Train to the Clouds, Lintasan Kereta Kelima Tertinggi di Dunia

Baru-baru ini Negeri di Atas Awan Gunung Luhur, Desa Citorek viral di media sosial. Tempat ini kemudian menjadi daya tarik bagi banyak masyarakat Indonesia khususnya sekitaran Banten dan Jakarta. Disebut Negeri di Atas Awan karena adanya pemandangan berupa pegunungan berselimut lautan awan di bawahnya. Ini sama seperti di kebun buah Mangunan di Bantul, Yogyakarta, dimana setiap pagi-pagi buta bisa melihat awan dari sini.

Baca juga: Tanggula, Stasiun Terbengkalai di Atas Awan

Nah, ternyata tak hanya di Indonesia, di Argentina pun ada layanan kereta wisata di atas awan. Ya, Tren a las Nubes atau bila dalam Bahasa Inggris Train to the Clouds. Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, layanan kereta ini berada di Provinsi Salta, Argentina.

(rove.me)

Tren a las Nubes sendiri berjalan di sepanjang bagian timur jalur kereta Salta-Antofagasta dari jalur kereta Belgrano ke Argentina Barat Laut dengan perbatasan Chili di Pegunungan Andes. Lintasan kereta ini berada di ketinggian 4.220 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya kereta api tertinggi kelima di dunia.

Awal pembangunan jalur ini pun sederhana yakni untuk alasan ekonomi dan sosial. Namun kini justru menarik banyak pelancong sebagai kereta api warisan. Meski menarik, harga tiket pun lebih murah dan ini tersedia bagi penduduk setempat yang menggunakan kereta tersebut sebagai transportasi.

Jalur ini memiliki 29 jembatan, 21 terowongan, dua jalur spiral, dua jalur zig-zag. Adanya berbagai macam jalur ini karena tidak menggunakan rack-and-pinion untuk traksi, dimana rute harus dirancang untuk menghindari kemiringan yang curam. Adanya jalur zig-zag pun agar kereta bisa memanjat ketinggian secara bolak-balik sejajar dengan lereng gunung.

Kereta ini berangkat setiap hari Sabtu dari Salta pukul 07.05 waktu setempat dan kembali sekitar tengah malam. Dalam sekali perjalanan kereta ini memakan waktu sekitar delapan jam dan sebagian besar penggunanya hanya menggunakan dari satu tujuan alias tidak bolak balik.

Tren a las Nubes sendiri dilengkapi dengan gerbong makan, gerbong bar, area pertolongan pertama dan dua gerbong penumpang yang mampu mengangkut 170 orang dan bisa meningkat hingga 400 orang seiring berjalannya waktu.

Ada banyak pemberhentian di sepanjang jalan kereta ini melaju, beberapa dengan pasar yang menjual barang-barang kerajinan dan penduduk setempat yang menawarkan masakan daerah. Rute ini dirancang oleh insinyur Amerika Richard Maury, dan setelah itu salah satu stasiun telah dinamai.

Kereta api diresmikan pada 20 Februari 1948, setelah banyak penundaan dan komplikasi dan periode dua tahun di mana pekerjaan lumpuh. Pada 2005 sebuah kereta berhenti di ketinggian 3.500 meter, dengan penumpang harus dievakuasi menggunakan helikopter. Sejak itu, Pemerintah Nasional dan Provinsi melakukan restrukturisasi jalur, mengganti 60 km rel kereta api dan memberikan konsesi baru kepada perusahaan swasta “Ecotren” untuk mengoperasikan Tren a las Nubes.

Baca juga: Jalur Nagreg: Meski Banyak Isu Gaib , Tetap Favorit Saat Musim Mudik

Dengan Pemerintah Salta sebagai operator layanan, Tren a las Nubes diumumkan akan berjalan kembali pada bulan Maret 2015, meskipun layanan tidak mulai berjalan lagi hingga 4 April 2015. Selama delapan bulan penutupan garis, baik Pemerintah Nasional dan pemerintah Salta telah memulihkan banyak rel serta rolling stock.

