4 Tips Siasati Sulitnya Parkir di Bandara, Nomor 3 Jarang Terlintas di Benak Penumpang

Seiring rendahnya kasus aktif Covid-19, PPKM di Jawa-Bali dan wilayah lainnya di Indonesia terus turun. Aktivitas lainnya yang melibatkan orang banyak juga sudah mulai diizinkan. Puncaknya saat mudik lebaran kemarin, dimana jutaan orang bepergian menggunakan berbagai moda transportasi, darat, laut, udara.

Baca juga: Parking Near Airports Luncurkan Aplikasi Mudahkan Parkir di Dekat Bandara, Ini Keuntungannya

Bak gayung bersambut, tingginya mobilitas warga sejalan dengan sulitnya mencari parkir, dalam hal ini parkiran di bandara. Parkir di bandara saat peak season sulitnya minta ampun bak mencari jarum berwarna hitam di gelapnya malam. Karenanya, itu perlu disiasati. Dilansir thepointsguy.com, berikut empat tips mendapat parkir di bandara sekaligus menghemat uang.

1. Booking parkir di bandara

Kelangkaan parkir di bandara-bandara besar di Indonesia, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, Bandara Ngurah Rai, Bandara Kualanamu, dan Bandara Hasanuddin, saat peak season atau musim libur biasa disiasati dengan mem-booking parkir. Saat ini, aplikasi booking parkir bandara sudah tersedia meskipun belum banyak bandara yang terlayani oleh aplikasi tersebut.

Mem-booking atau memesan slot parkir bandara di Indonesia, diakui atau tidak, belum menjadi sebuah budaya. Karenanya, meski aplikasi pesan slot parkir bandara, baik parkir inap maupun parkir reguler sudah ada setahun sebelum pandemi, namun, penggunaannya masih belum terlalu massif oleh penumpang sebagaimana di bandara lainnya di luar negeri.

2. Peluas pencarian parkir di sekitar bandara

Di era digital seperti sekarang ini, mencari parkir di sekitar bandara bukanlah perkara sulit. Sangat mudah. Tinggal ketik keyword ‘parkir di sekitar bandara’ di internet, berbagai rekomendasi parkir di sekitar bandara pun muncul. Tinggal tipilih mana yang terbaik di antaranya.

Kendalanya, parkir di sekitar bandara itu berarti penumpang membutuhkan kendaraan lain untuk mengantarkannya. Saat ini, di Indonesia, belum banyak penyedia jasa parkir di sekitar bandara yang juga menyediakan shuttle secara gratis ke bandara. Belum banyak bukan berarti tidak ada, ya, sobat. Ini tentu membuat posisi tawar parkir di sekitar bandara menjadi berkurang.

3. Menginap di hotel dekat bandara

Di bandara terdapat hotel yang biasanya dikelola oleh anak perusahaan operator pengelola bandara. Karenanya, hotel tersebut masih berada di area bandara dan cukup dengan berjalan kaki untuk sampai ke terminal.

Menariknya lagi, beberapa hotel yang berada di kompleks bandara menawarkan gratis parkir untuk pelanggannya dan kelangkaan parkir di bandara biasa disiasati dengan mudah.

4. Naik transportasi umum

Menggunakan transportasi umum banyak manfaatnya. Selain mengurangi macet, itu juga bisa mengurangi emisi karbon. Namun, sebagaimana tips pertama dan kedua serta mungkin tips keempat, pasti ada saja kekurangan dan kelebihannya.

Bila penumpang pesawat ingin tetap membawa kendaraan sebelum naik transportasi umum, kereta mungkin adalah salah satu opsi terbaik. Anda bisa menitipkan kendaraan di stasiun dan naik kereta untuk sampai di stasiun.

Baca juga: Parkir Dua Bulan di Bandara Ngurah Rai, WNA ini Bayar Parkir Rp9,6 Juta

Opsi lain adalah tidak membawa kendaraan pribadi sama sekali. Dari rumah, Anda bisa langsung naik moda transportasi umum untuk sampai ke bandara.

