Jumlah Sopir Bus Terinfeksi Covid-19 Melonjak, Singapura Canangkan Sopir Taksi Jadi ‘Cadangan’

Covid-19 di Singapura rupanya berdampak pada tenaga kerja di layanan bus umum. Hal tersebut kemudian mendorong pemikiran, agar pengemudi (sopir) taksi dapat dilatih untuk mengemudikan bus sehingga dapat diaktifkan jika terjadi kekurangan awak bus yang mendesak.

Baca juga: Tak Berikan Struk Pembayaran, Pengemudi Taksi Singapura Kena Denda 50 Dollar

“Kita harus menyiapkan sistem cadangan yang dapat diaktifkan dalam waktu singkat untuk mengisi kesenjangan tenaga kerja yang mendesak,” ujar Melvin Yong, politisi Singapura di Parlemen saat debat anggaran Kementerian Perhubungan.

Pemikiran tersebut ada karena operator transportasi umum SBS Transit mengatakan pada 15 Februari lalu mereka menghadapi kekurangan hampir 80 pengemudi. Ini disebabkan banyaknya pengemudi yang saat dites Covid-19 hasilnya positif.

Yong mengatakan, adanya pelatihan tersebut agar para pengemudi taksi ini bisa mengemudikan bus sebulan sekali untuk menjaga keterampilan mengemudi dan keakraban rute. Dilansir KabarPenumpang.com dari straitstimes.com (8/3/2022), dia mencatat bahwa dua operator bus umum, SBS Transit dan SMRT, sudah memiliki perusahaan taksi dalam grup perusahaan mereka.

“Saya berharap Otoritas Transportasi Darat (LTA) dapat bekerja sama dengan Serikat Pekerja Transportasi Nasional (NTWU) untuk menginisiasi uji coba dengan kedua perusahaan tersebut,” tambah Yong yang juga sekretaris eksekutif NTWU.

Sementara itu, Ang Wei Neng (West Coast GRC) mengatakan Pemerintah harus memanfaatkan tren kerja jarak jauh yang disebabkan oleh pandemi untuk mengurangi permintaan perjalanan selama jam sibuk pagi hari. Layanan publik, yang mempekerjakan sekitar 150 ribu petugas, dapat mempertimbangkan untuk mendorong stafnya untuk terus bekerja dari rumah selama satu hingga dua hari setiap minggu, atau mengizinkan mereka pergi ke kantor setelah jam sibuk pagi.

Ang mengakatan, serikat pekerja juga dapat ikut serta untuk mendorong praktik serupa di sektor swasta. Bahkan jika Pemerintah berhasil mengurangi permintaan penumpang angkutan umum pada jam sibuk, Kementerian Perhubungan tidak boleh memperlambat pembangunan jalur MRT baru seperti Jalur Jurong Region dan Cross Island.

“Namun, kami dapat mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah kereta yang dikerahkan untuk menghemat biaya operasi, pemeliharaan, dan aset tetap seperti rolling stock jika kami berhasil meratakan pola perjalanan jam sibuk,” katanya.

Anggota parlemen Partai Buruh Gerald Giam (Aljunied GRC) mendesak LTA untuk melakukan konsultasi publik dengan warga yang terkena dampak jika berencana untuk memotong layanan bus dengan penumpang rendah. Dia menyarankan agar LTA pertama-tama mempertimbangkan untuk beralih ke bus yang lebih kecil atau memperpanjang interval antar bus.

Baca juga: Imbas Lockdown, Singapura Sediakan Kamar Hotel untuk Pengemudi dan Teknisi Bus Asal Malaysia

“Jika layanan bus harus dihapus, frekuensi layanan feeder yang tersisa ke simpang susun atau stasiun MRT harus ditingkatkan untuk menggantikannya,” katanya.

Sudah 99 Persen, Jalur Ganda Bogor – Sukabumi Siap Diuji Coba

Jalur ganda dari Bogor Paledang sampai dengan Cicurug kini sudah mendekati tahap penyelesaian. Sepanjang 26 kilometer jalur ganda tersebut terlihat rapi dan peluang untuk diuji coba semakin dekat. Terlihat dari Stasiub Bogor Paledang yang jalurnya sudah tersambung dengan Stasiun Bogor. Pemasangan sinyal yang semula mekanik menjadi elektrik oleh PT LEN pun sudah terpasang, tinggal pengaktifkan lampu. Begitu pula beberapa perlintasan resmi yang dibangun lengkap dengan palang pintu yang masih bagus.

