Jangan Sampai Tertinggal, Ini jadwal Kereta Api Lokal Cikarang Sesuai dengan Jadwal KRL Jabodetabek

Perubahan rute KRL Jabodetabek yang semula Jakarta Kota – Cikarang pp menjadi via Tanah Abang dan Pasar Senen, ternyata masih membingungkan penumpang khususnya bagi yang ingin melanjutkan naik kereta api lokal rute Cikarang – Cikampek – Purwakarta. Jadwal kereta api lokal dengan nama Walahar dan Jatiluhur ini sebenarnya bisa dilihat dan di pesan melalui aplikasi kereta api. Namun, masih saja ada yang tertinggal bahkan belum bisa mengatur wwaktu yang pas agar tidak tertinggal.

Baca juga: Stasiun Cikarang Kini Punya Fasilitas Baru untuk Penumpang KA

Memang rute KRL menuju Cikarang sudah diubah akibat switch over di Stasiun Manggarai. Masyarakat yang tinggal di luar jalur KRL antara Jatinegara – Cikarang, harus transit atau pindah KRL di Stasiun Manggarai kemudian berlanjut menuju Stasiun Cikarang. Jadi sebelum menggunakan kereta api lokal, pastikan dulu melihat jadwal KRL dari awal keberangkatan hingga tiba di tujuan. Lebih baik lagi, jika pemesanan dibeli melalui online agar menghindari penumpukan antrean di Stasiun Cikarang atau sampai tiket kehabisan.

Diketahui Kereta Api Lokal Walahar rute Cikarang – Purwakarta pp sebanyak 10 kali perjalan dan 2 kai perjalanan dengan rute Cikarang – Cikampek pp dengan Kereta Api Lokal Jatiluhur. Harga tiket pun relatif sangat murah, yaitu antara Rp3.000 hingga Rp4.000 saja. Dipastikan kepada penumpang agar selalu melihat jadwal di stasiun atau melalui aplikasi kereta api di ponsel. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Ultah ke-10, Scoot Bagikan Giveaway 10.000 Tiket, Begini Cara Ikutannya!

Melanjutkan perayaan ulang tahun Scoot yang ke-10, Scoot menyelenggarakan giveaway tiket undian 10.000 tiket gratis ke mana saja di seluruh jaringan penerbangan Scoot. Di acara giveaway yang dinamakan This Is How We Party, sepuluh penumpang yang beruntung pada penerbangan Scoot tertentu antara 1 Juni hingga 31 Agustus, akan mendapatkan tiket perjalanan pulang-pergi atau penerbangan berikutnya dengan Scoot.

Baca juga: AirAsia X Vs Scoot Vs Jetstar, Siapa yang Terbaik?

Dari siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (20/6/2022), giveaway ini akan berlangsung selama bulan Juni, Juli dan Agustus untuk pemenang yang beruntung pada penerbangan outbound terpilih dari Singapura. Penumpang yang bepergian dengan penerbangan Scoot antara 1 Juni hingga 31 Agustus dapat menjadi salah satu pemenang yang beruntung, yang dipilih secara acak melalui undian oleh awak kabin dalam penerbangan ‘Scootitude’.

Untuk penerbangan jarak pendek (waktu tempuh penerbangan tidak lebih dari tiga jam), penumpang akan diberikan kartu gosok undian untuk kesempatan memenangkantiket ini. Giveaway tiket juga akan diundi di beberapa stasiun radio regional tertentu, serta halaman Facebook dan Instagram Scoot.

Scoot memulai giveaway tiket di dalam pesawat TR12 menuju Sydney pada 4 Juni 2022. Sebagai penerbangan perdana maskapai 10 tahun lalu yang menandai kelahiran Scoot, Scoot merayakan satu dekade penerbangan dan penumpang di dalamnya dihibur dengan rangkaian kegiatan ‘Scootitude’dan perayaan ulang tahun yang direncanakan secara khusus di ketinggian 40.000 kaki di atas tanah. Sepuluh pemenang yang beruntung mendapatkan tiket pulang-pergi ke mana saja di seluruh jaringan penerbangan Scoot.

Penerbangan ‘Scootitude’ kedua untuk giveaway tiket dilakukan di dalam pesawat TR812, layanan penumpang perdana ke Jeju pada 15 Juni 2022. Scoot adalah layanan penumpang internasional reguler terjadwal pertama ke Jeju sejak pandemi dan layanan perdana kami dari Singapura menandai kembalinya penerbangan internasional wisatawan ke pulau Jeju, Korea Selatan.