Penumpang KRL Tetap Waspada Membawa Tas di Depan, Ternyata Ini Jawabannya

Naik KRL tentu sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke beberapa wilayah di Jabodetabek. Murah, mudah, terjagkau menjadi alasan masyarakat untuk tetap setia naik KRL. Dari segi kenyaman dan keamanan pun cukup terjamin, karena pihak kemanan terus bertugas dan mengawasi gerak – gerak penumpang apalagi yang mencurigakan.

Baca juga: Jurus Selamat Hindari Aksi Pencopetan di Moda Transportasi Massa

Namun begitu, masyarakat sebgai pengguna setia KRL pun tetap waspada terlebih yang membawa barang bawaannya. Karena tindak kriminal akhir – akhir ini hampir tak terlihat karena berbaur dengan penumpang lainnya. Tapi tau ga sih kalau dilihat setiap pengguna transportasi khususnya KRL yang membawa ts selalu berada di bagian depan. Ternyata ini alasan mereka.

Dari segi keamanan tentu saja sangat terjamin jika membawa tas di bagian depan. Alasannya guna menghindari dari tangan – tangan jahil yang tidak bertanggung jawab juga menghindari dari kriminalitas lain seperti pelecehan seksual, karena bagian depan tertahan oleh tas bawaan.

Penumpang yang biasa memakai tas bagian depan memang sudah sangat terbiasa di transportasi Indonesia bahkan terlihat juga dibeberapa negara maju, contohnya di Jepang yang memiliki hal yang sama guna terhindar dari kejahatan yang tidak diduga. Namun ada beberapa penumpang yang masih menaruh tasnya di bagian rak bagasi KRL. Bisa jadi karena ingin lenggang saat berdiri ataupun membawa tas dengan beban yang cukup berat.

Selain membawa tas dibagian depan saat naik KRL, menyimpan barang bawaan di rak bagasi juga harus diwaspadai,. Meskipun beban jadi ringan, namun hal tersebut bukan berarti sudah terasa aman. Banyak kejadian saat penumpang yang membawa barang bawaan disimpandi rak KRL, saat lengah secara tiba – tiba barang yang dimiliki tersebut raib dibawa orang tak bertanggung jawab.

Baca juga: Inilah Stasiun Aman dan Rawan Pencopet di Jabodetabek

Perlu diwaspadai saat menaruh barang bawaan di rak bagasi usahakan tetap menghadap ke arah barang yang dimiliki. Jika ada tempat duduk yag kosong, usahakan barang yang dibawa jika ringan harap dipangku saja. Namun jika barang bawaan dirasa berat dan merepotkan, dihimbau tidak ada barang berharga yang berada di rak bagas KRL, guna menghindari kejadian yang diinginkan. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Masih Dibuka, Lowongan Kerja Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Butuh Pegawai Baru dari Lulusan SMK

Meski PT KCIC (Kereta Cepat Indonesia Cina) masih dioperasikan beberapa tahun mendatang, namun kebutuhan SDM untuk bergabung di perusahaan tersebut sudah terbuka bagi masyarakat yang telah mendapat lulusan SMK. Dari lowongan pekerjaan yang tersedia, sebanyak 5 posisi yang ditawarkan oleh KCIC.

Baca juga: Ini Dia Penampakan Nomor Kereta Ukur Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang Akan Dikirim ke Jakarta

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor transportasi ini beberapa posisi yang dimaksud adalah CTC Technician, EMU In-Depot Mechanic level 1 dan 2, EMU Onboard Mechanic, Signalling Technician, dan Onboard Signalling Technician. Namun, perusahaan yang mengerjakan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) ini mencari pegawai yang telah memiliki pengalaman bekerja minimal 3 tahun di bidang yang sama dengan posisi yang dilamar.

Berikut kriteria dan deskripsi dari lowongan pekerjaan fi PT KCIC:

1. CTC Technician

– Melakukan perawatan peralatan CTC di pusat pengendalian peralatan persinyalan secara terpusat (CTC) KCJB.

– Melakukan perbaikan dan pemecahan masalah peralatan CTC.

– Menguasai hubungan yang saling terkait dan indeks teknis keselamatan peralatan serta detail teknisnya.

– Menangani permasalahan peralatan dengan tepat waktu.

