Mudahkan Aksesbilitas Masyarakat, Kemenhub Buka Rute Transjabodetabek Vida Bekasi-Cawang

Akesibilitas transportasi umum dewasa ini semakin dimudahkan. Hal ini terlihat berbagai transportasi dari pinggiran Ibu Kota Jakarta seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok ditambah rute dan armadanya.

Seperti yang baru saja dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang meluncurkan layanan bus Transjabodetabek rute Vida Bekasi-Cawang. Bukan hanya mempermudah, tetapi memperkuat aksesibilitas transportasi massal.

Baca juga: Transjabodetabek Layani Alam Sutera-Blok M, Transjakarta Layani Depok-Jakarta

Ini pula mendukung mobilitas warga dari kawasan penyangga menuju ke pusat kegiatan di Jakarta. Kehadiran Transjabodetabek rute baru ini, Kemenhub berharap agar pemerintah daerah konsisten dalam melanjutkan program-program yang berkaitan dengan transformasi penyelenggaraan angkutan umum massal perkotaan.

Rute Vida Bekasi-Cawang sendiri, merupakan rute kedua yang beroperasi dan diuji coba dari tujuh rute yang disetujui izin layanannya oleh Kemenhub. Yang mana rute tersebut sudah sesuai dengan surat dari DJITM (Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda) kepada Direktur Utama Transportasi Jakarta Nomor AJ.206/1/3DJITM/2025 tanggal 21 April 2025 perihal Persetujuan Pelaksanaan Uji Coba Trayek Angkutan Orang Dalam Trayek Pelayanan Angkutan Perkotaan Transjabodetabek Reguler.

Baca juga: Jejak Sejarah Jalur Cabang Menuju Indramayu dan Karangampel yang Berpusat di Jatibarang

Dua rute potensial yang sudah beroperasi yakni Alam Sutera-Blok M dan Vida Bekasi-Cawang. Lima lainnya yang belum beroperasi yang akan segera menyusul dua rute potensial sebelumnya dalah Terminal Depok-Terminal Kampung Rambutan, Sawangan-Lebak Bulus, Grand Wisata-Cawang, Bojonggede-Kampung Rambutan.

Kehadiran tujuh rute potensial ini diharapkan membuka layanan transportasi di wilayah Bodetabek sehingga memudahkan mobilitas masyarakan dari dan ke Jakarta. Untuk diketahui, sebelum ketujuh rute mulai diuji coba dan beroperas, Kemenhub juga melihat kondisi di lapangan.

Pasalnya Transjabodetabek reguler yang diberikan izinnya harus memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) sebagaimana Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Umum dalam Trayek. Dalam layanan ini, DTJM juga berhubungan dengan PT Transjakarta untuk melibatkan operator lokal dan bersama-sama melayani cakupan Transjabodetabek regular.

Sebelumnya, selain tujuh rute ini juga ada beberapa rute lainnya yang diusulkan. Namun tidak semua disetujui salah satunya  rute Terminal Jatijajar-Kampung Rambutan.

Ini karena sudah ada layanan operator eksisting yang melayaninya.

Baidu Ekspansi Bisnis ke Eropa Melalui Taksi Tanpa Pengemudi

 

 

Kehabisan Tiket KA Bengawan ke Yogyakarta? Jangan Khawatir, Ada Solusi KA Berikutnya

Berlibur ke Yogyakarta menggunakan kereta api memang menjadi destinasi favorit masyarakat. Selain banyak pilihan kereta api, perjalanannya pun sudah semakin terjangkau. Berbagai pilihan kereta api dengan keberabgkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen pun tak jadi soal. Rute akhir yang ditempuh kereta apinya pun beragam, ada yang dengan tujuan Surabaya, Malang, bahkan sampai Yogyakarta. Selain pilihan kereta api yang tersedia, harga tiket pun menjadi pilihan penumpang untuk berlibur ke Yogyakarta.

Namun hingga kini yang menjadi pilihan paling favorit adalah kereta api bersubsidi. Ya, kereta bersubsidi yang sangat paling diminati adalah KA Bengawan dengan rute Pasar Senen – Purwosari pp. Bagaimana tidak, meski KA Bengawan hanya sekadar kelas ekonomi dengan fasilitas yang cukup, namun harga yang diberikan sangatlah murah yaitu Rp74.000 saja.

