Sensasi Naik KA Commuter Garut yang Murah Meriah Tapi Bikin Lama, Kenapa? Ini Alasannya

Menggunakan kereta api tak melulu dengan harga tiket yang relatif agak mahal. Pada perjalanan kereta api yang murah meriah masih banyak ditemukan di beberapa wilayah di jalur kereta api antar kota di Pulau Jawa, khususnya pada KA Lokal Garut ini. Saat ini kereta api antar kota dengan rute Purwakarta-Garut pp. ini dikenal sebagai kereta api dengan tarif paling murah.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan KA lokal ini untuk ke Bandung dan Garut, kereta api ini menjadi pilihan favorit karena tentu saja dengan harga yang relatif murah. Untuk jarak dekat dikenakan tarif sebesar Rp7.000 dan jarak jauh dikenakan tarif Rp14.000. Namanya juga kereta lokal, tentu saja perjalanan menempuh waktu yang cukup lama. Kira-kira kenapa, ya bisa menempuh perjalanan yang lama? Berikut kabarpenumpang akan mengulasnya.

KA Commuter Line Garut melintas di kawasan Kadungora, Garut

Perjalanan menggunakan KA Lokal atau saat ini disebut sebagai Commuter Line Garut hanya ada 3 perjalanan dalam sehari, yakni dari Purwakarta 2 perjalanan (pukul 04.25 WIB dan 16.25 WIB) dan 1 perjalanan dari Garut (pukul 11.50 WIB). Perjalanan menempuh selama 5 jam 45 menit.

Tarif yang telah disebutkan merupakan tarif dengan kereta api lokal yang cukup murah namun penumpang harus bersabar. Karena kereta ini berhenti di setiap stasiun dan harus mengalah dengan kereta api lainnya dengan kata lain harus bersilang bahkan disusul dengan kereta api jarak jauh. Nah, Inilah stasiun-stasiun silang/susul KA Commuter Line Garut dengan kereta api jarak jauh sesuai yang tertera pada Gapeka 2025:

1. KA 348 rute Purwakarta-Garut
• Stasiun Maswati
Disini KA Commuter Line Garut harus berhenti sekaligus menunggu karena bersilang dengan KA 131 Parahyangan rute Bandung-Gambir. Lama waktu berhenti di Stasiun Maswati adalah 8 menit.
• Stasiun Rancaekek
Di stasiun ini kereta lokal harus mengalah dengan rangkaian ‘raja selatan’ alias KA 10 Argo Wilis yang menyusul dari Stasiun Bandung. KA Commuter Line Garut harus berhenti hingga 13 menit.
• Stasiun Cicalengka
Dari jadwal yang tertera seharusnya KA ini disusul oleh rangkaian KA 206F Baturraden. Namun, karena KA Baturraden masih belum dijalankan pada Gapake 2025, KA Commuter Line Garut tetap harus berangkat sesuai jadwal dan berhenti selama 24 menit jika tak ada keterlambatan.

Mau Jalan–jalan Naik Kereta Api ke Garut? Catat Jadwal Waktunya

2. KA 350 rute Purwakarta-Garut
• Stasiun Maswati
Pada stasiun ini memang sudah langganan untuk KA Commuter Line Garut untuk berhenti menunggu bersilanh dengan kereta api jarak jauh yakni KA 173 Ciremai (Bandung-Semarang Tawang). Lama berhenti di stasiun ini adalah 6 menit.
• Stasiun Bandung
KA Commuter Line Garut berhenti di Stasiun Bandung cukup lama. Karena jadwalnya bertepatan dengan keberangkatan dengan KA 80 Lodaya (Bandung-Solo Balapan) dengan pemberhentian selama 13 menit.
• Stasiun Nagrek
Pemberhentian berikutnya berada di stasiun tertinggi di Pulau Jawa yakni Stasiun Nagrek. Disini KA Commuter Line Garut tunggu bersilang dengan KA 127 Pangandaran (Banjar-Gambir) selama 7 menit.
• Stasiun Karangsari
3 petak setelah Stasiun Nagrek, KA Commuter Line Garut berhenti cukup lama yakni 19 menit, karena harus disusul dengan rangkaian KA 72 Mutiara Selatan (Bandung-Surabaya Gubeng).