Kriteria pegawai:
– Warga Negara Indonesia (WNI).
– Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Elektro dan Teknik kelistrikan.
– Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang persinyalan atau fasilitas operasi kereta api.
– Mampu bekerja secara individu maupun tim.
– Bersedia bekerja degan sistem shifting.
– Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.
– Bersedia ditugaskan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

2. EMU In-Depot Mechanic level 1 dan 2

– Memeriksa, mendeteksi, dan menginspeksi EMU secara visual atau menggunakan Sistem Diagnosis Kesalahan dan terbagi pada Level 1 dan Level 2.

– Bertanggung jawab atas perawatan dan perbaikan EMU secara terjdawal dan tidak terjadwal.

– Memeriksa, mendeteksi, dan menginspeksi EMU secara visual dengan On-Board Diagnosis Fault System.

Kriteria pegawai:
– WNI.
– Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, atau Teknik Otomotif.
– Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang manufaktur dan maintenance transportasi.
– Mampu bekerja secara individu maupun tim.
– Bersedia bekerja degan sistem shifting.
– Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.
– Bersedia ditugaskan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

3. EMU Onboard Mechanic

– Melaksanakan perbaikan dan melaporkan kejadian teknis tidak normal kepada authorized personel.

– Bertanggung jawab dan memastikan keamanan atas operasional EMU dalam perjalanan.

Kriteria pegawai:
– WNI.
– Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, atau Teknik Otomotif.
– Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang manufaktur dan maintenance transportasi.
– Diutamakan berpengalaman di bidang sarana perkeretaapian.
– Mampu bekerja secara individu maupun tim.
– Bersedia bekerja degan sistem shifting.
– Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.
– Bersedia ditugaskan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

4. Signalling Technician

– Melakukan perawatan peralatan persinyalan, baik terhadap peralatan indoor dan outdoor secara rutin setiap hari dan periodik untuk memastikan peralatan persinyalan tetap handal.

– Melakukan perbaikan terhadap peralatan persinyalan apabila terjadi kegagalan atau gangguan.

– Menangani permasalahan peralatan dengan tepat waktu.

Kriteria pegawai:
– WNI.
– Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Elektro atau Teknik Kelistrikan.
– Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang persinyalan atau fasilitas operasi kereta api.
– Mampu bekerja secara individu maupun tim.
– Bersedia bekerja degan sistem shifting.
– Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.
– Bersedia ditugaskan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca juga: Yuk, Kenali Jenis – jenis Bantalan Rel Kereta Api. Indonesia Sudah Punya Lengkap!

5. Onboard Signalling Technician

– Melakukan perawatan peralatan automatic train protection (ATP) Onboard agar peralatan ATP Onboard tetap handal.

– Melakukan perbaikan terhadap peralatan ATP Onboard apabila terjadi kegagalan atau gangguan.

– Menguasai hubungan yang saling terkait dan indeks teknis keselamatan peralatan serta detail teknisnya.

Kriteria pegawai:
– WNI.
– Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Elektro atau Teknik Kelistrikan.
– Memiliki pengalaman kerja minimal 3 tahun di bidang persinyalan atau fasilitas operasi kereta api.
– Mampu bekerja secara individu maupun tim.
– Bersedia bekerja degan sistem shifting.
– Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.
– Bersedia ditugaskan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Apabila Anda merasa memenuhi kriteria yang dicari PT KCIC di atas, maka segera kirim lamaran melalui laman https://kcic.co.id/karir/ sebelum tenggat pendaftaran lowongan kerja ini berakhir. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Mulai 24 Agustus 2022, Batik Air Buka Penerbangan Denpasar – Dili Timor Leste

Batik Air member of Lion Air Group mulai 24 Agustus 2022 membuka rute internasional dari Bali, Indonesia melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung (DPS) tujuan Bandar Udara Internasional Presidente Nicolau Lobato, di Dili, ibu kota Timor Leste (DIL).

Baca juga: Qantas Buka Penerbangan Internasional Terpendek ke Dili Timor Leste

Pengoperasional rute Bali – Dili – Bali sebagai salah satu upaya Batik Air dalam mendukung pemulihan perekonomian global secara bertahap untuk kawasan Asia (Indonesia dan Timor Leste). Ketersediaan layanan penerbangan internasional ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mempercepat akses dan mempermudah mobilitas, berkontribusi dalam kelancaran perdagangan (ekspor dan impor), pariwisata, dan memperkuat hubungan kenegaraan.

