Lagi, Uji Coba Kereta Kelas Compartment Hasil Karya Balai Yasa Manggarai

Informasi mengenai pergantian kereta mewah yang digandeng bersama Kereta Api Argo Bromo Anggrek rasanya bakalan terlaksana. Bagaimana tidak, informasi akurat dari media sosial PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengenai rangkaian pengganti kereta Luxury Sleeper Class menjadi Compartment Suites Class akan dilakukan mulai 1 Juni 2025 mendatang. Dari informasi itulah rangkaian kereta yang digadang-gadang sebagai kelas privasi tersebut pun di uji coba.

Ya, Balai Yasa Manggarai kembali menguji coba rangkaian kereta Compartment Suites pada Selasa 20 Mei 2025. Uji coba dilakukan sore hari pada pukul 15.00 untuk keberangkatan dari Stasiun Manggarai sampai dengan Stasiun Cikampek. Dan pukul 16.00 keberangkatan dari Stasiun Cikampek hingga kembali ke Stasiun Manggarai.

Selama perjalanan, uji coba dilakukan dengan mengerahkan beberapa pegawai serta teknisi dari Balai Yasa Manggara. Saat kereta berjalan, rangkaian tersebut di tes kecepatan hingga 120 km/jam. Ini sengaja dilakukan mengingat kecepatan kereta api saat ini bisa tembus maksimal hingga 120 km/jam.

Tak hanya mengetes kecepatan dari ketahanan bogie dan roda, teknisi bagian interior pun diuji coba. Mulai dari masing-masing kursi dibilik-bilik kereta, monitoring kelayakan fasilitas, hingga pendingin udara yang menjadi kenyamanan bagi penumpang sebagai pelanggan yang ingin menikmatinya.

Sebanyak 2 unit kereta Compartment Suites diujicoba tak hanya sekali dilakukan. Jika dirasa memang mengharuskan untuk diujicoba kembali, maka rangkaian tersebut mengharuskan untulk agar jika sudah bisa digunakan secara reguler, bisa dirasakan secara maksimal oleh penumpang.

Sebelumnya, layanan kereta kompartemen yang mewah oleh Balai Yasa Manggarai tersebut menggunakan bekas kereta eksekutif yang diproduksi tahun 2008. Kereta tersebut diluncurkan oleh PT KAI pada tanggal 10 Oktober 2023, bertepatan dengan Hari Kereta Api Nasional ke-78, dengan sebutan Kereta Api Compartment Suite Class. Bersamaan dengan itu, diresmikan pula pengoperasian Argo Semeru sebagai bagian dari Gapeka 2023. Gerbong Bima dan Argo Semeru menggunakan sistem tukar rangkaian. Dalam sistem ini, Bima melayani perjalanan malam hari, sedangkan Argo Semeru siang hari.

Kereta Kelas Compartment Suites ini seperti proyek menghidupkan kembali yang telah mati, yaitu kejayaan kereta Bima dan fasilitas kereta tidur. Bima mulai dioperasikan sebagai kereta tidur pada tanggal 1 Juni 1967. Ini merupakan kereta pertama di Indonesia yang menggunakan pendingin udara. Kereta berwarna biru sehingga disebut Biru Malam atau Bima ini merupakan buatan Jerman Timur.

Delegasi ASEAN Railway CEO Nikmati Layanan KAI Services di Kereta Compartment Suite Class

Tak Ikut Demo, Pengemudi Ojol Cari Nafkah Meski Merugi Akibat Orderan Fiktif

Apakah semua pengemudi ojek online (ojol) mematikan aplikasi mereka saat unjuk rasa pada Selasa (20/5/2025) kemarin? Ternyata tidak semua pengemudi ojel melakukan hal tersebut.

Ini karena masih banyak yang memilih untuk mencari nafkah bagi orang rumah dibandingkan unjuk rasa yang tidak menghasilkan pendapatan. Beberapa pengemudi ojol yang tidak ikut demo mengatakan, aksi unjuk rasa ini tak akan membawa hasil seperti yang diharapkan para mitra ojol.