Menggunakan transportasi umum ke bandara hampir tidak ada kekurangan andai penumpang tidak membawa banyak barang bawaan. Namum bila iya, naik moda transportasi umum demi menghindari parkir bandara yang penuh adalah ide yang sama buruknya dengan membawa kendaraan ke bandara dalam konteks parkir di bandara penuh.

Welcome Panel, Inovasi Layanan Unik, Murah, dan Berkesan Lufthansa ke Penumpang

Di dunia ini, ada lebih 5 ribu maskapai penerbangan yang terdaftar dan memiliki ICAO codes. Karenanya, maskapai harus berinovasi demi menarik miliaran penumpang per tahun. Berinovasi tak harus mahal, seperti yang dilakukan Lufthansa. Maskapai nasional Jerman itu jeli melihat space kosong untuk berinovasi hingga muncullah apa yang disebut Yellow Box Welcome Onboard. Apa itu?

Baca juga: Gunakan Sayap Lipat nan Unik, Akankah Boeing 777X Jadi Pesawat Paling Efisien?

Bagi royal customer Lufthansa, Yellow Box Welcome Onboard tentu tak asing lagi. Di bandara-bandara besar, sebelum masuk ke pesawat, penumpang biasanya akan diarahkan menuju garbarata yang menjadi bagian dari layanan ke penumpang.

Dibandingkan menggunakan airstair atau tangga pesawat, penumpang memang lebih nyaman menggunakan garbarata tanpa harus turun ke apron dan berpanas-panasan atau mungkin sedikit kehujanan saat cuaca tak menentu.

Hanya saja, menggunakan garbarata berarti memperkecil peluang penumpang untuk melihat livery pesawat yang terkadang disuguhkan untuk penumpang. Karenanya, Lufthansa mencari cara agar tetap bisa menyuguhkan pemandangan terbaik ke penumpang dan menjadi bagian dari pelayanan dan menemukan sedikit ruang di sekitar pintu utama.

Dilansir Simple Flying, ruang di sebelah kiri pintu pesawat ini berada di dalam area garbarata. Artinya, ini akan tetap terlihat oleh penumpang.

Sebetulnya, konsep Yellow Box Welcome Onboard atau Welcome Panel Lufthansa sangat simpel. Namun, ini sangat berkesan bagi penumpang dan tidak membutuhkan investasi yang besar.

Alih-alih sekedar gambar kecil berlatar kuning dengan ucapan selamat datang berbahasa Inggris dan Jerman, Lufthansa memberikan kru kabin dan kru kokpit keleluasaan untuk menulis di Welcome Panel berbagai hal selain hal-hal pribadi dan berkenaan dengan politik.

Ini ditulis menggunakan spidol non permanen. Jadi bisa dihapus dengan mudah dan tulisan bisa disesuaikan dengan musim, misalnya di musim natal itu bisa ditulis apapun berkenaan dengan natal. Semua pesan atau tulisan tersebut ditulis sebelum boarding dan harus dihapus sebelum pintu ditutup atau close door sebelum push back.

Baca juga: Lufthansa Mutilasi Airbus A340-600 Menjadi Souvenir Unik nan Artistik

Disebutkan, Welcome Panel ini tergolong inovasi layanan baru dari Lufthansa. Ini baru muncul pada awal tahun 2019 atau sekitar tiga tahun belakangan.

Welcome Panel tersebut ada di semua armada Lufthansa, mulai dari narrowbody Airbus A320 sampai pesawat widebody Airbus A380.

Setelah Ditutup Permanen, Warga Ambarawa Kembali Bongkar Paksa Portal Perlintasan Liar yang Dibangun PT KAI

Warga yang berada di Desa Losari, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah ini ramai dan berkumpul di area lokasi pasca kejadian tabrakan antara minibus dengan kereta api wisata Ambarawa, Minggu lalu. Bukan untuk menyelenggarakan acara, namun warga bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang untuk bersama – sama melihat proses pembongkaran paksa pasca ditutupnya akses jalan tersebut. Berada di Jalan Brigjend Sudiarto, penutupan perlintasan tanpa palang pintu dilakukan oleh pihak PT KAI Daop IV Semarang menggunakan portal permanen berbahan rel baja.