Bagi masyarakat, pebisnis dan wisatawan yang berasal dari Indonesia seperti Medan, Batam, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Balikpapan, Makassar, Manado, Kendari, Ambon, Lombok, Kupang, Labuan Bajo, Maumere, Ende dan kota-kota yang lain mendapatkan keuntungan hanya “transit sekali” di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk melanjutkan penerbangan ke Dili.

Bagi wisatawan dan pebisnis (sebagai wisatawan mancanegara) yang berasal dari Timor Leste semakin mudah menjelajahi Bali yang tekenal sebagai sebagai kota tujuan liburan paling bahagia di dunia 2022 (The World’s Happiest Holiday Destination in 2022), versi perusahaan pariwisata dan perjalanan asal Prancis, Club Med.

Batik Air telah memperluas koneksi dari dan menuju Bali untuk menyediakan lebih banyak opsi penerbangan dari bandar udara penghubung (hub) di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan jaringan yang terus berkembang.

Penerbangan rute Bali – Dili PP, Batik Air mengoperasikan Airbus A320 (12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 156 kelas ekonomi). Armada ini merupakan generasi modern dan baru yang dikirim dari pabrikan pesawat.

Baca juga: “Dili Express” – Kenangan Kapal Ferry Katamaran dalam Prahara Lepasnya Timor-Timur

Setiap penumpang mendapatkan makanan dan minuman (inflight meals); gratis bagasi 20kg untuk kelas ekonomi dan 30kg kelas bisnis; dilengkapi hiburan gratis inflight entertainment on demand serta hiburan yang dapat diakses dari perangkat handphone dan tablet didukung oleh Tripper.

Tambah Rangkaian 80 Tempat Duduk, KA Pangrango Berlakukan Tarif Cuma Rp35.000, Benarkah?

Setelah penggantian rangkaian KA Pangrango dengan rute dari Stasiun Pasar Senen – Sukabumi ternyata memiliki interior khususnya kelas ekonomi yang berbeda dari sebelumnya. Untuk kelas ekonomi yang semula searah atau membelakangi dengan arah lajunya kereta, namun kini ada rangkaian pengganti yaitu dengan duduk berhadapan dengan penumpang lainnya. Bukan interior dengan kursi berhadapan yang berkapasitas 106 tempat duduk, rangkaian KA Pangrango kelas ekonomi ini memiliki kapasitas 80 tempat duduk yang masing – masing kursi diduduki hanya 2 orang saja.

Baca juga: Naik KA Pangrango Cukup dari Stasiun Bogor, Yuk Simak Syaratnya

Kabarpenumpang.com mengulik informasi di sosial media yang dimiliki dengan akun @RailfansCianjur, yaitu KA Pangrango mematok tarif adalah Rp35.000 rute Stasiun Bogor – Sukabumi menggunakan rangkaian ekonomi plus. Sebagaimana ditampilkan dalam gambar rangkain bertarif rendah itu menggunakan interior ekonomi dengan tempat duduk 2+2 yang berkapasitas 80 tempat duduk. Namun hingga saat ini tarif Rp35.000 tersebut belum tersedia saat pengecekan pada aplikasi pemesanan tiket secara online di KAI Access maupun informasi terkait tentang tarif tersebut. Hingga saat ini tarif KA Pangrango masih tersedia dengan tarf kelas ekonomi Rp45.000 rute Bogor – Sukabumi pp. dan Rp 30.000 rute Bogor – Cibadak pp. Serta Rp80.000 untuk kelas eksekutif rute Bogor – Sukabumi pp. dan Rp50.000 rute Bogor – Cibadak pp.

Baca juga: Pesan Tiket KA Pangrango dari Bogor Tidak Tersedia? Ini Solusinya

Seperti diketahui rangkaian KA Pangrango terdiri dari kelas eksekutif dan kelas ekonomi dengan rute Bogor – Sukabumi yang akhir – akhir ini sudah terlihat ramainya penumpang yang melakukan perjalanan, apalagi saat hari kerja maupun hari libur. Dengan waktu tempuh 2 setengah jam penumpang dapat dimanjakan dengan perjalanan yang melewati pemandangan indah di Kabupaten Bogor dan Sukabumi. Pastikan selalu sebelum melakukan perjalanan dengan KA Pangrango bisa mengecek atau memesan tiket melalui aplikasi KAI secara online agar terencana secara matang. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Memeriahkan Kemerdekaan RI ke-77, Ini Acara yang Dilakukan KAI di Jakarta

