Perizinan Beres, Rangkaian Kereta Cepat Dikirim Via Tol Cipularang Mulai Malam Ini Pada Jam Kerja

Sebanyak 16 unit kereta KCIC400AF sudah tiba di Indonesia. Jumat 2 September 2022 lalu hingga saat ini proses unloading dari kapal menuju dermaga Pelabuhan Tanjung Priok hampir selesai. Rangkaian tersebut diangkut menggunakan truk trailer menuju Depo PLB Cakung melewati jalan raya arteri Kalimalang. Proses pemindahan berjalan lancar meski beberapa kali terjadi hambatan saat melewati jalan raya yang padat, mengingat jalan tersebut lebih banyak kendaraan yang melintas baik saat hari kerja maupun hari libur.

Baca juga: Kapal Pengangkut Kereta Cepat Tiba di Tanjung Priok, Pengiriman Menuju Bandung Direncanakan Senin Depan

Menurut informasi yang kabarpenumpang.com terima dari berbagai sumber, nantinya setelah semua rangkaian dipindahkan satu persatu dari Tanjung Priok ke Depo PLB Cakung akan dikirimkan ke Depo Kereta Cepat Tegalluar, Bandung. Masih sama, rangkaian ini diantar dengan truk trailer melewati jalan raya arteri Bekasi hingga melewati Jalan Tol Cikampek dan tentunya Cipularang.

Kemungkinan besar jika proses perijinan melewati jalan tol sudah selesai, nantinya truk trailer yang mengangkut kereta KCIC400AF satu persatu akan berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. Untuk jadwal pengiriman akan dilakukan hanya 4 hari saja, setiap Hari Senin – Kamis. Pengiriman dari Depo PLB Cakung menuju Depo Tegalluar dilakukan mulai pukul 22.00 – 05.00. Pengiriman dilakukan jam tersebut mengingat kondisi jalan tidak begitu padat dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Diketahui dengan adanya kedatangan kereta cepat ini merupakan kabar baik untuk Indonesia dan menunjukkan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan negara maju lainnya. Rangkaian kereta cepat ini terus dilakukan pengiriman secara bertahap. Sementara ini yang sudah tiba sebanyak dua trainset yang terdiri dari 1 rangkaian inspeksi (CIT) dan 1 rangkaian kereta api cepat KCIC400AF untuk penumpang. Dan kedatangan rangkaian kereta cepat di Indonesia ini menjadi salah bentuk kesiapan jelang kegiatan G20 Presidensi yang akan diadakan November mendatang. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Sambut HUT ke-77, KAI Expo 2022 Tawarkan 77 Ribu Tiket Promo Kereta Api

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyelenggarakan pameran KAI Expo 2022 yang bertemakan Adaptive in Collaboration. Selain memamerkan berbagai produk perusahaan kereta api dan industri pendukungnya, pameran juga menghadirkan 77.000 tiket promo.

Baca juga: Bepergian Naik Kereta Api Pakai Tiket TARSUS, Sudah Pernah Coba?

Ajang ini dihelat dalam rangka menyambut ulang tahun ke-77 KAI pada 28 September yang memiliki tema Bangkit Lebih Cepat, Melayani Lebih Baik. KAI Expo akan diadakan pada 17-18 September 2022 di Hall B Jakarta Convention Center dan akan dibuka oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Tersedia 77.000 tiket promo yang dapat digunakan untuk keberangkatan 19 September s.d 18 Oktober 2022 ke berbagai tujuan. Tarif KA Kelas Eksekutif hanya Rp150.000, Bisnis hanya Rp70.000, dan Ekonomi hanya Rp30.000. Khusus untuk keberangkatan pada hari ulang tahun KAI yaitu 28 September, tarif KA Kelas Eksekutif hanya Rp77.000, Bisnis hanya Rp17.000, danEkonomi hanya Rp7.000. Tiket promo KAI Expo 2022 ini hanya dapat dibeli secara offline pada event KAI Expo 2022 yaitu 17-18 September 2022. Untuk tiket masuk bisa dibeli secara online di aplikasi Blibli mulai tanggal 7 September seharga Rp25.000.

