Secara reguler, tidak ada maskapai penerbangan komersial yang melayani rute berjadwal langsung menuju kutub utara maupun kutub selatan bumi akibat keterbatasan infrastruktur bandara, faktor cuaca ekstrem, serta regulasi keselamatan penerbangan jarak jauh (ETOPS). Namun, sebagai jalan tengah bagi para pelancong dan pencinta aviasi yang mendambakan pemandangan lanskap kutub, maskapai nasional Australia, Qantas, menawarkan pengalaman unik berupa penerbangan wisata (sightseeing flight) non-stop menuju Kutub Selatan tanpa perlu mendarat.
Bekerja sama dengan penyedia tur khusus Antarctica Flights, program penerbangan eksklusif ini telah beroperasi selama lebih dari 30 tahun mengeksplorasi bentang alam paling terisolasi di muka bumi.
Untuk mengakomodasi perjalanan jarak jauh berdurasi panjang di atas kawasan kutub, Qantas mengerahkan armada pesawat berbadan lebar paling modernnya, yakni Boeing 787-9 Dreamliner. Pemilihan pesawat ini didasarkan pada efisiensi bahan bakar, kenyamanan kabin tingkat tinggi, serta jendela kabin yang lebih besar—elemen krusial bagi para penumpang yang ingin menikmati pemandangan es abadi secara leluasa.
Dalam operasionalnya, penerbangan pulang-pergi (return flight) berformat Antarctica in a Day ini membutuhkan total durasi perjalanan sekitar 12 hingga 14 jam secara keseluruhan. Dari total waktu tersebut, pesawat menghabiskan sekitar 4 jam penerbangan di atas wilayah daratan benua Antarktika, di mana pilot akan memutar dan melintasi rute dari 19 pilihan jalur pemandangan spektakuler yang mencakup pegunungan tinggi, glester es raksasa, hingga garis pantai kutub.
Menikmati keindahan alam liar terakhir di bumi ini tentu harus dibayar dengan merogoh kocek yang tidak sedikit. Tiket penerbangan wisata Antarktika ini dipatok dengan harga yang bervariasi tergantung pada kelas kursi dan sistem rotasi pandangan. Kategori paling ekonomis, yakni Explorer Economy Class, dibanderol mulai dari sekitar AUD $1,399 (di mana penumpang tidak memiliki kursi jendela permanen namun diizinkan berdiri bergiliran di lorong kabin).
Mengapa Pesawat Dilarang Terbang Melintasi Kutub Utara? Ini Jawabannya
Sementara itu, untuk kategori kelas menengah hingga premium—seperti Standard Economy, Superior Economy, and Premium Economy—harga tiket berkisar dari AUD $2,499 hingga AUD $4,299, dengan fasilitas rotasi tempat duduk di mana setiap penumpang dijamin mendapat giliran duduk di dekat jendela pada separuh perjalanan. Bagi pelancong yang mengincar kenyamanan paripurna kelas internasional dengan fasilitas Business Class hingga Business Class Deluxe, harga tiket dapat melambung tinggi mulai dari AUD $7,499 hingga mencapai AUD $8,999 per orang.
Meskipun berbiaya fantastis, tiket penerbangan ini secara konsisten selalu diminati oleh wisatawan global dan penggiat aviasi. Pasalnya, selain tidak memerlukan paspor ataupun visa khusus (karena penerbangan berangkat dan kembali ke bandara yang sama di Australia tanpa mendarat di teritori lain), perjalanan udara ini menawarkan perspektif visual luar biasa yang mustahil disaksikan melalui pelayaran kapal pesiar konvensional.
Wolf’s Fang Camp – Penginapan di Lingkungan Ekstrem Kutub Selatan
