Dari Darwin, Australia Aerospace Industries Umumkan G-111T “Albatross Reborn”

Saat seluruh dunia bergulat dengan pesawat bertenaga hidrogen dan taksi udara, dari Darwin Australia kembali ‘dihidupkan’ pesawat amfibi legendaris Grumman Albatross. Yang oleh perusahaan Australia, Amphibian Aerospace Industries (AAI), Grumman Albatross dibangkitkan dan diproduksi kembali dengan label G-111T.

Baca juga: [Video] Airbus Kembangkan “AlbatrossOne,” Desain Sayap yang Terinspirasi dari Burung Albatros

Bagi pecinta dunia dirgantara, termasuk di Indonesia, tentu mengenal kebesaran nama Albatross. Pesawat amfibi ini terbang perdana pada tahun 1947 sebagai versi penyempurnaan dari Grumman Mallard.

Di tangan AAI, G-111T yang dibuat di Australia, akan menghidupkan kembali desain Albatross dengan avionik digital dan mesin turboprop canggih produksi Pratt & Whitney. Untuk maksud tersebut, AAI telah meraih sertifikat dari FAA untuk pesawat HU-16 dan G-111 Albatross beberapa tahun yang lalu.

Tokoh dibalik kembangkitan Albatross adalah Direktur AAI Khoa Hoang. Pada peluncuran Desember 2021, Ia mengatakan pasar global untuk Albatross G-111T sangat besar dan “memegang monopoli di kelasnya,” tambahnya.

“Albatross G-111T tidak bersaing dengan pesawat penumpang yang lebih besar, melainkan melengkapi mereka, itulah sebabnya ini adalah platform yang sempurna untuk dibangun di Australia dan menghidupkan kembali kemampuan manufaktur pesawat terbang kami yang unggul,” kata Hoang.

Sementara fokus pada penggunaan mesin konvensional Pratt & Whitney, Hoang melihat jauh ke depan untuk penerbangan tanpa emisi, bahkan pada Albatross berusia 75 tahun yang sederhana. “Pengumuman hari ini hanyalah permulaan karena kami sudah bekerja pada teknologi generasi berikutnya untuk menghasilkan varian baru seperti Albatross bertenaga Zero Emissions Hybrid dan bahkan varian 44 kursi yang lebih panjang,” ujar Hoang.

AAI melihat peluang global untuk Albatross dalam misi seperti transportasi penumpang berjadwal, SAE, aeromedis, pengangkutan, obat-obatan dan penegakan hukum, bantuan kemanusiaan dan pengawasan pantai.

Dengan wilayah pesisir yang luas untuk dilindungi, Australia adalah pasar utama untuk G-111T, dan dengan dukungan dari Pemerintah Northern Territory, proyek ini memiliki prospek yang cerah.

Baca juga: Tahun 2025, Kota-kota Norwegia Bakal Terhubung Berkat Pesawat Amfibi Listrik Byfly

Di Indonesia, Grumman Albatross juga pernah dioperasikan oleh TNI AU dan TNI AL, namun, karena dianggap telah uzur, pesawat patroli maritim itu sudah dipensiunkan sejak awal dekade 80-an.

Deutsche Bahn Resmi Operasikan Kereta Cepat ICE 3neo, Layani Rute Frankfurt-Cologne-Munich

Operator kereta api Jerman Deutsche Bahn (DB) telah meluncurkan kereta berkecepatan tinggi ICE 3neo terbaru yang dipasok oleh Siemens Mobility. Saat ini ICE 3neo telah melayani rute antara Frankfurt/Main dan Cologne, serta Munich melalui rute kecepatan tinggi Wendlingen–Ulm dalam skema layanan reguler.

Baca juga: Dibangun dalam Waktu 12 Bulan, ICE 3neo Kereta Berkecepatan Tinggi dari Siemens

Dikutip dari Railway-technology.com (6/12/2022), disebutkan nantinya kereta ICE 3neo juga akan digunakan pada rute internasional ke Belgia dan Belanda pada tahun 2024. Dengan kecepatan maksimum hingga 300 km per jam, ICE generasi baru ini memiliki ruang untuk delapan sepeda dan tampilan reservasi baru dengan lampu LED berwarna.

Dilengkapi dengan 439 kursi yang dibagi dengan 99 kursi di kelas satu dan 340 kursi di kelas kedua serta mencakup 16 kursi di restoran di dalam kabin. Kereta juga memiliki 16 kursi di bagian keluarga dan lima di bagian balita.