Suasana interior KA Bengawan yang selalu diminati penumpang. (Foto: Dok. Istimewa)

Murah meriah, itulah yang paling diminati masyarakat untuk tujuan Yogyakarta. Pilihan KA Bengawan inilah yang selalu ramai, hingga penjualan tiketnya pun selalu habis. Jangankan seminggu sebelum keberangkatan, tiket sudah terjual habis pun dalam jangka waktu satu bulan keberangkatan sudah habis. Terkadang memang menyulitkan masyarakat lainnya yang ingin merasakan sensasi naik kereta api dengan harga yang relatif murah meskipun fasilitas sederhana.

Fyi, KA Bengawan memiliki kecepatan rata-rata 70 – 90 kilometer per jam dan total perhentian sebanyak 12 stasiun, KA Bengawan akan membawa penumpang menempuh jarak Solo – Jakarta sejauh 570 kilometer dengan durasi perjalanan rata-rata 9,5 jam. Lantas bagaimana solusinya jika naik KA Bengawan ke Yogyakarta tiket sudah habis terjual?

Tak perlu khawatir, meski jalurnya berbeda dengan KA Bengawan, namun ada 2 kereta yang bisa jadi alternatif menuju Yogyakarta, yaitu KA Kahuripan dengan tarif Rp80.000 dan KA Kutojaya Selatan dengan tarif Rp62.000. Kedua kereta api ini juga merupakan kereta paling diminati masyarakat untuk berlibur ke Yogyakarta, namun melewati jalur selatan. Untuk KA Kahuripan dan KA Kutojaya Selatan diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong. Keberangkatan KA Kutojaya Selatan diberangkatkan pukul 20.50 WIB sedangkan KA Kahuripan diberangkatkan pukul 22.20 WIB.

KA Kutojaya Selatan merupakan alternatif penumpang yang ingin berlibur ke Yogyakarta.

Bagi kalian yang berdomisili dari Jabodetabek juga tak perlu khawatir. Jika kalian naik KA Kutojaya Selatan, dari Stasiun Gambir bisa menggunakan KA Parahyangan sampai Stasiun Bandung, kemudian lanjut naik KA Lokal Bandung Raya sampai dengan Stasiun Kiaracondong. Alternatif lainnya kalian bisa menggunakan KA Walahar dari Stasiun Cikarang sampai dengan Stasiun Purwakarta. Kemudian melanjutkan perjalanan dari Stasiun Purwakarta menggunakan KA Lokal Garut dan turun di Stasiun Kiaracondong.

Lalu jika menggunakan KA Kahuripan, tetap bisa menggunakan KA Parahyangan dari Stasiun Gambir sampai Stasiun Bandung dan berganti dengan KA Lokal Bandung Raya sampai tujuan Stasiun Kiaracondong. Atau bisa menggunakan KA Cikuray dengan keberangkatan Stasiun Pasar Senen sampai dengan Stasiun Kiaracondong. Jika kedua tiket kereta tersebut habis, bisa menggunakan alternatif berikutnya yaitu KA Walahar dari Stasiun Cikarang sampai dengan Stasiun Purwakarta. Lalu berganti kereta di Stasiun Purwakarta menggunakan KA Lokal Garut sampai dengan Stasiun Kiaracondong.

Bagi kalian yang menggunakan KA Kutojaya Selatan dan hendak turun di Yogyakarta, bisa turun di pemberhentian stasiun akhir yaitu Stasiun Kutoarjo. Karena rute KA Kutojaya Selatan adalah Kiaracindong – Kutoarjo pp. Saat tiba di Stasiun Kutoarjo, kalian bisa transit dan berganti KA Prameks dengan rute Kutoarjo – Yogyakarta. Namun dipastikan untuk membeli tiket secara online untuk KA Prameks karena selalu habis pada jam pertama. Kemudian bagi kalian yang ingin menggunakan KA Kahuripan, bisa turun langsung di Stasiun Lempuyangan.

Baidu Ekspansi Bisnis ke Eropa Melalui Taksi Tanpa Pengemudi

Cina semakin hari semakin mengembangkan sayapnya bukan hanya di negara Asia saja tetapi kini merambah Eropa, lewat salah satu perusahaannya yakni Baidu dikabarkan akan melakukan uji coba layanan taksi tanpa pengemudi.

Layanan taksi tersebut adalah Apollo Go dan pertama kali di coba di Eropa. Dilansir dari laman The Wall Street Journal, saat ini Baidu tengah melakukan pembicaraan dengan penyedia transportasi Swiss yakni PostAuto untuk meluncurkan robotaksi di negara tersebut.

