Lebih Dekat dengan Teknologi GSM-R, Teknologi Persinyalan yang Diadopsi Kereta Cepat Jakarta-Bandung

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bakal menggunakan Teknologi Global System Mobile-Railway (GSM-R) untuk persinyalan, mengadopsi teknologi transmisi data (train control data) yang digunakan China Railway.

Baca juga: KA Feeder Kereta Cepat Jakarta – Bandung Rencana Tambah Armada KRDE Hingga 5 Set

Dalam keterangan resminya, KCIC mengklaim teknologi GSM-R untuk persinyalan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipilih karena sudah terbukti dari sisi keselamatan dan dioperasikan banyak operator Kereta Api Cepat di dunia, di negara-negara Eropa, Cina, Arab Saudi, dan Maroko.

Teknologi ini juga termasuk teknologi yang stabil dan sudah terstandardisasi oleh UIC atau International Union of Railways (Uni Kereta Api Internasional). Itu berarti teknologi CTCS-3/GSM-R masih akan diandalkan oleh sebagian besar operator Kereta Api Cepat di dunia sekarang dan yang akan datang.

Cara kerja teknologi GSM-R ini bisa dibilang sama dengan teknologi GSM konvensional untuk ponsel. Pola GSM R tetap membutuhkan unsur BTS (base tranceiver station), BSC (base station controller), OMC (operation & maintenance centre) hingga Intelligent Network.

Kesemua hardware tadi ditempatkan layaknya penempatan konvesional, seperti BTS yang disipakan di sepanjang lintasan jalur kereta api. Sedang perangkat pada kereta api bisa ditempatkan module atau juga ponsel GSM.

Keunggulan konsep GSM R utamanya adalah koordinasi traffic dan update informasi. Seperti menunjang operasional komunikasi suara antara masinis dan petugas controller di stasiun, antar sesama masinis di suatu area, antar petugas langsir hingga kebutuhan emergensi.

Di samping itu GSM R juga dapat mendukung komunikasi non operasional, seperti antara stasiun dan depot. Tidak hanya itu, lebih penting lagi kebutuhan komunikasi bagi penumpang juga diakomodasi, misalkan informasi perubahan waktu berangkat, keterlambatan hingga kebutuhan koneksi data akses GPRS (general packet radio services).

Dalam pengaplikasiannya, teknologi GSM-R menawarkan berbagai kemudahan untuk operator maupun penumpang, seperti advanced speech call items (ASCI) yang berfungsi menyediakan voice group call dan voice broadcast services, location dependent addressing (LDA) yang berfungsi untuk menghubungkan masinis dengan controller lewat satu tombol, dan keeping in touch sejenis tracking system.

Adapun value added services for passanger, ini berguna untuk penumpang, mulai dari automatic ticket sales, onward booking dan reservasi, schedule up date per menit tentang status kereta api, yang kesemuanya sudah lumrah ditemui di Indonesia, semisal di KRL Jabodetabek.

Baca juga: Kereta Cepat Berpotensi Sepi Penumpang Gegara IKN, Pemerintah Bakal ‘Paksa’ Masyarakat dengan Cara Ini?

Meski dinilai sebagai teknologi canggih, namun, teknologi GSM-R ini sudah hadir sejak tahun 1995 lewat proyek European Intergrated Railway Radio Enhanced Network (EIRENE) yang digagas oleh Mobile Railway radio Network for Europe (MORANE). Proyek ini dimotori oleh tiga negara; Perancis, Jerman, dan Italia.

Salah satu tujuannya adalah untuk menyeragamkan sistem komunikasi kereta api antar negara di Eropa. Sebelumnya diketehaui terdapat 35 sistem komunikasi kereta api yang berbeda di Eropa.

Sempat Lolos dari Kebangkrutan, Hong Kong Airlines Kembali Terancam Bangkrut

Lessor Stellar Aircraft Holding 1 Ltd dikabarkan telah mengajukan gugatan default atau pailit untuk Hong Kong Airlines ke Pengadilan Tinggi negara tersebut. Tidak dijelaskan atas dasar apa tuntutan tersebut. Namun, besar kemungkinan lantaran pembayaran sewa pesawat yang tersendat. Sidang awal terkait gugatan ini akan dihelat pada 11 Mei mendatang.

Baca juga: Hong Kong Airlines, Maskapai Malang yang Hampir Jajal Airbus A380

Berbicara maskapai Hong Kong, sudah pasti ingatan orang-orang akan condong ke Cathay Pacific, sekalipun keduanya sama-sama berbasis di Bandara Hong Kong. Namun memang, Hong Kong Airlines bisa dibilang maskapai lapis kedua di negara tersebut, dengan menghindari rute-rute yang diterbangkan Cathay Pacific.

