Gawat, Perusahaan Inggris Pasok Suku Cadang Palsu Mesin CFM56, Banyak Digunakan di Boeing 737 dan Airbus A320

Seorang pria ditangkap setelah sebuah perusahaan di London dituduh memasok suku cadang pesawat palsu yang digunakan oleh maskapai penerbangan di seluruh dunia. Serious Fraud Office (SFO) mengatakan penyelidiknya melakukan penggerebekan dini hari di sebuah lokasi di London yang digunakan oleh AOG Technics dan menangkap satu orang.

Baca juga: Diamuk Putin, Cina Akhirnya Tegas Bantu Rusia Lawan Barat, Kirim Pasokan Suku Cadang Pesawat

Dikutip dari Airlive.net, AOG disebut menjual sebagian besar menjual suku cadang mesin pesawat ke perusahaan luar negeri yang memasang suku cadang untuk maskapai penerbangan. Namun beberapa maskapai penerbangan Inggris juga terkena dampaknya, kata SFO dalam sebuah pernyataan.

Buntut dari temuan ini, SFO mengatakan beberapa pesawat telah dilarang terbang di Inggris dan Amerika Serikat.

AOG Technics dituduh memasok suku cadang yang didokumentasikan secara palsu untuk digunakan pada mesin jet penumpang yang paling banyak terjual di dunia, yakni CFM56. Mesin CFM56 selama ini banyak digunakan sebagai dapur pacu pada Boeing 737 generasi lama dan sekitar setengah dari Airbus A320.

Awal tahun ini, Otoritas Penerbangan Sipil Inggris – Civil Aviation Authority (CAA) dan mitranya di Uni Eropa dan AS (FAA) mengeluarkan peringatan yang memperingatkan dunia mengenai suku cadang palsu yang dijual oleh AOG Technics.

Maskapai yang terkena dampak termasuk Tui, Ryanair, American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, Southwest Airlines, TAP dan Virgin Australia Airlines.

Baca juga: Singapore Airlines Bongkar Dua Airbus A380, Suku Cadangnya Didaur Ulang

Direktur SFO Nick Ephgrave mengatakan: “Investigasi ini berkaitan dengan tuduhan penipuan yang sangat serius yang melibatkan pasokan suku cadang pesawat, yang konsekuensinya berpotensi berdampak luas. Dugaan pemalsuan ini terungkap setelah adanya laporan yang dibuat oleh perusahaan pemeliharaan pesawat asal Portugal pada bulan Juni lalu.

Agar Perjalanan Nyaman, Packing Pakaian Itu Harus Efisien

Urusan mengemas atau packing pakaian ke dalam tas atau koper sepertinya sederhana, tapi packing bisa bikin penat bila waktu keberangkatan ternyata mepet. Alhasil bila terburu-buru, bakal ada item pakaian atau perlengkapan yang tertinggal, atau bisa jadi pakaian yang Anda bawa tidak terkemas dengan baik, sehingga posisi muatan dalam koper berantakan dan tidak efisien.

Baca juga: 10 Kesalahan Pelancong dalam Mengepak Koper

Dilansir dari independenttraveler.com, ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk mem-packing pakaian di dalam tas atau koper yang akan dibawa saat traveling.

Pisahkan pakaian
Bila tempat traveling sudah pasti, pilih baju dan pisahkan sesuai kebutuhan. Atasan, bawahan, baju renang dan baju tidur. Ini akan memudahkan Anda untuk menggunakan baju yang sesuai kebutuhan saat di tempat tujuan Anda.

hipwee
hipwee

Lipat atau gulung pakaian
Biasaya pakaian yang sudah dipisahkan bisa dilipat atau digulung. Untuk memuat banyak pakaian, hal tersimpel adalah menggulung pakaian tersebut. Tetapi tidaak semua bisa di gulung, untuk kaos, dress kasual dan pakaian yang tidak mudah kusut baiknya di gulung. Sedangkan untuk pakaian formal seperti kemeja, jaket, dan yang berbahan tebal baiknya dilipat dan diletakkan di bagian bawah atau atas koper dan tas Anda. pakaian yang digulung dan diletakkan rapat, bisa menghemat tas atau koper yang Anda gunakan sehingga ada ruang sisa untuk peralatan lainnya. Jangan lupa, saat menggulung, baju bisa diikat agar tidak mudah lepas dari gulungannya.

