Kereta di Rumania Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

Kembali terjadi kebakaran pada kereta dan satu orang membutuhkan perawatan medis setelah menghirup asap. Kebakaran ini terjadi di Rumania Selatan pada kereta penumpang yang bepergian di rute Bucharest menuju ke Targu Jiu pada Selasa (26/11/2019) kemarin di dekat komune Maldaeni di Teleorman, Rumania Selatan.

Baca juga: Akibat Ledakan Tabung Gas Saat Memasak, 70 Orang Tewas di Dalam Kereta Tezgam Express

Insiden ini menghanguskan dua gerbong dari lima yang ditarik dalam satu rangkaian. Dalam kebakaran tersebut ada sekitar seratus penumpang di kereta dan menurut Inspektorat Teleorman untuk Situasi Darurat (ISU Teleorman) seorang yang membutuhkan perawatan medis adalah karyawan Căile Ferate Române (CFR) atau petugas dari Romanian Railway.

KabarPenumpang.com melansir laman romania-insider.com (27/11/2019), saat insiden kebakaran, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 waktu setempat untuk melakukan pemadaman api. Ketika kebakaran terjadi penumpang langsung melarikan diri sebelum api mulai melahap dua gerbong tersebut.

Untungnya dua gerbong yang terbakar tersebut langsung dipisahkan oleh petugas CFR agar tidak merembet ke gerbong lainnya. ISU Teleorman mengatakan, kebakaran tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh korsleting.

Adanya insiden kebakaran di Romania ini mengingatkan pada kebakaran kereta api di Pakistan. Pada insiden yang terjadi pada 30 Oktober 2019 kemarin, sekitar 70 orang meninggal dunia.

Penumpang yang tewas dan luka-luka sebagian besar karena mencoba turun dari kereta untuk melarikan diri. Kejadian itu menghanguskan tiga gerbong. Bahkan penyebab kebakarannya pun tak diduga oleh penumpang lain yakni dua kompor yang meledak saat penumpang tengah memasak sarapan dalam kereta.

Padahal membawa tabung gas dalam kereta ketika bepergian merupakan hal ilegal dan dilarang dalam aturan. Kebakaran tersebut terjadi di atas kereta Tezgam Express yang kala itu tengah mengular dari kota-kota di Karachi dan Rawlpindi.

Asisten komisaris kota Multan, Mansoor Ahmed membenarkan jumlah korban jiwa mencapai 70 orang dan 40 diantaranya terluka bahkan kritis. Diketahui, pada Kamis sore, para petugas penyelamat mulai membersihkan reruntuhan yang hangus untuk pencarian korban.

Baca juga: 122 Gerbong Tua Terbakar, Stasiun Cikaum Terkenal Sebagai “Kuburan Kereta”

Sembilan orang dengan luka bakar dibawa ke rumah sakit di distrik Multan. ada Juli, sedikitnya 23 orang tewas di distrik yang sama ketika sebuah kereta penumpang dari kota Lahore di bagian timur Pakistan menabrak kereta barang yang berhenti di persimpangan.

Bandara Changi Hadirkan Pohon Natal Raksasa dan Karakter Frozen II

Lagi-lagi Bandara Changi Singapura menghadirkan sesuatu yang baru dan menakjubkan untuk Natal tahun ini. Menyambut Natal, bandara ini telah menata terminal dan Bandara Jewelnya dengan berbagai dekorasi pada umumnya dan sebagian besar bahkan mengambil tema film Disney baru yakni Frozen II.

Baca juga: Jewel Changi, Berawal dari Ide Tempat Parkir Kini Menjadi Taman Spektakuler Dalam Ruangan

Salah satu yang menakjubkan itu adalah sebuah pohon natal raksasa dan kemudian berbagai pertunjukan serta salju. Sayangnya beberapa diantar hal tersebut pengunjung harus membayarnya. Dilansir KabarPenumpang.com dari businessinsider.sg (22/11/2019), pengunjung di Bandara Jewel Changi bisa berfoto dengan pohon Natal raksasa ini. Dengan tinggi 16 meter, pengunjung bisa berfoto dari berbagai sudut pandang seperti lantai 2.

