Akhir Tahun 2021, Railfans Berlomba Upload Foto

Sudah tradisi bagi pecinta kereta api yang melakukan hobi mengabadikan kereta api untuk mengunggah hasil foto dan videonya di jejaring media sosial. Berbagai kenangan hasil tangkapan berburu mereka dengan suka cita dipamerkan disana. Keunikan dan keberagaman momen yang mereka unggah menambah daya tarik dan kekaguman netizen khususnya sesama penggemar kereta api yang melihat. Macam – macam kalimat penutup tahun 2021 pun tak luput pada deskripsi yang mereka buat.

Baca juga: Puncak Libur Natal dan Tahun Baru 2022 KRL Commuter Line: Setiap Hari Senin

Kompilasi dan Kaleidoskop Kereta Api
Apa yang Railfans kumpulkan dari jerih payah yang mereka dapatkan adalah hasil saat melakukan penggabungan foto dan video kereta api lalu mengunggahnya ke media sosial. Tepat tanggal 31 Desember 2021 adalah momentum mereka untuk berlomba – lomba mengunggah foto dan video agar mendapatkan hasil yang bagus dari para viewers-nya.

Mulai dari unggah di Instagram, Facebook maupun Youtube sudah mereka lakukan dan membagikan akun yang mereka unggah ke Whatsapp. Tak sedikit pula saat mereka unggah foto dan video ke media sosial untuk membagikan kalimat doa dan harapan pada deskripsi. Dan tak sedikit pula yang hanya mengucapkan: “Selamat Tinggal 2021 dan Selamat Datang 2022.”

Kepuasan dan kesukacitaan yang Railfans alami di tahun 2021 adalah hasil yang mereka capai selama berburu kereta api. Dan berharap pula di tahun mendatang, apa yang mereka dapatkan tetap bersyukur dan jalankan apa yang sudah mereka tempuh selama melakukan hobi kereta api dengan cara berusaha sebaik mungkin. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Thailand Perbanyak Layanan Bus dan Van Pada Libur Tahun Baru

Libur Tahun Baru, banyak orang yang merayakannya dengan di rumah saja atau bepergian bersama keluarga. Perayaan di setiap negara pun berbeda, bahkan karena liburan Tahun Baru ini, banyak layanan moda transportasi seperti bus yang menambah jumlah perjalanan mereka.

Baca juga: Rekor! Penumpang KAI Commuter Capai 500 Ribu Orang Lebih, Puncak Libur Nataru?

Seperti Negeri Gajah Putih yang akan meningkatkan layanan bus dan van antar provinsi. Transport Company mengharapkan melihat peningkatan 30 persen dalam jumlah penumpang yang menggunakan layanan bus dan van antar provinsi selama liburan Tahun Baru di Thailand.

Dilansir KabarPenumpang.com dari thethaiger.com (29/12/2021), Presiden Perusahaan Transportasi Sanyalux Panwattanalikit mengatakan jumlah rata-rata harian diproyeksikan menjadi sekitar 60 ribu dari Selasa hingga Kamis depan. Dia mengatakan, pihaknya menambah bus dan van untuk mengakomodasi penumpang dalam 4.700 perjalanan sehari.

Ini di mana saat orang-orang pulang ke rumah atau melakukan perjalanan untuk merayakan liburan Tahun Baru. Mulai 2 dan 3 Januari, perusahaan mengharapkan untuk melayani sekitar 50 ribu penumpang setiap hari saat orang-orang kembali ke Bangkok setelah perayaan.

Di mana julah ini pihak Transport Company mengatur bus dan van yang melakukan 4.500 perjalanan. Perusahaan mengatakan penumpang harus mematuhi langkah-langkah pencegahan penyakit untuk mengurangi ancaman Covid-19.

Menurut Sanyalux, akan ada unit skrining seluler di Terminal Bus Mo Chit Bangkok, di mana penumpang dapat mengikuti tes Covid secara gratis. Semua penumpang akan diminta untuk memakai masker wajah selama perjalanan mereka dan mengikuti pedoman Kementerian Kesehatan Masyarakat.

Untuk diketahui, sejak kemarin, orang-orang membanjiri Bangkok secara massal. Di Nakhon Ratchasima, lalu lintas padat dilaporkan terjadi di Jalan Mitraphap, pintu gerbang utama ke timur laut negara itu.