Masukkan dalam tas packing atau plastik vacum
Setelah digulung atau dilipat, pakaian yang Anda bawa bisa dimasukkan kedalam tas packing. Tas ini memudahkan Anda memilah pakaian dan keperluan lainnya dan memuat keperluan Anda lainnya di dalam tasa atau koper. Atau plastic vacum juga bisa Anda gunakan, selain menghindari pakaian basah,plastik ini membuat pakaian Anda tertata rapid an menyisakan banyak ruang di tas atau koper yang digunakan.

hipwee
hipwee

Posisi pakaian dalam tas atau koper
Ini sangat perlu Anda perhatikan. Posisi pakaian di dalam koper baiknya yang paling berat seperti yang berbahan tebal dan jeans diletakkan dekat roda dan yang ringan seperti kaos diletakkan di atasnya. Sama dengan menggunakan tas, baiknya pakaian terberat di letakkan di bagaian bawah agar pakaian lainnya tidak terhimpit dan kusut.

Baca juga: Tips Kemas Barang Saat Melancong dengan Koper Kecil

Isi ruang kosong
Setelah semua pakaian Anda masuk ke dalam tas atau koper, masukkan barang-barang lain seperti kaos kaki, sarung tangan, pakaian dalam dan tas kecil tempat peralatan mandi di sela-sela atau ruang kosong koper atau tas Anda.

10 Desember 2023, Penerbangan Vietjet Rute Jakarta-Hanoi Resmi Dibuka

Setelah sukses membuka rute penerbangan langsung antara Jakarta dan Ho Chi Minh pada bulan Agustus 2023 lalu, Vietjet kini resmi membuka rute langsung terbarunya yang menjembatani keindahan budaya Hanoi dengan kehidupan penuh warna di Jakarta. Penerbangan perdana yang bersejarah pada tanggal 10 Desember 2023 mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya layanan langsung antara dua destinasi yang mempesona ini.

Baca juga: Kham Thien Street, Sebuah Cerita dari Pemukiman Pinggir Rel di Vietnam

Rute penerbangan Jakarta-Hanoi akan beroperasi dengan jadwal empat kali pulang-pergi setiap minggu, yaitu pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan. Penerbangan dari Jakarta ke Hanoi, dengan durasi perjalanan sekitar 4 jam 20 menit, akan berangkat pukul 14.00 dan tiba di Hanoi pukul 18.15. Sementara itu, penerbangan kembali dari Hanoi akan berangkat pukul 08.40 dan mendarat di Jakarta pukul 13.00 (waktu setempat).

Sebagai penerbangan langsung keempat antara kedua negara, pembukaan rute langsung Jakarta – Hanoi ini menandai peningkatan signifikan dalam jaringan penerbangan Vietjet yang terus berkembang.

Baca juga: Hanoi Operasikan Jalur Kereta Api Perkotaan Untuk Kurangi Kemacetan

Untuk merayakan pencapaian ini sekaligus menyambut datangnya musim liburan, Vietjet menawarkan jutaan tiket dengan harga mulai Rp0/sekali jalan atau Rp900.000/sekali jalan, termasuk pajak dan biaya lainnya. Penawaran menarik ini berlaku untuk periode penerbangan mulai 5 Januari 2024 hingga 31 Oktober 2024.

