Classon – Helm Sepeda dengan Lampu LED plus Kamera Video Depan-Belakang

Helm saat ini dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih, sehingga membuat penggunanya nyaman dan merasa lebih aman. Salah satunya adalah helm sepeda yang dilengkapi dengan indikator lampu sein untuk berbelok. Namun meski ada itu pun, pengendara sepeda masih menggunakan tangan sebagai sinyal tradisional ketika berbelok.

Baca juga:Ā TorchONE – Helm Sepeda dengan Lampu LED yang Bisa Dipasang dan Dilepas

Dilansir KabarPenumpang.com dari newatlas.com (13/8/2021), untuk lebih memudahkan dan menghilangkan cara tradisional, helm Calsson hadir dengan LED indikator dipicu oleh gerakan lengan pengendara. Ini juga untuk memperingatkan kendaraan dari belakang yang mendekati pengendara sepeda.

Helm Classon sendiri awalnya merupakan topik kampanye Kickstarter dan berhasil. Sehingga helm ini kemudian ditawarkan kepada publik sebagi bagian dari program beta. Seperti kebanyakan helm pintar lainnya, Classon dilengkapi dengan lampu depan, lampu belakang atau lampu rem serta indikator belok LED kuning melengkapi dua sisi di bagian depan dan belakang.

Helm Classon juga memiliki kamera video depan dan belakang. Semua elektronik tersebut dihubungkan ke dua mikroprosesor 1,2-GHz onboard, dan ditenagai oleh baterai lithium 2.800-mAh yang seharusnya baik untuk runtime hingga empat jam per satu jam pengisian daya. Kapan pun pemakainya menjalankan sinyal lengan belok kiri atau kanan tradisional, “sensor gerakan” di helm dilaporkan mendeteksi gerakan itu, dan memicu indikator belok helm yang sesuai.

Meski begitu masih menunggu kabar dari pabrikan Beyond yang berbasis di New York, alias Brooklyness mengenai seperti apa bentuk sensor tersebut. Lampu depan dan lampu belakang tetap menyala secara konsisten, meskipun ketika akselerometer terintegrasi mendeteksi bahwa sepeda motor tiba-tiba melambat, lampu belakang akan menyala untuk sementara dan berfungsi sebagai lampu rem.

Kedua kamera video dapat digunakan untuk merekam perjalanan hanya untuk bersenang-senang, atau untuk penggunaan legal jika terjadi kecelakaan dengan hingga enam jam rekaman mereka disimpan di memori internal helm. Selain itu, jika kamera belakang “melihat” kendaraan mendekat dari belakang di titik buta pengendara sepeda, pengendara diperingatkan melalui LED yang berkedip di bagian bawah kaca helm.

Baca juga:Ā Helm Tail-Light-Packin Didukung dan Diaktifkan oleh Cahaya Sekitar

Berat helm ini diklaim hanya 580 gram dan tahan air IP65 yang berarti dapat menahan pancaran air bertekanan rendah dari segala arah. Untuk diketahui satu helm seharga US$199 dan setelah Classon mencapai produksi penuh, harganya akan naik menjadi $399.

Hidup di Jalan, Pasangan Muda Rombak Bus Tua Jadi Rumah

Butuh waktu sekitar satu bulan, bagi pasangan muda ini untuk mengubah bus antar jemput tua menjadi rumah kecil, dan berangkat untuk melakukan petualangan di seluruh negeri. Pasangan itu ialah Bobbi Jo Brown dan Riley Zimmer yang membeli bus dari perusahaan perbaikan dan penjualan mobil pada Mei. Yang mana kemudian, keduanya mengerjakan proyek tersebut sejak bus dibeli.

Baca juga:Ā Habiskan Rp10 Juta, Pria Asal Malaysia Ubah Daihatsu Hijet S85 Jadi Campervan

ā€œSaya bekerja di bidang konstruksi, jadi saya tahu banyak tentang bangunan, dan saya juga memiliki sumber daya untuk membangun. Saya juga berhasil mengambil banyak potongan dari bahan daur ulang dan membangunnya ke dalam bus kami,ā€ kata Zimmer yang dikutip KabarPenumpang.com dari lfpress.com (29/8/2021).

