Wajib Tahu, Ini 6 Hak Penumpang Pesawat!

Sebagaimana penumpang transportasi lainnya, hak-hak penumpang pesawat dilindungi undang-undang. Sayangnya, sebagian kecil dari penumpang mengetahui hal tersebut. Selain merugikan penumpang, ini bisa berdampak buruk bagi keberlangsungan industri penerbangan secara keseluruhan.

Baca juga: Mungkinkah Refund dan Kompensasi Maskapai ke Penumpang Dibuat Otomatis?

Oleh karenanya, terlepas dari mau tidaknya menuntut hak-haknya, penumpang seharusnya wajib tahu akan hal itu. Dilansir Airhelp dan berbagai sumber lainnya, berikut enam hak penumpang pesawat yang wajib diketahui.

1. Kompensasi delay

Beberapa waktu lalu viral di media sosial Twitter penerbangan Super Air Jet delay. Menariknya, delay terjadi saat penumpang sudah berada di dalam kabin. Banyak dugaan dari netizen hal itu adalah cara maskapai menghindari kompensasi untuk penumpang, sekalipun pada akhirnya ini dibantah maskapai.

Dalam Pasal 146 UU Penerbangan, disebutkan delay atau keterlambatan lebih dari empat jam penumpang berhak mendapat ganti rugi sebesar Rp300 ribu. Meski terlihat besar, di tataran internasional, ini sangat kecil.

Kompensasi pesawat atau penerbangan delay di Inggris, misalnya, penumpang mendapatkan kompensasi atau ganti rugi sebesar £220 atau sekitar Rp4 juta untuk penerbangan jarak pendek di bawah tiga jam dan £350 atau Rp6 jutaan untuk penerbangan berjarak 1.500–3.500 km jika terjadi delay selama tiga jam.

2. Berhak dapat kompensasi sampai tiga tahun

Penumpang biasanya malah mengurus klaim untuk mendapat kompensasi atas keterlambatan penerbangan di atas tiga jam. Namun, ketika sudah sadar dan belum lewat dari tiga tahun, selama bukti-bukti masih ada, penumpang tetap bisa mendapatkan hak ganti rugi. Sayangnya, di Indonesia, terkait hal ini tak diatur dengan spesifik.

3. Kompensasi atas bagasi

Di Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa, penumpang yang gagal terbang akibat masalah pada bagasi, akan mendapatkan kompensasi besar. Di Indonesia, kondisinya berbeda. Seringkali terjadi insiden tersebut dan penumpang tak mendapatkan ganti rugi.

4. Ganti rugi bagasi hilang dan rusak

Jika bagasi penumpang hilang, musnah atau hilang sebagai akibat dari kegiatan angkutan udara selama bagasi tercatat dalam pengawasan pengangkut, penumpang berhak mendapatkan ganti rugi. Pasal 5 Permenhub 77 menjelaskan kehilangan bagasi tercatat atau isi bagasi tercatat atau bagasi tercatat musnah diberikan ganti rugi sebesar Rp200ribu per kilogram dan paling banyak Rp4 juta per penumpang.

Baca juga: Penumpang Wajib Tahu, Ini Tips Mendapatkan Upgrade Kelas Kursi Secara Gratis dari Pramugari!

5. Penumpang berhak untuk kompensasi selain voucher

Saat terjadi pembatalan penerbangan, penumpang biasanya akan ditawarkan voucher untuk penerbangan lain. Tak sedikit dari mereka yang menganggap itu harus. Padahal penumpang punya pilihan.

6. Kompensasi gagal terbang lantaran kelebihan kursi

Maskapai diketahui menjual lebih banyak kursi dari kapasitas pesawat. Banyak alasan terkait hal itu. Terlepas apapun alasannya, penumpang tentu dirugikan lantaran salah satu atau lebih dari mereka harus mengalah dan gagal terbang. Di AS, kasus seperti ini penumpang berhak mendapat ganti rugi US$250-US$1,350. Adapun di Eropa penumpang berhak mendapat US$700.

LRT Jabodebek Akan Diundur Uji Coba Pengoperasiannya Menjadi Desember 2022, Ini Alasannya

Beberapa waktu lalu beredar kabar bahwa LRT (Lintas Rel Terpadu) akan uji coba pada Agustus 2022 atau bertepatan menyambu Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Namun, beredar kabar pula bahwa uji coba LRT akan diundur hingga Desember 2022.