Baca juga: Sambut Nataru, KAI Hias Lokomotif dan Kereta

Pengemudi telah melaporkan tailback lebih dari empat kilometer di satu bagian jalan, sementara polisi mengatakan mereka telah menutup semua 12 belokan U jalan dalam upaya untuk mengurangi jumlah kecelakaan.

Ini Deretan Maskapai Pertama yang Operasikan Setiap Tipe Boeing 737, Ada Maskapai Indonesia!

27 Januari 2002 silam, Boeing 737 berhasil mencatatkan diri sebagai pesawat pertama dalam sejarah penerbangan dunia yang berhasil membukukan 100 juta lebih jam terbang. Mengingat keluarga Boeing 737 masih terus eksis sampai saat ini, bukan tak mungkin keluarga 737 akan mencetak rekor jam terbang jauh lebih tinggi dari sekedar 100 juta lebih.

Baca juga: Hari ini, Boeing 737 Jadi Pesawat Pertama dalam Sejarah yang Cetak 100 Juta Lebih Jam Terbang 

Dari total 100 juta lebih jam terbang tersebut, tentu ada banyak maskapai yang mengoperasikannya. Tetapi, maskapai mana saja yang mengoperasikan setiap tipe Boeing 737 untuk pertama kalinya?

Dikutip dari Simple Flying, perjalanan Boeing 737 sebagai pesawat legendaris dimulai pada April 1967 saat Boeing 737-100 atau Boeing 737 generasi pertama melakoni penerbangan perdana, disusul debut komersialnya bersama Lufthansa pada Februari 1968 dan United Airlines pada keesokan harinya menggunakan seri yang lebih panjang, 737-200.

Khusus untuk Lufthansa, ini adalah pertama kalinya sebuah maskapai penerbangan non-Amerika Serikat (AS) menjadi pelanggan pertama pesawat Boeing, yang notabene menjadi perusahaan multinasional andalan AS.

Adapun seri klasik 737-300 dan -400 pertama kali terbang mulai Februari 1984, masing-masing bersama Southwest Airlines dan Piedmont Airlines, diikuti seri klasik berikutnya Boeing 737-500 yang dioperasikan secara komersial untuk pertama kalinya bersama Southwest Airlines.

Baca juga: Jadi Keluarga Pesawat Terlaris di Dunia, Ternyata Boeing 737-100 Paling Tak Laku Gegara Kekecilan

Pesawat seri klasik ini menawarkan peningkatan kapasitas, kinerja, dan efisiensi. Ketiga varian tersebut menawarkan pilihan kapasitas dan jangkauan lebih.

Di antara ketiga tipe pesawat seri klasik ini, tipe -400 adalah yang paling ramai diminati maskapai. Pesawat ini adalah pengembangan dari tipe -300 untuk menyaingi Airbus A320 terbaru dan McDonnell Douglas MD-80.

Lanjut ke Boeing 737 Next Generation (NG), sebagaimana seri klasik dan generasi pertama, maskapai pertama yang mengoperasikan pesawat tersebut juga didominasi oleh operator-operator dari AS.

Boeing 737-600 pertama kali beroperasi secara komersial bersama Scandinavian Airlines System (SAS). Boeing 737-700 bersama Southwest Airlines, Boeing 737-800 dioperasikan Hapag-Lloyd Flug (kemudian menjadi TUIfly) pada April 1988, dan Boeing 737-900 beroperasi pertama kali bersama Alaska Airlines pada Mei 2001.

Baca juga: Berapa Banyak Pesawat Boeing 737 All Series yang Masih Terbang dan dalam Pesanan?

Meski tak disebutkan secara gamblang, pengembangan Boeing 737 NG dilatarbelakangi oleh pengembangan Airbus A320 yang pertama kali beroperasi bersama Air France pada April 1988. Airbus A320 kali ini benar-benar menjadi penantang serius dengan mengusung fitur fly-by-wire sebagai andalan.

Boeing pun membalas dengan meluncurkan seri NG pada tahun 1993, dengan perbaikan termasuk mesin baru, desain sayap baru, dan glass cockpit atau sistem terkomputerisasi dan meninggalkan sistem manual atau mekanik.