Airbus Flight Academy Mulai Gunakan Pesawat Latih Elixir yang Lebih Hemat Bahan Bakar

Ada yang unik dari Airbus, yakni manufaktur dirgantara dari Eropa ini ternyata juga mempunyai sekolah penerbang, yakni Airbus Flight Academy Europe, yang 100 persen merupakan anak perusahaan Airbus menyediakan pelatihan bagi pilot sipil dan militer. Dan terkait Airbus Flight Academy, ada kabar bahwa sekolah penerbang itu telah menerima gelombang pertama pesawat latih Elixir yang lebih hemat bahan bakar dan lebih senyap sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutannya.

Baca juga: Airbus Buka Kursus Pelatihan Drone untuk Usia 18 – 65 Tahun

Empat pesawat pertama, dari total delapan pesawat yang akan dikirimkan, dilengkapi dengan kokpit yang dirancang khusus untuk Airbus Flight Academy, termasuk dua Electronic Flight Instrument Systems (EFIS) untuk mempersiapkan pilot kadet menghadapi teknologi pesawat komersial tercanggih saat ini.

Airbus Flight Academy Europe didirikan pada tahun 2006 untuk menyediakan fasilitas dan layanan pelatihan guna mendukung pelatihan awal, dasar, dan lanjutan bagi pilot sipil dan militer. Airbus Flight Academy Europe telah mengembangkan kemampuan pelatihan pilotnya sendiri dan telah menyelenggarakan Program Pelatihan Kadet Pilot Airbus sejak tahun 2019.

Terletak di Angoulême, barat daya Perancis, pusat pelatihan ini menawarkan semua fasilitas dan aset pelatihan yang diperlukan untuk memberikan kondisi pelatihan terbaik untuk taruna kita.

Program Pelatihan Kadet Pilot Airbus terbuka untuk lulusan sekolah menengah atas berusia di atas 18 tahun di seluruh dunia. Kandidat akan menjalani tes penyaringan online dan di tempat sebelum memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan yang mencakup 800+ jam sekolah dasar, dan 200 jam pelatihan praktik (penerbangan dan simulator). Sekitar 80 taruna dilatih di Airbus Flight Academy Europe setiap tahunnya.

Baca juga: Cessna 172 Skyhawk, Pesawat Latih Terpopuler Sejagad, Pencetak Berjuta Pilot

Airbus Flight Academy Europe memiliki armada Diamond DA42, Cirrus SR20, Grob 120 A-F dan sekarang empat pesawat Elixir, semuanya didedikasikan untuk pelatihan kadet. Selain itu, Airbus Flight Academy Europe mengoperasikan armada dua simulator berkualifikasi FNPT II di lokasi dan lokasi pelanggannya untuk menawarkan solusi pelatihan terbaik bagi siswa pilot.
​

Gegara Promo Tarif, LRT Jabodebek Kebanjiran Penumpang

LRT Jabodebek mencatat terjadinya peningkatan jumlah pengguna jasa pasca penambahan perjalanan serta penerapan tarif promo off peak hour. Pada periode 1 s.d 7 Desember 2023 LRT Jabodebek telah melayani 218.607 pengguna, jumlah tersebut naik 10 persen dibandingkan dengan periode yang sama bulan lalu sebanyak 198.558 pengguna.

Baca juga: Sambut Nataru 2024, Promo Tarif Baru LRT Jabodebek Jadi Rp3 – 10 Ribu, Headway 7-15 Menit

Manager Public Relations Mahendro Trang Bawono mengungkapkan peningkatan ini dipengaruhi faktor penambahan jumlah perjalanan dan penerapan tarif promo terbaru. Peningkatan jumlah pengguna ini tentunya juga tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi dengan Pemerintah melalui DJKA sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal.

“Kami mengapresiasi pelanggan yang telah menggunakan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi untuk bermobilisasi sehari-hari. Peningkatan ini dapat diartikan sebagai tanggapan positif serta menunjukkan minat dan peningkatan kepercayaan terhadap layanan LRT Jabodebek,” ujar Mahendro.