Baca juga: KRD Bumi Geulis – Kenangan Rute Bogor-Sukabumi yang Kini Jadi Rail Clinic

Ssbelum jalur ganda Bogor – Sukabumi yang segera difungsikan terdapat kereta mekanik yang bekerja memecok batu balas sekaligus merapikan rel di jalur tersebut. Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) wilayah Jawa bagian Barat sudah menyiapkan jadwal uji coba yang rencananya akan dilakukan pada 20 Maret mendatang. Beberapa stasiun pun tahap on progress disepanjang jalur ganda.

Menurut BTP bahwa pengoperasian secara resmi rencana akan dilakukan pada 28 Maret 2022. Meski sudah dilakukan pengerjaan jalur ganda, namun yang akan digunakan hanya satu jalur. Satu jalur tersebut sudah hampir tahap finishing yaitu 99 persen. Saat ini jalur Cigombong sampai dengan Cicurug sepanjang 7,5 kilometer dan Bogor Paledang sampai dengan Cigombong sepanjang 19,1 sudah rampung dikerjakan. Secara teknis pengerjaan ini sudah mencapai 100 persen.

Walaupun secara teknis pengerjaan sudah 100 persen, namun pihak BTP tetap terus mengkaji dan pengecekan secara maksimal demi keselamatan kedepannya. Evaluasi pun akan dilakukan selama sepekan setelah uji coba yang rencannya menggunakan rangkaian kereta.

Baca juga: Bantu Pembangunan Double Track Bogor – Cicurug, Kereta Mekanik Dioperasikan

Setelah dilakukan uji coba, pengoperasian rangkaian kereta menggunakan KA Pangrango akan dilakukan secara reguler pada April 2022. Kedepannya setelah selesai proyek jalur ganda Bogor Paledang – Cicurug dioperasikan, tahun 2023 akan kembali melanjutkan jalur ganda tersebut hingga Stasiun Sukabumi. (PRAS – Cinta Kereta Api)
























Stasiun Koka, Hadirkan Karya Seni Ninja yang Jadi Spot Foto dan Destinasi Wisata

Banyak stasiun di Jepang yang bukan hanya menjadi tempat untuk menaik turunkan penumpang. Melainkan sebagai destinasi wisata dan spot foto menarik bagi penumpang. Salah satunya berada di Prefektur Shiga, yakni Stasiun Koka.

Baca juga: Stasiun Seiryu Miharashi di Jepang, Stasiun Unik Tanpa Pintu Keluar

Bagi penggemar sejarah Jepang pasti mengenal Koka yang karakter Jepangnya sering disebut dengan Koga atau basis klan Ninja Koga yang terkenal. Bahkan hingga saat ini, kota Koka masih terus merayakan sejarah ninjanya. Di stasiunnya pun tak jauh berbeda karena banyak gambar ninja untuk pengunjung berpose dan berfoto bersama.

KabarPenumpang.com melansir soranews24.com (24/2/2022), stasiun ini sebenarnya jika dilihat dari luar tak terlalu menonjol dengan karakter ninja. Tetapi ketika masuk di bagian dalam Anda akan melihat gambar para ninja yang tengah bersembunyi atau beraksi.

Di Stasiun Koka ada tujuh seni trik yang bisa digunakan pengunjung untuk berfoto. Yang pertama ada di ruang tunggu pintu masuk utara dan menampilkan dua bayangan ninja, di mana salah salutnya memegang bingkai jendela terbuka. Sedangkan satu lainnya dengan anggun melompat keluar jendela.

Kedua dekat gerbang tiket yang memperlihatkan gambar beberapa ninja yang tengah bersembunyi di langit-langit. Trik ketiga berada di dinding dekat gerbang tiket dan menunjukkan seperti ninja yang malu ketahuan.