Berlanjut ke seri 737 MAX, kali ini, operator AS sudah tidak lagi mendominasi. Southwest Airlines sekali lagi menunjukkan kecintaaannya terhadap produk-produk dalam negeri dengan menjadi operator Boeing 737 MAX 7 pertama di dunia.

Baca juga: Ini Deretan Maskapai Pertama yang Operasikan Setiap Tipe Boeing 747

Menarinya, Lion Air (Malindo Air) mengangetkan banyak pihak dengan menjadi operator pertama Boeing 737 MAX 8 di dunia. Tak cukup sampai di situ, grup maskapai asal Indonesia itu juga menjadi operator Boeing 737 MAX 9 pertama.

Maskapai asal Irlandia, Ryanair, tercatat menjadi operator Boeing 737 MAX 200 pertama dan Boeing 737 MAX 10 besar kemungkinan dioperasikan untuk pertama kalinya secara komersial oleh United Airlines.

Jepang Rilis Desain Kereta Metro Futuristik, Mirip Pesawat Luar Angkasa

Osaka dijadwalkan bakal menjadi tuan rumah World Expo pada tahun 2025 mendatang. Dan menyabut momen besar tersebut, Osaka telah merilis desain kereta metro yang mirip pesawat ruang angkasa. Dijuluki sebagai Seri 400, gerbong kereta ini memiliki wajah yang akan diganti total yang sengaja dirancang agar terlihat seperti pesawat luar angkasa.

Baca juga: Stasiun Da Lat dengan Desain Antik Perancis, Andalan Wisata Kereta Vietnam

Bahkan kokpit kereta menyerupai kokpit Millennium Falcon atau TIE Fighter. Tampilannya juga bukan satu-satunya hal futuristik tentang rolling stock ini. Semua kendaraan akan dilengkapi dengan WiFi dan mobil terdepan akan memiliki stopkontak untuk mengisi daya perangkat.

Desain dalam kereta. Foto: soranews24.com

Kamera keamanan langsung juga akan dipasang sebagai tindakan pencegahan keselamatan, di mana ini artiny sesuatu yang telah diminta orang selama bertahun-tahun. KabarPenumpang.com melansir soranews24.com (12/12/2021), selain itu, iklan kertas gantung yang memenuhi interior beberapa kereta api akan menjadi sesuatu dari masa lalu.

Yang kemudian, sebagai gantinya serangkaian panel LCD ganda akan dipasang yang menawarkan informasi dan iklan dalam hingga empat bahasa. Meskipun tidak begitu menunjukkan masa depan, revolusi lain adalah penambahan “kursi silang” yang menghadap ke depan dan ke belakang.

Saat ini, kereta standar Osaka Metro hanya menggunakan bangku tempat duduk di sepanjang sisi gerbong. Bahkan desain pesawat luar angkasa ini menghadirkan respon yang sangat positif. Itu akan bergantung pada perasaan orang tersebut terkait mainan.

Jadi Osaka Metro bisa tenang saat mereka bersiap untuk memperkenalkan mobil baru ini ke sistem kereta bawah tanah, dimulai dengan Jalur Chuo yang akan melayani di tempat Expo 25 di pulau buatan Yumeshima. Ini akan menjadi desain ulang mobil pertama dalam 12 tahun, menggantikan Seri 30000 yang ada sekarang. Kereta pertama diharapkan mencapai rel pada April 2023.

“Kereta baru akan menjadi wajah Osaka. Kami berharap dapat berkontribusi untuk menyukseskan Expo sebanyak mungkin,” kata Presiden Metro Osaka Hideaki Kawai.

Baca juga: Bye-bye Antre, Kursi Ini Bikin Lorong Pesawat Jadi Dua Kali Lebih Luas

“Tentu sangat menyenangkan memiliki wajah baru Osaka yang sejalan dengan kepalan tangan raksasa kita. Mudah-mudahan, pada tahun 2025 kita akan memiliki cukup bagian untuk membuat mekanisme yang sangat buruk,“ tambah Hideaki.

Bus ‘Dream Coach’ Adiputro, Hadirkan Sensasi Rebahan Sambil Pijat Sepanjang Jalan.

Di era pandemi sekarang ini, perusahaan karoseri bus terus membuat inovasi agar produknya bisa fit in dengan kebutuhan pasar. Mulai dari bus dengan mengusung konsep physical distancing sampai dengan sleeper bus semakin diminati oleh para pengusaha perusahaan otobus.

