Selain Lokasi yang Strategis, Ini Alasan Stasiun Argopuro Kembali Beroperasi

Setelah Kereta Api (KA) Pandanwangi menambah enam stasiun pemberhentian, kini ada stasiun wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember kembali aktif untuk layani penumpang KA. Ya, Stasiun Argopuro sudah bisa melayani naik dan turun kereta api mulai tanggal 11 Ahustus 2025. Sebenarnya stasiun ini berada antara petak Stasiun Banyuwangi Baru dengan Stasiun Ketapang. Menurut informasi dari berbagai sumber, Stasiun Argopuro sudah 4 tahun tak melayani pemberhentian kereta api baik jarak jauh maupun lokal.

Mengutip laman kereta.id, Stasiun Argopuro beroperasi pada tanggal 7 September 1985 saat selesainya pembangunan jalur kereta api Kabat-Banyuwangi Ketapang. Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Panjang kedua jalur tersebut mencapai hampir 500 meter sehingga menjadikan stasiun ini merupakan stasiun dengan emplasemen terpanjang di Daop 9 Jember.

Selain lokasinya yang strategis, Stasiun Argopuro ternyata dioperasionalkan kembali dengan alasan bisa menghidupkan perekonomian masyarakat lokal. Karena Banyuwangi penumpangnya cukup tinggi, baik di Stasiun Ketapang maupun Banyuwangi kota. Pihak Kereta Api Indonesia (KAI) ingin menghidupkan Stasiun Argopuro untuk lebih memudahkan masyarakat mengakses stasiun. Masyarakat di sekitar Kecamatan Kalipuro dan Kota Banyuwangi tidak perlu jauh-jauh ke Stasiun Ketapang ataupun Stasiun Banyuwangi Kota.

Stasiun yang berada di ketinggian 56 MDPL itu nantinya akan melayani kereta jarak jauh atau kereta komersil lainnya. Namun saat ini hanya ada satu kereta saja yang berhenti di Stasiun Argopuro, yaitu KA Pandanwangi. Lebih lanjut dengan dimulainya pengoperasian kembali Stasiun Argopuro ini, KAI juga telah mempersiapkan infrstruktur yang ada di stasiun tersebut. Agar lebih mengakomodir dari aspek keselamatan, dan kenyamanan pada penumpang.

Adapun jadwal KA yang berhenti di Stasiun Argopuro adalah sebagai berikut (Gapeka 2025):

KA Pandanwangi

KA 491A Pandanwangi
Jember: 05.10
Argopuro: 08.11 – 08.13
Ketapang: 08.21

KA 493A Pandanwangi
Jember: 14.15
Argopuro: 17.08 – 17.10
Ketapang: 17.18

KA 492A Pandanwangi
Ketapang: 09.50
Argopuro: 09.58 – 10.00
Jember: 12.42

KA 494A Pandanwangi
Ketapang: 18.15
Argopuro: 18.23 – 18.25
Jember: 21.27

Sejak berlakunya jadwal perjalanan kereta api sesuai Gapeka 2021 per 10 Februari 2021, layanan penumpang di stasiun ini dihapus. Sehingga selama lebih dari empat tahun terakhir tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan dan persusulan antarkereta api.

Lebih dari Sekedar Transit, Terminal Langsa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

Terminal Terpadu Langsa terus membuktikan perannya sebagai urat nadi transportasi darat di wilayah Aceh Timur. Berlokasi strategis di Jalan A. Yani, Gampong Jawa, terminal ini bukan sekadar tempat naik-turun penumpang, melainkan pusat interaksi sosial dan ekonomi yang dinamis bagi warga Langsa dan sekitarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Terminal Langsa telah mengalami sejumlah perbaikan dan penataan. Infrastruktur yang lebih rapi dan fasilitas yang kian memadai menjadi bukti komitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Meskipun demikian, dinamika khas sebuah terminal besar tetap terasa. Hiruk pikuk suara kondektur yang menawarkan rute, kesibukan pedagang asongan, dan hilir mudik penumpang dengan barang bawaan menjadi pemandangan sehari-hari yang tak terhindarkan.