Baca juga: Segera Launching, Inilah Metode dan Sistem Pembayaran Tiket LRT Jabodebek

Ternyata kabar tersebut memang benar adanya. Informasi dari berbagai sumber menjelaskan bahwa masih adnanya peninjauan oleh konsultan terkait kesiapan operasi secara menyeluruh. Alasan diundurnya uji coba tersebut mengacu pada sisi penyiapan organisasi, sumber daya manusia serta sistem GoA3/driverless yang belum pernah digunakan oleh operator kereta api.

Belum lagi aspek keselamatan yang kenyamanan saat dilakukan pengoperasia nanti. Pembangunan infrastruktur juga perlu diperhatikan agar berjalan sesuai rencana dan lancar saat digunakan. Maka dari itu, rencana yang ditetapkan untuk uji coba rangkaian LRT ini akan dilakukan sepenuhnya pada Bulan Desember 2022 mendatang tanpa penumpang. Pihak LRT Jabodebek pun akan menargetkan pngoperasian dengaan mengangkut penumpang pada Januari 2023 dan sudah digunakan fasilitas penunjang lainnya yan disediakan oleh LRT.

Baca juga: Permudah Naik LRT Jabodebek, Penumpang Cukup Bayar Pakai Kartu Uang Elektronik

Diketahui bahwa sebelumnya LRT Jabodebek akan dilakukan uji coba pada Agustus 2022 tanpan penumpang. Setelah itu akan dilakukan pengoperasian reguler dengan mengangkut penumpang ke berbagai rute yang dilewati LRT. Sebagai informasi lanjutan, KAI berencana mengoperasikan hingga 27 trainset LRT Jabodebek per hari dalam 1 hari. Masing – masing trainset akan dijalankan sebanyak 6 unit kereta. Total keseluruhan sebanyak 560 kali perjalanan LRT Jabodebek yang akan melayani 114.000 pelanggan dalan sehari. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Wow! Mesin Boeing 777X Lebih Besar dari Body 737

Boeing telah memasangkan mesin fanjet terbesar di dunia pada varian pesawat bermesin ganda terbesar di dunia, 777X. Dalam foto yang dirilis oleh pihak Boeing beberapa waktu yang lalu, tampak prototipe 777X yang masih belum sepenuhnya rampung di Boeing’s Renton, Washington. Pemasangan mesin dari General Electric dengan tipe GE9X ini merupakan bagian dari persiapan perusahaan untuk melakukan penerbangan perdana pada tahun 2019 ini.

Baca Juga: Seri Boeing 777 Diluncurkan dalam Dua Varian “Business Jet”

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman newatlas.com (8/1/2019), purwarupa dari Boeing 777X ini sendiri telah mulai dirakit sejak tahun 2017 kemarin. Boeing sendiri telah merencanakan dua varian dari pesawat berbadan lebar yang mampu menempuh perjalanan jarak jauh ini. Perusahaan pun menggadang-gadang bahwa Boeing 777X ini akan menjadi pesawat jet bermesin ganda terbesar dan paling efisien di dunia.

“(Boeing 777X akan menjadi) Jet bermesin ganda paling efisien di dunia, dengan konsumsi bahan bakar 12 persen lebih rendah dan ini akan berimplikasi pada biaya operasi 10 persen lebih rendah daripada kompetitor,” ujar pihak Boeing dalam sebuah pernyataan resmi.

Hal semacam ini dimaksudkan untuk membangun inovasi teknik dan interior dari varian 777 dan Dreamliner 787 agar mampu menangani rute penerbangan jarak jauh langsung, semisal dari Singapura menuju New York. Dengan daftar harga mulai dari US$350 juta yang ditawarkan oleh pihak Boeing, 777X akan terbagi ke dalam dua varian, 777-8 dan 777-9. Keduanya akan memiliki jangkauan hingga 8.700 mil laut atau yang setara dengan 16.110km. Dua varian ini ditunjang oleh konfigurasi tempat duduk antara 350 hingga 425 seats.

Menilik ke mesin GE9X sendiri, ukurannya yang hampir setara dengan body (lebar fuselage) dari Boeing 737 ini dilengkapi oleh 16 bilah kipas yang terbuat dari komposit serat karbon canggih. Selain itu, mesin ini juga terdiri dari enam bagian yang dicetak dengan menggunakan teknologi 3D, dan komponen lain yang dibuat dari material ringan dan tahan panas yang disebut ceramic matrix composite.