Foto ‘sebelum’ ini menunjukkan interior bus antar-jemput yang telah diubah oleh pasangan London menjadi rumah mungil di atas roda. Foto: Submitted

Zimmer yang berasal dari London dan Brown dari Jerman bertemu ketika bepergian ke Selandia Baru sekitar tiga tahun lalu. Setahun kemudian, di Australia mereka diperkenalkan untuk hidup di sebuah van.

ā€œKami tinggal di sebuah van selama setahun dan melakukan perjalanan keliling negeri. Kami menyukainya. Itu cukup kecil, jadi kali ini, kami ingin sedikit menambah ukuran,ā€ kata Brown.

Bus yang dibeli dan diubah oleh keduanya adalah sebuah van cutaway Ford Econoline E-350 2005 yang memiliki panjang enam meter dengan ruang tamu empat meter. Van itu dibeli dengan harga sekitar US$7000. Zimmer mengatakan sistem energi surya, pipa ledeng, kayu dan bahan lainnya berjumlah sekitar US$5000.

ā€œKami mungkin menghabiskan banyak uang, tetapi tidak setengah dari yang Anda bayarkan untuk uang muka rumah. Tidak ada hipotek dan tidak ada sewa. Dalam jangka panjang, itu cukup layak,ā€ katanya.

Pasangan ini telah memasang lantai baru, dinding dan bingkai kamar mandi serta sekarang menambahkan sistem pipa ledeng dan juga dalam pengerjaan adalah tangki air dan sumber energi terbarukan 400 watt. Harapan Brown adalah untuk merancang bus yang dapat memungkinkan mereka melakukan perjalanan selama dua minggu “off the grid” dengan makanan segar.

Keduanya berencana untuk membuat pemberhentian pertama mereka di British Columbia, di mana mereka memiliki pekerjaan yang disiapkan untuk musim dingin sebagai pembuat salju dan petugas lift ski. Kemudian mereka berangkat ke Pantai Pasifik di AS sembari menunggu perbatasan darat dibuka kembali.

Zimmer, yang juga seorang penyanyi-penulis lagu, berencana untuk menggunakan waktu di jalan agar fokus pada musiknya untuk “tur dan hidup pada waktu yang sama.”

ā€œItulah mengapa kami sangat senang melakukan ini, karena tidak harus terjebak dalam pekerjaan atau situasi yang tidak kami sukai. Agak klise untuk dikatakan, tetapi jika segala sesuatunya tidak berhasil di suatu tempat, kita selalu dapat tiba di tempat lain dan memulai dari sana,ā€ kata Zimmer.

Baca juga:Ā Dembell Motorhome, Desain ā€˜Kapal Pesiar’ dengan Sasis Mercedes Tiga Gandar

Sejak memulai proyek pada bulan Mei, Brown dan Zimmer telah mendokumentasikan setiap tahap di saluran YouTube mereka, yang disebut VagaBonVoyage.

Stasiun Kereta di Tokyo Disulap dengan Tema Stasiun Hogsmeade “Harry Potter”

