MRT Jakarta Bangun Hunian Terjangkau di TOD Fatmawati, Berminat? Ini Syaratnya

Guna mengembangkan kawasan berorientasi transit (transit oriented development/TOD), PT MRT Jakarta rupanya juga merambah secara tak langsung ke bisnis properti. Dalam lingkup TOD di kawasan stasiun Fatmawati misalnya, PT MRT Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan akses menuju Rumat Sakit Fatmawati yang lokasinya tak jauh dari stasiun. Tidak itu saja, PT MRT Jakarta tengah membangun hunian terjangkau di One Bellpark Fatmawati.

Baca juga: Gandeng Properti Sekitar, MRT Jakarta Fase 2 Pembangunannya Bersamaan TOD

Dari paparan Forum Pemimpin Redaksi yang digelar MRT Jakarta pada Selasa (24/5/2022), William Sabandar, Presiden Direktur PT MRT Jakarta mengungkapkan bahwa progres hunian di One Bellpark saat ini telah mencapai 62 persen, dimana target penyelesaian ada di Oktober 2022.

Hunian terjangkau di One Bellpark masuk ke dalam proyek Tera Arta Fatmawati dengan luas lahan 47.000 m2. Proyek ini dilaksanakan oleh PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) yang tak lain adalah anak perusahaan dari PT MRT Jakarta dan PT TransJakarta. Sebagai tahap awal, Tera Arta Fatmawati dibangun sejumlah 320 unit (Tipe 36) dalam satu tower.

Yang menarik, lokasi One Bellpark tidak berdekatan langsung dari stasiun, jarak antara hunian apartemen dan stasiun mencapai 1,3 km, sehingga diperlukan moda pengumpan dari TransJakarta.

Menjawan pertanyaan dari media, tentang syarat peruntukan dari hunian tersebut, William Sabandar menyebut bahwa nantinya hunian itu akan dikhususkan untuk pekerja yang berpenghasilan Rp7 – Rp8 juta per bulan.

Baca juga: Gerbang Suar Jakarta Jadi Tema TOD Lebak Bulus 

Ia menginginkan warga pekerja dapat tinggal di kawasan strategis perkotaan, tapi dengan harga di bawah pasaran area tersebut. “Memang dibutuhkan screening yang ketat agar hunian ini kelak dapat dimanfaatkan bagi pengguna yang tepat. Pastinya mereka akan dimintakan seperti slip gaji. Namun, kami terbuka untuk segala saran agar program ini tepat sasaran,” ujar William.

Viral, Pramugara Maskapai Besar Pesta Miras di Pesawat! Begini Endingnya

Hasrat untuk menenggak minuman keras atau minum-minuman beralkohol sepertinya tak tertahan lagi oleh pramugara satu ini, sampai-sampai ia harus melakukannya saat dalam penerbangan, sesuatu hal yang sudah pasti dilarang. Sayangnya, waktu tak bisa diputar dan ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di meja hijau.

Baca juga: Terungkap, 84 Pekerja Bandara di India Bertahun-tahun Mabuk Saat Bertugas

Nama pramugara Lauda Europe (yang beroperasi atas nama Ryanair), Sam Thompson, mendadak viral dan menjadi topik perbincangan hangat di jagat media sosial Britania Raya usai menenggak minuman keras di pesawat saat masih dalam penerbangan.

Sebetulnya, ia tak sendiri, namun satu lainnya yang juga turut meminum-minuman keras di pesawat tak jadi masalah karena ia adalah seorang penumpang.

Lewat penumpang tersebutlah aksi kru kabin berusia 26 tahun itu viral dan pada akhirnya membuat karirnya berakhir di tengah jalan.

Dilansir The Sun, penumpang yang tak disebutkan namanya itu menceritakan kronologi pramugara Ryanair pesta minum-minuman keras bersamanya di pesawat.