Sebagai terminal utama, Terminal Langsa menjadi titik awal dan akhir bagi banyak perjalanan penting. Para penumpang dapat dengan mudah menemukan berbagai pilihan transportasi. Bus-bus besar, yang sering disebut “bus malam,” menjadi andalan untuk perjalanan jarak jauh menuju ibu kota provinsi seperti Banda Aceh, atau bahkan ke luar provinsi seperti Medan, Sumatera Utara, dan kota-kota lainnya.

Keberadaan bus-bus ini sangat vital, terutama bagi para pekerja, mahasiswa, atau pebisnis yang memerlukan koneksi cepat dan efisien. Selain bus antarkota dan antarprovinsi, Terminal Langsa juga menjadi pusat layanan transportasi lokal.

Angkutan umum seperti labi-labi dan minibus siap mengantar warga ke berbagai penjuru kota dan kecamatan di sekitarnya. Hal ini sangat membantu mobilitas masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi, baik untuk keperluan sekolah, belanja, maupun urusan lainnya.

Situasi di Terminal Langsa akan berubah drastis saat memasuki musim liburan, terutama saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Pada momen-momen ini, jumlah penumpang bisa melonjak hingga dua atau tiga kali lipat.

Ribuan pemudik memadati terminal, menciptakan suasana yang penuh sesak namun juga penuh kehangatan. Pihak terminal dan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan kepolisian, akan bekerja ekstra keras untuk mengelola lonjakan penumpang, memastikan kelancaran arus lalu lintas, dan menjaga keamanan.

Posko-posko pengamanan dan kesehatan sering kali didirikan untuk melayani kebutuhan para pemudik. Di balik keramaian, tantangan klasik tetap menjadi pekerjaan rumah. Penertiban calo tiket ilegal dan pedagang asongan yang kadang mengganggu kenyamanan penumpang terus menjadi prioritas.

Upaya-upaya edukasi dan penertiban berkala dilakukan untuk menciptakan lingkungan terminal yang aman, nyaman, dan teratur. Lebih dari sekadar tempat transit, Terminal Langsa juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Di area sekitarnya, berjejer warung-warung makan yang menyajikan kuliner khas Aceh, toko-toko kelontong, dan lapak pedagang yang menjual oleh-oleh. Kehadiran terminal ini secara langsung menciptakan lapangan pekerjaan dan menjadi sumber pendapatan bagi banyak keluarga.

Setiap rupiah yang dibelanjakan di terminal, baik untuk makanan, minuman, maupun tiket, turut menggerakkan roda ekonomi masyarakat Langsa. Dengan segala dinamika dan perannya, Terminal Langsa akan terus menjadi saksi bisu dari jutaan perjalanan, kisah pertemuan, dan perpisahan.

Keberadaannya bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi sebuah simbol penghubung yang tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat Aceh Timur.

Leg Rest dan Foot Rest Jadi Magnet Pemasaran Bus AKAP

Bekerja dengan Laptop di Kereta Restorasi? Menarik Tapi Bisa Berujung Kepala Pusing

Belum lama kami turunkan berita seputar keluhan masyarakat seputar penggunaan gerbong (kereta) restorasi untuk kegiatan bekerja (working space). Lantaran sebagian pengguna jasa (penumpang) yang ingin menyantap makanan terganggu karena meja dan kursi telah terisi untuk aktivitas bekerja dengan membuka laptop, tablet atau gawai lainnya.

Tawaran bekerja atau membuka laptop di kereta restorasi tambah nikmati, seperti pada KA Taksaka telah tersedia fasilitas free WiFi dengan akses internet yang lumayan baik dan stabil.

Ini Penjelasan KAI Soal Keluhan Masyarakat Tentang Kereta Restorasi Digunakan Untuk Working Space

Namun, KabarPenumpang yang menjajal untuk bekerja dari laptop di kereta restorasi punya catatan tersendiri. Dari evaluasi, untuk pekerjaan dengan mengetik intens sepertinya tidak ideal, pasalnya goncangan yang terlalu keras membuat mata cepat lelah dan kepala pusing. Sementara untuk jenis pekerjaan seperti edit desain dan pekerjaan sifatnya visual masih cukup baik dilakukan di kereta restorasi.