Sebuah stasiun kereta di Tokyo akan diubah menjadi pintu gerbang untuk taman hiburan Harry Potter, yang dijadwalkan akan dibuka pada tahun 2023. Seibu Railway Co. akan merenovasi Stasiun Toshimaen di Nerima Ward, stasiun terdekat dengan taman baru, yang sedang dibangun di lokasi taman hiburan Toshimaen yang ditutup pada tahun 2020.
Platform stasiun akan didesain ulang untuk menyulap suasana populer ala film Harry Potter. Stasiun Seibu Toshima Line akan dirancang untuk membangkitkan tema bergaya Stasiun Hogsmeade, pintu gerbang ke dunia sihir dalam serial film. Pilar dan bangku platformĀ  di Stasiun Toshimaen akan diberi warna merah yang sama seperti yang digunakan di Stasiun Hogsmeade.
Dilansir dari Japannews.yomiuri.co.jp, bagian dari Stasiun Ikebukuro — titik awal Jalur Seibu Toshima — juga akan diberi reparasi bertema Harry Potter untuk memberi semangat kepada pengunjung yang menuju taman hiburan. Perusahaan kereta api mengatakan peron 1 dan 2 – tempat kereta menuju dan dari Stasiun Toshimaen tiba dan berangkat – akan diperbarui agar menyerupai Stasiun Kings Cross London, yang ditampilkan dalam film Harry Potter.
Menurut Seibu Railway, konstruksi telah dimulai di kedua stasiun dan diharapkan akan selesai pada musim semi mendatang.
Pecinta Harry Potter pastinya tidak akan lupa bahwa ada beberapa stasiun yang digunakan dalam film merupakan tempat yang nyata. Salah satunya yakni Stasiun Hogsmeade yang merupakan persinggahan terakhir kereta Howgarts Express sebelum murid-murid sihir ke kastil.
StasiunĀ  Hogsmeade sendiri merupakan stasiun tua yang sudah beroperasi sejak 1865 atau lebih dari satu setengah abad lalu. Dibuka pada tanggal 1 Juli 1865, dulunya stasiun iniĀ  dikenal sebagai Goathland Mill, yang dibuka sebagai persimpangan untuk mengindari pekerjaan Beck Hole Incline yang merupakan bagian dari rute Whitby dan Pickering Railway.

Jadi Narrowbody Terjauh di KTT G20, Berikut Fitur Canggih Pesawat Airbus A321 PM Inggris

Perdana Menteri (PM) Inggris, Rishi Sunak, tiba di Bali untuk menghadiri KTT G20 pada Senin malam waktu Bali. Sebagai negara maju yang negaranya terletak cukup jauh, Inggris sudah sepatutnya mengerahkan pesawat widebody agar tidak transit. Namun, siapa nyana, Rishi Sunak menumpangi pesawat narrowbody Airbus A321Neo. Pesawat ini pun menjadi narrowbody terjauh yang datang ke KTT G20.

Baca juga: Boeing 777-300ER PM India Mendarat di Bali, Tampilan Biasa Tapi Spesifikasinya Bikin Geleng-geleng

Sebagaimana disebut di awal, mayoritas pesawat yang ditumpangi pemimpin peserta KTT G20 merupakan widebody, baik dengan empat mesin semisal Boeing 747 ataupun dua mesin semisal Boeing 777.

Jangankan negara-negara yang terletak jauh dari Indonesia, yang dekat pun seperti India dan Cina, menggunakan pesawat widebody. Bukan semata agar pesawat bisa menempuh rute langsung tanpa transit melainkan juga terkait kenyamanan.

Faktanya, Inggris, yang terletak belasan kilometer dari Bali, mengerahkan pesawat narrowbody Airbus A321Neo dengan nomor registrasi G-GBNI. Itu kenapa pesawat yang ditumpangi PM Rishi Sunak dan rombongan harus transit terlebih dahulu di Dubai, sebelum melawat ke Denpasar, Bali.

Data FlightRadar24, pesawat terbang dari Bandara London Stansted menuju Bandara Internasional Dubai selama tujuh jam lebih. Setelah mengisi bahan bakar, pesawat melanjutkan perjalanan ke Bali. Usai PM Rishi Sunak dan rombongan turun, pesawat terbang ke Bandara Juanda Surabaya untuk parkir.

Meski hanya berstatus pesawat sewaan dari Titan Airways dan hanya berupa pesawat narrowbody, pesawat dengan livery ā€˜Great Britain’ di bagian vertical stabilizer-nya ini telah dimodifikasi mengikuti standar pesawat kenegaraan Inggris.

Dilansir dari berbagai sumber, pesawat dilengkapi dengan 50 kursi lie-flat untuk memanjakan para pejabat selama dalam perjalanan. Selain itu, terdapat ruang meeting, internet berkecepatan tinggi, dan penyimpanan senjata yang aman.

Tak disebutkan dengan jelas di sini senjata seperti apa dan bagaimana peruntukannya dalam menangkal serangan musuh, mengingat sebagai pesawat bertekanan, sulit menggunakan senjata untuk ditembakkan dari dalam kabin ke luar kabin.