3. KA 349 rute Garut-Purwakarta
• Stasiun Cibatu
KA Commuter Line Garut berhenti selama 7 menit dan bersilang dengan KA 276 Pasundan (Kiracondong-Surabaya Gubeng).
• Stasiun Leles
Stasiun dengan penumpang lokal yang cukup banyak ini bersilang dengan KA 128 Pangandaran (Gambir-Banjar) dengan lama pemberhentian yakni 7 menit.
• Stasiun Bandung
Disini KA Commuter Line Garut untuk tujuan Purwakarta merupakan pemberhentian dengan waktu yang cukup lama, yakni 13 menit. Karena harus disusul 2 kereta, yaitu KA 639 Feeder KCJB dan KA 129 Papandayan yang berpapasan di Stasiun Ciroyom.
• Stasiun Cilame
Di stasiun kecil ini meski KA Commuter Line Garut diwajibkan berhenti untuk naik dan turun penumpang, namun juga bersilang dengan KA 102 Harina (Surabaya Pasarturi-Bandung). Lama berhenti di Stasiun Cilame adalah 8 menit.
• Stasiun Sasaksaat
Pemberhentian selama 9 menit di stasiun ini juga harus bersilang dengan rangkaian KA 142F Parahyangan Fakultatif (berjalan pada hari-hari tertentu). Meski begitu, jika tepat waktu KA Commuter Line Garut harus berangkat sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
• Stasiun Plered
Disinilah rangkaian sesama KA Commuter Line Garut bertemu baik dari Garut maupun dari Purwakarta. Namun yang harus mengalah lebih lama adalah rangkaian dari arah Garut menuju Purwakarta dengan pemberhentian selama 11 menit, karena rangkaian ini lebih dulu datang di Stasiun Plered.

Stasiun Karangsari yang merupakan stasiun kecil di kawasan Garut, Jawa Barat

Itulah beberapa stasiun-stasiun yang harus mengalah dengan kereta api jarak jauh jika kita menggunakan KA Commuter Line Garut. Dan saat ini KA tersebut sudah berhenti di Stasiun Ciroyom padahal sebelumnya pada Gapeka 2023, KA tersebut tidak berhenti di Stasiun Ciroyom.

“Warung Bandrek,” dari Tempat Minum Sampai Jadi Nama Stasiun Kereta

 

Sah! Uji Lintas KRL Buatan INKA Akan Dilakukan Lintas Solo-Yogyakarta

Pabrik kereta api asal Madiun, PT INKA ini kembali menyelesaikan satu rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) terbaru untuk komuter di Jabodetabek. Pembuatan rangkaian kereta yang mampu beroperasi dengan menempuh kecepatan maksimal 100 km/jam ini, bekerja sama dengan pabrikan asal Jepang. Rencana total penyelesaian sepenuhnya yang dibuat sebanyak 16 rangkaian kereta baru yang akan dibuat PT INKA.

Menurut kabar dari berbagai sumber, rencana juga ada 6 trainset yang akan dibuat PT INKA di Madiun dan 10 trainset akan dibuat di Banyuwangi. Untuk sistem penggeraknya PT INKA menggandeng Toyo Denki, sementara sistem pengeremannya menggunakan teknologi yang dikembangkan oleh Nabtesco. 10 rangkaian kereta tersebut nantinya akan menggunakan suku cadang yang dibuat oleh perusahan lokal.

Sebelumnya kereta-kereta itu menjalani FAT atau Factory Acceptance Test pada 10 hingga 12 Maret 2025 di Inka Madiun. Pengujian dimulai dengan melakukan setting parameter dan dilanjutkan commissioning test (uji pengoperasian) untuk memenuhi parameter uji sarana KRL.

Selain itu uji coba tersebut untuk mengetahui sejauh mana kelayakan fasilitas yang tersedia di dalam kereta saat kereta berjalan. Setelah dicoba dengan matang, akhirnya rangkaian KRL ini pun dikirim ke wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta. Uji Coba nantinya akan dilakukan di jalur Solo Balapan-Yogyakarta. Jalur tersebut dipilih karena paling dekat dengan jalur menuju Stasiun Madiun serta KRL bisa dipacu dengan kecepatan penuh maksimal 120 km/jam. Rencananya ujicoba akan dilakukan beberapa hari kedepan untuk mengecek kecepatan, keandalan dan saat pengereman dilakukan.

Proses langsir rangkaian KRL dari INKA ke emplasemen Stasiun Madiun. (Foto: Tangkapan Layar Youtube.com/Faiz Andhika Pradana

Pengiriman dilakukan menggunakan stamformasi 1 lokomotif, 8 KRL INKA. 3 kereta bandul ini dikirim pada siang hari dari Madiun menuju Solo. Perjalanan selama sekitar 2 jam dengan jarak kurang lebih 130 kilometer ini menempuh kecepatan rata-rata 45 km/jam. Saat diperjalanan ada jalur yang dilewati rangkaian ini berada di posisi yang tidak seharusnya (jalur kiri/sepur salah). Alasan melewati jalur kiri guna menghindari jembatan yang memiliki atap rendah.

Mengingat kejadian/peristiwa yang telah terjadi di jalur Semarang-Solo dimana rangkaian kiriman KRL untuk kesiapan armada Daop 6 Yogyakarta mengalami insiden hancurnya kotak pendingin udara dibagian atas setelah melewati jembatan dengan atap rendah.

Pengiriman akan dijalankan 2 tahap, tahap pertama dikirim pada Minggu, 16 Maret 2025 sebanyak 6 unit kereta kemudian tahap kedua juga 6 unit kereta pada Senin, tanggal 17 Maret 2025. Informasi yang didapat setelah rangkaian KRL semua tiba di tujuan, kemudian kedua rangkaian ini akan disambung (couple) menjadi 1 set yang terdiri dari 12 kereta.