Saat melakukan perjalanan dengan KA Taksaka tujuan Jakarta-Yogyakarta, nampak beberapa mahasiswa membuka laptop untuk mengedit ringan untuk pekerjaan desain grafis.

Lainnya, kereta restorasi ramai oleh kelompok penumpang remaja yang menikmati santapan ringan sembari menonton film dari tablet.

Nah, bagi Anda yang ingin menjajal kerja nyaman di kereta tanpa pusing akibat goncangan, maka bisa mencoba kereta cepat Whoosh, sayangnya rute pendek membuat pekerjaan serius kurang ideal dilakukan di kereta buatan Cina ini.

Warga Khawatir, Masih Adanya Perlintasan Liar di Wilayah Cilacap, Ini Tindakan KAI Daop 5 Purwokerto

Jalur kereta api di Kabupaten Cilacap ternyata masih adanya perlintasan liar, padahal beberapa daerah yang dilewati perjalanan kereta api sudab cukup banyak. Apalagi jalur tersebut ada yang melewati jalur ganda. Praktis kecepatan kereta api menjadi maksimal di atas 100 km per jam.

Namun ada pula jalur kereta api yang masih tunggal yaitu antara jalur dari Stasiun Maos sampai Stasiun Cilacap. Memang lalu lintas kereta api tak sebanyak jalur ganda yang selalu ramai. Tapi menurut keterangan warga sekitar yang sering melewati jalur kereta api di jalur menuju Cilacap, mengaku masih khawatir serta kewaspadaan tingkat tinggi saat melewati perlintasan liar dan tak berpalang.

Dikutip dari Radar Banyumas, setidaknya ada tiga perlintasan sebidang tanpa palang pintu yang terpantau aktif dilalui kendaraan di wilayah Kecamatan Cilacap Tengah dan Cilacap Selatan. Salah satu yang paling sering dikeluhkan berada di Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah. Di lokasi tersebut, hanya terpasang papan peringatan bertuliskan “Hati-hati, berhenti sejenak.”

Rangkaian kereta api melintasi perlintasan liar di kawasan Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Dok. Radar Banyumas)

Padahal di kecamatan tersebut sudah ada perlintasan resmi yang tentu terdapat pos penjaga perlintasan dan palang pintu sirine. Namun perlintasan resmi tersebut hanya berada di jalan yang besar dan ramai dengan lalu lintas kendaraan. Tak hanya itu, perjalanan kereta api antara Maos hingga Cilacap pun hanya ada beberapa yang melintas. Tapi, warga sekitar daerah tersebut masih khawatir dan cemas jika sewaktu-waktu kereta api melintas diluar jadwal reguler kereta api.

Menanggapi hal tersebut, Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, mengakui bahwa masih ada perlintasan kereta api tanpa penjaga di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa dari total 192 titik perlintasan sebidang di Daop 5, sebanyak 25 titik di antaranya tidak dijaga. Kabupaten Cilacap menjadi wilayah dengan perlintasan tanpa penjaga terbanyak, yaitu sebanyak 16 titik. Jumlah ini diikuti oleh Tegal (5 titik), Kebumen (3 titik), dan Banyumas (1 titik).

Dalam upaya meningkatkan keselamatan, PT KAI telah mengambil langkah dengan menutup beberapa perlintasan sebidang yang dinilai berbahaya. Pada tahun 2024, sebanyak 11 perlintasan telah ditutup, dan pada tahun 2023, ada 8 perlintasan yang juga ditutup. Penutupan perlintasan liar ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan operasional kereta api serta keselamatan masyarakat pengguna jalan. Ia pun mengimbau, masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api.