Baca juga: Mengenal ā€œCode Oneā€, Pesawat Kepresidenan Korea Selatan yang Digunakan di KTT G20

Sumber lain menyebut, sebagai negara berpengaruh di kancah politik global, pemimpin Inggris tentu memiliki risiko keamanan tinggi dalam perjalanan udara. Karenanya, pesawat VIP Voyager, yang dipakai PM Inggris dan keluarga kerajaan, juga dilengkapi dengan fitur pertahanan.

Fitur tersebut seperti sistem pertahanan rudal atau CAMS (Civilian Aircraft Missile Protection System) yang mampu menahan rudal dari udara-ke-udara dan dari darat-ke-udara serta peralatan radio militer dengan dilengkapi kombinasi pesan rahasia yang terenkripsi untuk berkomunikasi di udara.

Lima Maskapai dengan Amenity Kit Termewah di Dunia, Nomor 2 Tak Disangka

Maskapai penerbangan internasional terkemuka berloba-lomba menawarkan penumpang first class dan kelas bisnis berbagai layanan mewah, nyaman, ramah, dan terjangkau. Itu bisa berupa banyak hal, mulai dari makanan dan minuman, kursi, desain interior, fitur, dan lainnya; termasuk amenity kit atau biasa juga disebut travel kit.

Baca juga: Enam Maskapai ini Dikenal Punya Layanan Ekonomi Premium Terbaik

Kendati kecil, namun keberadaan dan keistimewaan amenity kit sebuah maskapai dianggap mampu menarik minat terbang penumpang terhadap maskapai. Lantas, amenity kit maskapai mana yang dianggap termewah di dunia dan berkesan? Dilansir Quora, berikut selengkapnya.

1. Etihad Airways

Foto: The Design Air Home

Sebagai salah satu maskapai terbaik di dunia yang didukung kekuatan modal, Etihad Airways berupaya menyajikan bergam hal spesial untuk penumpang, salah satunya amenity kit. Tak tanggung-tanggung, amenity kit maskapai yang dikenal sebagai salah satu the three mega carrier Timur Tengah ini didesain langsung oleh Christian Lacroix. Maskapai juga bermitra dengan brand skin care mewah ternama dunia, Omorovicza.

2. Delta Airlines

Foto: One mile at a time

Meski berstatus sebagai salah satu maskapai terbesar di dunia dari segi traffic penumpang, Delta Airlines tak begitu pamor dari segi layanan mewah ke penumpang first class. Bisa dibilang ā€˜tenggelam’ dengan layanan mewah dari maskapai lainnya dari Timur Tengah, Asia, dan Eropa.

Kendati begitu, pengguna Quora, Sindhu Satish, yang mengaku sudah traveling keliling dunia atau setidaknya ke 36 negara, menempatkan Delta Airlines ke posisi dua daftar maskapai dengan amenity kits termewah.

Semua penumpang internasional di kursi first class serta penumpang domestik tujuan ujung barat ke timur atau sebaliknya, semisal Bandara JFK ke Bandara Los Angeles atau Bandara JFK ke San Francisco, mendapatkan amenity kits Tumi sebagai casing atau tasnya dan Kiehl untuk produknya (skin care).

3. Qantas

Foto: On3communication.com

Sama halnya dengan Delta Airlines, posisi Qantas terkait amenity kits mewah untuk penumpang first class-nya memang tak terlalu menonjol. Tetapi, kerja sama dengan Martin Grant berupa piyama, sandal, dan penutup mata untuk tidur pun membuat amenity kit maskapai nasional Australia ini begitu mewah.

4. Singapore Airlines

Foto: Unilad

Maskapai nasional Singapura ini menggandeng brand mewah kenamaan asal Italia, Salvatore Ferragamo, untuk mengeluarkan amenity kit berupa parfum Eau de Toilette 30ml (untuk pria dan wanita), lip balm, balsem setelah bercukur, dan handuk.

5. Emirates

Foto: Emirates

Tak diragukan lagi bila maskapai sekelas Emirates masuk dalam jajaran maskapai dengan amenity kit termewah di dunia. Bagaimana tidak, selain layanannya yang memang sudah terkenal mewah dan memanjakan penumpang, maskapai itu juga berinvestasi tinggi dalam menyediakan amenity kit untuk para penumpang first class.