Karya seni keempat dilukis di sebelah tangga ke platform 1 dengan sebuah gambar kolam. Sedangkan karya seni kelima ada disebelah kiri gerbang tiket lantai dua. Di sini memperlihatkan para ninja yang tampak santai dan ramah. Sedangkan bagian keenam ada di tangga dekat pintu masuk selatan.

Ini menjadi salah satu karya seni terbesar di Stasiun Koka. Gambar ini memperlihatkan ninja yang sedang bergelantungan dengan sebuah tali. Jika pengunjung ingin mendapatkan foto menarik, maka bisa menggabungkan dua gambar menjadi satu gambar utuh.

Yang terakhir ada di lantai pertama pintu masuk selatan. Di gambar ini menunjukkan tiga ninja menjuntai dari langit-langit. Untuk menikmati pemandangan ini bisa didapat gratis bila sebelum melewati gerbang tiket. Sehingga bagi pengunjung yang datang dari luar stasiun bisa membeli tiket kereta termurah yakni 150 yen atau sekitar Rp18 ribu.

Bagi pengunjung yang tiba di Stasiun Koka dan hanya ingin menikmati karya seni ninja tersebut jangan lupakan jam perjalanan kereta. Pasalnya kereta dari Stasiun Koka per jamnya ada satu yang melintas dari keseluruhan tiga kereta yang tersedia.

Baca juga: Hanya Punya Dua Stasiun, Jalur Shibayama Adalah Yang Terpendek di Jepang

Jadi pastikan waktu perjalanan Anda dengan baik, bila tidak maka terjebak di stasiun untuk waktu yang lama. Untuk menikmati secara keseluruhan karya seni di Stasiun Koka, Anda membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Garuda Indonesia dan Emirates Kerja Sama Codeshare untuk 16 Rute di Timur Tengah dan Eropa

Garuda Indonesia bersama Emirates mengumumkan peluncuran kerja sama codeshare yang berlaku mulai hari ini, Rabu (9/3). Melalui kerja sama codeshare ini, Garuda Indonesia dan Emirates mengembangkan perluasan konektivitas jaringan penerbangan ke 16 rute penerbangan di Indonesia, Timur Tengah, hingga Eropa yang dilayani masing-masing maskapai.

Baca juga: Yuk, Cari Tahu Makna Tersembunyi di Balik Nomor Penerbangan

Peluncuran kerja sama codeshare ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman yang telah dilakukan pada November tahun lalu serta mengacu pada perijinan dari regulator untuk mengoperasikan rute-rute yang termasuk dalam kerja sama codeshare ini.

Melalui kemitraan codeshare ini, pengguna jasa Garuda Indonesia dapat memperoleh ragam pilihan aksesibilitas jaringan penerbangan yang lebih seamless ke berbagai destinasi penerbangan yang dilayani Emirates seperti Dubai, Paris, London Heathrow, Manchester, Milan and Barcelona.

Sementara itu, pengguna jasa Emirates turut dapat memilih ragam konektivitas rute penerbangan ke berbagai destinasi unggulan di Indonesia yang dilayani Garuda Indonesia melalui dua hub penerbangan Jakarta dan Denpasar. Adapun sejumlah destinasi penerbangan tersebut diantaranya adalah Denpasar, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Manado, Medan, Padang, dan Solo yang akan dilayani melalui hub Jakarta. Sedangkan tujuan domestik yang dilayani melalui hub Denpasar, adalah Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, “Menghadirkan aksesibilitas layanan penerbangan yang lebih seamless ke lebih banyak destinasi adalah fokus utama kami untuk memberikan nilai tambah kepada pelanggan kami. Sebagai salah satu mitra strategis codeshare kami, Emirates akan memberikan akses ke pilihan destinasi internasional yang lebih luas dan meningkatkan kenyamanan pada layanan bersama kami.

Garuda Indonesia saat ini memiliki kemitraan codeshare dengan lebih dari 23 mitra maskapai dan 70 mitra interline yang menawarkan konektivitas penumpang Garuda Indonesia ke ratusan tujuan di seluruh dunia. Sementara itu, Emirates saat ini memiliki kemitraan codeshare bersama 23 mitra maskapai dan kerjasama interline dengan lebih dari 115 maskapai penerbangan dan perusahaan kereta api.