Baca juga: Luxury Class Sleeper Bus PO Harapan Jaya, Fasilitas “Mewah” dengan Harga Terjangkau

Untuk sleeper bus sendiri semakin banyak karoseri yang membuat bus model ini. Setelah sebelumnya ada Laksana dengan suites classnya, akhir tahun 2020 karoseri Adiputro asal Malang, Jawa Timur tidak mau ketinggalan momen dengan merilis juga sleeper bus.

sleeper bus garapan Adi Putro ini diberi nama Dream Coach yang memiliki interior dengan kesan yang mewah dan luas sehingga menjamin kenyamanan para penumpangnya. Mengusung konsep hotel kapsul, lampu-lampu di tiap seat dengan warna merah dan biru menambah kesan mewah juga elegan dalam armada ini.

Selain itu, bus ini diklaim bisa menjamin keamanan bagi para penumpang, terlebih di era pandemi. Untuk jarak antar penumpang sudah pasti terjaga karena konsep kapsul yang diusung bus ini. Di setiap ‘kapsul’ juga terdapat terdapat Air Purifier yang juga dilengkapi dengan UV sterilization serta HEPA Filter sehingga udara di dalam kabin menjadi steril dari virus.

Untuk urusan hiburan sepanjang perjalanan, dream coach menyediakan Audio Video On Demand (AVOD) di tiap seatnya. Anda bisa mengakses youtube atau bahkn netflix selama AVOD terkoneksi dengan hotspot. Spesialnya lagi, tiap sleeper seat dalam bus ini, selain bisa direbahkan secara elektrik juga dilengkapi dengan kursi pijat. Hal ini tentu sangat menambah kenyamanan bagi para penumpang. Dengan dilengkapi kursi pijat, maka setiap penumpang di dalam bus bisa pijat sepanjang perjalanan.

“Sudah rebahan, dipijat pula. Lampu tiap kapsul benar-benar elegan, unik. Ini pengalaman naik bus terbaik bagi saya sejauh ini,” ujar Alvin Ilham, penumpang dream coach yang tim KabarPenumpang.com temui.

Bus model ini sangat cocok digunakan untuk perjalanan antar kota terutama dengan jarak yang jauh dan memakan waktu lama. Karena selain super nyaman, keamanan penumpang di dalam bus juga terjamin dengan berbagai teknologi yang terdapat pada dream coach.

Baca juga: Simba, Sleeper Bus Ultra Mewah Yang Siap Meluncur di 2018

Sampai artikel ini dibuat, tercatat beberapa perusahaan otobus sudah menggunakan model dream coach milim Adiputro. Diantaranya adalah PO Pandawa 87 sebagai perusahaan pertama yang menggunakan model ini, PO Sinar Jaya, dan juga PO New Shantika. (Senna Aditiya – Penggemar Bus)

Sinyal Kereta Api Mekanik, Meski Tertinggal, Tapi Masih Tetap Digunakan

Di zaman modern ini sistem persinyalan kereta api sebagian besar sudah elektrik. Mulai dari wesel (persambungan rel) kereta api, sampai sistem persinyalan. Diberbagai wilayah sistem persinyalan kereta api sudah di upgrade dari mekanik menjadi elektrik. Namun ada beberapa persinyalan kereta api Indonesia masih menggunakan mekanik sejak jaman kolonial Belanda.

Baca juga: PT Len Gandeng Thales Kembangkan Sistem Sinyal Kereta Api Indonesia 

Untuk sistem persinyalan elektrik sudah tersebar di Daerah Operasi (Daop) 1 sampai dengan 9 di Pulau Jawa dan Divisi Regional (Divre) 1 sampai dengan 4 Pulau Sumatera. Sedangkan yang menggunakan sistem persinyalan mekanik yaitu berada di Daop 1 Jakarta, Daop 2 Bandung Daop 8 Surabaya, dan Daop 9 Jember dan juga untuk wilayah Sumatera Divre 1 sampai dengan Divre 4.