Baca juga: Sambut Kemerdekaan RI ke-77, Yuk Berburu Promo Tiket Kereta Api. Catat Tanggalnya!

KAI menyediakan tiket promo untuk berbagai rute dari dan menuju Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Cirebon, Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Jember, dan lainnya. Adapun KA yang mendapatkan promo diantaranya KA Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), Argo Lawu (Gambir – Solo Balapan pp), Gajayana (Gambir – Malang pp), Argo Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng pp), Turangga (Bandung – Surabaya Gubeng pp) dan berbagai KA-KA pilihan lainnya. Jumlah tiket promo untuk setiap KA pertanggalnya jumlahnya terbatas.

Kamelia dan Maria Zarka – Pasangan Ibu dan Anak Sebagai Awak Kabin Boeing 717 Hawaiian Airlines

Meski jarang, pasangan anak dan orang tua sebagai awak kabin telah ditampilkan beberapa kali dalam pemberitaan global. Seolah meneruskan profesi orang tua, baru-baru ini Hawaiian Airlines merilis pasangan Ibu dan anak, Kamelia dan Maria Zarka sebagai awak kabin pesawat jet regional Boeing 717 dalam penerbangan di Pasifik.

Baca juga: Delta Airlines Punya Pilot Sepasang Ibu dan Anak

Dikutip dari simpleflying.com, bertindak sebagai pilot adalah sang Ibu, Kapten Kamelia Zarka dan putrinya, sebagai kopilot Maria Zarka. Ini adalah pasangan ibu-anak pertama yang terbang untuk Hawaiian Airlines (Hawaii) dalam 93 tahun sejarah berdirinya maskapai ini. Pasangan ibu dan anak itu, terlihat sama-sama bangga satu sama lain dan mengenakan lei, menyapa penumpang di boarding, berbagi selfie dan mendorong gadis-gadis muda untuk mengejar impian mereka ke kokpit.

Kamelia telah bekerja di Hawaiian Airlines selama tiga dekade. Uniknya, Ia bergabung dengan maskapai sebagai pramugari pada tahun 1992. Ia lahir dan besar di Kerajaan Tonga dan menjadi wanita Tonga pertama yang menjadi kapten pesawat komersial. Setelah bergabung dengan Hawaiian, Ia memutuskan untuk mendapatkan lisensi pilotnya, dan setelah menjalankan tugas di maskapai regional, Ia bergabung kembali dengan Hawaii pada tahun 1999 sebagai instruktur penerbangan untuk McDonnell Douglas DC-10. Ia lantas pindah ke armada transpasifik Boeing 767 sebagai kopilot sebelum menjadi kapten armada di Boeing 717.

Dalam kerja keras untuk mendapatkan lisensi dan jam kerja, Kamelia menghabiskan waktu mengajar penerbangan, sering kali Ia membawa Maria bersamanya dalam penerbangan. “Penerbangan dan perjalanan yang kami lakukan tampaknya telah merangsang keinginan Maria untuk terbang,” ujar Kamelia.

Sementara sang anak, Maria Zarka, sebelum bergabung dengan Hawaiian Airlines sebagai pilot 717 pada bulan April, Maria terbang dengan maskapai penerbangan AS Republic Airways di New Jersey selama dua tahun.

Baca juga: Gokil, Spesial Hari Anak, Turkish Airlines Jalankan Penerbangan yang Seluruh Krunya Anak-anak!

“Saya merasa beruntung memiliki ibu yang sangat peduli dan telah bekerja keras untuk membuka jalan bagi wanita lain dan saya sebagai wanita Tonga pertama yang menjadi kapten maskapai penerbangan komersial. Dan sekarang giliran saya, mewariskan tugas Ibu sebagai pilot di Hawaiian Airlines,” kata Maria.