Baca juga: Emirates Hadirkan Lounge Khusus Anak, Manjakan Si Kecil dalam Penerbangan Tanpa Pendamping

Tiket untuk penerbangan codeshare dibuka mulai 16 Maret dan dapat segera dipesan melalui Garuda melalui garuda-indonesia.com, aplikasi Fly Garuda, pusat kontak pelanggan di +62 804 1 807 807 atau + 6221 2351 9999, serta melalui agen perjalanan. Pemesanan tiket juga dapat dilakukan dari sisi emirates.com, aplikasi Emirates, atau melalui agen perjalanan online dan offline.

Australia Buka Pintu Masuk Wisatawan, Kereta Tait Kembali Beroperasi Setelah 18 Tahun Mati Suri

Penantian panjang pelancong yang akan ke Australia akhirnya terbayar sudah setelah negara ini menutup diri selama dua tahun di masa pandemi. Sebab Negeri Kanguru ini mulai membuka pintu untuk pelancong internasional pada 21 Februari 2022 kemarin.

Baca juga: Kursi di Gerbong Menghadap Laut, Inilah “Sea Rail” Kereta Wisata Khas Pesisir Korea Selatan

Pembukaan kembali Australia untuk pelancong internasional karena tingkat vaksinasi yang sudah dilakukan 94 persen penduduknya dengan dosis lengkap. Selain itu juga turunnya jumlah orang yang terinfeksi Covid-19.

Pembukaan ini pun juga disambut dengan kereta tua Tait yang kembali ke rel untuk pertama kalinya setelah 18 tahun berhenti beroperasi. KabarPenumpang.com melansir dari laman abc.net.au (8/3/2022), peluncuran ini ditandai dengan telah disertifikasinya kereta untuk mengangkut penumpang di jaringan kereta api pingiran kota Melbourne saat beroperasi di bawah kekuatannya sendiri sejak 2004.

Seorang relawan Steamrail Alex McLennan mengatakan, bahwa mereka telah melalui masa-masa “berat” untuk kembali mencoba menjalankan kereta hingga akhirnya menyenangkan bagi semua yang terlibat.

“Ketika Anda telah bekerja di kereta begitu lama dan melakukan begitu banyak hari-hari kotor yang panjang merangkak di bawahnya, itu sangat istimewa hanya untuk melihat semua wajah tersenyum. Orang-orang berkata, ‘Saya ingat ini’ dan anak-anak kecil melihat ke dalam mengatakan itu ‘sangat keren’,” katanya.

Sebelum ditutup, Steamrail Victoria mengoperasikan tur dan perjalanan antar-jemput umum kereta Tait dari pertengahan 1980-an hingga 2004 ketika operator West Coast Rail ditutup. Kemudian para relawan mencari operator lain untuk menjalankan kembali kereta tersebut.

Sayangnya pada 4 Maret 2015 kebakaran terjadi di Newport Railyards yang menghanguskan kereta pintu ayun yang baru direnovasi dan merusak bengkel serta gerbong lainnya. Adanya insiden ini menghancurkan para sukarelawan dan membuat mereka berpikir apakah bisa melanjutkannya kembali atau tidak saat itu.

“Untungnya, kereta ini selamat dari kebakaran, dan kami baru saja memutuskan, ‘Benar, kami akan mewujudkannya.’,” ujar McLennan.

Dengan bantuan anggota parlemen federal Jason Wood, Steamrail Victoria dapat memperoleh hibah pemerintah Australia sebesar $1 juta pada tahun 2017 untuk mengembalikan layanan kereta Tait. Uang itu digunakan untuk lapisan cat baru dan untuk meningkatkan fitur keselamatan kereta, sehingga sesuai dengan peraturan modern. Relawan Steamrail Craig Soden mengatakan tanpa uang hibah, kereta Tait tidak akan beroperasi hari ini.

“Ada banyak peningkatan keamanan yang perlu kami lakukan, yang tidak akan mampu kami lakukan,” katanya.

Setelah bertahun-tahun bekerja untuk memulihkan dan memodifikasi Tait, kereta melewati proses akreditasi yang ketat dengan pengujian dimulai pada Januari 2020. Langkah terakhir adalah “uji coba beban” dengan sukarelawan Steamrail sebagai penumpang pada 26 Februari.