Sebagaimana Cathay Pacific, pandemi Covid-19 juga memukul telak keuangan Hong Kong Airlines. Walau data lengkapnya tidak tersedia, namun, itu bisa ditakar dari jumlah penumpang yang dilayani Bandara Hong Kong sepanjang Januari lalu yang hanya 71 ribu. Jauh dari jumlah penumpang di bulan yang sama tahun 2020 mencapai 5,7 juta.

Meski begitu, Hong Kong Airlines sebetulnya sudah mengalami kesulitan keuangan sejak sebelum pandemi.

Pada akhir 2019, maskapai yang berdiri pada 22 September 2006 itu mengalami defisit keuangan dan berada diambang kebangkrutan karena tak bisa bayar sewa pesawat dan gaji karyawan. Di sini, Transport and Housing Board (THB) Hong Kong telah mengultimatum akan mencabut izin operasi maskapai andai tidak bisa membayar gaji karyawan.

Akan tetapi, Hong Kong Airlines selamat dari lubang jarung usai disuntik dana sebesar US$568 juta atau sekitar Rp 8 triliun lebih (kurs 14.300) oleh HNA Group, yang merupakan induk perusahaan.

Tak lama berselang, maskapai yang satu grup dengan Hainan Airlines ini juga menghentikan penerbangan jarak jauh dan lebih fokus ke rute-rute singkat ke daratan Cina dan Asia.

Di tengah pandemi tahun lalu, maskapai melakukan PHK ke 700 karyawan di Hong Kong dan perwakilan di luar negeri. Pada bulan yang sama, 12 armada Airbus, dimana sebagai besarnya adalah A330, Hong Kong AIrlines digrounded.

Dalam catatan ch-aviation, Hong Kong Airlines memiliki 29 pesawat, tetapi 25 di antaranya digrounded sampai saat ini. Detailnya, 12 dari 29 armada maskapai adalah A320-200, sembilan A330-300, tujuh A330-300, dan satu A350-900.

Dari 29 pesawat yang dioperasikan maskapai, 16 di antaranya adalah pesawat sewaan. Adapun pesawat yang menjadi objek gugatan dalam sidang di Pengadilan Tinggi Hong Kong pada Mei mendatang adalah pesawat dengan nomor registrasi B-LHD.

Airbus A330-300 B-LHD diketahui bergabung dengan Hong Kong Airlines pada 2017 setelah sebelumnya dioperasikan Singapore Airlines dan TransAsia Airways. Karena menjadi objek gugatan, pesawat tersebut tengah digrounded di fasilitas penyimpanan di Bandara Châteauroux-Centre Marcel Dassault, Perancis.

Baca juga: Ratusan Pilot Asing yang Dipecat Cathay Pacific Kena Prank! Visa Ditolak Otoritas Hong Kong

Ini bukan kali pertama Hong Kong Airlines menghadapi gugatan di Pengadilan Tinggi Hong Kong. Tahun lalu, Alafco Aviation Leasing yang berbasis di Kuwait memenangkan gugatan sebesar US$27 juta atau sekitar Rp 385 miliar (kurs 14.300) di Pengadilan Tinggi Hong Kong atas perjanjian sewa dengan Hong Kong Airlines.

Hong Kong Airlines dan konsorsium HNA Group, termasuk Hainan Airlines, yang seluruhnya satu grup, memang benar-benar dalam situasi sulit. Pimpinan HNA Group, Bao Qifa dan Sun Mingyu, dilaporkan telah ditangkap oleh kepolisian Cina, menyusul Chen Feng dan Chief Executive Officer Tan Xiangdong yang sudah ditangkap lebih dahulu pada September lalu.

Airbus Helicopters Kirim ACH130 Edisi Aston Martin ke Crazy Rich di Filipina

Airbus Helicopters baru saja mengirimkan sebuah helikopter, tapi yang dikirikan kali ini bukan sembarang helikopter. Pasalnya yang dikirim pabrikan yang berbasis di Perancis ini adalah ACH130 edisi Aston Martin. Dengan ada label “Aston Martin” sontak menyiratkan bahwa ini adalah helikopter yang diperuntukkan bagi kalangan mewah “crazy rich.”

Baca juga: Airbus Helicopters Siapkan Suksesor Helikopter Terlaris H125, Bertenaga Listrik?

Dikutip dari siaran pers Airbus.com (17/3/2022), disebutkan Airbus Helicopter telah mengirimkan ACH130 Aston Martin Edition kepada seorang pelanggan pribadi yang sudah rutin menerbangkan helikopter ACH130 di wilayah kepulauan Filipina. Helikopter ini juga menjadi ACH130 Aston Martin Edition pertama yang dikirimkan ke Asia Tenggara.

Helikopter ACH130 Aston Martin Edition adalah hasil kolaborasi para perancang aeronautika dari Airbus Corporate Helicopters (ACH) dan para desainer otomotif dari Aston Martin. Kolaborasi ini memadukan kesempurnaan, kualitas tinggi, dan pelayanan terbaik dari ACH dengan komitmen Aston Martin pada keindahan, sentuhan manusiawi, dan seni otomotif. Kolaborasi ini telah menghadirkan perhatian yang luar biasa mendetail dan level baru estetika pada pasar helikopter bermesin tunggal.

