pekerjaan sebagai masinis memang mudah, namun tanggung jawabnya sangatlah besar. Karena selain mengantar kereta api, masinis juga memastikan agar penumpan yang dibawanya pun selamat sampai tujuan. Kata “masinis” berasal dari bahasa Belanda machinist yang sebenarnya berarti “juru mesin”. Disebut masinis karena pada awalnya pekerjaan ini dilakukan oleh orang-orang yang mengetahui teknik pengoperasian mesin.
Nah, itulah pekerjaan yang paling penting di kereta api. Kira-kira kalian pilih yang mana?
Menyambut Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret, Vietjet menghadirkan promo spesial bagi para wisatawan. Sebanyak 83.000 tiket kelas Eco akan tersedia dengan potongan harga hingga 83%, yang dapat dipesan melalui situs resmi Vietjet (www.vietjetair.com) atau aplikasi mobile Vietjet Air dengan memasukkan kode promo VJ83 pada 3–5 Maret 2025 mendatang.
Penawaran khusus ini berlaku di seluruh jaringan penerbangan Vietjet untuk periode perjalanan antara 17 Maret hingga 22 Mei 2025 guna memberikan kesempatan bagi wisatawan Indonesia untuk menjelajahi keindahan Vietnam di musim semi yang semarak. Nikmati liburan yang tak terlupakan, mulai dari bersantai di pantai yang memesona, menjelajahi kota-kota penuh kejutan, hingga berbagi momen romantis dengan orang tercinta.
Vietnam menghadirkan warisan budaya yang kaya, pemandangan alam yang spektakuler, serta kuliner khas yang terkenal di seluruh dunia. Dari pantai yang eksotis di Da Nang, Nha Trang, dan Phu Quoc hingga situs Warisan Dunia UNESCO yang memukau di Ha Long Bay, Ninh Binh, Hoi An, dan Hue, setiap wisatawan dapat menemukan pengalaman wisata yang mengesankan. Jelajahi pesona sejarah Hanoi atau rasakan energi dinamis Ho Chi Minh City bersama Vietjet yang senantiasa siap menjadikan perjalanan Anda lebih mudah dan terjangkau.
Vietjet juga terus memperluas jaringan globalnya dengan menawarkan sejumlah penerbangan langsung ke berbagai destinasi di kawasan Asia Pasifik. Di Indonesia, maskapai ini saat ini mengoperasikan empat rute utama: Bali–Ho Chi Minh City, Bali–Hanoi, Jakarta–Ho Chi Minh City, dan Jakarta–Hanoi.
Ekspansi jaringan ini memberikan konektivitas yang lebih luas, sehingga memungkinkan wisatawan untuk mengeksplorasi lebih banyak destinasi favorit secara lebih mudah. Selain di Indonesia, Vietjet mengoperasikan lebih dari 170 rute domestik dan internasional yang menghubungkan kota-kota di Vietnam dengan Australia, India, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Malaysia, Laos, dan Kamboja, demi memperluas aksesibilitas dan membuka lebih banyak peluang perjalanan bagi wisatawan di seluruh dunia.
Pada 4 Maret 1936 atau tepatnya 89 tahun silam menjadi hari penerbangan pertama LZ 129 atau Zeppelin Hidenburg. Balon udara raksasa ini mulai mengudara meninggalkan hanggarnya pukul 15.08 waktu setempat. Mengudaranya Zeppelin Hidenburg ini setelah empat tahun pembangunannya.
Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, LZ 129 tidak membawa nama saat penerbangan perdananya. Nama Hidenburg sendiri awalnya sudah terpilih tetapi belum ditambahkan di sisi balon udara raksasa tersebut hingga 24-25 Maret atau sekitar tiga minggu setelah penerbangan perdananya.
LZ 129 melakukan serangkaian penerbangan percobaan selama beberapa minggu berikutnya dan dioperasikan oleh Luftschiffbau Zeppelin (Perusahaan Zeppelin), yang membangun serta pemilik kapal, dan di bawah pengawasan Deutsche Versuchsanstalt für Luftfahrt (DVL), Jerman Research Institute for Aviation, yang bertanggung jawab untuk menerbitkan Sertifikat Kelaikan Udaranya.