Baca Juga: Kolaborasikan Tenaga Manusia dan Robot, Boeing 777X Siap Mengudara di 2020

Ceramic matrix composite sendiri mampu menahan panas hingga 2.400 derajat Fahrenheit. “Kita dapat mengubah kenaikan suhu ini menjadi kinerja ekstra,” ujar Ted Ingling, general manager untuk program GE9X di GE Aviation. Kelak, mesin GE9X ini akan ‘berkolaborasi’ dengan bentang sayap dari Boeing 777X yang diperlebar menjadi 72 meter – menghasilkan jarak terbang yang fantastis, namun tetap hemat bahan bakar.

 

10 Bandara Internasional Ini, Pilihan Transit Ternyaman di Dunia

Bandara sebagai salah satu tempat keluar dan masuknya pelancong ternyata memiliki daya tariknya sendiri. Apalagi beberapa bandara besar di dunia merupakan bandara persinggahan atau transit. Belum lama ini situs penerbangan Netflights.com memilih sepuluh bandara dalam penerbangan jarak jauh dan transit untuk singgah sejenak oleh penumpang.

Baca juga: Wow! Tujuh Bandara Ini Punya Fasilitas Tur Gratis

Dirangkum KabarPenumpang.com dari passengerterminaltoday.com, ternyata dari lebih dua ribu orang dewasa Inggris yang disurvei menjawab untuk menghindari kepenatan jangka panjang yakni 54 persen diantaranya membuat transit mereka menjadi liburan pendek. Berikut sepuluh bandara yang menjadi tempat transit terbaik.

1. Bandara Schipol, Belanda
Letaknya dekat dengan pusat kota Amsterdam dan berbagai macam transportasi dengan harga terjangkau sangat mudah ditemukan. Bahkan maskapai KLM pun menawarkan persinggahan gratis dimana pelancong bisa menikmati kota sebelum mencapai tujuan mereka sebenarnya.

2. Bandara Changi, Singapura
Bandara yang satu ini punya daya tariknya sendiri. Ada bioskop, arena video game, bahkan taman besar di dalam bandara yang bisa dinikmati para pelancong transit. Bandara Changi juga memberikan tur keliling kota Singapura bagi pelancong yang transit lebih dari lima jam.

3. Bandara Lisbon Portela, Portugal
Menjadi salah satu tujuan populer di Eropa, salah satu maskapainya yakni TAP menawarkan perhentian hingga lima malam tanpa biaya tambahan dan beberapa penawaran serta tarif khusus untuk hotel dan tempat wisata di kota.

4. Bandara Suvarnabhumi, Thailand
Disini banyak agen tur dengan program transit untuk Bangkok dengan menawarkan transfer dari Bandara Suvarnabhumi ke hotel untuk menginap selama dua malam dan berkunjung ke beberapa tempat wisata utama dengan panduan.

5. Bandara Internasional Capital Beijing, Cina
Hampir sama dengan Changi, bandara ini memiliki semua kelengkapan untuk menghabiskan waktu transit di bandara. Bila pelancong memiliki lebih dari 8-14 jam dengan visa 72 jam artinya pelancong bisa menjelajahi Beijing dengan waktu yang cukup. Air China dan China Southern menawarkan persinggahan gratis di kota metropolis tersebut.

6. Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab
Bandara ini memiliki beberapa tempat belanja bebas pajak terbaik di dunia. Masakapai Emirates juga menawarkan persinggahan di Dubai dengan kerja sama sejumlah hotel serta tempat wisata dengan penawaran khusus.

7. Bandara Haneda, Jepang
Berkat jalur kereta yang praktis dan lokasi yang bagus, pelancong dapat dengan mudah melihat banyak pemandangan utama dari Bandara Haneda. Cara termudah untuk menuju pusat kota Tokyo adalah dengan naik monorel ke stasiun Hamamatsucho dimana layanan ini akan membawa pelancong ke tujuan dalam waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Japan Airline memungkinkan persinggahan gratis di tujuan ini.

