Mulai 1 April, Wisatawan dari Negara Manapun Bebas Masuk Singapura Tanpa Karantina-Tes PCR!

Singapura terkenal ketat selama pandemi virus Corona berlangsung. Saat ini, masuk ke Singapura sangat kompleks. Namun, mulai 1 April mendatang wisatawan dari negara manapun -bukan hanya negara tertentu- bebas masuk Singapura tanpa karantina mandiri dan tanpa tes PCR setibanya di Bandara Changi.

Baca juga: Mulai 29 November, WNI ke Singapura Bebas Karantina Lewat Kebijakan VTL! Simak Syaratnya

Satu-satunya yang masih tersisa adalah tes pre-flight atau hasil negatif tes PCR pra keberangkatan saat di bandara asal. Itupun saat ini tengah dipertimbangkan untuk dihapus.

Andai terjadi, mulai 1 April mendatang, berarti masuk ke Singapura bisa sangat bebas, tanpa karantina mandiri, tanpa hasil tes negatif PCR pra keberangkatan, dan tanpa tes PCR saat tiba di Bandara Changi, selama penumpang atau wisatawan sudah divaksin dua dosis.

Bagi penumpang yang belum divaksin, itu bukan berarti tidak mungkin. Singapura masih mengizinkannya masuk dengan syarat harus mendapat entry approval, tes PCR pra keberangkatan dan saat tiba di Bandara Changi, karantina mandiri selama 14 hari, serta sederet syarat ketat lainnya.

Kebijakan ini tak lepas dari menurunnya kasus Covid-19 varian Omicron di negara-negara tetangga dan dunia. Selain itu, kasus Omicron di dalam negeri Singapura juga menurun drastis dan jauh lebih stabil.

“Banyak negara/kawasan (telah) melewati puncak gelombang Omicron mereka, dan situasi Covid-19 lokal kami stabil,” kata Perdana Menteri, Lee Hsien Loong, seperti dikutip dari Al Jazeera.

“Hampir semua kasus kami di dalam negeri, berasal dari dalam masyarakat (bukan kasus impor). Kedatangan dari luar negeri hanya merupakan sebagian kecil kasus,” lanjutnya.

Tingkat vaksinasi di Singapura juga tinggi. 93 persen dari 5,5 juta warga Singapura dilaporkan telah menerima vaksin dosis pertama. 92 persen lainnya telah menerima vaksin dosis kedua, dan 71 persen masyarakat bahkan sudah mendapat suntikan booster.

Dengan kolaborasi di atas, tak heran bila Singapura mulai mengizinkan kembali event-event besar mulai tanggal 29 Maret mendatang dan puncaknya mulai 1 April, wisatawan asing dari seluruh negara bisa masuk Singapura tanpa karantina serta tanpa tes negatif PCR pra keberangkatan dan setibanya di Bandara Changi.

Sebelumnya, Singapura memang sudah lebih longgar terhadap wisatawan yang sudah vaksin dua dosis.

Mereka yang sudah divaksin dua dosis, diizinkan masuk Singapura tanpa karantina, namun tetap diwajibkan melakukan tes PCR di bandara asal dan di bandara tujuan atau di Bandara Changi. Itupun tidak semua negara melainkan negara tertentu saja di bawah kebijakan Vaccinated Travel Lane (VTL), termasuk Travel Bubble.

Baca juga: Singapore Airlines Group Perluas Jaringan VTL ke 66 Kota, Termasuk Bali Mulai 16 Maret

Dengan adanya kelonggaran ini, diprediksi akan terjadi lonjakan wisatawan, termasuk yang hanya transit di Bandara Changi.

Sebagai salah satu hub terbesar di Asia, Bandara Changi menawarkan banyak rute dengan frekuensi tinggi antara Eropa dan Asia, Asia dan Amerika Utara, bahkan Asia dan Amerika Selatan kepada para penumpang.























Melancong Ke Eropa? Silahkan, Tapi Waspadai Negara-negara di Perbatasan Ukraina

Banyak penerbangan yang dialihkan hingga pembatalan tur ke Eropa sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Industri wisata dan perjalanan pun telah bergabung untuk menunjukkan solidaritas pada bangsa yang tengah terkena imbasnya.

Baca juga: Takut Pesawat Disita Lessor di Luar Negeri, Maskapai Rusia Hanya Operasikan Penerbangan Domestik

Wujud konkritnya seperti banyak maskapai yang telah mengakhiri kemitraan mereka dengan maskapai Aeroflot milik Rusia dan menghentikan rute ke Rusia. KabarPenumpang.com merangkum washingtonpost.com (28/2/2022), karena masalah invasi yang dilakukan Rusia, pelancong kebingungan mengenai rencana perjalanan mereka ke Eropa.