Menurut mereka, yang dilawan adalah kapitalis dan mau para pengemudi ojol ketergantungan dan selalu bekerja. Tak hanya itu, mereka juga mengaku, selama ini menerima hak sesuai dengan kewajiban yang dijalankan.

Selain itu, para mitra ojol pun harus lebih realistis dalam melihat kondisi dibandingkan membuang energi untuk unjuk rasa tanpa hasil.

“Ya, demo begini sama saja nggak bakalan ada hasil. Lihat saja kemarin pas demo THR. Memang sesuai? Memang sepadan? Nggak toh. Buktinya sama saja dan lebih baik narik ojol atau anter jemput makanan atau barang dari pada demo. Narik ada hasil, demo nggak,” ungkap Suntoso salah satu pengemudi ojol yang tak ikut demo dan ditemui KabarPenumpang.com.

Selain Suntoso, Andi mengaku bila pendapatan selama ini cukup untuk menghidupi kebutuhan. Dia mengatakan, ikut demo pun tidak ada manfaat apapun.

“Saya itu sehari paling sedikit Rp100 ribu bawa pulang ke rumah paling banyak pernah sampai Rp400 ribu. Itu sudah bersih dan tidak dipotong lagi untuk bensin atau jajan saat saya ngojek,” ungkap Andi.

Dengan perkiraan Rp100 ribu per hari dan bekerja selama 30 hari penghasilan pengemudi ojol Rp3 juta dan bisa lebih tergantung pendapatan per hari nya. Meski begitu, di kala unjuk rasa pada Selasa (20/5/2025) kemarin, banyak juga pengemudi ojol yang harus boncos alias merugi.

Pasalnya mereka justru mendapatkan orderan fiktif. Orderan ini lebih banyak dari laanan anatar makanan yang menggunakan pembayaran tunai. Di mana pembeli saat makanan tiba di tujuan tidak ada orang atau alamat yang dicari tidak ditemukan.

“Kemarin saya dua kali dapat orderan fiktif. Makanan yang saya ambil dan antar itu cukup besar totalannya sekitar Rp200 ribu. Mereka bayar tunai dan saya saat cari orangnya nggak ada. Sudah gitu yang satu lagi alamatnya ada tapi nomor tujuannya tidak ada,” ungkap Pepeng.

Namun meski begitu, Pepeng tetap bersyukur makanan tersebut bisa dibawa pulang untuk orang rumah.

“Rugi sih. Tapi kalau disesali kan uangnya nggak kembali. Anggap saja, ini rejeki orang rumah tapi dalam bentuk makanan bukan uang,” ungkapnya.

Aksi Demo 20 Mei, Ojol Bawa Lima Tuntutan

8 Tips Nikmati Perjalanan dengan Kapal Pesiar

Sesekali, menikmati liburan mewah ala kapal pesiar bisa menjadi pilihan yang menarik. Apalagi pelancong asal Indonesia tak perlu jauh-jauh ke Eropa hanya untuk merasakan mewahnya kapal pesiar, karena di Singapura pun sudah ada.

Tapi apakah cukup menguras kantong? Pertanyaan ini seringkali ditanyakan. Ternyata, untuk menikmati kapal pesiar tak perlu merogoh kocek dalam hanya sekitar RP2,6 juta di kelas interior dengan perjalanan dua malam.

Nah, KabarPenumpang.com juga sudah merangkum tips yang perlu dilakukan untuk menikmati kapal pesiar. Yuk cek tips di Bawah ini.

1. Kapal sesuai pilihan
Kapal pesiar memberikan pengalaman yang berbeda. Ada yang cocok untuk keluarga dengan anak-anak, pasangan bulan madu, hingga pencinta petualangan. Pastikan Anda memilih kapal dan rute yang sesuai kebutuhan.

2. Jangan terlambat
Sama seperti menumpang pada pesawat, baiknya datang lebih awal, karena bisa memberi Anda Waktu untuk proses check in. Selain itu, mungkin juga bisa menikmati fasilitas pelabuhan.