Baca juga: Khusus ke Pulau Jeju, Bertandang ke Korea Selatan Memang Tak Perlu Visa

Satu dekade lalu, Scoot memulai dengan hanya satu armada pesawat, dengan penerbangan perdana kami dari Singapura ke Sydney. Bergeser ke tahun 2022, kami sekarang melayani jaringan penerbangan ke 72 tujuan destinasi di 16 negara dan wilayah, mencakup Asia Tenggara, Asia Utara, India, Australia, dan bahkan sampai ke Eropa.

Dalam Waktu Dekat Rencana KA Prameks Berhenti di Tiga Stasiun Ini, Apa Saja, ya?

Informasi menyenangkan bagi Pramekers yang selalu setia menggunakan perjalanan dari Kutoarjo – Yogyakarta pp. Sempat banyak perbincangan bahwa rangkaian KA Prameks (Prambanan Ekspres) akan berhenti di Stasiun Patukan, Rewulu, dan Sentolo. Menurut informasi jadwal perjalanan di aplikasi commuter line, dalam pencarian nama ketiga stasiun ini terdapat jadwal pemberhentiannya. Jika tidak berhenti pastinya tidak muncul jam keberangkatan pada aplikasi tersebut.

Baca juga: KA Prameks (Prambanan Ekspres) Berhenti Operasi, Ini Dia Sejarahnya

Kabarpenumpang.com sempat mencari informasi mengenai hal tersebut, namun belum adanya kepastian kapan KA Prameks akan berhenti. Yang pasti jika memang benar adanya jadwal KA Prameks berhenti di Patukan, Rewulu dan Sentolo, warga yang tinggal disekitar stasiun itu memudahkan untuk perjalanan dari dan ke Yogykarta maupun Kutoarjo. Saat ini hanya melayani stasiun pemberhentian antara lain mulai dari Yogyakarta, Wates, Wojo, Jenar, dan berakhir di Kutoarjo.

Baca juga: KRL BN-Holec Pernah Beroperasi Sebagai “Prameks,” Ternyata Sering Bermasalah

Diharapkan jika KA Prameks berhenti di tiga stasiun tersebut penumpang akan lebih mudah untuk menggunakan kereta api dan ke tempat wisata yang berdekatan dengan stasiun kereta api. Dan warga sekitar tidak perlu jauh – jauh menggunakan transportasi lain yang membutuhkan waktu cukup lama apalagi ditambah dengan kemacetan. Kita tunggu saja kapan akan di realisasikan KA Prameks yang akan berhenti di Patukan, Rewulu, dan Sentolo. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Lex, Kursi Portable Futuristik yang Bisa Dibawa Kemana Saja!

Ketika pulang kerja – dimana tubuh dan otak Anda sudah lelah setelah seharian ‘diperas’, Anda masih harus dihadapkan pada tantangan yaitu berdiri di kereta atau bus karena penuh. Namun Anda juga dituntut untuk lekas pulang untuk bertemu dan makan malam bersama orang-orang tercinta, mau tidak mau Anda harus menempuh perjalanan dengan menggunakan sarana transportasi umum tersebut dengan berdiri. Kadang hal seperti ini membuat Anda dongkol, bukan?

Baca Juga: Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia “OneUp” Sebelum Tenggelam!

Tapi dengan adanya sebuah inovasi kursi portable Lex mahakarya Astride Bionix, nampaknya Anda akan menemukan solusi untuk masalah menyebalkan tersebut. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (5/9/2018), berbeda dengan kursi portable kebanyakan, Lex menggunakan dudukan yang harus Anda ikat ke bagian bawah perut dan paha Anda – berfungsi sebagai alas duduk ketika bagian kakinya diturunkan.

Ketika hendak digunakan untuk duduk, Lex bertumpu pada dua batang besi yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan body pesawat dengan berat tidak lebih dari satu kilogram. Ketika sedang tidak digunakan, kaki-kaki Lex tersebut bisa dilipat sehingga tidak mengganggu orang-orang di sekitar Anda.