(www.businessinsider.sg)

Tetapi pengunjung akan kecewa ketika ingin mendekat dengan pohon atau air terjun dalam ruangan (Rain Vortex) yang terkenal karena dari 21 November hingga 5 Januari, air terjun dan Lembah Hutan Shiseido akan terbuka bagi pengunjung yang menghabiskan uang mereka sebanyak S$50 dalam satu struk ketika berbelanja di Jewel. Untungnya, dalam struk tersebut bisa menjadi tiket bagi dua orang untuk mengakses ke dalam area tertutup yang biasanya bebas.

Tak hanya itu, salju buatan yang menggambarkan Natal di negara Eropa dan Amerika juga dihadirkan oleh Bandara Jewel Changi secara berkala di dalam area ekslusif. Salju ini disemprotkan melalui alat yang dipasang di sepanjang dinding dan ini sangat populer untuk anak-anak.

Meski begitu ada peringatan yang dibuat oleh pihak bandara yakni “Jangan berdiri terlalu dekat dengan mesin salju.” Sebenarnya ini karena salju tersebut dari busa dan beberapa orang mulai batuk setelah menghirup busa terlalu lama.

Selain salju, disekeliling area tempat duduk dekat air terjun ada pajangan rusa dan manusia salju yang menyala. Bahkan lampu yang terlilit pada pohon Natal raksasa akan berubah-ubah ketika lagu-lagu Natal diputar.

Karakter Frozen II di Terminal 2 Bandara Changi (www.businessinsider.sg)

Tak hanya itu, adapula pertunjukan penari berkostum yang berkeliaran di sekitar air terjun dan berinteraksi dengan anak-anak. Biasanya penari ini akan hadir selama 15 menit dan mulai pukul 20.00 waktu setempat pada hari biasa dan 18.00 serta 20.00 setiap akhir pekan.

Pertunjukan cahaya Rain Vortex juga akan digantikan dengan pertunjukan bertema Natal. Pengunjung dapat melihat pertunjukan cahaya secara gratis dari melihat platform di sekitar Jewel.

Pengunjung juga akan dikenakan S$4,50 untuk masuk ke Canopy Park dan bisa mengunjungi Topiary Walk yang sudah diubah mejadi jalanan salju. Di perjalanan, pengunjung diberikan tongkat ski dan sol karet anti selip untuk melintasi “salju” seperti deterjen.

Uniknya di tengah-tengah Topiary Walk ada bilik telepon Inggris dan anak-anak yang mengangkat telepon di stan dapat berbicara dengan “Sinterklas”. Daya tarik lain di Canopy Park, Foggy Bowl, menampilkan pohon-pohon pinus yang dihiasi dengan pernak-pernik.

Bagian ujung taman ada igloo tempat anak-anak bisa bertemu Santa pada waktu yang ditentukan sepanjang hari. Terminal 2 Bandara Changi menampilkan atraksi dengan tema Frozen II dan sebuah patung raksasa Olaf juga terpampang disana. Di dalamnya ada tabel aktivitas di mana anak-anak bisa mewarnai atau membuat bookmark.

Baca juga: Seru! Ada Perosotan Menuju Boarding Room di Terminal 4 Bandara Changi

Dekat kastil adalah area aktivitas di mana anak-anak bisa mendapatkan tas pamitan beku jika mereka memainkan serangkaian permainan. Di area keberangkatan Terminal 3 adalah instalasi Frozen II yang besar. Pertunjukan cahaya berlangsung di tengah instalasi setiap malam pukul 19.30, 20.00, 20.30 dan 21.00 waktu setempat. Fans juga dapat bertemu Olaf, Anna dan Elsa pada 22, 23, 24, 29, 30, dan 1 Desember.

Commuter Training Simulator, Bantu Calon Masinis Uji Sertifikasi

Masinis kereta api ternyata salah satu pekerjaan yang cukup menjanjikan. Memiliki seragam khusus bak seorang pilot pesawat membuat para masinis terlihat gagah. Mungkin bila melihat mereka sepertinya mudah saja mengemudikan sebuah kereta. Tapi ternyata, di dalam ruang kecil masinis banyak tombol dan peralatan yang harus dioperasikan.

Baca juga: Depo KRL Terbesar di Asia Tenggara, Ternyata Ada di Depok

Nah, meski terlihat mudah, seorang masinis harus lolos proses dan memiliki sertifikat untuk bisa mengemudikan kereta yang berisi penumpang. Mereka harus melakukan diklat selama satu tahun dan bila memenuhi syarat akan mendapat sertifikat KO 61 dan diklat lanjutan untuk mendapat KO 62.