Ada Andil Angkatan Darat Amerika Serikat, Dibalik Nama Besar Frankfurt Airport

Kendati bukanlah Ibukota dari Jerman, namun pamor dari Frankfurt tidaklah bisa dipandang sebelah mata. Berjarak sekitar 400 km dari Berlin – Ibukota Jerman, kesibukan dari Frankfurt Airport membuatnya dinominasikan sebagai bandara tersibuk di Jerman, keempat di Eropa, dan ke-14 di dunia. Dari sini saja, mungkin Anda sudah mulai bertanya-tanya, “Mengapa Frankfurt Airport lebih sibuk ketimbang bandara lain di Jerman?”

Baca Juga: Bandara Tempelhof, Megastruktur NAZI Yang Kini Jadi Taman Kota Besar di Berlin

Sebelum membahasnya lebih jauh, sepanjang tahun 2018 kemarin Frankfurt Airport menangani 69.510.269 penumpang, diikuti oleh Munich International Airport yang menangani 46.253.623 penumpang, dan dua bandara yang ada di Berlin – Tegel dan Schönefeld hanya menangani 34.726.367 penumpang.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman simpleflying.com (21/8), jawaban dari pertanyaan di atas adalah karena fasilitas yang ada di Frankfurt Airport bisa dibilang jauh lebih mumpuni ketimbang tiga bandara terkenal lainnya yang ada di Negeri Bavaria. Hal ini sampai-sampai membuat Frankfurt Airport mendapatkan julukan sebagai mega-airport.

Tidak hanya itu, maskapai kenamaan asal Jerman, Lufthansa juga menjadikan Frankfurt Airport sebagai main hub mereka. Wajar saja, Frankfurt Airport memiliki empat landas pacu (tiga menghadap ke arah timur-barat, sedangkan satunya lagi menghadap utara-selatan), dan dua terminal – dimana Terminal 1 dikhususkan bagi maskapai Lufthansa.

Campur Tangan Amerika
Tapi usut punya usut, ternyata bandara ini memang sudah dengan sengaja dijadikan hub penerbangan keluar-masuk Jerman sejak jaman dulu kala. Pasca berakhirnya Perang Dunia Kedua, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) yang kala itu menduduki Frankfurt menjadikan bandara di kota ini sebagai hub keluar-masuknya penerbangan di Jerman Barat.

Ditunjang dengan lokasinya yang berada cukup sentral di daerah Jerman Barat membuat AD AS semakin yakin bahwa Frankfurt Airport merupakan bandara yang cocok untuk melayani penerbangan ke seluruh negeri.

Baca Juga: Inilah 5 Bandara Tertua di Dunia Yang Masih Beroperasi

Jadi Hub Lufthansa
Kembali ke April 1955, dimana Lufthansa untuk pertama kalinya kembali melayani penumpang pasca perang berakhir. Kala itu, Berlin masih tergabung di kubu Jerman Timur dan agaknya tidak mungkin untuk menjadikan bandara di sana (Tegel) sebagai basis dari Lufthansa untuk mengoperasikan penerbangan. Satu-satunya bandara yang cukup kompatibel untuk dijadikan hub bagi Lufthansa adalah Frankfurt Airport.

Sejak saat itu, Lufthansa memutuskan untuk melebarkan sayap bisnisnya di sebagian besar wilayah Jerman Barat. Lalu Lufthansa menempatkan kantor pusatnya di Cologne, dimana kota ini dipilih oleh pihak maskapai karena dekat dengan Ibukota Jerman Barat saat itu, Bonn.

Sejak saat itu, baik Lufthansa maupun Frankfurt Airport terus mengalami perkembangan hingga saat ini – keduanya dinobatkan sebagai maskapai terbesar dan bandara tersibuk di Negeri Bavaria.

 

Jepang Hapuskan Kewajiban Tur Berpemandu untuk Pelancong Asing, Tapi Tetap Harus dalam Paket Tur

Seiring dengan pembukaan beragam pembatasan lintas negara, membawa pengaruh positif pada dunia wisata. Buntutnya animo untuk berwisata meningkat tajam setelah lebih dari dua tahun diterpa pandemi. Dalam hal ini, Jepang menjadi tujuan wisata internasional yang populer. Terkait hal tersebut, ada kabar bahwa mulai September 2022 berlaku ketentuan baru untuk pelancong asing yang akan bertandang ke Jepang.