Awalnya ia meminta sebotol minuman. Untuk diketahui, Ryanair memang mengizinkan penumpang minum-minuman beralkohol di pesawat. Ada maskapai yang memperbolehkan, ada pula yang tidak. Untuk daftar maskapai yang tidak memperbolehkan penumpang minum-minuman keras di pesawat bisa klik di sini.

Setelah meminta minuman, Thompson memang memberikan sesuai pesanan, namun sambil menyebut bahwa dirinya juga ingin minum. Jadilah keduanya pesta miras bersama di pesawat.

Sambil minum, penumpang pria ini juga turut merekam momen tersebut. Menurut kesaksiannya, pramugara tersebut mabuk dan kemungkinan besar sudah minum-minuman keras sebelum keduanya minum. Tak lama kemudian ia pun muntah.

Indikasi pramugara Sam Thompson telah minum sebelum keduanya pesta miras di pesawat bisa dilihat dari insiden ia muntah. Mengingat keduanya minum tak terlalu banyak, kecil kemungkinan ia muntah kecuali memang ia tak suka minum.

“Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan. Saya meminta minum dan ketika dia datang dia berkata kepada saya, ‘Ssst, jangan beri tahu siapa pun, saya juga akan meminumnya’. Kemudian dia mulai meminum wiski. Dia juga memiliki sebotol rosé 187ml,” katanya.

“Dia terdengar mabuk dan sepertinya dia telah minum lebih lama daripada hanya di penerbangan. Saya meminta untuk berbicara dengan kapten dan dia sangat marah,” tambahnya.

Baca juga: Mengapa Rasa Bir Berbeda Saat di Pesawat? Ini Jawabannya

Meski dilarang oleh Thompson, penumpang tersebut tetap mengadu ke kapten pilot dan setelah pesawat sampai di bandara tujuan, ia kemudian dites ukur napas alkohol. Hasilnya, ia memiliki 50mg per 100 mililiter napas dari batas yang diizinkan sebesar 35mg.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Ryanair akhirnya memecat Thompson dengan tidak hormat. Tak hanya itu, maskapai juga melaporkan insiden ini ke kepolisian sampai dibawa ke meja persidangan. Sidang pertama akan digelar pada 8 Juni mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan terdawa Thompson.

Pengambilan Gambar di Area Stasiun dan Kereta Api Akhirnya Temukan Titik Terang

Polemik boleh tidaknya dalam pengambilan gambar di area stasiun ataupun didalam kereta api masih menjadi kontroversi. Tak hanya penggemar kereta api yang menjadi sorotan karena teguran oleh pihak keamanan area kereta api, bahkan penumpang umum yang membawa kamera dan mengambil gambar pun tetap terkena teguran. Alasannya saat ingin pengambilan gambar, harus disertai ijin terlebih dahulu ataupun minimal membawa surat dari kantor pusat kereta api.

Baca juga: Tradisi Penumpang KRL Jika di Stasiun Manggarai

Dalam bincang khusus antara KAI dengan Railfans, Senin 23 Mei 2022 mengenai tata cara dan aturan pengambilan gambar di area kereta api. Turut hadir dalam diskusi tersebut VP Publik Relation, Joni Martinus dan Executive Vice President Secretary, Asdo Asriviyanto serta perwakilan pecinta kereta api. Dalam pembahasan mengenai aturan pengambilan gambar di area kereta api, Joni Martinus memaparkan sebelum di informasikan mengenai aturan, ia menampilkan beberapa keluhan dari penumpang kereta api yang mengambil gambar selalu kena tegur dan dilarang oleh petugas keamanan, bahkan harus mengantongi surat ijin agar bisa melakukan kegiatan pemotretan.

Joni menambahkan pengambilan gambar di area kereta api khususnya di stasiun (dengan memiliki tiket) ataupun di atas kereta api diperbolehkan dan tanpa perijinan selama wilayah tersebut masih area publik. Kamera yang diperbolehkan seperti, ponsel, kamera aksi (go pro), mirrorless, kamera dslr, dan handycam. Tak hanya di area stasiun ataupun di atas kereta api, di area perlintasan pun tidak masalah untuk pengambilan gambar.

