Selain Pusat Ekspor Impor, Pelabuhan Belawan Punya Potensi Wisata Sejarah dan Maritim

Pelabuhan Belawan merupakan salah satu pelabuhan laut tersibuk dan tertua di Indonesia yang berlokasi di pesisir timur Sumatera Utara. Berdiri sejak era kolonial Belanda, pelabuhan ini memiliki peran vital dalam perkembangan ekonomi dan perdagangan di kawasan barat Indonesia.

Awalnya, pelabuhan ini dikembangkan untuk mendukung ekspor hasil-hasil perkebunan seperti tembakau Deli, karet, dan kelapa sawit dari wilayah Sumatera Timur yang saat itu menjadi pusat kegiatan ekonomi kolonial. Nama Belawan berasal dari nama sebuah sungai, Sungai Belawan, yang bermuara di Selat Malaka.

Keunggulan geografisnya yang menghadap langsung ke jalur pelayaran internasional menjadikan pelabuhan ini cepat berkembang. Apalagi, pada awal abad ke-20, Belawan telah dilengkapi jalur kereta api yang menghubungkannya dengan Kota Medan dan daerah-daerah penghasil komoditas.

Pada masa pendudukan Jepang, pelabuhan ini sempat digunakan sebagai basis logistik militer. Setelah Indonesia merdeka, Pelabuhan Belawan dikelola oleh pemerintah dan terus mengalami modernisasi, terutama setelah dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Kini, Pelabuhan Belawan terbagi menjadi dua bagian Utama, Belawan Lama yang lebih banyak melayani kapal-kapal lokal dan tradisional, serta Belawan Baru yang menangani kontainer dan kapal-kapal niaga berskala besar. Fasilitas peti kemas yang dikembangkan sejak 1985 telah menjadikan pelabuhan ini sebagai pusat ekspor-impor penting di wilayah Sumatera.

Selain fungsinya sebagai pelabuhan niaga, Belawan juga memiliki potensi wisata sejarah dan maritim. Bangunan-bangunan tua dan jejak-jejak arsitektur kolonial di sekitar pelabuhan masih dapat ditemukan, meski kini sebagian telah beralih fungsi.

Sebagai bagian dari rencana pengembangan infrastruktur nasional, Pelabuhan Belawan terus diperluas dan ditingkatkan kapasitasnya agar mampu bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan utama lainnya di Asia Tenggara. Ke depannya, pelabuhan ini diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi regional dan memperkuat konektivitas logistik Indonesia bagian barat.

Untuk diketahui, cikal bakal lahirnya Pelabuhan Belawan adalah Labuhan Deli yag dulunya merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Deli yang kesohor di kawasan Sumatra Timur. Bandar Labuhan Deli terletak di tepi Sungai Deli.

Pada tahun 1915, pelabuhan Labuhan Deli dipindahkan ke Belawan yang terletak di tepi Sungai Belawan. Hal ini disebabkan Sungai Deli kian dangkal, sehingga menghambat kapal masuk alur Sungai Deli menuju Labuhan Deli. Lokasi pelabuhan adalah Belawan lama (saat ini masih berfungsi sebagai terminal kargo umum dan sebagian menjadi pangkalan TNI Angkatan Laut).

Belanda membangun dermaga Belawan lama hingga mencapai panjang 602 meter dan lebar 9-20 meter. Oleh Belanda, dermaga Belawan lama dipergunakan untuk sandar berbagai jenis kapal, baik kapal kargo maupun kapal panumpang. Pada tahun 1938, Pelabuhan Belawan menjadi pelabuhan terbesar di wilayah Hindia Belanda.

Pelabuhan Makassar Sabet Predikat Sebagai Pelabuhan Terpadat di 2024

Gerak Cepat! Perjalanan Kereta Api di Stasiun Pegadenbaru, Kini Sudah Bisa Dilewati

Kejadian yang menimpa rangkaian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek rute Surabaya Pasar Turi – Gambir pada Jumat kemarin menyisakan teeganggunya jadwal kereta api. Anjloknya KA tersebut berada di area Stasiun Pegadenbaru (PGB) yang merupakan stasiun dengan jalur perjalanan kereta api paling ramai. Banyak kereta api yang seharusnya melintas di sana, membuat perjalanannya harus di alihkan ke jalur selatan atau via Stasiun Bandung. Namun tak sedikit pula perjalanan kereta api dibatalkan.

