Terancam Dituntut Airbus, Qatar Airways Serang Balik-Tuntut Airbus Terkait Masalah A350

Qatar Airways resmi menempuh jalur hukum pada 20 Desember lalu. Maskapai nasional Qatar itu melaporkan Airbus ke Divisi Teknologi dan Konstruksi Pengadilan Tinggi di London. Sebelumnya, Airbus justru mengancam akan menuntut Qatar Airways atas pernyataan destruktifnya terhadap masalah pada 21 pesawat Airbus A350 yang terpaksa digrounded.

Baca juga: Dituding Qatar Airways Tak Serius Terkait Masalah Cat A350, Airbus Tempuh Jalur Hukum!

“Kami telah gagal dalam semua upaya kami untuk mencapai solusi konstruktif dengan Airbus. Ini sehubungan dengan kondisi degradasi permukaan yang dipercepat berdampak buruk pada pesawat Airbus A350,” kata Qatar Airways dalam pernyataan resminya.

“Oleh karena itu Qatar Airways tidak memiliki alternatif selain mencari penyelesaian cepat dari perselisihan ini melalui pengadilan,” lanjutnya.

“Kami sangat percaya bahwa Airbus harus melakukan penyelidikan secara menyeluruh agar dapat menetapkan akar permasalahan yang meyakinkan. Tanpa pemahaman yang tepat tentang penyebab kondisi tersebut, tidak mungkin bagi Qatar Airways untuk menentukan apakah solusi perbaikan yang diusulkan akan dapat memperbaiki kondisi yang mendasarinya,” tutupnya.

Airbus sendiri belum mengeluarkan tanggapan resmi atas tuntutan Qatar Airways berkenaan dengan masalah pada cat pesawat A350.

Namun, pada 10 Desember lalu, Airbus sudah mengultimatum Qatar Airways atas pernyataannya yang mengganggu kredibilitas perusahaan selaku produsen pesawat terbesar di dnuai bersama Boeing. Airbus bahkan tak ragu untuk menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan itu.

Baca juga: Bermasalah, Qatar Airways Kandangkan 13 Unit Airbus A350, Al Baker Murka!

“Dalam menghadapi ongoing mischaracterisation of non-structural surface degradation pada armada pesawat A350 oleh salah satu pelanggannya, Airbus menjadi perlu untuk mencari penilaian hukum independen sebagai jalan ke depan untuk menyelesaikan perselisihan, yang tidak dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak selama diskusi langsung dan terbuka,” kata Airbus dalam keterangan resminya kepada KabarPenumpang.com.

“Upaya pelanggan ini untuk salah mengartikan topik khusus ini sebagai masalah kelaikan udara merupakan ancaman terhadap protokol internasional tentang masalah keselamatan,” tambahnya.

Terlepas dari saling tuntut Airbus-Qatar Airways, manufaktur pesawat Eropa itu mengklaim sudah menemukan akar permasalahan pada Airbus A350 Qatar Airways dan maskapai lainnya. Tetapi, entah mengapa, Qatar Airways tak percaya begitu saja dan menuntut Airbus agar lebih serius lagi dalam mencari akar permasalahan pastinya.

“Keselamatan adalah prioritas utama Airbus. Temuan terkait surface paint-related telah dinilai secara menyeluruh oleh Airbus dan dikonfirmasi oleh European Aviation Safety Agency (EASA) karena tidak memiliki dampak kelaikan udara pada armada A350,” jelasnya.

Baca juga: Kepanasan, Cat Pesawat Airbus A350 Qatar Airways Meleleh! Maskapai Lain Senasib

Qatar Airways diketahui mulai menemukan masalah pada bagian bawah permukaan cat pesawat A350 pada awal tahun ini. Ketika itu, salah satu armada menjalani proses pengecatan livery World Cup 2022 (Piala Dunia 2022) di Irlandia.

Pada awal Agustus, Qatar Airways terpaksa menggrounded seluruh armadanya. Maskapai raksasa Timur Tengah itu diketahui memiliki 53 pesawat A350. Seiring berjalannya waktu, dilaporkan hanya 13 unit yag digrounded. Itu kemudian berkembang menjadi 20 unit dan sekarang 21 unit A350 yang digrounded.

53 Tahun Lalu, NASA Paksa Apollo 8 Jadi ‘Korban’ Perang Dingin AS-Uni Soviet

53 tahun yang lalu, bertepatan dengan 21 Desember 1968, Apollo 8 beserta tiga krunya, Frank Borman, Jim Lovell, dan Bill Anders, menjadi korban dari Perang Dingin antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet (Rusia). Sejatinya Apollo 8 bukanlah misi membawa manusia ke bulan. Tetapi, dengan penuh risiko, NASA menjalani misi itu demi memenangi Perang Dingin.