Traveling Mudah Tanpa Banyak Mikir? Ini 7 Aplikasi yang Bisa Bantu

Traveling menjadi salah satu kunci menjaga kewarasan seseorang. Sebab, dengan traveling atau berlibur bisa membuat pikiran dan badan santai sejenak meninggalkan hiruk pikuk pekerjaan sehari-hari.

Bahkan kalau bisa, lupakan benar-benar kerjaan fokus untuk berlibur. Nah, untuk Anda yang suka menikmati traveling dan tak mau ribet, karena benar-benar ingin menikmati liburan tanpa banyak mikir, ada beberapa aplikasi yang bisa membantu.

Aplikasi ini bisa merencanakan, mengatur, dan menjalani perjalanan dengan lebih mudah, praktis, serta efisien. Aplikasi ini dapat diunduh di smartphone seperti iPhone maupun Android, dan biasanya mencakup berbagai fitur yang berhubungan dengan transportasi, penginapan, peta, itinerary, hingga panduan wisata.

Apa saja sih? KabarPenumpang.com merangkum ada tujuh aplikasi yang bisa Anda gunakan saat traveling tanpa mau ribet.

TripIt: Travel Planner
Aplikasi yang satu ini bisa membantu Anda Menyusun itinerary secara otomatis dari email tiket dan reservasi. Bahkan bisa mengintegrasi email untuk mendeteksi pemesanan hotel, pesawatl hingga rental mobil. TripIt juga membantu Anda dalam pengingat serta memberikan ringkasan perjalanan. Aplikasi TripIt cocok bagi Anda yang melancong ke berbagai kota dalam satu waktu

Google Maps
Aplikasi yang satu ini digunakan hampir semua orang untuk menavigasi, penunjuk arah dan mendapatkan informasi tempat. Google Maps menampilkan jalur tercepat baik jalan kaki, menggunakan kendaraan pribadi hingga transportasi umum. Aplikasi ini juga bisa menyimpan lokasi penting dan yang jelas saat keadaan offline masih bisa digunakan. Google Maps juga memberikan keterangan tempat makan, hotel, ATM, dan ulasan.

Skyscanner
Melalui aplikasi ini, Anda bisa mencari dan membandingkan tiker pesawat, hotel, dan rental mobil. Sehingga membantu Anda mencari tiket pesawat termurah dari berbagai maskapai. Skyscanner, memiliki fitur “cheapest month” sangat berguna untuk hemat biaya.

Booking.com
Ini bisa membantu Anda dalam memesan hotel, apartemen hingga penginapan. Booking.com memberikan banyak pilihan penginapan termasuk yang bisa dibatalkan gratis. Menampilkan user viewer yang sangat membantu dan terkadang menawarkan harga lebih murah dari situs lainnya.

XE Currency & Money Transfers
kalua rencana Anda keluar negeri, aplikasi yang satu ini bisa membantu menkonversi mata uang secara real time. Bisa digunakan Ketika offline dan tampilannya ringan serta cukup mudah untuk digunakan.

AccuWeather
Ketika pergi ke suatu tempat, aplikasi ini cocok untuk memberitahukan info cuaca harian dan per jam. AccuWeather menambilkan prakiraan hujan, angin, dan suhu pada hari itu. jadi, sangat cocok vagi Anda yang ingin menikmati liburan dengan aktivitas luar ruangan.

Google Translate
Kalau di luar negeri pusing dengan Bahasa saat mau bicara, Google Translate bisa membantu menerjemahkan teks maupun suara. Saat dalam keadaan offline bis langsung terjemahkan tulisan di papan atau menu dengan kamera. Mendukung banyak bahasa, sangat membantu di negara non-Inggris.

Jadi pilih traveling repot atau mudah? Atau ada tambahan aplikasi lainnya?

 

Trans Jatim Gratis, MRT Jakarta dan Transjakarta Tarifnya Cuma Rp80 Selama 17-18 Agustus 2025

Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80, Gubernur jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar parawansa menggratiskan layanan bus Trans Jatim selama dua hari penuh pada 17-18 Agustus 2025. Ini merupakan kado istimewa bagi masyarakat.