ICE 3neo memiliki ruang untuk kursi roda dan delapan ruang sepeda serta 12 pintu di setiap sisi kereta. Di mana salah satu pintunya bisa diakses oleh kursi roda yang memungkinkan naik dan turun lebih cepat di stasiun. Kereta ini juga dilengkapi dengan power lift untuk memudahkan akses pengguna kursi roda.

Selain itu ICE3 neo dilengkapi dengan kaca jendela permeabel frekuensi yang memungkinkan peningkatan penerimaan ponsel di dalam kereta. Kereta ICE 3neo yang baru menampilkan kisi-kisi halus yang dilaser ke lapisan logam pada kaca, memungkinkan sinyal ponsel masuk ke kereta dengan lebih mudah.

Kereta cepat ini juga dilengkapi dengan dispenser sabun dan desinfektan tanpa kontak serta pencahayaan yang berubah nada warna tergantung pada waktu hari. Setiap kursi di kelas satu dan dua dilengkapi dengan soket listrik dan dudukan tablet, serta pengait untuk mantel. Rak bagasi juga telah didesain ulang untuk memberikan lebih banyak ruang untuk tas.

Deutsche Bahn memesan 30 kereta berkecepatan tinggi ICE baru, senilai €1 miliar ($ 1,13 miliar), dari Siemens Mobility pada Juli 2020. Pesanan tersebut mencakup opsi untuk 60 kereta ICE tambahan. Siemens sedang membangun kereta baru di pabriknya yang terletak di North Rhine-Westphalia (NRW), Bavaria dan Austria. Kereta baru awalnya akan beroperasi di Cologne berkecepatan tinggi ke jalur lembah utama antara NRW dan Jerman selatan.

DB menandatangani pesanan tindak lanjut dengan Siemens untuk 43 kereta berkecepatan tinggi ICE 3neo baru, senilai sekitar €1,5 miliar ($1,7 miliar), pada Februari 2022. Rangkaian kereta diharapkan akan dikirimkan antara tahun 2026 dan 2029. Pesanan baru tersebut meningkatkan pendapatan DB Armada ICE 3neo menjadi 73 kereta dan memungkinkan operator meningkatkan kapasitas jarak jauh hariannya sebanyak 32.000 kursi.

Pada Juli 2020, Siemens Mobility mendapatkan kontrak dari DB untuk pengadaan kereta berkecepatan tinggi ICE 3neo generasi baru. Dalam kontrak tersebut. DB berencana menginvestasikan €10 miliar untuk kereta api baru ini, termasuk 73 unit ICE 3neo pada tahun 2029.

Baca juga: Rail Baltica – Mimpi Negara-negara Baltik untuk Saling Terkoneksi dengan Jaringan Kereta Cepat

CEO Siemens Mobility Michael Peter berkata, “Bersama dengan Deutsche Bahn, kami mempercepat transisi transportasi dalam waktu singkat, Siemens Mobility tidak pernah mengirimkan kereta ICE baru secepat ini.

Bulan lalu, DB memilih Siemens Mobility dan Alstom Transport Jerman untuk pengembangan konsep kendaraan untuk armada Ice Rail yang baru.

Beberapa Hal Yang Terlupakan dari Nama Besar Boeing, Nomer 10 Punya Jakarta

Dari puluhan merek pesawat yang ada di seluruh dunia, boleh dibilang nama dengan elektabilitas tertinggi adalah Boeing. Kenapa Boeing? Selain namanya sudah lekat sebagai salah satu ikon besar dunia aviasi Amerika Serikat, faktanya hampir seluruh maskapai di dunia mengoperasikan tipe pesawat lansiran Boeing, bahkan Boeing juga dioperasikan oleh maskapai Rusia, Aeroflot yang setidaknya sudah menggunakan tipe Boeing 737-800 dan Boeing 777-300ER.

Baca juga: Sepi Pesanan, Boeing 747 Beralih dari “Queen of the Skies” Jadi “Flying Truck”

Kebesaran Boeing bisa ditunjukkan dari jumlah pesawat yang diproduksi, untuk tahun 2016 saja, Boeing sudah memproduksi 748 unit pesawat komersial, 180 unit pesawat militer, dan 5 satelit. Dari ragam pesawat yang dirilis, seri Boeing 737 narrow body didapuk sebagai pesawat yang paling banyak diproduksi. Selama berdiri, ternyata merek ini sudah membawa lebih dari 16,8 miliar penumpang atau bisa dikatakan dua kali populasi dunia. Sehingga bisa dikatakan ada kemungkinan Anda pasti pernah, atau bahkan sering menggunakan Boeing dalam perjalanan dengan moda udara.