Suasana stasiun keberangkatan seperti Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi maupun Cikarang terjadi penumpukan penumpang yang hendak menggunakan kereta api lainnya menuju ke kota-kota besar di Pulau Jawa malam tadi. Imbasnya keterlambatan bahkan pembatalan perjalanan, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempersilahkan kepada calon penumpang untuk membatalkan perjalanan dengan mengembalikan tiket dan biaya (refund) sebesar 100%.

PT KAI Bantah Refund Online Insiden KA Argo Bromo Anggrek Dipotong 25 Persen: Itu Reguler

Dari siaran pers yang dikabarkan hari ini, sebanyak 24 perjalanan KA dibatalkan pada tanggal 1 Agustus 2025, sementara pada 2 Agustus 2025, jumlah pembatalan perjalanan meningkat menjadi 54 perjalanan KA. Diperkirakan pada tanggal 3 Agustus 2025, dua perjalanan KA masih akan dibatalkan. Selain itu, KAI juga mengalihkan rute sejumlah kereta api dengan pola operasi memutar, dengan 42 perjalanan kereta api yang dialihkan dari jalur Cirebon – Pegadenbaru – Cikampek/PP menjadi Tegal/Cirebon – Purwokerto – Kroya – Banjar – Bandung – Cikampek.

Perbaikan dilakukan pasca anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru. (Foto: Dok. KAI)

Karena perjalanan harus segera dipulihkan, PT KAI sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa cepat evakuasi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek tersebut sekaligus memperbaiki infrastruktur termasuk rel yang rusak yang telah diganti baru sepenuhnya. Kabar yang didapat hari ini bahwa perjalanan KA di Stasiun Pegadenbaru sudah bisa dilewati.

Proses perbaikan jalur rel yang terdampak telah selesai dilakukan oleh 200 anggota Tim teknis KAI, dan jalur kini kembali aman untuk digunakan. Perjalanan kereta pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA Argo Lawu (KA 14) dengan relasi Gambir – Solo Balapan, yang berhasil berangkat pada pukul 10:57 WIB dengan kecepatan terbatas 10 km/jam.

KAI terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api di seluruh Indonesia. Seluruh upaya perbaikan dan pemulihan layanan akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional. Pihak dari KAI pun memohon maaf atas pembatalan dan keterlambatan yang dialami oleh pelanggan.

Bagi pelanggan yang terdampak dan ingin melakukan refund tiket maupun ubah jadwal perjalanan, KAI mengimbau untuk segera mendatangi loket pembatalan di stasiun keberangkatan. Proses pembatalan tiket diberikan perpanjangan batas waktu 7×24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Perbaikan Jalur Terus Berlanjut Pasca Anjlok KA Argo Bromo Anggrek, KAI Masih Berlakukan Pembatasan Kecepatan

Selama Musim Haji 2025, Layanan Navigasi Udara Arab Saudi Pecahkan Rekor Tangani 140.000 Penerbangan

Wilayah udara (airspace) Arab Saudi mencatat angka lalu lintas udara yang belum pernah terjadi sebelumnya selama musim Haji 2025/1446 H, menandai tonggak sejarah yang mencerminkan skala upaya terpadu yang dilakukan untuk memfasilitasi pergerakan jemaah haji dari berbagai negara.

Pencapaian luar biasa ini merupakan hasil dari dukungan penuh yang diberikan oleh para pemimpin Saudi untuk memastikan pengalaman haji yang aman dan lancar dari kedatangan hingga keberangkatan, yang menegaskan kembali peran utama Kerajaan dalam melayani jemaah haji.

Perusahaan Layanan Navigasi Udara Saudi memainkan peran penting di antara sektor-sektor nasional yang terlibat dalam melayani jemaah haji, dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan teknisnya untuk memastikan operasi lalu lintas udara yang aman dan lancar.