Baca juga: Insiden Kereta Api Wisata vs Minibus, Perlintasan di Ambarawa Ditutup

Pembongkaran paksa dilakukan sore hari saat warga sekitar bekerja sama membuka portal tersebut. Dinas Perhubungan dan Kepolisian yang berada di lokasi tak berbuat banyak bahkan tak mencegah aksi tersebut, lantaran massa yang cukup banyak dalam kegiatan itu. Warga mengaku jalan tersebut merupakan akses yang kerap kali dilewati pengendara mobil atau motor yang menuju ke akses utama atau sekedar ke Pasar Tradisional di wilayah tersebut.

Warga menambahkan kereta api yang melintas juga tidak sering, hanya saat akhir pekan atau libur nasional. Jika hari biasa kereta api dijalankan, itu pun tak sesering yang dibayangkan. Walaupun tidak ada petugas resmi yang berjaga, swadaya masyarakat pun turut membantu mengamankan perjalanan kereta api agar insiden kecelakaan di perlintasan tetap terhindarkan.

Baca juga: KA Wisata Ambarawa Ditabrak Minibus yang Nyelonong, Ini Kronologinya

Kini jalan tersebut sudah kembali dilalui pengendara roda dua maupun roda empat. Warga pun kembali senang setelah dibukanya kembali portal tersebut yang tadinya ditutup permanen. Diketahui telah terjadi tabrakan antara minibus melawan kereta api wisata Ambarawa di Desa Losari yang mengakibatkan sebuah minibus berwarna merah rusak. Dan sang sopir dilarikan ke rumah sakit terdekat yang mengalami luka. Beruntung tak ada penumpang lain didalam minibus tersebut (PRAS – Cinta Kereta Api)

Insiden Kereta Api Wisata vs Minibus, Perlintasan di Ambarawa Ditutup

Kejadian yang menimpa kereta api wisata Ambarawa yang terjadi pada Minggu, 22 Mei 2022 mengakibatkan tertundanya perjalanan kereta api tersebut. Saat kejadian warga sudah memperingatkan bahkan menereaki sang pengemudi minibus agar tidak nyelonong terobos perlintasan yang berlokasi di Jalan Brigjend Sudiarto, Ambarawa, Jawa Tengah. Kereta api wisata yang tengah berjalan menuju Stasiun Tuntang ini tiba – tiba ditemper mobil minibus yang berkecepatan cukup kencang.

Baca juga: KA Wisata Ambarawa Ditabrak Minibus yang Nyelonong, Ini Kronologinya

Dari kejadian tersebut, Senin (23/5) perlintasan tanpa palang pintu tersebut ditutup. PT Kereta Api (Persero) Daerah Operasi (Daop) IV Semarang memerintahkan kru dan pegawai terkait untuk menutup perlintasan liar tersebut agar tidak terjadi korban berikutnya. Menurut warga sekitar, jalan tersebut tidak terlalu ramai, kecuali pada saat tertentu antara pagi atau sore hari. Insiden tabrakan tersebut terjadi sore hari pada pukul 15.25 WIB saat kereta api wisata Ambarawa mulai perjalanannya menuju Stasiun Tuntang.

Dari penutupan akses tersebut, warga sangat menyayangkan yang dilakukan PT KAI. Warga menilai, kereta api yang melintas merupakan kereta wisata yang hanya berjalan saat hari libur saja. Akses di perlintasan tanpa palang pintu juga merupakan akses singkat bagi pengendara yang ingin ke pusat perbelanjaan di Pasar Ambarawa. Saat kabarpenumpang.com menelusuri akses jejaring sosial Facebook dari postingan atas nama “Reva Revo” terkait berita tersebut, tak sedikit komentar yang mengeluhkan dari sikap PT KAI tersebut.