Baca juga: Baidu Luncurkan Apollo RoboTaxi, Taksi Otonom Berbayar Pertama di Cina

Langkah ini pun menjadi tanda ekspansi internasional pertama Baidu dalam teknologi kendaraan otonom. Bahkan layanan Apollo Go ini bukan hanya akan diperluas ke Swiss tetapi juga ke Turki.

Untuk diketahui, Apollo Go sendiri sudah beroperasi di beberapa kota besar di Cina termasuk Wuhan. Apollo Go memiliki jumlah armada yang cukup banyak sekitar 400 unit kendaraan.

Sehingga bisa dikatakan Apollo Go kini menjadi tonggak penting dalam operasinya di Cina. Ini terlihat pada kuartal IV-2024, layanan ini mencatatkan sekitar 1,1 juta perjalanan, meningkat 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan secara kumulatif, Apollo Go telah melayani lebih dari 9 juta perjalanan hingg Januari 2025. Untuk mendukung ekspansi globalnya, Baidu berencana mengadopsi strategi ‘asset-light’ dengan menggandeng mitra lokal, seperti penyedia layanan mobilitas, perusahaan taksi, dan operator armada pihak ketiga.

Baca juga: Manjakan Penumpang Asal Cina, Sydney Airport Gaet Baidu Hadirkan Peta Bandara

Pendekatan ini diharapkan kedepannya dapat mempercepat adopsi teknologi kendaraan otonom di berbagai negara tanpa harus mengelola armada sendiri. Baidu juga sedang mengembangkan versi terbaru dari platform mengemudi otonomnya, Apollo 10.0, yang dirancang khusus untuk pasar global.

Versi ini akan dilengkapi dengan model kecerdasan buatan terbaru yang meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional kendaraan otonom. Baidu berharap dapat bersaing dengan perusahaan teknologi global lainnya, seperti Waymo milik Alphabet dan Cruise milik General Motors, dalam menghadirkan solusi transportasi otonom yang aman dan efisien di pasar internasional.

Baidu Uji Coba Mobil Otonom Berbasis Android Apollo

Sambut Hari Jadi Kota Surabaya, KAI Beri Diskon 10 Persen, Ini Syaratnya!

Bagi masyarakat yang suka bepergian naik kereta api ke Kota Surabaya, kini bisa nikmati harga diskon khusus saar Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Ya, harga tiket diskon ini berlaku mulai 11 – 27 Mei 2025, dengan jadwal keberangkatan pada tanggal 15, 19, 20, 21, 22, 26, dan 27 Mei 2025.

Promo ini berlaku untuk pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI. Ternyata Bulan Mei ini menjadi momen istimewa bagi warga Kota Pahlawan. Menyambut HJKS ke-732 yang jatuh pada Sabtu 31 Mei 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan sederet agenda meriah. Masyarakat yang hendak ke Surabaya pun bakal melihat kemeriahan acara tersebut apalagi diskon yang di berikan adalah perjalanan menggunakan kereta api.

Promo bertajuk “Surabaya Shopping Festival 2025” ini adalah bentuk apresiasi dan partisipasi KAI Daop 8 dalam menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya. Lebih lanjut, diskon 10 persen hanya berlaku untuk perjalanan kereta api komersial antar kota tertentu, baik yang berangkat maupun turun di stasiun-stasiun Daop 8 Surabaya, seperti KA Argo Bromo Anggrek, KA Argo Semeru, KA Gajayana, Ka Turangga, KA Mutiara Timur, Ka Malabar, KA Sancaka, KA Kertajaya, KA Gumarang, KA Jayabaya, KA Harina, dan masih banyak KA lainnya.

Kereta-kereta tersebut melayani rute dari dan menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, dan Malang. Namun tidak berlaku untuk kereta PSO, Luxury, Compartment, Panoramic, Priority, serta kereta wisata

Gubeng, Angkut Hasil Bumi Hingga Serdadu Belanda, Inilah Stasiun Kebanggaan Arek Suroboyo!

Dilansir dari laman resminya, Pemkot Surabaya telah menyiapkan beragam agenda meriah untuk menyambut HJKS ke-732 tahun 2025. Serangkaian acara besar bakal digelar sepanjang bulan Mei, mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2025. Seluruh kegiatan yang dirancang dalam rangka perayaan HJKS 2025 bukan semata-mata bersifat seremonial. Tujuan utama dari berbagai acara tersebut adalah menggerakkan roda perekonomian Kota Surabaya.