“Air Navigation Charges,” Biaya Jasa Navigasi ATC Saat Pesawat Melintas di Suatu Negara

Upaya ini berpuncak pada pengelolaan lebih dari 140.000 pergerakan lalu lintas udara domestik dan internasional selama fase kedatangan dan keberangkatan, mencapai tingkat pertumbuhan 8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama fase kedatangan dari tanggal 1 Dzulqaidah hingga 8 Dzulqaidah 1446 H (29 April – 6 Mei 2025), tercatat total 74.902 pergerakan udara, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada fase keberangkatan, dari tanggal 23 Dzulqaidah hingga 15 Muharram 1447 H (21 Mei – 11 Juli 2025), tercatat 66.072 pergerakan udara, meningkat 2%.

Pada tanggal 2 Dzulqaidah 1446 H (30 April 2025) saja, tercatat rekor baru, yaitu 2.338 pergerakan udara, meningkat 4% dibandingkan hari yang sama tahun sebelumnya.

Layanan Navigasi Udara Saudi menyediakan layanan navigasi udaranya kepada 213 maskapai, yang menunjukkan perluasan kemitraan internasional dan keragaman destinasi yang melintasi wilayah udara Saudi selama musim tersebut.

Hasil kinerja tinggi ini secara langsung mencerminkan kesiapan sektor navigasi udara Arab Saudi yang maju, yang menjadi landasan untuk memastikan kelancaran dan efisiensi manajemen lalu lintas udara, terutama selama musim puncak operasional.

Bikin Heboh, Maskapai Nasional Israel El AL Ajukan Izin Layanan Penerbangan Haji

Dulu Pusat Perdagangan, Bekas Pelabuhan Ampenan Kini Jadi Pusat Kuliner

Ketika sebuah terminal, pelabuhan, stasiun atau bandara tak lagi terpakai, sepertinya sungguh sangat-sangat sayang bila terbengkalai begitu saja. Sebab bila terbengkalai bisa membuat tampak suram dan cukup menyeramkan.

Maka, beberapa stasiun dan terminal pun sudah beralih fungsi menjadi berbagai tempat baru. Nah, ini pun terjadi pada bekas Pelabuhan Ampenan di Mataram yang beralih fungsi sebagai kawasan kuliner.

Dinas Perindustrian, Koperasi dah Usaha Kecil Menengah (DisPerKopUKM) kota Mataram akan menjadikan bekas Pelabuhan Ampenan menjadi kawasan kuliner halal. Bahkan Kepala DisPerKopUKM Mataram sampai bekerja sama dengan Lembaga sertifikasi halal untuk mensosialisasikan kepada para pelaku usaha.

Yang mana halal dalam hal ini bukan hanya sajiannya tidak mengandung daging babi, tetapi juga proses penyajian, pengemasan dan lainnya. Untuk diketahui, Pelabuhan Ampenan sendiri merupakan bekas pelabuhan utama di Pulau Lombok yang terletak di Kota Mataram.

Pada masa kejayaannya, pelabuhan ini menjadi pusat kegiatan perdagangan dan perhubungan laut. Pelabuhan Ampenan menjadi penghubung Lombok dengan daerah lain dan juga dunia luar.

Sayangnya, kini Pelabuhan Ampenan tak lagi beroperasi dan pelabuhan utama berpindah ke Pelabuhan Lembar dan direvitalisasi menjadi salah satu ikon wisata baru di Mataram. Meski pelabuhan utama berpindah ke Pelabuhan Lembar, tetapi bekas Pelabuhan Ampenan tetap memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting.

Beberapa bangunan tua peninggalan masa lalu pun masih berdiri kokoh di bekas Pelabuhan Ampenan. Bisa dikatakan, bangunan-bangunan itu menjadi saksi bisu sejarah bagaimana Pelabuhan Ampenan pada masa jayanya dulu.

Dulu, di Pelabuhan Ampenan bukan hanya sekedar pusat perdagangan dan penghubung Lombok dengan daerah dan dunia luar, tetapi juga sebagai tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai etnis. Ini pula yang membuat Pelabuhan Ampenan menjadi tempat terciptanya keberagaman budaya yang unik.