Baca juga: Catat! di Luar Peak Hour Jam 10.00-15.00, Headway LRT Jabodebek per 1 Jam

LRT Jabodebek tetap berkomitmen untuk menjunjung standar pelayanan dan keselamatan tertinggi bagi pengguna sehingga semakin banyaknya masyarakat yang terbantu dengan hadirnya LRT Jabodebek sebagai transportasi publik.

“Prioritas kami adalah secara konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan, KAI yang dipercaya sebagai operator LRT Jabodebek oleh pemerintah akan menjaga momentum ini dengan meningkatkan layanan kami dan mengoptimalkan pengalaman perjalanan bagi pelanggan,” tutup Mahendro.

Bandara Dhoho Kediri Memasuki Tahap Kalibrasi, Target Beroperasi Komersial Awal Tahun 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jumat (8/12), meninjau kesiapan Bandara Internasional Dhoho Kediri jelang beroperasi secara komersial pada awal tahun 2024. Menhub menyaksikan langsung proses kalibrasi bandara yang tengah dilakukan Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara.

Baca juga: Gandeng Gudang Garam, PT Angkasa Pura I Bangun Bandara “Dhoho” di Kediri

“Kalibrasi adalah tahap awal dari assesment suatu bandara, yang akan dilanjutkan dengan sejumlah assessment lainnya terkait keselamatan dan keamanan penerbangan,” tutur Menhub.

Menhub menjelaskan, pada minggu depan akan dilakukan pra operasi Bandara Dhoho dengan mengadakan tes take off landing beberapa pesawat. “Setelah seluruh assessment selesai, kami akan mengeluarkan rekomendasi yang akan ditindaklanjuti oleh pihak pengelola bandara,” ucapnya.

Setelah semua rekomendasi ditindaklanjuti, langkah selanjutnya adalah pengajuan dari pihak maskapai untuk melayani penerbangan dari dan ke Bandara Dhoho. Kemudian, akan ditetapkan maskapai serta rutenya oleh Kemenhub. “Bandara Dhoho ditargetkan bisa beroperasi secara komersial pada akhir Januari atau Februari 2024,” tutur Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengharapkan peran aktif pemerintah daerah di Kediri untuk turut mempromosikan keberadaan Bandara Dhoho. Menhub meyakini Bandara Dhoho akan memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Kediri.

“Jawa Timur adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia dan memang dibutuhkan bandara yang ada di sisi selatan. Apa yang dibangun ini sangat signifikan, dengan runway sepanjang 3300 meter dan lebar 45 meter yang dapat didarati segala jenis pesawat,” ujar Menhub.

Bandara ini juga potensial untuk melayani penerbangan umroh dan haji. “Kami sudah akan memberikan izin penerbangan umroh haji di bandara ini, Di sekitar bandara ini juga sudah memiliki fasilitas penunjang seperti, hotel dan fasilitas lainnya,” kata Menhub.

Kemudian, Menhub memberikan apresiasi kepada PT Surya Dhoho Investama (SDHI), anak usaha dari PT Gudang Garam, yang telah berinvestasi untuk membangun Bandara Dhoho Kediri, dengan total investasi mencapai Rp 13 Triliun.

“Ini adalah proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited (pemrakarsa dan pendanaan dari pihak swasta/non APBN) pertama di Indonesia, yang dari awal kita desain bersama-sama sampai selesai. Ini adalah satu contoh bahwa Indonesia memiliki pihak swasta yang punya komitmen untuk membangun konektivitas di Indonesia. Ini juga bisa jadi contoh swasta yang lain untuk berinvestasi di bandara,” tutupnya.

