Rolls-Royce Rilis Intelligent Awareness, Bantu Pelaut Tingkatkan Kesadaran Situasional

Sistem Intelligent Awareness (Rolls-Royce)

Rolls-Royce belum lama ini meluncurkan sistem kesadaran situasional baru yang canggih dengan menggabungkan banyak sensor dengan perangkat lunak cerdas untuk membantu pelaut mengelola risiko keselamatan. Khususnya saat mengoperasikan kapal di malam hari, cuaca buruk atau perairan yang sedang padat.

Baca juga: BC Ferries Operasikan Kapal Ferry Pertama dengan Bahan Bakar Ganda

KabarPenumpang.com merangkum dari laman maritime-executive.com (6/3/2018), sistem ini disebut Intelligent Awareness (IA) dan menjadi yang pertama dari jenisnya di pasaran. Sistem IA ini juga menggunakan pengumpulan data untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasionalnya.

“Sistem IA merupakan bagian dari pengembangan kapal otonom yang sedang berjalan, namun kami memutuskan untuk membuat teknologinya tersedia saat ini karena menawarkan manfaat nyata bagi lingkungan pelayaran yang ada. IA tidak diragukan lagi merupakan salah satu kemajuan paling signifikan yang dibuat saat ini dalam hal keselamatan navigasi kapal. Ini menyediakan personil dengan pemahaman yang jauh lebih besar tentang lingkungan kapal,” ujar General Manager, Operasi Remote & Otonomi rolls-Royce Liro Lindborg.

Sistem IA sendiri dibuat oleh Rolls-Royce dengan Stena, MOL (Mitsui O.S.K. Lines) dan proyek Aplikasi Tenaga Kerja Otonom Tingkat tinggi serta bergantung pada LIDAR (Light Detection and Ranging) untuk mengukur jarak.

LIDAR sendiri merupakan teknologi dasar yang biasa digunakan dalam prototipe mobil otonom. Dengan menggunakan data dari LIDAR dan GPS, maka sistem IA bisa membuat representasi 3D dari areal kapal.

“Ini memberikan solusi penasehat untuk melengkapi informasi dasar yang tersedia dari ECDIS dan radar, dengan peta 3D LIDAR menciptakan bird eye yang akurat tentang daerah sekitarnya,” kata Lindborg.

Sebuah sistem IA ini akan dipasang di kapal ferry penumpang Sunflower yang beroperassi antara Kobe dan Oita di Jepang dengan melaui Akashi Kaikyo, Bisan Seto dan Selat Kurushima.

“Ferry Sunflower beroperasi di beberapa perairan paling padat di dunia dan akan memberi kesempatan untuk menguji sistem kesadaran cerdas Rolls-Royce yang ketat. Ini bisa memberi awak kita alat pendukung keputusan yang disempurnakan, meningkatkan keselamatan dan keselamatan kapal kita,” ujar Direktur MOL Kenta Arai.

Baca juga: Kenapa Kapal Pesiar Bisa Tahan Terjangan Badai? Ternyata Jawabannya Sangat Sederhana!

Proyek ini memungkinkan bagaimana IA dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. IA adalah penyatuan dari berbagai sumber daya untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang situasi eksternal kapal dalam empat mode antarmuka pengguna, seperti Virtual Reality (2D dan 3D), Augmented Reality and Precision mode.