“Merupakan kepuasan besar untuk memiliki penumpang lagi. Orang tua dapat mengenang hari-hari yang telah berlalu, dan generasi muda dapat mengalami perjalanan pinggiran kota dari masa lalu itulah intinya,” kata Soden.

Baca juga: Sebelum Israel Menjajah, Palestina Pernah Punya Jaringan Kereta Api Terbesar

Selain lusinan sukarelawan, organisasi lain telah membantu Steamrail Victoria menjalankan Tait rattler merah. Tak hanya itu, V/Line telah setuju untuk menjadi operator yang terakreditasi. Kereta Metro telah memberi mereka akses ke rel, Departemen Perhubungan telah memberikan nasihat keselamatan dan Serikat Kereta Trem dan Bus telah menyediakan pengemudi. Dalam beberapa bulan ke depan, mereka berharap dapat memiliki tiket tur pertama mereka untuk umum.

ASDP Hapus Syarat PCR dan Swab Antigen Penumpang yang Akan Bepergian dengan Kapal Ferry

Masyarakat Indonesia kini bisa tersenyum lebar ketika akan bepergian di dalam negeri. Hal ini karena Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menghapus syarat wajib menunjukkan hasil negatif dengan tes PCR atau antigen.

Baca juga: Berlaku Hari Ini! Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kini Tak Wajib Tunjukkan Hasil Tes PCR atau Rapid Antigen

Ini berlaku bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dalam negeri menggunakan jalur darat, laut maupun udara. Penghapusan tersebut mulai Selasa, (8/3/2022) dan PT ASDP Indonesia Ferry juga mulai melakukan aturan baru yang ditetapkan oleh Satgas Penaganan Covid-19.

Di mana PT ASDP Indonesia Ferry menghapus syarat wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dengan PCR maupun swab antigen. Ini ditujukan bagi penumpang penyeberangan yang sudah menerima vaksisn Covid-19 dua dosis.

“Saat ini apabila sudah melakukan vaksinasi minimal dosis II maka tidak diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif covid-19 sebagai persyaratan perjalanan, namun kami imbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,”jelas ASDP lewat akun Twitter @asdp191 seperti dikutip KabarPenumpang.com pada Selasa, (8/3/2022).

Namun kebijakan ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah vaksin dua dosis atau melakukan booster. Sedangkan bagi mereka yang baru menerima vaksin satu dosis atau bagi mereka yang tidak bisa divaksin, tetap melampirkan hasil tes negatif Covid-19 baik dengan PCR maupun swab antigen.

Ketentuan ini diatur melalui Surat Edaran No.11/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto.

Baca juga: Mulai Kendur, Syarat Penumpang Internasional Masuk ke Australia Cukup Pakai Antigen

“Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 8 Maret 2022 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan ataupun hasil evaluasi dari Kementerian/Lembaga,” tulis Satgas.

Singapore Airlines Group Perluas Jaringan VTL ke 66 Kota, Termasuk Bali Mulai 16 Maret

Singapore Airlines (SIA) Group, terdiri dari Singapore Airlines, Scoot, dan SlikAir, memperluas jaringan Vaccinated Travel Lane (VTL) dalam beberapa minggu mendatang, sehingga mencapai 66 kota di 27 negara, teramasuk Bali.

Baca juga: VTL Dihentikan Sementara, Masuk Singapura Kini Kembali Wajib Karantina

Dalam penerbangan VTL Denpasar (Bali) – Singapura, Singapore Airlines mengoperasikan pesawat widebody Boeing 787-10 dengan nomor penerbangan SQ939 dan SQ945. Di awal, SIA akan terbang empat kali dalam sepekan. Barulah mulai 1 Juli 2022 mendatang, SIA terbang setiap hari.

Selain Denpasar (Bali), VTL Singapore Airlines Group dalam waktu dekat ini juga akan mencakup Ahmedabad, Bengaluru, Da Nang, Hanoi, Kota Ho Chi Minh, Hyderabad, Kochi, Kolkata, dan Penang, mulai 16 Maret 2022 mendatang. Seluruh penerbangan tersebut dioperasikan oleh Singapore Airlines.