Masalah ini kemudian membuat para pengamat mulai membantu mencari solusinya dengan penekanan, pelancong tak perlu membatalkan perjalanan mereka ke Eropa. Mike Susong, wakil presiden senior intelijen global dan informasi di perusahaan manajemen risiko Crisis24, mengatakan tidak ada indikasi bahwa konflik akan meluas ke perbatasan, yang ia definisikan sebagai Rusia barat, Ukraina, dan Belarusia selatan.

Sehingga pelancong pun bisa merasa aman untuk bepergian ke negara Eropa lainnya. Meski begitu, pelancong juga harus menyadari adanya pengungsian secara besar-besaran yang dilakukan warga Ukraina ke beberapa negara Eropa seperti Polandia, Rumania, Moldova dan Slovakia.

“Jika Anda ingin pergi ke Warsawa, mungkin tidak terlalu berpengaruh. Tetapi jika Anda akan bepergian di dalam dan di sekitar Polandia, Anda mungkin secara tidak sengaja terjebak dalam arus pengungsi atau LSM di negara tersebut,” kata Susong.

Dan Richards, CEO Global Rescue, penyedia layanan medis, evakuasi, dan manajemen risiko perjalanan mengatakan, jika Anda berencana untuk ke Rusia, Belarusia ataupun Ukraina pada musim panas ini, baiknya membatalkanya. Namun, meski keprihatinanan sangat tinggi terhadap negara-negara Eropa Timur yang terlibat langsung dalam konflik, Richards mengatakan pelancong tidak perlu membatalkan perjalanan mereka.

Meskipun demikian, Richards memperingatkan bahwa mungkin ada masalah logistik bagi para pelancong yang menuju ke Eropa Timur karena pembatasan dan pembatalan penerbangan yang sedang berlangsung. Bahkan banyak yang merekomendasikan agar para pelancong yang ke Eropa untuk tetap mengawasi pembaruan dari Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) yang setara dengan FAA.

Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah menempatkan banyak tujuan Eropa di bawah kategori risiko tertinggi dan merekomendasikan orang Amerika menghindari perjalanan karena tingginya tingkat covid-19, kerena kasus melonjak lagi di Eropa Barat.

“Kami tidak dapat memprediksi dengan tepat berapa lama krisis akan berlangsung. Begitu perang dimulai, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,” kata Richards.

Baca juga: Viral! Pilot Pobeda Airlines Berdarah Rusia Sebut Perang di Ukraina Kejahatan

Departemen Luar Negeri mendorong warga AS untuk memasukkan rencana perjalanan mereka dalam Program Pendaftaran Pelancong Cerdas, yang memungkinkan mereka mendapatkan peringatan keamanan dan pembaruan pada nasihat perjalanan. Dalam sebuah pernyataan, departemen itu juga mengatakan orang Amerika yang bepergian ke luar negeri harus memantau berita lokal, memperhatikan instruksi darurat dari otoritas setempat, dan mengikuti Biro Urusan Konsuler di Twitter dan Facebook.

Mengapa Pesawat Dilarang Terbang Melintasi Kutub Utara? Ini Jawabannya

Pesawat komersial dilarang terbang di atas Kutub Selatan atau Antartika. Alasannya karena udara ekstrem dan badai salju menyulitkan pesawat beroperasi dan visibilitas buruk. Selain itu, medan magnet di kutub bumi juga sangat kuat sehingga mempengaruhi navigasi penerbangan.

Baca juga: Enam Alasan Mengapa Pesawat Tidak Terbang di Atas Pegunungan Himalaya, Nomor Enam Ngeri! 

Alasan lain kenapa terbang ke Antartika dilarang adalah aturan ETOPS, dimana pesawat harus terbang tak jauh dari bandara. Itulah alasan kenapa tidak ada maskapai yang rute memotong atau jalan pintas dari Perth, Australia – Buenos Aires, Argentina dengan melintasi Kutub Selatan.

Dengan fakta tersebut, banyak yang menyangka bahwa hal senada juga berlaku untuk Kutub Utara. Simpel, kalau terbang melewati Kutub Selatan dilarang, maka terbang melewati Kutub Utara juga demikian. Karena sama-sama kutub. Nyatanya itu benar.

Berbeda dengan Kutub Selatan atau Benua Antartika yang mana pesawat komersial berjadwal dilarang melintas di sana, rute melintasi Kutub Utara tetap diperbolehkan meskipun dengan sejumlah syarat. Rute melintasi Kutub Utara dikenal dengan sebutan Polar Route.

