Nama Presiden pertama Indonesia Soekarno tidak hanya digunakan pada Bandara Internasional di Cengkareng, Tangerang dan Pelabuhan di Makassar saja. Tetapi juga di salah satu Pelabuhan Ende, Nusa Tenggara Timur.
Nama pelabuhan itu adalah Pelabuhan Bung Karno yang mana sebelumnya bernama Pelabuhan Ende. Nama ini diubah pada sebelah tahun lalu tepatnya 31 Mei 2014. Pelabuhan Bung Karno sendiri tepatnya berada di Mbongawani, Ende Selatan, Ende, Nusa Tenggara Timur.
Perubahan nama tersebut tak lepas dari sejarah Bung Karno yang pernah diasingkan ke Ende bersama keluarganya tahun 1934-1938. Selain itu juga merupakan bagian dari peringatan hari lahir Pancasila.
Dengan nama awal Pelabuhan Ende, pelabuhan ini sudah menjadi pusat perdagangan sejak abad ke-14. Bahkan pelabuhan ini menjadi saksi sejarah penting perjalanan Bung Karno terutama dalam perannya merumuskan Pancasila.
Pelabuhan ini letaknya tepat berada di dekat Laut Sawu dan menjadi penyebrangan antar pulau serta pengangkutan penumpang. Saat ini Pelabuhan Bung Karno juga sebagai tempat aktivitas perdagangan perekonomian khususnya masyarakat Flores Timur.
Bukan hanya sebagai tempat aktivitas perdanganan dan penyeberangan masyarakat, Pelabuhan Bung Karno juga menjadi salah satu daya tarik wisata sejarah di Ende. Ini karena banyak pelancong yang penasaran untuk mempelajari lebih lanjut masa pengasingan Bung Karno di ende.
Untuk diketahui, perubahan nama ini dideklarasikan oleh Bupati Ende saat itu Ir. Marsel Petu dan menyerahkan naskah deklarasi tersebut pada otoritas pelabuhan. Kala itu, Marsel mengatakan, penggantian nama untuk mengingatkan seluruh masyarakat terutama masyarakat Ende tentang sosok Bung Karno sang Proklamaotor yang diketahui menemukan nilai-nilai Pancasila ketika berada di Ende.
“Sengaja nama Bung Karno yang dipilih agar bisa membedakan dengan bandara Soekarno-Hatta di Jakarta karena kalau nama Bung Karno maka itu berarti hanya ada pada nama pelabuhan yang ada di Kabupaten Ende,”kata Bupati Marsel.
Purwakarta bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang bosan dengan Bandung ataupun Bogor, jaraknya yang tak terlalu jauh dari Jakarta dan untuk tiba di Purwakarta bisa naik bus ataupun ke kereta.
Bila naik bus pun saat tiba di terminal dan ingin ke destinasi, aksesnya cukup mudah. Sebab beberapa angkot (angkutan kota) memiliki rute yang melalui berbagai destinasi di kota kecil Jawa Barat ini.
Salah satu cara paling praktis menuju Purwakarta adalah menggunakan bus antarkota dari Jakarta atau Bekasi. Perjalanan dapat ditempuh dengan harga tiket yang ramah di kantong, berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp40 ribu tergantung titik keberangkatan.
Bus-bus yang beroperasi ke Purwakarta pun cukup banyak yakni Damri, Sinar Jaya, Budiman, Primajasa dan lainnya. Para operator bus juga menyediakan armada ber-AC dan tempat duduk yang nyaman.
Setibanya di Purwakarta, pelancong bisa turun di dua terminal utama yakni Terminal Ciganea atau Terminal Simpang.Terminal Ciganea terletak di sisi timur kota, tepat di jalur utama Bandung–Jakarta.
Terminal ini menjadi titik persinggahan utama bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), khususnya dari arah Bandung dan Cikampek. Sedangkan Terminal Simpang berada lebih dekat dengan pusat kota Purwakarta, memudahkan pelancong yang ingin langsung melanjutkan perjalanan ke berbagai tempat wisata dengan angkot atau ojek.
Kedua terminal ini memiliki fasilitas dasar seperti toilet, ruang tunggu, dan area parkir, serta dikelilingi oleh warung makan yang menyediakan makanan lokal dengan harga terjangkau. Nah, apa saja sih destinasi yang bisa dikunjungi pelancong di Purwakarta?