Kabar soal acara spesial yang dilakukan KAI dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan RI ke-77 akhirnya trjawab sudah. Karena informasi yang diperoleh bahwa PT KAI khususnya wilayah Daop 1 Jakarta akan mengadakan “napak tilas sejarah” menggunkan rangkaian kereta tahun 1938 dan lokomotif listrik yang legendaris ESS dengan sebutan Djoko Top. Acara yang dilakukan pada Rabu, 17 Agustus 2022 nanti akan dijalankan KLB (Kereta Luar Biasa) melintasi Jakarta Kota – Tanjung Priok. Nantinya ada beberapa peserta pilihan yang mengikuti acara ini menggunakan kostum atau pakaian yang bertemakan perjuangan.

Baca juga: Kereta Djoko Kendil “Tamu Spesial” yang Dinanti, Akhirnya Tiba di Jabodetabek

Selama diperjalanan rangkaian KLB ini akan melewati 2 stasiun yang berada di jalur sejak jaman Kolonial Belanda. Stasiun itu adalah Kampungbandan dan Ancol. Rangkaian akan berjalan dengan kecepatan 40 km/jam. Seperti yang diberitakan kabarpenumpang.com, uji coba telah dilakukan sedikitnya 2 kali. Uji coba pertama dilakukan menggunakan 1 lokomotif diesel elektrik dengan rangkaian kereta Djoko Kendil. Dan uji coba yang kedua menggunakan lokomotif listrik ESS dan rangkaian kereta Djoko Kendil. Acara dilakukan mulai pukul 10.30 WIB atau setelah berakhinya upacara bendera kenegaraan. Rangkaian KLB pun diberangkatkan dari Stasiun Jakarta Kota.

Belum diketahui apakah rangkaian tersebut akan dihiasi pernak pernik kemerdekaan yaitu bendera merah putih atau tidak. Mengingat setiap menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, rangkaian kereta maupun lokomotif dihiasi dengan ornamen dan bendera merah putih.

Baca juga: KA Djoko Kendil, Antara Tempo Doeloe dan Saat Ini

Saat ini (16/8) rangkaian akan dikirim dari Balai Yasa Manggarai menuju Stasiun Jakarta Kota. Seperti biasa, rangkaian yang akan dibawa adalah lokomotif listrik ESS dan Djoko Kendil. Nantinya rangkaian tersebut akan disimpan di Depo Kereta Jakarta Kota. Sedangkan lokomotif listrik akan diuji coba dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Tanjung Priok pp. pada malam hari. Mengingat lokomotif listrik ini baru dijalankan kembali setelah sejak 2016 lalu juga memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan rute yang sama. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Pengguna LRT Palembang Bisa Manfaatkan Kartu Merdeka Gratis Satu Bulan, Cukup Top Up Rp30 Ribu Saja

Agustus 2022 ini tak hanya menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, namun masyarakat Indonesia pun diuntungkan dengan berbagai penawaran yang luar biasa dalam menggunakan transportasi kereta api. Selain promo tiket, ada pula promo lainnya yang bisa lebih menguntungkan lainnya. Seperti yang dilakukan Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) yang menerbitkan Kartu Merdeka untuk masyarakat sebagai pengguna LRT Palembang. Kartu Merdeka ini difungsikan sebagai alat pembayaran yang memudahkan masyarakat setiap menggunakan moda transportasi LRT di Kota Palembang.

Baca juga: Pelajar dan Mahasiswa Bisa Nikmati Gratis Naik LRT Palembang, Begini Cara Daftarnya

Kartu Merdeka nantinya bisa digunakan masyarakat dan mendapat keuntungan saat digunakan. Rencananya masyarakat pengguna LRT Palembang yang telah memiliki Kartu Merdeka ini bisa sepuasnya naik LRT selama satu bulan dengan cukup mengisi saldo senilai Rp 30 ribu. Kemudahan da keuntungan masyarakat sebagai pengguna setia LRT Palembang ini merupakan bentuk apresiasi dari BPKARSS karena animo masyarakat yang setia dengan trasnportasi ini. Karena hal tersebut diketahui saat kartu LRT khusus pelajar dan mahasiswa diterbitkan pada Juni 2022. Mereka mencatat jumlah penumpang dari sebanyak 88 perjalanan LRTT per hari didominasi oleh pelajar dan mahasiswa hingga 7 persen dari total okupansi mencapai 7-8 ribu orang.