Baca juga: Mengapa Pesawat Tidak Terbang Lurus? Inilah 5 Alasannya

Dalam Guidance for Polar Operations yang dikeluarkan Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) pada tahun 2001, seperti dikutip dari laman resmi Boeing, disebutkan maskapai yang ingin melakoni Polar Route atau rute melintasi Kutub Utara harus menyediakan dua mantel untuk penumpang mengantisipasi cuaca dingin esktrem selama pesawat berada di lingkar Kutub Utara.

Selain itu, maskapai juga harus menyediakan sistem komunikasi khusus, menunjuk bandara pengalih atau bandara alternatif di sekitar jalur penerbangan andai terjadi hal-hal tertentu yang mengharuskan pesawat mendarat darurat, dan rencana untuk penumpang yang terdampar jika sewaktu waktu pesawat mendarat darurat.

Lebih lebih lanjut, arahan FAA bagi maskapai yang ingin terbang melewati Kutub Utara adalah pengaturan bahan bakar khusus karena pesawat melewati kutub untuk waktu yang lama maka ditakutkan bahan bakar akan membeku lebih cepat dari pada biasanya. Pengaturan bahan bakar di sini maksudnya adalah, titik beku bahan bakar jangan sampai di atas titik beku suhu di Kutub Utara.

Baca juga: Gegara Angker? Tiga Wilayah Ini ‘Haram’ Dilewati Pesawat, Ini Alasannya

Meski tak begitu populer dibanding rute konvensional, polar route rupanya kerap dijalani oleh berbagai maskapai di beberapa rute, seperti Singapore – New York, Singapore – Chicago, Beijing – Los Angeles, Beijing – San Francisco, Tokyo – London, Karachi – Los Angeles, Delhi – San Francisco, dan Dubai – Los Angeles, dan banyak lagi.

Dari segi keamanan, meski disebut berbahaya karena medan magnet kuat mengganggu navigasi penerbangan, nyatanya itu tidak terlalu berdampak di era penerbangan pesawat modern seperti saat ini.

Selain itu, dari segi ETOPS dan ketersediaan bandara alternatif untuk pendaratan darurat, ini tidak serumit ketika pesawat terbang di atas Benua Antartika atau Kutub Selatan. Di Benua Antartika, tidak ada negara dan bandara yang layak untuk dilakukan pendaratan darurat dengan kelengkapan infrastruktur bandara.

Baca juga: Teka-Teki Pesawat Dilarang Terbang di Atas Antartika, Ternyata Gegara Hal Ini

Adapun di Kutub Utara, kondisinya berbeda. Di sini, daratan berada cukup dekat satu sama lain meskipun melibatkan beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Rusia, Denmark, Norwegia, dan Swedia. Selain itu, perairannya tidak seluas Kutub Selatan sehingga andai terjadi sesuatu, pesawat bisa mendarat darurat di daratan, bukan di lautaran lepas atau di wilayah dingin ekstrem layaknya Antartika.

Meski begitu, terbang di atas Kutub Utara terdapat bahaya radiasi matahari terus-menerus dari refleksi medan magnet bumi bagi kru penerbangan. Pilot penerbangan rute Kutub Utara mengalami radiasi lebih besar dari pekerja pembangkit listrik tenaga nuklir, seperti dikutip dari Pilot Mall.

Radio Komunikasi, Sarana Komunikasi Antar Pengemudi Bus Masa Lampau

Jauh sebelum telepon seluler (ponsel) populer atau menjadi benda yang bisa dimiliki oleh siapa saja, radio komunikasi (rakom) menjadi benda yang diandalkan oleh banyak kalangan untuk berbagi informasi secara waktu nyata (real time). Salah satu kalangan yang menjadi penggunanya adalah pengemudi bus.

Baca juga: Pengemudi Bus AKAP Juga Punya “Ceperan”, Ternyata Ini Sumbernya

Rakom atau radio CB (citizen band) adalah alat komunikasi yang populer di tengah masyarakat Indonesia pada medio 1980-1990-an. Rakom digunakan untuk komunikasi antarpenduduk, mulai dari antarwilayah hingga antarpulau yang penggunaannya di bawah naungan organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Rakom bekerja pada frekuensi tinggi 26,060 MHz sampai 28,290 MHz dan frekuensi ultra tinggi 476,410 MHz sampai 477,415 MHz. Alokasi frekuensi yang diberikan oleh International Telecommunications Union (ITU) untuk frekuensi tinggi dibagi kembali menjadi lima band frekuensi yang diberi nama Band A hingga Band E.

Setiap band frekuensi dibagi kembali menjadi 40 saluran dengan lebar band 10KHz untuk setiap salurannya. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika menentukan Band C (29,960-27,410 MHz sebagai band resmi bagi pengguna rakom.