Baca juga: Genjot Pendapatan Non Tarif, Perusahaan Kereta di Jepang Tawarkan Paket Wisata ‘Dekat’ dengan Stasiun

Dikutip dari soranews24.com (31/8/2022), Jepang telah membuka pintu bagi wisatawan dalam tiga bulan terakhir. Selama itu, pelancong yang akan masuk ke Jepang harus menjadi bagian dari tur berpemandu. Dengan konsep wisata tersebut, maka hanya wisatawan dengan anggaran dan preferensi terbatas yang bisa melancong ke Jepang. Itu adalah gaya yang sangat tidak sesuai dengan demografi wisatawan internasional yang relatif berusia muda.

Namun, ada kabar baik, bahwa dalam minggu depan. Perdana Menteri Fumio Kishida lewat konferensi pers mengumumkan dua perubahan pada peraturan untuk memasuki Jepang, yang mulai berlaku pada 7 September 2022. Pertama, batas harian entri ke Jepang akan dinaikkan dari saat ini 20.000 orang per hari menjadi 50.000 orang. Kedua, persyaratan hanya tur berpemandu untuk turis asing dihapuskan.

Tapi perlu dicatat, itu bukan pembukaan pembatasan sepenuhnya, pelacong asing yang akan diminta untuk mengunjungi Jepang sebagai bagian dari “paket tur”. Persyaratan ketat diberlakukan belum diumumkan, tetapi tampaknya paket tur akan terdiri dari akomodasi hotel yang telah ditentukan, transportasi, dan rencana perjalanan wisata.

Tujuannya adalah dalam perspektif kesehatan masyarakat, adalah jika seorang turis dalam paket wisata didiagnosis terinfeksi virus corona, maka pejabat kesehatan akan dapat menelusuri kembali rencana perjalanan untuk menentukan kemungkinan vektor infeksi dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegahnya. penyebaran virus lebih lanjut.

Saat ini tidak jelas seberapa komprehensif rencana perjalanan paket non-panduan akan diperlukan. Dalam istilah industri perjalanan umum, paket wisata dapat berupa tiket pesawat, transportasi ke/dari bandara, dan reservasi hotel, atau sedetail jadwal jalan-jalan sepanjang hari dan lokasi yang telah ditentukan sebelumnya.

Baca juga: Jepang Tawarkan Paket Wisata dengan Kereta Mewah Yang Ramah Dompet

Sementara paket wisata terkadang masih lebih mahal daripada pemesanan perjalanan independen, nilai yen yang sangat rendah saat ini berarti bahwa turis asing di Jepang akan melihat uang mereka jauh lebih banyak daripada sebelum pandemi.

Kapal Pengangkut Kereta Cepat Tiba di Tanjung Priok, Pengiriman Menuju Bandung Direncanakan Senin Depan

Informasi mengenai kedatangan potongan rangkaian kereta cepat untuk Indonesia tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada Kamis 1 September 2022. Kedatangan menggunakan kapal bertuliskan COSCO berbendera Panama ini tepatnya merapat pada pukul 18.05 WIB.

Baca juga: Waktu Singkat 45 Menit, Kereta Cepat Jakarta Bandung Akan Layani 68 Perjalanan

Kapal yang memiliki panjang lambung 153 meter dan lebar 23.06 dikabarkan membawa 16 kereta berada di lambung kapal. Seluruh awak dan muatan kapal ini merapat di Dermaga 202, Pelabuhan Tanjung Priok dengan selamat. Informasi yang diperoleh bahwa saat unloading dan menuju ke wilayah Bandung masih memerlukan perizinan dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Menurut kabar dari berbagai sumber bahwa pengiriman dari Jakarta menuju Bandung dijadwalkan tanggal 5 – 8 September 2022. Menurut PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kapal yang membawa rangkaian kereta ini terdiri dari 2 trainset di mana masing – masing terdiri dari 8 kereta. Ada beberapa bagian tahapan rencana kedatangan trainset kereta cepat ini ke Pelabuhan Tanjuung Priok. Tahapan pertama yaitu pada 2 September dengan satu rangkaian EMU dan satu rangkian CIT (Comprehensive Inspection Train) dan dilanjutkan pada 4 September dengan satu rangkaian EMU.