Kini setelah direvitalisasi, Pelabuhan Ampenan masih menjadi pusat perdagangan. Yang berbeda adalah sekarang menjadi pusat perdagangan kuliner dan tempat wisata yang menarik bagi para pelancong karena ada pula kegiatan budaya yang hadir di sini.

Pelabuhan Ampenan telah bertransformasi menjadi ikon wisata baru yang menarik minat wisatawan. Dengan revitalisasi yang terus berlanjut, eks Pelabuhan Ampenan diharapkan dapat terus menjadi destinasi wisata yang menarik dan membanggakan bagi Kota Mataram.

Transjakarta Masuk Pelabuhan Tanjung Priok, Bantu Kurangi Kendaraan Pribadi

Berbobot Hampir 70.000 Ton dan Angkut 7.000 Mobil, Kapal Kargo RoRo BYD Zhengzhou Sandar di Tanjung Priok

Pelabuhan Tanjung Priok kedatangan tamu spesial, yaitu kapal kargo berukuran raksasa dengan berat kotor 69.542 ton, yang membawa sekitar 7.000 unit mobil listrik. Kapal kargo asal Cina tersebut adalah BYD Zhengzhou, jenis kapal kargo Roll-on/Roll-off (RoRo), yang dimiliki manufaktur otomotif kendaraan listrik BYD.

BYD Zhengzhou merupakan bagian dari armada BYD yang terus berkembang untuk mendukung distribusi global kendaraan listrik (EV) mereka. Persisnya, BYD Zhengzhou adalah kapal ketujuh yang bergabung dengan armada kapal pengangkut BYD. Keberadaannya menunjukkan ambisi BYD untuk memiliki kendali penuh atas rantai pasokannya, termasuk logistik pengiriman.

Kapal ini memiliki 15 dek atau lantai untuk memuat kendaraan, kapasitas angkut hingga 7.000 unit mobil. Ukurannya yang besar menjadikannya salah satu kapal terbesar yang ditangani oleh Pelabuhan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC).

Dari spesifikasi, BYD Zhengzhou memiliki panjang (Length Over All/LOA) 199,9 meter dan lebar 38 meter. Kapal ini ditenagai oleh sistem propulsi berbahan bakar ganda LNG (Liquefied Natural Gas), yang diklaim lebih bersih dan efisien. Selain itu, kapal ini juga dilengkapi dengan generator poros magnet permanen dan memenuhi standar emisi IMO Tier III, menjadikannya kapal yang ramah lingkungan.

Kecepatan desain atau kecepatan maksimal dari BYD Zhengzhou adalah 18,5 knot. Namun, kecepatan operasionalnya dapat bervariasi tergantung pada kondisi laut, beban, dan tujuan pelayaran. Berdasarkan data pelacakan kapal (AIS) yang baru-baru ini tercatat, kecepatan rata-rata kapal ini saat berlayar di Laut Cina Selatan berada di kisaran 15,1 hingga 17,9 knot.

Beberapa laporan juga menyebutkan adanya sistem baterai stasioner buatan BYD sendiri yang digunakan untuk beroperasi tanpa emisi saat bersandar di pelabuhan.

Kapal ini baru saja diluncurkan pada Mei 2025 dan langsung melakukan pelayaran perdana ke Asia Tenggara. Pada awal Agustus 2025, kapal ini berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, untuk mengirimkan ribuan kendaraan listrik BYD ke Indonesia. Setelah itu, kapal ini juga dijadwalkan berlabuh di Port Klang, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Meskipun memiliki kapasitas yang sangat besar, BYD Zhengzhou bukanlah kapal terbesar di armada BYD. BYD telah meluncurkan beberapa kapal yang lebih besar dengan kapasitas angkut yang lebih tinggi, seperti BYD Shenzhen, punya kapasitas angkut hingga 9.200 mobil. Kapal ini diklaim sebagai salah satu kapal pengangkut mobil terbesar di dunia saat diluncurkan. Ada lagi BYD Xi’an dan BYD Changsha, kedua kapal ini juga memiliki kapasitas angkut hingga 9.200 unit.