Penggunaan rakom di kalangan pengemudi populer pertama kali di Amerika Serikat oleh para pengemudi truk. Setelah itu, barulah penggunaannya meluas ke seluruh dunia dan ke kalangan yang lebih luas, termasuk diantaranya adalah pengemudi bus.

Di Indonesia sebelum digunakan oleh pengemudi bus, rakom terlebih dahulu digunakan oleh pengemudi taksi untuk berkomunikasi dengan sesama pengemudi atau kantor pusat. Setelah itu, barulah sejumlah perusahaan otobus (PO) besar ikut menggunakannya untuk keperluan sama.

PO Big Bird yang berada di bawah naungan Blue Bird Group adalah salah satu PO yang mempelopori penggunaan rakom di bus, khususnya bus pariwisata. Rakom digunakan untuk berbagi informasi kondisi jalan antarpengemudi atau mengontrol posisi unit oleh kantor pusat.

Adapun, untuk bus antarkota dalam provinsi (AKDP) antarkota antarprovinsi (AKAP) PO Nusantara merupakan salah satu pengguna rakom di armadanya. Rakom digunakan untuk berbagi informasi kondisi jalan khusus untuk pengemudi bus Eksekutif, Super Eksekutif atau Patas, baik jarak jauh maupun jarak menengah.

Bus-bus yang berangkat lebih awal biasanya memberikan informasi kepada bus-bus yang lain mengenai kondisi jalan, khususnya ketika mereka terjebak kemacetan. Dengan demikian, bus-bus yang berangkat di belakangnya bisa mencari jalur alternatif atau terhindar dari kemacetan.

Namun, bukan berarti bus yang berangkat duluan selalu menjadi tumbal. Mereka juga bisa mendapatkan informasi dari bus-bus yang melintas dari lawan arah untuk kemudian mencari jalur alternatif. Intinya, sesama pengemudi saling bantu memberikan informasi agar rekan-rekannya tak terjebak kemacetan atau bisa mencari jalur alternatif.

Kegunaan lainnya adalah menginformasikan kendala yang terjadi di jalan ke kantor pusat. Keberadaan rakom membuat informasi bisa tersampaikan dengan cepat dan kantor pusat bisa mengambil tindakan, mulai dari mengirimkan mekanik dan suku cadang bus hingga unit pengganti.

Di Nusantara, penggunaan rakom mulai dihentikan pada medio 2010-an, digantikan oleh satu ponsel yang diberikan oleh kantor ke setiap bus. Alasannya, tentu saja terkait dengan efisiensi biaya dan kepraktisannya.

Baca juga: Sebelum Naik Bus AKAP, Sebaiknya Ketahui Dulu Tarif Tiketnya

Alasan lainnya adalah mengurangi suara-suara yang mengganggu kenyamanan penumpang, khususnya mereka yang duduk di bagian depan. Suara pengemudi yang bersahut-sahutan sepanjang perjalanan tentu saja mengganggu mereka. Belum lagi, rakom juga kerap digunakan oleh pengemudi untuk mengobrol hal-hal yang tidak penting atau bercanda di tengah perjalanan. [Bisma Satria]

SkyDrive Kolaborasi dengan Suzuki dalam Pengembangan dan Produksi eVTOL

SkyDrive perusahaan pengembang eVTOL asal Jepang mengumumkan akan bermitra dengan Suzuki. Keduanya akan berkolaborasi dalam pengembangan dan produksi skala penuh untuk mobil terbang bertenaga listrik dua tempat duduk. Di mana mobil terbang itu akan terbang perdana di Osaka World Expo 2025.

Baca juga: AirAsia Bakal Operasikan 100 Taksi Udara eVTOL, Jadi Armada Ride Hailing

Kehadiran SkyDrive tampaknya akan menjadi proyek eVTOL terkemuka di Jepang. Perusahaan induk dari SkyDriver bernama Caertivator yang berdiri atas investasi Toyota. Kini bersama dengan Suzuki kolaborasi yang akan dilakukan adalah dalam bidang bisnis dan teknologi.

Yang mana itu akan mencakup litbang teknologi, perencanaan sistem manufaktur dan produksi massal, pengembangan pasar luar negeri dengan fokus awal di India dan promosi upaya untuk mencapai netralitas karbon. KabarPenumpang.com melansir newatlas.com (22/3/2022), memiliki bisnis utama di bidang otomotif, sepeda motor, ATV, kelaytan dan mesin, Suzuki mungkin adalah perusahaan yang lebih besar dari yang terlihat.

Itu terlihat saat Suzuki mengirimkan hampir tiga juta unit dan menurunkan pendapatan hampir US$29 miliar pada tahun 2020. Di manufaktur mobil saja, itu peringkat sebagai pembuat mobil terbesar ke-11 pada tahun 2017. Namun, lambat dalam beralih ke tenaga listrik, karena memang mobil konsumen listrik pertama Suzuki tidak diharapkan sampai tahun 2025.