KabarPenumpang.com merangkum dari aviationcv.com (16/5/2017), selain kondang sebagai nama pesawat, nama besar Boeing juga ikut diadaptasi dalam beberapa momen besar dan lokasi yang mungkin terlupakan oleh Anda.

1. Boeing ternyata sudah tua
Ternyata, Boeing sudah berdiri 110 tahun sejak Orville dan Wilbur Wright melakukan penerbangan pertama mereka di Kill Devil Hills New York City. Namun dalam kurun waktu 13 tahun, Wright bersaudara menemukan pesawat terbang, sampai Boeing menemukan kedua saudara ini. Boeing didirikan oleh William E Boeing tahun 1916 di Seattle dan mempekerjakan 175 ribu orang serta hadir di hampir setengah negara di dunia.

2. Boeing City
Pabrik di Everett seperti kota kecil yang memiliki pemadam kebakaran sendiri, pasukan keamanan, klinik medis yang lengkap, gardu listrik dan instalasi pengolahan air.

Pabrik Boeing Everett (www.aviationcv.com)

3. Boeing Dreamliner 787
Salah satu produk unggulan Boeing, yakni pesawat berbadan lebar Boeing 787 Dreamliner dibangun dari 2,3 juta bagian, dimana sebagian besar komponennya didatangkan dari pemasok di luar Amerika Serikat. Sebagai perbandingan, pesawat Boeing 737 hanya memiliki 400 ribu bagian.

4. Bangunan terbesar di bumi
Pabrik Boeing di Everett merupakan bangunan terbesar di dunia dengan luas 13,3 juta meter kubik dan masuk dalam Guinness World Records.

5. Ramah Lingkungan
Dreamliner merupakan pesawat Boeing yang paling ramah lingkungan. Ada dua alasan yakni kemampuan hemat bahan bakar yang spektakuler, pesawat ini dirancang agar 20 persen lebih efisien daripada Boeing 767. Alasan kedua, yakni Boeing 787 adalah pesawat terbang pertama di dunia yang menggabungkan material komposit dalam konstruksi badan pesawatnya.

Boeing 747-400

6. Setara 29 ekor gajah
Dreamliner mempunyai berat kosong sekitar 117,617 kg atau setara dengan 29 ekor gajah. Rentang sayapnya 60 meter, panjangnya 57 meter dan tinggi 17 meter.

7. Lebih cepat dari Bolt
Pesawat penumpang terbesar yang pernah dibuat Boeing, jumbo jet 747 bisa menempuh jarak 100 meter dalam waktu 0,36 detik.

Baca juga: Boeing Tampilkan Konsep Kamar Mandi Mewah Pada Business Jet Class

8. Ruang angkasa
Program luar angkasa Amerika menampilkan Boeing didalamnya. Keterlibatan Boeing dimali tahun 1960 ketika roket Delta II diluncurkan dan membawa satelit Echo 1A ke orbit. Kemudian tahun 1966 dan 1967, Orbit Lunar yang dibangun Boeing mengelilingi bulan. Ini untuk memotret permukaan dan membantu NASA memilih tempat pendaratan yang aman bagi astronot Apollo 11. Pembangunannya diintegrasikan dengan Boeing yang juga membuat booster tahap pertama.

9. Boeing 747 memuat 350-400 penumpang dan pernah membawa 1087 orang sekaligus
Selama operasi Solomon, Israel menggunakan pesawat ini untuk dimodifikasi mengangkut para pengungsi. Ini mengalahkan rekor evakuasi Qantas 747 dengan 674 penumpang.

10. Rusun (Rumah Susun) Boeing
Di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat terdapat blok rumah susun (rusun) tua yang diberi diberi nama Boing, penamaan rusun di lahan bekas area Bandara Internasional Kemayoran untuk mengenang identitas dirgantara di lokasi tersebut, salah satunya denga mengambil nama pesawat “Boeing” dan “Conver.”

Inilah Alasan Airbus A350 dan Boeing 787 Dominan Menggunakan Material Komposit

Punya kapasitas besar dengan kemampuan terbang jarak jauh yang hemat bahan bakar, pesawat widebody twin engine Boeing 787 Dreamliner dan Airbus A350 punya karakteristik yang mirip dan telah menjadi unggulan di berbagai maskapai global. Di mana kemampuan tersebut salah satunya dapat dicapai berkat adopsi material komposit.

Baca juga: Kenapa Sayap Komposit Irkut MC-21 Buatan Rusia Jadi yang Pertama di Dunia?