BYD Zhengzhou dibangun oleh Guangzhou Shipyard International Company Limited (GSI). GSI adalah anak perusahaan dari China State Shipbuilding Corporation (CSSC), salah satu perusahaan galangan kapal terbesar di Cina.

Kapal ini dinamai berdasarkan kota Zhengzhou di provinsi Henan, Cina, yang merupakan salah satu basis produksi mobil terbesar BYD. Pola penamaan ini serupa dengan kapal-kapal BYD lainnya, kecuali BYD Explorer No. 1.

Mampu Angkut 250 Penumpang, BYD Automobile Luncurkan Bus Listrik Terpanjang di Dunia

Terminal Subang Besebelahan dengan Pasar Modern dan Sirkuit Gerry Mang Subang

Subang kota di Jawa Barat ini memiliki segudang destinasi yang bisa dikunjungi secara pribadi, keluarga, maupun berkelompok. Salah satu destinasi paling populer adalah tempat pemandian air panas di Ciater, curug, kebun teh dan beberapa tempat lainnya.

Tempat-tempat ini pun bisa dikunjungi dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Nah, sebelum sampai ke destinasi-destinasi di Subang, Jawa Barat, yuk kenalan dengan terminal tempat tiba dan berangkatnya penumpang yang menggunakan bus.

Ya, ini adalah Terminal Subang yang merupakan terminal penumpang tipe A. Ini merupakan terminal induk terbesar di Kabupaten Subang dan berada di Jalan Darmodiharjo nomor 01, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Terminal ini pun satu kompleks dengan Pasar Tradisional Modern Subang (Pasar Baru). Tak hanya itu juga, di komplek terminal pun ada Sirkuit Gerry Mang Subang.

Uniknya selain menjadi akses moda transportasi, karena memiliki area yang cukup luas, Terminal Subang dimanfaatkan untuk event tertentu dengan massa yang banyak. Tepatnya setiap hari Minggu pagi ada senam Bersama, bazar, konser musik, atau kegiatan massal lainnya, ini karena bersebelahan dengan Pasar Tradisional.

Pasca beroperasinya Tol Cipali, Terminal Subang makin sering menjadi tempat transit beragam moda transportasi angkutan umum. Beberapa perusahaan otomotif (PO) membuka agen layanan transportasi jarak jauh (antarprovinsi dan antar pulau) menuju area Jawa, Bali dan Lintas Sumatera di Exit Tol Subang, Cilameri, yang terletak 3,5 kilometer di sebelah utara Terminal Subang.

Meski demikian, beberapa moda transportasi yang sebelumnya melewati wilayah Subang kini beralih ke Tol Cipali untuk mempersingkat waktu tempuh daripada via Sadang (Bungursari) – Subang – Kadipaten. Kewenangan pengelolaan terminal ini adalah milik Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Terminal Subang mendapatkan predikat sebagai terminal percontohan rekayasa sosial oleh Kementerian Perhubungan tahun 2017. Pengelolaan terminal ini dinilai sesuai dengan pilot project yang konsisten melaksanakan aturan yang ada secara berkesinambungan, sehingga berkesan positif bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum.

Terminal ini mempunyai jadwal keberangkatan awal pukul 01.30 WIB dan mempunyai jadwal keberangkatan akhir pukul 15.00 WIB. Penumpang bus dari terminal ini rata-rata mencapai 390 orang per hari untuk bus AKDP, 1.160 orang per hari untuk bus AKDP lintasan dan 416 orang per hari untuk bus AKAP, yang sebagian besar merupakan para pekerja dan pedagang harian.

Terminal ini melayani transportasi angkutan kota, angkutan pedesaan, mobil penumpang umum (MPU), bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Empat Kuburan Kereta di Indonesia, Padukan Nilai Estetik Tanpa Kesampingkan Nuansa Mistik

 

Liburan di Musim Hujan? Siapa Takut!

Ketika musim hujan tiba dan liburan juga menanti di depan mata. Tapi jangan berkecil hati hanya karena air yang turun dari langit ini. Sebab, masih banyak cara berlibur waktu hujan mengguyur bumi.