Sementara SkyDrive telah menerbangkan konsep multicopter satu kursi kecil, namun masih belum jelas jenis pesawat apa yang sedang dikerjakannya dengan Suzuki. Sebagian besar gambar yang digunakan di sini adalah model konsep SD-XX SkyDrive, desain dua kursi tandem yang tampaknya sesuai dengan deskripsi proyek tersebut.

Ini adalah badan pesawat multicopter koaksial 8-propeller, dengan kabin berlapis kaca yang dirancang untuk mengangkat berat lepas landas maksimum 500 kg ke ketinggian maksimum 500 meter, terbang dengan kecepatan maksimum 100 kpj (62 mph) selama 20-30 menit. Tidak seperti biasanya, itu benar-benar cocok dengan kategori “mobil terbang”, karena ia juga menawarkan mode berkendara.

Di darat, kendaraan bertumpu pada tiga roda dengan dua berdampingan di bawah kabin, dan yang ketiga memanjang ke belakang kabin. SkyDrive mengatakan sedang merencanakan kecepatan mengemudi maksimal 60 km per jam, dengan kisaran antara 20-30 km.

Sementara mitra SkyDrive tentu memiliki banyak keahlian dalam mensertifikasi mobil yang dapat didaftarkan di jalan raya, keputusan untuk membuat kendaraan mode ganda akan menambah biaya, berat, dan overhead yang sangat besar di atas tugas yang sudah berat untuk mendapatkan sertifikasi tipe badan pesawat itu sendiri untuk semua jenis kendaraan. jenis operasi komersial. Mobil terbang mungkin lebih masuk akal sebagai produk konsumen daripada taksi udara, jadi SkyDrive berpotensi menjualnya langsung ke pilot di bawah peraturan “beli” dan “terbang” yang tidak terlalu memberatkan.

Baca juga: Kucurkan Rp6 Triliun, Boeing Bikin Taksi Udara eVTOL Pertama di AS Lewat Wisk Aero

Tapi operasi taksi udara jelas merupakan tujuan utama, menurut siaran pers. “SkyDrive bertujuan untuk memulai layanan taksi udara selama World Expo 2025 di Osaka, Jepang, serta untuk memulai layanan di wilayah lain di Jepang.”

Stasiun Fuchuhommachi Punya Tanda Arah Tujuan dengan Trik Seni 3D

Hal baru kerap kali dihadirkan oleh Jepang, sehingga membuatnya berbeda dari yang lainnya. Nah apa lagi yang dibuat Jepang untuk memudahkan penumpang kereta saat berada di stasiun?

Baca juga: Tergantikan LED, “Tanda Pata Pata” di Stasiun Keikyu Bikin Penggemar Kereta Patah Hati

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari soranews24.com (13/3/2022), biasanya tanda arah tujuan berada di bagian langit-langit, tetapi Jepang belum lama ini menghadirkannya di lantai. Tanda tersebut hadir di Stasiun Fuchuhommachi yang memperlihatkan seperti menojol. Ini karena menggunakan kekuatan trik seni agar terlihat seperti 3 dimensi (3D) dan membuatnya seolah melayang ke arah Anda.

Uniknya lagi, tanda-tanda tersebut terlihat seperti sesuatu yang akan Anda lihat di game seluler augmented reality. Hanya saja bedanya ini terlihat jelas dengan mata telanjang. Efeknya pun luar biasa, panah menunjuk ke Garis Musashino terlihat seperti melayang di udara.

Sedangkan panah oranye mengarah ke Jalur Musashino, dua panah kuning dengan kiri ke arah Tachikawa dan kanan ke Kawasaki pun terlihat melayang dengan seni 3D itu. Inti dari tanda ini adalah untuk menghentikan penumpang membuat kesalahan dengan keluar dari stasiun dan mengubah jalur mereka.

Untuk tanda berhenti diberi warna merah dan tanda keluar berwarna hjau dengan tulisan dalam bahasa Jepang yang berarti, “Ini adalah pintu keluar!” dan mengingatkan penumpag tentang alasan berhent sebelum melintasi pintu putar untuk keluar.

East Japan Rail, yang mengelola stasiun tersebut, mengatakan bahwa rambu-rambu baru ini memulai debutnya pada bulan Februari tahun ini, sebagai “panduan utama” bagi pelanggan untuk berpindah kereta dengan lancar. Mereka telah terbukti menjadi cara yang efisien dan hemat biaya untuk mencegah masalah umum terjadi.