KAI Daop 8 Surabaya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan diskon 10 persen dalam rangka memeriahkan HJKS ke-732. Caranya sederhana, mengunduh aplikasi Access by KAI dan melakukan pemesanan tiket. Dan nantinya momen HJKS ke-732 saat diselenggarakannya ini juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan hasil-hasil pembangunan yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Jejak Sejarah Jalur Cabang Menuju Indramayu dan Karangampel yang Berpusat di Jatibarang

Menelusuri jalur non aktif memberi kesan yang berbeda saat menjelajahinya. Apalagi jalur non aktif tersebut masih nampak jelas sisa-sisa bangunan meskipun sudah terbengkalai karena termakan zaman. Banyak jalur kereta api khususnya di Pulau Jawa masih terdapat jalur-jalur kereta non aktif. Salah satunya di provinsi Jawa Barat. Bahkan media pun sedang gencar-gencarnya memberitakan mengenai jalur itu yang digadang-gadang akan kembali aktif.

Jalur kereta api non aktif tak sekadar berada di Jawa Barat bagian selatan, namun ada pula jalur tersebut berada di bagian utara. Seperti halnya di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Jalur kereta api non aktif di kawasan tersebut tak cuma obrolan saja, namun kenyataannya beberapa area yang dilintasi jalur tersebut memang masih nampak jelas peninggalan sejak jaman Kolonial Belanda, salah satunya bangunan stasiun. Ya, jalur kereta non aktif yang menghubungkan ke Stasiun Indramayu dan Stasiun Karangampel ini berpusat dari Staisun Jatibarang.

Jalur kereta api Jatibarang – Indramayu adalah salah satu dari jalur kereta api nonaktif di Jawa Barat yang berada di wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon dengan panjang lintas 18,1 Km. Jalur ini dibangun dan diresmikan pada tanggal 15 September 1912 oleh perusahaan Staatsspoorwegen (SS) untuk melayani angkutan barang hasil bumi. Namun jalur kereta api ini dinonaktifkan mulai 21 Juli 1973.

Bekas bangunan Stasiun Lohbener. (Foto: Dok. Radarcirebon)

Sementara itu jalur kereta api Jatibarang–Karangampel juga merupakan jalur kereta api nonaktif yang berada di wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon. Setelah Staatsspoorwegen sukses membangun percabangan Jatibarang–Indramayu, pada tahun 1925 dengan dasar hukum Wet 28 Februari 1920 Staatblad No.150 dari pemerintah Hindia-Belanda, maka dilanjutkannya proses pembangunan cabang menuju Karangampel, pembangunan jalur dengan panjang rel 18,34 kilometer ini selesai dan dibuka pada tanggal 1 Mei 1926. Selang beberapa tahun pengoperasinnya, jalur ini ditutup oleh Staatsspoorwegen per 1 Oktober 1932 sebagai akibat dari krisis depresi besar.

Sepanjang jalur non aktif Jatibarang – Indramayu terdapat 8 halte perhentian yang melayani penumpang saat aktif digunakan. Ke-8 halte tersebut yaitu: Pawidean, Kalikrasak, Lohbener (stasiun), Karangsembung, Pekandangan, Cimanuk, Indramayu Pasar dan Karangturi Indramayu.

Sedangkan dari Jatibarang menuju Karangampel memiliki 5 halte perhentian, yaitu Majasih, Gadingan, Juntikebon, Mundu dan Karangampel. Jalur Jatibarang- Indramayu memiliki panjang rel 18,7 kilometer, sedangkan Jatibarang-Karangampel memiliki panjang rel 18 kilometer. Kedua jalur cabang tersebut memiliki lebar sepur 1067 mm.

Bekas bangunan Stasiun Karangampel. (Foto: Dok. Istimewa)

Fyi, Stasiun Jatibarang berada di Km 179+200 dilewati Lintas Jakarta-Cikampek-Cirebon-Brebes-Semarang-Surabaya (Lintas Utara), dan di lewati lintas Jakarta-Cikampek-Cirebon-Cirebon Prujakan-Prupuk-Purwokerto-Kutoarjo-Yogyakarta-Solo-Madiun-Surabayan (Lintas Selatan) masih beroperasi.