Sumber: HomeCrux

“Hanya membutuhkan waktu 30 detik saja untuk memasang Lex,” terang pihak Astride Bionix dalam sebuah video promosinya. Bagi Anda yang memiliki bobot tubuh ‘berlebih’, tidak perlu khawatir – karena Lex didesain untuk mampu menahan bobot tubuh hingga 120kg. Kursi portable futuristik ini juga akan mengikuti posisi duduk Anda secara otomatis.

Kendati fungsinya hampir mirip dengan bangku jemuran yang biasa kita temui di stasiun kereta api di Ibukota – dimana Anda masih harus menggunakan sedikit tenaga pada kaki Anda untuk menopang agar tidak jatuh saat duduk, namun Lex merupakan solusi yang cukup inovatif dan dipercaya akan menunjang aktifitas Anda sehari-hari.

Baca Juga: Menyoal Kepadatan Penumpang Kereta di Inggris, Desainer ini Adopsi Konsep Kursi Bar dan Jemuran

Tidak melulu digunakan ketika sedang menggunakan sarana transportasi umum, Lex juga dapat digunakan untuk bekerja, mengambil foto, atau aktifitas lain yang identik dengan duduk. Tersedia dalam empat pilihan warna – hitam, merah, biru, dan orange, satu unit kursi portable ini dibanderol dengan harga US$256 atau yang setara dengan Rp3,8 juta per unitnya. Bagaimana, tertarik untuk memiliki salah satu dari kursi portable futuristik ini?

 

Ngong Ping 360 – Berani Uji Adrenalin di Kereta Gantung Terpanjang di Dunia?

Bagi Anda yang mengaku dirinya sebagai Acrophobia (takut ketinggian), siap-siap untuk dag-dig-dug ketika membaca artikel ini, karena kami akan membahas tentang salah satu spot wisata yang ada di Hong Kong – dan tentu saja berkaitan erat dengan ketinggan. Kereta Gantung Ngong Ping 360, mungkin sebagian dari Anda pernah mendengar nama ini sebelumnya. Nah bagi yang belum tahu, ini merupakan kereta gantung terpanjang di dunia!

Baca Juga: Eksis Sejak 1975, Indonesia Canangkan Bangun Jalur Kereta Gantung Terpanjang

Ngong Ping 360 ini sendiri terletak di Lantau Island, Hong Kong. Para pengunjung wahana ini akan ‘digantung’ selama 25 menit kurang lebih, dan melintasi gunung dan lautan yang terbentang luas. Dibuka pada 18 September 2006, wahana yang dioperatori oleh MTR Corporation ini terbentang sejauh 5,7km.

Anda bisa memulai perjalanan dari Stasiun Tung Chung dengan menggunakan MRT. Setelah itu, Anda diharuskan berjalan sekitar 200 hingga 300m untuk bisa tiba di terminal cable car Ngong Ping 360. Takut tersesat karena ini merupakan perjalanan perdana Anda? Tidak perlu khawatir, karena papan penunjuk jalan yang mengarahkan Anda untuk tiba di Ngong Ping 360 cukup jelas dan tidak terlalu sulit untuk diikuti, kok!

Dilansir KabarPenumpang.com dari sejumlah laman sumber, ketegangan mulai terasa ketika Anda dihadapkan pada dua jenis kereta gantung yang disediakan oleh pihak manajemen. Ada Standard Cabin dengan harga HKD185 atau yang setara dengan Rp333.000, dan Crystal Cabin dengan harga HKD225 atau yang setara dengan Rp405.000.

Perbedaan kedua jenis kereta ini terletak pada lantai kereta gantung. Sesuai namanya, Anda tidak akan merasakan sensasi berlebih ketika menggunakan Standard Cabin. Namun beda cerita jika Anda naik Crystal Cabin, dimana lantai di dalam kereta gantung ini terbuat dari kaca transparan. Itu berarti, Anda bisa melihat ke bawah yang dijamin akan meningkatkan detak jantung Anda selama kurang lebih 25 menit durasi wahana ini.

Baca Juga: Jadi Lambang Cinta Abadi, Gondola Tak Pernah Berganti Warna

Untuk menambah unsur kengerian Anda, salah satu dari armada yang ada di Ngong Ping 360 pernah jatuh ke daerah perbukitan dekat Chek Lap Kok South Road. Beruntung, kejadian yang terjadi pada 11 Juni 2007 itu tidak menelan korban jiwa sama sekali, karena kebetulan kereta gantung nahas tersebut sedang tidak mengangkut penumpang. Namun tercatat, inilah kecelakaan yang paling parah yang pernah terjadi.