Untuk pengambilan gambar yang perlu perijinan adalah instansi dari media (wartawan) dengan kamera profesional untuk media, mikrofon, tripod, drone, acara wedding, dan area vital kereta api (ruang PPKA, Balai Yasa, Depo, Pos Perlintasan). Selama pengambilan gambar, di mohon untuk tetap menjaga ketertiban, kenyamanan dan tidak mengganggu perjalanan kereta api. Karena jika melanggar, tindakan tegas dari petugas akan dilakukan.

Baca juga: Teror Jijik! Wanita Ini BAB di Gerbong Wanita KRL Jabodetabek

Selain edukasi terhadap penggemar kereta api tentang sosialisasi pengambilan gambar, Asdo Asriviyanto juga memberikan edukasi terhadap jajaran yang bertugas di lapangan (stasiun, perlintasan, di atas kereta), bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menyamakan persepsi perihal aturan pengambilan gambar/foto di stasiun dan di atas KA.

Melihat fakta di lapangan bahwa masih banyak frontliner yang menanggapi para pengambil foto dengan arahan yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan protes dan ramai di media sosial. Semoga melalui sosialisasi ini, para frontliner dapat memahami apa yang sudah menjadi peraturan perusahaan terutama dalam hal pengambilan gambar/foto ini.

PRAS – Cinta Kereta Api

4 Tips Siasati Sulitnya Parkir di Bandara, Nomor 3 Jarang Terlintas di Benak Penumpang

Seiring rendahnya kasus aktif Covid-19, PPKM di Jawa-Bali dan wilayah lainnya di Indonesia terus turun. Aktivitas lainnya yang melibatkan orang banyak juga sudah mulai diizinkan. Puncaknya saat mudik lebaran kemarin, dimana jutaan orang bepergian menggunakan berbagai moda transportasi, darat, laut, udara.

Baca juga: Parking Near Airports Luncurkan Aplikasi Mudahkan Parkir di Dekat Bandara, Ini Keuntungannya

Bak gayung bersambut, tingginya mobilitas warga sejalan dengan sulitnya mencari parkir, dalam hal ini parkiran di bandara. Parkir di bandara saat peak season sulitnya minta ampun bak mencari jarum berwarna hitam di gelapnya malam. Karenanya, itu perlu disiasati. Dilansir thepointsguy.com, berikut empat tips mendapat parkir di bandara sekaligus menghemat uang.

1. Booking parkir di bandara

Kelangkaan parkir di bandara-bandara besar di Indonesia, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, Bandara Ngurah Rai, Bandara Kualanamu, dan Bandara Hasanuddin, saat peak season atau musim libur biasa disiasati dengan mem-booking parkir. Saat ini, aplikasi booking parkir bandara sudah tersedia meskipun belum banyak bandara yang terlayani oleh aplikasi tersebut.

Mem-booking atau memesan slot parkir bandara di Indonesia, diakui atau tidak, belum menjadi sebuah budaya. Karenanya, meski aplikasi pesan slot parkir bandara, baik parkir inap maupun parkir reguler sudah ada setahun sebelum pandemi, namun, penggunaannya masih belum terlalu massif oleh penumpang sebagaimana di bandara lainnya di luar negeri.

2. Peluas pencarian parkir di sekitar bandara

Di era digital seperti sekarang ini, mencari parkir di sekitar bandara bukanlah perkara sulit. Sangat mudah. Tinggal ketik keyword ‘parkir di sekitar bandara’ di internet, berbagai rekomendasi parkir di sekitar bandara pun muncul. Tinggal tipilih mana yang terbaik di antaranya.