Amenity kit Emirates berupa parfum BVLGARI Eau ParfumƩe au thƩ noir, penutup mata (untuk tidur), dan sandal. Di Emirates, amenity kit laki-laki dan perempuan dibedakan demi pelayanan terbaik.

Baca juga: Daftar 20 Maskapai Terbaik 2022 Versi AirlineRatings.com, 9 di Antaranya dari Asia

Emirates juga memberikan amenity kit mewah ke penumpang kelas bisnis bekerja sama dengan Mammoth.

Amenity kit kelas bisnis Emirates berisi berisi perlengkapan sehari hari. Untuk wanita amenity kit berisi sikat gigi dan pasta gigi hingga sapu tangan, deodoran, face emulsion, krim tangan, dan parfum. Untuk laki-laki berupa busa cukur dan pisau cukur Gilette, serta pelembab dan aftershave dari Bvlgari.

Penasaran, Apakah ada Kamar Mayat di Kapal Pesiar? Simak Jawabannya Disini

Tentu tidak ada yang menginginkan adanya kematian, terlebih saat  berlayar dengan kapal pesiar. Namun, bila waktunya tiba, pastinya tidak ada yang bisa menolak kedatangan malaikat pencabut nyawa. Nah, yang kerap menjadi pertanyaan, apakah di kapal pesiar tersedia fasilitas kamar mayat? Jika ada, di manakah kamar mayat ditempatkan? Dan apa yang terjadi jika seseorang meninggal di kapal pesiar?
Dikutip dari thepointsguy.com, disebutkan bahwa umumnya di kapal pesiar besar terdapat kamar mayat. Semakin besar kapal, maka semakin besar kapasitas kamar mayat, menyesuaikan dengan jumlah dan kapasitas penumpang. Kapal pesiar dalam hal ini juga wajib membawa kantong jenazah.
Kamar mayat pada kapal pesiar adalah kamar berpendingin stainless steel dengan rak tempat mayat disimpan, baik sampai akhir perjalanan atau sampai mereka dapat diturunkan di pelabuhan transit untuk lebih dulu dipulangkan ke keluarganya.
Untuk lokasi, posisi kamar mayat terletak di dek terendah kapal, umumnya di sepanjang apa yang oleh kru disebut sebagai “I-95” – koridor panjang yang membentang dari satu ujung kapal ke ujung lainnya. Koridor ini menampung penyimpanan untuk segala sesuatu mulai dari makanan, alkohol hingga bunga segar dan peralatan kapal lainnya. Tapi jangan khawatir; kamar mayat berada jauh dari tempat penyimpanan makanan.
Lantas apa yang terjadi jika seseorang meninggal di kapal pesiar? Semua jalur pelayaran memiliki prosedur untuk menangani situasi jika seseorang meninggal saat berlayar. Ketika itu terjadi, petugas kapal segera memberi tahu otoritas di pelabuhan. Anggota tim medis akan menilai, dan jenazah akan dipindahkan ke kamar mayat sampai pengaturan lebih lanjut dapat dilakukan.
Umumnya, biaya yang terkait dengan kamar mayat adalah tanggung jawab penumpang atau keluarga mereka atau teman perjalanan lainnya, dan bukan menjadi kewajiban perusahaan pelayaran. Namun, beberapa polis asuransi perjalanan menawarkan pertanggungan untuk itu.
Seberapa cepat sebuah jenazah dapat diturunkan dari kapal, itu sangat bergantung pada beberapa faktor, termasuk peraturan setempat, di mana kapal berada dalam rencana perjalanannya dan di mana kapal tersebut sandar. Umumnya, jenazah dipindahkan dari kapal di pelabuhan utama berikutnya, di mana terdapat infrastruktur yang tepat untuk menanganinya.