Vice President Operasi PT KCI Broer Rizal mengatakan, sebelum para masinis mengemudikan kereta dengan penumpang mereka akan menjadi co-masinis di mana mengemudikan kereta masih bersama pendamping. Dia menambahkan, proses yang dilalui masinis pun bukan hanya itu saja, mereka juga akan mengikuti kelas teori hingga praktek.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, saat ini PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sudah memiliki alat simulasi pengoperasian kereta rel listrik (KRL) untuk latihan para masinis di Dipo KRL Depok.. Alat yang bernama Commuter Training Simulator (CTS) ini merupakan simulator kereta pertama yang dibuat di Indonesia.

“Sebelum praktek langsung, kami ada Commuter Train Simulator, simulasi riil dengan dilakukan penilaian yang hasilnya di print,” kata Broer.

Broer mengatakan, dengan alat simulasi ini, sebagai media pembelajaran dan pengujian para masinis KRL. Di mana para calon masinis akan diuji menghadapi berbagai kondisi di lintasan dari yang normal hingga kondisi darurat. Selain itu juga di nilai seberapa taatnya masinis pada peraturan, simbol dan rambu-rambu lainnya.

“Simulator ini dibuat sesuai dengan kondisi sarana dan prasarana KRL. CTS juga memadukan video, grafis, sistem sensor serta penggerak yang impresif sehingga pergerakan serupa dengan aslinya,” tambah Broer yang dikutip dari tempo.co (26/11/2019).

Diketahui, simulator KRL ini berbentuk mirip kapsul yang bisa memberikan efek motion. Kapsul tersebut didesain mirip dengan kabin masinis KRL tipe JR 205 . Kaca depan KRL akan menampakkan visual layaknya lintasan kereta dan berbagai komponen kemudi di kabin sama fungsinya dengan yang asli. Untuk menggunakan simulator tersebut, calon masinis akan berlatih mengemudikan KRL dengan arahan instruktur di ruang lain.

Instruktur memberikan tantaangan yang dimulai dari tabrakan dengan kendaraan atau orang bunuh diri hingga gangguan teknis KRL. Simulasi ini juga mencoba bagaimana ketika hujan lebat atau kereta tertemper. Broer mengatakan, melalui simulasi maka dapat diketahui kecakapan seorang masinis.

“Mulai dari kepatuhan terhadap sinyal dan semboyan kereta, batas kecepatan, headlamp hingga etika. Semua penilaian akan muncul secara otomatis setelah simulasi dan menjadi catatan bagi kami,” tambahnya.

Saat ini KCI sendiri memiliki 350 orang masinis dan gaji yang didapat pun bisa dikatakan mencengangkan yakni hingga Rp20 juta per bulannya. Broer menambahkan, gaji sebanyak tersebut juga tergantung dengan jam terbang. Untuk masinis pemula bahkan hanya mendapat gaji pokok Rp4 juta dan bila tergantung jam terbang, para masinis ini dalam satu bulan bisa mendapat gaji Rp12 juta.

Baca juga: Jevi Santoso, Masinis Ganteng yang Jadi Idola Penumpang KRL Jabodetabek

Broer menjelaskan, untuk menjadi seorang masinis tak hanya lolos sertifikasi, tetapi mereka harus sehat dalam kategori sehat Tipe A yakni tak memiliki riwayat penyakit jantung atau penyakit berbahaya lainnya, tidak menggunakan kacamata, bebas narkoba dan minimal tinggi 160 cm. Untuk pendidikan calon masinis memegang ijazah minimal SMA atau sederajat. Semua persyaratan umum yakni memiliki nilai rata-rata 7.

Mau Saingi GoJek dan Grab, Gaspol Hadir dari Depok

Setelah Anterin dan Bonceng, kini hadir pula Gaspol yang menjadi saingan dua aplikasi ride hailing yang sudah menyebar di Indonesia yakni GoJek dan Grab. Apa sih Gaspol dan kapan di launching di jalanan dan berasal dari mana aplikasi ride hailing yang satu ini?