“Kami senang sekali dapat menyambut helikopter ACH130 Aston Martin Edition di Filipina, di mana hal ini menunjukkan kemajuan Filipina pada bidang penerbangan pribadi dan bisnis. Kami sangat mengapresiasi loyalitas dan dukungan pelanggan kami terhadap produk Airbus, dan akan terus mendukung armada pesawat mereka di Filipina,” ujar Charlie Simpson, Managing Director Airbus Helicopters Philippines.

ACH130 adalah helikopter ringan dengan mesin tunggal. Diawaki oleh seorang pilot, helikopter ini dapat membawa enam penumpang (2 di depan dan empat di belakang) atau dapat dimodifikasi untuk membawa tujuh penumpang (3 di depan dan empat di belakang).

Baca juga: Airbus Helicopters UK dan Universitas Cranfield Inggris Uji Sistem Pemantau Rotor Real Time

ACH130 ditenagai mesin 1x Turbomeca Arriel 2B1 turboshaft dengan kekuatan 847 shp. Dengan berat maksimum saat tinggal landas 2.427 kg, kecepatan maksimum helikopter ini bisa mencapai 287 km per jam.

Sembilan Inovasi Teknologi Dalam Sistem Perkeretaapian Inggris

Kereta api dan teknologi tinggi adalah dua hal yang saling terkait. Teknologi akan membantu dalam pengoperasian kereta lebih baik dan efisien untuk penumpang serta operator kereta. Nah, KabarPenumpang.com merangkum dari networkrail.co.uk, di Inggris setidaknya  ada sembilan inovasi teknologi yang kini telah diterapkan dan layak jadi acuan.

Baca juga: Keselamatan Perjalanan Kereta Api Terjamin, Asalkan Pakai Teknologi Ini

1. Kereta api digital
Dalam misi meluncurkan kereta api digital, network rail mengubah strategi untuk menyediakan perjalanan yang lebih baik dan banyak karena permintaan layanan kereta api yang terus meningkat. Mengkonfirmasi Siemens Mobility dan Atkins sebagai mitra dalam program besar untuk memperkenalkan sinyal di dalam kabin di bagian selatan Jalur Utama Pantai Timur. Ini salah satu skema yang akan mengurangi penundaan penumpang hingga ribuan jam.

2. Teknologi manajemen lalu lintas mengurangi penundaan
Penumpang di Wales mendapat manfaat dari salah satu inisiatif kereta api digital pertamanya. Karena sistem manajemen lalu lintas diluncurkan di Wales selatan untuk membantu operator mengatur jadwal. Sistem Thales ARAMIS membantu lebih dari 300 kereta setiap hari dan memberikan data yang ditingkatkan secara real time kepada operator.

3. Algoritme baru
Algoritme baru, yang menggabungkan data sirkuit trek dan sinyal untuk mengidentifikasi lokasi kereta secara lebih akurat pada waktu tertentu, adalah entri pemenang di acara HackTrain VI tahun ini didukung oleh Hack Partners dan Network Rail. Solusi yang dibuat oleh CodingCats menemukan kapasitas cadangan di beberapa bagian jaringan kereta api, memberikan peluang untuk penjadwalan dan peningkatan yang lebih akurat dalam pengoperasian kereta api.

4. Augmented Reality
Penggunaan augmented reality (AR) yang pertama untuk Network Rail pada bulan Oktober dan telah menempatkan desain arsitek ke dalam smartphone penumpang. Network Rail menyumbangkan data desainnya ke aplikasi yang memungkinkan penumpang menggunakan AR untuk melihat jembatan pengganti di stasiun. Aplikasi ini akan mendukung keterlibatan Network Rail dengan penumpang sambil memberikan jembatan penyeberangan di seluruh jaringan selama Periode Kontrol 6 (1 April 2019 hingga 31 Maret 2024) dan seterusnya. Aplikasi, yang disebut ARki dan dikembangkan oleh Darf Design, menyediakan visualisasi 3D dari bangunan yang direncanakan di tempat.

5. Pemodelan 3D dan 4D
Pemodelan 3D dan 4D membantu melaksanakan proyek-proyek penting, seperti perbaikan terowongan Sevenoaks sepanjang dua mil dan peningkatan besar-besaran stasiun Liverpool Lime Street, keduanya pada tahun 2018. Di Sevenoaks, tim menggunakan beberapa inovasi, termasuk pemodelan 3D. Ini membantu mereka membuktikan kesesuaian bantalan empuk khusus untuk mengurangi tekanan pada struktur Victoria dan memungkinkan kecepatan kereta yang lebih cepat. Mengganti bantalan kayu dengan beton setara telah menghemat waktu dan uang.