8. Bandara Internasional Pudong Shanghai, Cina
Ini adalah bandara besar dan modern, dan salah satu bandara tersibuk di dunia. Pijat kaki, kursi santai dan kamar hotel setiap jam tersedia, meskipun koneksi yang baik ke kota memungkinkan pengunjung untuk melihat Shanghai jika mereka memilih untuk singgah yang lama. Ibukota komersial dan keuangan Cina adalah rumah bagi beberapa gedung pencakar langit tertinggi dan taman oriental yang paling tenang. Air China dan China Southern menawarkan persinggahan gratis.

9. Bandara Frankfurt, Jerman
Jutaan pelancong melewati bandara ini setiap hari. Hal terbaik tentang singgah di Bandara Frankfurt adalah aksesibilitasnya. Ini memiliki salah satu koneksi tercepat ke pusat dan dalam waktu kurang dari 15 menit Anda dapat menikmati salah satu pasar petani harian atau mengunjungi Bursa Saham Jerman.

Baca juga: Survei: Pelancong Bisnis Lebih Betah Berada di Bandara Ketimbang Stasiun!

10. Bandara Internasional Vancouver, Kanada
Air Canada memiliki program persinggahan gratis di kota metropolitan Vancouver yang tenang. Kota ini berada di tepi lanskap alam yang spektakuler, yang berarti Anda dapat menghabiskan persinggahan Anda di pedesaan jika Anda menginginkannya.

Penting! Kenapa Penumpang Wajib Tinggalkan Bagasi di Pesawat Saat Evakuasi?

Perilaku buruk penumpang saat dalam keadaan darurat di pesawat kembali terulang. Dalam video evakuasi dari sudut pandang luar dan dalam pesawat Red Air flight 203 di Bandara Internasional Miami, belum lama ini, jelas terlihat mayoritas penumpang membawa barang atau bagasi mereka di pesawat sebelum menyelamatkan diri.

Baca juga: Kenapa Maskapai Batasi dan Kenakan Biaya Bagasi ke Penumpang?

Sebelumnya kejadian tersebut juga pernah terjadi. Salah satunya saat kebakaran pesawat British Airways Flight 276 di Bandara Las Vegas, beberapa tahun lalu.

Seolah tak mengambil pelajaran dari insiden British Airways, di insiden lain, dimana pesawat Sukhoi Superjet 100 Aeroflot terbakar di Bandara Sheremetyevo, Moskow pada 5 Mei 2019 silam, penumpang selamat jelas terlihat membawa barang bawaan mereka di pesawat. Harga mahal yang harus dibayar dari itu adalah tewasnya 41 dari 78 penumpang dan kru.

Hal tersebut tidak dibenarkan dalam Standard Operating Procedure (SOP) maskapai global saat evakuasi diharuskan segera pergi keluar pesawat melalui pintu darurat tanpa membawa bagasi. Ini juga sejalah dengan pedoman IATA yang menginstruksikan penumpang untuk meninggalkan barang bawaan mereka dalam keadaan darurat.

Pertanyaannya, mengapa demikian? Mengapa penumpang harus meninggalkan bagasi di pesawat dan segera menyelamatkan diri keluar dari pesawat sesegera mungkin?

Saat dalam keadaan normal, penumpang keluar pesawat lewat airstair atau melalui garbarata. Namun dalam keadaan darurat, penumpang keluar pesawat melalui emergency evacuation slide.

Cara kerja fitur itu bisa dibilang mudah, begitu juga saat mengaktifkan dan menggunakannya. Hal itu –mudah mengoperasikan- sepertinya sudah menjadi sebuah kewajiban mengingat fitur tersebut dipersiapkan memang untuk keadaan darurat.

Mula-mula, saat terjadi keadaan darurat, awak kabin akan memutar tuas slide posisi armed. Letaknya ada di pintu pesawat.

Setelah itu pintu dibuka dan evacuation slide siap digunakan. Biasanya –sebagaimana rekomendasi FAA- evacuation slide akan siap digunakan setelah enam detik. Penumpang cukup menjatuhkan diri ke evacuation slide dengan posisi berbaring menghadap ke langit untuk membantunya meluncur ke permukaan.

Bahan evacuation slide sendiri terbuat dari nilon berlapis urethane. Namun, cat khusus yang disemprotkan membuatnya tahan api sekalipun hanya 90 detik. Itu mengapa proses evakuasi harus rampung dalam tempo kurang dari 90 detik dan ini tentu saja harus dilakukan dengan cepat tanpa membawa bagasi di pesawat.