Dikabarkan bahwa total trainset yang telah dipesan dari INKA untuk kebutuhan KRL Jabodetabek sebanyak 16 trainset. Setelah dilakukannya tes uji lintas di jalur Solo-Yogyakarta, selanjutnya akan diuji coba di lintas Jabodetabek. Setelahnya, INKA menjadwalkan akan mengadakan uji pertama di lintas Jabodetabek sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2023 tentang Standar,Tata Cara Pengujian, dan Sertifikasi Kelaikan Kereta Api Kecepatan Normal dengan Penggerak Sendiri. Hal itu sebagai persyaratan mutlak kelayakan sarana KRL untuk beroperasi dalam melayani masyarakat.

Teken Kerja Sama, KAI Commuter dan INKA Siap Pengadaan 16 Rangkaian KRL Untuk Operasi 2024

Vietnam Airlines Jadi Maskapai Pertama di Asia Tenggara yang Buka Penerbangan Langsung ke Rusia

Vietnam Airlines bakal menjadi maskapai pertama di Asia Tenggara yang akan membuka jalur penerbangan langsung ke Rusia. Vietnam Airlines belum lama ini telah mengumumkan perluasan rute internasional yang signifikan, memperkuat kehadiran globalnya pada tahun 2025.

Flag carrier Vietnam ini akan melanjutkan layanan Hanoi-Moskow, Rusia setelah tiga tahun berhenti, selain memperkenalkan rute baru ke Bandara Internasional Beijing Daxing, dan meluncurkan penerbangan langsung ke Denpasar, Bali.

Langkah-langkah ini menyoroti komitmen Vietnam Airlines untuk meningkatkan konektivitas, meningkatkan pariwisata, dan membina hubungan ekonomi.

Vietnam Airlines akan membuka kembali penerbangan langsung antara Hanoi (HAN) dan Moscow Sheremetyevo (SVO) pada 8 Mei 2024, setelah menangguhkan rute tersebut pada Maret 2022 karena konflik Rusia-Ukraina.

Bukan Sekedar Urusan Transportasi Warga, Ini Alasan Moskow Punya Tujuh Bandara

Pada awalnya, maskapai akan mengoperasikan dua penerbangan mingguan pada hari Selasa dan Kamis, dengan rencana untuk meningkatkan frekuensi menjadi tiga penerbangan mingguan pada Juli 2026.

Rusia tetap menjadi pasar pariwisata yang penting bagi Vietnam, dengan 220.000 penumpang yang bepergian antara kedua negara pada tahun 2024—lebih dari dua kali lipat angka tahun 2023 tetapi masih hanya 26% dari tingkat pra-pandemi yang tercatat pada tahun 2019.

Koneksi Hanoi-Moskow yang dipulihkan diharapkan dapat membantu pemulihan sektor pariwisata sekaligus memfasilitasi hubungan perdagangan dan budaya.

Selain itu, Vietnam Airlines bermaksud memperluas jejak internasionalnya dengan meluncurkan atau melanjutkan 15 rute ke destinasi termasuk Italia, Rusia, Denmark, Tiongkok, India, Jepang, Korea Selatan, dan UEA.

Vietnam Airlines juga akan memperkenalkan penerbangan langsung antara Kota Ho Chi Minh (SGN) dan Bandara Internasional Ngurah Rai (DPS) Denpasar, Bali, mulai 1 Juni 2025.

Awalnya, rute ini akan beroperasi empat kali seminggu (Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu), dan akan ditingkatkan menjadi layanan harian pada Juli 2025. Penerbangan ini akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Airbus A321.

Mulai 9 April, Rusia Buka Akses Penerbangan ke 52 Negara Sahabat, Indonesia Termasuk?

3 Daerah di Jalur Pantura yang Patut Dikunjungi Sebelum ke Kampung Halaman

Mudik Lebaran bukan cuma perjalanan pulang kampung untuk bertemu danak saudara. Tetapi juga untuk menikmati indahnya pemandangan alam dan biasanya ini terbentang di jalur yang dilalui para pemudik.

Seperti Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) yang menjadi rute favorit untuk perjalan menuju kampung halaman. Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi hingga ke ujung timur Pulau Jawa bisa menikmati berbagai keindahan alam di Jalur Pantura.

Selain itu juga bisa menikmati kuliner khas daerah yang dilintasi. Bahkan, bisa menikmati tempat-tempat wisata sebelum akhirnya nanti tiba di kampung halaman.

Ada beberapa daerah yang bisa menjadi pilihan pemudik untuk beristirahat dan menikmati kuliner serta destinasinya. Penasaran kota mana saja yang bisa dikunjungi? yuk simak di Bawah ini.

1. Waduk Jatiluhur di Purwakarta
Siapa yang tak kenal dengan waduk yang satu ini sih. Waduk yang dijadikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) ini memiliki pemandangan yang indah dan suasana yang tenang sehingga bisa merilekskan pikiran. Selain itu juga dilengkapi dengan tempat rekreasi air. Jadi, kalau melewati Purwakarta, Waduk Jatiluhur bisa jadi tempat bersantai sebelum melanjutkan perjalanan. Pemudik juga bisa memancing dan ikannya bisa dibakar untuk disantap Bersama dengan keluarga.