Bagaimana, apakah adrenalin Anda sudah tersulut untuk mencoba wahana yang mulai dibangun pada tahun 2004 ini?

Restoran dan Katering di Bandara Praha Gunakan Telur dari Ayam yang Tidak Dikandangkan

Ini terdengar unik, restoran dan perusahaan katering yang dioperasikan oleh operator Vaclav Havel Airport Prague di Praha, Republik Ceko akan mulai menggunakan telur hanya dari ayam yang tidak dikurung. Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas makanan bagi penumpang dan karyawan di bandara.

Baca juga: Tak Hanya di Imigrasi Bandara, Restoran Cepat Saji Mulai Adopsi Pemindai Wajah Untuk Pemesanan

KabarPenumpang.com melansir dari laman prague.tv (31/7/2018), bahwa perusahaan hanya membeli telur dari pemasok yang menggunakan metode selain mengurung untuk memelihara ayam petelur. Langkah ini muncul setelah beberapa retail besar di Ceko mengumumkan peralihan tersebut meskipun memiliki waktu transisi yang panjang karena jumlah penjualan yang jauh lebih tinggi.

“Kami percaya bahwa persyaratan pelanggan memiliki potensi untuk mempengaruhi cara etis memproduksi makanan serta kualitasnya. Kami senang bahwa kami telah menetapkan arah ini dan telah mampu mengimplementasikan proyek spesifik dalam waktu yang sangat singkat. Pada saat yang sama, kami berharap dapat menjadi teladan bagi perusahaan lain yang membeli telur,” ujar Prague Airport’s corporate responsibility specialist, Hana van der Hoeven.

Adanya ketertarikan menggunakan telur ayam yang tidak dikurung dalam pemeliharannya setelah ada laporan di salah satu televisi Ceko yang menunjukkan kondisi sebuah peternakan ayam. Beberapa ritel besar seperti rantai termasuk Lidl, Globus, Kaufland, Penny Market, Billa, Ahold, Tesco dan e-shop Rohlík.cz mengumumkan mereka akan berhenti membawa telur dari ayam yang dikandangkan, tetapi beberapa mulai mengalami transisi hingga akhir 2025.

Penundaan ini karena, untuk menghasilkan pada volume tinggi, fasilitas bebas kandang baru harus dibangun. Banyak produsen telur Ceko yang baru saja berubah dari satu jenis kandang ke yang lain, tetapi sekarang harus berubah lagi untuk memenuhi permintaan telur bebas kandang.

Uni Eropa pada 1 Januari 2012 telah melarang beberapa jenis kandang. Aturan baru memungkinkan kandang diperluas dengan jumlah ruang minimum yang ditentukan atau sistem alternatif yang menentukan jumlah ayam per meter persegi dalam ruangan.

Baca juga: Wow! Bandara-Bandara Ini Memiliki Restoran Bintang 5 di Dalamnya

Para peternak Ceko menanggapi aturan Uni Eropa, dimana sebagian besar dikonversi ke kandang yang ditingkatkan sebagai sistem alternatifnya. Bisa dikatakan sejak 2012 memilih cara itu karena harganya paling murah dari negara Uni Eropa lain yang telah menerapkan larangan penuh.

Seperti Jerman, Belgia atau Inggris memiliki standar hidup yang tinggi dan daya beli yang lebih tinggi. Negara-negara dengan daya beli yang rendah, termasuk Ceko, Slovakia dan Spanyol, masih cenderung menggunakan telur dari ayam yang dikandangkan.

Intip Besaran Gaji Masinis Yuk, Nominalnya Bikin Melongo!

Mungkin masinis adalah salah satu jawaban polos yang sering dilontarkan oleh anak kecil ketika ditanya, “Kalau sudah besar mau jadi apa?”. Entah apa yang melandasi mereka menjawab seperti itu, namun satu hal yang patut diketahui adalah gaji si pengemudi ular besi ini ternyata sudah mencapai dua digit loh! Ya, ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan PT KAI untuk meningkatkan kesejahteraan para pegawainya.

Baca Juga: Kenapa Kesehatan Mata Masinis Sangat Penting? Ini Dia Jawabannya!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, 
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro menganggap masinis merupakan ‘pahlawan’ yang membawa keselamatan seluruh penumpangnya. “Kami terus menyejahterakan karyawan khususnya masinis. Mereka itu pahlawan bagi kita. Sekarang gaji dan tunjangannya cukup baik,” tutur Edi, dikutip dari laman cnbcindonesia.com (18/4/2018).