Kendalanya, parkir di sekitar bandara itu berarti penumpang membutuhkan kendaraan lain untuk mengantarkannya. Saat ini, di Indonesia, belum banyak penyedia jasa parkir di sekitar bandara yang juga menyediakan shuttle secara gratis ke bandara. Belum banyak bukan berarti tidak ada, ya, sobat. Ini tentu membuat posisi tawar parkir di sekitar bandara menjadi berkurang.

3. Menginap di hotel dekat bandara

Di bandara terdapat hotel yang biasanya dikelola oleh anak perusahaan operator pengelola bandara. Karenanya, hotel tersebut masih berada di area bandara dan cukup dengan berjalan kaki untuk sampai ke terminal.

Menariknya lagi, beberapa hotel yang berada di kompleks bandara menawarkan gratis parkir untuk pelanggannya dan kelangkaan parkir di bandara biasa disiasati dengan mudah.

4. Naik transportasi umum

Menggunakan transportasi umum banyak manfaatnya. Selain mengurangi macet, itu juga bisa mengurangi emisi karbon. Namun, sebagaimana tips pertama dan kedua serta mungkin tips keempat, pasti ada saja kekurangan dan kelebihannya.

Bila penumpang pesawat ingin tetap membawa kendaraan sebelum naik transportasi umum, kereta mungkin adalah salah satu opsi terbaik. Anda bisa menitipkan kendaraan di stasiun dan naik kereta untuk sampai di stasiun.

Baca juga: Parkir Dua Bulan di Bandara Ngurah Rai, WNA ini Bayar Parkir Rp9,6 Juta

Opsi lain adalah tidak membawa kendaraan pribadi sama sekali. Dari rumah, Anda bisa langsung naik moda transportasi umum untuk sampai ke bandara.

Menggunakan transportasi umum ke bandara hampir tidak ada kekurangan andai penumpang tidak membawa banyak barang bawaan. Namum bila iya, naik moda transportasi umum demi menghindari parkir bandara yang penuh adalah ide yang sama buruknya dengan membawa kendaraan ke bandara dalam konteks parkir di bandara penuh.

Welcome Panel, Inovasi Layanan Unik, Murah, dan Berkesan Lufthansa ke Penumpang

Di dunia ini, ada lebih 5 ribu maskapai penerbangan yang terdaftar dan memiliki ICAO codes. Karenanya, maskapai harus berinovasi demi menarik miliaran penumpang per tahun. Berinovasi tak harus mahal, seperti yang dilakukan Lufthansa. Maskapai nasional Jerman itu jeli melihat space kosong untuk berinovasi hingga muncullah apa yang disebut Yellow Box Welcome Onboard. Apa itu?

Baca juga: Gunakan Sayap Lipat nan Unik, Akankah Boeing 777X Jadi Pesawat Paling Efisien?

Bagi royal customer Lufthansa, Yellow Box Welcome Onboard tentu tak asing lagi. Di bandara-bandara besar, sebelum masuk ke pesawat, penumpang biasanya akan diarahkan menuju garbarata yang menjadi bagian dari layanan ke penumpang.

Dibandingkan menggunakan airstair atau tangga pesawat, penumpang memang lebih nyaman menggunakan garbarata tanpa harus turun ke apron dan berpanas-panasan atau mungkin sedikit kehujanan saat cuaca tak menentu.

Hanya saja, menggunakan garbarata berarti memperkecil peluang penumpang untuk melihat livery pesawat yang terkadang disuguhkan untuk penumpang. Karenanya, Lufthansa mencari cara agar tetap bisa menyuguhkan pemandangan terbaik ke penumpang dan menjadi bagian dari pelayanan dan menemukan sedikit ruang di sekitar pintu utama.

Dilansir Simple Flying, ruang di sebelah kiri pintu pesawat ini berada di dalam area garbarata. Artinya, ini akan tetap terlihat oleh penumpang.

Sebetulnya, konsep Yellow Box Welcome Onboard atau Welcome Panel Lufthansa sangat simpel. Namun, ini sangat berkesan bagi penumpang dan tidak membutuhkan investasi yang besar.