Selain dapat memperlambat proses mobilisasi penumpang keluar kabin pesawat, perilaku penumpang yang materialistis dan mementingkan harta pribadi daripada keselamatan nyawa sendiri dan orang banyak, juga bisa membuat emergency evacuation slide robek tergesek bagasi.

Dengan ketinggian pesawat di atas dua meter dari darat, bukan tak mungkin penumpang bisa cedera bila melompat dari ketinggian tersebut untuk keluar dari pesawat.

Baca juga: Ngeri! Airbus A380 Emirates Terbang 13 Jam dengan Kondisi Badan Pesawat Berlubang

Meski sudah massif disosialisasikan, setiap kali ada insiden pada pesawat, mayoritas dari penumpang selalu menyelamatkan diri beserta bagasi mereka. Dalam lansiran The Guardian, Dr James Thompson, British Psychological Society, mengungkapkan hal itu wajar karena ketika pesawat berhenti alam bawah sadar mereka akan teringat pada apa yang mereka bawa.

Karenanya, saat terjadi keadaan darurat, ia menyarankan agar penumpang duduk tegak seperti posisi siap terlebih dahulu. Setelahnya mencerna arahan petugas dan mengikutinya. Itu berarti harus keluar dari kabin pesawat segera tanpa membawa bagasi.

Teronggok Sepi, Stasiun Balapulang Kini Hanya Dijadikan Tempat Jajanan

Berkunjung ke jalur pintas antara Stasiun Tegal hingga Stasiun Prupuk merupakan jalur bersejarah sejak jaman Kolonial Belanda tepatnya dibuka oleh Javasche Spoorweg Maastschappij (JSM) pada tahun 1886. Stasiun Balapulang berada di lokasi Balapulang Kulon, Tegal, Jawa Tengah dan memiliki ketinggian +90 M diatas permukaan laut.

Baca juga: Mengabadikan Kereta Api Sembari Menikmati Pemandangan Deretan Hutan Jati

Sejak stasiun ini tak diaktifkan, tak banyak lagi masyarakat yang naik dan turun kereta api di stasiun ini. Hanyalah beberapa warga yang memanfaatkan area stasiun ini untuk mengais rejeki yaitu untuk berjualan jajanan kecil. Area jajanan ini berjualan di area bekas ruang tunggu stasiun.

Halaman depan Stasiun Balapulang terdapat warga tampak berjualan menempati ruang tunggu

Disekitar stasiun beberapa ditemui bangunan tambahan dan persinyalan yang masih terlihat. Seperti bangunan bekas dipo lokomotif uap yang saat ini dijadikan area gudang milik PT KAI Wilayah Daop 5 Purwokerto. Lalu ada tiang sinyal mekanik tanpa lengan yang berada di ujung stasiun. Kemudian papan nama stasiun serta peron yang masih utuh meskipun sudah tergerus akibat kondisi hujan maupun panas. Dan yang terakhir telihat bekas jalur 1 Stasiun Balapulang, namun jalan relnya sudah tidak terlihat lagi.

Bekas bangunan dipo lokomotif uap

Keadaan Stasiun Balapulang pun sudah sangat memperihatinkan sama seperti stasiun non aktif pada umumnya. Beberapa bangunan pun sudah tidak terurus lagi. Kini jalur yng dimiliki Stasiun Balapulang hanya 1 jalur yang tersedia, itupun kereta api tidak ada yang berhenti.

Baca juga: Sejarah Singkat Kereta di Pulau Jawa, Butuh 36 Tahun Untuk Hadirkan Jaringan Sepanjang 3.000 Km!

Dahulu stasiun ini 3 jalur, jalur 1 dan 2 digunakan untuk kereta api yang melintas dan 1 jalur lagi digunakan menuju bangunan dipo lokomotif. Secara fungsi sebenarnya memang sudah tidak difungsikan, namun secara fisik bangunan masih terlihat jelas seperti ruang loket, ruangan PPKA/Kepala Stasiun dan gudang penyimpanan. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Inilah Keuntungan Jika Reaktivasi KA Sawahlunto – Muaro Kalaban Kembali Beroperasi

Pengaktifan kembali jalur tersebut disambut positif oleh warga sekitar karena menjadi salah satu upaya untuk membantu mengembangkan wisata di Sumatera Barat. Pemandangan yang disuguhkan saat perjalanan pun benar – benar luar biasa. Tak heran wisatawan lokal maupun internasional tak mau ketinggalan saat mampir ke Sumatera Barat untuk mencoba kereta api legendaris ini.