2. Alun-alun Tegal
Alun-alun Kota Tegal adalah salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal dan gratis. Sehingga alun-alun ini menjadi tempat favorit masyarakat Tegal untuk berwisata malam. Jadi, pemudik yang tiba di kota ini sore atau malam hari bisa berhenti sejenak menikmati keramaian di alun-alun Tegal. Anak-Anak bisa bermain, dan orang tua bisa bersantai dipadang rumput. Kalau mampir ke alun-alun, jangan lupa coba sate blengong atau teh poci gula batu yang jadi khas Tegal.

3. Kota Lama Semarang
Siapa sih yang tak kenal dengan tempat wisata satu ini. Ya, Kota Lama Semarang menjadi pilihan tepat untuk beristirahat pemudik sebelum melanjutkan perjalanan. Di sini, banyak spot foto dengan latar belakang bangunan masa penjajahan kolonial atau bisa dibilang arsitekturnya gaya klasik Belanda. Tak lupa menikmati kopi atau kudapan ringan di kafe vintagenya.

Nah, selain tempat di atas, apakah ada daerah lain di Jalur Pantura yang bisa disinggahi untuk pemberhantian sebelum tiba di kampung halaman?

Inilah Rumah Makan Favorit Khas Bus AKAP di Sepanjang Pantura

Momen Libur Lebaran, KCIC Jual Tiket H-25 Keberangkatan

Libur idul Fitri tidak hanya dinikmati umat Islam, tetapi bagi umat agama lain, ini menjadi hari yang bisa dimanfaatkan untuk liburan. Salah satu destinasi yang kerap kali menjadi tujuan karena cukup dekat dengan Ibukota Jakarta adalah Bandung.

Apalagi saat ini sudah dimudahkan dan bisa dinikmati dengan perjalanan singkat dengan menggunakan Whoosh. Adanya momen libur Lebaran, KCIC resmi memperpanjang masa penjualan tiket Whoosh yang bisa dipesan lebih awal sejak H-25 keberangkatan.

Sehingga, masyarakat yang ingin bepergian di bulan April 2025, sudah bisa membeli tiket keberangkatannya. Inovasi ini dilakukan KCIC untuk memberikan fleksibilitas dan kenyamanan bagi para penumpang dalam menentukan jadwal perjalanan mereka.

Pada hari biasanya, KCIC hanya menjual tiket keberangkatan Whoosh H-14 sebelum keberangkatan. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa tren pembelian tiket Whoosh menunjukkan sekitar 85 persen penumpang membeli tiket pada hari keberangkatan.

Oleh karena itu pada momen libur lebaran ini masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket secara online untuk menghindari resiko kehabisan tiket serta agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.

“Masyarakat yang melakukan pembelian dihari yang sama dengan jadwal keberangkatan agar memperhatikan bahwa pembelian tiket Whoosh secara online dapat dilakukan hingga 30 menit sebelum keberangkatan melalui kanal online. Untuk pembelian secara offline dapat dilakukan di loket dan vending machine stasiun hingga 15 menit sebelum keberangkatan”, ujar Eva.

“KCIC mendorong masyarakat untuk membeli tiket lebih awal dan memanfaatkan kanal online agar terhindar dari antrean di stasiun. Dengan pembelian online, penumpang mendapatkan kepastian tempat duduk dan dapat lebih santai saat tiba di stasiun,” tambahnya.

Selain itu dikatakan Eva, khusus untuk transaksi melalui aplikasi Whoosh dan website ticket.kcic.co.id, tersedia kemudahan refund dan reschedule secara online, sehingga perjalanan menjadi lebih fleksibel.

Dengan adanya kemudahan dalam pemesanan tiket ini, diharapkan masyarakat dapat lebih nyaman dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran bersama Whoosh. Dengan kecepatan dan ketepatan waktu Whoosh, mudik menjadi lebih efisien dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan.

Sambut Libur Imlek, KCIC Siapkan 173.000 Kursi dan Luncurkan Kartu Langganan Whoosh Edisi Tahun Ular

Yuk Disimak, Ini yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Kita Naik Kereta Api

Kereta api menjadi salah satu moda transportasi jalur darat yang banyak digunakan masyarakat. Tak hanya cepat dan aman, kereta api menawarkan tarif beragam mulai dari yang ekonomis hingga premium. Saat kita melakukan perjalanan dengan kereta api tentu saja ada fasilitas yang dimanjakan kepada penumpangnya. Selain menikmati fasilitas yang tersedia selama naik kereta api, ada pula larangan-larang yang tentu tidak boleh dilakukan. Kira-kira apa saja sih yang tidak boleh dilakukan saat naik kereta api, berikut rangkumannya:

1. Turun Tidak Sesuai Tiket Kereta
Sebelum membeli tiket pastinya ada pilihan dari arah mana dan menuju kemana kita turun. Nah, saat memilih rute pastikan bahwa jika turun di stasiun tujuan harus sesuai yang tertera di tiket. Namun ada pula yang diperbolehkan saat naik dan turun di stasiun yang tidak sesuai pada tiket. Sebagai contoh, jika penumpang menggunakan KA Taksaka dengan rute yang tertera di tiket Gambir-Yogyakarta, namun turun di stasiun Kutoarjo, itu masih diperbolehkan. Lalu jika penumpang naik dari Stasiun Cirebon sedangkan tiket dari Stasiun Gambir, itu juga masih diperbolehkan.