6. ‘Mendengarkan’ kereta api
SPECTRAIL adalah platform penginderaan hal-hal internet berbiaya rendah, yang memungkinkan infrastruktur cerdas untuk ‘mendengarkan’ kereta api dan mendeteksi masalah seperti roda datar, pencurian kabel, dan pelanggaran sebelum mereka menunda penumpang. Ini akan mendukung strategi pemeliharaan prediksi dan pencegahan Network Rail dengan memungkinkan pengumpulan data di lokasi yang sebelumnya tidak dapat diakses oleh daya atau konektivitas, atau di lokasi yang dianggap terlalu mahal.

7. Hubble
Hubble adalah solusi perencanaan inspeksi dan pemeliharaan jalur berbantuan kecerdasan buatan yang akan membantu meningkatkan ketahanan infrastruktur perkeretaapian, mengurangi penundaan bagi penumpang dan pengguna barang, serta mengurangi biaya pemeliharaan.

8. Metodologi pengukuran alternatif
Penggunaan metode pengukuran probabilistik untuk memaksimalkan ruang pada rel kereta api. Ini akan menilai area West Highlands Line di Skotlandia dan memungkinkan staf kereta api untuk meninjau pendekatan pengukuran tradisional terhadap metode baru ini dan menunjukkan penghematan apa yang dapat dicapai dalam hal jarak bebas, loncatan dan intervensi.

Baca juga: Operator Kereta SJ Lakukan Uji Coba Augmented Reality di Stasiun Stockholm Central

9. Robotika Udara BVLOS
Meningkatkan keselamatan staf perkeretaapian dengan mengotomatiskan inspeksi rel, survei, dan respons terhadap insiden, menghindari kebutuhan staf untuk secara fisik menginjakkan kaki di infrastruktur. Ini juga akan mengurangi biaya secara signifikan.

“Tiger” Si Merah yang Dicaci Tetapi Dinanti

Buat Anda yang sudah tinggal cukup lama di Bekasi hingga Cikampek, Jawa Barat mungkin sudah asing dengan istilah “tiger”. Istilah itu digunakan untuk menyebut bus tiga perempat atau bus medium jurusan Pulo Gadung-Bekasi-Karawang-Cikampek.

Baca juga: Awak Mayasari Bakti Punya Panggilan Sayang ke Armadanya, Salah Satunya “Manohara”

Bus yang sebagian besar berwarna merah itu sempat menjadi andalan warga Cikampek, Karawang, dan Bekasi untuk bepergian ke Ibukota hingga medio 2000-an. Tentu saja, kala itu pilihan moda transportasi di wilayah tersebut belum sebanyak sekarang dan penggunaan sepeda motor belum masif.

Mirip seperti Metromini atau Kopaja, pemilik “tiger” sebagian besar adalah perorangan. Beberapa diantaranya bahkan dimiliki langsung oleh sang pengemudi. Mereka bebas menamai busnya apa saja sesuai keinginan mereka di bodi atau kaca menggunakan stiker.

Salah satu nama yang cukup dikenal adalah “Libra”. Entah siapa pemiliknya, tetapi yang jelas “tiger” dengan nama itu begitu dominan dan unitnya terlihat lebih “segar” dibandingkan unit-unit dengan nama lainnya.

Pada masa kejayaannya, “tiger” kerap terlihat penuh sesak, terutama pada jam pulang dan berangkat kerja. Pekerja di Kawasan Industri Pulogadung yang tinggal di timur Jakarta menjadi salah satu kelompok pelanggan tetapnya. Demikian juga dengan pekerja di pabrik yang berada di sepanjang Jalan Pantura Bekasi hingga Cikampek.

Walaupun rute resminya tidak melalui tol, ada saja unit-unit “tiger” yang masuk tol untuk memangkas waktu. Layanan yang kerap disebut “tiger ekspres” ini biasanya masuk tol di Bekasi Timur atau Bekasi Barat dan keluar di Cakung untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pulogadung.

Normalnya, bus ini berjalan melewati Jalan Raya Bekasi, Pasar Kranji, Stadion Bekasi, Rawa Panjang, Terminal Bekasi, dan kemudian lanjut ke Karawang atau Cikampek lewat Jalan Pantura. Trayeknya bersinggungan dengan angkot K-25 Bekasi-Pulo Gebang dan Elf K01 Perumnas 3 Bekasi-Pulo Gadung.

Seiring bertambahnya pilihan moda transportasi lainnya dan kemudahan kepemilikan kendaraan bermotor, “tiger” mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari image-nya sebagai sarang tindak kriminal. Mulai dari pencopetan, penodongan, hingga kerap dijadikan “armada tempur” oleh siswa SMA/STM yang akan pergi tawuran.

Kemudian tak sedikit pula awaknya yang nakal, menarik ongkos seenaknya. Beberapa juga kerap menurunkan penumpang semaunya, tidak mengantarkan sampai tujuan akhir.