Baca juga: Mak Itam, Lokomotif Uap Legendaris Yang Jadi Ikon Wisata Sawahlunto

Beberapa keuntungan yang akan diperoleh saat beroperasinya KA lintas Sawahlunto – Muaro Kalaban ini adalah dibidang perekonomian khususnya warga Sumatera Barat. Keuntungan lainnya adalah menambah animo masyarakat yang senang traveling dengan kereta api melewati terowongan legendaris dengan panjang kurang lebih 1 kilometer.

Masyarakat juga bisa merasakan nostalgia dengan jalur tersebut apalagi jika kembali diaktifkan lokomotif uap untuk wisata layaknya di Ambarawa, pastinya menambah kesan yang nostalgia saat banyaknya lokomotif uap yang beroperasi sejak dulu.

Saat ini PT Kereta Api Indonesia memulai pekerjaan jalur ini berlangsung enam bulan atau sampai akhir tahun 2022. Sebelumnya beberapa hari lalu dilakukan inspeksi menggunakan lori inspeksi ke beberapa lokasi yang akan dilewati KA ini mulai dari Sawahlunto sampai dengan Muaro Kalaban.

Keuntungan yang luar biasa dengan di reaktivasi jalur tersebut juga merupakan kawasan yang ditetapkan sebagai Warisan Dunia Baru UNESCO yaitu Situs Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto. Perbaikan berupa prasarana penunjang pada jalur sepanjang 4 kilometer ini yaitu jalan rel, 2 buah jembatan, terowongan, persinyalan, bangunan stasiun, dan dipo. Adapun yang perlu dilakukan penggantian adalah batang dan bantalan rel serta penambat balas agar perjalanan KA dapat melintas dengan aman. Tak hanya perbaikan jalur dan prasarana penunjang, nantinya PT KAI juga akan kembali mengaktifkan Lokomotif Uap E1060, atau dikenal sebagai Lokomotif Mak Itam.

Baca juga: Mak Itam Diperbaiki, Jalur Kereta Komersial dan Wisata dari Sawahlunto ke Padang Panjang Direaktivasi

Harapan akan diaktifkannya jalur serta lokomotif dan rangkaian KA wisata lintas Sawahlunto – Muaro Kalaban menjadikan kembali kereta wisata dengan lokomotif uap di jalur Sumatera Barat. Dan rencana jalur ini aktif beroperasi pada awal Januari 2023. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Bukan Hanya Bertonase Besar, Kapal Ferry Selat Sunda ini Juga Dilengkapi Eskalator

Menggunakan jasa kapal ferry berukuran (tonase) besar terasa lebih nyaman. Seperti diketahui, kapal dengan tonase besar lebih ‘tahan’ untuk meladeni gelombang laut, lain dari itu, kapal ferry dengan tonase besar umumnya lebih banyak menawarkan fasilitas untuk menunjang kenyamanan penumpangnya.

Baca juga: Penyeberangan Merak-Bakauheni Kembali Dibuka, ASDP Kerahkan Kapal Ferry Bertonase Besar

Dan bicara seputar fasilitas pada kapal ferry bertonase besar, salah satu yang menjadi ciri pada “hotel berlahyar” ini adalah keberadaan tangga bersejalan (eskalator). Meski tidak semua kapal ferry bertonase besar ada eskalatornya, namun beberapa jenis kapal itu ada di Indonesia.

Dengan kapasitas angkut yang besar, sudah barang tentu kapal ferry dengan kualifikasi tonase besar dioptimalkan untuk melayani rute penyeberangan tersibuk di Indonesia, yakni Merak – Bakauheni di Selat Sunda.

Sampai saat ini, setidaknya ada empat kapal ferry di rute Merak – Bakauheni yang dilengkapi eskalator. Meski melayani rute reguler di dermaga 3 dan dermaga 7, tapi karena alasan biaya operasional, umumnya kapal ferry bertonase di atas 10.000 ton baru dikerahkan saat peak season, seperti misalnya pada musim liburan.

Dan berikut adalah empat kapal ferry yang dimaksud, siapa tahu Anda berkesempatan untuk menikmati salah satu di antaranya.