Menawarkan ragam destinasi murah di Purwakarta ada Waduk Jatiluhur. Di sini pemandangannya cukup indah dan pelancong bisa menikmati wahana air dengan tiket masuknya Rp15 ribu.
Tak jauh dari pusat kota, Taman Air Mancur Sri Baduga menyajikan pertunjukan air mancur menari terbesar di Asia Tenggara secara gratis setiap akhir pekan. Sementara Gunung Lembu menjadi favorit pendaki pemula yang ingin menyaksikan matahari terbit dari ketinggian, hanya dengan tiket masuk sekitar Rp20 ribu.
Bagi yang tertarik dengan budaya dan sejarah, Bale Panyawangan Diorama Nusantara menyajikan visual edukatif seputar perjalanan sejarah Indonesia. Jika Anda suka dengan kuliner, banyak warung lokal yang menyajikan menu khas Sunda seperti sate maranggi, pepes, dan sayur asem dengan harga per porsi sekitar Rp10 ribu.
Kabar tersiar tarif ojek online akan naik sekitar 8-15 persen dan membuat para pengemudi resah. Pasalnya jika kenaikan terjadi dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyetujuinya, maka hal ini akan berdampak dengan pendapatan pengemudi ojol bila potongan platform tidak diturunkan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati. Dia mengatakan, saat ini para pengemudi ojol sudah dipotong 20 persen dari penghasilan mereka setiap mengantar penumpang, barang maupun makanan.
“Potongan platform saat ini tidak mengikuti aturan maksimal 20 persen yang telah ditentukan pemerintah untuk layanan angkutan penumpang roda dua. Apalagi untuk pengantaran barang dan makanan yang tarifnya diserahkan pada harga pasar alias ditentukan sepihak oleh perusahaan platform,” kata Lily.
Keresahan para pengemudi ojol ini kemudian membuat Kemenhub angkat bicara dan menegaskan bahwa rencana kenaikan tarif tersebut sifatnya belum final. Sebab Kemenhub masih melakukan engkajian dan pendalaman terhadap usulan tersebut.
“Rencana ini masih dalam tahap kajian. Belum ada keputusan yang diambil. Kami masih terus berdiskusi dengan aplikator dan asosiasi pengemudi,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, di Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Dikutip dari berbagai laman sumber, dalam menetapkan kebijakan ini pemerintah berhati-hati karena akan berdampak langsung pada masyarakat luas khususnya tarif transportasi.
Aan mengatakan, prinsip utama dalam proses ini adalah menjaga keseimbangan antara kesejahteraan mitra pengemudi, kelangsungan bisnis aplikator, dan daya beli masyarakat sebagai pengguna layanan.
“Setiap kebijakan harus berbasis pada kajian menyeluruh dan mempertimbangkan seluruh aspek ekonomi dan sosial. Kami ingin keputusan yang adil, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan mitra pengemudi, perusahaan aplikator, serta legislator, guna merumuskan solusi terbaik atas berbagai isu dalam ekosistem transportasi daring.
Selain tarif, Kemenhub juga tengah mengkaji usulan pembatasan potongan biaya aplikasi sebesar maksimal sepuluh persen. Usulan ini disuarakan oleh sejumlah mitra pengemudi, namun belum terdapat keputusan resmi dari pemerintah.
Ke depan, Kemenhub akan memprioritaskan penyusunan regulasi yang lebih komprehensif dan akomodatif terhadap dinamika ekosistem transportasi daring. Pemerintah berharap proses perumusan kebijakan ini dapat menciptakan solusi yang dapat diterima seluruh pihak dan memberikan manfaat optimal bagi keberlanjutan industri.
Bus listrik kini bisa dikatakan mulai menguasai transportasi dunia. Ini terlihat dari banyaknya negara di berbagai benua yang sudah menggunakan bus listrik sebagai moda transportasi umum mereka.
Seperti di Budapest, Hungaria yang akan meningkatkan transportasi umum mereka bukan hanya dengan bus diesel tetapi juga dengan bus listrik. Dalam beberapa tahun mendatang 300 bus diesel dan listrik modern akan tiba di Budapest sebagai bagian dari proses pengadaan oleh Pusat Transportasi Budapest (BKK).
Bus-bus tersebut memiliki lantai rendah dan yang pertama dilengkapi kamera serta sistem informasi penumpang modern di Budapest. Bus akan mulai beroperasi musim panas ini serta akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan.