Stasiun Jatibarang merupakan yang terbesar dan teramai di Kabupaten Indramayu. Terletak di Jatibarang, Indramayu tepatnya di Jalan Mayor Sangun, depan Pasar Jatibarang. Letak Stasiun Jatibarang pada ketinggian +8 meter memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 merupakan sepur lurus.

Stasiun Jatibarang, Saksi Sejarah Tugu Presiden Soekarno

Selain Sosialisasi, Ternyata Solusi Ini Bisa Cegah Kendaraan Terobos Palang Pintu Kereta Api

Berbagai kejadian tak cuma sekali atau dua kali, bahkan sudah lebih sering kita mendengar berita kecelakaan lalu lintas di palang pintu kereta api. Tak hanya perlintasan kereta api yang tak berpalang pintu, namun perlintasan resmi yang berpalang pun masih ada saja yang terobos walaupun sirine tengah berbunyi dan palang pintu sudah ditutup.

Padahal kejadian pengendara yang sering nekat dan berisiko ini sudah jelas berbahaya dan ada undang-undangnya bagi yang melanggar. Tidak sedikit berita yang melaporkan banyaknya korban meninggal dunia akibat kecelakaan di perlintasan kereta api. Banyak pengguna jalan yang tidak sabar saat melintas, sehingga menjadi korban akibat kecerobohan mereka sendiri.

 

Untuk perlintasan kereta tanpa palang pintu, pengendara diimbau untuk berhenti, memasang mata, dan memasang telinga guna mendengarkan semboyan 35 atau suara kereta api. Jika dirasa aman, barulah dapat melintas.

Inilah Semboyan yang Wajib Kalian Tahu Saat Bepergian Menggunakan Kereta Api

Namun, jika pengendara nekat menerobos perlintasan yang sudah ditutup, ini sangat berbahaya dan berisiko tertabrak kereta api. Aturan ini harus dipatuhi, karena pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Karena pelanggaran tak cukup mereda dan adanya ketidaksabaran para pengendara ini yang beresiko meningkatnya angka kecelakaan, rasanya selain melakukan sosialisasi yang menggandeng masyarakat pecinta kereta api dan PT Kereta Api Indonesia itu sendiri yang berupa himbauan, adapula solusi terbaik adalah menempatkan palang pintu sebanyak 4 buah.

Bahkan dijalan-jalan besar suka kita temui saat ingin melewati perlintasan kereta api, ada yang memiliki 4 buah palang pintu kereta api. Ternyata ini menjadi solusi baik untuk pengendara lalu lintas yang tidak bisa meberobos palang pintu. Jika memang masih nekat, saat menyeberang palang pintu pengendara tak bisa melanjutkan perjalanan, karena pintu bagian seberang sedang tertutup. Ini membuat pengendara yang terobos jadi terjebak didalam area jalur kereta api.

Serba-serbi Kecelakaan Kereta Api, Antara Mitos dan Fakta

 

Biasanya palang pintu yang dipasang sebanyak 4 pintu ini berada di jalan raya yang besar dan volume kendaraan yang terlampau ramai. Namun beda halnya jika palang pintu dibuat hanya 2 pintu saja sedangkan jalan raya cukup lebar dan masih memiliki ruang untuk si pelanggar lalu lintas yang bakal terobos palang pintu.

Resiko angka kecelakaan akibat menerobos palang pintu pun kerap kali terjadi. Namun semua kembali kepada kesadaran masing-masing. Jika mengikuti arahan dan disiplin berlalu lintas dengan tentu keselamatan dalam perjalanan pasti terjamin. Untuk keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api, penting untuk selalu waspada dan mengikuti aturan lalu lintas. Kurangi kecepatan, periksa kedua arah, dan dengarkan suara kereta api. Jangan menerobos palang pintu yang diturunkan, dan selalu berikan ruang cukup untuk melintasi rel dengan aman.

Cegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Indian Railways Adopsi Teknologi Satelit

Kontroversi Terkait Etika dan Keamanan, Donald Trump Ingin Sulap Pesawat Hibah dari Qatar Jadi Air Force One

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan jet mewah yang ditawarkan oleh pemerintah Qatar akan digunakan sebagai Air Force One sementara, yang menunjukkan niat untuk menerima hadiah (hibah) yang telah memicu masalah etika dan keamanan di Washington.

“Ini akan digunakan oleh Pemerintah kami sebagai Air Force One sementara, sampai Boeing baru kami, yang pengirimannya sangat terlambat, tiba,” kata Trump dalam sebuah postingan di media sosial.