Yang tidak diperbolehkan adalah penumpang tak diperbolehkan jika hendak naik dari stasiun yang posisinya sebelum stasiun keberangkatan yang tertera di tiket. Misalkan penumpang menggunakan KA Taksaka rute yang tertera di tiket adalah Cirebon-Kutoarjo, tapi ingin naik dari Stasiun Gambir dan turun di Stasiun Yogyakarta, dengan tentu tidak diperbolehkan. Nantinya kondektur akan memperingatkan kepada penumpang tersebut dihimbau untuk turun di stasiun berikutnya.

2. Duduk atau Tidur di Lantai Kereta
Hal ini dulu sering terjadi pada saat melakukan perjalanan kereta api dengan fasilitas dan minim keamanan serta kenyamanan. Namun saat ini kereta api membuat terobosan yang lebih baik kepada penumpangnya saat melakukan perjalanan. Terutama kenyamanan saat penumpang duduk sesuai dengan kursi yang tertera pada tiket. Tidur di lantai-lantai kereta jelas tidak diperbolehkan saat penumpang berada selama perjalanan, terlebih saat berada di bordes (pintu) kereta saat kereta berjalan, karena area bordes bukan untuk penumpang.

3. Membawa Sepeda Selain Sepeda Lipat
Meskipun jarang penumpang melakukan ini, namun aturan di kereta api tetap tertera dan informasinya yang akurat. Penumpang kereta api diizinkan membawa sepeda, namun harus sepeda yang bisa dilipat. Alasan ini dikeluarkan agar tidak mengganggu kenyaman penumpang lainnya. Mayoritas penumpang yang membawa sepeda biasanya pekerja yang menggunakan KRL Komuter.

4. Membawa Barang/Obat-obatan Terlarang dan Makanan Bau Menyengat
Aturan yang satu ini memang sangat diperhatikan dan sangat vital bagi penumpang lainnya. Membawa barang-barang terlarang seperti senjata tajam atau senjata api, sangatlah tidak diperbolehkan. Tak hanya senjata, obat-obatan terlarang seperti narkoba atau obat yang tidak dianjurkan dokter pun tidak diperbolehkan. Bahkan jika penumpang membawanya, konsekuensi yang didapat adalah pihak KAI akan segera membawa ke pihak yang berwajib dan mendapat hukuman berat.

Selain itu membawa makanan yang memiliki aroma bau yang menyengat pun tidak dianjurkan untuk dibawa kedalam kereta api. Tak semua penumpang menyukai aroma-aroma yang berlebih di kereta api. Selain aromanya yang menyengat, kondisi interior kereta saat ini sudah memiliki fasilitas pendingin ruangan. Tentu saja aroma tersebut lebih mudah tersebar dengan cepat.

5. Barang Bawaan Melebihi Batas Ketentuan
PT KAI telah memberikan himbauan kepada seluruh penumpang untuk selalu mengingatkan agar membawa barang bawaan tidak melebihi kapasitas maksimal 20 kg per penumpang. Volume maksimumnya 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm. Jika penumpang kedapatan membawa melebihi kapasitas, KAI tak segan menginformasikan untuk dikenakan biaya tambahan, berikut adalah daftar tarif tambahannya:
1. Kereta Api Kelas Eksekutif: Rp10.000,-/kg
2. Kereta Api Kelas Bisnis: Rp6000,-/kg
3. Kereta Api Kelas Ekonomi: Rp2000,-/kg

6. Penggunaan Stop Kontak yang Tidak Boleh Berlebihan
Semakin dimudahkannya penumpang dengan fasilitas yang sangat digunakan oleh penumpang. Ya, stop kontak yang berada di setiap kursi, memudahkan penumpang untuk mengisi daya alat-alat elektronik. Namun, ketentuan penggunaan stop kontak ini tidak boleh berlebihan. Aturan dai PT KAI sendiri penggunaan stop kontak hanya diperbolehkan untuk mengisi ponsel, laptop, tablet atau perangkat lainnya dengan daya watt yang kecil. Penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak untuk barang-barang yang memiliki daya listrik besar. Beberapa contohnya hair dryer, catokan rambut, penanak nasi, dan power bank.