Sasaran BKK adalah untuk meningkatkan proporsi kendaraan tanpa emisi di sektor bus. Sebagai bagian dari tujuan ini, bus listrik penuh, termasuk bus gandeng BYD, akan mulai beroperasi pada musim semi 2026.
Bus-bus tersebuta akan melayani rute dalam kota yang sibuk dan rencananya 70 bus listrik baru, 50 bus biasa, dan 20 bus gandeng akan hadir tahun 2027 mendatang. Nantinya bus listrik akan memberikan kontribusi pencapaian target iklim dan meningkatkan kualitas Udara.
Ádám Bodor, Wakil CEO Mobilitas di BKK, menekankan bahwa dua pertiga dari semua perjalanan di sistem transportasi umum ibu kota sudah dilakukan dengan kendaraan listrik, dan elektrifikasi sektor bus akan menjadi tonggak sejarah lainnya di jalan menuju keberlanjutan.
Pada periode mendatang, tidak hanya kendaraan listrik tetapi juga kendaraan diesel modern akan mulai beroperasi mulai musim panas tahun 2025, lebih dari 200 bus Mercedes baru akan hadir, termasuk kendaraan gandeng, tunggal, dan berkapasitas sedang dalam kategori MaxiMidi.
Bus-bus ini pertama-tama akan beroperasi pada rute yang menghubungkan pusat kota dengan Újpalota dan distrik Buda, seperti jalur 8E dan 133E, dan kemudian pada rute lain di Pest dan Buda. Dengan bus-bus baru tersebut, pada tahun 2027, hampir 90 persen armada bus ibu kota akan menjadi modern, dengan sistem penggerak EURO 5 atau lebih canggih, yang mengurangi emisi polutan udara lokal sekitar 8.000 ton per tahun.
Pembaruan armada kendaraan akan terus berlanjut dalam jangka panjang seperti trem CAF modern, berlantai rendah, ber-AC, dan bus listrik baru akan tiba di Budapest dengan pembiayaan bersama UE. BKK saat ini tengah mengerjakan proses publik yang dapat menghasilkan penambahan hingga 160 bus listrik baru dan lebih dari 100 trem baru ke armada.
Dr. Katalin Walter, CEO BKK, menekankan bahwa meskipun sumber daya keuangan terbatas, lebih dari 430 kendaraan, termasuk 350 bus, telah diperbarui di Budapest selama 4,5 tahun terakhir, yang secara fundamental telah meningkatkan daya saing angkutan umum.
Pengembangan yang direncanakan bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang, tetapi juga untuk memenuhi komitmen keberlanjutan dan perlindungan iklim serta lebih meningkatkan kualitas udara di Budapest.
Bus Trans Palu resmi diperluas pelayanannya oleh Pemerintah Kota Palu pada Senin (1/7/2025) kemarin. Perluasan layanan ini merupakan komitmen Pemkot Palu dalam memberikan kenyamaan dan keamanan bagi masyarakat.
Ada empat koridor utama yang dilayani Trans Palu dengan masing-masing koridor memiliki dua hingga tiga rute berbeda untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat di berbagai penjuru kota.
Koridor 2 juga mencakup tiga rute penting:
1. Pasar Manonda – Bandara Mutiara Sis Al-Jufri,
2. Pasar Manonda – Balai Kota,
3. Balai Kota – Hunian Tetap (Huntap) Petobo.
Koridor 3 beroperasi dengan dua rute yang menjangkau pusat kota hingga wilayah pendidikan dan permukiman padat:
1. Pusat Kota – Jalan Karanjalemba melalui Jalan Moh. Yamin,
2. Pusat Kota – Jalan Karanjalemba melalui Jalan Monginsidi.
Koridor 4 menghubungkan Kelurahan Tipo dan tengah kota melalui dua rute:
1. Terminal Tipo – Pasar Manonda,
2. Terminal Tipo – Pusat Kota.
Perluasan layanan ini diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas warga terhadap transportasi umum. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto mengatakan, perluasan ini sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi demi menekan kemacetan dan polusi udara di wilayah kota.
Operasional Bus Trans Palu dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WITA, dengan frekuensi keberangkatan yang diatur untuk memastikan waktu tunggu yang efisien di setiap rute.
Pemerintah Kota Palu mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebagai solusi transportasi yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.