Alih-alih sekedar gambar kecil berlatar kuning dengan ucapan selamat datang berbahasa Inggris dan Jerman, Lufthansa memberikan kru kabin dan kru kokpit keleluasaan untuk menulis di Welcome Panel berbagai hal selain hal-hal pribadi dan berkenaan dengan politik.

Ini ditulis menggunakan spidol non permanen. Jadi bisa dihapus dengan mudah dan tulisan bisa disesuaikan dengan musim, misalnya di musim natal itu bisa ditulis apapun berkenaan dengan natal. Semua pesan atau tulisan tersebut ditulis sebelum boarding dan harus dihapus sebelum pintu ditutup atau close door sebelum push back.

Baca juga: Lufthansa Mutilasi Airbus A340-600 Menjadi Souvenir Unik nan Artistik

Disebutkan, Welcome Panel ini tergolong inovasi layanan baru dari Lufthansa. Ini baru muncul pada awal tahun 2019 atau sekitar tiga tahun belakangan.

Welcome Panel tersebut ada di semua armada Lufthansa, mulai dari narrowbody Airbus A320 sampai pesawat widebody Airbus A380.

Setelah Ditutup Permanen, Warga Ambarawa Kembali Bongkar Paksa Portal Perlintasan Liar yang Dibangun PT KAI

Warga yang berada di Desa Losari, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah ini ramai dan berkumpul di area lokasi pasca kejadian tabrakan antara minibus dengan kereta api wisata Ambarawa, Minggu lalu. Bukan untuk menyelenggarakan acara, namun warga bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang untuk bersama – sama melihat proses pembongkaran paksa pasca ditutupnya akses jalan tersebut. Berada di Jalan Brigjend Sudiarto, penutupan perlintasan tanpa palang pintu dilakukan oleh pihak PT KAI Daop IV Semarang menggunakan portal permanen berbahan rel baja.

Baca juga: Insiden Kereta Api Wisata vs Minibus, Perlintasan di Ambarawa Ditutup

Pembongkaran paksa dilakukan sore hari saat warga sekitar bekerja sama membuka portal tersebut. Dinas Perhubungan dan Kepolisian yang berada di lokasi tak berbuat banyak bahkan tak mencegah aksi tersebut, lantaran massa yang cukup banyak dalam kegiatan itu. Warga mengaku jalan tersebut merupakan akses yang kerap kali dilewati pengendara mobil atau motor yang menuju ke akses utama atau sekedar ke Pasar Tradisional di wilayah tersebut.

Warga menambahkan kereta api yang melintas juga tidak sering, hanya saat akhir pekan atau libur nasional. Jika hari biasa kereta api dijalankan, itu pun tak sesering yang dibayangkan. Walaupun tidak ada petugas resmi yang berjaga, swadaya masyarakat pun turut membantu mengamankan perjalanan kereta api agar insiden kecelakaan di perlintasan tetap terhindarkan.

Baca juga: KA Wisata Ambarawa Ditabrak Minibus yang Nyelonong, Ini Kronologinya

Kini jalan tersebut sudah kembali dilalui pengendara roda dua maupun roda empat. Warga pun kembali senang setelah dibukanya kembali portal tersebut yang tadinya ditutup permanen. Diketahui telah terjadi tabrakan antara minibus melawan kereta api wisata Ambarawa di Desa Losari yang mengakibatkan sebuah minibus berwarna merah rusak. Dan sang sopir dilarikan ke rumah sakit terdekat yang mengalami luka. Beruntung tak ada penumpang lain didalam minibus tersebut (PRAS – Cinta Kereta Api)

Insiden Kereta Api Wisata vs Minibus, Perlintasan di Ambarawa Ditutup

Kejadian yang menimpa kereta api wisata Ambarawa yang terjadi pada Minggu, 22 Mei 2022 mengakibatkan tertundanya perjalanan kereta api tersebut. Saat kejadian warga sudah memperingatkan bahkan menereaki sang pengemudi minibus agar tidak nyelonong terobos perlintasan yang berlokasi di Jalan Brigjend Sudiarto, Ambarawa, Jawa Tengah. Kereta api wisata yang tengah berjalan menuju Stasiun Tuntang ini tiba – tiba ditemper mobil minibus yang berkecepatan cukup kencang.

