Dunia penerbangan komersial global kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah penerbangan jarak jauh (ultra-long-haul). Pesawat raksasa generasi terbaru buatan Uni Eropa, Airbus A350-1000ULR (Ultra Long Range), resmi menyelesaikan penerbangan nonstop terpanjangnya setelah berhasil mendarat dengan mulus di Melbourne, Australia, pada Jumat pagi.
Pesawat ini menempuh jarak fantastis mendekati 17.000 kilometer secara langsung tanpa henti dari pabrik perakitannya di Toulouse, Perancis. Keberhasilan penerbangan uji coba jelajah ekstrem ini menjadi sinyal kuat bahwa impian maskapai nasional Australia, Qantas, untuk menghubungkan benua Australia dengan Eropa dan Amerika secara langsung kian mendekati kenyataan.
Penerbangan bersejarah A350-1000ULR ini merupakan bagian krusial dari persiapan proyek ambisius maskapai Qantas yang dikenal dengan nama Project Sunrise. Proyek ini dirancang untuk membuka rute-rute penerbangan komersial terjauh di dunia tanpa transit, seperti Sydney dan Melbourne menuju London serta New York.
Airbus’s A350-1000ULR has made history, touching down in Melbourne on Friday morning, completing a near-17,000km journey from France to Australia as Qantas edges closer to making ultra-long-haul flights a reality. pic.twitter.com/eekl17NXVW
— Breaking Aviation News & Videos (@aviationbrk) July 24, 2026
Varian Ultra Long Range (ULR) dari keluarga A350-1000 ini memang dikembangkan secara khusus oleh Airbus dengan modifikasi sistem tangki bahan bakar tambahan, efisiensi konsumsi aft-fan, serta konfigurasi kabin penumpang yang dioptimalkan untuk menjaga kenyamanan fisik dan psikologis selama mengudara lebih dari 19 jam nonstop.
Pendaratan perdana armada A350-1000ULR di Melbourne tidak hanya membuktikan keandalan teknis dan batas efisiensi bahan bakar mesin Rolls-Royce Trent XWB-97 yang diusungnya, tetapi juga menandai era baru dalam industri transportasi udara.
Bagi para penumpang dan pelaku bisnis global, terwujudnya penerbangan langsung melintasi benua tanpa perlu melakukan transit di titik perhentian (layover) kawasan Timur Tengah atau Asia Tenggara akan memangkas waktu tempuh secara signifikan. Langkah maju ini kian mendekatkan penerbangan komersial nonstop antar-ujung bumi menjadi rutinitas perjalanan udara harian di masa depan.
Tembus Batas Penerbangan Langsung Terjauh, Airbus A350-1000ULR Sukses Terbang Perdana di Perancis