Baca juga: Banyak Rahasia, Ini Makna Tanda di Dua Lokasi Stasiun Tokyo

Dampak kuat dari rambu-rambu ini membuatnya berpotensi berguna untuk sejumlah besar skenario di luar stasiun, seperti ketika orang perlu diperingatkan untuk berhenti di jalan dan trotoar.

Kenalan dengan Parex, Legenda Bus Jakarta-Bandung Via Puncak

Penglaju Jakarta-Bandung pulang pergi (PP) pada era 1980-1990-an siapa yang tidak kenal dengan Perusahaan Otobus (PO) Parahyangan. Boleh dikatakan, PO tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari rute yang sempat menyandang status rute dollar lantaran penumpangnya tak pernah sepi.

Baca juga: RK Kompor, Tonggak Awal Keberhasilan Bus Mesin Belakang Hino di Indonesia

Seperti halnya PO Primajasa saat ini, armada Parahyangan terlihat mendominasi dibandingkan dengan armada milik PO lainnya di rute Jakarta-Bandung PP. Kelas layanannya pun bervariasi, mulai dari ekonomi non air conditioner (AC) hingga Patas AC yang semuanya menggunakan corak warna (livery) serupa.

Corak warnanya mirip dengan corak warna pesawat Garuda Indonesia dan kereta eksekutif Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) pada dekade 1980-an. Armadanya berwarna putih berhias ornamen garis jingga kombinasi merah. Terdapat pula tulisan Parahyangan berwarna biru dengan bentuk huruf (font) khasnya.

Menurut Suparna, mantan penglaju Jakarta-Bandung PP era 1990-an, Parahyangan merupakan PO favorit para penglaju seperti dirinya. PO yang juga disebut Parex atau Parahyangan Express itu terkenal dengan kebersihan dan kenyamanan armadanya.

Khusus untuk layanan Patas AC-nya, Parahyangan juga dikenal dengan kemewahan armadanya. Armada yang digunakan oleh oleh tersebut untuk layanan tertingginya itu sebagian besar adalah Mercedes Benz OH306 German Motor Manufacturing atau “Banteng”.

“Favorit mah Parex zaman itu, mobilnya banyak, tapi yang mau naik banyak, jadinya berebut, apalagi kalau musim liburan. Di Terminal Cililitan [Jakarta] atau Kebon Kalapa [Bandung] sama. Mobilnya bersih, mau AC atau enggak AC juga sama, enggak ugal-ugalan juga. Patas AC-nya juga mewah, sering setel film,” katanya.

Parahyangan juga sempat mengoperasikan unit bus yang terbilang unik. PO tersebut sempat mengoperasikan Mercedes Benz O306 bermesin belakang dari GMM yang populasinya terbilang sedikit. Seperti diketahui, unit Mercedes Benz O306 yang juga disebut sebagai “Goyobod” biasanya bermesin depan.

Unit tersebut bertahan sampai dengan pertengahan 1990-an untuk layanan ekonomi non-AC bersama Mercedes Benz 0306 bermesin depan yang juga dimiliki Parahyangan. Walaupun identik dengan unit bus kota dan terlihat sederhana, penggunaan unit tersebut nyatanya tak membuat Parahyangan ditinggalkan para pelanggannya.

Jalur yang dilintasi oleh Parahyangan adalah jalur lama Jakarta-Bandung melewati Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Puncak, Cianjur, Padalarang, Cimahi/Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), hinga Bandung. Namun, khusus akhir pekan atau musim liburan kerap dialihkan melalui Sukabumi, Jonggol, atau Purwakarta via Tol Jakarta-Cikampek lantaran padatnya kawasan Puncak.

“Asik pokoknya naik bus Jakarta-Bandung zaman itu mah, belum lewat tol, meliuk-liuk di Puncak, berkabut, dingin. Istirahatnya di Cipanas, restoran Roda. Naik yang enggak pakai AC rasanya juga enggak masalah,” tutur Kosasih.

Tidak diketahui pasti kapan Parahyangan pamit undur diri dari rute Jakarta-Bandung. Namun yang jelas, PO tersebut namanya mulai meredup setelah menggunakan sasis Nissan RB pada akhir dekade 1990-an pascakrisis 1998.

Sementara itu, menurut Kosasih pada saat yang sama, hadir PO Bintang Permata Sari dan PO Bintang Kedjora yang menggebrak lewat unit-unit terbarunya. Unit tersebut menawarkan layanan yang sebelumnya hanya terdapat pada layanan antarkota antarprovinsi (AKAP) jarak jauh seperti bantal, minuman, tisu, televisi 21 inci, toilet, ruang merokok, hingga telepon.

“Bintang Kedjora itu dulu ada teleponnya, minta jemput enggak perlu ke wartel [warung telepon] atau cari telepon umum jadinya. Keren banget lah, audio-nya juga macam bioskop, suaranya mantap. Bersih banget busnya kalah Parex mah. Penumpang Parex pada lari ke situ,” ujarnya.