Baca juga: Hari Ini, 53 Tahun Lalu, Apollo 7 Mendarat di Samudra Atlantik Setelah 11 Hari di Luar Angkasa

Meski begitu, Apollo 8 dan kru berhasil masuk ke orbit bulan dan kembali ke bumi dengan selamat, menjadikannya sebagai misi antariksa berawak pertama yang meninggalkan orbit Bumi rendah, mencapai orbit Bulan, dan kemudian kembali ke Bumi. Selain itu, Apollo 8 dan kru juga menyiarkan secara live pemandangan bumi dan bulan yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Dilansir laman resmi NASA, misi Apollo 8 bisa dikatakan misi yang sangat dipaksakan. Bagaimana tidak, roket Saturn V, yang bakal mengantarkan Apollo 8 belum pernah diuji untuk peluncuran kru.

Tak heran, saat detik-detik terakhir mulai diluncurkan, tidak banyak yang bisa dikatakan dan sedikit yang bisa mereka lakukan. Sekitar empat juta liter bahan bakar akan terbakar di bawahnya. Mereka, seperti yang dikatakan oleh komentator BBC TV, “duduk di atas benda yang setara dengan bom luar biasa besar”.

Tetapi, NASA dan AS hanya fokus menunjukkan kemampuan eksplorasi Antariksa mereka. Misi tersebut adalah pertaruhan yang diperhitungkan oleh badan antariksa untuk mengalahkan Uni Soviet yang menjadi pesaing mereka. Karenanya, segala risiko diambil demi keluar menjadi pemenang Perang Dingin.

Meski begitu, data-data dari Apollo 7 yang menjadi misi berawak pertama ke luar angkasa sangat dipelajari betul untuk meminimalisir kejadian fatal pada misi Apollo 8.

Roket Saturn V mulai menyala dan membakar 20 ton bahan bakar per detik. Apollo 8 melintasi Samudra Atlantik hanya memakan waktu beberapa menit. Setelah menetap di orbit di sekitar Bumi, mereka melakukan pemeriksaan terakhir dan menerima perintah “berangkat” dari NASA untuk injeksi trans-bulan. Ini berarti mereka jelas menembakkan mesin mereka dan membidik bulan.

Hanya 18 jam setelah peluncuran, Apollo 8 mengalami masalah besar: Borman jatuh sakit dan berjuang melalui muntah dan diare. Komandan merasa lebih baik setelah tidur, tetapi sebagai tindakan pencegahan, awak pesawat lainnya mengirim radio ke Bumi melalui saluran pribadi dan menjelaskan kesulitan Borman.

NASA melakukan konsultasi medis pribadi untuk Borman. Ketika mendengar bahwa kesehatan Borman telah membaik, NASA dengan hati-hati memberikan persetujuan untuk melanjutkan misi.

Meski tidak mudah, kru Apollo 8 berhasil masuk ke orbit bulan untuk pertama kalinya dan membawa AS serta NASA ke lompatan besar dalam perlombaan eksplorasi Antariksa, dalam hal ini mendaratkan manusia pertama ke bulan.

Sekitar 75 jam dan 48 menit setelah misi dimulai, Anders melihat warna biru marmer dari Bumi naik di atas cakrawala bulan dan ia pun mengambil film warna untuk mengabadikan momen tersebut. Kru Apollo 8 berhasil menjadi manusia pertama yang melihat sisi terjauh dari Bulan.

Baca juga: Susul Neil Armstrong, Astronot Apollo 11 Michael Collins Meninggal Dunia! Tersisa Buzz Aldrin

Hanya saja, hegemoni itu tidak bisa terus berlangsung, mereka harus kembali lagi ke bumi melalui proses yang sulit, kembali ke orbit bulan, docking dan menuju orbit bumi, dan kembali ke bumi.

Segala pengetahuan dari Apollo 8 kemudian diaplikasikan ke Apollo 9, 10, dan pada akhirnya berhasil mendaratkan manusia pertama di bulan, Michael Collins, Buzz Aldrin, dan Neil Armstrong, saat misi Apollo 11.

Tak Hanya Kereta Api, Ternyata Sapu Jagad Juga Ada di Bus AKAP

Ternyata sapu jagad bukan hanya ada di kereta api. Tetapi, istilah ini pun digunakan pada moda transportasi darat lainnya yakni bus. Biasanya disebut bus sapu jagad, karena jam keberangkatannya paling akhir di sebuah trayek.