Kini, nyaris tidak tersisa lagi “tiger” di sepanjang jalanan Pulo Gadung hingga Cikampek. Ditutupnya Terminal Pulo Gadung juga menjadi salah satu faktor yang membuat angkutan legendaris ini menghilang ditinggalkan penumpangnya.

Kondisi bus yang reyot dan kerap ugal-ugalan juga membuat mereka ditinggal penumpang. Entah berapa banyak sumpah serapah dari penumpang atau pengguna jalan lain untuk bus merah ini.

Saat ini, “tiger” yang masih tersisa hanya melayani penumpang jarak pendek, alih-alih melayani dari ujung hingga ujung. Mereka pun sebenarnya tinggal menunggu waktu atau umur operasinya sudah mau habis dan tidak bisa diperpanjang lagi.

Baca juga: “Cilokan” Suplemen Pendapatan Awak Mayasari Bakti

Bagaimanapun kondisinya dan nasibnya “tiger” pernah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Cikampek, Karawang, dan Bekasi. Tanpa adanya “tiger” mereka mungkin dahulu kesulitan beraktivitas atau bepergian. [Bisma Satria]

Tak Lagi Repot, Pesan Tiket Pelni Bisa Online dan Cetak Tiket Sebelum Keberangkatan di Pelabuhan

Kemudahan teknologi saat ini memudahkan para calon penumpang moda transportasi untuk melakukan pembelian tiket. Di mana calon penumpang bisa melakukan pembelian secara online melalui website atau aplikasi maupun gerai minimarket yang melayani penjualan tiket tersebut. Saat ini, PT Pelni juga melakukan penjualan tiket mereka secara online baik melalui website Pelni atau aplikasi PELNI Mobile.

Baca juga: Tiga Kapal Penumpang Milik PT Pelni Kembali Beroperasi di Pelabuhan Agast Asmat Papua

Tak hanya itu, calon penumpang juga bisa memesan tiket melalui nomor WhatsApp resmi milik PT Pelni. Meski pembelian secara online, penumpang masih juga harus mencetak tiket mereka sebelum keberangkatan melalui mesin cetak tiket di pelabuhan. Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, ini beberapa langkah-langkah pemesanan hingga mencetak tiket Pelni.

a. Reservasi atau booking tiket
Setiap calon penumpang harus memesan tiket terlebih dahulu baik melalui website, aplikasi atau gerai minimarket yang bekerja sama dengan PT Pelni. Kemudian Anda bisa langsung memesan rute tujuan serta jadwal keberangkatan yang diinginkan. Jika sudah tersedia maka bisa langsung mereservasi sesuai jumlah yang dibutuhkan. Biasanya untuk sekali pembelian online, setiap penumpang hanya bisa memesan paling banyak sepuluh tiket.

b. Bayar tiket
Jika sudah melakukan pemesanan dan mendapatkan jadwal yang diinginkan penumpang membayarnya akan mendapatkan struk. Nantinya struk tersebut akan digunakan ketika Anda akan mencetak tiket di loket resmi milik Pelni.

c. Cetak tiket
Ketika di hari keberangkatan, penumpang yang sudah melakukan pembelian tiket dan memiliki struk pembayaran sebelumnya, bisa langsung menukarnya dengan tiket fisik. Loket tiket ini berada di pelabuhan. Selain itu juga bisa menukarkannya dengan tiket elektronik.

Baca juga: Sambut Nataru 2020, Pelni Siapkan 26 Kapal dan Imbau Penumpang Hindari Calo Tiket

d. Check in
Langkah terakhir adalah Anda membawa tiket fisik atau tiket elektronik untuk ditunjukkan saat check in. Selain tiket, setiap penumpang juga wajib membawa kartu identitas mereka yang masih berlaku. Kartu identitas digunakan untuk memverifikasi tiket. Jika sudah selesai semua, penumpang bisa memasuki kapal dengan barang bawaan mereka menuju ruang kelas yang dipesan.

Penumpang Membawa Balita Dilarang Naik KRL Pada Jam Sibuk

Pembatasan jaga jarak bagi penumpang KRL sudah diterapkan beberapa hari yang lalu. Tak hanya penumpang berdiri, penumpang yang duduk pun sudah diberi stiker pada kursi KRL bertuliskan “duduk di sini” sudah ditempel di beberapa rangkaian KRL. Setelah kementerian perhubungan mengeluarkan surat edaran mengenai pelonggaran aturan berkendara khususnya kereta api, antusias masyarakat Jabodetabek pengguna KRL makin meningkat. Tak melulu pada hari kerja (weekdays) namun hari libur (weekend) pun terlihat sama bahkan lebih banyak penumpangnya.

Baca juga: Megaproyek Kereta Peluru India, Dilengkapi Nursery Room dan Toilet Terpisah

PT KAI Commuter Indonesia sebenarnya sudah memberlakukan pembatasan penumpang sebagai pengguna KRL untuk naik pada jam – jam tertentu khususnya bagi penumpang yang membawa balita dibawah usia 6 tahun. Stasiun yang melayani KRL menerapkan aturan tersebut guna menghindari kepadatan penumpang khususnya pada jam kerja. Penerapan sesuai aturan tersebut salah satunya berada di Stasiun Bogor. Stasiun yang memiliki kepadatan penumpang diatas diatas 50 persen ini terlihat di jam sibuk.