Berbicara soal angka yang dikantongi si masinis, Edi mengatakan bahwa nominal yang dibayarkan PT KAI bisa mencapai angka Rp12 juta per bulan! “Ini kita bicara take home pay ya, bukan gaji ya. Itu sudah cukup tinggi. Ini masinis bawa pulang 12 juta,” ungkap Edi dilansir dari laman sumber terpisah.

Semisal dibandingkan dengan tahun 2009 silam – tahun dimana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan pertama menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI, gaji masinis masih berkisar di angka dua hingga tiga juta per bulan. Di era kepemimpinan Menteri Jonan, barulah kesejahteraan pegawai PT KAI semakin diperhitungkan, mengingat proses seleksi untuk menjadi bagian dari BUMN yang tengah naik daun ini tidaklah mudah.

“Pendidikan masinis itu kira-kira dua tahun, itu masinis muda. Belum dia menjadi masinisnya, baru asistennya. Itu kurang lebih asisten itu 6 bulan sampai 1 tahun baru dia akan jadi masinis, itu pun harus bersertifikat dari dirjen kereta. Itu tatanannya,” terang Edi.

Selain ketat diproses seleksi, masinis juga diwajibkan untuk menaati sejumlah peraturan yang dapat menunjang kinerjanya selama mengendalikan si ular besi. “Sebelum dia (masinis) bekerja, dia harus lapor dulu, dapat surat jalan, cek kesehatan, alkohol dan sebagainya, pada waktu dia tidak layak dia tidak bisa, apalagi mabuk. Itu nggak bisa. Dan tidak boleh bawa HP selama bertugas,” papar Edi.

Baca Juga: Mau Jadi Masinis PT KAI, Baca Dulu Beberapa Persyaratannya!

Lebih lanjut, Edi mengatakan bahwa setiap harinya masinsis ‘dijatah’ untuk melakukan empat hingga lima jam perjalanan – tidak lebih.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk banting stir dan beralih profesi menjadi seorang masinis? Tapi tetap saja, semakin tinggi besaran gaji yang dikantongi, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diembannya!

 

Emergency Walkway, Jalur Evakuasi Saat LRT Mogok

Bercerita tentang kereta ringan dengan jalur layang, di Indonesia saat ini sudah ada dua yang beroperasi, yaitu Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Light Rail Transit (LRT) di Palembang. Menawarkan sensasi baru sudah pasti, namun model kereta layang juga menyiratkan tantangan baru dalam hal evakuasi, maklum berada di ketinggian elevated track, membuat penumpang harus melakukan cara-cara khusus untuk keluar dari kereta dan berjalan menyusuri emergency walkway menuju stasiun terdekat.

Baca juga: LRT Palembang Mogok, Ada Apa dengan Produk PT INKA?

KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber, LRT Palembang sendiri ternyata sudah tiga kali mogok. Kereta buatan PT INKA ini ternyata mogok karena beberapa hal sejak beroperasi pada 23 Juli 2018 kemarin.

1. Sensor pintu
Untuk pertama kalinya, LRT Palembang terhenti lajunya atau mogok tiba-tiba karena posisi pintu rangkaian kereta dalam kondisi terbuka. Ini mengakibatkan sistem keamanan atau failure safe kereta bekerja. Sistem keamanan LRT sendiri dirancang sebagai pengamanan sosial, apalagi saat itu kereta dalam keadaan standby. Sehingga kereta tidak bisa dijalankan selama indikator dari salah satu sensor keamanan itu menyala.

2. Masalah sinyal
LRT Palembang buatan PT INKA harus membuat penumpangnya menunggu kurang lebih dua jam di Stasiun Bumi Sriwijaya karena menunggu perbaikan sinyal yang di duga mengalami gangguan. Masalah persinyalanan ini membuat para penumpag rela menunggu demi mencoba LRT. Perbaikan sinyal tersebut kemudian di selesaikan oleh PT LEN selaku penanggung jawab sinyal kereta.