7. Dilarang Merokok atau Vaping di Atas Kereta
Ini yang paling banyak dilakukan oleh penumpang yang terbiasa dengan rokok. Peraturan larangan merokok ini berlaku saat menggunakan kereta api. Baik diatas kereta api saat berjalan, di bordes, maupun di toilet. Aturan merokok hanya diperbolehkan saat kereta berhenti di stasiun dan posisi penumpang berada di lantai peron stasiun. Kondektur dan petugas keamanan kereta pun tak segan menegur penumpang jika ada yang melanggar atau kedapatan merokok di luar peraturan KAI.

Nah, demikianlah 7 larangan saat naik kereta api. Semoga dengan adanya peraturan tersebut, perjalanan jadi lebih aman, nyaman dan kondusif. Dan peraturan ini sudah disahkan oleh PT KAI yang berlaku kepada penumpang termasuk kru didalamnya.

Mudik ke Jogja dan Surabaya? Bus Sinar Jaya Bisa Jadi Pilihan

Bus masih menjadi salah satu moda transportasi favorit untuk mudik Lebaran. Selain tarifnya terjangkau, berbagai fasilitas premium pun hadir melengkapi perjalanan para penumpangnya.

Seperti salah satunya perusahaan otobus (PO) Sinar Jaya yang masih memberikan Harga ramah kantong pemudik. Rute populer po bus yang satu ini adalah dari Jakarta ke Surabaya atau sebaliknya.

Tarif tiketnya pun cukup murah yakni dari Rp330 ribu hingga Rp505 ribu dengan jadwal keberangkatan pukul 07.00 dan 19.00 WIB. Perjalanan ini cukup memakan Waktu kurang lebih 12 jam perjalanan.

untuk rute favorit lainnya dari Sinar jaya adalah Jakarta menuju ke Yogyakarta. Tarifnya pun cukup terjangkau dari Rp180 ribu hingga Rp370 ribu dengan keberangkatan pukul 07.00 dan 19.30 WIB.

Meski memberikan tarif yang cukup ramah kantong, Sinar Jaya menggunakan bus double decker untuk perjalanannya dan sudah melengkapi diri dengan fasilitas yang memadai bagi penumpang yang akan mudik. Memiliki kursi atas Bawah dengan total 50 seat, dengan pembagian 38 kursi bagian atas dan 12 di bagian bawah.

Sinar Jaya memiliki posisi kursi 2-2 reclining seat yang dilengkapi Arm Rest & Leg Rest untuk kenyamanan penumpang. Menghadirkan kesan sedikit mewah dengan seat cover kombinasi fabric dan vinyl, Sinar Jaya juga dilengkapi dengan Audio Video On Demand di setiap kursi penumpangnya.

Dilengkapi tempat penyimpanan barang-barang penumpang, untuk bagian kabin atasa ada rak dan ruang koper di bagian bawah. Toilet juga berada di bawah. Selain itu juga ada kompartmen dengan model buka tutup pakai pneumatic system pada bagian kiri, manual system pada bagian kanan.

Pintu keluar masuk penumpang model swing dengan pneumatic system. Lengkap dengan kamera cctv di bagian depan & belakang ruang penumpang.

Untuk memesan tike bus Sinar Jaya, Anda bisa memesan melalui Red Bus dengan membuka situs https://www.redbus.id. Kemudian pilih kota keberangkatan dan tujuan, masukkan tanggal perjalanan (jika pp, tambahkan tanggal kepulangan).

Cari bus dan pilih Sinar Jaya, tentukan jadwal keberangkatan yang sesuai. Kemudian ikuti proses hingga pembayaran.

Sedangkan melalui Tiket.com, bisa menggunakan aplikasi atau masuk ke situsnya tiket.com. Pilih opsi Bus&Travel, lalu masukkan kota keberangkatan dan tujuan.

Jangan lupa pilih tanggal keberangkatan dan kepulangan, lalu pilih bus Sinar Jaya. Pilih jadwal yang sesuai dan selesaikan proses pembayaran untuk menyelesaikan pemesanan tiket.

PO Sinar Jaya, Tawarkan Kenyamanan dengan Harga Bersahabat

Sediakan Ribuan Kursi, Pemprov Jatim Bagi 2 Gelombang Perjalanan Mudik Gratis

Puasa baru lewat 13 hari, tetapi pendaftaran mudik gratis di berbagai wilayah di Indonesia sudah dibuka. Bahkan ada beberapa yang sudah habis kuotanya digelombang pertama dan berencana membuka gelombang kedua pendaftaran.

Seperti di provinsi Jawa Timur yang Kembali menggelar program mudik gratis. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyiapkan ribuan kursi untuk warga Jatim yang akan mudik ke kampung mereka dalam rangka merayakan Lebaran 2025.