Baca juga: Depo EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tegal Luar Selesai Dibangun

Kemudian pada tahapan kedua dijadwalkan pada 25 Desember 2022 yang terdiri atas tiga rangkaian EMU. Tahhapan ketiga pada 25 Februari 2023 dengan menambah tiga rangkaian EMU, dan tahapan terakhir atau keempat pada 15 Maret 2023 dengan 3 rangkaian EMU. Untuk tahapan pertama jika semua perizinan selesai, PT KCIC berharap pengiriman menuju Depo Tegalluar bisa berjalan lancar, mengingat medan jalan yang dilalui melalui tol cukup berat dan kewaspadaan yang lebih besar. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Jerman Wajibkan Penumpang Pakai Masker N95 di Pesawat Sampai 2023, Maskapai Geram

Jerman memutuskan tetap mewajibkan penumpang memakai masker N95 di dalam pesawat sampai bulan April 2023. Hal ini pun ditentang oleh Dewan Perwakilan Maskapai di Jerman (BARIG). Menurutnya, kebijakan memakai masker di dalam pesawat sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang. Karenanya, mereka meminta pemerintah untuk segera mencabut kebijakan tersebut.

Baca juga: Mulai 29 Agustus, Singapore Airlines Tak Wajibkan Penumpangnya Kenakan Masker di Dalam Kabin

“Keputusan Kabinet Federal Jerman untuk memperpanjang dan bahkan memperketat kewajiban saat ini untuk memakai masker di dalam pesawat sulit dipahami,” kata Sekjen BARIG, Michael Hoppe.

“Rencana Pemerintah Federal Jerman tidak masuk akal bagi kami. Tidak ada dasar epidemiologis untuk langkah seperti itu. Kami memohon kepada Parlemen Federal Jerman (Bundestag) dan Dewan Federal (Bundesrat) untuk merevisi proposal legislatif,” tambahnya.

Perbandingan internasional menunjukkan: Jerman sepenuhnya sendiri dengan keputusan ini. Di sebagian besar negara lain, memakai masker hanya dianjurkan. Bagaimanapun, masker medis sudah cukup di sana, dan di Jerman sejauh ini juga,” lanjutnya, seperti dikutip dari Simple Flying.

Jerman awalnya berencana memperpanjang aturan wajib masker bagi penumpang di seluruh moda transportasi (termasuk kereta api dan bus) sampai 23 September mendatang. Namun, kekhawatiran adanya peningkatan kasus aktif Covid-19 saat liburan musim dingin membuat itu diurungkan dan diperpanjang menjadi sampai bulan April 2023.

Tak hanya sekedar mengenakan masker dan tak sekedar menghimbau jenis masker, Pemerintah Jerman mewajibkan setiap penumpang memakai masker jenis N95. Masker ini diklaim lebih ampuh menangkal virus dibanding masker kain atau masker medis standar. Jenis masker ini wajib digunakan mulai 1 Oktober mendatang.

Namun, BARIG, yang mewakili sekitar 100 maskapai domestik dan internasional, melalui Hoppe mengungkapkan udara di kabin pesawat sudah sangat bersih dengan adanya filter HEPA. Lebih lanjut, penggunaan wajib masker jenis N95 di pesawat justru hanya membuat masalah baru bagi penumpang, yang notabene rata-rata lebih terbiasa dengan masker medis dan masker kain.

“Memperketat kewajiban memakai masker dalam perjalanan udara juga tidak tepat mengingat fakta bahwa risiko infeksi di pesawat hanya sangat rendah. Ini telah terbukti selama dua tahun terakhir dan juga terbukti secara ilmiah,” ujarnya.