Baca juga: Masstrans, Bus Kota dengan Pramugari di Jakarta

Setelah tak lagi melayani rute Jakarta-Bandung, Parahyangan fokus pada layanan antarjemput karyawan di kawasan industri sekitar Jakarta. Dalam perkembangannya, PO tersebut akhirnya berganti nama menjadi Putra Parahyangan lantaran perubahan manajemen pengelola.  (Bisma Satria)

Riweuh-nya Anak–anak Sekolah Meriahkan Peresmian Stasiun Garut

Stasiun Garut secara resmi sudah bisa dioperasikan secara reguler. Dan bagi penumpang yang ingin menggunakan kereta api ke berbagai kota khususnya Bandung dan Jakarta kini sudah bisa dinikmati. Kamis (24/3) peresmian Stasiun Garut dipenuhi suka cita yang menghadirinya. Mulai dari pukul 09.00 WIB keramaian para tamu undangan sudah memadati area parkir stasiun. Tak lupa satuan pengamanan khusus yang berjaga sangat ketat guna menghindari hal yang tidak diingkan terjadi.

Baca juga: Mau Jalan–jalan Naik Kereta Api ke Garut? Catat Jadwal Waktunya

Hadir dalam peresmian Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Bupati Garut Rudy Gunawan dan Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo juga turut berkeliling meninjau yang telah disiapkan di area stasiun. Antusiasme warga yang juga menghadiri acara peresmian turut bangga dan bersuka cita. Karena selama 30 tahun jalur kereta api di Garut ini sudah lama tidak beroperasi. Jadi saat pengoperasian kembali, warga berdetak kagum dan tidak sabar ingin mencoba rangkaian kereta.

Beralih ke peron bagian dalam Stasiun Garut, antusias anak – anak turut memeriahkan peresmian. Menteri BUMN tak lupa untuk menyapa para anak – anak sekolah dasar membawa bendera merah putih dan tak ketinggalan pula beberapa anak yang berseragam adat sunda. Beberapa diantara anak – anak tersebut mengetahui nama dari Menteri BUMN tersebut. “Pak Erick Thohir!”, teriak salah satu anak laki – laki berpakaian ala sunda. Mendengar teriakan tersebut, Erick menyambangi kepada anak tersebut dan bertegur sapa.

Kemudian rombongan mengunjungi Masjid Al Barru yang berada di samping stasiun. Sempat Menteri BUMN, Menteri Perhubungan, Bupati Garut dan Direktur KAI sempat sholat Dhuha di mesjid tersebut. Selesai sholat mereka berkunjung ke kafe yang berada di samping masjid untuk merasakan kuliner yang disuguhkan para pedagang di lapak yang sudah disesdiakan. Selang beberapa jam, kunjungan berakhir dengan foto bersama di bangunan Stasiun Garut lama.

Baca juga: Sambut Peresmian, Kereta Luar Biasa “Konvoi” ke Stasiun Garut 

Kereta api yang diresmikan hari ini merupakan rangkaian KA Cibatuan Garut dengan rute Garut – Cibatu – Garut. Dan keesokan harinya rangkaian tersebut akan menjadi Kereta Api Cikuray yang berangkat pada hari Jumat, 25 Maret 2022 pada pukul 07.05 WIB sampai dengan Stasiun Pasar Senen. Esok hari Stasiun Garut memberangkatkan 3 kereta. Pertama Kereta Lokal Garut Cibatuan yang diberangkatkan dari Stasiun Garut pada pukul 06.05 WIB sampai dengan Stasiun Padalarang pukul 10.23 WIB, KA Cikuray berangkat Stasiun Garut pukul 07.05 WIB tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 13.32 WIB dan KA Lokal Cibatuan Garut berangkat Stasiun Garut Pukul 10.55 WIB tiba di Stasiun Purwakarta pukul 17.15 WIB. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Black Box Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan Hancur, Bagaimana Selanjutnya?

Black box pesawat Boeing 737-800NG China Eastern Airlines yang jatuh di perbuktian Teng, Wuzhou, Provinsi Guangxi, Cina dan menewaskan 132 orang kru dan penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi hancur. Karenanya, black box tak bisa dikenali apakah itu FDR atau CVR.

Baca juga: Vertical Stabilizer Pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines ‘Diduga’ Patah Sebelum Celaka, Ini Peran Vitalnya

Black box memang bisa hancur alias mempunyai batasan sekalipun didesain mampu bertahan dalam kondisi terburuk.