Mulai 4 Desember, Garuda Indonesia Kembali Buka Rute Denpasar – Seoul 2x Seminggu

Garuda Indonesia kembali memperluas jaringan penerbangan internasional menuju Bali melalui pengoperasian kembali rute Seoul – Denpasar yang akan mulai dilayani pada 4 Desember 2022 mendatang. Penerbangan Seoul – Denpasar (PP) tersebut akan beroperasi sebanyak dua kali per minggu, yaitu pada hari Minggu dan Senin, dengan menggunakan Airbus A330-300 yang memiliki kapasitas sebanyak 251 penumpang, dengan konfigurasi 36 kursi bisnis dan 215 kursi ekonomi.
Penerbangan dari Seoul menuju Denpasar akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Incheon dengan GA-871 pada pukul 11.35 LT dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 17.50 WITA; sedangkan penerbangan menuju Seoul akan diberangkatkan dari Denpasar dengan GA-870 pada pukul 01.25 WITA dan tiba di Incheon pada pukul 09.15 LT.
Dibukanya kembali penerbangan Seoul – Denpasar di tahun ini juga bertepatan dengan momentum penting terjalinnya hubungan bilateral selama 50 tahun antara Indonesia dan Korea Selatan.
Sejauh ini, baru Korean Air yang melayani penerbangan langsung Denpasar – Seoul. Penerbangan langsung Denpasar – Seoul ditempuh selama 7 jam 15 menit. Sementara Garuda Indonesia, selama ini melayani rute Denpasar – Seoul dengan code share bersama maskapai Vietnam Airlines. Maskapai lain dengan sistem transit juga melayani rute Denpasar – Seoul, yakni Scoot dan AirAsia.

Airbus A380 Malaysia Airlines Ferry Flight ke Kuburan Pesawat di Perancis, Resmi Pensiun?

Malaysia Airlines mengirim salah satu Airbus A380-nya ke Bandara Tarbes–Lourdes–PyrĆ©nĆ©es, Occitanie, barat daya Perancis. Tak ada keterangan itu penerbangan terakhir atau bukan. Tetapi, fasilitas milik Tarmac Aerosave itu kondang dikenal sebagai fasilitas penyimpanan pesawat jangka panjang sekaligus kuburan pesawat karena tak sedikit pesawat yang disimpan pada akhirnya dilucuti.

Baca juga: Akhirnya Malaysia Airlines Pensiunkan Armada Airbus A380

Pantauan FlightRadar24, pesawat Airbus A380 Malaysia Airlines dengan nomor registrasi 9M-MNC terbang ferry flight atau tanpa kargo dan penumpang pada pukul 09.11 waktu setempat, mundur dari jadwal awal pada 07.30. Pesawat kemudian naik ke ketinggian 38 ribu sampai 40 ribu kaki.

Sekitar 13 jam empat menit mengudara, pesawat mengontak ATC sekitar dan mendarat dengan selamat di Bandara Tarbes, Perancis pada pukul 15:15 atau mundur 90 menit dari yang sudah dijadwalkan.

Penerbangan ferry flight tersebut merupakan penerbangan pertama pesawat superjumbo berusia 10 tahun lebih itu sejak Maret 2020 atau sejak pandemi Covid-19 mewabah ke seluruh dunia.

Meski tak ada keterangan pasti untuk tujuan apa pesawat superjumbo itu ke Tarbes, tetapi, besar kemungkinan itu adalah penerbangan pertama dan terakhir pesawat sebelum pensiun.

Hal itu juga sejalan dengan pernyataan maskapai sebelumnya yang menyebut seluruh armada A380 (enam unit) pada akhir tahun 2022.

Pada pertengahan tahun lalu, Group Chief Executive Captain Malaysia Airlines, Izham Ismail, blak-blakan bakal mempensiunkan armada A380 karena tak sesuai dengan rencana di masa depan. Ketika itu, maskapai tak ingin sekedar mempensiunkan pesawat dan membiarkannya menjadi barang rongsokan di kuburan pesawat tanpa ada nilai ekonomi yang didapat.

Karenanya, enam unit A380 maskapai nasional Malaysia tersebut coba dijual ke beberapa pihak meskipun itu dikabarkan gagal total alias tidak ada peminat. Padahal, menurut ch-aviation saat ini, harga A380 bekas sudah berada di kisaran harga US$37 juta atau sekitar Rp575 juta.

9M-MNC sendiri adalah pesawat A380 pertama Malaysia Airlines yang pertama kali dipesan pada 19 tahun lalu atau 11 Desember 2003 silam.