Baca juga: Di Tahun ini, PT Angkasa Pura I Tuntaskan Pengembangan Empat Bandara, Salah Satunya Tunjang MotoGP 2021

Pada tahap awal, saat ini Bandara Dhoho memiliki kapasitas terminal 1,5 juta/tahun. Pembangunan tahap 2, kapasitas akan meningkat mencapai 4,5 juta penumpang/tahun, dan kapasitas ultimate mencapai 10 juta penumpang/tahun. Nantinya, Bandara ini akan dikelola oleh PT Angkasa Pura I (AP I).

Turut menghadiri kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Maria Kristi Endah, Direktur PT SDHI Maksin Arisandi, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Cathay Group Borong Enam Unit Pesawat Kargo Airbus A350F, Mampu Bawa Payload 111 Ton

Cathay Group dari Hong Kong menjadi maskapai terbaru yang memesan A350F, menyusul penandatanganan perjanjian pembelian enam pesawat. A350F akan bergabung dengan divisi kargo maskapai ini, Cathay Cargo, dan akan menjadi elemen sentral dalam armada masa depannya, sehingga menghadirkan tingkat efisiensi baru di seluruh jaringan luasnya.

Baca juga: Emirates Bukukan Pesanan 65 Unit Airbus A350-900, Spesial untuk Penerbangan 15 Jam dari Dubai

Saat ini dalam pengembangan, A350F dapat membawa muatan hingga 111 ton dan dapat terbang hingga 4.700 mil laut/8.700 kilometer dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan kapal barang lain yang tersedia saat ini. Hal ini akan memungkinkannya melayani semua pasar kargo berat, termasuk rute pengangkutan terbesar di dunia antara Hong Kong dan Anchorage.

Chief Executive Officer Cathay Group Ronald Lam berkata: “Saat kita memasuki tahun 2024, perjalanan pembangunan kembali kami mendapatkan momentum. Urutan ini menandai komponen penting lainnya dalam investasi kami untuk masa depan. Hal ini mencerminkan kepercayaan Cathay terhadap hub Hong Kong seiring kami menantikan peluang yang diberikan oleh Sistem Tiga Landasan Pacu.”

“Pesawat kargo generasi mendatang yang sangat hemat bahan bakar ini akan memberikan tambahan kapasitas kargo yang penting, memperluas jaringan global kami, dan berkontribusi terhadap tujuan kepemimpinan keberlanjutan kami.”

Christian Scherer, Chief Commercial Officer dan Head of International Airbus mengatakan: “Ada standar baru di bidang kargo dan kami bersyukur bahwa operator kargo udara global yang cerdas seperti Cathay telah bergabung dengan semakin banyak pemain referensi di bidang angkutan udara. industri memilih A350F.”

“Pesawat ini akan cocok dengan armada penumpang A350 Cathay yang sudah ada, sekaligus menurunkan biaya pengoperasian ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar kargo yang semakin kompetitif. Pada saat yang sama, hal ini akan menghasilkan pengurangan emisi karbon yang sangat signifikan dan berkontribusi langsung terhadap tujuan keberlanjutan.”

Ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent-XWB97 berteknologi terkini, pesawat ini akan menghasilkan pengurangan konsumsi bahan bakar dan emisi karbon hingga 40% jika dibandingkan dengan 747F versi lama dan setidaknya 20% lebih efisien dibandingkan pesaingnya.

A350F memiliki pintu kargo dek utama terbesar di industri, dengan panjang badan pesawat dan kapasitas yang dioptimalkan sesuai standar palet dan kontainer industri. Lebih dari 70% badan pesawat terbuat dari bahan-bahan canggih, sehingga menghasilkan bobot lepas landas 46 ton lebih ringan dibandingkan turunan pesaingnya. A350F juga merupakan satu-satunya pesawat kargo yang akan sepenuhnya memenuhi standar peningkatan emisi CO₂ ICAO, yang mulai berlaku pada tahun 2027.