Berlibur di hari hujan, bukan hanya siap sedia payung lho! Tapi ada hal lain juga yang harus dipersiapkan. KabarPenumpang.com merangkum dari berbagai laman sumber beberapa hal yang harus dipersiapkan saat berlibur di musim hujan.

1. Lokasi berlibur
Meski hujan, liburan tetap berjalan, jadi Anda harus benar-benar pilih lokasi indoor seperti museum, atau menikmati pertunjukkan dalam ruangan. Ini merupakan pilihan tepat, selain bisa menikmati berbagai hal di dalam museum atau menonton pertunjukkan, yang jelas Anda tidak basah karena hujan yang sedang mengguyur.

2. Pilih tas
Tas juga penting, karena tempat Anda menyimpan segala perlengkapan. Pilih bahan yang anti basah alias tahan air. Tujuannya agar barang-barang yang ada di dalam tidak basah dan aman dari air hujan pastinya.

3. Jaket atau baju yang tebal
Musim hujan membuat udara menjadi lebih dinging dari biasanya. Pastikan Anda membawa atau menggunakan jaket untuk menghindari dari masuk angin karena suhu udara yang meningkat.

4. Obat-obatan dan jaga kondisi
Jangan lupa persiapkan obat pribadi untuk berjaga-jaga. Biasanya di musim hujan obat yang bisa di bawa yakni obat flu, obat masuk angin, minyak kayu putih atau minyak telon. tak hanya obat pribadi, Ketika berlibur di musim hujan pun, Anda juga harus tetap menjaga tubuh agar tetap bugar. Usahakan tidak terlambat makan, konsumsi vitamin dan kurangi aktivitas yang menguras energi

5. Pilih waktu yang tepat
Bepergian Liburan saat musim hujan tentu butuh persiapan ekstra. Karena itulah, Anda mesti menyusun rencana bepergian dengan sebaik mungkin saat musim hujan. Untuk memudahkan mengetahui kapan hujan diprediksi terjadi, Anda bisa merujuk pada informasi resmi prakiraan cuaca di situs web resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk domestik Indonesia maupun situs web perkiraan cuaca resmi dari negara tujuan.

6. Menyantap hidangan hangat
Saat liburan di musim hujan, paling pas jika Anda menikmati cuaca sejuk tersebut untuk rileks. Carilah kuliner yang bisa membuat tubuh terasa hangat, misalnya sup, soto, bubur, mi bakso, atau makanan hangat lainnya. Tambah asyik lagi kalau Anda menikmati pelengkap sajian hangat, seperti sekoteng, kacang rebus, kembang tahu, dan lain sebagainya.

Nah, kalau Anda biasanya bawa apa lagi saat berlibur di musim hujan?

Unik, Hotel Mewah di Singapura Tawarkan Paket “Asuransi Hujan”

Liburan Campervan Cocok di 7 Negara Ini!

Campervan kini menjadi gaya liburan yang menyenangkan. Apalagi saat mengunjungi negara yang sangat cocok nikmati berlibur dengan menggunakan campervan.

Karena kendaraan ini memang dirancang khusus untuk berkemah maupun perjalanan Jarak jauh dan biasanya dilengkapi dengan fasilitas seperti tempat tidur, dapur kecil, toilet dan ruang penyimpanan. Di Indonesia pun campervan juga sering digunakan dan tempat yang paling sering didatangi adalah Bali oleh para pecinta campervan.

Nah, selain Bali, KabarPenumpang.com sudah merangkum beberapa negara yang cocok untuk berlibur dengan campervan. Berikut ini negara yang cocok disinggahi liburan campervan.

Selandia Baru
Jadi surga bagi para petualang campervan, karena Selandia baru memiliki infrastruktur yang sangat ramah bagi pelancong. Ini dibuktikan dari jalur jalan yang terawat dan area kemping bebas dan gratis di berbagai lokasi strategis. Dilengkapi lanskap keindahan alam yang luar biasa, Selandia Baru seperti memadukan pegunungan bersalju, danau biru jernih, hutan hijau dan pantai yang membuat siapa saja terpesona. Anda bisa memulai liburan dari Pulau Utara yang kaya budaya Maori dan melanjutkan ke selatan mlihat keagungan Milford Sound dan Queenstown yang penuh petualangan.