Terlepas dari aspek etika dan kehormatan atas pemimpin negara Adi Kuasa, mengubah jet mewah yang diberikan kepada Trump menjadi Air Force One dapat menghabiskan biaya ratusan juta dollar.

Selain itu, mengubah atau mengonversi pesawat mewah agar menjadi standar Air Force One akanbutuh waktu hingga dua tahun untuk memasang peralatan keamanan, komunikasi, dan kemampuan pertahanan yang diperlukan agar dapat digunakan dengan aman.

Trump Bikin Pentagon-Boeing Pusing Soal Air Force One, Ada Apa?

Seperti dikutip CNN.com, Senator Republik Ted Cruz mengatakan pada hari Selasa bahwa pesawat itu “menimbulkan masalah spionase dan pengawasan yang signifikan.” Di pihak lain, Senator Demokrat Jack Reed, anggota senior Komite Angkatan Bersenjata Senat, mengatakan ini akan menimbulkan “risiko kontraintelijen yang sangat besar dengan memberikan negara asing akses potensial ke sistem dan komunikasi yang sensitif.”

Trump berseru dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Minggu bahwa Departemen Pertahanan akan menerima “HADIAH, GRATIS, sebuah pesawat 747 untuk menggantikan Air Force One yang berusia 40 tahun, untuk sementara.” Langkah tersebut akan menimbulkan banyak pertanyaan etika mengingat nilai jet tersebut, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius tentang keamanan pesawat yang dapat digunakan oleh presiden untuk memastikan kelangsungan pemerintahan dalam situasi darurat.

Boeing Rugi Rp4 Triliun di Proyek VC-25B Air Force One, Gegara Botol Tequila Kosong?

Diperkirakan jet tersebut bernilai US$400 juta, tetapi seseorang yang mengetahui rincian rencana potensial tersebut mengatakan nilai pesawat Qatar tersebut mendekati US$250 juta. Merombaknya, menurut perkiraan pemerintah yang telah diberitahukan kepada orang tersebut, dapat menghabiskan biaya hingga tiga kali lipat, atau lebih.

Bahkan jika digunakan untuk sementara seperti yang dikatakan Trump, badan-badan AS perlu memastikan tidak ada kerentanan keamanan dengan pada dasarnya melucuti pesawat hingga ke rangkanya dan membangunnya kembali dengan peralatan komunikasi dan keamanan yang diperlukan.

“Anda ingin memeriksa pesawat itu secara menyeluruh – membongkarnya, memeriksa bug, hal-hal seperti itu, memperkuatnya untuk memastikan tidak ada yang dapat membajak perangkat elektronik di pesawat itu … Kemampuan presiden untuk memimpin dan mengendalikan militernya di hari-hari terburuk, itu membutuhkan banyak hal,” kata seorang pensiunan pejabat senior militer yang memahami Air Force One kepada CNN.

Proses itu dapat memakan waktu mulai dari beberapa bulan hingga dua tahun, kata pensiunan pejabat senior militer itu kepada CNN. Pejabat lain yang memahami situasi itu menyuarakan kekhawatiran bahwa Gedung Putih tidak sepenuhnya menyadari seberapa banyak pekerjaan yang harus dilakukan pada jet itu, yang akan melibatkan banyak badan intelijen.

Boeing memiliki kontrak senilai $3,9 miliar untuk mengganti dua jet Air Force One, tetapi telah melaporkan kerugian sebesar $2,5 miliar sejak setuju untuk bertanggung jawab atas apa yang telah menjadi pembengkakan biaya yang melonjak.

Minggu lalu, CNN melaporkan bahwa jet Boeing mungkin akan dikirim pada tahun 2027 tepat waktu agar Trump dapat menggunakannya, menurut seorang pejabat tinggi Angkatan Udara AS.

Bernilai Rp8 Triliun, Inilah Boeing 747-8 Super Mewah Milik Royal Family Qatar

 

Maskapai Penerbangan Jual Tiket Berdiri, Bukan Sebatas Konsep ‘Pernah Terjadi’ di Pakistan

Belum lama ini di media sosial mengemuka berita tentang konsep tiket berdiri yang bakal ditawarkan maskapai penerbangan di tahun 2026. Meski mengundang kontroversi dan terdengar kurang menyakinkan dari aspek keamanan, namun, ide tentang penumpang berdiri di pesawat memang pernah dicetuskan oleh beberapa maskapai sebagai konsep “ultra-low-cost” yang menimbulkan kontroversi besar.