3. Gunakan aplikasi kapal
Kapal pesiar modern biasanya menyediakan aplikasi yang dapat membantu Anda melihat jadwal aktivitas, memesan restoran, hingga mengecek tagihan kamar. Gunakan aplikasi ini untuk mempermudah pengalaman selama berlayar.

4. Ikut kegiatan di kapal
Dari kelas memasak, pertunjukan malam, hingga yoga di dek — banyak aktivitas yang sudah termasuk dalam harga paket. Jangan lewatkan kesempatan mencoba hal-hal baru tanpa biaya tambahan.

5. Kuliner spesial
Meski kapal menyediakan buffet gratis, ada juga restoran premium dengan menu dari chef internasional. Cobalah setidaknya satu malam bersantap di sana untuk pengalaman kuliner yang berbeda.

6. Siapkan obat pribadi
Meski kapal pesiar besar jarang goyang, ada baiknya tetap membawa obat pribadi dan penangkal mabuk laut, terutama untuk Anda yang baru pertama kali naik kapal.

7. Prosedur keamanan
Setiap penumpang wajib mengikuti drill keselamatan di hari pertama. Jangan anggap remeh, karena ini penting untuk keselamatan Anda selama pelayaran.

8. Siapkan kamera
Kapal pesiar penuh dengan spot fotogenik: dari kolam renang infinity, lounge terbuka, hingga balkon kamar pribadi. Siapkan kamera atau ponsel Anda agar tak melewatkan momen terbaik.

Dengan persiapan yang tepat, liburan di kapal pesiar bukan hanya menyenangkan tapi bisa menjadi pengalaman tak terlupakan seumur hidup. Siap berlayar?

Unik! Hotel ini Hadirkan Suasana Buka Puasa di Kapal Pesiar

Lagi, Perlintasan KA Renggut Korban Jiwa, Sistem Palang Pintu KA Belum Dimodernisasi?

Kabar memilukan kembali terjadi di perlintasan kereta api kawasan Magetan, Jawa Timur. Kejadian yang berlangsung singkat tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Berdasarkan kronologi, pukul 12.45 WIB, petugas penjaga palang pintu jalan perlintasan langsung (JPL) No 08 Km 176+586 Emplasemen Stasiun Magetan, Desa Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan menutup palang pintu jalur perlintasan KA karena ada Kereta Api Matarmaja yang akan melintas dari arah timur menuju barat.

Lalu pukul 12.48 WIB, KA Matarmaja melintas di Jalur Perlintasan 08 Km 176+586 Emplasemen Stasiun Magetan. Semenit setelahnya, Pukul 12.49 WIB, Palang Pintu JPL dibuka oleh petugas, sedangkan dari arah yang berlawanan yakni Barat ke timur masih ada KA 170 Malioboro Ekspres melintas, dan terjadilah tabrakan KA dengan sepeda-sepeda motor yang melintas. Dikabarkan kecelakaan maut di jalur perlintasan tersebut menewaskan sedikitnya empat orang.

Peristiwa yang ramai di berbagai media menjadikan diskusi seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang sering melewati perlintasan kereta api. Apakah kejadian tersebut tidak selalu evaluasi atau sebaliknya? Dari pencarian berbagai sumber mengabarkan bahwa sistem keamanan perlintasan kereta api di Indonesia, khususnya masih terkait penggunaan palang pintu manual. Hingga saat ini, memang banyak perlintasan kereta api di Indonesia masih mengandalkan palang pintu manual dan juga penjaga sebagai sistem pengaman utama.

Dari segi biaya, pemasangan sistem palang otomatis membutuhkan dana besar, termasuk untuk infrastruktur listrik, sensor, dan teknologi pendukung lainnya. Tak jarang, pembangunan palang pintu dan gaji penjaga dibiayai melalui APBD, dana desa, bahkan swadaya masyarakat. Lantas apakah kejadian di Perlintasan Magetan tersebut akibat kelalaian?