Sebelumnya, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat memimpin rapat membahas operasional Bus Transpalu didampingi Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin dan Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo menginstruksikan agar koridor bus segera dilakukan perubahan.
“Pokoknya saya minta semua koridor diisi semua,” kata Wali Kota.
Instruksi tersebut sebagai persiapan menggratiskan biaya tiket Bus Trans Palu bagi seluruh pelajar, mulai dari anak PAUD hingga mahasiswa. Kebijakan ini mulai berlaku pada tahun ajaran baru tahun 2025-2026.
“Jadi semua anak anak anak wajib punya kartu pelajar atau kartu mahasiswa,” kata Hadianto.
Rapat yang berlangsung di ruang kerja wali kota, menghadirkan organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait, sebagaimana dikutip dari akun Facebook @Hadianto Rasyid. Hadianto menjelaskan, kartu pelajar atau kartu mahasiswa itu harus diperlihatkan oleh pelajar saat hendak naik ke Bus Trans Palu.
Sehingga, setelah rapat, Wali Kota Hadianto meminta kepada Sekda Irmayanti untuk mengkordinasikannya ke Dinas Pendidikan Kota Palu.
“Dinas pendidikan harus diberi tahu agar seluruh siswa mulai tingkat SD hingga SMP dibuatkan kartu pelajar,” imbuhnya.
Rayakan HUT ke 22 KAI Services, Kuliner Kereta by KAI Services hadirkan Promo Happy Culinary di atas kereta. Kuliner Kereta menyajikan special menu untuk para penumpang kereta api dengan harga special yakni Rp22.000 mulai tanggal 2 Juli 2025 hingga 4 Juli 2025.
Promo Happy Culinary di Kuliner Kereta menghadirkan menu-menu yang menjadi favorit para penumpang diantaranya Bakso Enak yang tersedia di seluruh kereta makan wilayah Jawa. Ada juga menu Popblak yang tersedia di seluruh Kereta Makan wilayah Palembang. Ada juga Pop Snack Combo yang tersedia di seluruh kereta makan wilayah Medan.
Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Rachman Firhan, mengatakan, dalam rangka memeriahkan HUT KAI Services tanggal 2 Juli 2025, kami menghadirkan rangkaian acara salah satunya adalah promo Happy Culinary, persembahan Kuliner Kereta. Penumpang dapat menikmati menu-menu favorit dengan harga special, salah satunya Bakso Enak dengan harga special Rp22.000.
“KAI Services menghadirkan promo menarik dengan tawaran menu-menu yang enak untuk para penumpang kereta api. Penumpang dapat menikmati promo ini diseluruh kereta makan di wilayah Pulau Jawa. Kami juga memudahkan para penumpang dengan menyediakan pembayaran melalui transaksi non cash.” ujar Firhan dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (3/7).
KAI Services menggelar serangkaian acara dalam perayaan HUT KAI Services pada 2 Juli 2025. Selain menggelar doa bersama, pemberian santunan anak yatim, dan Reska Berbagi, KAI Services juga menghadirkan beragam promo menarik untuk para penumpang kereta api.
Kendaraan listrik yang kini berkembang pesat bukan hanya digunakan sebagai transportasi umum tetapi juga untuk kendaraan pribadi. Di era modern ini, pabrikan kendaraan listrik pun ikut berkembang dan mulai melebarkan sayapnya di berbagai negara.
Lexus, merek mewah yang dikembangkan Toyota dikabarkan sudah memulai pembangunan fasilitas produksi kendaraan energi baru mereka di Cina. Pembangunan ini tepatnya di Distrik Jinshan, Shanghai, Cina.
Merek mewah Toyota ini menjadi perusahaan otomotif kedua yang sepenuhnya dimiliki asing di Shanghai setelah pabrik milik Tesla. Dikutip dari Carnewschina.com, proyek energi baru Lexus, yang berlokasi di Kawasan Teknologi Tinggi Teluk Shanghai di Distrik Jinshan, dijadwalkan selesai pada Agustus 2026.
Sedangkan untuk produksi Lexus diarapkan bisa mulai pada 2027 dengan kapasitas produksi tahunan sebanyak 100 ribu mobil. Dengan investasi ini, Pabrkan asal Jepang tersebut bertujuan untuk mempercepat transformasi listrik dan kendaraan cerdasnya yang lebih cocok untuk pasar domestik dan internasional Cina.