Baca juga: Dipandang Tak Manusiawi, Kereta Sapu Jagad Kini Tinggal Kenangan

Yang mana bus ini akan mengangkut sisa penumpang di trayek tersebut. Meski disebut dengan sapu jagad, bus ini juga tetap memiliki fasilitas yang sama dengan bus dengan jam reguler. Bahkan yang uniknya adalah, bus sapu jagad diminati oleh penumpang dan memiliki pangsa pasarnya sendiri.

Penasaran siapa yang menjadi pangsa pasar bus sapu jagad? Ternyata mereka adalah penumpang dadakan yang bepergian karena suatu hal mendesak. Selain itu juga, mereka adalah penumpang yang kehabisan tiket reguler atau korban para calo nakal.

Meski memiliki fasilitas yang sama dengan bus reguler, tarif yang ditawarkan pun cukup menarik. Di mana penunpang bisa menawar atau menego tarifnya. Ini karena penumpang langsung bertransaksi dengan kru bus itu. Jika kurang beruntung, ketika naik bus sapu jagad ini pun Anda bisa bertemu calo dan harga yang ditawarkan super fantastis bisa dua hingga tiga kali lipat tarif normal.

Jam keberangkatan bus sapu jagad pun seringkali bahkan tidak jelas. Keluar terminal biasanya bus-bus sapu jagad masih akan berjalan perlahan menyusuri jalan raya untuk menambah penumpang. Tidak jarang juga bus akan kembali ke terminal untuk kembali ngetem guna menunggu penumpang.

Hal ini bisa terjadi beberapa kali sampai penumpang bus dirasa cukup untuk menutupi biaya operasional perjalanan bus. Di perjalanan nanti jangan bayangkan bus dengan perjalanan cepat, karena biasanya bus tetap akan berjalan dengan kecepatan pelan untuk mencari penumpang tambahan di sepanjang perjalanan.

Baca juga: Tumpangi Truk Karena Gratis? Lebih Baik Tidak Daripada Celaka

Inilah yang membuat perjalanan dengan bus sapu jagad seringkali memiliki waktu tempuh di luar batas kewajaran. Meskipun demikian adanya, bus sapu jagad sampai saat ini masih memiliki penumpang. Terkadang bus sapu jagad justru menjadi penolong bagi orang-orang yang ada keperluan mendadak.

Bagaimana, Anda punya pengalaman naik bus sapu jagad? (Senna Aditya – Pecinta Bus Indonesia)

Viral! Penumpang Berhamburan Keluar, Bus Nyaris Nyerempet Kereta Api

Kejadian video viral yang direkam dan di unggah oleh akun media sosial Twitter: @kangtoer pada tanggal 21 Desember 2021 pukul 21.51 WIB ini memperlihatkan detik – detik sebuah bus nyaris menabrak kereta api. Momen mengerikan itu terekam dari kendaraan yang berada dibelakang bus tersebut. Kejadian ini berlokasi di kawasan perlintasan kereta api Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Yang lebih mengerikan lagi posisi bus sudah berada ditengah rel kereta api saat palang pintu kereta api telah ditutup, bahwa tanda kereta api akan melintas.

Baca juga: Jumlah Perlintasan Sebidang Liar di Indonesia, Tembus Angka 4.000!

Menurut penelusuran dari akun Twitter tersebut bahwa diketahui bahwa bus yang menerobos palang pintu ini adalah milik Bus Mandala. Kejadian bermula saat bus menerobos palang pintu kereta api saat sirine sudah berbunyi kemudian palang pintu mulai di tutup, bus mencoba untuk mundur dan gagal melewati rel.

Sopir bus kemudian terlihat mencoba untuk memundurkan bus guna menghindari rel di mana kereta melaju. Dan saat bersamaan kedua pintu bus tersebut dibuka, kemudian terlihat penumpang berlari berhamburan dari dalam bus.
Dalam waktu bersamaan, kereta melintas dengan kecepatan tinggi dan sempat membunyikan klakson yang membuat suasana semakin mencekam. Penumpang bus berhamburan lari menyelamatkan diri, beberapa diantaranya hingga terjatuh karena kondisi cuaca hujan dan jalanan pun licin.