Petugas perlintasan menyapa kereta api yang akan melintas. (Foto: Dok. Ilustrasi Istimewa)

Berdasarkan pernyataan resmi Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa yang dilansir oleh laman Jawa Pos, kecelakaan terjadi akibat dibukanya palang pintu oleh petugas penjaga, meskipun masih ada kereta yang akan melintas dari arah berlawanan. Kelalaian seperti ini sulit dihindari ketika bergantung pada sistem manual.

Minimnya pelatihan, kelelahan petugas, dan keterbatasan komunikasi antarkereta bisa menjadi celah yang berbahaya. Meskipun pemanfaatan teknologi membutuhkan biaya besar, kejadian seperti di Magetan memperlihatkan bahwa risiko dari sistem manual bisa sangat mahal, baik dari segi nyawa manusia maupun kerugian materi.

Berharap pada solusi jangka panjang nantinya harus diarahkan kepada sistem keamanan secara modernisasi yang berbasis teknologi, termasuk penggunaan palang pintu otomatis dengan sistem sensor dan sinyal yang diletakan beberapa meter dari perlintasan. Jadi saat kereta melintas, sensor menyala dan palang pintu berbunyi dan menutup hingga beberapa menit sebelum kereta melintas.

“Operation Top Deck,” Pantau Para Pengemudi yang Gunakan Ponsel dari Bus Tingkat

Aksi Demo 20 Mei, Ojol Bawa Lima Tuntutan

Lagi lagi, dan lagi, para pengemudi ojek online (ojol) kembali melakukan unjuk rasa (unras) besar-besaran pada hari ini, Selasa (20/5/2025). Dalam aksi unras ini akan diikuti sekitar 25 ribu pengemudi ojol dari berbagai penjuru kota di Pulau Jawa dan sebagian dari Sumatera.

Pada aksi ini, para pengemudi ojol, baik yang mengangkut penumpang, pesanan makanan, dan pengiriman barang, sejak pulu 00.00 WIB hingga 23.59 WIB tidak akan menghidupkan aplikasi mereka. Hal ini merupakan bentuk protes terhadap aplikator.

Pelumpuhan layanan yang akan dilakukan secara massal ini juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pemesanan layanan ojol pada hari ini sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan.

Aksi uras ojol hari ini sendiri akan mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Sasaran utama para ojol ini antara lain Kementerian Perhubungan, Istana Merdeka, DPR RI, kantor-kantor aplikator, serta beberapa lokasi yang berhubungan dengan perusahaan aplikasi.

Dalam aksi ini, ada lima tuntutan yang akan dinyatakan para pengemudi. Pertama, meminta Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjatuhkan sanksi tegas kepada perusahaan aplikasi yang melanggar regulasi, yaitu Permenhub PM No.12/2019 dan Kepmenhub KP No.1001/2022.

Kedua, mendesak Komisi V DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang melibatkan Kemenhub, asosiasi pengemudi, dan pihak aplikator. Ketiga, menuntut agar potongan aplikasi maksimal hanya sebesar sepuluh persen.

Keempat, meminta adanya revisi terhadap tarif penumpang dan penghapusan program-program seperti aceng, slot, hemat, dan prioritas yang dinilai merugikan pengemudi. Kelima, menuntut agar tarif layanan makanan dan pengiriman barang ditetapkan secara adil dengan melibatkan asosiasi pengemudi, regulator, aplikator, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Tak hanya itu, para pengemudi juga menyampaikan kekecewaan mereka terhadap sikap pemerintah yang dinilai tidak tegas menindak pelanggaran egulasi oleh aplikator sejak tahun 2022 lalu.Untuk diketahui, sekitar 500 ribu pengemudi ojek online (ojol) dijadwalkan mematikan aplikasi dan menggelar unjuk rasa besar-besaran secara serentak pada Selasa (20/5/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aplikator yang dituding telah melanggar regulasi.

Aksi akan diikuti pengemudi ojol dan taksi online dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Cirebon, Palembang, Lampung, dan wilayah Banten Raya. Aksi terpusat di Jakarta namun diperkirakan akan berlangsung serentak di hampir seluruh kota besar di Indonesia.