Jaringan VTL mendatang juga mencakup rute-rute non-VTL lain, seperti Chennai, Delhi, dan Mumbai mulai 17 Maret mendatang, serta Bangkok, London, Male, Phnom Penh, dan Siem Reap mulai bulan April dan seterusnya.

Melengkapi Singapore Airlines, Scoot, maskapai LCC di SIA Group, juga turut memperluas jaringan VTL ke Amritsar, Athena, Coimbatore, Hanoi, Hat Yai, Kota Ho Chi Minh, Manila, Penang, Tiruchirappalli, Trivandrum, dan Visakhapatnam.

“Singapore Airlines Group menyambut baik perluasan terbaru dari jaringan VTL Singapura, yang akan memberikan pilihan perjalanan dan fleksibilitas lebih baik bagi para pelanggan kami. Kami terus melihat permintaan yang tinggi terhadap layanan VTL, dan akan menyesuaikan jaringan dengan cara yang tepat,” ujar Mr. Alvin Seah, General Manager Singapore Airlines Indonesia, dalam keterangan resminya yang diterima KabarPenumpang.com.

Melalui VTL travel corridor ini, seluruh traveler akan sangat dimudahkan masuk dan keluar 66 kota di 27 negara di atas. Apapun tujuannya, pelancong bebas datang dan pergi ke kedua negara tersebut melalui Bandara Changi dan bandara-bandara di 66 kota tersebut tanpa sarat selama mereka sudah divaksin dua kali atau lebih.

Sertifikat vaksin Covid-19 antar negara-negara tersebut nantinya akan disinkronisasi sehingga barcode yang dikeluarkan masing-masing bisa saling terbaca.

Baca juga: Mulai 29 November, WNI ke Singapura Bebas Karantina Lewat Kebijakan VTL! Simak Syaratnya

Tak hanya itu, melalui VTL, wisatawan tidak diwajibkan menjalani karantina mandiri. Ini tentu menjadi nilai tambah, mengingat karantina mandiri selama ini dianggap memberatkan traveler melakukan perjalanan internasional.

Sebagai ganti karantina mandiri, kebijakan travel corridor VTL Singapura, yang dioperasikan SIA Group, ke 66 kota di 27 negara tersebut tetap mewajibkan penumpang agar menyiapkan hasil negatif tes PCR.

Hari ini dalam Sejarah, 43 Penumpang Tewas Saat Kabel Kereta Gantung di Cavasele Putus

Kereta gantung di Cavalese terjatuh menewaskan 43 orang dan menjadi bencana paling mematikan dalam sejarah. Kecelakaan tersebut terjadi pada 9 Maret 1976, di Italia dekat resor ski Cavalese di Dolomites, 40 km (25 mil) timur laut Trento.

Baca juga: Hari ini, 87 Tahun Lalu, Meluncur Kereta Gantung Ski Pertama di Amerika Serikat

Insiden ini berawal ketika kabel baja pendukung putus saat kereta gantung terisi penuh dan akan turun dari Gunung Cermis. Sebelum terjatuh dari ketinggian sekitar 660 kaki atau 200 meter, kereta berayun dan tergelincir sejauh seratus meter sebelum berhenti di padang rumput.

Saat jatuh, bagian atas kereta gantung benar-benar hancur ketika gerbong seberat tiga ton tersebut jatuh di atas mobil. Dihimpun KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, insiden itu menewaskan 43 orang termasuk 15 anak berusia tujuh dan 15 anak tahun.

Selain itu juga seorang petugas kereta gantung berusia 18 tahun juga tewas dalam kecelakaan tersebut. Ketika melakukan proses pengangkutan korban tewas, 38 berada di reruntuhan kereta gantung dan yang lainnya terlempar dari kereta.

Awal laporan ada 42 orang tewas dan satu lainnya hilang. Namun jenazah terakhir yakni Fabio Rustia akhirnya di temukan. Dalam insiden itu hanya ada satu orang selamat yakni gadis asal Milan yang berusia 14 tahun yakni Alessandra Piovesana.