Saat insiden terjadi sang perekam sempat berteriak dalam Bahasa Banyumas, “Awas mbak, hayu walah. Awas hei, tutup ndisit!” dan menuliskan caption di akun Twitter-nya untuk memperingatkan kepada seluruh pengendara jalan raya: Hampir terjadi kecelakaan di pintu rel sumpiuh, bis yg nerobos palang pintu, Jangan sekali2 terobos palang pintu ya???”

Dari kejadian tersebut memang sepatutnya untuk selalu menjaga kedisiplinan dalam berkendara dijalan raya khususnya ketika melewati palang pintu kereta api. Saat lampu sirine palang pintu berbunyi, diwajibkan pengendara untuk langsung berhenti dan jangan sekali – sekali tetap terobos meski palang pintu belum tertutup sempurna.

Baca juga: SENVISYS, Sensor di Perlintasan Sebidang dengan Teknologi Pemantau Getaran 

Undang–Undang yang Berlaku
Diketahui peraturan lalu lintas yang melanggar bahkan menerobos ketika palang pintu ditutup apalagi jika mengalami kejadian yang tidak terduga, ada sanksi yang diberikan yaitu ancaman denda hingga kurungan penjara. Karena aturan tersebut tertulis pada UU nomor 23 tahun 2007 tentang perkeretaapian pasal 124 berbunyi: setiap pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.
Serta Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) yang berbunyi: pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi wajib:
– Berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api mulai ditutup, dan/atau isyarat lain;
– Mendahulukan kereta api; dan
– Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.

Jika ada yang berani melanggar tidak menutup kemungkinan akan terkena sanksi, sesuai pasal pada Undang – Undang yang sama. Sanksinya berupa pidana kurungan paling lama 3 bulan atah denda paling banyak Rp 750.000,00. (Pras – Cinta Kereta Api)






















Pertama di Dunia, Bandara Helsinki Izinkan Penumpang Ganti Nama Bandara Sesuai Namanya

Bandara di dunia biasanya dinamai dengan nama-nama tokoh besar di negara masing-masing; Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Charles de Gaulle Paris, Bandara Leonardo da Vinci Roma, dan Bandara John F. Kennedy New York City. Namun, tidak demikian dengan Bandara Helsinki.

Baca juga: Bandara Helsinki Gunakan Anjing untuk Deteksi Penumpang Terinfeksi Covid-19

Alih-alih berganti nama dan dinamai tokoh besar negara, pihak pengelola malah menamainya dengan nama penumpang, yang menjadikannya sebagai bandara pertama di dunia.

Bandara Helsinki memang terkenal dengan pelayanan maksimalnya kepada para penumpang. Namun, kali ini ditempuh dengan jalan unik dan sangat anti-mainstream atau mungkin belum pernah terpikirkan oleh pengelola bandara lain di dunia.

Dikutip dari themayor.eu, bandara terbesar di Finlandia itu mengumumkan telah mengizinkan penumpang untuk mengganti nama bandara sesuai nama dirinya. Tak terbatas pada penumpang tertentu, siapapun penumpang Bandara Helsinki bisa menamai bandara tersebut dengan nama dirinya.

Itu berarti, semua penumpang Bandara Helsinki bisa melihat kesempatan langka dimana namanya terpampang di atas plang Bandara Helsinki di façade gedung.

SVP Pemasaran dan Pengalaman Pelanggan Finavia Corporation, pengelola Bandara Helsinki, Katja Siberg, mengatakan, “Kami sangat percaya bahwa bandara adalah, dan harus selalu, untuk penumpang. Karena apa jadinya mereka tanpa pelanggan? Kami sangat bangga menjadi bandara pertama di dunia yang benar-benar menamai diri kami dengan nama Anda, saya, dan kita semua.”

Selain didedikasikan khusus untuk memanjakan dan memberikan pengalaman baru bagi penumpang, layanan mengganti nama bandara dengan nama penumpang atau menyematkan nama penumpang di atas plang bandara dilakukan sebagai bagian dari perayaan pembukaan terminal 2 usai direnovasi sekaligus diperluas.

Perluasan Bandara Helsinki, lanjut Siberg, merupakan langkah konkret bandara dalam menyiapkan diri menjadi pusat hub penerbangan di Eropa Utara.

Oleh karena itu, pengelola bandara berinvestasi besar-besaran ke berbagai proyek strategis yang tujuannya untuk memberikan pengalaman baru berkualitas tinggi bagi para penumpang, di samping tetap fokus pada kelancaran lalu lintas penerbangan, layanan memuaskan, dan waktu tunggu saat transit yang lebih sebentar.