Dilansir npr.org, black box terdiri dari FDR, CVR, Underwater Locator Beacon (ULB). FDR berfungsi merekam data-data teknis pesawat seperti ketinggian, kecepatan, putaran mesin, radar, auto pilot, dan lain-lain selama 25 jam (teknologi terkini bisa sampai 70 jam). Ada 5 sampai 300 parameter data penerbangan yang direkam dalam black box ini.

Sedangkan CVR berfungsi merekam data-data percakapan pilot di dalam kokpit, termasuk percakapan kru pesawat dengan ATC selama 30 menit sampai 2 jam (teknologi baru bisa mencapai 25 jam). Adapun ULB berfungsi sebagai alat pemancar sinyal (ping) di CVR dan FDR selama 90 hari dengan jangkauan sinyal ping mencapai radius 2 kilometer.

Selain ULB, di CVR dan FDR juga memiliki semacam kotak yang menyimpan memori, dimana data-data penerbangan dan percakapan ada di sana. Untuk melindungi memori dari benturan, ia dibungkus lapisan tipis alumunium dan lapisan insulasi, serta dibungkus lapisan baja atau titanium tahan korosi atau karat.

Secara umum, black box mampu menahan benturan dengan kecepatan hampir 500 km per jam. Black box menahan panasnya api sampai 1.100 derajat celcius selama 1 jam. Selama 30 hari, black box mampu mengirim sinyal ping yang dapat ditangkap sonar hingga kedalaman 6.000 meter lebih. Itu berarti, di atas batasan-batasan tersebut, black box sangat mungkin hancur atau tidak berfungsi maksimal.

Dalam berbagai kasus kecelakaan di dunia nyaris belum pernah terjadi dimana black box hancur berkeping hingga tak bisa digunakan satu pun di antara keduanya (FDR dan CVR). Umumnya, jika FDR rusak, CVR tetap menyediakan data-data yang dibutuhkan. Begitu pun sebaliknya.

Meski rusak, black box belum tentu tidak bisa terbaca. Ada kemungkinan itu masih bisa terbaca dengan bantuan alat khusus, baik dari pabrik pembuat black box maupun produsen pesawat yang bersangkutan.

Baca juga: Mengenang Sosok David Warren, Sang Penemu Black Box Gegara Ayah Kecelakaan Pesawat

Data dari black box sendiri formatnya bisa berbeda-beda, tergantung perusahaan pembuatnya. Umumnya, data dari black box harus dicoding terlebih untuk kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka ataupun grafik di Excel.

Data dari black box FDR bisa dibagikan ke maskapai, stakeholder, bahkan publik. Sedangkan data dari CVR tidak bisa dipublikasikan dan harus segera dihapus. Andaipun terpaksa dipublikasikan, itu harus berupa tertulis, bukan rekaman utuh karena bersifat sensitif.

Disangka Ulah Alien, Cahaya Biru di Langit Bikin Geger, Padahal dari Sinar Laser Operator Kereta

Percaya dengan alien? Peneliti saat ini memang masih terus melakukan riset tentang makhluk luar angkasa yang satu ini. Bahkan mereka mengatakan bahwa alien ada dan sama seperti manusia yang memiliki kemampuan untuk berpikir dan melakukan aktivitas.

Baca juga: Misteri Monolit Misterius di India Terungkap! Pelakunya Bukan Alien

Seperti yang baru-baru ini terjadi di kota Reading di Inggris, dimana warga ada yang berpikiran bahwa alien telah melintas di kota mereka. Pasalnya, pada dini hari di Sabtu (12/3/2022) terlihat sebuah cahaya biru di langit tanpa ada pencaran cahaya ke sekelilingnya.

Hal tersebut kemudian membuat warga berspekulasi liar. Bahkan cahaya biru yang terlihat bergerak di atas Woodley, Reading ini juga menimbulkan segala macam teori yang aneh. Penasaran teori apa saja?

Seperi yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman readingchronicle.co.uk (16/3/2022), yang paling pertama adalah teori aliens. Teori ini ramai di media sosial setelah cahaya biru terlihat. Mereka juga berkomentar aneh, bila cahaya biru itu sebagai logo Batman.

Namun, ternyata ada penjelasan yang lebih masuk akal. Bahkan hal tersebut sepertinya tidak lagi perlu dikhawatirkan. Ini karena ada kemungkinan cahaya biru berasal dan terhubung ke kereta api yang tengah melakukan perbaikan. Di mana ini adalah pekerjaan rel spesialis dari Network Rail.

Baca juga: Misteri Hilangnya Monolit di Utah, Dicuri Alien?

“Menurut Network Rail, pengerjaan rel kereta dipandu sinar laser, itulah sebabnya orang bisa melihat cahaya biru di langit. ‘Pembersih ballast output tinggi’ menggunakan laser untuk menandai zona eksklusi bagi tenaga kerja,” kata seorang juru bicara.