Sejumlah aliansi seperti APOB, GOGRABBER, TEKAB, SAKOI, dan Gerakan Putra Putri Asli Kalimantan (GEPPAK) turut menyatakan dukungan dalam Aksi Akbar 205.

Menteri Ketenagakerjaan: Momentum THR, Bisa Jadi ‘Bukti’ Pengusaha dan Pengemudi Online Harmonis

Bus dengan Lift Hidrolik Mudahkan Jemaah Lansia dan Disabilitas

Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi menghadirkan bus khusus bagi jemaah haji lansia dan disabilitas. Bus ini dilengkapi dengan lift hidrolik mini dan memang disiapkan untuk untuk melayani jemaah lansia dan disabilitas.

Secara perlahan, kursi roda didorong ke atas lift untuk kemudian diangkat ke atas menuju pintu masuk khusus yang dibuka dengan tinggi sekitar 1 meter dan lebar 60 cm.
Pendorong kursi perlu sedikit merunduk agak bisa masuk ke dalam lalu menggesernya agar posisi sejajar dengan kursi penumpang lain.

Kursi rodanya kemudian dikunci agar tetap aman saat bus melaju menuju hotel tempatnya menginap di Makkah. Letaknya pun cukup strategis berada di samping badan bus, tepatnya di antara puntu masuk depan dan belakang.

Dengan fitur lift hidrolik mini, jemaah pengguna kursi roda dapat dipindahkan dari gate ke dalam bus tanpa harus digendong atau menggunakan alat bantu lainnya. Bus khusus itu kembali digunakan untuk memobilisasi 30 jemaah haji lansia dari Kloter Palembang (PLM) 13.

Setelah dibariskan rapi dari paviliun, para lansia yang duduk di kursi roda kemudian didorong mendekat ke arah bus yang sudah berjaga. Satu per satu mereka masuk dengan kursi roda sebelum dipindahkan ke kursi penumpang biasa.

Kepala Operasi Al Wukalla, perusahaan pengelola bandara, Abdullah Abuzaid mengatakan pihaknya menyiapkan bus tersebut agar memudahkan mereka yang terbatas geraknya, lebih mudah bergerak masuk ke dalam bus.

“Kami gembira hari ini bisa melayani masyarakat dari Indonesia, alhamdulillah. Seluruh 30 orang dengan keterbatasan, kami mampu memindahkannya, bergerak dari pintu menuju bus menggunakan bus spesial kami. Kami membuatnya mudah, sangat sederhana untuk mereka dan berdoa supaya mereka menjadi haji mabrur,” kata Abdullah.

Kepala Daerah Kerja Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan bahwa fasilitas ini sudah dioperasikan sejak tahun lalu sebagai bentuk kepedulian otoritas bandara terhadap kenyamanan dan keselamatan jemaah. Ia mengapresiasi pihak Arab Saudi, baik Kementerian Haji dan Umrah maupun Wukalla, terkait penyediaan fasilitas tersebut.

PPIH Siapkan 32 Bus Shalawat Ramah Jamaah Haji Berkursi Roda

Stasiun Baturetno Sempat Jadi Stasiun Terakhir Setelah Wonogiri, Namun Jalurnya Dibongkar Karena Alasan Ini

PT Kereta Api Indonesia (KAI) wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta ternyata masih ada “segudang” jalur KA dan bangunan stasiun yang non aktif dan masih dikenang sejarahnya hingga kini. Salah satunya pada jalur KA yang menghubungkan antara Purwosari – Wonogiri.

Jalur yang biasa digunakan sebagai KA Wisata di Kota Surakarta ini digadang-gadang memiliki stasiun akhir yang awalnya bukan Stasiun Wonogiri. Kita kenal saat ini stasiun akhir dijalur tersebut adalah Stasiun Wonogiri, namun ternyata masih ada jalur yang terhubung hingga melewati objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri.