Pada awal tahun 2020 lalu, demi pengalaman penumpang yang lebih baik, Bandara Helsinki menggandeng Metsä/Skogen, sebuah perusahaan furniture dan arsitektur yang juga menjual beberapa produk-produk benuansa alam, untuk membuka outlet di tempat mereka.

Baca juga: Bandara Helsinki Hadirkan Toilet Khusus Hewan Peliharaan Penumpang

Tak hanya itu, keduanya juga bekerjasama memperkuat dan mempromosikan pengalaman kesejahteraan dan kualitas hidup warga Finlandia, yang notabene dicap sebagai negara paling bahagia di dunia.

Dengan begitu, kolaborasi kedua diharapkan dapat menciptakan suasana yang unik kepada pelanggan, khususnya dalam upaya ‘melawan’ suasana sibuk yang kerap terjadi di bandara.

Operator Kereta Komuter di Jepang Hadirkan Aplikasi Anti Pelecehan Seksual

Groper atau pelaku pelecehan seksual di Jepang cukup meresahkan. Bahkan korban sulit untuk mendapat bantuan dari pihak berwenang ketika groper dengan mudah turun dari kereta di stasiun berikutnya menuju kereta lain dan menghilang begitu saja.

Baca juga: Penumpang Tandai Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dengan Stempel Anti-Groping

Masalah lainnya di mana para groper ini memanfaatkan kondisi ramai pada jam sibuk untuk melakukan kejahatan mereka. Di kereta yang penuh sesak, banyak kontak fisik yang tidak dapat dihindari seperti tubuh saling menempel saat semua orang menuju ke tempat kerja atau sekolah.

Ini pun terkadang mempersulit korban untuk mengidentifikasi sumber tangan yang mengganggu terutama jika datang dari sudut luar pandang mereka. Karena ketidakmampuan untuk melihat pelaku, maka timbul keraguan yang cukup saat ingin meminta bantuan secara lisan.

KabarPenumpang.com melansir dari laman soranews24.com, East Japan Railway Company atau dikenal dengan JR East kemudian memiliki ide yang bisa membantu para korban pelecehan seksual. Operator kereta api ini mulai menggunakan sistem baru yang memungkinkan para korban melaporkan groper hanya dengan mengetuk layar smartphone mereka.

Menekan tombol pada aplikasi anti groper JR East yang baru dikembangkan yang kemudian mengirim pesan darurat ke kondektur kereta, dan juga memungkinkan mereka untuk melihat di mana tepatnya di kereta itu peringatan dikirim. Kondektur kemudian akan membuat pengumuman tentang P.A. sistem yang memberi tahu semua penumpang tentang situasinya, seperti “Kami telah menerima laporan tentang groper di mobil nomor tiga.”

JR East berharap ini akan mengejutkan groper untuk melepaskan tangannya dari korban, dan juga akan menarik perhatian penumpang lain. Sementara perusahaan tidak akan meminta penumpang untuk bekerja sama dan menahan secara fisik dan/atau memukul groper.

Selain itu, mata ekstra juga harus bertindak sebagai pencegah dan memantau pelaku sampai kereta tiba di stasiun berikutnya, dimana tim keamanan, yang disiagakan oleh kondektur ketika peringatan korban masuk, akan menunggu di peron untuk menangkap pelaku.

Aplikasi itu digunakan Februari tahun lalu di kereta yang melaju di Jalur Saikyo, dan menghubungkan sisi barat pusat kota Tokyo dengan komunitas perumahan di utara ibu kota di Prefektur Saitama yang berdekatan, menjadikannya salah satu jalur komuter tersibuk di Jepang. Tes awal akan melibatkan karyawan JR yang membuat peringatan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya selama pagi hari kerja, untuk menguji keandalan sistem.

Baca juga: Bantu Penumpang dari Groper, Pengemudi Bus Dapat Surat Pujian dari Kepolisian

Kondektur akan mengumumkan peringatan, dan meskipun pengumuman tersebut akan memberi tahu penumpang bahwa ini saat ini hanya pengujian, ini akan membantu memberi tahu calon groper bahwa sistem sedang menuju status operasional penuh. Setelah pengujian putaran pertama, JR East melakukan penyempurnaan sistem sebelum pengujian putaran kedua pada bulan Juni, diikuti dengan rilis akhirnya aplikasi yang telah selesai ke publik.






