“Mudik Gratis ini bagian dari komitmen kami untuk melayani masyarakat. Kami ingin memastikan warga bisa mudik dengan aman, nyaman, dan bahagia tanpa terbebani biaya transportasi. Selain itu, program ini juga mengurangi risiko kecelakaan akibat tingginya volume kendaraan pribadi,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Mudik gratis yang disiapkan Pemprov Jatim, akan dibagi dua gelombang keberangkatan. Pada gelombang pertama, keberangkatan tanggal 28 Maret 2025 akan melayani rute Jakarta ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Di gelombang pertama ini ada total 4.800 kursi yang tersedua dan kuota yang sudah terisi 4.720 sehingga masih ada 80 kursi tersedia dan pendaftaran dilakukan melalui Pawarta Jatim di Jakarta sejak 8 Maret 2025 kemarin. Untuk gelombang kedua, berangkat 29 Maret 2025 yang melayani perjalanan dari Surabaya ke berbagai daerah di Jawa Timur.

Pemprov menyediakan 4.000 kursi dan sudah 1.720 kursi terisi melalui pendaftaran online (daring). Nantinya 2.280 kursi yang tersedia akan dibukan untuk pendaftaran secara langsung mulai 16 Maret 2025 mendatang.

Adapun rute-rute yang tersedia dari Surabaya meliputi Surabaya-Madiun dengan delapan bus, Surabaya-Magetan dengan 12 bus, Surabaya-Ponorogo dengan 17 bus, Surabaya-Nganjuk dengan tiga bus, Surabaya-Tulungagung dengan tiga bus, Surabaya-Blitar via Pare dengan satu bus, dan Surabaya-Trenggalek dengan delapan bus.

Kemudian Surabaya-Bondowoso dengan satu bus, Surabaya-Pacitan dengan 15 bus, Surabaya-Jember dengan lima bus, Surabaya-Malang-Blitar dengan dua bus, Surabaya-Banyuwangi via Jember dengan delapan bus. Selanjutnya, Surabaya-Banyuwangi via Situbondo dengan empat bus, Surabaya-Ngawi dengan delapan bus, Surabaya-Tuban dengan satu bus, Surabaya-Sumenep dengan dua bus, dan Surabaya-Bojonegoro dengan dua bus.

Tak hanya bagi masyarakatnya saja, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan angkutan gratis untuk sepeda motor dengan kuota 400 unit guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik dan balik gratis ini, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs Dinas Perhubungan Jawa Timur atau langsung ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bilangan Ahmad Yani, Surabaya.

Bukan hanya mudik ke kampung halaman, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan balik gratis dari Jawa Timur ke Jakarta dengan kuota 2.000 kursi.

Inilah Deretan Fasilitas Nyaman di Bus AKAP, Siap Memanjakan Pemudik

 

Cegah Kepadatan di Merak, Pelindo Akan Buka Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara Sebagai Alternatif

Ratusan hingga ribuan kendaraan yang mengular di pelabuhan pada saat arus mudik tentu menjadi hal lumrah. Kendati begitu, para pemudik tetap sabar menanti hingga mereka bisa tiba di kampung halaman. Nah, guna menghindari penumpukan di Pelabuhan Merak, salah satu pelabuhan paling ramai saat arus mudik, Pelindo bakal memfungsikan Pelabuhan Bojanegara dan Ciwandan sebagai alternatif. Khusus pelabuhan Ciwandan, tahun ini menjadi tahun keempat menjadi pelabuhan alternatif.

Baca Juga: Catat! ASDP Ferry Berlakukan Tarif Satu Harga Jelang Lebaran 2025

Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman cnbcindonesia.com (13/03/2025), Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Mulyanto mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan ASDP untuk memecah konsentrasi pemudik ke 2 pelabuhan alternatif tersebut. Menyoal kapasitas, Putut Sri menyebutkan bahwa 2 pelabuhan tersebut bisa menampung hingga 20.000 motor per hari.

“Ada 1,86 hektare yang kita siapkan lahan untuk sepeda motor dan 2,5 hektare untuk kendaraan (roda empat),” kata Putut Sri.

Sebagai catatan, tahun lalu Pelindo menyeberangkan 104.000 motor serta atau 72.000 kendaraan roda empat. Puncak arus mudik di tahun ini diprediksi mulai tanggal 26 Maret mendatang. Kedua pelabuhan tersebut bakal menyediakan fasilitas diantaranya tempat tenda, kemudian ada bengkel, sarana kesehatan termasuk UMKM.

“Karena memang teman-teman atau saudara-saudara kita yang mudik dengan sepeda motor ini sebagian kadang bawa anak kecil dan sebagainya. Ini memang pelabuhan barang, jadi ketika nanti dipakai setahun sekali untuk kegiatan melayani orang, fasilitasnya tidak seperti terminal penumpang lain,” katanya.

Pelabuhan Bojonegara. Sumber: istimewa

Penyediaan fasilitas sebagai upaya agar masyarakat tidak kepanasan, termasuk juga ada ruang istirahat yang disiapkan untuk pengguna menggunakan sepeda motor.

“Jadi Ciwandan ini sudah kita siapkan, kita dedikasikan setiap Lebaran akan digunakan untuk membantu ASDP untuk melayani kegiatan penyeberangan ke Sumatra. Wajib itu. Karena itu yang bisa mengurai dan tahun ini kami mendapat tugas lagi untuk menyiapkan Bojanegara sebagai backup kalau ternyata nanti di hari puncak itu terjadi kepadatan,” sebutnya.