Lexus (Shanghai) New Energy Co., Ltd sendirim diketahui memiliki modal terdaftar sebesar 107,1 miliar yen Jepang atau sekitar USD740 juta atau Rp11,9 triliun. Modal ini mencakup total area sekitar 1,13 juta meter persegi.
Luas Kawasan ini bahkan lebih besar dari punya Tesla di Shanghai yang hanya 860 ribu meter persegi. Untuk diketagui, jadwal proyek Lexus sendiri memiliki keimiripan dengan perkembangan pesatt tesla di Shanggai.
Tesla mulai membangun Gigafactory Shanghai pada Januari 2019, dan mengirimkan kendaraan Model 3 buatan China pertamanya kurang dari setahun kemudian yakni pada Desember 2019. Melalui pembangunan pabrik ini, Toyota ingin mempercepat pengembangan mobil listrik dan teknologi pintar.
Tujuannya adalah untuk menciptakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar Tiongkok dan juga pasar global. Pabrik Lexus ini juga menjadi simbol perubahan kebijakan di Cina.
Sebelumnya, perusahaan asing wajib bermitra dengan perusahaan lokal untuk bisa memproduksi mobil di negara tersebut. Sekarang, perusahaan asing seperti Tesla dan Lexus bisa memiliki pabrik sepenuhnya tanpa mitra lokal.
Meskipun target produksi ditetapkan pada 2027, banyak yang memperkirakan bahwa prosesnya bisa lebih cepat. Cina dikenal mampu mempercepat proyek-proyek besar.
Petaka di angkasa nyaris dialami penumpang Boeing 737 Japan Airlines rute Shanghai (Cina) ke Tokyo (Jepang), yang mana ketinggian pesawat anjlok 26.000 kaki, dari ketinggian awal 36.000 kaki (10.972 meter) ke 10.500 kaki (3.200 meter). Dalam kondisi tersebut, masker oksigen harus dikenakan oleh semua penumpang. Dalam momen mencekam, penumpang pesawat telah menulis catatan perpisahan dan surat wasiat.
Insiden tersebut terjadi pada hari Senin, tanggal 30 Juni 2025 dalam penerbangan 8696. Buntut dari kejadian itu, pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di Osaka, Jepang. “Saya mendengar ledakan teredam, dan masker oksigen jatuh dalam beberapa detik,” kenang seorang penumpang, menurut Associated Press
Penerbangan tersebut beroperasi berdasarkan perjanjian codeshare antara Japan Airlines dan anak perusahaannya yang berbiaya rendah (LCC), Spring Japan, dengan nomor penerbangan JL8696/IJ004 berangkat dari Bandara Pudong Shanghai menuju Bandara Narita Tokyo di Jepang, menurut Kyodo News.
Ada 191 penumpang dan awak di dalam pesawat ketika tiba-tiba mengalami masalah mekanis di udara. Pesawat itu dengan cepat turun dari sekitar 36.000 kaki ke hanya di bawah 10.500 kaki dalam waktu 10 menit, sekitar pukul 6:53 malam waktu setempat. Beberapa penumpang disebut telah kehilangan kesadaran akibat perubahan ketinggian tersebut.
Seorang penumpang yang ketakutan mengingat bahwa dirinya “hampir menangis” saat mereka menulis surat wasiat dan menuliskan rincian PIN asuransi dan kartu bank mereka. Momen mengerikan saat penumpang diminta mengenakan masker oksigen terekam dalam video. Penumpang yang panik terlihat dalam rekaman itu memegang erat-erat masker mereka saat pramugari membuat pengumuman.
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang melaporkan sebuah peringatan yang menunjukkan adanya kelainan pada sistem tekanan udara pesawat dipicu di tengah penurunan,Pesawat itu kemudian dialihkan ke Bandara Internasional Kansai di Osaka, Jepang, saat pilot mengumumkan keadaan darurat kepada kontrol lalu lintas udara.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan saat pesawat mendarat di Osaka sekitar pukul 20.50 waktu setempat. Mereka yang berada di dalam pesawat ditawari kompensasi transportasi sebesar 15.000 yen ($93) dan diberikan akomodasi satu malam. Investigasi telah diluncurkan untuk menentukan apa yang menyebabkan insiden tersebut.