Bandara Changi Andalkan Pemeriksaan Digital Cegah Covid-19

Bandara-bandara di dunia menghadapi paradoks aneh selama pandemi Covid-19, termasuk Bandara Changi. Di satu sisi mereka harus mengecek berbagai dokumen, seperti sertifikat vaksin, hasil tes negatif PCR, dan lain sebagainya. Namun, di sisi lain, mereka harus mengurangi kontak dan menjaga jarak. Karenanya, pihak bandara coba mencari cara dan pada akhirnya mengandalkan teknologi.

Baca juga: Tren Covid-19 Menurun, Penumpang Singapore Airlines dari Indonesia Diizinkan Transit di Bandara Changi

Bandara Changi menjadi salah satu bandara yang paling terpukul imbas pandemi virus Corona. Sebab, bandara ini hanya mengandalkan penerbangan internasional dan tidak mempunya penerbangan domestik.

Pada tahun 2010, bandara melayani sekitar 42 juta penumpang. Di tahun 2019, angka itu jauh meningkat menjadi 68 juta penumpang per tahun. Tetapi, di tahun lalu, itu jauh menyusut menjadi hanya 11,8 juta penumpang per tahun.

Seiring berjalannya waktu, dimana kasus aktif virus Corona di dunia sudah mulai berkurang (meski kini meningkat lagi akibat varian Omicron) serta tingginya tingkat vaksinasi, Bandara Changi Singapura kembali menunjukkan tajinya sebagai hub terbesar di Asia, khsusunya Asia Tenggara.

Dalam menyongsong kembali pergerakan penumpang sebagaimana di masa normal, pihak Bandara Changi mengaku tidak punya pilihan lain kecuali melakukan pendekatan teknologi. Pihak bandara mengaku sangat mengandalkan pemeriksaan digital dalam mencegah penyebaran virus sekaligus menjaga agar bandara tetap eksis.

“Kemampuan negara untuk mengendalikan infeksi Covid-19, terutama melalui serangkaian kebijakan ketat, serta tingkat vaksinasi yang tinggi untuk masyarakat setempat. Kami telah mencapai 85 persen vaksinasi untuk seluruh populasi, sehingga memberi kami kepercayaan diri untuk membuka perjalanan dengan aman untuk pemulihan,” kata Managing Director of Airport Operations Changi, Jayson Goh.

“Lihatlah digitalisasi sertifikat vaksinasi (dan) tes pra-keberangkatan. Jika semua ini dapat diunggah dilakukan secara online, sehingga semua pra-pemeriksaan dapat dilakukan, maka ketika para pelancong benar-benar tiba di bandara, semua proses ini dapat disederhanakan,” jelasnya.

“Dan saya pikir, dengan itu, Anda dapat mencegah orang harus mengantri untuk melakukan pemeriksaan fisik ketika mereka datang ke bandara,” tambahnya.

Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 telah mendorong banyak pihak untuk mempercepat inovasi yang selama ini berjalan stagnan seolah tanpa dorongan lebih, salah satunya dibidang pemeriksaan dokumen. Tanpa adanya virus Corona, mungkin seluruh maskapai masih melakukan cara yang sama sekalipun teknologi jauh dari bisa untuk melakukan hal itu.

“Covid tidak hanya membantu kami mempercepat pengaplikasian teknologi (digital), tetapi ada juga yang baru yang online,” ujar Goh.

Baca juga: Otentikasi Penumpang Negatif Covid-19, Bandara Changi Hadirkan Universal Verifier Affinidi

“Hal lain yang kami mulai adalah hal baru yang disebut Antrian Changi. Ini adalah antrian digital di mana orang-orang memesan waktu untuk penyaringan yang telah dibeli sebelumnya melalui keamanan, sehingga Anda sampai ke gerbang keamanan pada saat Anda memesan. Itu meminimalkan pengelompokan pelancong,” tutupnya.

Kabar Gembira, Garuda Indonesia Pertahankan Rute Internasional ke Sydney, Narita, Seoul dan Hong Kong

Setelah diterpa berbagai krisis, Garuda Indonesia menyatakan bakal lebih fokus pada layanan penerbangan domestik. Sementara untuk penerbangan rute internasional akan dipangkas secara signifikan, yang sebagai gantinya rute internasional bakal dilayani dengan skena code sharing dengan maskapai asing.

Baca juga:Demi Efisiensi, Garuda Indonesia Hapus Jatah Menginap Awak Kabin di Rute Sydney dan Melbourne 

Dengan pemangkasan rute internasional, banyak masyarakat yang bertanya, adakah rute internasional yang dipertahankan Garuda Indonesia? Bila ada, rute mana saja yang akan terus diterbangi flag carrier kebanggaan bangsa ini. Maklum, tak sedikit warga yang lebih nyaman terbang ke manca negara dengan Garuda Indonesia.