Akankah Menjadi Langka?
Persinyalan sistem mekanik masih dapat kita lihat di beberapa wilayah Jawa dan Sumatera. Saya sempatkan berkunjung ke wilayah Daop 2 Bandung tepatnya di lokasi Cicalengka, Bandung Wetan, Jawa Barat. Jalur kereta api disini masih menggunakan sistem persinyalan mekanik di antaranya ada Sinyal Muka/Sinyal Awal, Sinyal Masuk Dua Lengan dan Sinyal Keluar yang berada di stasiun. Semuanya berfungsi baik dengan bantuan kabel baja yang melintang dipinggir rel kereta api.

Baca juga: Akibat Petugas Sinyal Tak Sabar, 189 Nyawa Melayang Pada Kecelakaan Kereta 81 Tahun Lalu di Jalur Sakurajima

Namun, informasi dan perencanaan bahwa jalur tersebut akan dibangun jalur ganda Bandung – Haurpugur dan rencananya sampai Cicalengka, sinyal mekanik pun kemungkinan akan diganti sistemnya menjadi elektrik. Padahal dengan adanya sinyal mekanik, aset cagar budaya bisa dipertahankan teruntuk Perkeretaapian Indonesia yang sarat akan pelestarian sejarah. Tapi, akankah sinyal mekanik menjadi langka di era modern saat ini? (PRAS – Cinta Kereta Api)

Railfans Harus Tahu, Ini Jawaban Mengapa Jalur 1 atau 2 di Stasiun KRL Terkadang Berlawanan Arah

Stasiun KRL Jabodetabek saat ini terus dibenahi. Sekarang, penumpang yang ingin berganti peron tidak perlu lagi khawatir tertabrak kereta.

Baca juga: Sepur Badug Adalah Rel Buntu Untuk Cegah Kereta Keluar dari Jalur

Akan tetapi, terlepas dari perubahan itu, sebetulnya ada satu hal yang mungkin jadi pertanyaan banyak penumpang KRL, kenapa jalur 1 di Stasiun Lenteng Agung itu menuju Stasiun Jakarta Kota atau arah utara sedangkan di Stasiun Tanjung Barat, jalur 1 justru mengarah ke selatan atau arah sebaliknya?

Sebelum pertanyaan tersebut, ada baiknya kita terlebih dahulu membahas tentang petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Sebab, jawaban atas pertanyaan di atas erat kaitannya dengan PPKA.

PPKA merupakan pekerjaan seorang yang bertanggung jawab mengatur dan melakukan segala tindakan untuk menjamin keselamatan dan ketertiban perjalanan kereta api.

Selain itu dia juga mengurusi langsir dalam batas stasiunnya untuk wilayah pengaturan setempat atau beberapa stasiun untuk wilayah pengaturan daerah.

Menjalankan tugas sebagai PPKA bukanlah tugas yang bisa dilakukan oleh sembarang orang. Peran PPKA dalam lalu lintas kereta api merupakan peran yang sangat vital karena mengatur bagaimana kereta api agar tidak bertabrakan satu sama lain dan menghindari kecelakaan dalam perjalanan kereta api.

Sebagai pegawai bidang operasi dan pemasaran, PPKA juga harus melayani dua bidang. Di bidang operasi, PPKA harus profesional secara teknis dalam melayani perjalanan kereta api maupun urusan langsir.

Sedangkan di bidang pemasaran, seorang PPKA juga harus bisa melayani pelanggan pengguna jasa kereta api (customer) di stasiun.

Beberapa tugas PPKA antara lain, melayani kereta api/KRL berangkat di stasiun awal, melayani kereta api langsung di stasiun, melayani kedatangan kereta api/KRL di stasiun, menjalankan kereta api/KRL sesuai prosedur, dan lain sebagainya.

Dari berbagai tugas tersebut, penting bagi petugas PPKA untuk hafal di luar kepala atau paling tidak paham format penomoran jalur yang ada di stasiun.

Pada tugas melayani keberangkatan kereta api/KRL di stasiun, biasanya petugas PPKA akan memperdengarkan semboyan keberangkatan tanda diizinnya rangkaian kereta berangkat, berikut jalurnya, apakah itu jalur 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.

Baca juga: Tradisi Penumpang KRL Jika di Stasiun Manggarai 

Inilah yang menjadi alasan dari jawaban kenapa jalur 1 di Stasiun Lenteng Agung itu menuju Stasiun Jakarta Kota atau arah utara sedangkan di Stasiun Tanjung Barat, jalur 1 justru mengarah ke selatan atau arah sebaliknya? Hal itu semacam kodefikasi untuk memudahkan PPKA menghafal jalur. Jadi, jalur yang terdekat dengan PPKA adalah jalur 1 dan seterusnya.

