Delapan Jam Terjebak Salju, Penumpang Kereta di Kanada Kedinginanan dan Kekurangan Air!

Para penumpang yang terjebak di dalam kereta (www.mirror.co.uk)

Mungkin sebagian dari Anda pernah terjebak kedinginan di dalam gerbong kereta malam, meski lumayan membuat derita, tapi toh penumpang masih bisa ‘menghangatkan’ diri di bordes. Tapi lain halnya dengan penumpang kereta di Kanada yang sedang berada di musim dingin. Terjebak di dalam kereta dengan keadaan salju dan tanpa penghangat bukanlah hal yang menyenangkan. Hal ini baru saja dirasakan oleh 100 orang penumpang yang berangkat dari Waterloo pukul 17.35 dengan tujuan ke Bournemouth.

Baca juga: Kereta Terperangkap Salju, 400 Penumpang JR East Terdampar dalam Suhu Estrem

Namun, sayangnya para penumpang tersebut tidaklah sampai ke tujuan, melainkan harus bermalam di dalam kereta. KabarPenumpang.com melansir dari laman mirror.co.uk (2/3/2018), para penumpang yang terlantar tersebut kemudian melemparkan curhatannya ke akun Twitter mereka.

Diketahui, bermalamnya para penumpang di dalam kereta dengan kondisi terjebak ini dikarenakan jalur terblokir dan tak bisa dilaui antara Weymouth dan Southampton Central. Hal ini dikarenakan adanya kereta yang rusak dan menghambat perjalanan di jalur yang juga dipenuhi salju tersebut.

Seorang penumpang bernama Nigel Thomas men-tweet dan mengatakan seratus penumpang terjebak di kereta api Southwestern Railways sepanjang malam. Dalam keadaan terjebak tersebut tidak ada pemanas, air dan penumpang kedinginan.

“Memang ada beberapa selimut foil, tapi delapan jam di kereta dari Waterloo ke Bournmouth. Kita seperti berada dalam situasi komedi yang menyedihkan,” ujar Liv Thurlow melalui akun Twitternya.

Beberapa lainnya memposting foto di Twitter dan terlihat ada yang menutupi dirinya dengan kain dan duduk bersama dalam kelompok kecil. Menggunakan selimut dari foil untuk tidur dan menghangatkan tubuh.

Ada pula penumpang yang tidur di kompartemen atas tempat barang untuk meluruskan badannya. Penumpang kereta lainnya yang berangkat dari Cardiff ke Bournemouth mengatakan, ada satu kereta api dekat Christchurch yang berhenti dan tak bisa melakukan perjalanan.

Ini yang membuat banyak penumpang harus bermalam di kereta. Selain itu juga tak ada angkutan umum lainnya yang bisa digunakan karena hujan salju menutupi jalur.

Southwestern Railway opeator kereta tersebut mengatakan, dengan kondisi cuaca yang buruk ini mengakibatkan beberapa kereta rusak dan berhenti di antara Weymouth dan Bournemouth. Ini meyebabkan semua jalur ke stasiun terblokir.

“Kereta terjebak dalam antrian di belakang kereta yang rusak dan tidak dapat bergerak. Kami sedang dalam proses mencoba memindahkan kereta yang rusak dan akan memperbarui Anda saat kami memiliki informasi lebih lanjut. Penggantian Kereta Darurat sangat terbatas di wilayah ini karena cuaca buruk, tapi kami melakukan yang terbaik untuk membantu menyelesaikan perjalanan Anda. Untuk bantuan lebih lanjut, silakan hubungi kami di Help Point atau hubungi anggota staf di sebuah stasiun,” ujar Sothwestern Railway.

Para penumpang menghadapi gangguan lain karena cuaca terus melumpuhkan jaringan perjalanan Inggris dan Irlandia. Beberapa jalan tetap tidak dapat dilalui dan telah ditutup. Selain itu pengemudi telah diberi peringatan untuk tidak bepergian kecuali jika benar-benar penting.

“Penumpang akan dibawa ke stasiun Bournemouth dimana kita memiliki staf yang menunggu untuk memberi mereka makanan dan minuman panas,” ujar pernyataan dari Southwester Railway.

Baca juga: Alami Masalah Kelistrikan, Kereta Cepat di Cina Terbakar Hebat!

Perusahaan tersebut mengatakan dengan tulus meminta maaf kepada penumpang yang terdampar dan mengorganisir sebuah kereta api untuk menyelamatkan mereka. Pihak Southwester Railway juga akan menutup layanannya pada pukul 20.00 waktu setempat pada hari Jumat dan mendesak orang-orang untuk tidak melakukan perjalanan. Southwestern akan terus menjalankan jadwal yang dimodifikasi pada hari Jumat karena hujan salju lebat diperkirakan terjadi di Timur Selatan pada siang hari dan semalam sampai hari Sabtu.