Namun pihak dari PT KAI tetap tidak mau mengambil risiko jika ada kejadian serupa terjadi. Menurutnya, masih banyak perlintasan liar yang tak berpalang di wilayah Daop IV Semarang yang harus ditutup, meskipun jalur kereta apinya dilewati tidak begitu sering. Ini dilakukan agar perjalanan kereta api tetap lancar, aman dan terkendali. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Elektrik Bike milik Lectric Pengangkut Kargo Lipat Pengganti Mobil

Lectric baru saja meluncurkan elektrik bike mid driver pertamanya. Ini sepeda listrik pengangkut kargo lipat dan menjadi upaya trbaik untuk pengganti mobil perusahaan. Sepeda listrik ini dilengkapi dengan baterai ganda untuk berkendara lebih dari 160 km per pengisian daya.

Baca juga: Mopet, Sepeda Listrik yang Dilengkapi Tempat Anjing di Bawah Sadel

Perusahaan elektrik mobilitas yang berbasis di Phoenix tersebut mengatakan, unit mid drive dibuat dari motor 500 Watt dengan output puncak 800 Watt. Elektrik bike ini dilengkapi dengan sensor torsi untuk bantuan pedal yang lebih responsif hingga 45 kpj.

Lectric telah menyertakan throttle jempol juga untuk menggelinding dengan mudah hingga 32 kpj, dan ada drivetrain mekanis tujuh percepatan untuk fleksibilitas berkendara. Pengaturan baterai Li-ion ganda 48-V / 10,4-Ah elektrik bike menarik daya dari kedua baterai secara bersamaan, daripada yang satu lalu yang lain, yang menurut laporan Lectric memaksimalkan jangkauan dan daya.

Itu berarti lebih dari 160 km berkendara per pengisian daya, meskipun itu pada pengaturan bantuan lima pedal terendah, atau hingga 80 km pada throttle saja. Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (25/4/2022), layar LCD dengan lampu latar menunjukkan kecepatan, jarak, status baterai dan tingkat bantuan pedal.

Selain itu ada suspensi depan dengan travel 80 mm, velg 20 inci dibalut ban gemuk CST 4 inci dan tenaga pengereman datang dari rem cakram hidrolik dengan rotor 160 mm, yang pertama bagi perusahaan. Di tempat lain, Lectric telah menyertakan pencahayaan depan dan belakang built-in, dengan modul belakang berfungsi ganda sebagai lampu rem yang diaktifkan tuas, dan komponen dinilai tahan air dan debu dengan standar IP65.

Ebike kargo dilengkapi dengan rak belakang yang terpasang, tetapi dapat dipilih dengan keranjang kecil dan besar serta rak depan. Either way, ebike dapat mengangkut total 149,6 kg. XPremium berdiri di 187,9 x 64,5 x 121,9 cm siap untuk dikendarai, dan dapat dilipat hingga 101,6 x 55,8 x 81,2 cm untuk diangkut di bagasi mobil atau di atas kereta.

Baca juga: Uber Hancurkan Ribuan Sepeda Listrik Jump dan Skuter

Elektrik bike ini tidaklah ringan dan bila termasuk baterai, beratnya 34 kg. Tambahan terbaru untuk katalog penjualan Lectric ini membawa daftar harga US$1.999, tetapi untuk pre-order sekarang seharga $1.799 dalam warna hitam atau putih. Pengiriman diperkirakan akan dimulai pada Juni. Video di bawah ini memiliki lebih banyak.

Airbus Buka Studio TwoTwenty di Toulouse, Tawarkan Kustomisasi Desain Interior Pesawat dan Helikopter Mewah

Airbus punya strategi yang unik untuk memanjakan pelanggan tajir di kalangan taipan dan crazy rich, dimana Airbus Corporate Jets (ACJ) telah membuka studio kreatif eksklusif yang diberi label ACJ TwoTwenty di Toulouse, Perancis. Studio ini dirancang untuk membrikan gambaran dan keleluasaan atas desain pesawat dan helikopter eksekutif yang memerlukan sentuhan tersendiri pada interior kabinnya.