Gadis beruntung itu tengah dalam perjalanan ke sekolah bersama dua temannya ketika kecelakaan terjadi. Untuk diketahui, sebagaian besar korban tewas berasal dari Jerman Barat. Di dalam kereta gantung tersebut mengangkut seorang asal Prancis, 21 Jerman, 11 penumpang Italia dan tujuh lainnya dari Austria.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, diungkapkan bahwa kecelakaan tragis tersebut disebabkan saat angin kencang menyebabkan kabel baja dan stasioner bergerak saling bersilangan. Kemudian memutuskan kabel yang satu dan lainnya.

Baca juga: Bakal Hubungkan Rusia dan Cina, Inilah Kereta Gantung Lintas Negara Pertama di Dunia

Sebenarnya insiden ini bisa dicegah jika sistem keselamatan halte kereta otomatis dinyalakan. Dalam insiden ini selain 43 korban tewas, empat orang petugas kereta gantung dipenjara karena terlibat dalam bencana tersebut.

Terobos Palang Pintu. Truk Nyeruduk Kereta Api Lokal Cepu di Perlintasan Lamongan, Begini Kronologinya

Insiden kecelakaan yang menimpa kereta api kembali terjadi. Beberapa waktu lalu dikejutkan dengan informasi bahwa rombongan bus pariwisata menabrak kereta api lokal Dhoho di perlintasan kawasan Tulungagung, Jawa Timur. Hari ini, Rabu (9/3) kecelakaan terjadi pada kereta api lokal Cepu di kawasan Lamongan, Jawa Timur. Akibat kecelakaan ini, lokomotif penarik KA Lokal Cepu ringsek dibagian kanan (posisi masinis), serta bagian depan truk pun rusak parah.

Baca juga: KRD Cepu Ekspres – Pernah Jadi Idola Transportasi Warga Blora

Insiden yang terjadi ketika KA Lokal Cepu (KA 396) berangkat dari Stasiun Cepu yang ditarik lokomotif CC 203 98 14 pada pukul 04.45 WIB. Saat kereta tersebut berada di posisi Stasiun Lamongan pada pukul 06.33 WIB kereta api melaju seperti biasa pada kecepatan diatas 50 kilometer per jam. Tak diduga saat melewati perlintasan pada pukul 06.37 WIB , kecelakaan terjadi. Lokomotif penarik KA Lokal Cepu menghantam truk yang berada di tengah perlintasan. Lokasi saat kecelakaan terjadi berada pada kilometer 170+200.

Menurut kabar yang diterima, kronologi kejadian saat truk menyebrang perlintasan kereta api yang sirinenya telah berbunyi, pengemudi truk tidak mengindahkan palang pintu yang telah ditutup. Alhasil truk terjebak ditengah rel kereta api diantara palang pintu yang tertutup. Truk bermuatan batu belerang ini sontak tidak bisa melanjutkan perjalanannya karena sudah terjebak didalam. Dengan waktu yang bersamaan akhirnya kereta api pun menghantam truk yang menutupi jalur yang dilalui kereta api lokal tersebut.

Kondisi kerusakan yang dialami lokomotif seri CC 2039814 Depo Induk Sidotpo ini sudah sangat parah dan mengalami hancur sebelah kanan. Truk pun terlihat ringsek dibagian depan dan sempat terpelanting hingga beberapa meter dari pintu perlintasan. Kerusakan lainnya pada lokomotif seperti lampu kabut terlepas, lampu semboyan lokomotif tidak berfungsi karena putus kabel, serta beberapa pintu kabin dan bagian mesin juga ringsek.

Menindaklanjuti hal tersebut PT Kereta Api Indonesia wilayah Daop 8 Surabaya menginstruksikan khususnya kepada KDT (Kepala Depo Traksi) Surabaya mengirim lokomotif penolong untuk mengevakuasi lokomotif yang ringsek. Dari kejadian ini seorang masinis dan sopir truk terluka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk ditangani secara medis.

Baca juga: SENVISYS, Sensor di Perlintasan Sebidang dengan Teknologi Pemantau Getaran

Insiden kecelakaan tersebut membuat perjalanan kereta api mengalami keterlambatan seperti KA barang (cargo), KA Ambarawa Ekspres, KA Harina, KA Parcel Utara dan beberapa KA angkutan petikemas. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Pasca Pandemi, Akankah Bandara Hong Kong Kembali Jadi Hub Maskapai Global?