Airbus A350 dan Boeing 787 adalah favorit di antara banyak operator besar di seluruh dunia. Efisiensi kedua pesawat ini didukung oleh pemanfaatan material komposit. Dikutip dari Simpleflying.com, berikut ini adalah alasan mengapa pihak manufaktur menggunakan material komposit pada Airbus A350 dan Boeing 787.

Elemen yang kuat
Pada akhirnya, komposit terbuat dari dua atau lebih bahan yang berbeda dengan sifat fisik dan kimia yang berbeda. Ketika digabungkan, maka akan menjadi lebih kuat. Bahan komposit bukanlah fitur baru dalam penerbangan komersial. Pesawat narrow body seperti A320 telah menggunakan berbagai bagian yang terbuat dari bahan komposit, seperti sirip dan tailplane.

Bahkan widebodies yang terkenal seperti A380 menggunakannya, dengan bahan komposit yang terdiri lebih dari 20 persen dari badan pesawat Superjumbo tersebut.

Komposit juga tidak seberat bahan standar seperti aluminium. Ini menjadi alasan utama mengapa lebih dari setengah dari body A350 dan 787 terbuat dari bahan komposit.

Boeing 787 menggunakan 50 persen komposit berdasarkan berat dan volume 80 persen. Pesawat ini juga mengadopsi 20 persen aluminium, 15 persen titanium, baja 10 persen, dan 5 persen bahan lainnya. Boeing dapat mengambil manfaat dari struktur ini karena banyak penghematan yang bisa didapat.

Baca juga: Evolusi Sayap Pesawat dari Waktu ke Waktu – Mulai dari Kayu Hingga Material Komposit

Sementara, Airbus memiliki keyakinan yang signifikan pada material komposit. Perusahaan ini merupakan penggemar carbon-fibers reinforced plastic (CFRP). Dengan pendekatan ini, ribuan serat karbon kecil terkunci dengan resin plastik untuk memberikan kekakuan yang cukup besar. Airbus mengungkapkan bahwa dengan komposit, badan pesawat pesawat bisa lebih kuat dan lebih ringan.

Drone Kargo Karya Anak Bangsa Beraksi di Lokasi Gempa Bumi Cianjur

Dari salah satu lokasi terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, melayang sebuah drone copter yang membawa muatan berupa bantuan kemanusiaan. Inilah yang dimaksud sebagai drone kargo yang terbang di atas ketinggian 50 meter dan dikendalikan dengan remote control.

Baca juga: Singapura Mulai Pengiriman Drone Kargo Darat ke Laut, Bisa Angkutan Beban Hingga 7 Kg

Dikutip dari sintesanews.com (11/12/2022), drone sebagai inovasi teknologi penerbangan tanpa awak menjadi perangkat strategis di segala bidang, termasuk bisa sangat bermanfaat digunakan di wilayah yang kondisi geografisnya perbukitan atau pegunungan.

Di sebuah area lahan kosong di Desa Talaga Kampung Quran, Kecamatan Cugeunang, Cianjur. Drone kargo bernama Frogs Indonesia take off dengan sempurna menuju sebuah daerah di seberang lembah.

Lalu 15 menit kemudian di Kampus Cihikieu, Desa Sarampad Kec. Cugeunang yang berjarak sekitar 1 km dari titik terbang, sebuah benda mendarat dengan perlahan. Drone Cargo bertulis Frogs Indonesia mendarat otomatis dengan sempurna. Beberapa jenis bantuan obat-obatan dalam kotak cargo, diterima warga korban gempa dengan penuh suka cita.

Tidak berselang lama, Drone tersebut terbang lagi secara otomatis menuju titik awal. Sempat terjadi insiden kehilangan sinyal di atas ketinggian 40 meter karena menghindari derasnya angin, akhirnya drone berhasil kembali mendarat tepat di titik keberangkatan.

Drone kargo Frogs Indonesia memulai misi kemanusiaannya. Membuka jalan hadirnya teknologi transportasi barang dengan pesawat tanpa awak.

Baca juga: Drone Kargo K-Racer X1 Kawasaki Terbesar di Dunia Bermesin Ninja H2R 1.000 Cc Sukses Diuji Coba

Frogs Indonesia, berisi anak-anak muda kreatif dari Jogjakarta. Drone kargo buatan mereka 90 persen material, bahan dan teknologi dibuat oleh tangan-tangan terampil anak bangsa.