1. KMP Dharma Rucitra I
Kapal ferry dengan bobot kotor 11.479 ton ini dimiliki oleh PT Jemla Ferry. KMP Dharma Rucitra I dibeli dari perusahaan swasta Jepang pada tahun 2013. Kapal roro ini berkapasitas penumpang 750 orang, 110 unit mobil sejenis minibus, 20 unit truk dan 500 sepeda motor. Kapasitas yang cukup banyak ini karena KMP Dharma Rucitra 1 termasuk kapal yang paling besar untuk pelayanan Selat Sunda.

2. KMP Athaya
Kapal ferry dengan bobot kotor 13.413 ton ini dimiliki oleh PT. Dharma Lautan Utama (DLU). Sebelum digunakan oleh pihak Jemla Ferry, kapal yang dirakit pada tahun 1995 ini pernah digunakan sebelumnya oleh pihak Jepang dengan nama Venus.

KMP Athaya. Sumber: youtube.com

Diperkirakan, Jepang mulai menggunakan kapal ini sejak tahun 2012 silam hingga awal 2017. Praduga ini semakin kuat dengan adanya tirai khas Jepang pada bagian toilet pria dan wanita yang ada di altar utama dek penumpang, lengkap dengan tulisan Jepangnya.

3. KMP Amadea
Kapal ferry dengan bobot kotor 12.276 ton ini dimiliki oleh PT Naufal Brothers Company. Pada Desember 2021, kapal ini dilaporkan kandas di Pulau Kandang Lunik Lampung Selatan.

KMP Amadea (Foto: istimewa)

Baca juga:KMP Legundi – Long Distance Ferry, Kapal RoRo Terbesar di Indonesia

4. KMP Virgo 18
Kapal ferry dengan bobot kotor 9.989 ton dimiliki oleh PT Jemla Ferry. Kapal ferry ini dibuat di Jepang pada tahun 1990 dengan kapasitas dapat membawa 600 penumpang dan 150 unit kendaraan campuran.

KMP Virgo 18 (Foto: istimewa)

Ngeri! Airbus A380 Emirates Terbang 13 Jam dengan Kondisi Badan Pesawat Berlubang

Pesawat Airbus A380 Emirates mendarat di Bandara Internasional Brisbane beberapa waktu lalu dengan lubang besar di badan pesawat. Menariknya, lubang sudah ada tak lama setelah pesawat lepas landas. Beruntung, saat cruising di ketinggian 37 ribu kaki lebih, tidak terjadi dekompresi eksplosif dan mencelakakan penumpang serta penerbangan secara keseluruhan.

Baca juga: Berkat Lubang Kecil Ini, Jendela Pesawat Dipastikan Bebas Kabut

Pesawat superjumbo Emirates dengan nomor penerbangan EK430 lepas landas dari Bandara Internasional Dubai pada puku 03.11 dini hari waktu setempat. Tak lama setelah lepas landas, kru dan penumpang mendengar ledakan keras.

Awalnya ledakan tersebut dikira akibat ban pesawat pecah. Sebab, tak ada indikator apapun di pesawat yang menyala, menjadi pertanda bahwa pesawat baik-baik saja. Pesawat juga terbang selama 13,5 jam dengan mulus tanpa ada gangguan apapun sehingga pesawat tetap diterbangkan menuju bandara tujuan.

Barulah setelah pesawat mendarat dan parkir di apron Bandara Brisbane, dengan didahului prosedur emergency landing lantaran A380 Emirates diduga mengalami pecah ban, ledakan keras di awal perjalanan terkuak bukan sekedar ban pecah melainkan dari lubang di badan pesawat.

https://twitter.com/JacdecNew/status/1543146274505072640?s=20&t=50RohC–tbU983zfo2lwPQ

Ledakan pada ban pesawat membuat baut di nose gear lepas dan mengenai badan pesawat sampai berlubang.

“Penerbangan EK430 kami yang terbang dari Dubai ke Brisbane pada 1 Juli mengalami kesalahan teknis. Salah satu dari 22 ban pesawat pecah saat cruising, menyebabkan kerusakan pada sebagian kecil fairing aerodinamis, yaitu panel luar atau kulit pesawat,” jelas Emirates dalam sebuah pernyataan.