Khofifah mengatakan, semua layanan akan digratiskan kecuali Tans Jatim Luxury. Penumpang tidak akan ditarik ongkos dan akan diberikan tiket dengan tarif Rp0.

“Ini hadiah kami pada peringatan Kemerdekaan yang hanya setahun sekali ini,” ujar Khofifah.

“Mumpung gratis dan sedang libur, masyarakat bisa pakai Trans Jatim untuk berkeliling. Jadi, yang selama ini belum kesampaian untuk berlibur, bisa merasakannya saat 17 Agustusan. Nikmati waktu bersama keluarga dan isi kemerdekaan dengan suka cita,” tambahnya.

Kehadiran layanan gratis selama dua hari tersebut, diharapakan dapat memudahkan akses masyarakat saat mengunjungi destinasi wisata. Apalagi rute Trans Jatim yang punya enam koridor di berbagai daerah Jatim.

Koridor I menghubungkan wilayah Sidoarjo-Surabaya-Gresik. Koridor II melewati Mojokerto dan Surabaya. Koridor III melintasi Mojokerto (Terminal Kertajaya) dan Gresik (Terminal Bunder).

Kemudian Koridor IV melalui rute Gresik (Terminal Bunder) dan Lamongan (Paciran), serta Koridor V menghubungkan Surabaya dan Bangkalan di Madura. Koridor VI yang menghubungkan Terminal Kertajaya Mojokerto sampai Terminal Porong Sidoarjo.

“Setiap daerah punya tempat-tempat wisata yang layak dikunjungi. Banyak sekali hidden gem di Jawa Timur, yang sebenarnya menarik untuk dijadikan destinasi liburan. Jadi, ayo manfaatkan layanan gratis Trans Jatim untuk mengeksplorasi ini,” tegasnya.

Bila Trans Jatim menggratiskan tarif, Pemerintah provinsi (Pemprov) Jakarta justru menambah tarif khusus Rp80 untuk transportasi publik seperti MRT Jakarta dan Transjakarta yang tadinya hanya pada 17 Agustus menjadi dua hari yakni 18 Agustus 2025.

Ini adalah bagian dari HUT RI ke-80 dan kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus untuk mendorong pengguna transportasi publik. Semua pengguna transportasi tersebut dapat menikmati tarif ini, dengan metode pembayaran menggunakan uang elektronik seperti Bank Mandiri E-Money, BCA Flazz, BNI Tap Cash, BRI Brizzi, Kartu JakLingko, KMT, maupun JakCard.

Pembayaran bisa juga dilakuakn lewat aplikasi JakLingko dan MyMRTJ. Sedangkan, layanan angkutan umum yang sejak awal telah diberlakukan dengan tarif nol rupiah seperti Mikrotrans, Transjakarta Cares dan layanan sosial lainnya, akan tetap beroperasi seperti biasa tanpa perubahan tarif.

Trans Jatim Niat Perluas Layanan dan Rute, Mojokerto-Porong Jadi Tujuan Terbarunya

Rayakan HUT RI ke-80, KA Bandara Tebar Diskon 80 Persen Hingga Tarif Spesial Rp1.945, Simak Penjelasannya

Tak hanya berbagai semarak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 yang menarik minat masyarakat. Namun berbagai transportasi umum juga berlomba-lomba tebar diskon agar masyarakat bisa menikmati layanan transportasi yang disediakan secara umum. Untuk di Jakarta sendiri, mulai dari Trans Jakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta yang bertepatan pada 17-18 Agustus 2025 dikenakan tarif hanya Rp80 per transaksi.

Tarif Rp80 tidak sekadar bentuk peringatan simbolik, melainkan juga menjadi ajakan nyata kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam perayaan kemerdekaan dengan cara yang ramah lingkungan, terjangkau dan berorientasi publik.

Disisi lain sarana transportasi umum berikutnya pun tak kalah menarik. Yakni Kereta Api (KA) Bandara juga memberikan diskon kepada masyarakat. Pengguna setia KA Bandara pada tanggal 16-18 Agustus 2025. Diskon tersebut tak tanggung-tanggung, yakni hingga 80% dan tarif Rp1.945.