Ketentuan penumpang yang membawa balita naik KRL sama halnya dengan ketentuan khusus untuk penumpang lansia, yaitu mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Namun jika dirasa tidak terlalu sibuk dengan kepadatan penumpang di stasiun, bisa diperbolehkan untuk naik KRL dengan tentu tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah.

Baca juga: Kata Profesor Universitas Oxford, “Jangan Buru-Buru Berikan Kursi Pada Orang Tua di Bus Atau Kereta”

Para pelanggan KRL mengaku antusias menyambut penormalan lantaran tak lagi harus berdiri didalam kereta dengan aturan menjaga jarak. Semenatara itu pengawasan protokol kesehatan dan syarat bukti vaksin diperketat oleh petugas di tiap stasiun setelah diberlakukannya pembatasan jumlah penumpang 60 persen dari kapasitas. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Gempa Jepang M 7,3, Teknologi Ini Bikin Kereta Shinkansen Berhenti Otomatis Sebelum Celaka

Jepang kembali dilanda gempa bumi kuat magnitudo 7,3, yang berpusat di lepas pantai Fukushima pada kedalaman 60 km. Sejauh ini dua orang tewas dan 94 lainnya luka-luka. Gempa kuat berpotensi tsunami setinggi satu meter itu membuat sistem peringatan dini gempa milik JR East bekerja dan menyebabkan kereta berhenti otomatis tepat sebelum rel terdampak gempa.

Baca juga: Tahan Gempa, Ini Kereta Berkecepatan Tinggi yang Baru di Jepang

Jepang diketahui berada di wilayah seismik terpadat dan sangat aktif di dunia. Artinya, Jepang terletak di sepanjang wilayah Pacific Ring of Fire atau wilayah cincin dengan gempa paling aktif di dunia. Itulah alasan kenapa Jepang sering dilanda gempa bumi.

Cincin (ring) tersebut sebenarnya zona imajiner sepanjang 40 ribu km yang berbentuk tapal kuda dan didiami sekitar 450 gunung berapi. Di dalamnya, ada beberapa lempeng tektonik yang bertumbukan seperti, Lempeng Pasifik di bawah Samudra Pasifik dan Lempeng Laut Filipina.

Tumbukan lempeng itulah menyebabkan gempa bumi sering terjadi di Jepang. Selain itu, Palung Jepang juga menjadi salah satu penyebab banyaknya gempa bumi di sana. Menurut laman Voyapon, Palung Jepang mencapai kedalaman hingga 800 meter di bagian barat laut Pasifik dengan total kedalaman hingga 8.410 meter.

Sekitar tahun 2006, gunung vulkanik aktif dengan ketinggian 50 meter, ditemukan di kedalaman 5.000 meter Palung Jepang. Bahkan disebut-sebut sebagai penyebab gempa Tohoku pada Maret 2011.

Sering dilanda gempa bumi, Jepang pun bersiap. Di sektor transportasi, dalam hal ini kereta, operator JR East telah mengembangkan teknologi sistem peringatan dini gempa bumi berdasarkan pengalaman gempa bumi Great Hanshin-Awaji 1995 dan Niigata Chuetsu 2004.

Baca juga: Imbas Gempa Tokyo, Bikin Perjalanan Kereta Terhenti dan Sepeda Sewaan Laris Dicari Penumpang

Dilansir Journal of JSCE, cara kerja teknologi tersebut cukup mudah. Seismometer yang telah ditempatkan strategis di sepanjang jalur kereta cepat Shinkansen akan mengirim sinyal darurat berhenti otomatis pada kereta 12-22 detik sebelum gempa mengguncang sekitaran rel.

Ketika gempa Tohoku bermagnitudo 9,1 dan memicu gelombang tsunami setinggi 23 meter itu pada 11 Maret 2011 silam, sistem peringatan dini gempa tersebut berhasil membuat 33 rangkaian kereta berhenti otomatis dengan aman saat melaju pada kecepatan 270 km per jam.

Sistem peringatan dini gempa yang memicu sinyal berhenti otomatis ke kereta Shinkansen di Jepang tidak berdiri sendiri. Itu didukung dengan struktur rel tahan gempa dan sistem anti tergelincir pada kereta.

Di tahun 2020, Jepang, dalam hal ini JR East, meluncurkan kereta Shinkansen N700S, dimana ‘S’ adalah singkatan dari ‘Supreme’, dan memulai debutnya pada 1 Juli, melayani jalur Tokaido yang menghubungkan Stasiun Tokyo dan Stasiun Shin-Osaka di Osaka. Kereta ini disebut memiliki fitur unik tetap bisa meluncur di rel dengan aman saat gempa terjadi.