Pertama kali mengakut penumpang LZ 129 pada tanggal 23 Maret 1936 dan kemudian diserahkan kepada Deutsche Zeppelin-Reederei (Perusahaan Transportasi Zeppelin Jerman), maskapai penerbangan yang akan mengoperasikan kapal dalam layanan komersial. Untuk diketahui, Zeppelin Hidenburg mengoperasikan penerbangan Trans Atlantik dari Jerman ke Amerika Utara dan Brasil.
Balon udara raksasa tersebut dibuat dengan kerangka aluminium yang dibalut dengan tenun serupa dengan kapal layar. Karena rancang bangunan yang stabil, kemudian Zeppelin digemari sebagai moda transportasi udara bagi warga sipil. Bahkan, LZ 129 menyediakan kabin tidur untuk penerbangan jarak jauh dengan dua tempat tidur tingkat yang dilengkapi westafel untuk mencuci muka.
Biasanya kabin ini tersedia dalam penerbangan dari Frankfurt, Jerman ke Recife di Brazil yang memiliki waktu tempuh 68 jam. Sayangnya kehancuran tragis LZ 129 Hindenburg terjadi pada 6 Mei 1937 di mana saat itu sebelum Perang Dunia II terbakar di New Jersey, Amerika Serikat dan sempat meledak di udara.
Dari ledakan tersebut hanya kerangka saja yang jatuh kedarat dan sebanyak 35 penumpang serta awak tewas. Meski begitu ada 61 penumpang dan awak yang selamat. Peristiwa naas tersebut menandai akhir penerbangan sipil Zeppelin.
Apakah iya angkutan umum tergantikan dengan kendaraan berbasis online? Jawabannya bisa iya dan tidak. Sebab masih banyak masyarakat yang menikmati menggunakan kendaraan umum selain tarifnya murah, biasanya tidak kena macet di jalan.
Namun, hal ini terlihat berbeda di Kabupaten Pemalang, Jawa Timur. Tepatnya di Taman Patih Sampun yang menjadi tempat mangkalnya bus 3/4 atau mini bus terlihat sepi penumpang.
Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Pemalang, Unggul Budianto mengatakan bahwa untuk angkutan bus di Pemalang sendiri jumlah kendaraan yang beroperasi sudah berkurang, karena sekarang bermunculan angkutan online.
“Bus yang melayani trayek selatan, seperti Pemalang–Moga dan Pemalang–Purwokerto, termasuk dalam kategori Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), sehingga perizinannya menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” jelas Unggul yang dilansir dari berbagai laman sumber.
Dia mengaku, hampir semua angkutan umum di awal puasa ini sepi penumpang. Apalagi banyak bus yang usianya sudah tua dan berhenti beroperasi karena kurangnya peremajaan.
Unggul menegaskan, penurunan jumlah penumpang juga karena masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi online.
“Saat bulan puasa seperti ini, untuk setoran ke pemilik bus dirasakan sangat berat. Apalagi jika bicara sisa uang untuk dibawa sopir dan kondektur sebagai penghasilan,” tambahnya.
Bahkan keluhan-keluhan sepinya penumpang pun hadir dari para pengemudi bus. Mereka mengaku setoran tidak menutup penghasilan karena sepinya penumpang.
Untuk diketahui, pantauan di terminal induk maupun tempat pangkalan mini bus Taman Patih Sampun, terlihat lengang. Seperti tidak ada aktivitas layaknya pangkalan bus.
Sesekali dalam beberapa jam, ada minibus lewat dan berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Itu pun bus lintasan dari Tegal yang menempuh trayek, Tegal-Pemalang-Randudongkal-Moga.
Semenjak adanya angkutan online, baik motor ataupun mobil, ditambah sudah semakin banyak warga yang memiliki kendaraan sendiri, nasib minibus di Kabupaten Pemalang kini seolah tinggal kenangan dan masa kejayaan mereka seakan hanya tinggal cerita.