AirAsia Diserang Ransomware asal Cina, Data Penumpang dan Karyawan Jadi Taruhan

Di tengah gencarnya promo yang digelar AirAsia, ada kabar bahwa maskapai berbiaya murah asal Malaysia itu tengah mendapatkan serangan siber, persisnya AirAsia belum lama ini mengalami serangan ransomware. Selain membahayakan data pribadi penumpang, ransomware juga berptensi menyerang karyawan AirAsia. Investigasi pun telah digelar oleh otoritas Malaysia.

Baca juga: Ransomware WannaCry, Virus Pemeras yang Turut Mengguncang Dunia Transportasi

Bulan lalu, serangan ransomware ini dikabarkan telah merusak data pribadi sekitar lima juta penumpang dan semua karyawan AirAsia. Meskipun sudah lebih dari sebulan sejak serangan awal, pihak berwenang Malaysia masih menyelidiki sumber dan dampak keseluruhan, tetapi sejauh ini hanya ada sedikit petunjuk.

Dikutip dari Simpleflying.com, serangan randsomware terjadi pada 11 dan 12 November 2022, ketika sampel data pribadi yang dicuri ditemukan bocor ke dark web sekitar seminggu kemudian. Sampel yang diposting berisi berbagai tingkat informasi sensitif, seperti data pribadi karyawan, informasi pemesanan penumpang, bahkan termasuk foto.

Tak lama setelah serangan siber itu, kelompok peretas yang dikenal sebagai Tim Daixin mengaku bertanggung jawab. Kelompok hacker yang berbasis di Cina telah menjadi fokus utama Penasihat Keamanan Siber bersama Biro Investigasi Federal (FBI) AS, Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur, dan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan menyusul serangan ransomware yang ditujukan pada organisasi layanan kesehatan AS.

Belakangan, kelompok hackher mengumumkan bahwa mereka tidak ingin melancarkan serangan lagi ke AirAsia karena betapa ‘cerobohnya’ organisasi dan manajemen internalnya. Tim Daixin juga menuduh bahwa melanggar AirAsia terlalu mudah mengingat betapa lemahnya keamanan dan perlindungan jaringan maskapai, dan kelompok penjahat dunia maya kecewa karena kurangnya tantangan.

Meski telah menghina AirAsia, Tim Daixin tetap meminta uang tebusan, meski jumlah uang tebusan tidak pernah diungkapkan sepenuhnya. Menyadari ancaman mereka, kelompok peretas mengirimkan sampel AirAsia dari data pribadi yang dicuri tetapi menambahkan bahwa mereka berhenti mencuri aplikasi terkait kontrol lalu lintas udara dan aplikasi penerbangan sensitif lainnya yang dapat menyebabkan kerusakan fisik.

AirAsia menanggapi serangan itu dan telah terlibat penuh dengan Tim Daixin melalui negosiasi, dan terus menolak segala upaya untuk menegosiasikan jumlah uang tebusan,
“Perusahaan telah mengambil semua tindakan untuk menyelesaikan insiden data ini dan segera mencegah insiden di masa mendatang,” ujar juru bicara AirAsia.

Tim investigasi dari Departemen Perlindungan Data Pribadi dan Cybersecurity Malaysia juga telah dikerahkan sejak serangan tersebut, dan mereka memulai penyelidikan dengan melakukan diskusi dengan Capital A pada tanggal 1 Desember. Setelah diskusi ini, Capital A ditugaskan untuk memberikan dokumentasi dan bukti terkait penyerangan untuk membantu penyelidikan.

Sejauh ini, penyelidikan awal menunjukkan bahwa serangan siber disebabkan oleh akses yang tidak diizinkan ke dalam sistem maskapai. Tapi selain itu, penyelidikan belum mengungkap petunjuk baru untuk mengidentifikasi sumber sebenarnya dari serangan itu atau untuk memahami seberapa besar dampak serangan siber terhadap sistem maskapai dan mereka yang terkena dampaknya.

Baca juga: Naik AirAsia Kini Bantu Kurangi Emisi Karbon Berkat Teknologi Descent Optimization Airbus

Terlepas dari siapa yang bertanggung jawab atas serangan siber dan bagaimana hal itu bisa terjadi, serangan semacam itu semakin menekankan perlunya semua pengguna data, seperti AirAsia, untuk secara konsisten memperkuat keamanan dan perlindungan jaringan mereka.

Dyson Zone – Headphone plus Air Purifier, Nikmati Musik dengan Udara Bersih

Pernahkah Anda membayangkan sebuah headphone yang diintegrasi dengan personal air purifier (pembersih udara). Bila dua komponen itu digabungkan, selain menawarkan kenyamanan menikmati musik dan tentunya kesehatan, juga membuat penggunanya tampil laksana “Bane”, lawan Batman di film “The Dark Knight Rises.”