Baca juga: easyJet Tambah Daftar Maskapai yang Izinkan Penumpang Lepas Masker di Pesawat

Tinggi- kinerja filter HEPA dan pertukaran udara lengkap reguler di kabin berkontribusi signifikan terhadap hal ini.Oleh karena itu, pada Mei 2022, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) dan Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) telah mengeluarkan rekomendasi yang jelas untuk menghilangkan kewajiban mengenakan masker di pesawat,” tutupnya.

Jerman menjadi salah satu dari segelintir negara di Uni Eropa yang masih mengatur ketat penggunaan masker di transportasi umum.

Jenius Tapi Nyeleneh, Penumpang Gunakan Selimut Sebagai Penyangga Kaki

Pernahkah terlintas di benak Anda untuk menggunakan selimut yang dipinjamkan oleh maskapai sebagai sebuah hammock untuk menyanggah kaki Anda? Ya, mungkin ide gila semacam ini terlewatkan oleh Anda semua, namun nyatanya, ini benar-benar terjadi. Entah apa yang harus dikatakan untuk penumpang wanita yang satu ini, namun ia membuktikan bahwa travel hack itu nyata adanya!

Baca Juga: Lagi! Penumpang Lakukan Travel Hack Guna Pangkas Bobot Bagasi

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman news.com.au (30/10), seorang wanita yang tidak teridentifikasi identitasnya tertangkap kamera tengah tertidur pulas di dalam sebuah penerbangan, dimana di foto tersebut tampak wanita yang duduk di kursi dekat pintu menggunakan selimut yang diikat ke dua sisi dan dijadikan sebagai penyangga kakinya – layaknya sebuah hammock.

Ya, mungkin wanita ini patut diapresiasi karena ide briliannya memungkinkannya untuk tidur secara pulas dengan kondisi kaki yang tertopang oleh hammock berbahan selimut ini. Berkat ide gilanya ini, foto dari sang penumpang akhirnya menjadi terkenal di laman Passenger Shaming.

Kendati di laman ini banyaknya berisikan aksi memalukan penumpang dan hujatan dari siapa saja yang melihatnya, tapi berbeda dengan yang satu ini – dimana warganet yang melihat unggahan ini memuji aksi briliannya.

Sumber: NZ Herald

“Brilian, penumpang ini memikirkan sesuatu yang out of the box,” ujar salah satu warganet.

“Ini mencegah pembekuan darah dan meningkatkan sirkulasi di ekstremitas bawah.” ujar warganet lain yang terlihat lebih ilmiah ketimbang yang lainnya.

Namun, tidak sedikit juga warganet yang menilai aksi dari wanita ini tergolong sebagai sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan.

“Ini mengerikan, bisa saja memperlambat arus evakuasi,”

“Saya pernah mencobanya sekali namun tampak awak kabin tidak menyukainya,” tambah warganet lain.

Di dalam foto tersebut, tampak si penumpang wanita ini duduk di samping pintu keluar pesawat.

Baca Juga: Cerdas Namun Dipandang Licik, Lufthansa Perkarakan Penumpang yang Praktekkan Travel Hack

Mungkin travel hack yang satu ini bisa Anda coba di dalam penerbangan, tapi ada baiknya Anda memastikan terlebih dahulu apakah cara ini tergolong sebagai sesuatu yang legal atau tidak. Jika legal, silakan Anda coba. Tapi jika tidak, maka jangan pernah melanggar apa yang sudah ditetapkan oleh pihak maskapai, ya!

Berusia Lebih dari Satu Abad, Gerbong Ketel di Bogor Akhirnya Dipercantik

Kemeriahan dan keberhasilan dari pencinta kereta api yang bernama Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) bersama dengan PT Kereta Api Indonesia telah menyelamatkan sebuah gerbong yang bisa dibilang teronggok lama di Depo KRL Bogor. Kunjungan yang didasari atas kecintaannya terhadap pelestarian kereta api telah membuahkan hasil terhadap gerbong yang asal mulanya merupakan angkutan bahan bakar cair.