3. Prasarana
Pukul 16.30 WIB pada tanggal 12 Agustus 2018 kemarin, LRT Palembang kembali harus mogok. Penumpang yang saat itu padat harus merasakan panasnya di dalam rangkaian karena pendingin udara mati dan penumpang di evakuasi untuk berjalan melalui emergency walkway atau jalur keadaan darurat.

Diketahui pada mogok yang ketiga ini, kereta berhenti 800 meter setelah Stasiun Polresta yang berangkat dari Stasiun Jakabaring pada ketinggian sekitar 15 meter. Sehingga penumpang yang dievakuasi harus berjalan sekitar 1,7 km. Untungnya selama berjalan penumpang dalam posisi aman, sebab aliran listrik sudah dimatikan.

Baca juga: Ketika LRT Mogok, Penumpang Harus ‘Siap’ Berjalan Kaki di Elevated Track

Tak hanya LRT Palembang, saat baru beroperasi skytrain Bandara Soetta harus mengalami mogok mesin karena gangguan jaringan listrik yang terjadi. Ini terjadi sekitar pukul 09.45 WIB pada 7 Januari 2018 lalu dan membuat 30 penumpang di dua trainset harus menggunakan emergency walkway ke stasiun berikut.

Apakah insiden mogok ini akan menjadi tantangan baru bagi warga Jakarta dengan LRT dan MRT yang akan beroperasi tahun-tahun mendatang?

Perlu Anda Tahu! Masker Darurat di Kabin Hanya Pasok Oksigen Selama 15 Menit

Bagi Anda yang sudah sering bepergian menggunakan pesawat, besar kemungkinan Anda hafal dengan instruksi keselamatan yang selalu diperagakan oleh pramugari beberapa saat sebelum pesawat lepas landas. Nah, salah satu poin yang tidak pernah terlewatkan adalah tentang penggunaan masker oksigen dalam keadaan darurat. Ternyata ada beberapa fakta unik yang jarang diketahui oleh khalayak tentang salah satu instrumen keselamatan di moda udara ini.

Baca Juga: Meski Membosankan, Demo Keselamatan Penerbangan Jangan Dilupakan!

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman huffingtonpost.com, seorang pakar kesehatan dari Houston School of Public Health, Arch Carson mengatakan bahwa udara yang mungkin Anda hirup melalui masker oksigen akan memiliki bau, karena tercampur beberapa bahan kimia yang dihasilkan oleh perangkat yang terbakar – semisal pesawat yang Anda tumpangi tersebut mengalami kebakaran pada bagian kabinnya.

“Biasanya natrium perklorat dan oksida besi. Makanya tidak heran semisal masker oksigen yang Anda kenakan akan tercium seperti bau terbakar,” tutur Arch Carson. “Namun itu lebih baik ketimbang Anda harus meninggal karena kekurangan oksigen, bukan?” tandasnya. Jadi, sekarang Anda sudah tidak perlu terlalu panik ketika masker oksigen yang Anda kenakan sedikit berbau.

Pada kesempatan terpisah, seorang pakar perjalanan udara bernama George Hobica mengatakan bahwa penurunan tekanan kabin secara drastis akan memicu keluarnya masker oksigen dari langit-langit kabin, dan pada saat itu juga Anda dihimbau untuk sesegera mungkin memasangnya. “Semisal Anda tidak mengenakannya lebih dari 30 detik, bukan tidak mungkin Anda akan mulai merasa pusing dan kehilangan kesadaran,” jelas George.

Pernyataan George tadi seirama dengan instruksi keselamatan yang sering ‘diputar’ sebelum penerbangan, bukan? Dimana Anda dihimbau untuk mementingkan keselamatan Anda terlebih dahulu – dalam hal ini memasang masker – sebelum Anda membantu orang lain, termasuk anak Anda sendiri. “Ketenangan dan fokus Andalah yang akan menyelamatkan Anda dari sebuah skema pendaratan darurat,” tambahnya.

Baca Juga: Peragaan Alat Keselamatan Penerbangan, Masih Efektifkah?

Terakhir, tahukah Anda bahwa pasokan oksigen di dalam masker tersebut hanya akan berhembus sekitar 15 menit saja. Bukan karena pesawat tidak bisa mengalirkan lebih banyak oksigen, namun seorang pakar penerbangan, Dr. Gregory Pinnell mengatakan bahwa, “rentang waktu tersebut merupakan waktu yang ideal bagi si pilot untuk mengarahkan kembali pesawat pada ketinggian yang aman, dimana masker oksigen tidak diperlukan lagi setelah itu,” ujarnya. “Para pilot sudah paham dan mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika situasi darurat tersebut terjadi.” tututpnya.