Sedikit tarik mundur ke 27 Januari 2024 kemarin, sebuah kapal pesiar anyar mulai melayani penumpang. Kapal yang merupakan bagian dari Royal Caribbean International ini didapuk sebagai kapal pesiar terbesar di dunia saat ini, dengan tonase kotor mencapai 250.800 ton. Ya, nama Icon of the Seas beberapa waktu ke belakang menjadi sorotan media meningat ini adalah kapal pesiar terbesar di dunia saat ini, mengalahkan Wonder of the Seas yang sama-sama dioperasikan oleh Royal Caribbean.
Dilansir dari berbagai laman sumber, Icon of the Seas memiliki panjang 365 meter dengan lebar 48 meter. Dengan volumenya yang sebesar ini, Icon of the Seas mampu mengangkut hingga 7.609 penumpang dan 2.350 kru dalam sekali pelayaran. Diketahui bahwa Icon of the Seas mulai direncanakan untuk dibangun sejak tahun 2016 silam. Pertama kali, kapal ini dipesan oleh Royal Caribbean untuk dibangun di galangan kapal Meyer Turku di Finlandia.
Adapun proses pembangunan kapal ini melibatkan ribuan pekerja dan insinyur dari berbagai negara. Untuk membangun Icon of the Seas sendiri, dibutuhkan waktu bertahun-tahun serta perhitungan yang matang untuk memfokuskan pada inovasi teknologi dan desain yang mewah. Kapal ini menggunakan bahan bakar LNG atau gas alam cair, dan perusahaan induk Royal Caribbean berencana untuk memperkenalkan kapal net-zero pada tahun 2035.
Icon of the Seas. Sumber: istimewa
Penyempurnaan demi penyempurnaan dialami oleh Icon of the Seas hingga pada akhirnya di bulan Juni tahun 2023, kapal ini melakukan uji coba pelayaran perdananya. Dan hanya butuh waktu sekitar 6 bulan hingga kapal ini mulai memasuki operasi pertamanya.
Dengan dilengkapi 20 dek dan 2.805 kabin, bisa dibilang kapal pesiar ini memiliki fasilitas kelas wahid yang sulit ditandingi oleh kompetitornya. Sebut saja 7 kolam renang, 6 seluncuran air, dan lebih dari 40 restoran, bar, dan lounge.
Untuk urusan desain, bisa dibilang kapal ini merupakan buah pemikiran dari arsitek-arsitek kenamaan, seperti Wilson Butler Architects, 3Deluxe, RTKL, hingga firma arsitektur asal Oregon, Skylab Architecture. Salah satu interior yang jadi keutamaan dari Icon of the Seas adalah Aquadome, sebuah ruang hiburan berkubah kaca di bagian atas kapal. Spor ini menawarkan pemandangan laut yang luas dan dapat dipergunakan untuk menyelenggarakan berbagai pertunjukan, termasuk pertunjukan akuatik.
The Pearl Icon of the Seas. Sumber: istimewa
Ada juga The Pearl: fitur struktural yang dirancang sebagai instalasi seni dinamis di Royal Promenade, Absolute Zero: arena seluncur es dan tempat hiburan, Surfside: area yang ramah bagi keluarga, The Hideaway: klub pantai yang menampilkan kolam renang tanpa batas pertama yang digantung di kapal, hingga Thrill Island: Taman air terbesar di laut, yang menampilkan enam seluncuran air yang berbeda. Tidak lupa Swim & Tonic: Bar kolam renang terbesar di laut.
Absolute Zero Icon of the Seas. Sumber: istimewa
Selain ukuran, fasilitas dan arsitektur yang super mewah, ternyata Icon of the Seas juga menelan biaya pembuatan yang tidak kalah fantastis; di angka €1,86 miliar atau yang setara dengan hampir Rp. 38,8 triliun! Jadi wajar saja jika Icon of the Seas memiliki fasilitas yang luar biasa mewah.
Jika Anda tertarik untuk menjajal kapal pesiar terbesar di dunia ini, siapkan kocek sekitar Rp. 21,3 juta per orang dan kunjungi laman resmi dari Royal Caribbean untuk mem-booking tanggalnya