Baca juga: KA Wisata Ambarawa Ditabrak Minibus yang Nyelonong, Ini Kronologinya

Dari kejadian tersebut, Senin (23/5) perlintasan tanpa palang pintu tersebut ditutup. PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasi (Daop) IV Semarang memerintahkan kru dan pegawai terkait untuk menutup perlintasan liar tersebut agar tidak terjadi korban berikutnya. Menurut warga sekitar, jalan tersebut tidak terlalu ramai, kecuali pada saat tertentu antara pagi atau sore hari. Insiden tabrakan tersebut terjadi sore hari pada pukul 15.25 WIB saat kereta api wisata Ambarawa mulai perjalanannya menuju Stasiun Tuntang.

Dari penutupan akses tersebut, warga sangat menyayangkan yang dilakukan PT KAI. Warga menilai, kereta api yang melintas merupakan kereta wisata yang hanya berjalan saat hari libur saja. Akses di perlintasan tanpa palang pintu juga merupakan akses singkat bagi pengendara yang ingin ke pusat perbelanjaan di Pasar Ambarawa. Saat kabarpenumpang.com menelusuri akses jejaring sosial Facebook dari postingan atas nama “Reva Revo” terkait berita tersebut, tak sedikit komentar yang mengeluhkan dari sikap PT KAI tersebut.

Namun pihak dari PT KAI tetap tidak mau mengambil risiko jika ada kejadian serupa terjadi. Menurutnya, masih banyak perlintasan liar yang tak berpalang di wilayah Daop IV Semarang yang harus ditutup, meskipun jalur kereta apinya dilewati tidak begitu sering. Ini dilakukan agar perjalanan kereta api tetap lancar, aman dan terkendali. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Elektrik Bike milik Lectric Pengangkut Kargo Lipat Pengganti Mobil

Lectric baru saja meluncurkan elektrik bike mid driver pertamanya. Ini sepeda listrik pengangkut kargo lipat dan menjadi upaya trbaik untuk pengganti mobil perusahaan. Sepeda listrik ini dilengkapi dengan baterai ganda untuk berkendara lebih dari 160 km per pengisian daya.

Baca juga: Mopet, Sepeda Listrik yang Dilengkapi Tempat Anjing di Bawah Sadel

Perusahaan elektrik mobilitas yang berbasis di Phoenix tersebut mengatakan, unit mid drive dibuat dari motor 500 Watt dengan output puncak 800 Watt. Elektrik bike ini dilengkapi dengan sensor torsi untuk bantuan pedal yang lebih responsif hingga 45 kpj.

Lectric telah menyertakan throttle jempol juga untuk menggelinding dengan mudah hingga 32 kpj, dan ada drivetrain mekanis tujuh percepatan untuk fleksibilitas berkendara. Pengaturan baterai Li-ion ganda 48-V / 10,4-Ah elektrik bike menarik daya dari kedua baterai secara bersamaan, daripada yang satu lalu yang lain, yang menurut laporan Lectric memaksimalkan jangkauan dan daya.

Itu berarti lebih dari 160 km berkendara per pengisian daya, meskipun itu pada pengaturan bantuan lima pedal terendah, atau hingga 80 km pada throttle saja. Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (25/4/2022), layar LCD dengan lampu latar menunjukkan kecepatan, jarak, status baterai dan tingkat bantuan pedal.

Selain itu ada suspensi depan dengan travel 80 mm, velg 20 inci dibalut ban gemuk CST 4 inci dan tenaga pengereman datang dari rem cakram hidrolik dengan rotor 160 mm, yang pertama bagi perusahaan. Di tempat lain, Lectric telah menyertakan pencahayaan depan dan belakang built-in, dengan modul belakang berfungsi ganda sebagai lampu rem yang diaktifkan tuas, dan komponen dinilai tahan air dan debu dengan standar IP65.