Kendala pengiriman, pesawat baru diterima maskapai pada 14 Maret 2012. Saat ini, Malaysia Airlines memiliki enam unit pesawat dan seluruhnya akan dipensiunkan pada akhir tahun ini. Besar kemungkinan unit A380 lainnya juga akan dikirim ke Bandara Tarbes.

Baca juga: Pernah Dengar dan Tahu Makna Ferry Flight? Simak di Sini Jika Belum

Bandara Tarbes milik Tarmac Aerospace sejatinya merupakan bandara kecil dengan traffic rendah. Tetapi, bandara ini menjadi banyak koleksi pesawat berbadan lebar dengan berbagai ukuran dan warna.

Sejauh ini, ada sekitar 19 pesawat A380 yang diparkir di Bandara Tarbes, dimana lima di antaranya yaitu milik Air France, Emirates, Etihad, Hi Fly, Lufthansa, Singapore Airlines telah dibongkar.

Hari Ini, 65 Tahun Lalu, Tupolev Tu-114 Rossiya Terbang Perdana dan Jadi Kebanggaan Uni Soviet

Pada hari ini, 65 tahun lalu, pesawat Tupolev Tu-114 Rossiya sukses terbang perdana. Pesawat hasil modifikasi dari pesawat militer Tupolev Tu-95 ā€œBearā€ ini dengan cepat menarik perhatian Barat dan pada akhirnya menjadi kebanggaan Uni Soviet usai menyandang status pesawat turboprop tercepat, terbesar, dan jangkauan terjauh di dunia.

Baca juga: Kisah Tupolev Tu-114, Pesawat Turboprop Tercepat, Terbesar, dan Jangkauan Terjauh di Dunia

Umum diketahui bahwa harga satu unit pesawat sangat mahal. Itu karena pesawat dilengkapi dengan komponen berharga mahal dan teknologi canggih.

Dalam membuat pesawat, setidaknya ada lima tahapan dalam membangun atau memproduksi sebuah pesawat; mulai dari desain, simulasi menggunakan model skala, konstruksi, perakitan, dan pengujian. Dua tahap awal sudah pasti wujud nyata pesawat dalam ukuran yang sebenarnya belum ada. Tetapi, di tiga tahap akhir, wujud pesawat sudah ada dan umumnya berwarna hijau atau kuning.

Jauh sebelum itu, manufaktur harus menginvestasikan uang dalam jumlah sangat besar untuk riset kebutuhan pasar dan maskapai. Setelahnya, barulah mereka mulai ke tahap pengembangan. Sampai di sini, mengingat dinamika pasar yang terus bergerak, riset sebelum tahap pengembangan bisa saja berubah. Ini tentu memakan biaya lebih besar lagi dari yang sudah direncanakan.

Oleh karenanya, tak sedikit manufaktur pesawat yang membangun pesawat baru atas pengembangan dari pesawat sebelumnya. Sebut saja keluarga Boeing 737, keluarga Airbus A320, dan seterusnya; termasuk Tupolev Tu-114 yang dikembangkan berdasarkan Tupolev Tu-95 ā€œBearā€.

Dikutip dari rikoooo.com, sebelum mengembangkan Tupolev Tu-114, tim yang terdiri dari desainer pesawat dan pilot terbaik Aeroflot, bertemu dan membahas sejumlah hal untuk membuat pesawat terbaik di kelasnya.

Itu kemudian digabungkan dengan pengalaman Uni Soviet dalam mengubah pesawat militer Tupolev Tu-16 menjadi Tu-104. Riset dan pengalaman ini pada akhirnya membuat Barat tercengang dengan kemampuan industri dirgantara sipil negeri itu.

Usai terbang perdana pada 15 November 1957 dengan sukses, pesawat dengan nomor registrasi CCCP-L5611 ini kemudian dipamerkan ke Barat serta dunia pada 1958-59 dan banyak melakukan penerbangan ke Eropa Barat, seperti ke Brussel (Grand Prix at the World Exhibition), Albania, Budapest (Hungaria), dan mengakhiri tour di Le Bourget international airshow.