Baca juga: Baru Diluncurkan, Varian Baru Jet Bisnis Airbus Langsung Laku Puluhan Pesawat

Studio yang didedikasikan untuk pelanggan ACJ menampilkan bagian kabin yang berukuran sebenarnya, menawarkan ruang dan volume dua kali lipat dari pesawat pesaing mana pun, sehingga mereka (kustomer) dapat menyesuaikannya untuk menjadikannya milik mereka sendiri. Dengan dukungan dan integrasi teknologi realitas virtual yang dilengkapi mock-up khusus, maka pelanggan dapat melakukan konfigurasi atas semua aset yang tersedia di bawah satu atap, menjadikan studio kreatif sebagai toko serba ada yang unik dan menarik untuk desain interior.

Pelanggan dapat membayangkan dan mendesain interior mewah mereka sendiri dengan desainer ACJ dan spesialis teknis yang akan membantu membimbing dan memberi saran selama kunjungannya.

“ACJ TwoTwenty menampilkan ruang pribadi dengan luas lantai 786 ft2. Penting untuk membuat mereka merasakan ruang dan kenyamanan tertinggi yang dibawanya. Berkat teknologi terbaru, kami menawarkan pelanggan pengalaman desain yang nyata dan mendalam.”, kata Benoit Defforge, Presiden ACJ, dikutip dari siaran pers Airbus.com (21/5/2022).

Pelanggan ACJ TwoTwenty akan diundang untuk mengeksplorasi ide tata letak, melihat mereka menyesuaikan, dan meninjau sebelum membenamkan diri di kabin mereka yang sempurna. Pengalaman unik dari ACJ TwoTwenty tercermin dengan ratusan kain alami yang lembut, karpet mewah, lapisan kayu halus dan lapisan logam akhir.

Baca juga: Lufthansa Technik Sulap Airbus A330 Jadi Private Jet Mewah

Mereka akan memiliki kesempatan untuk mempelajari susunan warna di bawah pencahayaan yang berbeda sebelum memutuskan skema warna mereka untuk tempat duduk, karpet dan dinding atau efek kayu dan sentuhan akhir untuk lemari buatan tangan. Mereka juga dapat memilih salah satu dari tiga suasana kabin yang tersedia dan satu konfigurasi edisi khusus Cyril Kongo yang merupakan bagian dari katalog kabin khas.

Lebih dari 210 unit jet eksekutif keluaran Airbus beroperasi di seluruh dunia, dan lebih dari 1.800 helikopter eksekutif (pribadi/bisnis) Airbus beroperasi di seluruh dunia.

Hampir Dua Jam Terbang, Boeing 747 Lufthansa RTB Gegara Bau Terbakar

Boeing 747-8 Lufthansa tujuan Frankfurt (Jerman) – Sao Paulo (Brasil) terpaksa return to base (RTB) lantaran adanya bau terbakar. Pesawat diketahui sudah terbang hampir dua jam. Usai mendarat, pesawat dilarang terbang seharian penuh sebelum tim mekanik menyita sebuah kipas listrik yang diduga jadi sebab bau terbakar di kokpit sampai kabin utama.

Baca juga: Mengapa Pesawat Buang Bahan Bakar Saat di Udara? Simak Penjelasannya

Laporan AvHerald, pesawat dengan registrasi D-ABYP Lufthansa diketahui telah melalui serangkaian proses pre-check dan dinyatakan laik terbang. Pesawat kemudian lepas landas dengan normal dari Bandara Frankfurt pukul 22.50 waktu setempat melahap 12 jam perjalanan ke Sao Paolo.

Sepanjang perjalanan melewati Luxemburg, Paris dan Nantes, Perancis, pilot masih belum menemukan tanda-tanda apapun. Tak lama setelah melewati Nantes dan masuk ke Teluk Biscay, bau kebakaran muncul dari kokpit. Ketika itu, kru kokpit sempat melakukan identifikasi awal terlebih dahulu sampai akhirnya diputuskan RTB ke Frankfurt.

Pada pukul 00:20 waktu setempat, kru kokpit menyatakan emergency dan dibimbing ATC kembali ke jalan yang nyaris sama.