Ebike kargo dilengkapi dengan rak belakang yang terpasang, tetapi dapat dipilih dengan keranjang kecil dan besar serta rak depan. Either way, ebike dapat mengangkut total 149,6 kg. XPremium berdiri di 187,9 x 64,5 x 121,9 cm siap untuk dikendarai, dan dapat dilipat hingga 101,6 x 55,8 x 81,2 cm untuk diangkut di bagasi mobil atau di atas kereta.

Baca juga: Uber Hancurkan Ribuan Sepeda Listrik Jump dan Skuter

Elektrik bike ini tidaklah ringan dan bila termasuk baterai, beratnya 34 kg. Tambahan terbaru untuk katalog penjualan Lectric ini membawa daftar harga US$1.999, tetapi untuk pre-order sekarang seharga $1.799 dalam warna hitam atau putih. Pengiriman diperkirakan akan dimulai pada Juni. Video di bawah ini memiliki lebih banyak.

Airbus Buka Studio TwoTwenty di Toulouse, Tawarkan Kustomisasi Desain Interior Pesawat dan Helikopter Mewah

Airbus punya strategi yang unik untuk memanjakan pelanggan tajir di kalangan taipan dan crazy rich, dimana Airbus Corporate Jets (ACJ) telah membuka studio kreatif eksklusif yang diberi label ACJ TwoTwenty di Toulouse, Perancis. Studio ini dirancang untuk membrikan gambaran dan keleluasaan atas desain pesawat dan helikopter eksekutif yang memerlukan sentuhan tersendiri pada interior kabinnya.

Baca juga: Baru Diluncurkan, Varian Baru Jet Bisnis Airbus Langsung Laku Puluhan Pesawat

Studio yang didedikasikan untuk pelanggan ACJ menampilkan bagian kabin yang berukuran sebenarnya, menawarkan ruang dan volume dua kali lipat dari pesawat pesaing mana pun, sehingga mereka (kustomer) dapat menyesuaikannya untuk menjadikannya milik mereka sendiri. Dengan dukungan dan integrasi teknologi realitas virtual yang dilengkapi mock-up khusus, maka pelanggan dapat melakukan konfigurasi atas semua aset yang tersedia di bawah satu atap, menjadikan studio kreatif sebagai toko serba ada yang unik dan menarik untuk desain interior.

Pelanggan dapat membayangkan dan mendesain interior mewah mereka sendiri dengan desainer ACJ dan spesialis teknis yang akan membantu membimbing dan memberi saran selama kunjungannya.

“ACJ TwoTwenty menampilkan ruang pribadi dengan luas lantai 786 ft2. Penting untuk membuat mereka merasakan ruang dan kenyamanan tertinggi yang dibawanya. Berkat teknologi terbaru, kami menawarkan pelanggan pengalaman desain yang nyata dan mendalam.”, kata Benoit Defforge, Presiden ACJ, dikutip dari siaran pers Airbus.com (21/5/2022).

Pelanggan ACJ TwoTwenty akan diundang untuk mengeksplorasi ide tata letak, melihat mereka menyesuaikan, dan meninjau sebelum membenamkan diri di kabin mereka yang sempurna. Pengalaman unik dari ACJ TwoTwenty tercermin dengan ratusan kain alami yang lembut, karpet mewah, lapisan kayu halus dan lapisan logam akhir.

Baca juga: Lufthansa Technik Sulap Airbus A330 Jadi Private Jet Mewah

Mereka akan memiliki kesempatan untuk mempelajari susunan warna di bawah pencahayaan yang berbeda sebelum memutuskan skema warna mereka untuk tempat duduk, karpet dan dinding atau efek kayu dan sentuhan akhir untuk lemari buatan tangan. Mereka juga dapat memilih salah satu dari tiga suasana kabin yang tersedia dan satu konfigurasi edisi khusus Cyril Kongo yang merupakan bagian dari katalog kabin khas.