Air France-KLM dan Airbus Bentuk Joint Venture untuk Produksi Komponen A350

Sebagai bagian dari keluarga pesawat berbadan lebar paling modern di dunia, A350F juga menawarkan tingkat kesamaan yang tinggi dengan pesawat penumpang A350, sehingga memberikan manfaat tambahan bagi maskapai penerbangan yang sudah menerbangkan model dari keluarga tersebut.

Cathay sudah menjadi salah satu operator A350 terbesar, dengan armada saat ini sebanyak 47 pesawat. Ini termasuk A350-900 dan A350-1000, yang terutama dioperasikan pada jaringan rute jarak jauh milik maskapai tersebut.
​

Depo Lokomotif Tanah Abang, Primadona Lokomotif Diesel Hidrolik di Zamannya

Yang suka bepergian naik KRL turun di Stasiun Tanah Abang, pasti mengetahui dengan depo lokomotif yang satu ini. Ya, Depo Lokomotif Tanah Abang yang berdekatan dengan stasiunnya ini masih terlihat ramai hingga kini, meski wilayah PT Kereta Api Indonesia Daop 1 sudah memiliki depo lokomotf paling besar dan luas berada di area Cipinang saat ini.

Depo Lokomotif Tanah Abang masih sibuk dengan aktifitasnya untuk pengecekan, perawatan bahkan perbaikan kecil untuk lokomotif yang singgah. Tak hanya lokomotif, depo ini kerap kali dijuluki sebagai depo kereta penting. Tak heran beberapa rangkaian kereta istimewa juga bertengger disini, seperti Kereta Istimewa, Kereta Inspeksi, dan tentu saja Kereta Penolong.

Cara Mudah Pelajari Kodefikasi Batas Kecepatan Kereta Api

Selain itu Depo Lokomotif Tanah Abang juga digadang – gadang sebagai rumah singgahnya Lokomotif Diesel Hidrolik (DH). Tepat sekali, dahulu depo ini didominasi dengan lokomotif bermesin DH ketimbang Elektrik seperti saat ini dengan seri CC.

Lokomotif dengan tipe mesin DH ini sempat memiliki koleksi seri BB 300, BB 303, BB 304, BB 306, dan D 301. Bahkan ada pula sebagai lokomotif DH dikenal denga usianya yang cukup tua yaitu C 300. Berdasarkan data koleksi lokomotif saat itu berjumlah 19 buah. Rangkaian yang ditarik lokomotif ini pun beragam. Namun biasanya lokomotif DH menarik rangkaian penumpang yaitu KA Lokal Rangkasbitung dan KA Lokal Merak. Bahkan saking masih kuatnya, lokomotif DH ini pernah menarik rangkaian batu bara rute Cigading – Bekasi pp.

Perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Tanah Abang kini relatif lebih bagus. Sudah cukup banyak lokomotif saat ini yang singgah di depo. Rangkaian yang ditarik pun tak hanya wilayah Daop 1 saja, melainkan bisa mencapai berbagai kota di Pulau Jawa.

Depo KRL Terbesar di Asia Tenggara, Ternyata Ada di Depok

Namun, ikonik lokomotif yang keluar dari Depo Lokomotif Tanah Abang lebih dominan angkutan kereta barang, seperti angkutan semen, petikemas, dan tentu saja batu bara. Kru yang bertugas pun sudah siap dari mess atau tempat tinggal sementara di samping depo. Meski wilayah depo tidak terlalu luas, dan tidak memiliki turntable, namun tetap aktif perawatan selama 24 jam demi prioritas utama.

PRAS – Cinta Kereta Api

Melawan Lupa! Hanggar Narrow Body Terbesar di Dunia Ada di Indonesia

Mungkin masih lekat di ingatan Anda tentang hanggar narrow body terbesar di dunia yang ternyata berada di Indonesia. Ya, bergerak di bawah naungan PT GMF AeroAsia milik Garuda Indonesia, hanggar yang berlokasi di kawasan Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Cengkareng ini didaulat sebagai hanggar narrow body terbesar yang mengadopsi tipe Butterfly – dimana struktur bangunan ini sendiri terbagi ke dalam tiga bagian; dua wings dan area perkantoran serta workshop pada bagian tengahnya.