Sekitar satu jam terbang di ketinggian 26 ribu kaki, pesawat dengan nomor penerbangan LH506 mulai melakukan landing approach. Namun sebelum itu, pesawat beberapa kali berputar sekitar langit bandara guna membuang bahan bakar dan mencegah hard landing.

Saat pilot memutuskan RTB, itu berarti bobot pesawat besar kemungkin masih di atas ambang batas yang telah ditentukan mengingat bahan bakar yang dimuat ke pesawat sudah dipersiapkan untuk sampai ke tempat tujuan. Karena itu, pesawat biasanya melakukan ritual ‘kencing’ di udara atau membuang bahan bakar (Avtur) di atas ketinggian 2.000 kaki.

Usai bahan bakar dibuang sesuai dengan prosedur yang berlaku, melalui nozel di ujung kedua sayap, dimana efeknya terkadang terlihat seperti condensation trail (contrail) saat pesawat melintasi langit, proses pendaratan jadi lebih aman.

Secara keseluruhan, pesawat membutuhkan waktu sekitar satu jam 30 menit lebih mulai dari lepas landas, RTB, melakukan beberapa putaran di atas bandara, sebelum akhirnya mendarat dengan selamat pada pukul 01.30 tanpa adanya korban.

Baca juga: Saat Pesawat ‘Terpaksa’ Return to Base dan Divert Landing, Pilot Harus Penuhi Empat Syarat Ini

Tak lama setelah mendarat, engineering dan tim maintenance dengan segera mengecek kondisi pesawat berusia delapan tahun tersebut.

Pengecekan membutuhkan waktu selama sehari sebelum akhirnya dugaan jatuh pada sebuah kipas listrik yang menjadi penyebab datangnya bau kebakar dari kokpit dan menyebar ke kabin utama. Terdengar tidak terlalu serius memang, namun bila didiamkan bukan tak mungkin bisa jadi musibah.

Ukraina Bakal Bangun Antonov An-225 Mriya untuk Hormati Pilot Pejuang, tapi….

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, berambisi membangun kembali pesawat kargo terbesar di dunia, Antonov An-225 Mriya. Ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pilot yang tewas dalam pertempuran sengit melawan Rusia. Sejauh ini, Turki dan Cina telah menyatakan minatnya. Namun, investasi sebesar Rp11 triliun lebih masih menjadi penghalang.

Baca juga: Antonov An-225 Mriya Rusak Parah, Biaya Perbaikan Rp43 Triliun Selama 5 Tahun Ditanggung Rusia

Sekitar tanggal 24 Februari, Antonov An-225 Mriya sempat dilaporkan hancur. Namun, hal itu cepat-cepat dibantah oleh Dmitry Antonov, kepala pilot Antonov Airlines. Lewat postingan di Facebook pribadinya, ia memastikan pesawat tersebut aman dan tak ada kerusakan apapun meski Bandara Hostomel atau Gostomel Airport berada di bawah kendali Rusia.

Pada 27 Februari, Antonov An-225 Mriya dikonfirmasi hancur. Informasi ini diungkap langsung oleh Menteri Luar Negeri Ukraina dan diamini oleh Antonov Airlines selaku pemilik. Meski begitu, Antonov Airlines belum bisa memastikan seberapa hancur pesawat terbesar di dunia tersebut.

Harapan tersisa pada Antonov An-225 Mriya kedua yang masih dalam proses pembangunan. Sejak awal, pesawat tersebut memang dibangun dua unit. Namun, usai unit pertama rampung dikerjakan, pada tahun1994 unit kedua tak kunjung selesai dibangun lantaran terkendala uang sehingga proses pembangunan dihentikan.

Celakanya, hanggar tempat pesawat An-225 Mriya yang kedua pun turut menjadi sasaran target bombardir pasukan Rusia. Di awal bulan Maret lalu, sempat terlihat kebakaran di hanggar tersebut. Setelah api padam dan dilakukan pengecekan, pesawat dinyatakan aman.