Pelabuhan Bojanegara saat ini sudah disiapkan, termasuk Pelindo tengah mengebut dalam penyelesaian sekitar lahan 3,3 hektare untuk penggunaan kendaraan pribadi.

“Jadi kami menunggu perintah nanti dari Kementerian Perhubungan tetapi secara fasilitas kami sedang siapkan dan akan siap sebelum tanggal 20 Maret. Ini untuk kondisi Bojonegara dan hanya diperuntukkan untuk kendaraan pribadi,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, Pelabuhan Ciwandan yang terletak di Kota Cilegon, Banten, merupakan salah satu pelabuhan penting di Indonesia. Pelabuhan ini memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan industri dan logistik, khususnya di wilayah Banten dan sekitarnya. Pelabuhan ini sendiri diketahui memiliki 3 terminal penumpang, 4 terminal barang dan sejumlah fasilitas pendukung logistik dan penyimpanan barang.

Sementara Pelabuhan Bojonegara, atau yang juga dikenal sebagai Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), merupakan pelabuhan yang terletak di Desa Pulo Ampel, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Selain akan kembali difungsikan sebagai pelabuhan alternatif, pelabuhan ini juga memiliki potensi besar untuk menjadi gerbang maritim dunia. Di tahun 2024 silam, Pelabuhan BBJ dibuka untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak dengan menyediakan 6 kapal penyeberangan.

Intip Kesiapan PELNI Dalam Siapkan Mudik Lebaran 2025

Sambut Hari Kemenangan, Livery Idul Fitri Jadi Hiasan Kereta Api

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H tak sekadar ludesnya tiket perjalanan kereta api yang sejak 26 Maret hingga 9 April 2025 mendatang. Namun KAI telah membuat ucapan dengan cara menambahkan hiasan stiker di dinding kereta dan lokomotif. Hiasan tersebut telah dipasang pada rangkaian KA Bima, Senin (10/3).

Hiasan stiker kali ini berbeda dari sebelumnya yang hanya menampilkan gambar ketupat ataupun bedug dengan tulisan “Selamat Hari Raya Idul Fitri” saja, melainkan gambar yang kali ini ditampilkan berupa tokoh animasi pada komik yang terkenal dalam cerita Indonesia. Tak hanya itu tulisan “Bersama KAI Menyambut Silaturahmi” pun tak luput memeriahkan desain gambar tersebut.

Lokomotif CC 206 13 89 yang dipasang livery Idul Fitri

Terlihat makin kece dengan livery kali ini ada pula nama-nama pada masing-masing karakter tersebut. Karakter lucu ini bernama Si Bedil dan Tuti. Hasil karya ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), Pionicon, Komik Ga Jelas, dan Si Bedil & Tuti and Friend. Fyi, adalah Faza Meonk yang berhasil mendirikan Pionicon, sebuah perusahaan penerbit karakter-karakter lokal, termasuk mengelola karakter Si Juki.

Di satu sisi dia ingin Pionicon itu menjadi jembatan yang menghubungkan kreator dengan dunia bisnis. Sisi lainnya, dia hendak meniru keberhasilan Doraemon maupun Walt Disney dimonetisasi dengan cara dijual lisensinya. Hingga kini total Pionicon telah menciptakan karakter-karakter yang menemani Si Juki. Mereka adalah Bedil, Tuti and Friends, Si Bedil, Little Manka, Repoobly QDJY, Pavlichenko, Vusya, dan Hebring.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, rangkaian kereta api pertama yang telah dipasang livery tersebut adalah KA Bima, KA Semeru dan KA Argo Wilis. Kedepannya livery Idul Fitri tersebut akan tersebar dibeberapa kereta api kelas eksekutif dan ekonomi premium. Tak hanya rangkaian kereta api, pemasangan livery juga dilakukan pada lokomotif. Lokomotif yang terpasang livery tersebut baru 3 unit, yaitu bernomor seri CC 203 98 01, CC 206 13 50, dan CC 206 13 89, selanjutnya ada beberapa lokomotif lagi yang akan dipasang livery yang sama.

Pemasangan livery Lebaran di lokomotif justru lebih jelas terlihat karakter dari tokoh animasi tersebut. Bahkan ada nama dari tokohnya yaitu Bedil dan Tuti. Lalu juga ada kalimat pantun yang dikeluarkan dari tokoh si Bedil yang bikin kita tersenyum ini, yaitu “Naik kereta bareng si Tuti, keluar kota di Hari Lebaran, mudik asyik bersama KAI, jumpa keluarga di kampung halaman.” Tampilan memukau livery Hari Lebaran kali ini membuat yang melihatnya sangat kagum, bahwa livery kali ini juga memperkenalkan tokoh animasi komik buatan anak bangsa yang harus dipertahankan dan dipromosikan kepada publik khususnya warga Indonesia.

Lokomotif CC 203 98 01 dengan livery Idul Fitri yang sempat alami robek karena tidak kuat menempel. (Foto: Dok. Istimewa)