Baca juga: Saingan GoJek dan Grab, “Anterin” Bisa Pilih Pengemudi Suka-Suka

Gaspol yang punya tagline ‘Transportasi Online Masa Millenial’ ini memiliki lambang seperti Gundala Putra Petir, di mana sayap dengan ditengahnya sebuah lingkaran dan gambar petir menjadi ikonnya. Tepat hari ini (27/11/2019) ternyata Gaspol baru saja melakukan grand launching aplikasinya.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, Gaspol bermarkas di Depok dan mengklaim sudah merekrut ribuan pengemudi meski baru seumur jagung. Pendaftaran mitra yang sudah mulai sejak Juli kemarin, didapat data bahwa hingga September sudah ada sepuluh ribu mitra pengemudi yang awalnya hanya ditargetkan tujuh ribu mitra.

Para mitra ini tersebar di Jabodetabek, Bali, Pontianak hingga Lampung. Nah, ternyata KabarPenumpang.com mengatakan lambang Gaspol mirip Gundala, ini juga menjadi keunikannya yang mana helm para pengemudi punya aksen petir dan warna merah menyala menjadi ciri khas lain dari gaspol.

CEO PT Gaspol Angkasa Surya, Lisa Subandi mengatakan, Gaspol berbeda dari ride hailing lainnya. Dia menyatakan, selain siap memberikan kesejahteraan bagi pengemudi, nantinya para mitra juga tidak akan dikenakan suspend atau pemblokiran secara sepihak. Bahkan Lisa menambahkan, bonus bagi pengemudi pun bisa dilihat mereka langsung di aplikasi masing-masing.

“Kami jelas beda dengan aplikasi lain, kami tawarkan kesejahteraan ke pihak pengemudi, pengemudi butuh kepastian. Kalau aplikasi lain suspend sepihak, di Gaspol nggak ada suspend sepihak,” ucap Lisa yang dikutip dari detik.com (27/11/2019).

Dari penulusuran yang dilakukan melalui website gaspolindonesia.com, aplikasi yang satu ini memberikan akses mudah pada penumpang, adanya tarif seimbang hingga kemudahan dalam pembayaran ongkos. Tak berbeda jauh dari para pesaingnya, Gaspol juga menghadirkan selain Gas Ride dan Gas Car ada juga Gas Send, Gas Food, Gas Wash dan Gas Pickup.

Mungkin untuk Gas Ride, Gas Send Gas Food hampir mirip dengan pesaingnya GoJek dan Grab. Sedangkan Gas Wash merupakan layanan yang diberikan Gaspol untuk pengguna yang tidak sempat mengurus pakaian kotor sehingga akan ada penjemputan pakaian dan mengantarkannya ketika sudah bersih. Untuk Gas Pickup sendiri, merupakan layanan jasa angkut dan pengiriman barang untuk ukuran yang lebih besar.

Baca juga: Lawan GoJek dan Grab, “Bonceng” Tawarkan Tarif Ojol Berdasarkan Cluster

Tapi dari kehadiran berbagai aplikasi ride hailing tersebut, apakah bisa bertahan dan menyaingi GoJek dan Grab yang sudah lebih dulu hadir?

Delapan Bulan Beroperasi, MRT Jakarta Hampir Angkut 20 Juta Penumpang!

Setelah rampung pengerjaan Fase 1 yang menghubungkan Lebak Bulus dan Bundaran HI, kini tiba saatnya bagi MRT Jakarta untuk merilis hasil pengoperasiannya yang dimulai sejak bulan Maret kemarin. Ramainya stasiun setiap hari menjadi pertanda baik bagi perusahaan, dimana tujuan awal dari hadirnya moda berbasis massal baru ini setidaknya sudah terwujud – mengubah kebiasaan warga Jakarta untuk mulai menggunakan transportasi publik dan meninggalkan kendaraan pribadinya. Kira-kira, apa saja berita baik yang dibawa oleh William Sabandar cs.?

Baca Juga: “Bebas,” Jadi Film Pertama yang Dibuat dengan Latar MRT Jakarta

Berdasarkan siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com, pencapaian jumlah penumpang MRT Jakarta tertanggal 24 Maret hingga 26 November kemarin mencapai 19.990.959 penumpang. Pihak MRT Jakarta juga menambahkan bahwa rata-rata penumpang per-bulan berada di level 83.516 penumpang dengan ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) 100 persen!

“Rata-rata penumpang per-hari tertinggi berada di angka 93.165,” tulis manajemen MRT Jakarta dalam pesan tertulis.