Baca juga: Akhirnya Penumpang Bisa Gunakan Headphone Bluetooth Pribadi di Pesawat!

Inilah yang ditawarkan Dyson pada perangkat audio Dyson Zone yang diumumkan awal tahun ini, menandingi teknologi peredam bising keluaran Sony, Apple, dan Bose. Tapi fitur yang paling menarik perhatian adalah corong yang bisa dipasang, menggambar perbandingan dengan topeng yang dikenakan oleh Bane.

Ini adalah hasil pengembangan selama enam tahun, karena Dyson berusaha mengembangkan iterasi portabel dari teknologi pemurnian udara yang ada. Visor seperti pelindung, yang menempel pada cangkir headphone, berada di atas hidung dan mulut pengguna, memompa keluar udara yang disaring untuk memerangi paparan polusi udara.

Chief Engineer Jake Dyson mengatakan, Dyson Zone memurnikan udara yang Anda hirup saat bepergian. “Tidak seperti masker wajah, produk ini memberikan semburan udara segar tanpa menyentuh wajah pengguna, menggunakan filter berperforma tinggi dengan dua pompa udara mini”.

Dyson Zone menawarkan masa pakai baterai audio hingga 50 jam. Tapi waktu itu akan berkurang jika Anda menggunakan pembersih udara juga, yakni masa pakai menjadi sekitar empat jam.

Jake Dyson menyebut, sistem filtrasi dapat menangkap 99 persen polusi partikel dan dapat diadaptasi berdasarkan kualitas udara dengan menggunakan aplikasi smartphone. Headphone dengan air purifier ini pertama kali diuji coba di Beijing yang terkenal dengan kabut polusinya.

Baca juga: Bingung Pilih Earphone atau Headphone? Pilih Earbud UE Dong!

Dyson Zone rencananya akan diluncurkan di Cina pada bulan Januari 2023, dan berlanjut akan dijual di Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Hong Kong dan Singapura pada Maret 2023. Berapa harganya? Dikutip dari news.sky.com, disebut harga satu unit Dyson Zone dibandrol US$949.

VW Kodok Bermesin Jet, Spektakuler Tapi ‘Meragukan’

Siapa yang tak kenal dengan VW (Volkswagen) Kodok, kendaraan asal Jerman ini telah hadir lintas zaman dan membuatnya eksis dari generasi ke generasi. VW Kodok yang aslinya berlabel VW Beetle, belum lama ini dikembangkan dalam performa yang tak lazim, di mana sebuah VW New Beetle dipasangi mesin jet, yang secara teori membuatnya mampu melesat bak roket.

Baca juga: Volkswagen SEDRIC School Bus, Kendaraan Otonom dengan Balutan “Bus Sekolah”

Dikutip dari slashgear.com (30/11.2022), VW Beetle mungkin adalah kendaraan yang paling tidak diharapkan untuk diasosiasikan dengan mobil bertenaga jet. Coupe kompak ini dimaksudkan untuk menjadi mesin yang praktis dan mudah dikendarai serta tidak berisik. Spesifikasi Volkswagen New Beetle mencakup opsi mesin yang terdiri dari empat silinder berkapasitas rendah dengan tenaga yang sama kecilnya.

New Beetle kecepatan tertinggi mulai dari 100 mph (untuk model dasar) hingga 126 mph (untuk varian Turbo). Akselerasi juga tidak lebih cepat, dengan Volkswagen entry-level baru ini mencapai 0 hingga 62 mph dalam waktu 14,6 detik, sedangkan yang Turbo mendapatkan 8,7 detik yang layak namun masih mengecewakan.

Hal itulah yang kemudian menarik minat Ron Patrick, seorang insinyur mesin yang menginginkan kendaraan legal namun “liar” di jalanan. Menurut situs webnya, Patrick memasang General Electric Model T58-8F, yaitu mesin turboshaft yang biasanya digunakan pada helikopter militer.

Mesin yang dimodifikasi itu sendiri sudah idle pada 13.000 RPM, tetapi dapat mencapai hingga 26.000 RPM. Ini memberi mobil bertenaga jetnya 1.350 tenaga kuda.

Baca juga: Lebih Fleksibel dan Ramah Digital, Volkswagen Rilis Logo Baru

Sayangnya, Patrick tidak mengetahui kecepatan tertinggi Jet Beetle ini. Ia mengatakan dirinya tidak ingin menjajal mesin jet di VW ini, dia tidak ingin berbuat terlalu jauh hanya karena ingin membuatnya. Alhasil VW Kodong bermesin jet ini hanya untuk hiburan, kreatornya sendiri tak mau menjajal, lantaran khawatir menjadi ‘peti mati’ baginya.