“Itu ditentukan dari posisi Ruang Kerja Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) (jika ada), atau Ruang Petugas Adminitrasi Peron (PAP) di stasiun tersebut. Yang terdekat dari Ruang kerja PPKA / PAP tersebut menjadi jalur 1,” kata Manager External Relations KAI Commuter, Adli Hakim.

KA Produksi PT INKA Pesanan Bangladesh Anjlok, 5 Jam Perjalanan KA Terganggu

PT INKA memproduksi rangkaian kereta berpenumpang untuk Bangladesh sebanyak 50 unit. Rangkaian kereta ini memiliki nilai kontrak sebesar 13,8 juta dolar AS. Kereta dengan corak warna hijau dan garis putih ini siap untuk digunakan di Bangladesh. Pengiriman dimulai pada 30 Desember 2006. Perjalanan dimulai dari INKA memasuki Stasiun Madiun lalu dikirim melalui jalur kereta api dari Madiun melewati Kertosono dan berakhir di Stasiun Kalimas, Surabaya.

Baca juga: Mengenal Sonar Bangla Express, Kereta di Bangladesh dengan Rangkaian Gerbong Produksi PT INKA

Rangkaian Kereta Api Seketika Anjlok Saat Pengiriman
Tepat pada tanggal 30 Desember 2006 pengiriman rangkaian kereta ini dilakukan pada pukul 2 pagi dan diberangkatkan dari Stasiun Madiun. Perjalanan masih tetap lancar dan aman setelah melewati beberapa stasiun. Saat itu pengiriman kereta ke Bangladesh sebanyak 6 unit kereta yang diberangkatkan dari total 50 unit kereta yang dipesan pemerintah di Bangladesh.

Namun, saat memasuki petak Stasiun Bagor – Stasiun Wilangan rangkaian ini mengalami anjlok yang tak terhindarkan. Anjlok tersebut berada tepat di Desa Awar Awar, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Anjlok terjadi pada pukul 4 pagi dengan kecepatan 40 – 5p km/jam. Rangkaian KA pesanan Bangladesh tersebut anjlok hingga 4 kereta dan masing – masing 2 roda kereta diantaranya pun anjlok.

Perjalanan KA Terhambat hingga berjam – jam
Jalur kereta dari Madiun hingga Surabaya saat itu masih menggunakan single track (jalur tunggal). Jadi banyakny kereta api yang melewati jalur ini selalu ramai dan bergantian jika ada KA yang ingin berpapasan. Begitu halnya saat anjlok terjadi. Beberapa perjalanan kereta api yang hendak menggunakan jalur yang sama, jadi terhambat dan tidak bisa melanjutkan perjalanan hingga proses evakuasi anjlokan selesai dilakukan.

Beberapa kereta api yang terhambat perjalanannya adalah Kereta Api Bima dan Kereta Api Turangga. Menurut informasi lamanya proses evakuasi dan terhambatnya perjalanan KA hingga 5 jam, dengan terpaksa penumpang kereta api tersebut dialihkan dengan bus untuk melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

Penyebab Anjlok KA Pesanan Bangladesh
Rangkaian KA yang anjlok memiliki penyebab saat melewati jalur tersebut. Saat itu rel yang digunakan petak Bagor – Wilangan masih menggunkana tipe rel R.42 atau 42 meter setiap persambungan rel. Jadi kecepatan masih dibatasi dari 40 hingga 60 km/jam. Apalagi jalur tersebut terdapat tikungan besar yang mengharuskan kecepatan kereta harus diminimalisir agar tidak terjadi anjlok atau kecelakaan lainnya.