Safari penerbangan Tupolev Tu-114 pun berlanjut ke pangkalan militer AS sebagai penerbangan transatlantik pertama.

Kemudian, pada tanggal 15 September 1959, pesawat membawa Perdana Menteri Uni Soviet ketika itu, Nikita Khrushchev, ke Washington, dan menjadi penerbangan paling bersejarah untuk pesawat itu sendiri dan Uni Soviet.

Ketika itu, banyak hal yang tidak dipersiapkan sehingga penerbangan tersebut sangat membahayakan. Berhubung Nikita Khrushchev tetap kukuh terbang menggunakan pesawat itu, akhirnya berbagai persiapan rumit dan melelahkan pun dilakukan. Beruntung, penerbangan berjalan lancar.

Baca juga: 61 Tahun Lalu, Tupolev Tu-114 Rossiya Jadi Pesawat Turboprop Tercepat, Terbesar, dan Jangkauan Terjauh di Dunia

Tak lupa, Tupolev Tu-114 CCCP-L5611 ini juga terbang non-stop ke Beijing sebagai sekutu terdekatnya pada 29 Oktober 1959.

Meski sukses menyihir Barat dengan segudang kemampuannya, umur produksi Tupolev Tu-114 tidak panjang dan kuantitasnya juga sedikit. Sejak pertama kali diproduksi pada tahun 1958 sampai tahun 1964, hanya total 33 pesawat yang diproduksi.

Boeing 777-300ER PM India Mendarat di Bali, Tampilan Biasa Tapi Spesifikasinya Bikin Geleng-geleng

Setelah terbang langsung dari New Delhi, pesawat kenegaraan yang membawa Perdana Menteri India Narendra Modi telah mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, pada Senin malam (14/11/2022). Begitu turun dari pesawat, Modi langsung menyalami Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Bali I Wayan Koster yang telah bersiap menyambut. Sebagai salah satu negara yang berpengaruh di dunia, tentu ada yang menarik dari pesawat kenegaraan Negeri Anak Benua.

Baca juga:Ā Tiba di Bali, Pesawat Boeing 777-300ER PM Jepang Fumio Kishida Ternyata Diregistrasi di AS

Dari situs pelacakan pesawat, diketahui pesawat yang membawa PM Modi ke Bali adalah Boeing 777-300ER dengan registrasi VT-ALW yang dioperasikan Indian Air Force Special Extra Section Flight (SESF). Lantaran disiapkan untuk membawa para petinggi India (Presiden, Wakil Presiden atau Perdana Menteri), maka VT-ALW disebut juga sebagai Air India One.

Awalnya, Air India One adalah Boeing 747-400 milik Air India. Baru pada tahun 2016, Boeing 777-300ER terpilih sebagai SESF (VVIP transport). Pesawat baru, dengan corak yang dirancang khusus, mulai beroperasi pada Oktober 2020, menggantikan Boeing 747-400.

Boeing 777-300ER PM Modi dilengkapi dengan fasilitas komunikasi satelit terenkripsi dan alat bantu navigasi canggih, sistem peringatan anti rudal terbaru, perisai anti rudal dan sistem anti jamming untuk memberikan perlindungan dari ancaman dari darat atau udara. Bahkan, pesawat ini juga dibekali flare dan chaff untuk mengecoh serangan rudal.

Boeing 777-300ER mampu melakukan perjalanan jarak jauh dengan menghilangkan kebutuhan untuk pengisian bahan bakar di udara. Sebagai informasi, Elektronik onboard 777-300ER mencakup sekitar 238 mil kabel (dua kali jumlah yang ditemukan pada Boeing 777 normal).

Baca juga: Boeing 747-9I BBJ Presiden Erdogan Mendarat di Bali, Meski Mewah Ternyata Hasil Hibah dari QatarĀ 

Air India One saat ini diperkuat dengan dua unit Boeing 777-300ER, yaitu VT-ALV dan VT-ALW, yang masing-masing terdaftar sebagai K7066 dan K7067 di fasilitas Boeing di Fort Worth, Texas. Kedua pesawat telah dilengkapi secara khusus dengan missile defense and countermeasures dispensing systems, large aircraft infrared countermeasures (LAIRCM) self-protection suites (SPS).