Disebut kontroversi, pasalnya regulasi internasional seperti dari FAA (Amerika Serikat) dan EASA (Uni Eropa) mensyaratkan setiap penumpang memiliki kursi dengan sabuk pengaman. Ditambah, standar keselamatan mengharuskan evakuasi seluruh penumpang dalam waktu 90 detik, dan konfigurasi berdiri memperlambat proses ini.

Walau mengundang kontroversi, beberapa nama besar dalam industri dirgantara, baik maskapai dan manufaktur pernah menyuarakan konsep pernumpang berdiri, yaitu:

1. Ryanair (Irlandia)
Pada tahun 2010, CEO Michael O’Leary menyarankan konsep “standing room” atau ruang berdiri untuk penerbangan jarak pendek. Kursi dibuat sangat minimal seperti “vertical seat” (bangku tegak yang mirip tempat berdiri dengan penyangga punggung). Namun, ide ini tidak disetujui oleh otoritas penerbangan Eropa.

2. Spring Airlines (Cina)
Pada tahun 2015, Spring Airlines mengusulkan desain kabin berdiri sebagai cara untuk menurunkan harga tiket domestik di Cina. Pemerintah Cina juga tidak menyetujui rencana ini karena alasan keselamatan.

3. Airbus
Pada awal 2000-an, pernah mematenkan desain “standing seat” seperti pelana sepeda untuk memaksimalkan jumlah penumpang. Gagasan ini hanya sebatas paten dan belum pernah digunakan secara nyata.

Inovasi “Standing Seat,” Pacu Pendapatan Maskapai, Gadaikan Kenyamanan Penumpang

Fitur yang ditawarkan pada desain standing seat mencakup jarak antar kursi (pitch) hanya sekitar 23–24 inci, dibandingkan standar ekonomi yang biasanya 29–31 inci, bantalan duduk yang kecil, seperti sadel, tidak nyaman untuk penerbangan panjang, penumpang tidak sepenuhnya berdiri, tapi menopang sebagian berat tubuh dan npenumpang tetap dilengkapi dengan sabuk pengaman dan perlengkapan keselamatan standar.Desain standing seat bisa dipasang di pesawat kelas ekonomi, khususnya untuk penerbangan jarak pendek (<2 jam).

Meski begitu, pernah ada kejadian oknum maskapai penerbangan yang menjual tiket berdiri, yakni pada penerbangan PIA PK-743 Pakistan International Airlines (PIA) di tahun 2017, ada tujuh orang penumpang yang terpaksa berdiri selama empat jam penerbangan.

Saat itu PIA PK-743 yang menggunakan jenis Boeing 777 membawa 416 penumpang dalam penerbangan dari Karachi ke Madinah, Arab Saudi pada 20 Januari 2017 lalu. Padahal kapasitas pesawat ini hanya memiliki kapasitas 406 bangku termasuk tempat duduk lepas.

“Jual Tiket Berdiri” di Pesawat, Awak Maskapai Pakistan Diperkerakan

Honda BR-V Kini Jadi Armada Taksi Bluebird

Lini armada Bluebird kini tampil semakin segar dengan kehadiran kendaraan jenis Low SUV, Honda BR-V. Mengaspal dengan balutan biru khas taksi ternama tersebut, BR-V menjadi sorotan di tengah lalu lintas Jakarta yang padat dan dinamis.

Kehadiran mobil ini menandai transformasi Bluebird dalam menghadirkan kenyamanan, keamanan, dan gaya berkendara yang lebih modern bagi penumpangnya. Dikenal sebagai mobil keluarga yang tangguh, Honda BR-V menghadirkan kombinasi desain sporty, kapasitas kabin lega, dan fitur keselamatan yang mumpuni.

Ketika diadopsi sebagai armada taksi, keunggulan ini terasa langsung sejak penumpang membuka pintu—tinggi mobil yang pas, interior lega, dan suspensi empuk yang mampu meredam guncangan jalanan perkotaan. Di dalam kabin, BR-V menawarkan ruang duduk yang luas baik di depan maupun belakang.

Penumpang yang membawa barang bawaan pun dapat memanfaatkannya tanpa perlu berdesakan. Sistem AC ganda, kenyamanan jok ergonomis, serta kesenyapan kabin memberikan pengalaman berkendara yang lebih premium dibandingkan armada taksi konvensional sebelumnya.