Pernahkah kalian sadar bahwa saat naik kereta api pernah melewati beberapa stasiun yang diantaranya dengan jarak yang cukup berdekatan? Beberapa stasiun di jalur Pulau Jawa misalnya Stasiun Cirebon dengan Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Yogyakarta dengan Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan dengan Stasiun Solo Jebres dan Stasiun Semarang Tawang dengan Stasiun Semarang Poncol.
Nah, beberapa stasiun yang disebutkan tadi ternyata memang sudah ada sejak jaman kolonial Belanda, lho. Tak hanya itu ada alasan juga mengapa stasiun besar tersebut jaraknya pun berdekatan.
Ada sekitar 13 perusahaan perkeretaapian yang mengelola jaringan kereta api di Hindia Belanda, terutama di Jawa, Sumatera, dan Madura. Setiap perusahaan tersebut membangun jaringan rel dan sarana pendukungnya sendiri, termasuk stasiun-stasiunnya.
Alasan mengapa stasiun-stasiun kereta sangat berdekatan adalah karena masing-masing stasiun tersebut dibangun dan dimiliki oleh perusahaan yang berbeda. Kita ambil contoh Stasiun Semarang Poncol dimiliki oleh perusahaan Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), sementara Stasiun Semarang Tawang dibangun oleh perusahaan Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS).
Stasiun Semarang Tawang masa kini, bangunannya tak berubah dari masa lalu
Hal yang sama juga berlaku untuk Stasiun Lempuyangan (Yogyakarta) yang dioperasikan oleh perusahaan kereta api milik negara Staatsspoorwegen (SS), sedangkan Stasiun Tugu dimiliki oleh swasta yakni Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).
Sebagai perusahaan yang melakukan monopoli kereta api, stasiun yang saling berdekatan itu kemudian tetap difungsikan untuk melayani naik turun penumpang yang dibedakan dengan rute maupun kelas kereta yang berbeda. Seperti Stasiun Cirebon atau Kejaksan yang banyak diperuntukkan kereta eksekutif dan bisnis, sedangkan Stasiun Prujakan lebih banyak dipakai untuk pemberhentian kereta kelas ekonomi.
Setelah Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942, semua aset kereta api di Indonesia dikelola oleh Rikuyu Sokyoku (Dinas Kereta Api). Baru setelah Indonesia merdeka pada tahun 1946, Rikuyu Sokyoku berubah menjadi Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), yang kemudian menjadi cikal bakal PT KAI.
Pada awalnya, jalur kereta api dibangun oleh perusahaan transportasi Belanda, seperti Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NV NISM) dan Staatsspoorwegen (SS).
Namun, banyak jalur kereta api warisan Hindia Belanda yang tidak beroperasi lagi setelah kemerdekaan. Di era Orde Baru, sebagian besar jalur tersebut dinonaktifkan. Meskipun begitu, pembangunan jalur kereta api di Indonesia terus dilakukan dengan memfokuskan pada pengembangan jaringan rel yang lebih modern dan efisien.
Bagi yang baru menjelajahi atau bahkan jarang berkunjung ke Kota Jakarta tentu wajib tahu jika ingin menggunakan transportasi kereta api di dalam kota. Terlebih banyak sekali stasiun-stasiun di seputaran Jakarta yang paling populer dan pastinya banyak penumpang karena aksesnya yang mudah.
Beberapa di antaranya sudah berdiri sejak masa penjajahan kolonialisme. Melintasi waktu, beberapa bangunan stasiunnya saat ini telah menjadi cagar budaya karena nilai historisnya yang tinggi. Stasiun-stasiun tersebut juga menjadi saksi bisu sejarah pasang surutnya dunia perkeretaapian sejak masa kolonialisme hingga hari ini. Yuk, kita simak stasiun apa saja yang paling populer tersebut:
Bangunan lama Stasiun Jatinegara masih dipertahankan hingga kini.
• Stasiun Jatinegara
Berawal dari Stasiun Jatinegara. Stasiun Jatinegara ini akan dilintasi oleh kereta-kereta yang akan keluar kota Jakarta. Semua kereta api jarak jauh tujuan ke arah timur seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur akan melintasi stasiun ini, begitu pula jika kereta api tersebut kembali menuju Jakarta, tentu akan kembali melintasi stasiun ini. Stasiun ini juga merupakan tempat transit para penumpang yang hendak menuju ke arah Bekasi/Cikarang, Pasar Senen, maupun Manggarai.