Mengutip dari akun Instagram KA Bandara (@kabandararailink), tarif spesial Rp 1.945 dan diskon tiket hingga 80% pada kereta bandara berlaku untuk relasi Medan – Kualanamu (pulang pergi) dan Yogyakarta – Bandara YIA (pulang pergi). Mengutip dari laman Detik adapun syarat dan ketentuan yang berlaku adalah sebagai berikut:

• Ketentuan Tarif Spesial Rp1.945
1. Berlaku relasi:
i. Medan – Kualanamu
a. Medan – Araskabu (pulang pergi): Rp5.000
b. Araskabu – Kualanamu (pulang pergi): Rp1.945

ii. Yogyakarta – Bandara YIA
a. Yogyakarta – Wates (pulang pergi): Rp10.000
b. Yogyakarta – YIA (pulang pergi): Rp1.945

2. Pembelian hanya dapat melalui KA Bandara Mobile Application

3. Berlaku untuk pembelian mulai tanggal 16 – 18 Agustus 2025

4. Tersedia di jadwal perjalanan tertentu

5. Tidak dapat digabungkan dengan promo/diskon lainnya

6. Syarat dan ketentuan berlaku

• Ketentuan Diskon Tiket 80%
1. Berlaku untuk relasi:
i. Medan – Kualanamu (pulang pergi)
ii. Yogyakarta – Bandara YIA (pulang – pergi)

2. Pembelian hanya dapat melalui KA Bandara Mobile Application

3. Berlaku untuk pembelian mulai tanggal 16 – 18 Agustus 2025

4. Pengguna harus memasukkan kode promo RAILHUTRI80

5. Tidak dapat digabungkan dengan promo/diskon lainnya

6. Syarat dan ketentuan berlaku

Tak hanya kereta api bandara di Medan dan Yogyakarta, adapun tarif diskon yang diberikan pada KA Bandara Soekarno Hatta menawarkan diskon tiket hingga 45 persen yang bisa dibeli mulai H-7 sebelum keberangkatan. Promo berlaku untuk perjalanan dari pusat kota ke Bandara Soekarno-Hatta maupun sebaliknya.

Program diskon ini tak hanya memeriahkan HUT RI, tetapi juga memberi pengalaman perjalanan lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.

Terminal Guntur, Nadi Transportasi Garut yang Terus Bergerak

Terminal Guntur bukan sekadar tempat bus berhenti dan penumpang naik-turun. Bagi masyarakat Garut, terminal ini adalah denyut nadi perjalanan mereka, pintu gerbang menuju kota-kota besar, sekaligus saksi bisu perkembangan transportasi darat di wilayah Priangan Timur.

Terminal Guntur memiliki nama lengkap Terminal Guntur Melati dan merupakan terminal penumpang tipe A yang merupakan terminal induk terbesar di Kabupaten Garut. Terminal ini terletak di Jalan Guntur Sari, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Terminal ini melayani transportasi angkutan kota, angkutan MPU, dan angkutan antarkota. Terminal Guntur dibangun pada awal 1980-an sebagai jawaban atas masalah kemacetan dan kepadatan yang terjadi di terminal lama yang berada di pusat kota Garut.

Saat itu, jumlah penumpang bus dan angkutan umum meningkat pesat, terutama karena geliat ekonomi dan perdagangan yang mulai tumbuh di Garut. Nama “Guntur” diambil dari Gunung Guntur yang berdiri gagah di sebelah barat kota.

Lokasinya dipilih strategis di Tarogong Kidul, berada di jalur lintas utama Bandung–Tasikmalaya, sehingga memudahkan kendaraan AKDP (antarkota dalam provinsi) maupun angkutan kota untuk keluar-masuk. Pada akhir 1980-an hingga awal 2000-an, Terminal Guntur mengalami masa-masa paling sibuk.