Air India Renovasi Besar-besaran Interior Kabin Boeing 777 dan 787

Banyak jalan dilakukan guna meningkatkan pelayanan oleh maskapai penerbangan, selain menambah rute dan menghadirkan pesawat baru, langkah lain yang bisa dilakukan yakni dengan merenovasi interior kabin pada pesawat yang masih layak operasional. Seperti belum lama diumumkan oleh Air India, di mana nasional Negeri Anak Benua itu siap mengucurkan dana US$400 juta untuk merenovasi armada Boeing 777 dan 787-nya.

Baca juga: Air India Kini Dimiliki Tata Group, Pembenahan Postur Awak Kabin Jadi Prioritas

Dikutip dari Simpleflying.com (9/12/2022), Air India dikabarkan akan melakukan perombakan total pada interior pesawat wide body, termasuk memasang kursi ekonomi premium. Pesawat berbadan lebar Air India akan menerima facelift besar-besaran. Maskapai ini telah mengalokasikan anggaran yang sangat besar untuk memperbaiki interior kabin pesawatnya yang dikenal lusuh.

Dengan dukungan finansial dari Tata Group, Air India telah mengumumkan komitmennya sebesar $400 juta untuk memperbarui seluruh armada wide body warisannya, yang terdiri dari 27 unit pesawat Boeing 787 dan 13 unit pesawat Boeing 777.

Proses ini akan mencakup perombakan total interior kabin yang ada, termasuk penambahan kursi generasi terbaru dan hiburan dalam pesawat terbaik di kelasnya, yang akan ditawarkan di semua kelas. Maskapai ini juga akan memperkenalkan kabin ekonomi premium di kedua armada dan mempertahankan kabin kelas satu di Boeing 777.

Air India Chief, Campbell Wilson berkomentar, “Air India telah berkomitmen untuk mencapai standar produk dan layanan tertinggi yang sesuai dengan maskapai kelas dunia. Kami tahu bahwa, saat ini, produk kabin pada 40 pesawat berbadan lebar lama kami tidak memenuhi standar ini. Meskipun proyek ini telah dimulai beberapa bulan yang lalu, kami dengan senang hati mengumumkan secara terbuka investasi yang signifikan ini untuk perbaikan interior secara menyeluruh, dan kami yakin bahwa, ketika diumumkan, interior baru ini akan menyenangkan pelanggan dan menampilkan Air India dalam cahaya baru.”

Mengingat skala proyek dan waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi kursi, Air India mengatakan bahwa proses tersebut diperkirakan akan mengarah pada penyerahan pertama pesawat hasil renovasi pada pertengahan 2024.

Baca juga: Ternyata Air India Jadi Maskapai Asia Pertama yang Operasikan Pesawat Jet Boeing 707

Air India telah melibatkan perusahaan desain produk terkemuka yang berbasis di London, JPA Design dan Trendworks, untuk membantu elemen desain interior kabin dari program perbaikan ini.

Ini Dia! 8 Jalan Raya Terpanjang di Dunia

Jalan raya menjadi satu dari jalan penting dan menjadi jalan utama untuk berkendara di satu wilayah. Tak hanya itu, jalan raya juga bisa menjadi penghubung antar dua tempat di dunia. Dilansir KabarPenumpang.com dari worldatlas.com (18/4/2017), biasanya jalan raya diberikan nama dan nomor oleh pemerintah yang mengembangkan jalan tersebut. Di Australia ada jalan raya nasional terpanjang yang membentang sepanjang 9000 mil dan diberi nama Jalan raya 1.

Baca juga: Bangkitnya Jalur Sutra Modern Dari Cina ke Daratan Eropa

Selain itu masih ada Cina kemudian di ikuti Amerika Serikat yang memiliki jalan raya terpanjang. Pan America Highway merupakan jalan raya terpanjang di dunia yang melalui 14 negara di Amerika mulai dari Amerika Utara hingga Amerika Selatan. Berikut ini delapan jalan raya terpanjang yang dirangkum oleh KabarPenumpang.com.