Beralih ke soal pendapatan, MRT Jakarta membukukan beragam pendapatan yang didapat dari Farebox, Non-Farebox, dan subsidi. Menurut Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, keuntungan Non-Farebox yang dimaksud di atas diperoleh dari iklan yang menyumbang angka 55 persen, naming rights (penamaan stasiun) dengan presentase 33 persen, jaringan telekomunikasi di angka 2 persen, hingga retail dan UMKM yang menyumbang 1 persen.

Ya, seperti yang sudah diketahui bersama, ada beberapa nama merek yang bertengger di belakang beberapa nama stasiun MRT Jakarta, seperti Lebak Bulus Grab, Blok M  BCA, Istora Mandiri, Setiabudhi Astra, hingga Dukuh Atas BNI.

“Tahun ini kita akan membukukan keuntungan di angka antara Rp60 sampai dengan Rp70 miliar. Yang paling besar (mendongkrak keuntungan) adalah advertising (iklan) dan naming right. Itu kontribusinya kira-kira 70 sampai 80 persen,” ujar William.

“Target tahun 2020 mencapai keuntungan 200 hingga 250 miliar, dengan perkiraan pendapatan farebox mencapai Rp180 miliar” sambungnya.

Baca Juga: MRT Jakarta Libatkan 16 UMKM di Lima Stasiun

Dirinya juga menambahkan bahwa pihak MRT Jakarta selalu optimis untuk meraup keuntungan lebih – mengingat mereka masih memiliki beberapa stasiun yang belum ‘diberi nama’.

“Harus optimistis, kita melihat potensi-potensi pendaanaan karena kita sudah menjual 5 stasiun untuk naming right dan ada potensi untuk menjual tujuh stasiun lagi,” ujar William.

Pilot Terkena Serangan Jantung, Aeroflot Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat

Panik, tentu saja inilah yang akan dirasakan ketika pesawat yang Anda tumpangi melakukan pendaratan darurat. Beragam spekulasi mulai bermunculan, mulai dari pesawat mengalami kendala teknis, bandara tujuan tidak memungkinkan pesawat untuk mendarat, hingga dibajak oleh teroris. Namun apa jadinya jika pesawat melakukan pendaratan darurat karena sang pilot terkena serangan jantung? Duh, bagaimana nasibnya ya?

Baca Juga: 10 Pendaratan Dramatis Sepanjang Sejarah Penerbangan

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman cnn.com (26/11), kejadian mengerikan ini menimpa maskapai asal Rusia, Aeroflot dengan nomor penerbangan SU1546 pada hari Minggu (24/11) kemarin. Kala itu, maskapai ini tengah mengoperasikan rute penerbangan Moskow – Anapa, sebuah kota di Krasnodar Krai, Rusia. Menurut kantor berita Rusia, pilot mengalami serangan jantung ketika pesawat tengah mengudara dan memaksa kopilot untuk mengambil alih penerbangan tersebut.

Mengingat kondisinya yang darurat medis, maka kopilot langsung mengambil inisiatif untuk melakukan pendaratan darurat. Setelah mendapatkan ijin, kopilot yang bertugas lalu mendaratkan Airbus A320 yang digunakan oleh pihak maskapai di Platov International Airport, Rostov-on-Don.

Pendaratan darurat ini berjalan mulus dan setibanya pesawat di landasan, petugas medis langsung memberikan pertolongan pertama kepada sang pilot. Mengingat peralatan medis yang kurang lengkap, pilot berusia 49 tahun tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun nahas, nyawa sang pilot tak tertolong ketika ambulans masih dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sebelumnya, ketika pesawat masih mengudara, awak kabin yang menerima kabar bahwa sang pilot mengalami serangan jantung langsung melayangkan pengumuman kepada para penumpang, “jika diantara Anda yang bisa melakukan tindakan medis profesional, kami sangat membutuhkan Anda saat ini,”

Seharusnya, pesawat tersebut mendarat di Anapa pada pukul 10.40 waktu setempat. Namun karena kejadian ini, pesawat yang bertolak dari Moskow pada pukul 08.20 waktu setempat ini melakukan pendaratan darurat di Rostov-on-Don pada pukul 09.57 waktu setempat.

Baca Juga: Akibat Bau Kentut, Pesawat Transavia Lakukan Pendaratan Darurat di Wina

“Semua orang yang ada di Aeroflot sangat terpukul atas meninggalnya salah satu rekan kami, dan kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga mendiang,” ujar juru bicara Aeroflot.