Bus-bus menuju Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, hingga Jakarta hilir-mudik tanpa henti. Di sisi dalam terminal, deretan loket tiket berjejer, lengkap dengan suara para agen yang menawarkan berbagai tujuan.

Tidak hanya itu, terminal juga menjadi pusat interaksi sosial dan ekonomi. Pedagang asongan menjajakan minuman ringan, kacang rebus, dan dodol khas Garut. Tukang ojek dan becak menunggu penumpang di pintu keluar, sementara porter sibuk mengangkut barang bawaan.

Terminal Guntur kala itu tidak pernah benar-benar tidur—bahkan menjelang tengah malam, selalu ada bus yang datang atau berangkat. Memasuki era 2010-an, pola perjalanan masyarakat mulai berubah. Banyak warga memilih menggunakan kendaraan pribadi atau travel door-to-door, sehingga jumlah penumpang bus sedikit berkurang.

Terminal Guntur pun mulai menghadapi tantangan: beberapa trayek AKDP berhenti beroperasi, sebagian area terminal terlihat lebih lengang di luar jam sibuk. Namun, terminal ini tetap bertahan.

Angkutan kota (angkot) dan bus jurusan tertentu—seperti Bandung, Bekasi, dan Bogor—masih setia beroperasi. Pemerintah daerah juga melakukan beberapa pembenahan, seperti penataan jalur kedatangan dan keberangkatan, perbaikan ruang tunggu, serta penambahan fasilitas kios.

Kini, Terminal Guntur menjadi titik transit penting bagi warga Garut. Tidak hanya melayani perjalanan ke kota besar, terminal ini juga menjadi pusat pergerakan menuju berbagai kecamatan di Kabupaten Garut. Pada musim libur lebaran dan akhir tahun, Terminal Guntur kembali menunjukkan wajah sibuknya.

Bus-bus penuh penumpang, suasana ramai, dan hiruk-pikuk khas terminal terasa seperti masa kejayaannya dulu. Pedagang kaki lima pun ikut merasakan berkahnya, menjual jajanan hingga oleh-oleh bagi para perantau yang pulang kampung.

Pemerintah Kabupaten Garut masih terus berupaya menata terminal ini agar tetap nyaman dan fungsional. Rencana ke depan termasuk memperluas area parkir, menata jalur sirkulasi bus, dan memberikan fasilitas yang lebih ramah penumpang.

Bagi sebagian orang, Terminal Guntur hanyalah titik awal atau akhir sebuah perjalanan. Namun bagi warga Garut, terminal ini adalah bagian dari identitas kota. Ia menjadi saksi bisu pertemuan dan perpisahan, tempat awal rindu dan akhir perjalanan panjang.

Terminal Guntur, dengan segala riuhnya, akan selalu menjadi cerita perjalanan Garut yang tak pernah berhenti bergerak.

Terminal Subang Besebelahan dengan Pasar Modern dan Sirkuit Gerry Mang Subang

PO Sinar Jaya Buka Trayek Baru, Cibitung-Palembang

Punya rute baru, bisa memudahkan para pelanggan setia tidak perlu jauh-jauh untuk naik bus kesayangan mereka. Seperti yang dilakukan perusahaan otobus (PO) Sinar Jaya yang membuka rute antarkota antarprovinsi (AKAP) mereka.

Rute terbaru PO Sinar Jaya ini adalah dari Cibitung menuju ke Palembang dengan keberangkatan bus setiap pagi hari. Rute ini pun menggunakan armada eksekutif milik Sinar Jaya.

Baca juga: Bus Super Mewah Milik Sinar Jaya, Punya Kabin Bawah Mirip First Class Pesawat

Nantinya bus AKAP Sinar Jaya Cibitung menuju ke Palembang akan mulai beroperasi setelah Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80. Tepatnya keberangkatan dari Cibitung mulai 19 Agustus 2025 dan dari Palembang 20 Agustus 2025.

Bus Sinar Jaya dari Cibitung akan berangkat pukul 08.00 WIB dan melintasi daerah Bekasi Timur, Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Kalideres, Poris, Bitung dan Cikande. Kemudian setelah dari Cikande akan menuju titik perhentian selanjutnya yakni Serang, Merak untuk menyeberang.