Dilansir dari skripsi berjudul Sejarah Keberadaan Jalur Kereta Api di Kabupaten Wonogiri Tahun 1922-1976 oleh Andi Pramono pada 2011, di Wonogiri dulunya terdapat rencana membangun 12 jalur KA. Kala itu, Van Der Wijk mengusulkan pembangunan jalur rel Jakarta-Surabaya lewat Solo, Jogja, dan Bandung.

Salah satu stasiun di Wonogiri yang beroperasi pada tahun 1922 adalah stasiun lintas Wonogiri-Baturetno. Stasiun bersejarah di Wonogiri tersebut dioperasikan oleh perusahaan KA swasta Hindia Belanda NISM (Nederlandsch-Indische spoortramweg Maatschappij).

Pondasi jembatan yang nampak bekas jalur Purwosari – Baturetno. (Foto: Dok. Blog Travel Indonesia)

Fyi, jalut KA lintas Stasiun Purwosari-Stasiun Baturetno berhenti sejak pembangunan WGM Wonogiri. Jalur KA sepanjang lebih kurang 20 km tidak lagi dioperasikan. Jalur rel KA sepanjang 10 km di Nguntoronadi juga ditenggelamkan. Sementara jalur rel KA Wonogiri-Baturetno sepanjang 10 km lainnya melalui WGM sebagian hilang.

Dilansir dari laman Solopos, saat itu, kereta api merupakan alat transportasi utama bagi warga Baturetno untuk bepergian ke Wonogiri kota atau Solo. Banyak warga Baturetno yang memanfaatkan KA untuk pergi berdagang atau bersekolah di Wonogiri atau Solo.

Seiring perubahan-perubahan tersebut, jalur KA Wonogiri-Baturetno pun dibongkar. Penutupan jalur KA Wonogiri-Baturetno pada 1976 seiring dengan adanya proyek pembuatan Bendungan Serbaguna Wonogiri. Dan hingga saat ini Stasiun Wonogiri merupakan stasiun akhir dari Stasiun Purwosari.

Stasiun Wonogiri yang bersejarah berada di Giripurwo. Stasiun berketinggian +144 m ini termasuk ke dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Dan kini, satu-satunya kereta api yang melayani angkutan penumpang di Stasiun Wonogiri adalah KA Batara Kresna yang berjalan setiap hari dengan harga tiket hanya Rp4.000 saja.

Stasiun Wonogiri menjadi stasiun akhir untuk perjalanan KA Batara Kresna rute Purwosari – Wonogiri. (Foto: Dok. Mathias Hariyadi)

MAN RR4 480 Jadi Sasis Premium PO Gunung Harta Transport Solution (GHTS)

Sasis premium untuk bus semakin banyak digunakan oleh pemilih perusahaan otobus (PO). Salah satunya adalah PO Gunung Harta Transport Solution (GHTS) yang kini mempersiapkan dua sasis bus baru.

Sasis tersebut menggunakan triple axle atau menggunakan tiga gandar (axle). Sasis ini umumnya digunakan untuk bus premium atau bus berukuran besar yang membutuhkan kapasitas muatan dan stabilitas lebih tinggi.

Yang mana sasis tersebut ramai menjadi buah bibir di jagad media sosial. Pasalnya PO GHTS yang bisanya menggunakan sasis dari Volvo untuk armada UHD atau double decker, kini menggunakan sasis dengan kode RR4 480 dari MAN.

Baca juga: Bus AKAP Sulawesi Lebih Banyak Gunakan Sasis Tenaga Besar

MAN (Maschinenfabrik Augsburg-Nurnberg) sendiri adalah pabrikan kendaraan niaga asal Jerman. Pabrikan ini berlambang singa yang gagah.

Dibalik kemewahannya, hadir pula teknologi kabin yang juga canggih. Pengemudi bus ini nantinya bakal dimanjakan dengan banyak tombol-tombol pengatur di setir, yang tentunya sangat ergonomis dan mudah dijangkau.

Dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, untuk spesifikasi sasis man RR4 480 ini menggunakan mesin yang sudah standar emisi gas buang Euro 5 dengan jenis mesin sistem injeksi Common Rail. Untuk mesinnya sendiri memiliki tenaga sebesar 480 dk (tenaga kuda).