Baca juga: “Pokemon with You Train,” Kereta Tematik Pelipur Duka Anak-Anak Korban Gempa Jepang

Akan tetapi, pada gempa bumi Jepang bermagnitudo 7,3 pada Rabu malam 16 Maret 2022 lalu, kereta cepat Tohoku Shinkansen, yang menghubungkan Tokyo dengan Aomori di Prefektur Aomori, dilaporkan tergelincir dengan 100 penumpang di dalamnya.

Belum diketahui kenapa kereta tersebut tergelincir saat terjadi gempa. Bila merujuk pada sistem peringatan dini gempa milik JR East, seharusnya kereta sudah berhenti otomatis sebelum gempa mengguncang rel, mengingat kereta Tohoku Shinkansen tidak memiliki fitur bisa tetap berjalan saat gempa terjadi.
























Jarak Kuala Lumpur – Bangkok Kelawat Jauh. Apakah Rencana High-speed Rail Akan Terealisasi?

Kereta berkecepatan tinggi atau High-speed Rail (HSR) rencananya akan dibangun dari Kuala Lumpur (KL) ke Bangkok yang memiliki jarak 1.473,5 km. Namun hal ini menurut konsultan transportasi, akan menyulitkan untuk menarik partisipasi sektor swasta karena biaya astronomi. Selain itu juga jaraknya lebih jauh dibandingkan Kuala Lumpur ke Singapura.

Baca juga: Thailand Bangun Jalur High Speed Rail dari Bangkok ke Pattaya

Konsultan Transportasi YS Chan mengatakan, tidak mengherankan jika studi menemukan HSR KL-Bangkok akan layak pada tahun 2040 jika layanan diperluas ke Singapura. Dia menjelaskan, bagaimanapun Thailand akan mendapat banyak dari ini karena sebagian besar trek dan stasiun berada di wilayah Negeri Gajah Putih itu. Chan menjelaskan, bahwa dengan itu maka akan menguntungkan penduduk setempat seperti halnya Malaysia dengan HSR dari KL ke Singapura.

“Akan lebih masuk akal jika Thailand memulai studi kelayakan dan mendatangkan Cina, yang dapat menyediakan pendanaan, konstruksi, operasi, dan volume penumpang yang lebih besar dari Cina ke Thailand, Malaysia, dan Singapura, serta proyek besar-besaran dengan basis bagi hasil. tanpa tiga negara Asean menanggung risiko keuangan,” kata Chan yang dikutip KabarPenumpang.com dari themalaysianreserve.com (16/3/2022).

Malaysia dan Thailand pada 26 Februari lalu telah sepakat untuk melakukan studi kelayakan untuk rute HSR antara KL dan Bangkok. Pada hari Senin (14/3/2022), Menteri Perhubungan Datuk Seri Dr Wee Ka Siong mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan juga sedang mempertimbangkan studi kelayakan pada HSR KL-Bangkok.

Kementerian telah ditugaskan untuk memulai diskusi dengan pemerintah Singapura tentang proyek KL-Singapore HSR dan pembicaraan itu masih dalam tahap awal. Menurut Chan, sudah ada rel kereta api dari Bangkok ke Singapura dan tidak perlu ada rel lagi hanya untuk menampung kereta berkecepatan tinggi.

“Kereta listrik melaju kencang dari Gemas, Negri Sembilan, ke Padang Besar di Perlis, di perbatasan Thailand hingga 140 kpj dan sedang diperpanjang ke Singapura dan bisa juga ke Bangkok. Memiliki jalur HSR tambahan akan melumpuhkan lalu lintas penumpang, membuat kedua layanan gagal. Dan ketiga kota tersebut dilayani dengan baik melalui udara dengan Bangkok dan Singapura sebagai hub penerbangan utama,” tambahnya.

Sementara itu, CEO Center for Market Education Dr Carmelo Ferlito berpendapat bahwa proyek tersebut harus mengalihkan fokusnya dari koneksi KL-Singapura ke seluruh jalur Penang-KL-Johor Baru, termasuk hub utama lainnya dan menciptakan titik kontak untuk jalur timur-barat. Dia mengatakan proyek akan lebih berhasil jika bertujuan untuk memasukkan Singapura di selatan dan Thailand di utara, pada saat yang sama membuka pintu untuk sistem logistik modern dan terintegrasi untuk seluruh wilayah.

“Malaysia perlu memikirkan kembali seluruh koneksi utara-selatannya dan memindahkan lalu lintas orang dan barang dari jalan raya ke kereta api. Malaysia dapat menerapkan kereta api berkecepatan tinggi utara-selatan yang sukses untuk penumpang dan kargo dengan semua perbedaan yang ada, menciptakan peluang untuk pembangunan ekonomi dan pada saat yang sama mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh mobil, bus, dan truk,” kata Ferlito.