Sesaat sebelum Aeroflot SU1546 ini mengudara, sang pilot sempat mengeluhkan nyeri pada bagian dadanya – namun pada kenyataanya, ia lulus dari medical check up rutin dan terbukti bisa melakukan tugasnya sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Masih Bingung Peraturan Cairan Masuk Kabin? Ini Penjelasannya!

Bagi Anda semua yang sudah sering berkelana ke luar negeri atau dalam negeri dengan menggunakan pesawat, tentu sudah tidak asing lagi dengan pemeriksaan keamanan di bandara, bukan? Dimana peraturan yang berlaku untuk membawa benda berbentuk cairan dianggap oleh sebagian orang terlalu ribet oleh sebagian orang. Namun sesungguhnya, bagaimana aturan yang berlaku mengenai hak penumpang untuk membawa benda cair ke dalam penerbangan Anda?

Baca Juga: Agar Penerbangan Nyaman, Inilah Tips Bawa Koper ke Dalam Bagasi Kabin

Sebelum membahasnya lebih jauh, cairan yang akan dibahas di sini adalah cairan yang masuk ke dalam kabin – bukan yang ada di tas yang Anda masukkan ke dalam bagasi. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman express.co.uk, satu aturan awal yang harus Anda pahami terlebih dahulu adalah untuk tidak membawa wadah cairan yang melebihi ukuran 100ml – jika Anda melanggar, maka barang terkait akan disita oleh petugas keamanan bandara.

Ambil contoh, Anda memiliki sebuah botol parfume berukuran 150ml, dengan isi yang sudah tinggal sedikit lagi (kurang dari 100ml). Kendati isi dari parfume tersebut sudah di bawah angka 100ml, namun karena ukuran botolnya melebihi 100ml, maka mau tidak mau parfume tersebut harus Anda ikhlaskan kepada petugas bandara.

Namun, tidak semua cairan yang melebihi kapasitas 100ml ini dilarang untuk masuk ke dalam kabin. Adapun beberapa diantaranya yang boleh masuk ke dalam kabin adalah: cairan untuk keperluan medis penting, makanan atau susu bayi, hingga minuman untuk kebutuhan diet khusus.

Selain itu, Anda juga harus menempatkan wadah-wadah cairan ini di dalam plastik wrap bening dan dihimbau untuk tidak mengikatnya. Ini ditujukan untuk memudahkan proses pemeriksaan keamanan di bandara.

Baca Juga: Inilah yang Diharapkan Seorang Awak Kabin dari Penumpang!

“Staf bandara mungkin perlu membuka barang (plastik wrap bening) untuk memeriksa cairan terkait di bagian keamanan,” tulis otoritas terkait di gov.uk.

Memang, peraturan soal penempatan cairan ini tidaklah mutlak berlaku di setiap negara – ada juga negara yang masih sedikit lebih membebaskan Anda untuk membawa cairan selama tidak melebihi 100ml. Jika Anda sudah mengetahui soal ini, kini tiba saatnya bagi Anda untuk mempraktikannya guna mempercepat proses pemeriksaan keamanan di bandara!

Beda Maskapai Beda Pula Aturan Bawa Bagasi Jinjing Dalam Kabin

Sebenarnya bagaimana sih peraturan untuk tas jinjing yang boleh di bawa dalam kabin? Sebab tidak semua maskapai memiliki ketentuan yang sama. Bahkan ukurannya pun terkadang jauh berbeda bisa lebih besar, lebih kecil, lebih berat atau lebih ringan dari yang lainnya.

Baca juga: Per 15 Januari 2018, Ryanair Berlakukan Kebijakan Baru Untuk Tas di Dalam Kabin 

KabarPenumpang.com merangkum laman qz.com (21/11/2019), ada analisis yang dilakukan terkait kendala bagasi pada 110 maskapai penerbangan berbiaya hemat. Berikut ini rangkuman yang didapat.

#Dimensi tas jinjing paling umum
Pada maskapai berbiaya hemat ada berbagai jenis dimensi yang diperbolehkan masuk. Tas ukuran 55cm x 40cm x 20cm adalah yang terbaik. Ukuran ini diizinkan pada 45 pesen penerbangan seperti maskapai Lufthansa, EasyJet, Iceland Airlines, Swiss Airlines, Eurowings dan Air Canada. Sedangkan yang memberikan ruang lebih besar yakni 56cm x 36cm x 23cm ada pada 34 maskapai penerbangan termasuk American Airlines, Virgin Australia, AirAsia dan Cathay Pacific.