Baca juga: Gillig Transit Coach, Inilah Bus Sekolah dengan Kapasitas Terbesar yang Pernah Dibuat

MAN RR4 480 juga dibekali dengan tangki BBM diesel 480 liter. Adapun kapasitas mesin dan bahan bakar yang besar itu sangat Cocok bus ini menjadi armada Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Sedangkan untuk dimensi sasis dari RR4 480 ini memiliki panjang hingga 14,6 meter, serta lebar 2,45 meter.

Selain menggunakan bodi double decker, sasis ini juga dapat menggunakan bodi UHD, atau sejenisnya. MAN RR4 480 saat ini di Indonesia bukan hanya dipesan oleh PO GHTS, tetapi ada beberapa PO bus lainnya.

Kehadiran sasis triple axle dari MAN RR4 480 sekarang menambah ramai daftar sasis premium yang lebih dulu hadir di Tanah Air seperti Scania, Mercedes-Benz, dan juga Volvo.

Kelas Imperial Royal Damri Jakarta-Malang Promo Mulai 21 April Sampai 21 Mei 2025

Selamat Tinggal Kelas Sleeper, Siap-siap Awal Juni Kelas Compartment Bakal Nempel di KA Argo Bromo Anggrek

Bagi penikmat kereta kelas paling nyaman, sepertinya menjadi kabar gembira pada awal bulan Juni nanti. Sudah tersebar di media sosial termasuk laman resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) bahwa rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek akan menggantikan layanan kereta wisata yang sebelumnya bernama Luxury Sleeper Class menjadi rangkaian Suite Compartement Class atau Kereta Kelas Compartment.

Menggunakan kelas yang bisa dibilang kursi privasi tersebut bakal ‘nempel’ di KA Argo Bromo Anggrek merupakan wujud dari kenyamanan dari PT KAI kepada penumpang setianya. Sebelumnya kereta dengan kelas Luxury Sleeper sudah cukup lama bersama KA Argo Bromo Anggrek dan sudah termasuk pelayanan yang memuaskan saat diperjalanan, namun dengan menggantikannya ke kelas Compartment ini pihak KAI menghadirkan layanan yang lebih memuaskan kepada pelanggannya secara lebih dekat.

Dibalik Kemewahan Kereta Compartment Suites, Ada Dukungan KAI Services

 

Selain memberikan pelayanan yang mewah dan kenyamanan yang lebih baik, ternyata layanan kereta ini mulai dioperasikan pada 1 Juni 2025, bertepatan sehari setelah ulang tahun Kota Surabaya ke-732. Informasi tersebut sesuai dengan akun resmi Instagram @kai121_ yang bertuliskan: “Arek-arek Suroboyo, siap-siap! Mulai 1 Juni 2025, kereta Compartment Suites akan hadir di kotamu, di Kereta Api Argo Bromo Anggrek!” Kereta api Argo Bromo Anggrek memiliki empat jadwal perjalanan, yang terdiri dari dua jadwal keberangkatan dari Stasiun Surabaya Pasar Turi menuju Gambir dan dua perjalanan dari Stasiun Gambir menuju Surabaya Pasar Turi.

Tak hanya itu, saat merasakan Compartment Suite Class ini, pelanggan juga akan mendapatkan bingkisan yang istimewa dari pelayanan tersebut. Nantinya, penumpang perdana yang naik KA Argo Bromo Anggrek dengan layanan Compartment Suites akan mendapatkan tumbler eksklusif. Sebagai pengingat, jadwal dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, KA Argo Bromo Anggrek berangkat pukul 09:10 dan 21:15 WIB. Sedangkan dari Stasiun Gambir, KA Argo Bromo Anggrek berangkat pukul 08:20 dan 20:30 WIB.

Kereta Sleeper Berada di Rangakaian KA Argo Bromo Anggrek, Ini Fasilitas Mewahnya

 

Dilansir dari laman KAI, Compartment Suite Class adalah layanan kelas kereta api mewah dari KAI yang menawarkan kenyamanan dan privasi luar biasa bagi penumpang. Kereta ini dirancang dengan konsep kompartemen pribadi yang dilengkapi berbagai fasilitas mewah, seperti pintu geser otomatis, kursi yang dapat direbahkan 180 derajat dan diputar, serta sistem hiburan pribadi.