Penerapan Kartu Merdeka nantinya mulai dilakukan pada 20 Agustus 2022. Nantinya masyarakat maupun pelajar/mahasiswa bisa menggunakan kartu tersebut agar memudahkan dalam menggunakan LRT Palembang. Khusus untuk pelajar/mahasiswa top up bisa dilakukan dengan harga Rp 25 ribu dengan menunjukan kartu pelajar/mahasiswa yang masih aktif. Hal tersebut dilakukan sebagai komitmen untuk meningkatkann kualitas pelayanan ranspotai publik yang murah, aman dan nyaman kepada seluruuh lapisan masyarakat. (PRAS – Cinta Kereta Api)

TERCIDUK! Ada CCTV Dipasang Di Atas Lokomotif, Ini Penjelasannya

Sudah lumrah pada kendaraan umum jika dipasang kamera pengintai atau biasa disebut CCTV (Closed Circuit Television). CCTV pada transportasi umum memang diwajibkan, karena selain sebagai perekam selama perjalanan juga sebagai bukti jika ada kejadian tertentu.

Baca juga: “Malu-malu,” PT KCI Akui Langgar Aturan Terkait CCTV di KRL!

Biasanya penempatan CCTV berada dibagian interior kendaraan bahkan ada pula di sisi luar kendaraan. Khususnya pada kereta api, CCTV biasanya sangat diperlukan baik penempatannya pada rangkaian kereta api maupun pada lokomotif. Tapi bagaimana jika menemukan CCTV dengan penempatannya diluar bagian atas lokomotif?

Di luar negeri pemasangan CCTV pada lokomotif sudah dilakukan cukup lama. Ini sangat berguna jika ada sesuatu hal yang penting bahkan terjadi pada lokomotif yang menarik rangkaian kereta.

Lokomotif di Indonesia yang tampak menggunkan CCTV ini adalah seri CC 206 13 98. Menurut KAI saat ditanyakan kabarpenumpang.com bahwa CCTV pada lokomotif ini merupakan uji coba yang nantinya akan digunakan saat bertepatan dengan peresmian rangkaian Kereta Panoramic pada HUT Kemeredekaan RI, 17 Agustus 2022.

Kabar lain mengatakan bahwa pemasangan CCTV pada lokomotif akan diperbanyak ke beberapa seri lainnya. Ini dimaksudkan agar saat perjalanan kereta api mengalami masalah akan bisa terpantau lebih jelas.

Baca juga: Ngeri! Kereta Hantu Terekam CCTV ‘Melintas’ di Stasiun Baotou

Mengingat kejadian pada lokomotif saat menarik rangkaian khususnya tertemper saat melintas diperlintasan resmi maupun non resmi kerap kali terjadi. Dengan hadirnya CCTV akan menguatkan bukti dengan hasil kejadian secara akurat.

Kereta Panoramic, Era Baru KAI Melihat Pemandangan Lebih Luas Selama Perjalanan

Jagad media sosial kembali dikejutkan dengan informasi baru dan terunik di perkeretaapian Indonesia. Media sosial ramai dengan postingan rangkaian kereta yang memiliki livery dan bentuk yang unik. Kereta dengan kelas eksekutif menawarkan interior yang sangat berbeda dari biasanya.

Baca juga: Berhasil Diuji Coba, KAI Tambah 3 Kereta Wisata Priority Buatan Balai Yasa Manggarai

Rangkaian ini memiliki interior yang terbuka karena menawarkan pemandangan hampir keseluruhan saat memasuki kedalam. Panoramic, itulah tulisan yang berada di body kereta dengan warna hijau garis agak keemasan ini. Kacanya yang lebar ditambah dengan bagian atap yang juga terbuat dari kaca, membuat rangkaian kereta bbekas kelas eksekutif ini di modif jadi luar biasa.