Norwegia
Memiliki keindahan alam seperti teluk, pegunungan bersalju, dan hutan belantara, Norwegia jadi negara yang bisa dinikmati dengan kamping menggunakan campervan. Saat Waktu yang tempat dan bermalam di dekat hutan, pelancong bisa menyaksikan keindahan aurora borealis atau cahaya utara pada malam hari.

Slovenia
Berbatasan dengan Italia, Austria, Hungaria, dan Kroasia, Slovenia memiliki lanskap hijau yang menakjubkan. Ini yang membuat Slovenia cocok untuk dijelajahi dengan campervan. Ljubljana menjadi salah satu kota yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Slovenia. Pelancong selain kemping juga bisa berperhau sepanjang sungai atau menjelajahi sudut kota dengan sepeda.

Australia
Memiliki alam yang beragam dari garis pantai tropis Queensland hingga hamparan gurun mera di Red Centre, Negeri Kanguru ini cocok untuk liburan dengan campervan. Liburan dengan campervan juga memberi kesempatan menjelajahi jalur ikonik, seperti Great Ocean Road, yang terkenal akan tebing batu kapur dan laut birunya yang menawan. Fasilitas holiday park dan rest area tersebar di seluruh negara, membuat perjalanan makin nyaman. Ditambah lagi, Australia memiliki banyak titik perkemahan di alam bebas, sehingga Anda bisa merasakan sensasi tidur di bawah bintang-bintang di tengah keheningan padang semak.

Jerman
Pulau Mainau di Jerman menjadi salah satu lokasi terbaik untuk dikunjungi karena menampilkan taman-taman yang indah, rumah kaca kupu-kupu, taman mawar italia, hingga taman bermain anak. Pulau yang dikenal sebagai pulau bunga ini sangat cocok dijelajahi menggunakan campervan.

Spanyol
Dengan pemandangan yang sangat beragam, dari pantai-pantai yang menakjubkan hingga perdesaan yang indah, Spanyol menawarkan pengalaman perjalanan yang menyenangkan. Negara yang terletak Eropa Barat Daya ini memiliki kota-kota bersejarah dan budaya yang patut dikunjungi. Dengan campervan, Anda bisa dengan mudah menjelajahi kota-kota seperti Roma, Florence, Venesia, dan Milan. Salah satu destinasi yang direkomendasikan untuk dikunjungi di Spanyol adalah Costa del Sol di Malaga yang memiliki pantai yang indah.

Italia
Rumah bagi kopi, anggur, dan makanan lezat, Italia memiliki beragam pemandangan alam yang bisa dinikmati saat bepergian dengan campervan. Perjalanan dengan campervan memungkinkan pelancong menikmati pesona Amalfi Coast dengan tebing-tebing dan pantai-pantai yang indah, hingga hamparan hijau Tuscany yang menenangkan.

Suzuki Every Disulap Jadi Camper Van – Penuh dengan Trik dan Bisa Muat Tiga Orang Tidur di Dalamnya

Agar Lebih Nyaman Naik dan Turun Kereta Api, Stasiun Purwakarta Akan Ditambah Peron

Ada pemandangan tak biasa di stasiun Kereta Api (KA) wilayah Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. Ya, Stasiun Purwakarta yang lebih dikenal masyarakat dengan angkutan kereta lokalnya, kini sedang dibangun peron baru. Peron yang semula hanya berjarak pendek rasanya cukup menyulitkan para pelanggan kereta api baik naik dan turun kereta api. Saat ini pembangunan penambahan peron dengan cara diperpanjang masih terus dilakukan.

Adapun saat ini beberapa kereta api yang berhenti tak hanya rangkaian KA angkutan lokal saja. Namun ada beberapa kereta api jarak jauh dari arah Bandung maupun Jakarta/Cirebon pun berhenti disini. Adanya perpanjangan peron di Stasiun Purwakarta tentu saja membuat pelanggan kereta api semakin nyaman untuk naik dan turun kereta api.