Hanya ada 16 ruang pribadi dalam satu kereta, memberikan privasi yang lebih tinggi dibandingkan kelas lain. Penumpang dimanjakan dengan hidangan pembuka, utama, dan penutup, serta berbagai pilihan minuman. Desain livery bagian luar dan dalam yang berkelas pun dirancang mewah dengan kombinasi warna dan motif yang elegan.

 

Drama Terjebak Macet Hingga Ancaman Nyawa di Perlintasan Pondok Jati, Solusinya?

Berbagai kronologi maupun kejadian yang dialami di perlintasan Pondok Jati, Matraman, Jakarta Tmur, sudah santer di telinga masyarakat. Mulai dari kemacetan yang sering terjadi, hingga kecelakaan yang menimpa pengendara kendaraan bermotor akibat kelalaian pun pernah dialami.

Berbagai insiden kerap kali terjadi di perlintasan ini bahkan hingga jatuh korban. Seperti halnya kejadian Februari 2025 lalu, yaitu insiden KA 302 relasi Kampung Bandan-Malang yang tertemper (tertabrak) mobil boks bermuatan tabung gas, terjadi di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) jalur hulu lintas Jatinegara-Pasar Senen. Mobil boks tersebut diduga menerobos palang pintu perlintasan kereta api, sehingga menyebabkan korban jiwa. Atas kejadian tersebut, KAI Daop 1 menuntut ganti rugi.

Banyaknya kejadian yang dialami di perlintasan hingga pihak dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghitung kerugian yang dialami akibat ketidakdisiplinan pengendara yang menerobos palang pintu.

Selain perjalanan kereta api yang ramai, arus lalu lintas yang tiap kali padat membuat perjalanan kereta api sempat terhambat. Tak hanya itu, setiap harinya, perlintasan ini menjadi simpul kemacetan yang kerap membahayakan para pengendara yang melintas. Sempitnya ruas jalan dan kurangnya petugas di pintu perlintasan kerap menimbulkan titik kemacetan panjang.

Kemacetan sering kali dialami di kawasan Perlintasan 46 Pondok Jati. (Foto: Dok. Istimewa)

Kemacetan terus terjadi mulai pagi hingga sore hari di sekitar kawasan tersebut. Terlebih, kemacetan parah terjadi pada jam sibuk kerja maupun jam sekolah. Kawasan ini terlihat semrawut karena sejumlah kendaraan melintas bersamaan dari dua sisi berbeda. Bahkan, ketika palang pintu kereta sudah tertutup, ternyata masih terdapat motor dan mobil yang terjebak macet di tengah rel kereta api perlintasan Pondok Jati. Kondisi ini tentunya sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan.

Beberapa saksi dari masyarakat sendiri mengenai perlintasan Pondok Jati ini pun turut berkomentar. Sebelumnya, bahwa perlintasan Pondok Jati ini awalnya tidak terlalu macet dan beroperasi normal. Hal itu dikarenakan adanya perlintasan khusus motor di wilayah Tegalan. Namun ketika perlintasan liar itu ditutup, seluruh kendaraan warga dari berbagai kelurahan terfokus di perlintasan Pondok Jati sehingga selalu macet. Dengan kata lain seluruh kendaraan pun memadati perlintasan Pondok Jati ini.

Dengan adanya berbagai kejadian yang telah dialami di kawasan tersebut, masyarakat pun berharap adanya solusi terbaik agar tidak menimbulkan hal atau kejadian yang sama. Solusi dari pihak PT KAI pun tetap terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas saat melewati perlintasan kereta api yang sudah berbunyi untuk tidak menerobos palang pintu yang telah ditutup.

Bunyi Lonceng Kereta di Perlintasan Sebidang, Antara Manfaat dan Penebar Polusi Suara