Seperti pada postingan railfans di TikTok @masen_nyepur terlihat lokasi Kereta Panoramic ini berada di halaman Balai Yasa Surabaya Gubeng, Jawa Timur. Menurut kabar yang diterima, rangkaian ini merupakan prototype hasil modifikasi tim Balai Yasa Surabaya Gubeng dari kereta kelas eksekutif sebanyak 2 unit yang dikonservasikan. Kereta Panoramic ini memiliki seri nomor kereta K1 0 09 16 dan K1 0 01 11.

Namun, rangkaian sisa nantinya akan dibuat oleh perusahaan pembuat rangkaian kereta api di PT Industri Kereta Api (INKA), Madiun. Menurut sumber tambahan, kereta ini akan digunakan pada jalur yang memiliki pemandangan yang luar biasa, dimana lagi kalau bukan di kawasan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sebagai contoh informasi tersebut akan disanbung pada KA Argo Wilis dengan rute Bandung – Surabaya Gubeng.

Untuk harga masih belum ada informasi lanjutan. Namun KAI berharap dengan diluncurkannya Kereta Panoramic ini akan menambah suasana perjalanan kereta api semakin luar biasa dan semakin nyaman.

Baca juga: Glacier Express, Antarkan Anda Nikmati Indahnya Pemandangan Swiss

Tak cuma nyaman, keamanan bagi penumpang yang menaikinya harus diutamakan sebagai prioritas. Karena dari situlah masyarakat makin antusias menggunakan sarana kereta api. Belum dikabarkan kapan Kereta Panoramic ini diujicoba. Yang pasti dalam waktu dekat, kereta ini dapat dinikmati oleh masyarakat dengan harga yang sesuai dikeluarkan oleh PT KAI.

(PRAS – Cinta Kereta Api)

Kereta Buatan Tahun 1938 Lakukan Uji Coba Manggarai – Tanjung Priok pp. Hari Ini. Bakal Ada yang Spesial, Nih!

Jika kawasan Semarang lakukan peringatan 155 tahun perjalanan pertama kereta api Indonesia pada 10 Agustus kemarin, lain halnya di kawasan Jakarta yang akan lakukan uji coba Kereta Luar Biasa (KLB) paling nomor satu di Indonesia hari ini (11/8).

Baca juga: Sensasi Naik Kereta Api di Bumi Parahyangan Melewati Jembatan Terpanjang dan Tertua

Ya, kereta yang dijuluki nama Djoko Kendil ini lakukan uji coba perjalanannya hari ini. Rangkaian kereta dengan nomor body IW 38221 dan IW 38212 rencananya akan dibuat perjalanan spesial pada Agustus 2022 ini.

Uji coba dilakukan mulai dari Balai Yasa Manggarai dilangsir menuju Stasiun Manggarai menggunakan lokomotif CC 201 78 06. Kemudian KLB ini berjalan menuju Stasiun Tanjung Priok dengan rute Matraman, Jatinegara, Pondok Jati, Kramat, Gang Sentiong, Pasar Senen, Kemayoran, Ancol, dan berakhir di Tanjung Priok.

Rangkaian ini menempuh perjalanan dengan kecepatan 40 – 45 km/jam dan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Rangkaian yang diberangkatkan dari Manggarai pukul 09.10 dan dari Tanjung Priok pukul 11.39 ini merupakan rute yang nantinya akan ditempuh dalam acara spesial yang dinantikan para pecinta kereta api khususnya wilayah Daop 1 Jakarta.

Adapun uji coba rangkaian Djoko Kendil ini rencannya akan digunakan untuk kereta kemerdekaan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-77. Dan informasi baru – baru ini, rangkaian Djoko Kendil akan ditarik menggunakan lokomotif dengan livery vintage warna hijau.

Baca juga: Peringatan 155 Tahun Perjalanan Pertama Kereta Api Indonesia, KAI Lakukan Perjalanan Khusus Semarang – Tanggung pp

Namun ada pula yang menginformasikan bahwa sang lokomotif listrik yang melegenda dengan julukan nama Bon Bon itu pun akan dirangkaikan dalam satu perjalanan. Diharapkan dengan hadir dan dijalankannya KLB Djoko Kendil ini dapat menambah suasana HUT Kemerdekaan RI jadi lebih meriah dan menjadikan suasana nostalgia di jalur kereta api yang terkenal dengan cagar budayanya.