Vanithashree, Kisah Masinis Wanita Sukses dari Mangaluru

Vanithashree, salah satu masisni perempuan di India (The Hindu)

Wanita tak hanya saja sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga bisa menjadi seorang pekerja yang tak lupa mengurus rumah. Mungkin pekerjaan seorang wanita hanya duduk di kantor menyelesaikan berkas, namun apa jadinya jika seorang wanita menjadi masinis atau asisten masinis lokomotif kereta?

Baca juga: Mau Jadi Masinis PT KAI, Baca Dulu Beberapa Persyaratannya!

Ini adalah hal yang bukan baru lagi memang, tetapi di negara dengan jaringan kereta terluas ternyata masinis wanita juga sudah banyak. KabarPenumpang.com merangkum dari laman thehindu.com (8/3/2018), Vanithashree salah masinis lokomotif kereta di India seakan menghancurkan benteng dimana hanya pria yang bisa mengerjakan hal tersebut.

Hal ini dikarenakan dirinya menjadi satu dari beberapa orang yang bergabung dengan perkeretaapian India sebagai asisten masinis lokomotif pada tahun 2006 lalu. Vanithashree sendiri kini menjadi seorang masinis lokomotif yang berangkat dari stasiun Mangaluru Junction.

Dia merupakan ibu dari dua orang anak laki-laki dan pernah menempuh studi di Teknik Automobile, Politeknik Karnataka di Mangaluru. Sebelum menjadi seorang masinis, Vanithashree terpilih sebagai Assistant Pilot Loco (APLs) setelah melakukan tes kliring yang dilakukan oleh Railway Recruitment Board (RRB), Thiruvananthapuram dengan uji coba menjalankan lokomotif dari Erode dan Uttukkuli setelah menjalani pelatihan enam bulan.

Kemudian menjadi seorang masinis utuh sejak tahun 2010 dan menjalankan lokomotif tunggal di Divisi Palakkad Southern Railway yang memiliki rekor 12 tahun layanan tanpa kecelakaan. Vanithashree mengatakan, bekerja di lingkungan yang dominan pria sangat sulit sebenarnya, tetapi mengingat dukungan dari masinis lokomotif Babu di Mangaluru Central dia tetap menjalankannya.

Diketahui, keinginan dirinya untuk menjadi masinis awalnya di dorong oleh orang tuanya kemudian oleh suami Vanithashree yang merupakan seorang kepala polisi di Kankanadi. Saat ini dia mampu menjalankan lokomotif diesel maupun listrik dan mampu menanganinya sendiri. Kini di divisi tempatnya bekerja ada enam perempuan sebagai APLs. Vanithashree sendiri pernah menerima penghargaan Manager Operasional Divisi dan Chief Operation Manager.

Baca juga: Indonesian Train Simulator, Rasakan Sensasi Menjadi Masinis Kereta Indonesia

Tak hanya Vanithashree, tetapi di South Western Railway yang mengoperasikan Sangamitra Express dari Bengaluru menuju Patna para krunya semua wanita setiap hari Kamis. Selain di India, ternyata Indonesia juga memiliki masinis perempuan.

Ada sekitar sembilan orang wanita tangguh yang kini menjadi masinis kereta rel listrik (KRL) atau commuter di Indonesia. Namun, untuk kereta jarak jauh belum terlihat adanya masinis perempuan. Apakah nantinya di Indonesia juga semakin berkembang masinis-masinis wanita?