Baca juga: PT INKA dan Standler Rail Sepakat Bangun Perusahaan Joint Venture di Banyuwangi

Insiden penyebab KA pesanan Bangladesh kali ini karena terdapat jalur bantalan rel yang tidak kuat menahan beban kereta baru itu. Bantalan yang digunakan saat itu memang sudah beton, namun ada beberapa ada yang masih menggunakan kayu jati sehingga rel dan bantalan saat dilewati rangkaian tersebut bergetar dan bergoyang. Jadi insiden yang terjadi pasca anjloknya rangkaian tersebut menyebabkan beberapa bantalan rel yang hancur. Beruntung dalam insiden ini tidak memakan korban jiwa. Sementara itu beberapa unit kereta yang tidak mengalami anjlok dilanjutkan perjalanannya menuju Stasiun Pelabuhan Kalimas, Surabaya. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Mudahkan Pecinta Bus, Aplikasi Pemesanan Tiket Hindarkan Pengguna Jasa dari Calo

Dewasa ini, teknologi membuat semuanya mudah dan setiap orang yang menggunakannya mandapat keuntungan tersendiri. Bahkan dengan kehadiran teknologi, ini menjadi salah satu solusi praktis di berbagai bidang. Salah satunya adalah pemesanan bus antar kota antar provinsi (AKAP).

Baca juga: Bus Trans Jawa Siapkan Koridor Keenam dan Hadirkan Aplikasi “Si Anteng”

Jika selama ini memesan bus harus on the spot atau langsung ke loket serta agen perusahaan otobus (PO), tetapi ternyata juga bisa dilakuakn secara online. Bahkan ada beberapa aplikasi pemesanan tiket bus secara online yang bisa dipilih oleh masyarakat atau pecinta bus.

Beberapa aplikasi tersebut yakni RedBus, Traveloka, EasyBook dan berbagai aplikasi lain dari PO itu sendiri seperti milik Sudiro Tungga Jaya atau Rosalia Indah. Dengan melakukan pembelian secara online, penumpang akan merasakan berbagai kemudahan sekaligus.

Selain praktis karena tinggal klik, Anda juga bisa melakukan pemesanan sembari rebahan. Tak hanya itu, memesan secara online juga menghindarkan Anda dari para calo nakal. Belum lagi biasanya aplikasi-aplikasi pemesanan tiket online menyediakan kupon diskon untuk para penggunanya.

Dengan kupon diskon ini Anda akan mendapatkan potongan harga tiket yang dibayarkan sehingga bisa mengurangi biaya perjalanan menggunakan bus AKAP. Sayangnya, meskipun dikatakan online dan memudahkan penggunanya, aplikasi pemesanan tiket online tidak bisa dibilang bebas dari permasalahan juga kendala.

Masih ditemukan seat pesanan yang double antara agen tiket konvensional dan tiket online, selain itu terkadang kordinasi antara perusahaan otobus dan pihak aplikasi pemesanan tiket online terkadang masih terdapat kendala. Dimas Akbar Pamungkas, seorang pengguna aplikasi pemesanan tiket online menceritakan pengalamannya ketika memesan tiket di web sebuah perusahaan otobus.

“Pernah saya pesan tiket di website resmi sebuah perusahaan otobus, bookingan sudah terbayar tapi tiket belum terbit. Setelah dicek lagi ternyata seatnya sudah terpesan untuk orang lain. CS tidak bisa dihubungi, hubungi agen terdekat dilempar kesana kemari, email tidak direspon, akhirnya terbalas di dm twitter,” ujar Dimas.

Baca juga: Jalin Kemitraan dengan Google Maps, RedBus Siap Mudahkan Perjalanan Pelancong

Meskipun demikian, aplikasi pemesanan tiket secara online tidak serta merta kehilangan peminatnya. Justru semakin banyak pengguna transportasi bus yang memesan tiketnya secara online. (Senna Aditiya – Penggemar Bus)

Penumpang Wajib Tahu, Ini Tips Mendapatkan Upgrade Kelas Kursi Secara Gratis dari Pramugari!

Pramugari tentu sangat mengetahui detail-detail setiap penerbangan, termasuk tips bagaimana mendapatkan upgrade kelas kursi secara cuma-cuma alias gratis dalam sebuah penerbangan. Belum lama ini, tips tersebut diungkap oleh pramugari yang tak disebutkan namanya melalui akun TikTok Ceara Kirkpatrick dan viral. Setidaknya, video itu telah ditonton lebih dari 2,8 juta kali saat artikel ini ditulis.

Baca juga: Tips Cara Terbaik Penumpang Tidur di Pesawat dari Pramugari, Tapi Berisiko Dibenci Penumpang Lain

Seperti dilihat KabarPenumpang.com, wanita asal St. Louis, Missouri, Amerika Serikat (AS) tersebut menceritakan tips yang diungkapkan oleh rekannya yang juga seorang pramugari.