“Konsep ini berangkat dari keinginan untuk memiliki Hangar berstandar internasional dengan desain yang kreatif. Selain itu, dari sisi operasional juga dipandang lebih efektif karena movement pesawat lebih flexible,” kata Direktur Utama GMF, Richard Budihadianto, dikutip KabarPenumpang.com dari laman garuda-indonesia.com.

Ini Dia Lima Hanggar Terbesar di Dunia, Hampir Semuanya Ada di Amerika Serikat

Tidak hanya memiliki desain yang unik, Hanggar 4 ini juga disebut-sebut menerapkan konsep ramah lingkungan. “Ini (Hanggar 4) merupakan bentuk kepedulian GMF terhadap bumi. Konsep ini diwujudkan dalam konstruksi khusus pada bagian-bagian Hanggar 4, salah satunya adalah skylight pada atap dan kaca panasap pada sisi samping hangar untuk memaksimalkan pencahayaan,” lanjut Richard. “Kami berharap kedepannya Hangar 4 ini mendapat Sertifikasi Green Building oleh Green Building Council Indonesia, dan diikuti oleh sertifikasi internasional,” tambahnya.

Dibangun sejak Januari 2013 dan rampung pada Septermber 2015, Hanggar 4 ini sendiri berdiri di atas lahan seluas 67.022 meter persegi dengan 64.000 meter persegi area produksi dan 17.600 meter persegi area perkantoran. Adapun area hanggar ini mampu mengakomodir sebanyak 16 pesawat narrow body secara paralel yang meliputi pekerjaan perawatan ringan maupun berat, modifikasi winglet, perbaikan struktur, modifikasi interior pesawat, pengecatan dan perawatan lainnya.

Dengan rampungnya Hanggar 4 ini, maka PT GMF AeroAsia secara resmi menggusur Turkish Technic di negara Turki yang sebelumnya menyandang predikat sebagai hanggar narrow body terbesar di dunia.

Lebih lanjut, Richard mengatakan pembangunan Hanggar 4 ini sendiri dilatarbelakangi oleh dukungan GMF terhadap program Quantum Leap Garuda yang akan mengoperasikan pesawat narrow body, regional jet dan pesawat turboprop sebanyak 241 pesawat yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Citilink di tahun 2020, “dan menangkap pasar perawatan pesawat narrow body di domestik dan regional Asia Pasifik yang akan menjadi pemimpin pasar perawatan pesawat terbesar untuk lima tahun ke depan,” tambah Richard.

Baca Juga: DC-9/MD-80, Pesawat Penumpang yang Mampu Melakukan Self-Pusback!

Kendati memiliki bentuk yang hampir sama, namun sebenarnya hanggar terbagi ke dalam beberapa jenis tergantung dari fungsinya – Hanggar 4 GMF merupakan hanggar maintenance yang ditujukan untuk melakukan perawatan terhadap pesawat. Berbeda dengan hanggar yang dimiliki oleh PT Dirgantara Indonesia yang ditujukan untuk merakit/memproduksi pesawat dan beragam alutsista.

Lori, Si Kereta Tebu Yang Kini Sudah Beralih Fungsi

Pernahkah Anda melihat gerobak yang berjalan di atas rel saat Anda menyambangi salah satu pabrik gula terbesar di Yogyakarta, Madukismo? Ya, Lori merupakan salah satu alat transportasi yang digunakan untuk mengangkut tebu saat musim giling tiba.

Apabila kita mengacu kepada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi dari kata Lori itu adalah gerobak yang berjalan di atas rel. Memang, bentuk dari Lori ini seperti kerangka gerbong kereta tanpa atap yang memiliki tiang penyekat pada bagian sisinya. Lori ditarik oleh sebuah lokomotif. Bentuk dari Lori inilah yang memudahkan petani untuk mengangkut tebu ke pabrik gula.