Dari segi sejarah Stasiun Jatinegara ini didirikan pada tahun 1910 oleh pemerintah Hindia-Belanda dan diberi nama Stasiun Kereta Api Meester Cornelis, nama seorang guru dan misionaris terkenal asal Belanda yang mengembangkan kawasan Jatinegara kala itu. Untuk bangunan legendaris tersebut hingga saat ini masih dapat dinikmati saat keluar dari area stasiun.
• Stasiun Tanah Abang
Stasiun kereta api Tanah Abang. Stasiun ini merupakan salah satu stasiun transit KRL commuter line yang sangat sibuk terlebih saat-saat menjelang jam masuk kerja dan sesudah jam kerja. Jarak terjauh KRL commuter line dari Tanah Abang melayani relasi Tanah Abang hingga Rangkas Bitung. Stasiun Tanah Abang didirikan pada tahun 1889. Namun sayang, sepertinya bangunan aslinya sudah tidak tampak lagi dan sudah digantikan oleh bangunan modern bertingkat dua lengkap dengan eskalator dan jembatan penyeberangannya.
Asal-usul kata Tanah Abang sendiri menurut salah satu versi berasal dari kata De Nabang , pohon sejenis Palem yang banyak hidup di kawasan tersebut pada saat itu, lalu masyarakat Batavia mulai menyebutkan kata Tenabang. Kini Stasiun Tanah Abang bertambah megah pada bangunan yang semakin modern dan memudahkan para penumpang sebagai pengguna setia Commuter Line.
• Stasiun Manggarai
Stasiun kereta api Manggarai ini memiliki beberapa hal yang bisa diceritakan. Pada awalnya wilayah Manggarai merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai Flores dan wilayah ini sudah dikenal oleh warga Batavia sejak abad ke-17. Dalam perkembangan selanjutnya wilayah ini berkembang menjadi sebuah perkampungan.
Untuk sejarah stasiun Manggarai sendiri, berdasarkan informasi dari PT. KAI yang dipasang di bagian depan stasiun Manggarai dituliskan bahwa sejak tahun 1913 perusahaan kereta api negara saat itu Staatsspoorwagen (SS) menguasai seluruh jaringan Kereta Api di Batavia dan Meester Cornelis, Staatsspoorwagen (SS) lalu menata ulang jalur kereta api di dua wilayah tersebut. Salah satunya adalah pembongkaran stasiun Boekitdoeri eks-NISM dan membangun stasiun baru, Stasiun Manggarai.
Saat ini stasiun kereta api Manggarai sudah mengalami renovasi besar, informasi selanjutnya Stasiun Manggarai nantinya akan menjadi stasiun sentral dan menggantikan stasiun Gambir terutama untuk kedatangan sekaligus pemberhentian terakhir dan keberangkatan awal kereta api jarak jauh.
• Stasiun Jakarta Kota
Salah satu stasiun kereta api yang dibangun pada era Batavia adalah stasiun yang saat ini dikenal dengan nama stasiun Jakarta Kota atau masih sering disebut dengan nama stasiun Beos, yang menurut salah satu versinya diambil dari singkatan nama operator Kereta Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschapij.
Stasiun ini sudah begitu familiar terutama bagi mereka yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Letaknya yang terletak di lokasi wisata kota tua turut menjadikannya sebagai salah satu ikon kota Jakarta. Pada masanya, stasiun Jakarta Kota adalah salah satu stasiun kereta api yang paling megah di kawasan Asia Tenggara.
Stasiun Jakarta kota ini mempunyai kontruksi yang megah dengan lengkungan-lengkungan besi yang kokoh sebagai penyangga atapnya. Bangunannya terlihat sangat kokoh dan bergaya art deco seperti banyak bangunan bersejarah yang dapat kita temui di sekitaran kota tua Jakarta. Bangunan stasiun Kota ini menggantikan stasiun lama Batavia Selatan yang berlokasi di belakang balaikota.
Saat ini, stasiun Jakarta Kota menjadi salah satu stasiun tersibuk yang melayani perjalanan commuter line untuk relasi Jakarta, Bogor, Depok, Nambo, dan Bekasi. Bangunan stasiun Jakarta Kota telah menjadi cagar budaya.
Nah, itulah beberapa stasiun yang sangat populer di seputar Jakarta. Stasiun yang ramai sebagai aktivitas masyarakat dari berbagai kalangan, stasiun-stasiun tersebut juga menjadi ikonik sejarah di Jakarta yang sangat legendaris dan terjaga akan perawatan bangunannya.