Penggunaan BR-V juga menunjukkan arah baru Bluebird yang berupaya menyelaraskan kebutuhan pasar dengan perubahan gaya hidup konsumen urban. Sebab, mobil ini cocok untuk berbagai kebutuhan seperti perjalanan harian di dalam kota, antar jemput bandara, hingga layanan premium dengan harga yang masih kompetitif.

Dari sisi operasional, BR-V memberikan efisiensi bahan bakar yang cukup baik untuk kategori SUV, serta didukung performa mesin i-VTEC 1,5 liter yang responsif namun tetap irit. Bagi pengemudi, kenyamanan berkendara juga meningkat berkat posisi duduk tinggi dan visibilitas yang luas, menjadikan mobil ini lebih adaptif terhadap kondisi jalan yang beragam.

Tidak hanya itu, desain eksterior BR-V yang gagah menambahkan kesan modern pada armada Bluebird. Ini memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi pengguna yang sudah lama mengenal tampilan sedan-sedan biru klasik.

Inovasi ini sekaligus menjadi langkah strategis Bluebird dalam menghadapi tantangan dari transportasi online dan kebutuhan konsumen yang semakin variatif. Di tengah lalu lintas padat dan mobilitas tinggi kota besar seperti Jakarta, kendaraan yang mampu menghadirkan kenyamanan, efisiensi, dan ketangguhan menjadi pilihan ideal.

Honda BR-V di bawah bendera Bluebird bukan hanya menjawab kebutuhan itu, tapi juga membawa warna baru dalam lanskap transportasi darat di Indonesia.

Blue Bird Siap Datangkan 200 Unit Van Listrik di Dua Wilayah, Mana Saja?

PPIH Siapkan 32 Bus Shalawat Ramah Jamaah Haji Berkursi Roda

Bus shalawat Kembali hadir untuk memudahkan mobilitas jamaah haji asal Indonesia. Untuk tahun 2025 ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan kemudahan bagi jamaah yang menggunakan kursi roda.

Di mana ada 32 bus dengan dek rendah yang akan mengantar jemput jamaah dari penginapan menuju ke Masjidil Haram atau sebaliknya. Selain memudahkan jamaah calon haji (JCH) Indonesia pengguna kursi roda, ada ruang penyimpanan khusus di dalam bus untuk alat bantu.

Fasilitas ini dikatakan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama (Kemenag) Akhmad Fauzin sebagai bentuk komitmen Pemerintah Indonesia dalam memberikan layanan haji inklusif. Bus shalawat akan beroperasi penuh selama 24 jam dan mencakup semua wilayah pemondokan JCH Indonesia.

Mudahkan Penyandang Disabilitas, Tahun 2025 Semua Bus di Seoul Adopsi Low Deck

Bus dek rendah ini, dilengkapi dengan GPS dan CCTV yang bisa dimonitori oleh petugas demi menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah selama perjalanan. Bagi JCH Indonesia yang tinggal di wilayah Syisyah dan Raudhah (Makkah) akan menggunakan Terminal Syib Amir.

Sedangkan jamaah yang tinggal di wilayah Jarwal, akan menggunakan Terminal Jabal Ka’bah. Kemudian jamaah yang tinggal di wilayah Misfalah akan menggunakan Terminal Ajyad. Dalam pelaksanaannya, PPIH akan bekerja sama dengan lima perusahaan otobus dalam penyiapan layanan bus Shalawat, yaitu Abu Sarhad, Dallah, Durrat Al Munawwara, Mawakeb Al Khair, dan Rawahel Al Mashaer.

Layanan bus shalawat ini merupakan salah satu bagian dari fasilitas resmi yang telah dibayar melalui Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

“Kami mengingatkan kepada seluruh jamaah bahwa layanan ini sudah termasuk dalam biaya yang dibayarkan pada penyelenggaraan ibadah haji,” ucapnya.

Akhmad menekankan para sopir telah dibayar secara resmi, sehingga tidak ada kewajiban memberikan tip atau bentuk pungutan liar lainnya.

“Mari kita jaga kenyamanan dan ketertiban bersama selama menggunakan layanan ini dan semoga semua jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, lancar, dan penuh kekhusyukan,” tutur Akhmad Fauzin.

Bus Shalawat, Angkutan Gratis Istimewa Untuk Jamaah Haji Indonesia