Lebih dari 210 unit jet eksekutif keluaran Airbus beroperasi di seluruh dunia, dan lebih dari 1.800 helikopter eksekutif (pribadi/bisnis) Airbus beroperasi di seluruh dunia.

Hampir Dua Jam Terbang, Boeing 747 Lufthansa RTB Gegara Bau Terbakar

Boeing 747-8 Lufthansa tujuan Frankfurt (Jerman) – Sao Paulo (Brasil) terpaksa return to base (RTB) lantaran adanya bau terbakar. Pesawat diketahui sudah terbang hampir dua jam. Usai mendarat, pesawat dilarang terbang seharian penuh sebelum tim mekanik menyita sebuah kipas listrik yang diduga jadi sebab bau terbakar di kokpit sampai kabin utama.

Baca juga: Mengapa Pesawat Buang Bahan Bakar Saat di Udara? Simak Penjelasannya

Laporan AvHerald, pesawat dengan registrasi D-ABYP Lufthansa diketahui telah melalui serangkaian proses pre-check dan dinyatakan laik terbang. Pesawat kemudian lepas landas dengan normal dari Bandara Frankfurt pukul 22.50 waktu setempat melahap 12 jam perjalanan ke Sao Paolo.

Sepanjang perjalanan melewati Luxemburg, Paris dan Nantes, Perancis, pilot masih belum menemukan tanda-tanda apapun. Tak lama setelah melewati Nantes dan masuk ke Teluk Biscay, bau kebakaran muncul dari kokpit. Ketika itu, kru kokpit sempat melakukan identifikasi awal terlebih dahulu sampai akhirnya diputuskan RTB ke Frankfurt.

Pada pukul 00:20 waktu setempat, kru kokpit menyatakan emergency dan dibimbing ATC kembali ke jalan yang nyaris sama.

Sekitar satu jam terbang di ketinggian 26 ribu kaki, pesawat dengan nomor penerbangan LH506 mulai melakukan landing approach. Namun sebelum itu, pesawat beberapa kali berputar sekitar langit bandara guna membuang bahan bakar dan mencegah hard landing.

Saat pilot memutuskan RTB, itu berarti bobot pesawat besar kemungkin masih di atas ambang batas yang telah ditentukan mengingat bahan bakar yang dimuat ke pesawat sudah dipersiapkan untuk sampai ke tempat tujuan. Karena itu, pesawat biasanya melakukan ritual ‘kencing’ di udara atau membuang bahan bakar (Avtur) di atas ketinggian 2.000 kaki.

Usai bahan bakar dibuang sesuai dengan prosedur yang berlaku, melalui nozel di ujung kedua sayap, dimana efeknya terkadang terlihat seperti condensation trail (contrail) saat pesawat melintasi langit, proses pendaratan jadi lebih aman.

Secara keseluruhan, pesawat membutuhkan waktu sekitar satu jam 30 menit lebih mulai dari lepas landas, RTB, melakukan beberapa putaran di atas bandara, sebelum akhirnya mendarat dengan selamat pada pukul 01.30 tanpa adanya korban.

Baca juga: Saat Pesawat ‘Terpaksa’ Return to Base dan Divert Landing, Pilot Harus Penuhi Empat Syarat Ini

Tak lama setelah mendarat, engineering dan tim maintenance dengan segera mengecek kondisi pesawat berusia delapan tahun tersebut.

Pengecekan membutuhkan waktu selama sehari sebelum akhirnya dugaan jatuh pada sebuah kipas listrik yang menjadi penyebab datangnya bau kebakar dari kokpit dan menyebar ke kabin utama. Terdengar tidak terlalu serius memang, namun bila didiamkan bukan tak mungkin bisa jadi musibah.