Pesawat kedua An-225 Mriya saat ini progresnya sudah 70 persen pengerjaan. Adapun sisanya perlu memasang peralatan dan perlengkapan avionik serta komponen lainnya. Meski begitu, biayanya bisa menyentuh angka US$800 juta atau sekitar Rp11 triliun lebih.

Zelensky sejauh ini sudah berupaya mencari investor. Turki sudah menyatakan minatnya, namun terkendala di uang. Begitupun juga dengan investor Cina.

“Kami ingin membangunnya, (dan) kami membutuhkan US$800 juta. Saya mengajukan banding kepada Presiden Turki dengan proposal untuk membangun Mriya ke-2, tetapi kami tidak menemukan uangnya,” jelasnya.

“Tapi dalam hal ini, ini bukan masalah uang, ini masalah ambisi. Kami didekati oleh Ukroboronprom, tim Antonov. Ini adalah pertanyaan tentang citra negara kami dan semua pilot profesional hebat yang tewas dalam perang ini,” lanjutnya.

Baca juga: Seandainya ‘Dengarkan’ Peringatan NATO, Antonov An-225 Mryia Seharusnya Bisa Diselamatkan

“Berapa banyak yang telah mereka lakukan, dan hari ini kita sudah dapat mengatakan berapa banyak nyawa orang yang tersisa di Mariupol, terutama di Azovstal yang mereka selamatkan. Berapa banyak pilot yang menyerahkan nyawa mereka untuk membawa semuanya ke sana, dari senjata hingga air. Dan berapa banyak yang terluka,” tegasnya.

“Sejumlah besar orang-orang ini mati secara heroik. Untuk membangun Mriya demi mengenang para pahlawan adalah posisi negara yang tepat,” tutupnya, seperti dikutip dari Interfax Ukraine.

Lufthansa Technik Sulap Airbus A330 Jadi Private Jet Mewah

Lufthansa Technik terus mengembangkan konsep pesawat jet bisnis atau private jet mewah EXPLORER berbasis Airbus A330. Terbaru, anak perusahaan dari Lufthansa Group itu meluncurkan konsep The BRABUS Adventure Lounge dalam ajang European Business Aviation Convention & Exhibition (EBACE) 2022, di Jenewa, 23-25 Mei mendatang.

Baca juga: Inilah Airbus A340-8000, Pesawat Paling Unik Sedunia Khusus Buat Sultan! Sekarang Jadi Pesawat Operasional Pangeran

Dilansir Aerotime Aero, EXPLORER The BRABUS Adventure Lounge memiliki beberapa keistimewaan dari pesawat EXPLORER generasi pertama yang diluncurkan pada tahun lalu di Monaco Yacht Show 2021.

Sesuai namanya, pesawat jet VIP EXPLORER generasi terbaru itu lahir berkat kerjasama Lufthansa Technik dan BRABUS, perusahaan tuning atau tuner aftermarket otomotif Jerman.

Keduanya coba memanfaatkan ruang kargo di bawah kabin utama, yang juga berfungsi sebagai lounge, sebagai showcase sepeda motor limited BRABUS, BRABUS 1300R. Ini adalah motor pertama BRABUS yang dikembangkan bersama perusahaan otomotif asal Austria, KTM. Dengan begitu, pelanggan private jet VIP EXPLORER bisa bebas menjelajah tempat tujuan dengan kuda besi BRABUS.

Disebutkan, lounge setidaknya mampu memuat dua motor limited BRABUS 1300R. Lounge atau kabin bawah ini terhubung dengan kabin utama di atas melalu tangga. Menariknya, kedua lantai itu juga terhubung secara tidak langsung melalui lantai kaca panjang di kabin utama.

“Selain lantai yang memanjang dari area badan pesawat depan untuk membentuk beranda dan permukaan proyeksi untuk konten virtual yang terintegrasi dalam skala besar dalam desain kabin, BRABUS Adventure Lounge menyempurnakan konsep kami untuk penjelajah dunia dengan sempurna,” kata Sales Director Lufthansa Technik VIP & Special Mission Aircraft Services, Jan Grube.