Resmikan Wajah Baru Stasiun Pondok Ranji, Menhub: Dulu Kurang Nyaman Karena Sempit dan Macet

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (16/6), meresmikan wajah baru Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, yang merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta dalam upaya meningkatkan pelayanan angkutan massal.

Baca juga: Intip Stasiun Pondok Ranji yang Miliki Peron Paling Panjang

Proyek peningkatan aksesibilitas dan penataan Stasiun Pondok Ranji dilakukan antara BUMN PT KAI dengan pengembang properti swasta PT Jaya Real Property Tbk. Dengan wajah barunya, Stasiun Pondok Ranji menjadi semakin nyaman dan semakin mudah diakses oleh masyarakat Tangsel dan sekitarnya yang menggunakan jasa angkutan massal KRL Jabodetabek.

“Dulu kalau ke Stasiun Pondok Ranji kurang nyaman karena sempit dan macet. Sekarang fasilitasnya sudah lebih baik, ada integrasi antarmodanya juga, sehingga masyarakat semakin mudah mengaksesnya. Kami apresiasi kolaborasi yang dilakukan BUMN dan swasta ini,” ujar Menhub.

Menhub menjelaskan, pemerintah terus mendorong kolaborasi pihak swasta untuk turut serta mengembangkan fasilitas angkutan massal dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep yang menghubungkan kawasan permukiman dengan simpul transportasi yang memiliki fasilitas yang lengkap, menjadi pusat kegiatan masyarakat, dan juga memiliki integrasi antarmoda yang baik.

“Melalui pendanaan kreatif, kita ajak swasta, seperti di sini ada Jaya Property, di tempat lain ada BSD, dan swasta lainnya kami juga ajak, silahkan usulkan. Sehingga diharapkan titik-titik TOD bisa dikembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tutur Menhub.

Lebih lanjut Menhub juga menyatakan terbuka atas berbagai saran dan masukan dari para komunitas seperti: komunitas pecinta kereta api, penyandang disabilitas, dan komunitas lainnya, dalam upaya melakukan peningkatan layanan angkutan massal seperti KRL.

Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, dalam rangka mengurangi kemacetan, pemerintah berupaya untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dengan meningkatkan layanan angkutan massal.

Menteri Erick menjelaskan, pembangunan suatu kawasan permukiman di perkotaan seharusnya dekat dengan fasilitas pelayanan publik seperti angkutan massal KRL agar semakin mudah diakses. “Saat ini kami sudah bangun empat titik TOD. Kami terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk meningkatkan fasilitas angkutan massal secara menyeluruh,” katanya.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, yang telah melakukan penataan Stasiun Pondok Ranji karena fungsinya sangat strategis bagi masyarakat Tangsel dan sekitarnya. “Penataan stasiun ini akan sangat mendukung kelancaran pergerakan masyarakat Tangsel yang mayoritasnya melakukan aktivitas sehari-hari menuju ke Jakarta,” ucapnya.

Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian terus mendorong konsep TOD menjadi orientasi pembangunan dan pengembangan stasiun-stasiun, untuk memangkas jarak dan perpindahan warga sekitar stasiun dalam mengakses transportasi publik. Selain itu, integrasi dengan moda transportasi lain juga terus dikembangkan agar masyarakat semakin mudah mengakses simpul-simpul transportasi seperti stasiun.

Kemenhub membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat dan badan-badan usaha swasta untuk berpartisipasi dalam upaya bersama meningkatkan pelayanan angkutan massal.

Baca juga: Darman Prasetyo – Masinis Muda Heroik di Tragedi Bintaro 2 Yang Terlupakan

Peningkatan aksesibilitas dan penataan yang dilakukan di Stasiun Pondok Ranji diantaranya yakni: pembangunan gedung baru stasiun, peningkatan pelayanan, peningkatan keselamatan, peningkatan kapasitas park and ride; dan peningkatan aksesibilitas stasiun melalui penyediaan angkutan feeder berupa bus pengumpan.

Turut hadir dalam kegiatan, Komisaris Utama PT KAI Said Aqil Siradj, Direktur Utama PT Jaya Real Property Trisna Muliadi, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, dan sejumlah pejabat terkait.