Dibangun Tahun 1897, Jalur Kereta Lori Pertama di Indonesia Hubungkan Manggarai-Pulomas

Pada era 90-an, khususnya di daerah Yogyakarta, masih banyak lori yang dapat kita jumpai di daerah Madukismo. Lori-lori ini, dulunya, biasa digunakan untuk mengangkut hasil panen dari perkebunan tebu di seluruh daerah sekitaran Yogyakarta menuju pabrik gula Madukismo. Keberadaan Lori di Yogyakarta mulai tersisihkan karena perkembangan jaman. Pabrik gula lebih memilih untuk menggunakan truk sebagai alat pengangkut tebu ketimbang Lori. Perkembangan jaman seperti inilah yang membuat popularitas Lori mulai menurun.

Namun, dibalik merosotnya nama lori sebagai alat pengangkut tebu, masyarakat Yogyakarta kemudian mengalih-fungsikan Lori sebagai salah satu fasilitas wisata edukasi di kawasan pabrik gula Madukismo. Tentu saja Lori yang digunakan bentuknya tidak seperti pada jaman dulu. Sudah banyak perubahan pada kereta tebu ini, seperti gerbong yang didesain sedemikian rupa sehingga pengunjung dapat duduk nyaman selama melakukan tur ini. Pabrik gula Madukismo sendiri berada Padokan, Tirtonirmolo, Bantul, Yogyakarta.

Lain Yogyakarta lain pula dengan Ibu Kota. Keberadaan Lori di Ibu Kota merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh masyarakat di seputaran Kampung Bandan. Di wilayah yang padat penduduk ini terdapat rel yang menghubungkan Stasiun Tanjung Priok dan Stasiun Kota. Namun sayangnya jalur ini sudah tidak terpakai. Melihat sarana yang mulai terbengkalai ini, warga Kampung Bandan kemudian menciptakan suatu alat transportasi yang murah meriah. Mereka membangun Lori yang memiliki kapasitas 4 hingga 6 penumpang.

Lori di Kampung Bandan digunakan untuk mengangkut penumpang. Sumber: antarafoto.com
Lori di Kampung Bandan digunakan untuk mengangkut penumpang. Sumber: antarafoto.com

Tanpa melenceng dari definisinya di KBBI, Lori di sini berbentuk seperti gerobak yang terbuat dari susunan kayu yang berjalan di atas sebuah rel. roda yang digunakan adalah roda besi yang memungkinkan Lori untuk berjalan di atas rel terbengkalai ini. Sebelum menjadi sebuah alat transportasi, Lori digunakan untuk mengangkut drum air untuk keperluan warga sekitar sehari-hari. Namun lama kelamaan, Lori beralih fungsi untuk alat transportasi warga sekitar.

Vintage Livery, Lori Dresin pun Tak Mau Kalah

Selain memudahkan warga sekitar, keberadaan Lori di sini pun digunakan oleh warga sebagai salah satu peluang untuk mencari nafkah. Dengan tarif yang bisa terbilang murah, warga sekitar lebih memilih untuk naik Lori daripada naik ojek. Dengan tarif terjauh (Pangkalan Lori yang tidak jauh dari stasiun Kota) menuju Pasar Nalo sebesar Rp 15.000, dan tarif terdekat sebesar Rp 5.000, penumpang masih bisa menawar harga tersebut. Hal inilah yang membuat Lori menjadi pilihan bagi warga sekitar.

Berbeda dengan Lori yang berada di Yogyakarta, Lori di Kampung Bandan ini didorong menggunakan tenaga manusia, jadi siapa saja yang mendorong Lori ini, akan mendapat upah dari jerih payahnya mendorong kereta yang sudah beralih-fungsi ini.