“Tidak ada dampak apa pun pada badan, rangka, atau struktur pesawat. Pesawat mendarat dengan selamat di Brisbane dan semua penumpang turun sesuai jadwal. Fairing telah sepenuhnya diganti, diperiksa, dan dibersihkan oleh teknisi, Airbus, dan semua otoritas terkait. Keselamatan penumpang dan kru kami selalu menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.

Sementara itu, seorang penumpang bernama Chris, seperti dikutip dari The Aviation Herald, mengungkapkan ledakan keras terjadi 30-45 menit setelah lepas landas. Usai terdengar ledakan, ia dan istrinya menoleh ke jendela dan ia tahu bahwa itu bukan turbulensi biasa.

Baca juga: Ramai-ramai Maskapai Terbangkan Airbus A380, Industri Penerbangan 100 Persen Pulih?

Pasca ledakan keras itu, ia mengaku penerbangan aman-aman saja dan tak ada keanehan apapun. Hanya saja, menjelang landing, pilot memberi tahu bahwa pesawat akan mendarat di runway khusus akibat masalah pada landing gear. Kendati begitu, pesawat disebutnya mendarat dengan mulus di bandara.

Setelah pesawat parkir sempurna di apron dan setelah semuanya turun, betapa terkejutnya ia dan istri (termasuk penumpang lain) melihat lubang besar pada badan pesawat.

Mengabadikan Kereta Api Sembari Menikmati Pemandangan Deretan Hutan Jati

Bagi sebagian orang tentu belum mengetahui dengan pemandangan yang mengagumkan satu ini. Berlokasi di kawasan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah memiliki panorama yang tak biasa. Bukan pemandangan bukit, gunung, atau bahkan hamparan sawah yang luas namun di area ini memiliki deretan pemandangan hutan jati yang sangat luas. Ya, kawasan Balapulang memang identik dengan hutan jatinya. Banyak jalan desa yang kecil ini melewati hutan jati tersebut, bahkan jalur kereta api juga mampu tembus melewati hutan tersebut.

Baca juga: Pernah Ada, Jalur Cirebon ke Kadipaten Hilang dan Hampir Sukar Dilacak

Terlihat cukup menyeramkan saat memasukinya memang, selain pohonnya yang lebat dan besar, hampir tak banyak warga yang berada bahkan melintas di jalan tersebut. Hanya terlihat beberapa orang yang sedang mencari kayu sisa dari penebangan pohon tersebut. Dari rasa penasaran tersebut, tim kabarpenumpang.com mencoba untuk berkunjung ke kawasan hutan jati yang berada di Desa Veteran, Balapulang, Tegal, Jawa Tengah. Benar saja, saat melewati jalan setapak menggunakan sepeda motor, hanya terdengar suara gesekan daun jati akibat hembusan angin dan suara burung elang yang sesekali terdengar berkeliling hutan jati tersebut.

Saat melihat tanda bertuliskan “Awas Kereta Api Satu Jalur” perjalanan akhirnya tiba di spot untuk menagabdikan kereta api. Walaupun hanya 1 kereta saja yang didapat, namun saa tiba di lokasi, pemandangan yang mengagumkan pun terlihat. Deretan batang pohon jati yang mengering terlihat seperti diluar negeri. Pemandangan tak biasa ini dirasakan saat kereta api melintas. Deru kereta api dan suling lokomotif terdengar dari kejauhan. Dengan kecepatan diatas 60 km/jam kereta api pun melintas di lokasi spot yang diiringi hembusan angin yang membuat nyaman di tubuh. Lokasi ini berada di petak bekas Stasiun Balapulang dengan Stasiun Prupuk.

Baca juga: Alas Roban, Jalur Tengkorak Penuh Mistis di Jawa Tengah

Sayangnya, kereta api yang melintas di lokasi ini, sangat sedikit bahkan bisa dihitung. Hanya ada kereta api penumpang seperti KA Joglosemarkerto dan KA Kamndaka, serta untuk kereta api angkutan barang hanya KA BBM saja yang melintas. Jadwalnya pun sedikit yang melintas, hanya pada pukul: 06.24, 09.00, 10.45, 11.34, 11.59, 12.49, 13.29, 13.57, 18.33, 18.57, 22.23, dan 23.33. Bagaimana, tertarik mencoba spot luar biasa ini? (PRAS – Cinta Kereta Api)