Beragam alasan mengemuka tentang keinginan untuk terbang internasional dengan Garuda Indonesia. Sebut saja Eni Sulistiowati (70 tahun), pensiunan pegawai swasta yang telah menginjak paruh baya ini lebih memilih Garuda Indonesia untuk menengok anak dan cucu di Sydney. “Rasanya lebih nyaman karena dilayani oleh pramugari orang Indonesia, jadi tidak ada hambatan bahasa, belum lagi hidangan di kabin juga lebih pas,” ujar Eni dalam pesan tertulis kepada KabarPenumpang.com

Lain dari itu, Eni menyebut sudah sering menggunakan Garuda Indonesia ke Sydney karena merupakan penerbangan langsung (direct flight) dari Jakarta. Sangat ideal bagi penumpang dengan status manula seperti dirinya.

Baca juga: Hari ini 50 Tahun Lalu, Garuda Indonesia Lakukan Penerbangan Perdana ke Australia

Dan mengutip dari CNN Indonesia (20/12/2021), Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan ada lima rute internasional yang akan terus dipertahankan. Kelimanya adalah Hong Kong, Sydney (Australia), Narita (Jepang), Seoul (Korea Selatan), dan Cina. Menurut Irfan, lima rute itu dipertahankan karena masih memberikan keuntungan. Sementara, rute internasional lain harus ditutup demi efisiensi perusahaan.

Bagian Long Hood Lokomotif CC203 Dipasangi Stiker Nataru, Janggal Gak Sih?

Kejadian cukup heboh di kalangan Railfans soal pemasangan stiker Natal dan Tahun Baru (Nataru) di lokomotif CC203 98 13 (CC 203 25). Seakan tak percaya, dijagad media sosial pun ramai diperbincangkan Railfan se-Jawa dan Sumatera. Bahwasannya lokomotif tersebut sudah dipasangi Stiker Nataru menarik rangkaian KA 101B Singasari rute Blitar – Pasar Senen pada Senin, 20 Desember 2021. Karena sebelumnya hari Minggu, 19 Desember 2021 lokomotif tersebut menarik rangkaian KA Brantas rute Pasar Senen – Blitar belum ada pemasangan stiker apapun alias masih asli. Hmm… cepat juga, ya?

Baca juga: Jadi ‘Paket’ Pada Peluncuran KA Argo, Ini Dia Lokomotif CC203 Penarik Kereta Eksekutif

Stiker Nataru Pertama di Lokomotif CC203
Sudah cukup banyak dan lumrah jika PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat hari besar ikut memeriahkan dengan menempelkan stiker khas ala KAI. Seperti halnya pemasangan stiker Nataru. Yang diketahui pemasangan stiker Nataru sudah biasa dilihat dan cukup heboh pada lokomotif seri CC206. Bagian yang simetris dipasang dihidung lokomotif depan dan belakang. Setelah CC206 ada pula yang lebih simetris lagi yaitu lokomotif seri CC201 yang dipasang stiker dibagian hidung kotaknya, cocok seperti kado yang kita kenal berbentuk kotak.

Nah, mengejutkan lagi saat stiker Nataru dipasangi di lokomotif CC203. Itu paling menggemparkan Railfan sejak kemarin sore. Beredar foto maupun videk yang tersebar luar di media sosial bahwa lokomotif CC203 telah dipasangi stiker Nataru. Argumen pun mencuat saat melihat lokomotif tersebut. Persepti fakta ataupun hoax terucap beberapa Railfan dan seakan tak percaya informasi tersebut. Setelah di telaah dan keberadaan bukti dari video, akhirnya Railfan pun percaya bahwa lokomotif seri CC203 98 15 lah yang terpilih dijadikan stiker Nataru.

Lokomotif CC 203 98 15 menarik Rangkaian KA 101B Singasari (Foto : Dokumentasi Istimewa)

Kecewa sekaligus seneng. Kecewa karena sebagian Railfan yang tinggal di kawasan Madiun sampai Cikampek ada yang bisa melihat ataupun nekat untuk mengabadikan. Karena wilayah mereka yang dilewati lokomotif menarik KA Singasari itu dalam keadaan gelap. Mungkin bisa diakali untuk melihat di perlintasan sebidang KA. Kemudian ada yang senang karena mereka bisa mengabadikan saat cuaca masih terang mulai dari Blitar hingga Nganjuk dan Cikampek hingga Pasar Seneng sampai Tanah Abang.