Diceritakannya, dalam sebuah penerbangan, penumpang sangat bisa mendapatkan upgrade kursi secara cuma-cuma tanpa biaya tambahan.

Ketika sebuah penerbangan dijalankan, sudah pasti okupansi atau jumlah penumpangnya tak selalu mencapai 100 persen. Artinya ada kursi kosong dalam penerbangan tersebut, entah itu kursi di kelas ekonomi ataupun di kelas bisnis atau first class.

Di beberapa maskapai, daripada kursi tesebut kosong, mereka menawarkan penumpang untuk upgrade kelas kursi penerbangan secara gratis kepada penumpang tertentu. Klue penumpang tertentu inilah yang coba dibeberkan seorang pramugari saat berbincang-bincang dengan Ceara di tengah kemacetan lalu lintas.

Dalam video viral di TikTok Ceara, ia menceritakan bahwa pramugari tersebut memberikan tips bagaimana caranya mendapatkan upgrade kursi secara gratis. Menurutnya, seorang penumpang bisa mendapatkan upgrade kelas kursi dalam sebuah penerbangan hanya dengan trik sederhana, yaitu berpakaian rapi dan berlagak seperti sultan.

Sebelum penumpang masuk pesawat, melewati lorong dan duduk di kursi sesuai yang tercantum di tiket, pramugari mempunyai kesempatan pertama untuk memperhatikan setiap penumpang. Itu terjadi pada momen pramugari mengecek kecocokan identitas penumpang dengan nama yang tertera di tiket.

@cearakirk

#greenscreen tips from a flight attendant ✈️ #learnontiktok #travel #traveltips

♬ Pennies From Heaven – Remastered – Louis Prima

Sambil memberikan senyum terbaik dan mengecek tiket serta identitas, di sini, pramugari juga memperhatikan gerak-gerik penumpang, gaya berpakaian, serta hal lain yang bisa mencirikan siapa dan bagaimana latar belakang pekerjaan penumpang tersebut.

Tak hanya ketika menyambut penumpang di pintu masuk pesawat, kesempatan kedua untuk mengetahui latar belakang penumpang datang saat pramugari mondar-mandir di lorong. Kendati terlihat seperti sedang melakukan hal lain, di momen ini, pramugari ternyata juga tak luput untuk memperhatikan gerak-gerik penumpang dan apa latar belakang pekerjaan penumpang.

Saat terjadi insiden kecil yang berkenaan dengan kesalahan manifes, seperti misalnya ada satu penumpang kursi kelas ekonomi yang tak mendapatkan kursi, pramugari, kata Ceara, akan memilih penumpang terbaik (berpakaian rapi) untuk ditawarkan duduk di kursi kelas bisnis atau first class.

Begitu juga dengan di konter check-in, staf darat biasanya juga akan menawarkan penumpang terbaik yang berpakaian rapi untuk upgrade kursi secara gratis.

Akan tetapi, hal itu ditentang oleh netizen yang juga mengaku sebagai pramugari. Ada yang menyebut saran tersebut sesat. Ada yang menyebut tips dan trik tersebut 99 persen salah dan lain sebagainya. Tetapi, ada juga yang membenarkan.

Sebaliknya, menurut pramugari lain yang menentang tips and trick tersebut, upgrade kursi kepada penumpang biasanya didasari oleh miles atau loyalitas penumpang itu sendiri kepada maskapai. “Itu 99 persen salah. Upgrade kursi didasarkan pada loyalitas kepada maskapai. Upgrade “acak” yang langka didasarkan pada tarif yang dibayarkan,” katanya.

Baca juga: Tips Aman dan Nyaman Untuk Penerbangan Bagi Lansia

Selain berpakaian rapi, pramugari yang membeberkan tips dan trik mendapatkan upgrade kursi secara gratis untuk penumpang kepada Ceara, juga memberikan tips lain.

Menurutnya, bila cara itu tak berhasil, penumpang bisa memberikan hadiah kecil seperti permen kepada pramugari sebelum penerbangan berlangsung. Di beberapa kesempatan, penumpang merasakan keuntungan akan hal ini. Tetapi, itu biasanya tidak sampai ditawarkan upgrade kursi gratis, melainkan berupa makanan dan minuman gratis saja.