“Platform terbang ini menyediakan para tamunya dengan base camp yang sangat individual untuk kegiatan lebih lanjut di mana saja di dunia – sekarang diperluas dengan elemen yang menarik dengan BRABUS Adventure Lounge.Kami sangat senang memiliki BRABUS, mitra yang terkenal secara global, di pihak kami untuk mewujudkan hal ini fitur,” tambahnya.

Beberapa fitur di atas juga dilengkapi dengan fitur lainnya yang sudah ada sejak pesawat jet bisnis VIP EXPLORER pertama kali diluncurkan.

Sebagai pesawat yang didesain layaknya kapal pesiar, melayani penumpang dimana saja dan kapan saja dengan standar pelayanan hotel bintang lima, EXPLORER dibuat senyaman mungkin. Pesawat dilengkapi dengan kamar tidur utama, kamar mandi, ruang konferensi, ruang makan, gym, lantai dansa, dan spa.

Baca juga: Inilah Airbus ACJ319neo, Jet Pribadi Crazy Rich yang Terinspirasi Mobil Sport

Yang paling menarik dan membedakan dengan pesawat jet VIP lainnya adalah unique ceiling projection system dari Diehl Aerospace (joint venture Diehl Aviation dan Thales). Dengan sistem proyeksi sejenis layar OLED di langit-langit dan beberapa jendela pesawat, suasana di dalam kabin jadi lebih mewah, nyaman, luas, dan memanjakan mata.

Tak lupa, EXPLORER juga menawarkan area open-air seating area (sundeck) layaknya balkon di hotel, memungkinkan penumpang merasakan hangatnya sinar matahari sambil menikmati pemandangan dari ketinggian sekitar empat meter dari ground di bandara tempat pesawat berada.

KA Wisata Ambarawa Ditabrak Minibus yang Nyelonong, Ini Kronologinya

Kejadian yang tidak diduga saat Kereta Api Wisata Ambarawa melintasi perlintasan tidak resmi terjadi di Desa Losari, Ambarawa, Jawa Tengah, Minggu 22 Mei 2022. Kereta api wisata Ambarawa tertemper sebuah minibus yang berkecepatan tinggi melintas perlintasan tersebut pada pukul 15.25 WIB. Seketika minibus itu menerobos perlintasan saat kereta api akan melintas. Perlintasan di desa tersebut memang tidak resmi dan tidak berpalang, namun ada warga yang menjaga secara swadaya setiap kereta api melintas.

Baca juga: Museum Kereta Ambarawa Sewakan Lokomotif dan Gerbong Untuk Konsep Unik Pernikahan

Saat kereta api wisata Ambarawa melakukan pergerakan langsir di Stasiun Tuntang mengarah ke Ambarawa melewatin perlintasan saat itu yang dijaga oleh salah seorang warga, ada mobil yang nekat menerobos perlintasan tersebut tanpa mengiraukan adanya teriakan dari warga bahwa ada kereta yang mau lewat. Bahkan saat minibus melaju cukup kencang, petugas yang berjaga hampir tertabrak olehnya. Seketika saat memasuki rel kereta api, terjadi tabrakan yang tidak terhindarkan.

Akibatnya minibus tersebut terdorong beberapa meter oleh kereta api dan menyeret masuk ke area rel kereta api. Diketahui sopir minibus tersebut sempat meminta tolong kepada warga sekitar, saat mobil yang dikendarainya alami kerusakan. Warga sekitar langsung membantu dan mengevakuasi sang sopir tersebut. Beruntung tak ada penumpang lainnya yang berada didalam minibus.

Baca juga: Libur Lebaran ke Semarang? Yuk, Wisata Edukasi KA ke Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

Setelah mobil minibus di evakuasi keluar dari rel, sekitar pukul 15.30 WIB kereta api wisata kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Ambarawa. Lokomotif D 301 24 yang tertemper untungnya tidak mengalami kerusakan, karena saat lakukan gerakan langsir lokomotif berkecapatan rendah. (PRAS – Cinta Kereta Api)