Baca juga: Gerbong Kereta Tua Dikonversi Jadi Hotel Mewah di Pinggir Pantai Inggris

Gerbong bernomor KR7 ini telah diperbaharui dengan memperbaiki seluruh bagian gerbong termasuk menambah warna keasliannya saat berjalan di era Staatspoorwegen (SS). Kegiatan yang dilakukan 1 September 2022 lalu merupakan upaya untuk melestarikan benda – benda bersejarah. Preservasi pun dilakukan dengan semaksimal mungkin menjaga keaslian bentuknya.

Gerbong KR7 ini ternyata memiliki kode arti, yaitu untuk huruf K merupakan kepanjangan dari kata Ketel yang berarti gerbong pengangkut bahan cair atau curah. Kemudian huruf R merupakan masih menggunakan rem tenaga manual atau individu. Menurut informasi dari berbagai sumber, gerbong KR7 ini memulai masa dinasnya pada 24 Maret 1914. Hingga saat ini gerbong tersebut ternyata tersimpan baik di Depo KRL Bogor meski mengalami karat akibat usia yang melebihi 100 tahun.

Baca juga: Rumah Sakit di Inggris Sulap Gerbong Tua Jadi Ruang Serbaguna

Sebagai sejarah, gerbong yang bertuliskan PJKA ini awal digunakan untuk mengangkut minyak dari Tanjung Priuk ke Sukabumi melewati Stasiun Bogor. Namun setelah mada dinasnya berakhir pada tahun 1988, gerbong ini hanya bertugas sebagai asistensi di Depo Bogor untuk penyimpanan bahan bakar untuk lokomotif yaitu minyak residu atau jenis HSD. Kedepannya, gerbong KR7 ini akan dijadikan cagar budaya kereta api yang dilestarikan mengingat gerbong jenis tersebut sudah jarang ditemukan bahkan sudah hilang termakan usia. (PRAS – Cinta Kereta Api)

Uji Coba Akhir Tahun, Inilah Kesiapan Depo LRT Jabodebek Jelang Peresmian

LRT Jabodebek yang tak butuh lama lagi jelang peresmian, pihaknya masih terus mempersiapkan kelengkapan seperti rangkaian kereta, sarana dan juga prasaranya. Termasuk kesiapan yang masih terus dilakukan saat di Depo LRT yang berlokasi di Bekasi. Pembangunan depo hingga saat ini telah mencapai 85,11 persen.

Baca juga: Depo EMU Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tegal Luar Selesai Dibangun

Depo LRT Jabodebek yang memiliki kepentingan untuk menyimpan, memeriksa, merawat hingga memperbaiki sarana LRT ini memang bagian wilayah paling vital. Dengan luas 100.000 m2 ini sudah ada beberapa operasional penunjang yang sudah digunakan, seperti area mesin bubut roda jenis underfloor, stabling, Automatic Train Wash Plant (ATWP) dan juga bangunan Operation Control Center (OCC).

Seluruh operasional LRT Jabodebek nantinya akan berjalan secara otomtis dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Operator OCC contohnya yang nantinya akan memantau jalannya LRT dan hanya akan mengiintervensi jika ditentukan ketidaksesuaian seprti adanya keterlambatan, gangguan suplai daya, dan lain – lain. Sama halnya seperti jalur kereta api di Jabodetabek ataupun jalur kereta api di Jawa dan Sumatera. Adanya OCC sangat dibutuhkan saat memantau jalan kereta api secara jarak jauh. Juga bisa berkontak langsung dengan petugas dilapangan seperti masinis dan stasiun yang masuk dalam wilayah tersebut.

Seperti diketahui moda transpotasi Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu di Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi ini akan beroperasi sekitar awal 2023. Persiapan terus dilakukan mengingat waktu yang tidak begitu lama saat launching perdana nanti. Karena proses pembangunan LRT Jabodebek secara keseluruhan baru mencapai 81,75 persen.

Namun progres pembangunan infrastruktur sudah mendekati ke tahap 97 persen hingga Mei 2022 lalu. Pihaknya meminta doa restu agar penyelesaian bisa berjalan lancar dan komersial dimulai akhir Desember 2022 atau paling lambat awal 2023 mendatang. (PRAS – Cinta Kereta Api)