#Volume bagasi
Beberapa maskapai tidak menggunakan dimensi tas, melainkan menggunakan ukuran volume atau keterisian tas. Biasanya tas jinjing yang paling umum adalah dengan volume 46 liter. Tetapi ada pula yang memberikannya dua kali lipat. Sebanyak 14 maskapai penerbangan seperti diantaranya Finnair, El Al, British Airways, Iberia Airlines, China Eastern Airlines, dan EasyJet memungkinkan hingga volume 63 liter masuk dalam kabin.

#Berat tas jinjing
Beberapa maskapai tidak memberikan batasan berat tas jinjing seperti EasyJet, Air Canada, JetBlue, Amerika, WestJet, Delta, United, dan RyanAir. Ada 28 maskapai yang menetapkan berat tujuh kilogram dan 28 maskapai lainnya menerapkan berat batas sepuluh kilogram. Tetapi, bila Anda ingin membawa tas jinjing lebih berat bisa menggunakan British Airways karena memungkinkan tas jinjing seberat 23 kg untuk masuk dalam kabin.

Dalam kebanyakan kasus, tujuh puluh persen dari maskapai penerbangan dalam penelitian memperbolehkan untuk barang pribadi di samping tas jinjing. Namun, definisi barang pribadi bervariasi dari payung atau selimut hingga dompet atau tas laptop. Maskapai biasanya memperbolehkan barang-barang pribadi yang bisa dibawa ke kabin tepatnya di bawah kursi.

Delapan maskapai penerbangan, hanya mengizinkan barang pribadi dengan tiket termurah mereka, seperti Allegiant Air, Wizz, Spirit, Porter, Frontier dan Turkmenistan Airlines. Itu juga termasuk dua yang terbesar di dunia RyanAir dan United Airlines. Sedangkan Kenya Airlines menjadi satu-satunya maskapai yang memungkinkan dua barang pribadi selain barang bawaan.

Baca juga: Tak Hanya Mudahkan Awak Kabin, Tablet PC Bantu Kurangi Penggunaan Kertas

Jadi, dari studi yang dilakukan, ternyata British Airways menjadi yang paling murah hati untuk kebijakan barang. Batas bawaan 23 kg yang lebih besar dibanding maskapai lain dan volume 63 liter serta mengizinkan barang pribadi lain untuk ikut di bawa dalam kabin.

Tergolong Masih Sepi Penumpang, Kereta Cepat Maroko Diplot dengan Harga Paling Kompetitif di Dunia

Sebagai salah satu moda transportasi anyar, kereta berkecepatan tinggi yang ada di
Maroko masih terbilang cukup sepi penumpang. Tercatat pada bulan Oktober kemarin saja, kereta berkecepatan tinggi ini baru mengangkut 2,5 juta penumpang saja sejak bulan Januari 2019. Guna memaksimalkan fungsi dari kereta cepat ini, Kantor Kereta Api Nasional Maroko (ONCF) memproyeksikan mengangkut 3 juta penumpang hingga akhir tahun ini.

Baca Juga: Penuh Polemik, Maroko Siap Operasikan Kereta Cepat Penuh di Penghujung 2018

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman moroccoworldnews.com (21/11), kereta yang bernama Al-Boraq ini merupakan kereta berkecepatan tinggi pertama di Benua Hitam. Menurut Direktur Jenderal ONCF, Mohamed Rabie Khlie, pihaknya memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang sebanyak dua kali lipat pada tahun 2021 – ke angka 6 juta penumpang per tahun.

Kereta Al-Boraq ini sendiri menghubungkan Casablanca dan Tangier yang berada di sebelah utara Maroko. Jika menggunakan jalan tol A1, dibutuhkan waktu 3 jam 32 menit untuk menghubungkan kedia titik ini – sedangkan jika menggunakan kereta Al-Boraq, maka jarak 338,1km ini dapat ditempuh dalam durasi 2 jam 10 menit saja.

“Dengan rata-rata 8.250 penumpang per hari pada 2019, tingkat keterisian kereta rata-rata adalah 68%,” ujar Mohamed Rabie.

Kendati angka penumpang per tahunmasih terbilang masih cukup sedikit, namun nyatanya terjadi peningkatan permintaan manakala ONCF membuka penjualan tiket secara online.