Baca juga: Sambut Nataru, KAI Hias Lokomotif dan Kereta

Janggal Gak Sih?
Lebih mengejutkan lagi saat Railfan melihat bagian belakang lokomotif ini (bagian Long Hood). Tidak seperti lokomotif CC201, untuk lokomotif CC203 ternyata ikut dipasangi stiker Nataru. Railfan mulai berpendapat, ada yang bagus karena melihat pertama kali, ada pula yang melihatnya agak anegh sekaligus janggal karena belum terbiasa melihatnya. Namun kalau dilihat, stiker tersebut dibuat simetris atau sejajar dengan livery oranye nya lokomotif tersebut. Yang dibilang janggal karena sudah adanya logo KAI lalu ditambah stiker yang bertuliskan pula logo KAI-nya. Lalu menurut kalian sebagai warga awam, kira – kira bagaimana komentarnya? (Pras – Cinta Kereta Api)






















Satelit AS Temukan Pesawat MH370 di Hutan Kamboja! Cina dan Rusia Turun Tangan

Teka-teki jatuhnya pesawat Boeing 777-200ER Malaysia Airlines MH370 yang hilang kontak sejak 8 Maret 2014 silam memasuki babak baru. Setelah sebelumnya kuat diduga jatuh di Samudra Hindia, muncul temuan objek di hutan pedalaman Kamboja melalui citra satelit yang diduga jadi lokasi jatuhnya MH370.

Baca juga: Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370 Ditemukan! Hanya 28 Km dari Lokasi Pencarian Terakhir

Andre Milne dan timnya dari startup asal Amerika Serikat (AS), Unicorn Aerospace, saat ini sudah bertukar informasi dan gambar atas temuannya itu dengan data yang dimiliki Pentagon. Rencananya, awal tahun 2022, keduanya akan mengirim tim untuk mensurvei lokasi menggunakan drone yang dirancang khusus dalam misi MH370 mengingat sulitnya medan.

Meski temuan objek diduga pesawat MH370 tersebut terbilang ekstrem, karena melawan stigma publik kebanyakan, tetapi Milne mengaku yakin bahwa objek tersebut adalah lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

Secara posisi, Kamboja juga berdekatan dengan Malaysia dan berada tak jauh dari jalur pesawat menuju ke Beijing.

Tak hanya itu, secara data, Milne juga mengakui sangat kuat dan tepat bila menduga Kamboja menjadi lokasi jatuhnya pesawat.

Dilansir express.co.uk, data yang diterimanya sinyal terakhir yang diterima dari pesawat Malaysia Airlines MH370 ke ATC Malaysia adalah di Kamboja, bukan di Samudra Hindia Selatan. Tetapi, karena ada data lain berdasarkan satelit Inmarsat, pada akhirnya semua mata lebih tertuju ke sana dan hasilnya terbukti nihil sampai saat ini.

Selain berkomunikasi dengan orang kepercayaan di Pentagon, Milne dan tim juga meminta tim Intel Sat Militer Cina, Rusia, dan AS, turun tangan dengan teknologi penginderaan jarak jauh guna mendeteksi massa alumunium dan titanium untuk mengkonfirmasi keberadaan pesawat.

Pesawat sendiri dibuat dari 60 persen alumunium, 15 persen baja, 10 persen logam berharga mahal seperti titanium. Karenanya, tak heran bila Milne meminta mereka untuk mengecek alumunium dan titanium.

Terlepas dari itu, dari gambar atau foto-foto citra satelit yang dikumpulkannya, ia menemukan kecocokan bekas lokasi jatuhnya pesawat MH370, yang saat ini sudah ditumbuhi vegetasi hutan, dengan ukuran aslinya dengan skala 1:1.

Baca juga: Ada Jalur Penerbangan Palsu ke Pulau Jawa Sebelum MH370 Hilang di Samudera Hindia

Sebelum Milne, wartawan atau jurnalis investigas asal Perancis, Florence de Changy, juga pernah melawan arus ilmuan global, termasuk Pemerintah Malaysia, yang menduga lokasi jatuhnya pesawat MH370 di Samudra Hindia.

Dalam bukunya, The Disappearing Act: The Impossible Case Of MH370, seperti dikutip dari Republic World, jurnalis surat kabar Le Monde Diplomatique itu menyebut “Pesawat jatuh akibat ditembak jet tempur, rudal atau sistem senjata laser baru yang sedang diuji di wilayah tersebut (di Teluk Thailand, dekat Vietnam) pada saat itu.”