Baca juga: Lagi-Lagi Proyek High-Speed Rail Malaysia dan Singapura Ditangguhkan

Ferlito mengatakan proyek tersebut tidak boleh hanya dibiayai oleh pemerintah agar berkelanjutan secara ekonomi, yang membutuhkan kecepatan pembangunan yang sehat dan ambisius yang perlu dipertahankan secara eksklusif. Sementara itu, dekan Institut Studi Pascasarjana Universitas Sains dan Teknologi Malaysia Dr Geoffrey Williams mengatakan proyek ini akan menguntungkan perdagangan dan pariwisata hanya jika itu menambah arus perdagangan yang ada daripada menggusur perdagangan dari opsi transportasi dan logistik yang ada.

Mau Jadi Pilot? Kuasai Empat Cabang Ilmu Matematika Ini

Menjadi pilot bukan hanya soal menerbangkan pesawat tetapi juga membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dalam banyak hal, mulai dari sains, meteorologi, fisika, sampai matematika. Terkait matematika, setidaknya ada empat ilmu matematika yang harus dikuasai atau paling tidak dipahami untuk memudahkan pekerjaan sebagai pilot.

Baca juga: Kenapa Pilot Tak Banyak Memberikan Informasi Saat Terjadi Insiden? Inilah Alasannya

Meski begitu, bagi Anda yang tidak mahir matematika, kalian tetap bisa menjadi pilot andal dengan tetap berusaha memahami dasar-dasar matematika selama proses mendapatkan lisensi, mulai dari private pilot license (PPL), commercial pilot license (CPL), instrument rating (IR), multi-engine rating (MER), airline transport pilot license (ATPL), dan type rating (TR).

Dilansir flyaeroguard.com, berikut empat ilmu matematika yang harus dikuasai pilot.

  1. Aritmatika Dasar

Aritmatika, cabang matematika yang membahas angka, hubungan di antara angka, dan pengamatan pada angka dipelajari dan digunakan untuk memecahkan masalah.

Aritmatika (sebuah istilah yang berasal dari kata Yunani arithmos, “angka”) merujuk secara umum pada aspek-aspek dasar dari teori angka, seni pengukuran (pengukuran), dan perhitungan numerik (yaitu, proses penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, pangkat, dan akar).

Ahli matematika Jerman terkemuka, Carl Friedrich Gauss, dalam Disquises Arithmeticae (1801), dan beberapa ahli matematika modern telah menggunakan istilah ini untuk memasukkan topik yang lebih maju.

Dalam penerbangan, pilot akan bertemuka dengan matematika, dalam hal ini aritmatika dasar, untuk menghitung penyimpangan dan variasi kompas magnetik, berapa bahan bakar yang dibutuhkan dengan menyesuaikan tipe, jenis, rute, cuaca, di setiap penerbangan, dan lain sebagainya.

  1. Aljabar

Aljabar merupakan salah satu cabang ilmu matematika yang menggunakan simbol dan operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian untuk pemecahan masalah. Al-jabr berasal dari bahasa Arab yang artinya restorasi atau melengkapi.

Aljabar biasanya digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan di berbagai bidang studi, seperti matematika, kimia, biologi, ekonomi, dan lain sebagainya.

Pilot biasanya akan bertemu dengan matematika aljabar dalam waktu tempuh. Sebagai contoh, jika Anda bepergian dengan kecepatan 60 mil per jam, dan tujuan Anda berjarak 90 mil, berapa lama waktu yang Anda perlukan untuk sampai ke sana? Jawabannya sederhana, satu setengah jam.

  1. Geometri

Geometri adalah studi matematika yang mempelajari ruang bangun dengan berfokus pada pengukuran, pernyataan terkait bentuk, posisi relatif sebuah gambar ilmu ukur, padang ruang, dan lain sebagainya.

Pada ilmu geometri akan dapat mengonstruksi macam-macam bangun datar dan segi banyak. Segi banyak kemudian dapat dipergunakan untuk menyusun bangun-bangun ruang seperti segitiga, lingkaran, persegi, persegi panjang, jajaran genjang, belah ketupat, bola, kerucut, prisma dan lainnya.

Bagi pilot, biasanya geometri berguna untuk mengetahui arah dan kecepatan angin dalam penerbangan. Tentunya dengan didukung E6B flight computer.

Baca juga: Biar Tak Kelelahan dan Aman, Begini 4 Aturan Kerja FAA Bagi Pilot

  1. Mental Math

Mental Math atau matematika mental adalah metode berhitung cepat menggunakan alat bantu ‘The Mental Math Tool (MMT)’ atau hanya bayangan. Teknik belajar berhitung cepat yang berasal dari Malaysia ini bisa membantu anak mengenal konsep dasar matematika.

Bergantung pada alat bantu seperti kalkulator dalam berhitung tentu tidak bijak. Terlebih bagi seorang pilot. Karenanya, pilot harus berlatih mental math untuk memudahkan berhitung di benak kepala.