1. Pan America Highway
Jalan raya ini merupakan jalan raya terpanjang di dunia dan melewati beberapa jalur jalan yang berawal di Teluk Prudhoe, Alaska dan membentang sampai Ushuaia di Argentina dengan jarak 30 ribu mil (48.280 km). Jalan raya Pan Amerika ini masuk dalam The Guinness World Reords karena melintasi 14 negara dari Utara, Tengah dan Amerika Selatan serta menghubungkan ke negara lainnya. Jalan ini melalui semua zona iklim utama yakni hutan tropis, padang pasir gersang, hutan boreal, padang rumput, tundra Arktik, pegunungan dan lanskap yang bervariasi. Jalan ini juga memiliki jalur yang sulit yakni di Kosta Rika, dengan ketinggian 10.942 kaki pada satu titik yang dinamai the Summit of death atau Cerro de la Muerte dalam bahasa Spanyol.

www.worldatlas.com

2. Highway 1, Australia
Jalan raya 1 yang ada di Australia ini merupakan jalur jalan raya yang berada di sekitar negara tersebut dan melalui semua ibu kota negara bagian yang ada di daratan Australia. Jalan ini memiliki panjang hingga 9.000 mil (14.484 km) dan masuk menjadi salah satu jalan raya terpanjang di dunia. Diketahui, dalam sehari, ada lebih dari satu juta orang melalui jalan tersebut. Jalan ini dibangun tahun 1955 setelah kompalasi jalur dan jalan lokal yang sudah ada. Jalan ini menjadi satu-satunya rute untuk menghubungkan semua wilayah dan negara di australia kecuali wilayah ibu kota Australia.

www.worldatlas.com

3. Trans Siberia Rusia
Jalan yang berada di jaringan jalan raya federal ini membentang di seluruh negeri. Dari sisi Timur mulai di St Petersburg sampai Vladivostok yang menempuh jarak sepanjang 6.800 mil (10.943 km). Pada bagian jalan St Petersburk ke Irkutsk sudah ada jauh sebelum kereta api dan catatan tertulis paling awal di jalan pada tahun 1876. Jalan ini sebagian besarnya dibangun oleh narapidana dari penjara Gulag dan bervariasi. Luas sisi timur Trans Siberia ini beraspal dengan beik ke sisi barat yang bisa berubah menjadi tidak bisa dilalui selama musm panas yang lembab.

Baca juga: Tempuh 12.000 Km, Jalur Sutera Kuno Dibuka Kembali dari Inggris Menuju Tiongkok

4. Trans Canada Highway, Kanada
Jalan raya yang satu ini adalah sistem jalan lintas benua yang dikelola oleh pemeritah federal dan provinsi serta membentang dari pantai barat Samudera Pasifik hingga melewati sepuluh provinsi Kanada ke pantai timur di Samudera Atlantik. Panjang jalan raya ini 4.999 mil (8.045 km), persetujuan pembangunan jalan ini tahun 1949 dan mulai dikerjakan tahun 1950. Tahun 1962, Trans Canada Highway ini selesian 1971. Pada tahun 2012, dibangun stasiun pengisian bahan bakar di sepanjang jalan raya ini oleh perusahaan Country Highway untuk memungkinkan pemilik kendaraan bisa melintasi seluruh jalur tersebut.

www.worldatlas.com

5. National Highay G010, Cina.
Jalan raya yang ada di Cina ini membentang dari Tojian di provinsi Heilongjiang dan melewati provinsi Jilin, Jiangsu, Liaoning, Shanghai Shandong, Fujian dan Guangdong dengan jarak tempuh 3.500 mil (5.632 km) dan berakhir di Sanyam, Hainan. Hingga kini, jalur ini menjadi salah satu jalan terpanjang di Cina.

Baca juga: Bus Bandara Kini Lewati Jalur Mall dan Hotel Jabodetabek

6. Rute 20, Amerika Serikat
Rute AS 20 adalah jalan raya Amerika Serikat yang berjalan dari timur ke barat. “0” dalam jumlah rute menunjukkan bahwa itu adalah rute pantai-ke-pantai. Route Route AS sepanjang 5.415 km merupakan jalan terpanjang di negara ini dan kira-kira sejajar dengan Inti 90.

www.worldatlas.com

7. Jalan Raya Nasional 44 – India
National Highway 44 adalah jalan raya paling utara ke utara-selatan di India sepanjang 3.745 km. Jalan raya dimulai di Srinagar di utara dan berakhir di Kanyakumari di selatan India.

Baca juga: Atasi Lonjakan Penumpang Kereta di Musim Libur, India Siapkan Skema Vikalp

8. BR-153 – Brasil
BR-153 adalah jalan raya federal federal dan secara formal disebut Transbrasiliana Highway sepanjang 3.595 km. Jalan raya melintasi Brazil utara ke selatan yang dimulai di São Domingos do Araguaia, Pará, dan berakhir di Rio Grande do Sul.