Bandara Internasional Hong Kong (HKIA) dikenal sebagai pusat hub maskapai global sebelum pandemi, bersaing ketat dengan Bandara Haneda, Jepang, dan Bandara Internasional Changi, Singapura. Sebelum pandemi virus Corona pada tahun 2019 lalu, Bandara Hong Kong melayani sebanyak 71,5 juta penumpang, turun dari tahun sebelumnya sebesar 74,5 juta penumpang akibat gelombang protes besar-besaran.

Baca juga: Bandara Hong Kong Luncurkan Asuransi Delay Gratis, Penumpang Dapat Kompensasi Tanpa Ribet

Terakhir, masih dalam suasana pandemi global, bandara tersebut masih melayani 1,4 juta penumpang dan 144.815 penerbangan. Namun, setelah penerbangan kembali normal, akankah Bandara Hong Kong kembali menjadi hub penerbangan global di wilayah Asia?

Jawaban atas pertanyaan tersebut tentu tidak mudah, tetapi tidak pula terlalu sulit sampai tidak bisa dijawab. Kuncinya ada di Hong Kong itu sendiri.

Dari segi sarana dan prasarana, Bandara Hong Kong tidak perlu diragukan lagi. Berbagai pembangunan dan pengembangan bandara terus dilakukan. Terbukti, walau masih dirundung masalah keuangan akibat virus Corona, bandara tersebut sukses menyelesaikan pembangunan runway ketiga di atas lahan reklamasi.

Runway yang tergabung dalam proyek Three-Runway System (3RS) sebesar US$18,2 miliar ini diharapkan bisa dipakai mulai 2022 tahun ini, enam tahun setelah kontruksi pertama dimulai.

Proyek 3RS ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penerbangan Hong Kong didukung dengan berbagai fasilitas tambahan. Runway ketiga Bandara Hong Kong juga ditujukan untuk meningkatkan kapasitas penumpang HKIA menjadi 120 juta per tahun dan kapasitas angkut kargo menjadi 10 juta ton per tahun.

Kehadiran runway ketiga ini akan semakin lengkap dengan hadirnya terminal ketiga yang rencananya selesai dibangun pada tahun 2024 ini. Sekalipun jumlah terminal masih kalah dibanding Bandara Changi yang memiliki empat terminal dan Bandara Haneda dengan tiga terminal, namun, Bandara Changi hanya memiliki dua runway. HKIA hanya kalah dengan Bandara Haneda yang memiliki empat runway.

Sekali lagi, dari segi sarana prasarana bandara, tidak ada masalah atau halangan bagi Bandara Hong Kong untuk kembali menjadi hub penerbangan global di Asia.

Akan tetapi, politik, ekonomi, dan serangkaian peraturan baru di bawah rezim Hong Kong pro Cina daratan, HKIA berada dalam posisi sulit.

Dahulu, Hong Kong menjadi pusat keuangan dan bisnis di Asia lantaran memiliki sistem hukum yang transparan dan adil, sistem keuangan yang berkembang pesat, perdagangan terbuka, dan kebebasan media dalam pemberitaan.

Saat ini, semua hal tersebut menjadi tabu di Hong Kong lantaran berbagai perubahan drastis. Kekejaman rezim Hong Kong dan otoriter juga tersebar luar ke seantero dunia. Hal ini tidak hanya membuat statusnya sebagai pusat keuangan di Asia terusik, tetapi juga mempengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung ke sana.

Baca juga: Berkat Teknologi Biometrik, Bandara Hong Kong Sabet Gelar Inovasi Terbaik di Ajang ACI Innovation Awards

Karenanya, sebagaimana dilansir Simple Flying, Bandara Hong Kong bisa menjadi hub penerbangan global bila iklim bisnis dan perpolitikan di Hong Kong mendukung.

Andai Bandara Hong Kong tidak lagi menjadi hub maskapai global di Asia, mereka masih mempunyai potensi pasar domestik yang kuat dari miliaran penduduk di Cina daratan.