Baca juga: Redbus dan PO Sinar Jaya Berkolaborasi di Layanan Jakarta Airport Connexion

Perjalanan berlanjut ke exit tol Kotabaru Lampung, exit tol Gunung Sugih, exit tol Gunung Batin, lalu menuju exit tol S. Pematang Mesuji. Kemudian perjalanan pun akan berlanjut melalui Kayu Agung, Karya Jaya, Polygon, Alang-alang Lebar, serta titik terakhir di KM 11 Palembang.

Untuk waktu keberangkatan dari Palembang pun jam yang sama yakni 08.00 WIB. Rute perjalanannya pun sama dengan perjalanan keberangkatan hanya rutenya dibalik dan berakhir di pool Cibitung.

Baca juga: Ada Pramugari di Bus AKAP, Dari Layani Penumpang Hingga Turunkan Barang di Bagasi

PO Sinar Jaya, pada perjalanan rute AKAP Cibitung menuju Palembang dan sebaliknya, memberikan fasilitas kursi konfigurasi 2-2 dengan total kursi 40.

Bus juga dilengkapi dengan toilet serta servis makan bagi penumpang. Bagi Penumpang yang hendak merasakan sensasi rute baru dari PO Sinar Jaya ini dapat membeli tiketnya melalui agen terdekat atau dapat membelinya di aplkasi Traveloka maupun redBus.

PO Sinar Jaya, Tawarkan Kenyamanan dengan Harga Bersahabat

Jelang Dua Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Layani 42,48 Juta Pengguna

Sejak pertama kali beroperasi pada 28 Agustus 2023 hingga 13 Agustus 2025, LRT Jabodebek telah melayani 42.488.332 masyarakat dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Menjelang hampir dua tahun beroperasi, angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek.

Rata-rata harian pengguna pada bulan Agustus 2025 mencapai 101.618 orang di hari kerja (weekday) dan 45.647 orang di akhir pekan (weekend). Jumlah ini meningkat 291% dibandingkan rata-rata harian weekday pada Agustus 2023, saat LRT Jabodebek pertama kali diresmikan, yang tercatat 25.970 pengguna. Lonjakan ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan LRT Jabodebek untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga berbagai kegiatan lainnya, dengan perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan aman.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih LRT Jabodebek. Setiap pengguna yang terlayani menjadi bukti bahwa layanan ini bermanfaat bagi mobilitas warga. Kepercayaan ini mendorong kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan aman,” ujar Purnomosidi.

Untuk memastikan manfaat yang dirasakan masyarakat semakin optimal, LRT Jabodebek terus melakukan berbagai upaya, antara lain peningkatan fasilitas stasiun, penguatan sistem persinyalan, dan perbaikan kualitas perjalanan. Semua langkah ini bertujuan agar setiap perjalanan pengguna lebih lancar, aman, dan nyaman, baik pada hari kerja maupun akhir pekan.

Menuju dua tahun operasional, LRT Jabodebek menegaskan komitmen untuk tetap memberikan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan efisien, sekaligus mendukung mobilitas berkelanjutan di wilayah Jabodetabek. Layanan yang terintegrasi dan ramah lingkungan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setiap hari.

“Ke depan, LRT Jabodebek akan terus berinovasi untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, menjadi pilihan utama masyarakat, dan mendukung mobilitas yang lebih baik. Kami berharap layanan ini terus dipercaya, menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tambah Purnomosidi.

Dengan capaian ini, LRT Jabodebek menegaskan bahwa kepercayaan dan dukungan masyarakat adalah fondasi utama. Semakin banyak masyarakat yang terlayani setiap hari menjadi motivasi bagi LRT Jabodebek untuk terus memperbaiki layanan, memperluas inovasi, dan menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi seluruh pengguna.

Naik 400 Ribuan Pengguna, LRT Jabodebek Layani 2,7 Juta Penumpang Sepanjang Juli 2025: Stasiun Ini Paling Ramai