“Sejatinya proyek ini sangat menguntungkan … semua biaya operasional dari Al-Boraq sudah tertutup oleh pendapatan yang diraupnya,” sambung Mohamed Rabie.

Baca Juga: Petinggi Perancis dan Maroko Lakukan Inagurasi Kereta Cepat Pertama di Afrika

Jika hadirnya moda transportasi berbasis massal di Indonesia ditujukan untuk mengurangi tingkat kemacetan dan penyebaran polusi udara, maka lain halnya dengan di Maroko, dimana kereta Al-Boraq ini dihadirkan untuk mengurangi tingkat kecelakaan di negara tersebut. Mohamed Rabie mengatakan bahwa hadirnya kereta cepat ini telah terbukti menurunkan tingkat kecelakaan hingga 150 kasus di tahun 2019 ini.

Selain itu, Mohamed Rabie juga menambahkan bahwa perhitungan bea penumpang per kilometer dari kereta cepat ini merupakan yang, “paling kompetitif di dunia,”

Tak Semua Penumpang Mudah Tidur di Pesawat, Ini Sepertinya Bisa Membantu!

Ketika dalam penerbangan jarak jauh, tidur di dalam pesawat bisa menjadi salah satu pilihan sembari pesawat tiba di tujuan. Bahkan berbagai benda seperti headset untuk mendengarkan lagu, bantal hingga penutup mata pun digunakan untuk membantu tidur.

Baca juga: Tips – Mau Tidur di Pesawat, Jangan Turunkan Tirai Jendelanya!

Tapi sayangnya ini tidak berlaku bagi semua penumpang, sebab banyak juga yang sulit tidur saat dalam penerbangan. Apalagi ketika waktu tempuh lama dan duduk di kursi kelas ekonomi.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari forbes.com (23/11/2019), ternyata pelancong udara sebanyak 61 persen mengalami sulit tidur dalam penerbangan mereka. Juru bicara The Sleep Judge Haley Green mengatakan, dengan mencondongkan tubuh ke depan adalah cara terbaik untuk sedikit menutup mata.

“Membungkuk ke depan di atas meja baki adalah posisi paling terbaik untuk memaksimalkan istirahat. Sedangkan bersadar ke samping adalah posisi terburuk,” ujar juru bicara itu.

Untuk kenyamanan tidur dalam penerbangan pun penumpang tidak disarankan untuk menggunakan celana berbahan jeans, sebab ketika duduk akan menekan perut. Gunakan juga baju yang longgar dan nyaman serta tak lupa menggunakan jaket atau pakaian lengan panjang karena udara dingin dalam kabin.

“Gunakan kaos kaki dan celana panjang ketika terbang dengan pesawat, ini bisa membuat Anda nyaman dalam penerbangan,” kata CEO Happysleepyhead.com John Breese.

Minum air putih yang cukup bisa membuat perasaan tenang dan tidur pun lelap, sebab bila terlalu banyak minum, Anda bukan tenang untuk beristirahat tetapi bergerak bolak balik ke toilet. Sebenarnya alkohol juga bisa membantu tidur dalam jangka pendek, namun ternyata bisa benar-benar mengacaukan siklus tidur.

Sehingga bisa dikatakan alkohol tak disarankan untuk penumpang dalam perjalanan jarak jauh. Satu hal lagi yakni kursi terbaik ketika ingin tidur di pesawat adalah dekat jendela.

“Kursi jendela adalah pilihan terbaik, karena kamu bisa bersandar di dinding dan membiarkan tubuhmu lebih rileks. Ditambah lagi, kamu tidak harus bangun ketika tetanggamu ingin ke toilet,” kata Breese.

Kursi nyaman kedua yakni di tengah dan lebih baik hindari kursi dekat lorong. Karena ketika di lorong Anda tidak bisa bersandar, sedangkan kursi dekat jendela kepala bisa bersandar dan kursi tengah pun lebih menguntungkan.

Baca juga: Jangan Lupa, Ada Aturannya Saat Turunkan Sandaran Kursi Pesawat

Tapi, sepertinya bagi orang yang punya julukan pelor alias nempel molor, hal ini bisa saja tidak berlaku. Karena nempel sedikit dengan bagian kursi empuk dengan posisi di mana pun pasti akan tidur. Adakah yang pelor disini?