Stasiun Purwakarta memiliki enam jalur. Jalur utamanya digunakan sebagai jalur kereta rute dari dan ke Jakarta dan Bandung. Selain menghubungkan Purwakarta dengan kedua kota besar tersebut, stasiun ini juga menjadi perhentian kereta api dari dan ke Surabaya dan Semarang, dengan kelas kereta eksekutif, ekonomi premium, dan lokal.

Selain itu, Bangunan stasiun ini masih asli dan saat ini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Berdasarkan Gapeka 2025, berikut adalah layanan kereta api yang berhenti di Stasiun Purwakarta:

• Perjalanan Antarkota
– Parahyangan
– Papandayan
– Pangandaran
– Cikuray
– Serayu
– Harina
– Ciremai

• Lokal (Commuter Line)
– Commuter Line Bandung Raya
– Commuter Line Garut
– Commuter Line Walahar

Dari hasil pantauan kabarpenumpang, peron di Stasiun Purwakarta ini diperpanjang untuk memudahkan pelanggan kereta api terutama KA Commuter Walahar dan Commuter Garut. Pasalnya batas pemberhentian KA tersebut melebihi batas peron yang saat ini masih pendek. Sehingga petugas selalu menginformasikan saat di perjalanan kereta, agar pelanggan bergeser ke bagian tengah kereta agar mendapatkan peron saat turun di Stasiun Purwakarta.

Dengan diperpanjangnya peron, pelanggan yang akan turun di Stasiun Purwakarta lebih mudah dan nyaman. Dan perlu diingat bahwa KAI selalu menghimbau agar berhati-hati dalam menunggu kereta api saat datang di perob Stasiun Purwakarta. Dan dimohon untuk berdiri dibelakang garus kuning dan selalu mengikuti arahan dari petugas keamanan di stasiun.

Selain Berusia Satu Abad, Stasiun Purwakarta Adalah Awal Jalur KA Menanjak dan Berkelok Menuju Bandung

Transjakarta Masuk Pelabuhan Tanjung Priok, Bantu Kurangi Kendaraan Pribadi

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memiliki rencana menghidupkan rute-rute bus Transjakarta di kasawan Pelabuhan Tanjung Priok. Rencana ini hadir dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di wilayah pelabuhan.

Direktur Prasarana Integrasi Transportasi Antarmoda Kemenhub Sigit Irwansyah mengatakan, Kemenhub berinisiatif untuk mendorong layanan bus Transjakarta yang dapat terintegrasi secara reguler di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dia mengakui bahwa layanan bus Transjakarta pernah beroperasi melayani Pelabuhan Tanjung Priok. Namun saat itu hanya beroperasi secara situasional by request

“Kita berinisiatif dan ini baru tahap diskusi awal. Kita coba angkat lagi. Kalau hari ini lagi diskusi awal, karena pernah beroperasi ‘by request’ seperti waktu angkutan lebaran, mereka beroperasi,”tambahnya.

Sigit mengatakan, bila ada ada kepadatan penumpang, pihak Transjakarta akan dihubungi.

“Saya bilang, kenapa tidak di reguler kan saja? TransJakarta ini headwaynya jelas, ongkosnya murah, dan stabil. Ini juga bisa membantu pegawai yang bekerja di area penumpang pelabuhan,” ujarnya.

Menurut Sigit, layanan Transjakarta ini juga ideal untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Ini karena membuat para pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan transportasi umum.

Sigit juga mengatakan bahwa sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) di Pelabuhan Tanjung Priok seperti Bea Cukai dan Pelindo siap mendukung inisiatif integrasi layanan bus TransJakarta.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang ada, ini di luar penumpang angkutan laut di Tanjung Priok ya. Kendaraan keluar masuk, kendaraan pribadi sekitar 2.000 per hari Yang kedua, sepeda motor mungkin tiga kali lipatnya, sampai 6.000, cukup ramai.

Sementara, orang masuk ke dalam tidak ada angkutan umum. Sebagian yang naik motor atau naik mobil itu menggunakan mobil online atau sepeda motor online. Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub Risal Wasal mengatakan Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam sektor transportasi, mulai dari kemacetan parah, tingginya biaya logistik, hingga dominasi transportasi berbasis jalan.

Terminal Tanjung Priok Kini Dikenal Sebagai Terminal Angkot